【FULL】Something Just Like This Eps 37【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [We are Young] [Episode 37] [Kopi Hua Lu] Aku sungguh merasa senang untuk Yuan Bao. Aku beritahu padamu, Nov.11th kali ini banyak hal yang kita dapatkan. Yang paling penting adalah Yuan Bao dan ayahnya sudah berbaikan. Intinya harapan kita sudah termasuk terkabulkan. Setelah menandatangani ini, RUI dan Hua Lu akan membangun
Hubungan kerja sama strategis jangka panjang. Kalau sekarang kamu mau menyesal masih sempat, direktur Bai. Tidak menyesal, kita bekerja sama saling menguntungkan, menggabungkan kekuatan. Masih ada yang ingin kamu katakan? Sebenarnya Xixi, ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu, tapi aku tidak tahu harus bagaimana mengatakannya. Kamu ingin membicarakan masalah pengunduran diri dengan kami?
Bagaimana kalian bisa tahu? Sudah tertebak. Sebenarnya aku juga tidak ingin kembali secepat ini. Tapi kamu juga tahu setelah jalur produksi ditambah, kami menjadi semakin sibuk. Orang di rumah tidak cukup, oleh karena itu ayahku bilang aku harus pulang membantu. Baiklah. Kami juga mengucapkan selamat kepadamu semoga kamu bisa melakukannya lebih baik lagi.
Baik, terima kasih direktur Duan. Ayo direktur Qian. Terima kasih direktur Bai. Kedepannya mohon bantuan kalian semua. Sebenarnya aku mempunyai sebuah hadiah untukmu. Sudah tumbuh dua tanduk? Namanya juga Hua Lu. Ini imut sekali. Kopi kapsul, kan? Benar. Ada enam, kebetulan cukup untuk seminggu. Benar. Setiap pagi datang bekerja tidak bisa melihatmu lagi,
Tidak bisa meminum kopi buatanmu untukku, aku benar-benar tidak akan terbiasa. Jangan begitu Xixi. Apakah kamu masih ingat situasi kita berjumpa pertama kali? Aku ingat, saat itu aku baru saja mengunggah informasi sewa rumah lamaku itu, dia orang pertama yang datang melihat. Hanya ini saja yang kamu ingat? Masih ada apa lagi?
Aku masih mengingat baju apa yang kamu pakai saat itu, juga perkataan apa yang kamu katakan kepadaku. Kamu orang pertama yang membuatku merasakan seorang jiwa biasa tapi mandiri bisa begitu menyilaukan. Jadi, aku sangat berterima kasih kepadamu. Tidak pernah mendesakku membayar uang sewa, juga sangat berterima kasih karena sudah membawaku ke RUI untuk melakukan live.
Sebenarnya aku sangat kagum kepadamu. Kamu adalah orang yang mempunyai wawasan yang berbeda. Sungguh? Kamu biasanya terlihat tertawa saja, tapi sebenarnya kamu adalah wanita yang dewasa. Direktur Duan, mari sama-sama mendoakan Yuan Bao kedepannya sukses selalu. Aku suka mendengar kalian berdua saling memuji. Yang kami katakan adalah kenyataan. Benar. Kak.
Coba kamu periksa laporan penjualan Nov.11th. [Laporan Penjualan Nov.11th 2009] Sebenarnya masih lumayan juga. Bagaimana juga kita semua masuk ke dalam peringkat sepuluh besar platform seluruh perusahaan live. Kalah ya kalah, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi. Bukankah kita hanya beda sedikit dari RUI? Lain kali saja. Kamu ini sedang menghiburku? Apakah aku selemah itu?
Hanya saja semua orang sudah bekerja keras. Semuanya sudah bekerja keras. Katakan kepada mereka semua sudah bergadang dua malam, cepat pulang untuk beristirahat. Aku tinggal di sini temani kamu saja kak. Apakah perlu seperti itu? Cepat pergi, pergilah. Jiayun. Sudahlah. Sebenarnya… Aku tidak pernah menceritakan kepada orang lain tentang kakakku,
Kamu adalah orang pertama yang tahu. Kalau begitu, bukankah aku sangat terhormat? Sudahlah, jangan menangis lagi. Kalau membutuhkanku, telepon saja aku. Aku akan meneleponmu. Tapi, jangan makan cemilan lagi saat malam hari, sungguh akan menumbuhkan jerawat. Yuan Bao. Su Su. Su Su, itu… aku meletakkan banyak sekali cemilan di tempat kerja,
Kamu ambil dan makanlah semuanya. Aku tidak mau cemilan. Kamu tetap tinggal, aku berikan semua cemilanku padamu. Aku bukan pergi ke tempat lain, aku tetap akan kembali. Dan juga aku akan sering meneleponmu. Tapi di saat aku terus kalah dalam bermain game, kamu juga tidak boleh memarahiku. Yu Shi. Laki-laki harus berusaha! Kamu harus berjuang!
