【FULL】And The Winner Is Love EP6【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 6 Pengawal! Apakah ada orang? Lepaskan kami! Apa kata dunia ini. Tidak menyelidiki dengan baik, sudah menangkap orang. Adakah orang? Zhu Sha. Jangan berisik. Simpanlah tenagamu. Adakah orang? Adakah orang? Zhu Sha, jangan berisik lagi. Kamu semakin berisik juga tidak ada gunanya. Adakah orang?

Ketua muda istana. Aku lihat Pejabat Pengadilan ini dan Kakak seperguruan Wang Yinya memiliki karakter yang sama. Tidak tahu, Kakak Muyuan sekarang apakah sudah kembali ke Istana Api Chong dengan aman. Ketua muda istana tenang saja. Pelindung Ketua istana begitu kuat, tidak akan ada yang bisa melukai dia.

Aku percaya dia sudah tiba di Istana Api Chong. Semuanya. Pejabat Pengadilan meminta kalian bergerak ke aula utama. Apakah sudah boleh pergi? Kamu sudah boleh pergi. Di sana masih ada satu orang lagi. Hamba keliruan sesaat, tidak mengetahui identitas Nona. Semoga Nona jangan menyalahkan. Sudahlah. Pejabat Pengadilan biasanya memiliki kesibukan sendiri, tidak sengaja akan kelalaian.

Tapi semoga kamu saat melakukan penyelidikan, bisa menyelidiki terlebih dahulu. Jangan mendengarkan perkataan dan mempercayai begitu saja. Iya, iya, iya. Hamba pasti akan mengingatnya. Mari makan, mari makan. Ayo. Ada ayam paha. Ini. Aku hari ini, telah mengerti satu hal. Kalau penjelasan tidak berguna, sebaiknya memilih untuk mengambil tindakan akan lebih baik.

Tuan muda dibandingkan ketika saat keluar Istana, semakin dewasa. Benar itu. Ada kalian yang menemani aku setiap hari, aku pasti belajar lebih cepat. Ketua muda istana. Gugu telah hilang. Hilang? Sepertinya aku sudah lama tidak melihat dia. Benar. Setelah kembali dari Kantor Pengadilan sudah tidak menemukan dengan dia. Di dalam kamar juga tidak ada.

Apakah ditangkap oleh Sekte Cambuk Perak? Iya, mereka terus mengawasi kita. Cepat. Beritahu Tuan Shangguan. Ketua muda istana. Ini adalah cabang dari Sekte Cambuk Perak. Kalau begitu semuanya berhati-hati. Gugu mungkin ada di dalam. Sembilan Gaya Dewa Lotus lagi. Sembilan Gaya Dewa Lotus? Kenapa bisa begitu? Apakah perbuatan orang yang sama?

Orang ini baru saja mati. Pergi melihat ke dalam. Hati-hati. Kakak Xuezhi. Gugu. Kakak Xuezhi. Bagaimana dengan kamu, apa yang terjadi? Tadi, saat aku selesai makan, aku melihat seorang yang berpakaian hitam memasuki kamar Kakak. Aku terus mengikutinya. Lalu, aku melihat orang Istana Api Chong. Kamu jangan mengganggu aku. Yang aku cari adalah kamu.

Kakak, mohon maaf. Aku tidak melihat wajahnya. Kalau tidak aku akan melukis untuk kamu. Tidak apa-apa, asalkan kamu baik-baik saja. Hari itu Tan Yi dari perkumpulan Shangqing, sedang mengintip di depan pintu penginapan. Pasti ada masalah. Ketua muda istana. Sembilan Gaya Dewa Lotus telah dibakar. [Sembilan Gaya Dewa Lotus] Jangan kelamaan di tempat ini.

