【FULL】And The Winner Is Love EP13【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 13 Kamu masih ingin melindungi putri dari musuh pembunuh ayahmu. Apakah kamu tidak merasa bersalah terhadap ayahmu di surga? Yupan. Ayah tidak berguna. Tidak dapat membalaskan dendammu. Ayah. Apakah kamu juga merasa aku salah bertindak? Jika hanya dengan membalas dendam baru termasuk berbakti,
[Papan roh Ketua Istana Api Chong, Chong Ye] [Papan roh Yuwen Yupan] menjaga Istana Api Chong baru termasuk setia, maka sekarang sebenarnya aku harus [Papan roh Yuwen Yupan] berbakti atau setia? Ayah. Katakan padaku. Apa yang harus aku lakukan? Kak Muyuan. Kak Muyuan. Kenapa kamu ingin bersembunyi dariku? Aku tidak bersembunyi darimu. Kak Muyuan.
Apakah kamu juga ingin meninggalkan aku? Ketua muda istana terlalu banyak berpikir. Aku tidak terlalu banyak berpikir. Kak Muyuan. Apakah kamu sama seperti orang lain, merasa sangat kecewa terhadapku? Kematian Gugu, kematian Haitang, Zhu Sha terluka, buku rahasia dihancurkan, semua itu gara-gara aku. Sekarang seluruh Istana Api Chong, tidak ada orang yang mendukungku. Aku tahu.
Aku tahu bahwa aku sangat tidak berguna. Benar yang dikatakan Penatua Yuwen. Aku sama sekali tidak memenuhi syarat untuk menjadi Ketua muda Istana Api Chong. Jadi… Jadi aku sudah memikirkannya dengan jelas. Aku bersedia menyerahkan posisi ketua Istana Chong padamu. Kak Muyuan. Apakah kamu bisa berjanji padaku? Bantu aku lindungi Istana Api Chong.
Aku tidak bisa berjanji padamu. Kamu menyerahkan posisi ketua Istana Api Chong padaku, bukan demi menyerahkan posisi kepada yang lebih hebat, tapi karena kamu takut, pengecut, ingin menghindar. Tapi kamu harus ingat ada beberapa hal di dunia ini yang tidak dapat dihindari meskipun kamu ingin menghindarinya. Ada beberapa tanggung jawab yang perlu kamu tanggung,
Tidak peduli apakah kamu bersedia atau tidak. Istana Api Chong adalah tanggung jawabmu. Istana Api Chong juga adalah tempat keberadaanmu. Apakah kamu paham? Aku. Maaf, Kak Muyuan. Jangan minta maaf lagi. Istana Api Chong tidak memerlukan Ketua istana yang selalu minta maaf dan mengakui kesalahan. Tapi membutuhkan seorang Ketua istana yang berani bertanggung jawab,
Dan berani memimpin semua orang untuk bertarung bersama. Apakah kamu paham? Ketua istana yang bisa bertarung bersama? Jika kamu ingin Istana Api Chog kembali ke masa kejayaan sebelumnya, maka kamu tidak boleh membiarkan orang lain menggantikanmu. Kamu harus lebih berani. Biarkan dirimu tumbuh. Agar seluruh Istana Api Chong,
Dan bahkan seluruh dunia seni bela diri tahu tak seorang pun yang lebih cocok menjadi ketua istana daripada kamu. Jangan takut. Ada aku di sini. [Papan roh Ketua Istana Api Chong, Chong Ye] [Papan roh Yuwen Yupan] Untuk apa kamu datang kemari? Karena kamu memilih untuk membantu Chong Xuezhi, lantas kenapa kamu tidak langsung memberitahukannya
Bahwa akulah pengkhianat yang terus menghadapinya di Istana Api Chong. Aku akan mengumumkan bahwa setiap musibah yang dialami Ketua muda istana sebelumnya, semua dilakukan oleh Yu Wan. Tidak berhubungan dengan orang lain. Apakah kamu kira aku akan berterima kasih padamu jika kamu seperti itu? Aku tidak perlu ucapan terima kasih dari Kakek. Aku hanya berharap
Hati Kakek jangan ada kebencian lagi. Ayahmu, anakku, mati di tangan Chong Ye. Bisa-bisanya kamu menyuruhku untuk melupakan kebencian? Apakah semua ini tidak akan pernah berakhir? Bagaimana caranya aku melepaskan semua itu? Kakek. Aku tahu. Selama ini Kakek tidak dapat melepaskan rasa sedih terhadap kematian ayah. Tapi aku juga sama. Tapi Kakek jangan lupa.