Terima kasih. Aku akan berusaha. Semangat! Yuan Bao. Lihatlah, siapa ini? Bukankah orang yang paling aku cemaskan sudah datang? Apa yang kamu cemaskan dariku? Kamu adalah orang yang selalu menyimpan semuanya di dalam hati. Kamu harus belajar untuk mengatakannya, agar semua orang bisa membantumu untuk menanggung bersama, tahu tidak? Dan juga kamu.
Terkadang laki-laki harus membuang gengsinya – sudah tahu belum? – Sudah, sudah. Dulu tidak tahu kamu secerewet ini. Mengkritikku cerewet? Kalau begitu aku pergi dulu. Tunggu sebentar, Yuan Bao. Ayo kita foto bersama. Ayo, ayo, ayo. Apakah kamu mengaktifkan efek beauty? Handphone Xiaomi mempunyai efek beauty. Baiklah. Yuan Bao sudah mengundurkan diri.
Katanya mau kembali ke Hua Lu menjadi CEO. Anak orang kaya memang enak sekali. Tidak seperti kita, berjuang mati-matian juga belum tentu akan ada hasil yang bagus. Pegang ini. Aku juga ingin kembali bersama mereka mengantar Yuan Bao. Kamu ini bukan mau mengantarkan dia, aku lihat kamu ini mau makan bersama. Kamu bersama dengannya sebulan
Sudah naik berapa kilo? Ukuran bajumu sampai bertambah satu ukuran. Kamu benar. Jalan-jalan bersama Yuan Bao memang sangatlah berdosa. Apakah kamu sudah menyelesaikan tugas olahragamu hari ini? Cepat pergi, kenapa masih duduk di sini, cepat pergi. – Sekarang pergi, sekarang pergi. – Handphone. Aku pergi dulu. Tiga hari dua malam. Kalian semua sudah bekerja keras.
Pertama-tama, aku mengucapkan terima kasih atas kerja keras kalian semua. Dalam setengah tahun ini, bisa dikatakan perusahaan RUI mencetak rekor yang sangat brilian. Duan Ran, kamu juga sudah memenuhi janjimu dulu kepada jajaran direktur. Sebagai direktur perusahaan, aku sangat bangga. Dan juga rencana kepemilikan saham karyawan yang sangat kalian semua nantikan, jajaran direktur sudah menyetujuinya.
Sudah cukup. RUI sudah membeli saham 35% dari grup ini. Kedepannya, kalian semua adalah pemegang saham RUI. Aku masih ingin mengumumkan sesuatu yang sangat penting. Semalam Jiayun memberiku surat pengunduran diri. Dalam hatiku sangat menyayangkan tapi juga sangat mengerti. Mempertimbangkan hal-hal belakangan ini, performa pekerjaan Qian Xixi sangat menonjol.
– Semangat. – Aku dan jajaran direktur memutuskan Qian Xixi kembali menjabat sebagai CEO RUI. Yang mau aku sampaikan sudah selesai, kalau begitu selanjutnya ingin mendengar – rencana kalian semua – Tidak menyemangatiku? setelah Nov.11th. Lebih baik Xixi yang duluan mengatakan. Oke. Menurutku begini. Setelah melewati negosiasi aliansi kali ini
Aku menyadari bahwa membangun garis pertempuran adalah arah perkembangan yang sangat bagus. Aku berharap kedepannya bisa mengembangkan cara kerja sama seperti ini sampai bidang kecantikan, perabot, makanan, dan berbagai bidang lainnya. Jadi membuat sebuah penjualan terdepan yang aman, stabil, dan saling menguntungkan. Lihatlah Xixi begitu pulang langsung membuat orang mengubah cara pandang.
Dan juga ada satu kabar baik ingin diumumkan kepada kalian semua. Kerja sama strategis perusahaan kita dengan kopi Hua Lu telah ditandatangani. Baik. Sudah cukup. Xixi ini mempunyai visi yang sangat strategis. Benar, paman Shen juga memberimu jempol. Terima kasih paman Shen. Halo direktur Ding. Nov.11th ini aku menyuruhmu untuk mendominasi,
Kenapa kamu malah dikalahkan oleh Duan Ran? Apakah kamu bisa memberiku penjelasan? Sudah kalah ya kalah, tidak perlu mencari alasan lain. Aku dan kamu kehilangan orang sebesar itu, kamu malah hanya memberitahuku sudah kalah? Direktur Ding, sebenarnya ada satu hal yang aku tidak mengerti. Anda selalu menyuruhku menggali habis RUI,
Tapi kamu mempunyai dendam apa terhadap Duan Ran? Atau kamu mempunyai dendam terhadap QE, apakah kamu bisa memberitahu kepadaku? Mengapa, tidak ada hubungannya denganmu. Aku adalah investormu, lakukan saja apa yang aku perintahkan kepadamu, dengar tidak? Chen Lang, kuberi kamu waktu tiga hari pikirkan sebuah rencana untuk memperbaikinya. Ini bukan masalah waktu tiga hari.