Pergi dulu. Gadis iblis! Sudah membunuh orang, pergi begitu saja. Aku tidak membunuh orang. Kamu jangan sembarangan menuduh! Gawat! Kamu… kamu benar membakar buku rahasia? Shangguan Tou, Mengapa kamu bisa muncul di sini? Biarawati senior Ciren, mengapa bisa muncul di sini juga? Dengarkan nasihat saya, Jangan ikut campur masalah Istana Api Chong. Chong Xuezhi.

Ternyata kamu benar telah mencuri buku rahasia. Diam-diam mempelajari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Apakah ketahuan oleh Wang Yinya? Lalu kamu membunuh mereka? Tidak ada hal seperti itu. Kamu jangan sembarangan menuduh! Bukan tidak ada alasan menuduh. Mempelajari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Perlu ilmu batin khusus dari Istana Api Chong.

Selain kamu, siapa lagi yang bisa menguasainya dengan cepat ? Kalian tidak ada bukti. Jangan sembarangan berkata. Gadis iblis! Hari ini akan menjadi hari penyembahan kamu kepada roh yang mati di bawah pedang ayahmu. Baiklah. Kalau kalian semua berkata aku telah menguasai Sembilan Gaya Dewa Lotus. Aku hari ini, akan menunjukkan kepada kalian. Biarawati senior.

Silakan keluar jurus! Keluar jurus? Mengandalkan dia yang hanya mempelajari jurus tingkat tiga, belum tentu bisa melawan aku. Ayo! Mengapa tidak mulai? Aku juga ingin mengamati kekuatan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus ini. Kalau kalian tidak ada yang memulai, dan kiat rahasia juga telah dibakar, lalu untuk apa diperebutkan lagi? Tentunya demi moralitas!

Mengandalkan moralitas kalian, apakah pantas? Kamu. Cukup, semuanya. Dengarkan perkataan aku. Pembunuh yang sebenarnya tidak berada di sini. Kita semua sudah masuk dalam perangkap dia. Jika kita benar memulai pertaruhan, pastinya akan saling terluka. Saat itulah, pasti akan muncul orang yang memanfaatkan kesempatan ini. Masih bertarung? Tidak! Kita pergi. Mari! Kamu,

Melihat mereka pergi begitu saja ? Biarawati senior. Mengapa kamu tidak memulainya tadi? Tadi… mengapa kamu tidak mulai? Hormat Raja Lu. Hormat selir. Bukankah itu Raja Lu? Gadis iblis ini, dia mendekati Pangeran Lu ? Apakah kamu tidak tahu? Shangguan Tou adalah adik dari Selir Lu. Hormat Raja, Selir Keduanya tidak perlu banyak aturan.

Kali ini aku datang kemari, ada alasannya. Aku ada sebuah permintaan. Akhir-akhir ini, badai hujan, belum membaik. Banyak bangunan yang runtuh. Rakyat sangat menderita. menjadi tunawisma, terlantar, sangat kasihan. Yang lebih penting ada lagi bendungan air di kota Xiangzhou, bahaya akan datang kapan saja. Jangan dibiarkan begitu saja! Sekarang keadaan terlalu mendesak,

Kita tidak sempat lagi meminta bantuan dari pusat. Jadi Pangeran ingin mengandalkan kemampuan sendiri saja? Saat ini sangat membutuhkan orang. Apakah kedua Tuan dapat membantu Pangeran melewati masa sulit ini, selamatkan rakyat Xiangzhou . Tentu saja. Aku mengetahui Tou. Kali ini datang ke Xiangzhou bersama Ketua muda istana dari Istana Api Chong,

Mesti ada hal penting. Kalau kalian berdua memang tidak berhalangan, aku pasti tidak akan memaksa. Ini memang masalah kesehatan aku yang tidak dapat menjabat. Tapi melihat rakyat yang kesusahan, makanya baru mempersulit kalian berdua. Kini Pangeran telah membuka mulut, kita pasti akan berusaha sekuat mungkin. Rakyat Xiangzhou memiliki perlindungan dari Pangeran dan Selir