Waktu itu Ketua muda istana masih kecil dan tidak pengertian. Dia bahkan tidak tahu apa pun mengenai kejadian waktu itu. Dia tidak bersalah. Aku hanya berharap Kakek jangan menyakitinya lagi. Jika Ketua muda istana terjadi sesuatu, maka aku juga tidak akan tinggal lagi di Istana Api Chong. Demi dia, kamu bahkan bisa bertindak seperti ini.
Aku tahu Kakek ingin aku memimpin Istana Api Chong. Tapi maaf Kakek. Aku mengecewakan Kakek. Aku tidak punya ambisi. Aku juga tidak ingin menjadi sosok hebat di dunia seni bela diri. Waktu itu ketika Chong Ye kerasukan iblis, ada orang yang menyuruh ayahmu untuk mengambil ahli posisi ketua istana. Tapi dia menolak. Kalian…
Kalian benar-benar adalah ayah dan anak. Yuan. Kakek sudah tua. Aku sudah kehilangan putra tunggalku. Aku tidak ingin kehilangan satu-satunya cucuku lagi. Kakek, jangan khawatir. Kakek tidak akan kehilangan cucu. Tuan Muda Shangguan. Biarawati senior Bai Yun mempersilakan Anda masuk. [Emei] Mohon Tuan berhenti dulu. Biarawati senior Bai Yun bilang
Hanya ingin bertemu dengan Tuan Muda Shangguan. Tou. Tou. Matamu sangat mirip dengan ibumu. Biarawati senior kenal dengan ibuku? Ibu kandungmu bernama Bai Lu. Dia adalah kakak kandungku. Maksud Biarawati senior adalah ibuku sekarang bukan ibu kandungku? Tou. Beberapa tahun ini, aku selalu ragu apakah akan memberitahumu kebenarannya. Tapi aku tidak tahu
Apakah kamu bisa menerima kenyataan ini. Sekarang penyakitku semakin parah. Sepertinya tidak dapat hidup lama lagi. Aku tahu jika aku masih tidak memberitahumu, maka tidak ada kesempatan lagi. Tou. Ikutlah denganku. Pergilah. Baik. Tempat ini adalah tempat tinggal aku bersama ibumu waktu itu. Waktu itu kami pertama kali masuk ke dunia persilatan.
Berguru di Sekte Emei. Belajar dengan giat. Berharap suatu hari dapat menjadi pendekar wanita di dunia persilatan. Ibumu cerdas dan keras kepala. Tidak peduli bertemu dengan ilmu seni bela diri sesulit apa pun, dia tidak pernah mengaku kalah. Awalnya aku berpikir tidak ada kesulitan di dunia ini yang tidak dapat dilewatinya. Tapi tak kusangka percintaan
Adalah malapetaka terbesar baginya. Suatu ketika, kami berdua turun gunung. Bertemu seorang tuan yang tampan. Dia adalah ayahmu, Shangguan Xingzhou. Shangguan Xingzhou waktu itu muda dan tampan. Ibumu juga cantik dan mempesona. Mereka berdua jatuh cinta pada pandangan pertama. Setelah itu baru tahu ternyata dia adalah gubernur baru. Yang tak disangka lagi adalah
Waktu itu Shangguan Xingzhou sudah… Sudah apa? Sudah menikah dan mempunyai putri. Dia adalah ibu asuhmu. Putri tunggal Jenderal besar Bela Negara. Waktu itu ayahmu muda dan bersemangat. Sangat bangga terhadap prestasinya sendiri. Ingin mengabdi kepada kerajaan. Pernikahannya dengan putri Jenderal Bela Negara termasuk perkawinan politik. Mengenalmu adalah keberuntungan terbesarku dalam seumur hidupku.