Aku sekarang hanya ingin menjadi seorang pengusaha saja, aku sudah cukup banyak melakukan perbuatan tercela, aku tidak akan melakukannya lagi. Wakil direktur Ouyang. Katakan rencanamu. Rencanaku adalah mempunyai merek sendiri. Karena aku merasa perusahaan live berkembang sampai saat ini, dia selalu milik hilir sebuah merek dan rantai industri. Sebuah perusahaan dekorasi yang kutemukan.
Dengan kata lain semacam peran menjualkan barang ke pabrik. – Aku merasa peran ini – Cari disini, – membuatku merasa sangat tidak nyaman. – ini terpercaya, bisa gunakan dengan tenang. [Dekorasi Pengurus Rumah Tangga 58] Jadi aku merasa RUI berkembang sampai hari ini seharusnya mempunyai merek milik sendiri, aku merasa ini sangat diperlukan.
Menurutku perusahaan kita setelah mempunyai merek sendiri, maka kita tidak akan mengalami situasi seperti tidak mempunyai barang untuk dijual ataupun kondisi tertekan secara pasif. Benar, dan juga sumber daya untuk merek kita sendiri semuanya sudah tersedia. Lagipula merek sendiri ini, ia bukan semacam merek baru yang murni. Ia adalah merek pakaian Jiang Zheyang.
Sebuah dukungan artis dengan puluhan juta penggemar, merek ini tidak perlu mencemaskan investor dan tidak perlu mencemaskan klien, kan? Bagus sekali. Jiayun, selanjutnya kamu mempunyai rencana apa? Direktur Shen, Anda juga tahu saat itu aku hanya menolong saat dalam bahaya, sekarang juga termasuk kembali ke habitatku. Aku juga ingin meliburkan diriku,
Lalu berusaha untuk bisa belajar bisnis di luar negri seperti MBA atau sebagainya. Belajar adalah hal yang baik, aku mendukungmu. Terima kasih direktur Shen. Perusahaan kami memiliki karyawan dan pemimpin yang hebat sepertimu, maka sesungguhnya akulah yang kembali ke habitatku sendiri. Aku berencana melakukan renovasi kecil-kecilan di dalam kantorku. Membuat sebuah kamar mandi yang bersih,
Rapi, segar, dan suasananya tidak biasa. [58.com] Apa maksudmu? Apa? Kamar Mandi? Duan Ran. Kamu ini bagaimana berpikir? Tidak apa-apa. Direktur Chen. Dia kemarin mengundurkan diri dari RUI tapi masih belum menandatangani pemutusan kontrak. Pemutusan kontrak ini harus cepat ditandatangani tidak boleh tidak ditandatangan. Bukan. Direktur Chen, aku… Itu… Kontrak mempunyai uang denda, kan?
Lalu aku ingin berdiskusi denganmu, apakah ada cara untuk berdamai seperti mengambil gajiku dulu? Kamu berencana mengambil gaji untuk membayar denda? Kalau begitu kamu harus bekerja seumur hidup. Sudahlah. Perusahaan akan membayarkan uang ini untukmu. Sungguh? Terima kasih direktur Chen! Terima kasih direktur Chen! Mundur, mundur, mundur! Terima kasih, terima kasih.
Kalian sudah bekerja keras, terima kasih semuanya. Terima kasih semuanya, terima kasih. Sangat lelah, kan? Mereka ramah sekali, ya? Sudah lama menunggu? Tidak, mereka yang sudah lama menunggu. Namanya juga penggemar, hidupku bergantungan pada mereka. Sungguh penerangan yang sangat tinggi. – Ngobrol sebentar. – Boleh, ngobrol sebentar. Kak, aku dan kak Ouyang ngobrol sebentar,
Lalu nanti naik ke atas mencarimu. Hanya ngobrol beberapa menit saja, sebentar saja. Baiklah kalau begitu, cepat sedikit. – Aku naik dulu. – Baik, baik. – Ayo. – Ayo. Ide ini lumayan bagus. Bekerja dengan RUI membuat sebuah merek pakaian sendiri. Lalu mengenai desainer, bagaimana menurutmu? Mengenai desainer, aku mempunyai seorang kandidat yang sangat bagus,
Sangat berbakat. Menurutku sangat cocok untuk kita. Seorang temanku di Inggris adalah seorang desainer yang sangat terkenal, sudah sangat berpengaruh di Eropa. Menurutku dia sangat cocok. Kalau begitu dia saja. Tapi, kalau mau mengundangnya ada dua masalah. Masalah yang pertama, karena dia sudah sangat terkenal jadi apakah kita sanggup membayar biaya dan anggaran ini,
Ini adalah masalah yang pertama, benar, kan? Dan juga masalah kedua adalah tidak tahu apakah kamu akan menyukai gaya desainnya, apakah itu yang kita inginkan termasuk apakah cocok denganmu atau tidak, ini juga sebuah masalah. Kamu juga tahu sebagian besar uangku disimpan di tempat ibuku. Menurutku kalau sungguh tidak bisa,
Aku akan mengeluarkan sebagian uang simpananku untuk mengerjakannya dulu, benar tidak? Oke? Aku juga sudah menghitung uangku, juga sudah melakukan beberapa investasi, jadi uang tunai tidak begitu banyak. Tapi aku bisa menjual rumahku dulu. Kamu jangan bercanda lagi. Kalau mau menjual rumah, juga harus menjual rumahku. Ini adalah merek buatanku sendiri, bagaimana boleh menjual rumahmu?