Benar sangat beruntung. Kali ini aku sengaja meminta bantuan dari Tuan Shangguan datang ke Xiangzhou. untuk meneliti permasalahan Istana Api Chong. Tapi jika dibandingkan dengan penderitaan rakyat, dan bencana alam, permasalahan ini bukan masalah besar. Tuan Shangguan. Kamu juga tidak perlu begitu kecewa. Xuezhi, benar-benar ingin meletakan masalah buku rahasia dengan tulus,

Menyelesaikan permasalahan rakyat terlebih dahulu. Membantu Pangeran dan Selir melewati kesulitan kali ini. Nona Chong berkata masalah buku rahasia Istana Api Chong mesti sangat penting. Tapi melihat kondisi sekarang ini, jika Nona Chong membantu aku menyelamatkan rakyat melewati bencana ini, benar gagah dan berani. Tunggu menyelesaikan masalah banjir, rakyat pun kembali tentram,

Jika Nona Chong dan Istana Api Chong masih memerlukan aku, aku juga akan berusaha membalas kebaikan anda. Pangeran jangan terlalu sungkan. Masalah buku rahasia sudah menjadi permasalahan dunia persilatan, pasti akan ada cara penyelesaiannya. Tapi kebaikan Pangeran dan Selir, Xuezhi telah menerimanya. Raja Lu. Kita harus mulai dari mana? Mohon ikuti aku. Haitang.

Kalian mengantar Gugu kembali dahulu. Kemudian kirimkan surat, memberitahukan bahwa kiat rahasia telah tiada. Baik. Melihat kondisi ini, ingin melawan Chong Xuezhi di Xiangzhou, takutnya sudah tidak sempat. Kenapa, sudah takut? Zheng. Sini. Zheng, kamu lihat. Rumah ini, sudah tidak kokoh seperti dulu. Segala tindakan harus berhati-hati.

Aku ingin melihat apakah masih ada kemungkinan untuk memperbaikinya? Tolong! Tolong! Tolong! Pangeran. Cepat pergi menolong orangnya. Pangeran, apakah anda baik-baik saja? Nona Chong. Apakah kamu baik-baik saja? Aku tidak apa-apa. Nona Chong. Terima kasih telah membantu. Tidak masalah. [Kediaman Raja Lu] Ketua Istana Chong, budi begitu besar bagaimana tidak bisa membalasnya?

Pangeran, Anda terlalu memberatkan. Kalau begitu aku pamit dahulu. Nona Chong, kami pasti harus berterima kasih. Walaupun ini bukan barang begitu berharga, tapi memang sudah langka. Ini sebenarnya ingin diberikan kepada Tou untuk berikan kepada gadis yang disukainya sebagai buah tangan. Tapi aku melihat Nona Chong, sangat menyukainya. Walau tidak tahu apakah Tou

Ada rahmat dikemudian hari, tapi ini benar keikhlasan dari aku. Nona Chong, terima saja. Tidak perlu, ini terlalu berharga. Nona Chong, jika kamu merasa terlalu banyak, maka pilih satu dua macam saja. Benar tidak perlu. Kamu sudah luka. Aku melihatnya dulu. Kenapa sudah luka tidak berkata juga? Aku tidak apa-apa. Kita pergi mengambil sedikit obat.

Ayo, ayo. Aku melihatnya dulu. Sudah. Shangguan Tou, apakah kamu sengaja? Membalutnya begitu jelek. Emang kenapa kalau aku sengaja? Apakah kamu tahu kalau kamu beginian akan bahaya? Sudah luka juga tidak berkata, menahan sakit sendiri. Untung lukanya tidak begitu parah. Kalau berdarah, infeksi lenganmu akan lumpuh. Kamu jangan menakuti aku. Aku mempelajari silat dari kecil.