Aku tidak berharap anakku tidak mempunyai ayah. Apa yang kamu katakan? Anak? Anak kita? Kita sudah punya anak? Apa yang harus kita lakukan ke depannya? Shangguan Xingzhou. Jangan kira aku tidak tahu masalah kamu dengan wanita murahan itu. Jika aku memberitahukan hal ini kepada ayahku, apakah kamu masih dapat menjadi penasihat negara?
Wanita murahan itu tidak boleh dibiarkan hidup. Apa yang ingin kamu lakukan? Kak, cepat pergi. Kenapa begitu banyak darah? Kak, ini… Bagaimana ini? Jangan takut. Tidak apa-apa. Kak. Berjanjilah padaku. Lindungi anak ini. Tidak bisa. Cepat pergi. Cepat pergi. Tarik napas dalam-dalam. Kak, tarik napas dalam-dalam. Sangat tampan. Panggil dia Shangguan Tou saja. Baik.
Shangguan Tou. Ingat. Tunggu dia sudah dewasa, beritahukan kisahku ini padanya. Baik, aku pasti akan memberitahukannya. Aku pasti akan memberitahukannya, Kak. Tou. Kak! Sangat tampan. Ternyata namaku diberi oleh ibuku. Ketika ibumu meninggal, aku benar-benar ingin membunuh Shangguan Xingzhou. Jika bukan karena keserakahannya terhadap kekuasaan, mengkhianati ibumu, maka ibumu tidak akan meninggal.
Tapi belum menungguku pergi mencarinya, dia sudah datang. Lu. Lu. Kamu kenapa, Lu? Buka matamu dan lihatlah aku. Aku sudah datang, Lu. Nak. Nak. Biarkanlah aku melihatnya. Shangguan Xingzhou. Kamu tidak pantas menjadi ayahnya. Kamulah yang membunuh kakakku. Lu. Lihatlah anak kita. Dia sangat cantik. Sangat tampan. Dia sangat mirip denganmu. Lu. Lu.
Kamu ingin aku membayarmu dengan apa dalam hidupku ini? Aku sering teringat akan rupa ibumu ketika masih hidup. Dia suka tertawa. Sangat polos. Tapi segala sesuatu yang indah sama seperti bunga. Meskipun mekar dengan cantik, tapi pada akhirnya tetap akan layu dan jatuh. Sampai meninggal pun, ibumu tetap mencintai Shangguan Xingzhou.
Ibuku takut aku menyakiti Shangguan Tou. Suruh aku jangan menyalahi Shangguan Tou. Ibumu adalah wanita paling bodoh di dunia ini. Terkadang bodoh sama dengan setia mencintai. Sejak kecil aku dibesarkan di Kediaman Penasihat Kerajaan. Tidak perlu mengkhawatirkan sandang dan pangan. Belajar bersama dengan anak orang kaya. Di mata orang lain, aku adalah putra Penasihat negara,
Cucu dari Jenderal besar Bela Negara. Dimanjakan dan disayangi oleh banyak orang. Tapi faktanya tidak seperti itu. Ibu asuhku sama sekali tidak menyukai aku. Dia sangat jahat terhadapku dan selalu mempersulit aku. Meskipun aku patuh dan pengertian, dia tetap saja tidak puas. Peirong. Apakah kamu tidak bisa memperlakukan Tou dengan lebih baik? Shangguan Xingzhou.
Kamu jangan keterlaluan. Aku membiarkannya tinggal di Kediaman Penasihat Kerajaan. Berpakaian dan makan yang bagus setiap hari, serta dilayani oleh bawahan. Ingin seperti apa lagi? Apakah aku perlu berpura-pura menjadi ibu yang baik setiap hari, serta perhatian dan menjaganya dengan teliti? Peirong. Tou hanyalah anak kecil. Apakah dendam generasi kita harus diteruskan kepada anak?