Kita juga bisa memperebutkan masalah seperti ini? Kalau begitu lihat keadaan dulu. Baik. Kalau begitu kita bicarakan masalah kedua. Mengenai masalah gaya desain, aku rasa kamu beritahu dia terlebih dahulu, suruh dia mendesain dulu. Baru kita lihat apakah cocok denganku tidak. Aku rasa masuk akal. Kalau begitu aku suruh dia buatkan rencana
Untuk kita lihat dulu, baru kita berdiskusi mau bagaimana. Baiklah, kalau begitu seperti ini saja. Maaf, ada sedikit masalah, datang sedikit terlambat. Tidak apa-apa. Ini kuberikan kepadamu. Uang denda Huang Ya? Awalnya seharusnya diberikan kepada Jiayun. Tapi aku meneleponnya, dia juga tidak angkat. Sepertinya, beberapa waktu ini dia tidak ingin berjumpa denganku lagi,
Jadi aku berikan ini kepadamu dulu. Ada apa, Chen Lang? Hari ini mengajakku datang seharusnya tidak hanya ingin memberiku ini, kan? Sebenarnya… Sebenarnya tentang masalah barang imitasi itu, aku tahu tidak peduli bagaimanapun aku menjelaskannya, tidak akan ada yang mau mendengar. Aku hanya ingin Jiayun tahu kalau bukan aku yang melakukan ini.
Kamu tahu jelas Jiayun orang seperti apa, apakah kamu masih tidak tahu bagaimana sifatnya? Dia hanya akan mempercayai kenyataan yang dia lihat. Kamu keluarkan bukti. Aku tidak mempunyai bukti. Karena hari ini sudah bertemu denganmu, aku rasa ada beberapa hal yang harus kamu tahu. Jiayun akan segera pergi ke Universitas Cambridge untuk kuliah.
Tapi aku rasa tidak seharusnya aku yang mengatakan ini. Di antara kamu dengan Jiayun, kalau bisa putus maka putus saja. [Pusat Pengendalian Pertahanan Teknis] Ini adalah video cctv nomor empat di pasar grosir pakaian kami. Orang yang memukul itu adalah kakak ketiga Shi, terkenal jahat di tempat kami. Semoga video ini bisa membantu temanmu.
Terima kasih. Sudah datang. Yu Shi. Mencariku? Apakah mendesak sekali? Hal yang sangat penting, kan? Tunggu sebentar. Ada apa? Masalah besar. Penyakit lama direktur Duan kumat lagi. Masalah toilet? Menakutkan tidak? Lihatlah anggaran ini. Kamu lihatlah. Awalnya dia mengatakan merenovasi miliknya. Kakak Ran. Kemari, kemari, kemari. Hal seperti ini, biar aku saja yang lakukan.
Mau berapa sendok? Mau sedikit pahit atau sedikit manis? Mau lebih berat atau lebih ringan? Ada apa ini? – Sudah cukup. – Kamu jangan bergerak. Jangan bergerak, jangan bergerak, jangan bergerak. Jangan bergerak, aku saja. Bagaimana membuat latte dengan krimer? Tambahkan sedikit gula, buatlah segelas latte yang manis. Tidak perlu tambah gula lagi.
Aku setiap melihatmu sudah cukup manis, aku tidak sanggup kalau tambah gula lagi. Kamu begitu mudah puas terhadap aku yang manis seperti ini, apakah bisa lebih mudah sedikit puas terhadap toilet? Ayo diskusi sebentar. Yu Shi mengadu kepadamu? Dia adalah direktur keuangan, wajar memberitahuku hal-hal seperti ini. Aku sudah menghitungnya.
Seumur hidup, orang harus berada di toilet selama tiga sampai lima tahun, jadi lingkungan toilet ini sangat penting. Kamu mempunyai sebuah lingkungan untuk ekskresi yang nyaman dan elegan sangat membantu suasana hatimu seharian. Jadi, ini harus dibuat. Wakil direktur Ouyang. Direktur Yu. Sedang sibuk? Tenang saja direktur Ouyang, kantormu sebentar lagi akan selesai direnovasi.