Sudah terbiasa dengan luka. Luka kecil ini, tidak apa-apa bagi aku. Kenapa kamu begitu heboh. Kalau didengar oleh orang lain, mengira aku, Chong Xuezhi adalah gadis yang lemah. Tidak bisa melewati permasalahan. Aku mana bisa bertahan dan bergerak di dunia persilatan. Bagaimana aku bisa melindung dan membangkit kembali Istana Api Chong? Ketahuan orang,

Apakah akan dibentak oleh orang lain? Demi membangkit kembali Istana Chonghuo, demi tidak dipandang rendah oleh orang lain, apakah kamu menahan sendiri walau begitu susah? Apakah ini yang kamu inginkan? Apakah kamu pernah berpikir merasa keluh sesaat demi sendiri? Apakah ada sesaat merasa dirimu tidak bisa bertahan lagi?

Apakah ada sesaat pernah bersimpati pada diri sendiri? Kalaupun kamu tidak bersimpati pada diri sendiri, apakah kamu tahu ada orang yang akan bersimpati padamu? Kenapa kamu? bukannya sedikit luka saja, untuk apa begitu heboh? Aku sebenarnya berpikir menahan di sini dulu, tunggu kembali ke penginapan, Liuli mereka akan membantu aku membalutnya.

Tidak akan membiarkan aku saja. Lagipula, aku baru saja memberikan kamu isyarat, kamu sendiri yang tidak melihatnya. Kapan kamu pernah memberi aku isyarat. Tadi, aku tidak melihatnya. Kini Ketua Istana Chong sudah tahu Menggunakan isyarat untuk memberitahu orang dirinya tidak bisa bertahan lagi. Kalau kamu mampu jangan… Shangguan Tou, kamu… Ayo. Kalau begitu, bagaimana perhiasannya?

Coba kamu bilang, bagaimana ini? Tadi Selir berkata, harus mengambilnya. Kalau tidak ambil tidak cocok, bukan? Dia berkata, mengambil satu macam. Aku sudah tahu. Aku ambil ini saja. Tanganmu sudah luka. jangan mengambil apapun lagi. [Buku rahasia telah dibakar. Mulai saat ini, dunia tidak akan ada Sayap Lotus lagi] Masuk. Kakek.

Kantor Kepengawasan memerlukan seratus ribu panah. Semuanya sudah disediakan. Baik. Yuan. Besok kamu antarkan langsung barang ini ke Kantor Kepengawasan. Barang ini adalah mempengaruhi reputasi Istana Api Chong. Tidak boleh ada sedikit kelalaian. Baik. Kakek. Bagaimana kondisi kesehatan kamu? Sudah membaik. Tenang saja. Besok masih harus melanjuti perjalanan. Beristirahat lebih awal. Kalau begitu,

Anda juga banyak beristirahat. Ibu, aku lapar. Segera akan bergantian giliran kita. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih. Tidak menyangka, Tuan Shangguan yang tidak merasakan kesusahan, ternyata memiliki rasa simpati juga. Sama-sama. Ini. Terima kasih. Nona Chong kenapa mengeluh? Saat terpikir Setelah menyelesaikan permasalahan ini, Aku harus menghadapi perselisihan dengan orang lain, Kini kelompok gelandangan

Melihat reputasi Raja Lu, sehingga tidak mempersulit aku di Xiangzhou. Tapi, aku akhirnya mesti menghadapi sendiri juga. Aku akan menemani kamu. Terima kasih. Untung saja Raja Lu dan Nona Chong menyelamatkan aku hari itu. Kalau tidak, aku sudah mati. Nona, terima kasih. Tidak masalah. Terima kasih. Ini. Terima kasih. Berhati-hatilah. Ambil dengan baik.