Dia adalah putramu. Kamu tenang saja, aku tidak akan menyakitinya. Tapi kamu jangan berharap dia bisa mendapatkan lebih banyak dariku. [Wanyan] Apakah kamu tahu maksud dari “wanyan”? Aku tahu. Wanyan adalah batu giok yang indah. Dalam karya Chu Ci berjudul “Berlayar Jauh” berbunyi, orang elit yang memiliki kepintaran dan moral tinggi.
Mengumpamakan kebajikan pria yang baik dengan kata “wanyan”. Tou masih kecil tapi sudah tahu peraturan pria yang baik. Kelak jika sudah dewasa pasti akan menjadi pilar pendukung negara. Tou. Apakah kamu bersedia belajar seni bela diri? Jika Ayah suka, aku bersedia. Tou. Ayah hanya berharap kamu dapat hidup aman. Setelah itu,
Ayah mengirimku pergi ke Balai Gunung Pedang Roh untuk belajar seni bela diri. Awalnya ayah masih mengunjungiku sesekali. Tapi setelah itu, ayah semakin jarang datang mengunjungiku. Aku kira dia takut menggangguku belajar seni bela diri. Aku kira jika aku berusaha lebih keras, dan lebih giat, maka ayah akan kembali.
Tapi alhasil, dia tidak pernah datang lagi. Ternyata dia takut ibu asuh tidak senang, jadi mengantarku pergi. Tou. Beberapa tahun ini, kamu sudah menderita. Dulu aku selalu tidak paham. Kenapa anak keluarga lain ada ibu yang baik dan anak yang berbakti, serta hidup dengan bahagia, tapi aku tidak bisa? Ternyata aku bukan anak kandungnya.
Mana mungkin dia mengizinkanku tinggal di rumahnya? Bibi. Bibi, bagaimana kondisimu? Aku tidak apa-apa. Bibi tahu kondisi kesehatanku sendiri. Dapat bertemu denganmu sebelum mati, dan memberitahumu pesan kakak sebelum dia meninggal, aku sudah sangat puas. Bibi. Aku bawa kamu kembali istirahat dulu. Waktunya minum obat. Letakkan saja di sana. Minumlah. Tunggu.
Tidak bagus jika minum obat dalam kondisi perut kosong. Minum secangkir air hangat dulu. Terima kasih. Chequ. Ambilkan sebaskom air untukku. Kenapa kamu mencari kayu untuk menjagaku? Dia berdiri di sana seperti dewa pintu. Bukan aku yang memanggilnya datang. Dia sendiri yang bersikeras ingin datang. Tubuhku sudah jamuran.
Aku ingin bertanding seni bela diri dengan Ketua muda istana. Tubuhmu baru saja pulih. Jangan bergerak. Airnya sudah tiba. Letakkan saja di sana. Kamu kenapa? Bukankah ingin mengelap tubuh? Aku ingin menanggalkan pakaiannya dan mengelap tubuhnya. Hei kayu. Apa yang ingin kamu lakukan? Keluar. Keluar. [Aula Istana Api Chong] Zhu Sha. Zhu Sha.
Apakah kamu baik-baik saja? Aku kira kamu bisa menghindar. Tidak masalah, Ketua muda istana. Tapi barusan kamu benar-benar sangat cepat. Iya. Aku juga merasa kekuatanmu ada kemajuan pesat. Apakah karena pengaruh pil raja obat? Pil raja obat apa? Waktu berada di Lembah Bulan, Tuan Muda Shangguan memberitakanku sebuah pil.
Katanya dapat menangkis segala jenis racun setelah memakannya. Mungkin pil itulah yang meningkatkan kekuatanku. Ada obat seperti itu? Ketua muda istana. Obat itu hebat sekali. Bisakah berikan beberapa untuk kami? Hanya ada dua butir di dunia ini. Sudah tidak ada lagi. Tuan Muda Shangguan satu butir, aku satu butir. Ketua muda istana.