Kedepannya kita adalah tetangga. Efisien sekali. Hebat. Kamu bukan karena masalah ini? Ingin mendengar sedikit informasi darimu. Mendengar informasi, ya? Tidak masalah. Asal yang bisa aku katakan, aku akan mengatakan semuanya. Lihatlah dirimu, apa yang kamu gugupkan? Hanya masalah kecil saja. Anda katakan. Kamu dengan Su Su dekat sekali. Semua teman kerja tahu ini,
Dari atas sampai bawah semuanya tahu kalau hubunganku dengan Su Su sangatlah baik. Aku menganggapnya seperti adik perempuanku sendiri. Belajar dari direktur Duan, kan? Menggunakan cara kakak adik. Wakil direktur Ouyang. Aku rasa teman kerja sesama perusahaan juga tidak baik membuat candaan seperti ini. Direktur Yu, menganggapku sebagai orang asing.
Aku mempunyai seorang teman di Inggris. Dia membuat barang semacam drone yang digerakkan dengan remote. Dia memberitahuku kalau mereka mengeluarkan sebuah model baru. Sangat hebat, aku juga tidak mengerti. Tapi aku ingat sepertinya Su Su menyukainya bukan? Aku berpikir kalau Su Su menyukainya maka aku akan menyuruhnya mengirimkan kemari, lalu kamu berikan kepada Su Su.
Kalau tidak suka, maka lupakan saja. Suka! Dia sepertinya sangat suka. Kalau suka, maka aku suruh dia cepat kirimkan kemari. Kirim, kirim saja. Baiklah. Hari ini kamu dan direktur Qian membicarakan apa? Kalau aku setiap hari menggunakan toilet yang lingkungannya begitu baik, ini bisa menghangatkan dan membilas bokong.
Lalu mereka menggunakan toilet dengan lingkungan seperti ini, akan seperti apa suasana hati mereka? Kalau suasana hati karyawan tidak baik, bagaimana bisa bekerja dengan tulus untukmu? Jadi aku beritahu kepadamu, hal ini pasti layak, percayalah kepadaku. Tidak layak. Masih mau minum kopi tidak? Kamu minum itu saja, jangan pakai krimer lagi, biar mati kepahitan.
Perusahaan yang terkenal memang berbeda. Membagikan artikel lowongan kerja, sebanyak ini orang yang datang melakukan wawancara. Benar. Dan juga kondisi orang yang diwawancarai tampak lebih bagus daripada sebelumnya. Kali ini harus berterima kasih kepada direktur Ouyang. Baik itu pelatihan maupun kreativitas sampai promosi, dia sungguh sangat membantu. Direktur Ouyang memang hebat,
Tapi direktur Duan juga sangat membantu. Kamu lihat renovasi, mau apa dikasih apa, investasinya juga lumayan besar. Apakah ini semua adalah tukang renovasi yang direktur Duan cari di 58.com? Cepat sekali sudah sampai. Kamu lihat pakaian mereka, alat-alat mereka, profesional sekali. Kali ini Xixi bisa kembali menjabat lagi, aku paling senang. Dan juga direktur Duan
Mengusulkan toilet pribadi. Semua orang menghasilkan uang dengan bahagia. Tampaknya semuanya akan membaik. Halo, permisi tanya Yu Shi, direktur Yu di mana? Di sana. Direktur Yu. Laporan harga kantor dan toilet sudah keluar, kuserahkan kepada Anda. Baik, baik, baik. Terima kasih. Kalau begitu Anda bekerja dulu. Anda segan sekali. Tadi terpotong olehnya.
Kita sudah berbicara sampai mana? Aku bilang, bukankah kemarin kita sudah sepakat menggunakan kesempatan perekrutan karyawan baru kali ini memilihkan seorang suami untukku. Kamu harus membantuku memilih yang bagus. Kebahagiaan sisa hidupku bergantung padamu. [Kantor Duan Ran] Pak, aku tidak ingin meletakkan dinding ini di sini, apakah boleh letakkan ke tempat lain?
Tidak apa-apa, jika Anda mempunyai permintaan beritahu saja kepada kami. Kualitas dan hasil kami dijamin akan memuaskan Anda. Baiklah, kalau begitu dinding ini dirikan kemari. Seluruh dinding pindahkan kemari pindahkan secara horizontal, pindahkan sampai sini. Nanti robohkan dinding ini. Lalu buatkan untukku pintu selebar satu setengah meter model pintu lipat, oke?
Satu setengah meter terlalu kecil, kamu harus buat 1,85 meter. Lalu kamu tidur di dalamnya, terasa sangat nyaman. Bukan, kuberitahu kepadamu. Kalau toilet dibuat dengan pintu lipat, lebih besar sedikit. Setiap hari kamu masuk ke dalam toilet, membuka pintu dan masuk. Berlebihan tidak? Semarak tidak? Apa maksudmu? Kamu ingin meletakkan toilet di tengah kantor?