Obat ini harus diminum. Ini adalah obat pencegah wabah penyakit. Baik, terima kasih Nona. Ini. Terima kasih. Ini. Terima kasih. Kakak telah datang. Hormat kepada Raja Lu. Hormat kepada Selir. Raja Lu, Selir. Lapor kepada Raja Lu. Para rakyat bencana telah diatur dengan baik. Para mayat juga sudah dikebumikan. Rakyat yang terluka,

Sudah diantarkan ke rumah sakit terdekat. Untung saja tidak terjadi wabah penyakit yang berat. Tapi, kemudian harus mengandalkan Pangeran lagi. Membawa rakyat yang masih hidup membangun kembali kampung halaman mereka. Baiklah. Ini semua berkat bantuan dari Nona Chong. Nona Chong memberikan budi besar terhadap aku. Begitu juga terhadap, rakyat Xiangzhou. Pangeran, Anda telah memuja berlebihan.

Bagaimana, apakah masih sakit. Tuan Shangguan. Apakah kamu sedang memperdulikan aku? Orang yang aku pedulikan cukup banyak, Tuan Shangguan. Memang benar sangat bebas dan ganteng. Tidak tahu sudah membantu berapa gadis membalut luka. Makanya ada keahlian seperti ini. Tidak tahu juga telah meninggalkan berapa perasaan pada gadis lain.

Sehingga membuat para gadis tidak menahan rasa kagumnya. Lalu Tuan hanya pergi bagaikan awan begitu saja. Tidak akan mempengaruhi diri sendiri. Tidak tahu siapa yang mempersiapkan obat ini. Ini sebenarnya obat atau cuka? Kenapa berbau asam begitu. Nona Chong tidak tahu, Masalah membantu orang lain seperti ini, aku Shangguan Tou sangat rela melakukannya.

Aku yang melakukan saja. Tidak perlu. Ada apa? Apakah baik-baik saja? Sakit tidak? Jangan ribut lagi. Kepala panahnya begitu runcing dan rinci. Tuan memiliki keahlian hebat. Tuan. Ini adalah panah Chuanjia dari Istana Api Chong. Kepala panah berat, ekornya panjang. Memanah lebih tinggi hingga ke bawah. Bisa menembus pelindung besi. Kali ini,

Aku sengaja membawa panah api. Panah api ini hampa di bagian tengah, bisa digunakan untuk melukai dan membuat kebakaran. Di dalam dunia persilatan ini, hanya Istana Api Chong yang bisa membuatnya. Istana Api Chong benar memiliki keahlian tinggi. Membuatnya begitu terperinci. Kepala Kepengawasan pasti akan merasa puas. Pengawal. Ini adalah penghargaan dari Kepala Kepengawasan.

Terima kasih, Tuan. Lapor kepada Ketua Istana. Kereta sudah dipersiapkan. Kita bisa berangkat kapan saja. Tadi kamu memanggil aku apa? Ke…Ketua Istana. Siapa yang meminta kamu memanggil seperti itu? Tidak ada. Tidak melapor setelah mengetahui, melampaui kedudukan diri, apakah kamu tahu termasuk kesalahan apa? Semua orang di Istana Api Chong tahu,

Sekarang Ketua Istana akan segera… Jangan memanggil aku Ketua Istana. Pelindung Ketua istana. Semua orang telah mengetahui. Sayap Lotus dicipta keluarga Chong dan keluarga Yuwen. Kini baru membangun Istana Api Chong. Menduduki kepala jabatan dunia persilatan setelah membangun ratusan tahun. Pemberian kedua keluarga ini, tidak ada bandingnya bagi Istana Api Chong. Tapi kini

Keluarga Chong tidak berdaya menjabat kedudukan ini. Menurut kami, seharusnya keluarga Yuwen yang menerusi warisan ini. Benar, Pelindung Ketua istana. Perkataan hari ini, aku anggap tidak pernah mendengarkan. Kalau kemudian hari membiarkan aku mendengarkan perkataan seperti ini lagi, kalian berdua keluar dari Istana Api Chong. Iya, iya. Menunggu pasti ada harganya.