Tuan Muda Shangguan sangat baik padamu. Selain selalu menyelamatkanmu, dia juga memberimu obat yang begitu berharga. Apakah dia menyukaimu? Tidak. Kamu jangan sembarang menebak. Jadi kenapa dia memberimu benda yang begitu berharga? Chequ. Aku tanyakan padamu. Jika kamu adalah dia, apakah kamu akan memberikannya? Kalian jangan salah paham. Tuan Muda Shangguan melindungiku
Karena atas permohonan seseorang. Ternyata seperti itu ya. Bagaimana dengan kamu? Bagaimana kamu menghadapi masa depan? Kamu tidak berpengalaman dalam masyarakat. Kamu hanya pernah mengalami sedikit kekejaman dalam dunia persilatan. Bagaimana kamu melindungi dirimu sendiri? Tidak berhubungan denganmu. Tuan Muda Shangguan. Di mana kamu sekarang? Pernahkah kamu memikirkan aku? [Makam Almarhum Bai Lu]
[Makam Almarhum Bai Lu] Bibi. [Makam Biarawati Senior Emei, Bai Yun] Terima kasih telah memberitahuku semua faktanya. Istirahatlah dengan tenang. [Makam Almarhum Bai Lu] Ibu. Maafkan anak tidak berbakti. Sampai hari ini, aku baru datang melihat Ibu. [Kediaman Penasihat Negara] Apakah itu kamu? Orang yang dapat masuk diam-diam ke Kediaman Penasihat Kerajaan,
Di antara semua orang, hanya kamu yang bisa melakukannya. Sudah 10 tahun. Tou. Akhirnya kamu pulang juga. Kamu boleh meninggalkan aku. Aku tidak akan menyalahkanmu. Tapi kamu tidak boleh meninggalkan ibuku. Sepertinya Bai Yun sudah memberitahumu. Benar. Tou. Kamu sudah dewasa. Sebagai seorang pria, dalam hal ini, apakah kamu dapat memahami aku?
Aku tidak dapat memahamimu? Aku berbeda denganmu. Aku tidak akan serakah akan kekuasaan, dan sembarangan jatuh cinta terhadap seseorang. Memberikannya cinta tapi malah merebut nyawanya. Tou. Semua ini salahku. Waktu itu aku fokus mengejar kekuasaan, tapi aku melupakan bahwa identitasku membuatku tidak pantas mendapatkan cinta yang aku inginkan. Lakukanlah, Tou. Setelah tiba di alam sana,
Aku akan meminta maaf langsung kepada ibumu. Keluar. Ini adalah masalah di antara aku dan anakku. Keluar! Baik. Tou. Sejak aku mengirimmu pergi dari Kediaman Penasihat Kerajaan, sebenarnya sudah kuduga akan ada hari ini. Apakah kamu pernah berpikir bahwa hari ini kamu akan mati? [Gedung Chaoxue] Kak Muyuan. Kebetulan aku ada masalah ingin mencarimu.
Kebetulan sekali. Aku juga ada masalah ingin mencarimu. Jika begitu, kamu katakan dulu. Pengkhianat Istana Api Chong yang ingin mencelakaimu waktu itu, aku sudah berhasil menyelidikinya. Orang itu adalah Yu Wan. Kenapa bisa dia? Aku tidak tahu secara jelas. Tapi setelah tahu tindakannya terbongkar, maka dia lari keluar dari Istana Api Chong.
Jadi aku berencana untuk pergi sendiri untuk menangkapnya kembali. Sudahlah, tidak perlu ditangkap lagi. Karena dia sudah pergi, dan sekarang aku baik-baik saja, aku juga tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu terhadap dirinya. Terlebih lagi, dia adalah bawahan dari Penatua besar. Semoga dia bisa bertobat, tidak menimbulkan masalah lagi. Jika tidak, aku tidak akan memaafkannya.