Kamu sungguh terlalu berlebihan. Atau kamu ingin menggunakan setengah dari ruangan kantor untuk dibuat menjadi toilet? Tidak sampai setengah, hanya 1/3 saja. Kuberitahu kepadamu, toilet sangat penting. Dia harus besar, mewah, toilet ini harus dibuat dengan mewah. Kamu lihat barisan ketiga itu, orang yang sedang merenggangkan pinggangnya, bagaimana? Aku rasa garis ototnya cukup bagus,
Bagaimana menurutmu? Yang memakai topi hijau itu? Bukan, bukan, bukan, yang memakai baju hijau itu? Dia adalah seorang pelatih pribadi. Dia menjadi pelatih pribadi di dalam gym, aku sudah melihat datanya. Kamu harus berhati-hati. Dalam waktu setengah tahun hanya pekerjaan saja dia sudah berpindah enam kali. Kuberitahu kepadamu
Hidup dengan orang yang tidak sabar sungguh sulit. Kalau begitu tidak bisa, aku tidak boleh mencari masalah untuk diriku sendiri. Bagaimana dengan orang yang memakai jas dan berkacamata di belakangnya itu? Rasanya masih muda dan profesional. Dia, ya? Memang muda tapi profesional dari mana? Aku tidak melihatnya sama sekali. Gayanya luar biasa sekali.
Omset perusahaan kita dari Nov.11th mencapai 10 juta yuan lebih, aku membuat toilet, kamu jangan begitu pelit. Itu juga uang yang dihasilkan perusahaan. Aku tidak peduli, aku mau buat. Apakah kamu tahu? Tidak tahu, aku mau buat. Tidak tahu masih mau buat? – Pokoknya aku mau buat. – Tidak boleh. Maaf. Ouyang. Mendengar kalian mengobrol.
Kamu cepat datang, kamu cepat datang. Menurutmu, apakah sebuah toilet, sebuah kamar mandi sangat penting bagi sebuah perusahaan? Tentu saja penting. Sangat penting. Aku pernah mendengar sebuah kutipan yang mengatakan bahwa standar sebuah toilet mewakili standar sebuah perusahaan, benar tidak? Kalau bisa membuat kamar mandi nyaman juga termasuk menyejahterakan karyawan Kamu lihat. Ingin memperhatikan karyawan
Harus dicerminkan dalam hal-hal kecil seperti ini, benar tidak direktur Duan? Benar. Ini mewakili standarku, harus buat yang besar. Perpanjang dinding ini ke luar selebar dua meter lagi. Selebar dua meter lagi, ya? Kalau direktur Duan dan direktur Ouyang merasa anggarannya tidak masalah, tidak apa-apa, kalian buat saja. Aku setuju, buat, buat, buat. Buat!
Bukan, hanya membuat sebuah toilet saja kamu jangan marah. Aku orang yang berhati besar, tidak akan begitu mudah untuk marah. Baik, baguslah kalau tidak marah. Tidak berhenti melihat handphone, bercermin, dan juga membelai rambut. Aku beritahu kepadamu, orang seperti ini sangat pintar berpura-pura. Dia pasti orang-orang yang menulis artikel kecil berisi kata-kata bijaksana.
Setiap malam membuat radio membahas pemikiran untuk para penontonnya itu. Berkata kepadamu bahwa kamu adalah satu-satunya belahan jiwanya, kenyatannya di luar sana belahan jiwanya ada di mana-mana. Kebetulan aku melihat datanya. Yu Shi, sekarang aku mengerti. Maksudmu adalah di dunia ini tidak ada satu pria pun yang cocok denganku. Tidak, tidak, tidak. Kuberitahu padamu ini.
Saat Tuhan menciptakanmu, sebenarnya Tuhan juga sudah menciptakan belahan jiwamu. Mungkin, mungkin dia ada di sebelahmu. Mungkin Tuhan sengaja membiarkanmu tidak menyadarinya tapi setelah berkeliling kemana-mana, siapa tahu nanti kamu akan menyadarinya. Aku menyadari bahwa kamu juga lumayan pintar mengarang, pintar berbicara. Kenapa kamu tidak membuat sebuah radio untuk membahas pemikiran?
Siapa tahu masa depannya jauh lebih bagus, lebih menghasilkan uang dibandingkan menjadi direktur keuangan? Kamu pertimbangkan sebentar. Aku… Aku mengarang? Aku mengarang juga demimu. Kamu pikir mengarang itu mudah? 160 ribu yuan? [Tabel anggaran renovasi kamar mandi] Milik direktur Ouyang normal, tapi anggaran toilet direktur Duan lebih begitu banyak. Perkenalkan dirimu. Panggil saja aku Alan,
Aku adalah lulusan kesenian, berbakat dalam berbagai jenis riasan imitasi. Aku juga mempunyai beberapa penggemar di weibo, sering membagikan beberapa video make-up. Gayaku lebih berani. Penyiar adalah pekerjaan yang selalu ingin aku coba, dan juga aku sangat memahami merek make-up besar maupun kecil dalam dan luar negri. Aku sudah melihat semua video
Yang sebelumnya kamu kirimkan. Datanya tampak lumayan bagus tapi bagaimana dengan situasi penjualan yang sebenarnya? Sebelumnya aku juga pernah menerima promosi toko di Taobao, jadi termasuk mempunyai sedikit dasar. Kalau begitu hari ini sampai sini dulu. Baik. Kami akan menghubungimu kabar selanjutnya. – Baik. – Terima kasih. Bagaimana menurut kalian?