Akhirnya hasilnya dapat dilihat juga. Benar. Sangat disayangkan Ayahanda menciptakan Sembilan Gaya Dewa Lotus, sudah dibakar habis. Nona pasti merasa sangat kecewa. Zhi. Ayah pernah berkata padamu. Belajar silat demi melindungi hal yang dicintai. Apakah kamu melihat rantai ini? Ayah berjanji padamu. Tidak peduli di mana aku berada, kalau kamu melihat rantai ini,

Bagaikan Ayah senantiasa ada di sampingmu, melindungi kamu dengan diam-diam. Zhi juga berjanji pada Ayah. Tidak peduli di mana Ayah berada, Zhi harus melindungi Istana Api Chong demi Ayah. Sebenarnya saat aku masih kecil, Ayah meminta aku mengingat Sayap Lotus di dalam hati. Ini adalah barang peninggalan Ayahku. Aku tidak akan melupakan selamanya.

Kalau begitu, kamu sepertinya tidak kehilangan apapun. Sebaliknya membuat orang yang menginginkan Sembilan Gaya Dewa Lotus putus asa. Ini hal baik. Emangnya ada apa? Mereka tidak mendapatkan buku rahasia, akan mempersuit Istana Api Chong juga. Pada mulanya aku hanya ingin membela Ayah aku dan menghapus kejelekan Istana Api Chong saja. Tidak menyangka,

Sekarang aku salah dituduh sama seperti Ayah aku. Nona Chong. Jika ingin mengubah pemikiran orang lain, bukanlah hal yang gampang. Sebenarnya, kadang kala aku sangat kagum pada Tuan juga. Tuan bisa memilih untuk menghindari. Tapi sejak Ayah aku meninggal, aku telah menduduki kepemimpinan Istana Api Chong. Sebelum aku bertemu dengan kamu,

Aku sama sekali tidak tahu, ternyata ada satu jalan di balik tubuh, yang bernama jalan mundur. Kamu bukan aku. Tidak tahu kesulitan aku. menghindar bukanlah jalan satu-satunya. Menghindar tidak akan menyelesaikan permasalahan apapun. Kalau begitu Tuan, kamu sedang menghindar apa? Aku juga tidak tahu sedang menghindar apa. Tapi kemungkinan besar akan segera ketahuan.

Jangan-jangan, merupakan hal bagus juga. Hal baik tidak semestinya terjadi pada saat akhir. Tapi, aku sudah memutuskan untuk menghadapi. Kalau begitu kamu cepat pergi. Kini tugas kamu melindungi aku sudah berakhir. Kalau begitu aku sebenarnya berencana kembali ke Istana Chonghuo besok. Aku ingin beritahu para Penatua dan Kakak Muyuan, hal yang terjadi akhir-akhir ini.

Kalau begitu perlindungan terhadap kamu dalam perjalanan ini juga termasuk tugasku. Kamu tenang saja. Dalam perjalanan ini, ada empat pelindung yang melindungi aku. Saat pulang ke Istana Api Chong nanti, ada Kakak Muyuan yang melindungi aku. Lagipula, kamu bisa melindungi aku sesaat, tapi kamu tidak bisa melindungi aku selamanya. Beginian terus, tidak akan berakhirnya.

Aku tidak ingin kamu kamu mengikuti aku terus. Tou. [Tou, jika ingin tahu identitas kamu, segera datang ke Emei, Biarawati senior Baiyun] Kalau mau mengetahui identitas kamu, cepat datang ke Emei segera. Biarawati senior Baiyun. Beritahu ke bawah untuk bersiap-siap. Besok berangkat ke Emei. Baik. Tuan muda. Tuan Shangguan meninggalkan sebuah surat untukmu.

Mereka sudah berangkat ke Emei. Nona Chong. Jangan lupa, kamu masih berhutang sesuatu padaku. Kalau begitu kamu telah menyetujuinya? Tapi setelah bantuan baru ini, aku harus meminta sebuah balasan dari Ketua muda istana. Kamu menginginkan balasan apa, katakan saja? Setelah ini, aku menginginkan sebuah barang yang penting bagi kamu. Tidak masalah, aku setuju padamu.