Keputusan bertandingmu sekarang sangat berbeda dari sebelumnya. Aku tahu sebenarnya untuk menjadi seorang Ketua istana yang memenuhi syarat, aku masih perlu menempuh jalan yang panjang. Tapi Kak Muyuan. Aku sudah memutuskan untuk melakukan pelatihan tertutup. Pelatihan tertutup? Benar perkataan Penatua Yuwen. Sekarang aku memang tidak memenuhi syarat untuk menjadi Ketua Istana Api Chong.
Ketua muda istana. Biasanya Penatua Yuwen memang agak tegas. Tapi dia… Kak Muyuan. Dengarkan aku selesai berbicara dulu. Sekarang aku tidak memenuhi syarat untuk menjadi Ketua Istana Api Chong. Tapi bukan berarti kelak aku juga tidak memenuhi syarat. Benar perkataanmu. Aku tidak boleh menghindar lagi. Karena membangkitkan Istana Api Chong adalah tanggung jawabku,
Maka aku seharusnya memiliki kemampuan seperti itu. Ketika aku masih kecil, ayah selalu memanjakanku. Sekarang ayah sudah meninggal. Aku juga tetap dilindungi dan dijaga oleh kalian. Justru karena kasih cinta kalian terhadapku, maka setiap kali meliatih seni bela diri, aku selalu tidak fokus. Aku tidak boleh selalu menganggap diriku sebagai gadis kecil kan?
Juga tidak boleh selalu bersembunyi di belakang kalian. Karena aku tidak dapat mengubah sikap orang lain terhadapku, dan tidak dapat mengubah seluruh dunia seni bela diri, maka satu-satunya hal yang dapat aku lakukan adalah mengubah diriku sendiri, membuat diriku sendiri menjadi kuat. Ketua muda istana. Sebenarnya aku sangat senang karena kamu dapat berpikiran seperti itu.
Tapi bagaimanapun kamu baru saja pulang. Seluruh Istana Api Chong… Kak Muyuan. Aku sudah memutuskannya. Aku ingin melakukan pelatihan tertutup. Jadi, selama aku melakukan pelatihan tertutup, masalah dalam Istana Api Chong kita harus merepotkan kamu. Aku masih adalah ayahmu kan? Tou. Sebagai ayah kandungmu, ingin kamu maafkan aku dalam seumur hidup ini,
Itu sudah menjadi harapan tertinggiku dalam beberapa tahun ini. Tak kusangka ternyata kita berdua bertemu dalam kondisi seperti ini. Di antara kita berdua, tidak sanggup diterima, terlebih tidak dapat dilepaskan. Aku tahu. Seumur hidupku ini, aku tidak akan mati dengan baik. Berada di dunia persilatan, kamu harus menjaga dirimu dengan baik. Kemunafikanmu
Hanya cocok dengan ketidaksetiaan kamu. Bagiku, kamu hanyalah ayah kandung. Memberikanku nyawa tapi tidak dapat memberikanku andalan. Memberikanku sebuah rumah, tapi tidak dapat memberiku sebuah keluarga. Kenapa kamu tidak membiarkanku tumbuh besar seperti anak yatim piatu saja? Kamu menganggapku sebagai anjing tak bertuan yang tidak punya martabat, dan dibuang di Balai Gunung Pedang Roh.
Aku hanya bisa hidup dengan tampak mewah tapi sebenarnya tidak. Berpura-pura sebagai gelandangan yang bebas dan romantis. Membiarkan orang lain menjelekkanku sesuka hati. Ketika aku diracuni, aku seperti burung tanpa sayap. Tidak berdaya. Terus berjuang. Pernahkah kamu memikirkan ketidakberdayaan dan rasa putus asaku ketika aku jatuh ke dalam jurang?
Ketika aku merasa sakit hingga tak ingin hidup lagi di dunia ini, ketika semua harapanku telah hilang, kamu ada di mana?