Aku tidak mengerti soal kecantikan, kalian sebagai wanita saja yang memutuskan. Kalau begitu aku berterus terang saja. Aku merasa dia tidak mempunyai potensi menjadi penyiar. Aku sudah melihat videonya. Sangat mengekspresikan diri, tidak ada gaya tersendiri, juga sangat tidak mendekat pada realistis. Sebenarnya, ingin memilih seorang penyiar yang baik yang terpenting adalah penyiar ini
Bisa membuat penonton mempunyai perasaan kalau aku sangat cantik memakai baju ini ataupun barang ini sangat enak dipakai. Di dalam videonya semuanya tidak ada. Benar, benar, benar. Kalau menurutku, merekam video seperti ini atau video tutorial pasti tidak terlalu mirip dengan melakukan live, benar tidak? Tapi aku merasa dasarnya ada di sana,
Jadi menurutku memberinya pelatihan saja sudah bisa, tidak perlu dikhawatirkan. Tidak ada gunanya mengikuti pelatihan. Ini adalah masalah aura dan sifatnya. Kalau kamu ingin menghilangkan sifatnya melalui pelatihan, maka dia tidak mempunyai sifat. Maka siapapun yang melakukan live akan sama saja, tidak ada bedanya. Bukan begitu maksudku, aku bukan ingin menghilangkan ciri khasnya,
Tetapi berharap dia bisa menunjukkan sifatnya, menunjukkan gayanya. Ini sudah zaman apa? Harus berlomba kepribadian, berlomba siapa yang berani melakukan live. Ini memilih penyiar, bukan memilih selebriti. Bisa berkomunikasi adalah nomor satu. Aku, aku merasa… aku merasa kalau bocah ini lumayan. Kalau tidak kita jadikan sementara diterima, sementara diterima, mencari waktu untuk dia mencoba live.
Mencoba live untuk melihat hasilnya. Kalau tidak bagus, baru kita bicarakan lagi. Mencoba live juga tidak boleh. Aku sudah menjadi penyiar begitu lama. Siapa yang bisa, siapa yang tidak bisa, aku bisa melihatnya dengan sekilas. Aku setuju sementara diterima. Aku merasa dia lumayan, beri dia sebuah kesempatan. Sementara diterima? Sementara, sementara diterima saja.
Mau coba live tidak? Baiklah, dua lawan satu, kan? Hebat. Yasudah sementara diterima, dengar perkataan kalian. Ini sudah 13 orang, kalau tidak kita memilih suara untuk menentukan saja. Apa hasil dari pilihan suara, maka seperti itulah keputusannya. Siapapun tidak boleh ada yang keberatan. Boleh, aku setuju. Kita bertiga, satu orang pilih tiga orang, oke?
Aku pilih duluan. Selesai. Duan Ran, giliranmu memilih. Tiga orang. Aku merasa nomor tiga lumayan bagus. Pria kecil juga pernah menjadi bagian penjualan. Terima seorang karyawan laki-laki untuk menetralkan jumlah pria wanita di perusahaan kita. Ini baru satu orang saja, masih ada dua orang lagi. Lalu… Itu… Yang nomor enam… Nomor enam…
Dia tidak begitu cocok, nomor delapan lebih bagus. Nomor delapan memang lumayan bagus. Merupakan lulusan model, mempunyai toko wechat sendiri, lalu popularitasnya bagus, EQ-nya juga tinggi, – boleh diterima. – Bagus, bagus. Aku merasa nomor delapan boleh. Lalu masih ada satu orang lagi. Lalu pilih nomor lima. Kamu menyukai nomor lima?
Itu paling bagus, kukatakan kepadamu. Hari ini yang paling bagus adalah dia, seleramu paling bagus. Sudah selesai memilih. Baiklah. Lumayan bagus. Kita tiga orang, tiga-tiganya serasi, mempunyai satu orang yang kita suka masing-masing. Benar. Lagipula masih ada masa percobaan, nanti tinggal pecat saja siapa yang tidak cocok. Benar. Tekananku memilih suara ini benar-benar besar sekali.
Aku rasa lain kali kalau tidak diharuskan, aku tidak perlu ikut memilih. Direktur Duan, tidak perlu seperti itu, kamu berpikiran terlalu banyak. Kita sedang memilih orang, memilih bakat, Pendapat kita bertiga tidak selaras, ada persimpangan, berbeda dalam estetika, ini sangat biasa. Tapi kita sebagai eksekutif, dalam hal mempertimbangkan situasi pendapat memang sama.