Berhati besar. Kalau begitu sepakat. Sepakat! Tidak menahan tamu, mengantarkannya pergi. Nona Chong. Sampai jumpa. Berhati-hati. Kamu bisa melindungi aku sesaat, kamu tidak bisa melindungi aku selamanya. Beginian terus, tidak akan ada akhirnya. Aku tidak ingin kamu mengikuti aku terus. Tuan. Ayo. Pergi ke Emei. [Kediaman Pangeran Xin] Putra Mahkota. Xiangzhou mengantarkan surat.

Bencana dua belas perairan Yinzhang sudah tercegah. Melibatkan kaitan rakyat sudah teratur dengan baik. Aku dengan kekuatan sendiri telah menyelesaikan bencana ini. Hal ini telah melampaui dugaan awal aku. Tapi, dia biasanya kesehatannya lemah, kini pasti menerima banyak penderitaan. Hamba, baru-baru ini mendengar isu-isu yang berkaitan dengan bencana dua belas perairan Yinzhang. Katakan saja.

Masalah bantuan bencana kali ini, Raja Lu menerima bantuan dari orang dunia persilatan. Sepertinya ada niat persekongkolan. Omong kosong. Putra Mahkota jangan marah. lokasi Xiangzhou berjauhan. mayoritas penduduk sedikit. Bantuan bencana kali ini pasti memiliki banyak kesulitan. Adik menerima bantuan dari orang dunia persilatan mesti bukan kemauan sendiri, termasuk akal. Lagipula

Dia menyukai kebebasan sejak kecil. mengagumi kedua Paman yang bebas leluasa di dunia persilatan. Pemikiran dia tidak akan berada di Istana ini. Dia sebenarnya masih seorang anak saja. Sebaliknya mengenai kesehatan dia adalah kekhawatiran kami. Dia juga sering merasa khawatir dengan hal ini. Tidak merasakan kehangatan dari Ayahanda. semakin berjauhan dengan para kerabat.

Tapi, kesulitan Ayahanda dia bagaimana bisa tahu? Enak sekali! Enak. Kamu makan juga. Aku berikan sedikit, makanlah. Aku tidak mau lagi. Kenapa dia tidak pamit secara langsung? Ketua muda istana. Kamu sedang memikirkan apa? Ini, beri padamu. Masalah yang terjadi dalam perjalanan ini, setiap hal dikumpulkan aku merasa sedikit aneh. Kamu tidak mau lagi? Sepertinya

Ada yang menguasai jejak langkah kita. Aku tidak mau lagi. Aku berpikir-pikir, hanya ada satu kemungkinan saja. Di antara orang Istana Api Chong ada pengkhianat. Tidak tahu, harus berkata apa pada para Penatua. Kalau para Penatua mengetahui hal ini, pasti akan marah. Tuan muda. Kalau kamu benar kedapatan orang ini, bagaimana memberi hukuman padanya?

Aku akan bertanya dia dengan baik. Mengapa mengkhianati Istana Api Chong kita. Haitang. Kenapa kamu? Kenapa kamu? Tidak ada air lagi. Aku pergi mengambilnya. Kalau jalan menuju ke arah barat? Perjalanan akan lebih bahaya. Perjalanan arah selatan sedikit jauh. Kalau begitu, jalan arah mana lebih cepat? Jalan kecil arah barat.

Baiklah, kalau begitu kita jalan arah barat saja. Ketua muda Istana benar ingin bergegas kembali ke rumah. Tapi Haitang mengetahui jalan yang pintas. Bagaimana? Di atas bukit itu ada sebuah jalan kecil, bisa membantu kita mempersingkat waktu selama beberapa jam. Aku pernah ke sana juga. Tapi kenapa aku tidak mengingat ada jalan bukit di sana?

Mungkin kamu tidak berjalan hingga pedalaman, sehingga tidak tahu. Ketua muda istana. Jalan depan ini sedikit berbelok. Tapi bagi kita tidak sulit. Kalau begitu kita dengar perkataan Haitang saja. Ganti ke jalan bukit. Dengan begitu bisa kembali ke Istana Api Chong lebih cepat. Mari persiapkan, kita akan segera berangkat. Baik. Apakah ini pengaturan Anda?

Mengatur apa? Meminta para pengikut memanggil aku Ketua Istana. Apa? Ternyata ada masalah seperti ini. memang, keterlaluan. Bukan kamu yang mengaturnya? Bagaimana mungkin aku yang mengaturnya? Kamu pergi panggilkan pengikut itu. Aku akan memberi hukuman berat kepada mereka. Itu tidak perlu. Aku sudah memarahi mereka. Kalau bukan kamu yang mengaturnya… Kalau begitu aku pergi dulu.

Yuan. Apakah kamu pernah bertanya alasannya? Mereka berkata, Istana Api Chong ada kedudukan seperti ini di dunia persilatan, semuanya berkat bantuan dari keluarga Yuwen. Keluarga Chong sekarang ini, sudah tidak mampu menjabat, sehingga… Sehingga walaupun mereka memanggil Chong Xuezhi sebagai Ketua muda istana, tapi sebenarnya di dalam hati mereka meyakini kamu sebagai

Pemimpin dari Istana Api Chong. Kakek. Menurut Muyuan, Istana Api Chong tidak mesti terbagi menjadi dua kelompok. Dulu setelah Ayah meninggal, Ketua Istana Ye mengadopsi aku sebagai anak angkatnya. Menjaga aku, membimbing aku. Sebenarnya di dalam hati aku sudah menganggap mereka keluarga aku. Sebaliknya tanggung jawab aku adalah membantu keluarga sendiri, membalas budi Ayah angkat.

Benar. Bukan kamu saja yang beranggapan seperti itu. Semuanya juga beranggapan seperti itu. Justru karena kita semua adalah keluarga, maka Kepala Istana Api Chong bermarga Chong. Emang apa bedanya dengan marga Yuwen? Ada perbedaannya. Sudah dinyatakan Ayah angkat akan memberikan Ketua istana jabatan ini kepada Ketua muda istana, dengan begitu dia berharap Ketua muda istana

Yang mengambil kekuasaan Istana Api Chong. Kalau hari ini, Muyuan menjabat sebagai Ketua Istana, aku ingin bertanya pada Kakek, bagaimana aku harus menghadapi almarhu Ayah angkat. Yuan. Apakah kamu pernah berpikir, Ketua Istana Chong Ye mengadopsi kamu sebagai anak angkatnya, ini terbukti dia meyakini kamu juga bisa menjabat kedudukan dia. Kalau memang benar begitu,

Apakah kamu telah menghabiskan jerih payah Ketua Istana Chong Ye? Kakek. Muyuan tidak ingin membicarakan masalah Kepala Istana lagi. Selamat tinggal. Yuan. Kakek akan membantu kamu menduduki Ketua istana jabatan ini. [Kedudukan Yuwen Yupan] Ada orang. Ada perangkap, lindungi Tuan muda. Liuli. Cepat, bawa Gugu pergi. Kepala Istana, bagaimana dengan kalian? Kamu pergi dulu.

Gugu, mari kita pergi. Haitang, cepat datang membantu. Baik. Haitang, mereka datang demi Tuan muda. Kamu mengetahui jalan, cepat membawa Tuan muda pergi dari sini. Tuan muda, ayo. Ayo. Kejar! Teknik pedang gelombang air. Kamu adalah orang dari Istana Api Chong. Ketua muda istana. Haitang. Tangkap aku! Ketua muda istana. Ketua muda istana…