Intinya aku berpendapat seperti itu. Direktur Qian juga berpendapat seperti itu, kan? Aku berpikir seperti itu. Pokoknya berharap kita bertiga tidak salah menilai. Tidak mungkin salah menilai. Tidak mungkin salah menilai. Kalau begitu, seperti ini saja. Baiklah, baiklah. – Baik. – Baik, aku pergi dulu. Sampai jumpa, sampai jumpa. Ya Tuhan.
Tuhanku, memilih suara sangat melelahkan. Turunkan kakimu. Turunkan kakimu! Cepat, cepat, cepat. Ini lucu sekali. Bisakah kamu lepaskan sandal saat naik ke sofa? Sandal ini juga kotor sekali. Tidak kotor, tidak kotor, bersih. Aku sungguh menyerah padamu. Lagipula, setelah kamu datang ke rumahku, kebersihan di rumahku mempunyai peningkatan yang pesat. Sungguhan! Kalau kedepannya kamu pengangguran,
Kamu buka saja sebuah perusahaan manajemen rumah tangga, aku akan memperkerjakanmu waktu jangka panjang. Xixi, apakah kamu bisa gunakan otak kecilmu? Kalau aku pengangguran bukan berarti anda pengangguran juga? Benar, benar, benar. Jiayun, kamu harus semangat bekerja, bekerja dengan giat, jangan menyerah. Menyerah. Tunggu, tidak benar. Kenapa hari ini kamu cepat sekali pulang?
Tidak pergi makan dengan Duan Ran? Jangan ungkit orang itu lagi. Kartu merah. Ceritakanlah, bertengkar lagi? Apalagi kalau bukan masalah renovasi toilet? Dia bertanya padaku, lalu aku katakan padanya, sungguh tidak perlu merenovasi toilet, sungguh tidak perlu. Apakah kamu tahu? Dia malah bertanya pendapat Ouyang di hadapanku. Ouyang itu juga.
Dia juga tidak takut memperbesar masalah dan menambah keributan. Dia langsung mendukung Duan Ran, bukankah ini membuatku seperti orang luar? Lagipula mereka sekomplotan, bekerja sama melakukan kejahatan, membentuk kelompok kecil, ingin melawanku. Seperti itu. Sudahlah, sudahlah, sudahlah. Seperti itu kan? Lihatlah Xixi kita. Kalau mengejek Ouyang menjadi sangat brilian. Kamu juga mulai menindasku. Aku tidak.
Coba kamu katakan dari segi pandangmu, apakah Ouyang kelewatan? Masih ragu? Masalah percintaan kalian, kami tidak berani mengatakannya, juga tidak berani bertanya. Zhang Jiayun, kamu tidak mendukungku. Apakah kamu merasa perkataanku tidak benar? Duan Ran. Apakah aku sekarang tidak harus menjawab teleponnya? Biarkan dia telepon, aku lihat dia bisa telepon berapa lama. Sudahlah, sayangku.
Jangan bersandiwara lagi, jawab saja. – Tidak boleh jawab. – Kalau tidak kamu jawab sepertinya sebentar lagi akan terputus. Cepat, cepat, cepat. Halo, Qian Xixi kecil. Sedang apa? Tidak melakukan apa-apa. Hanya saja sudah mengantuk, ingin tidur. Kamu tadi sehabis rapat langsung pulang. Awalnya aku ingin membawamu pergi ke sebuah restoran yang sangat enak.
Restoran, mencari aku makan. Lupakan saja hari ini, aku tidak lapar, kamu gantikan besok untukku. Apakah kamu marah? Tidak. Aku sangat berhati besar. Lagipula aku tidak akan marah karena masalah pembentukan geng antara kamu dengan Ouyang. Aku sudah tahu pasti Ouyang. Xixi, aku dan Ouyang semuanya sudah berlalu, [sudah berlalu sangat lama, benar tidak?]
Sekarang kami berdua murni hanya hubungan kerja, kamu harus percaya padaku di dalam hatiku hanya ada kamu. Orang lain tidak bisa muat lagi, kalau tidak percaya, aku buka tunjukkan kepadamu. Kamu sudah tahu salah? Besok bawa kamu pergi makan restoran. Kalau begitu sepakat, besok kamu bawa aku pergi. Aku beritahu kamu satu hal lagi,
Aku tidak mau buat toilet di dalam kantor lagi. [Melihat anggaran itu] [lalu juga sudah bertanya tukangnya,] [proses kerjanya memang sedikit besar.] Kesayanganku begitu susah menghasilkan uang, aku tidak boleh boros seperti ini. Aku harus menabungnya. [Tidak apa-apa, tidak apa-apa.] [Jangan bersedih tidak bisa membuat toilet.] Ada apa? Iri sekali. Membuatmu mati keirian.
Aku tidak mau makan sushi itu, apa enaknya nasi putih itu? Tidak enak sekali! Sup itu juga tidak enak, harus dimakan dengan nasi, kalau tidak akan mati keasinan. Masuk! Kamu cepat masuk! Masuk! Iri sekali. Iri sekali. Sombong sekali mempunyai pacar? Iri sekali.