【FULL】Something Just Like This Eps 31【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [We are Young] [Episode 31] Bukankah besok mau bernegosiasi? Ditambah lagi dengan ayahnya sekarang adalah pimpinan bergilir aliansi entitas. Jadi aku datang bernegosiasi dengan mereka, melihat bagaimana mereka bermain denganku. Aku tidak mendengar tentang ini. Aku juga semalam baru tahu. Karena aku tidak mau rugi dan tidak mendapat apa pun,
Sebelah sisi menjalin aliansi dengan mereka, sebelah sisi juga mencelakaiku. Duan Ran bukan orang seperti itu. Aku tahu dia bukan. Tapi belum tentu ayahnya bukan. Bagaimana juga dulu pernah dicelakai olehnya. Omong-omong, kamulah yang mendirikan RUI di awal. Benar. Sudah lama sekali tidak berdiri di sudut ini melihat perusahaan ini. Lumayan rindu juga.
Ayo, duduk di dalam kantor. Baik. Tempatmu ini tidak banyak berubah. Xixi yang suka bernostalgia. Terima kasih. Aku orangnya juga suka bernostalgia. Aku merasa orang yang lama baru imut, barang juga yang lama baru berharga. Kamu jangan berharap lagi. RUI dan aku, keduanya tidak akan mungkin. Menurutmu, kenapa kamu begitu memikat?
Kita bukan orang yang sejenis. Apakah kamu tidak merasa orang yang sejenis tidak bisa bersama? Hanya dengan saling melengkapi baru bisa bersama. Chen Lang. Sebenarnya aku sangat mengagumi kemampuanmu di bidang bisnis, tapi… Mengapa kamu selalu melakukan hal yang buruk? Apakah buruk? Mungkin kata-kata yang kugunakan sedikit berterus terang. Sebenarnya aku sama sekali tidak peduli
Bagaimana orang luar melihatku. Seharusnya kamu tahu bagaimana aku memikirkannya. Aku ingat dulu aku pernah memberitahumu kalau aku tidak ingin menjadi seperti orangtuaku. Hanya menjadi petani dan biasa-biasa saja seumur hidup. Itu bukan kehidupan yang aku inginkan. Kebetulan, kehidupan seperti itulah yang aku inginkan, hidup dengan baik selamanya. Apa maksudmu?
Kamu tidak perlu berpikir terlalu banyak, kita hanya teman, teman biasa. Ini semua tidak ada hubungannya denganmu. Baiklah, karena direktur Duan juga tidak ada, kalau begitu aku pergi dulu. Oh iya, terima kasih untuk airmu. Hati-hati. Oh iya, Jiayun. Sebenarnya ada satu hal yang kurasa boleh mengingatkanmu. Ada apa? Aku tahu kamu sekarang adalah
CEO sementara RUI. Tapi kalau tidak ada latar belakang, maka tidak bisa melakukan apapun. Seharusnya kamu memikirkan saat Xixi baru mengambil alih kantor, bagaimana dia melakukannya. Hartanya ada di rumah kalian sendiri. Edisi khusus jeans barang sisa? Benar. Kakak kelima. Aura Song Erjiang ini sangatlah kuat. Wajahnya selalu datar juga pandai berbicara.
Jadi besok kalau sudah naik ke meja negosiasi harus mempersiapkan mental terlebih dahulu, aura kita juga tidak boleh kalah. Jadi maksud anda, besok saat kita bernegosiasi harus mempertaruhkan semuanya? Resikonya terlalu besar paman Shen, tidak boleh melakukan seperti itu. Paman Shen, aku tahu masalah ini baik pihak anda maupun QE, tidak bagus langsung turun tangan.
Tapi kamu juga bisa memperkenalkan beberapa perusahaan manufakturing yang membuat merek mall untuk aku bertahan beberapa hari. Apakah kamu masih tidak bisa melihat mengapa Song menarik ayahmu pergi ke aliansi entitas? Tidak peduli secara publik atau pribadi, aku dan Duan tidak bisa langsung ikut campur. Baiklah. Aku kemari hanya, hanya… Aku kemari hanya mencoba keberuntungan.
Kalau anda tidak bisa membantu, ya sudahlah, aku coba cari yang lain. Aku dan Duan merasa e-commerce adalah tren masa depan, tapi merintis usaha memang ada tantangan, pengalaman untukmu juga. Semangat. Pengalaman, pengalaman. Aku pergi dulu paman Shen. Lima, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Ada apa? Apakah kamu sudah menemukan caranya?
Juga tidak bisa bilang aku yang menemukannya. Ada orang yang memberitahuku untuk menyuruhku belajar dengan Xixi. Seperti saat dia mencarimu tadi kita buat sekali lagi, bagaimana? Apa maksudmu? Kamu ingin aku lanjut memperbaiki pakaian? Kamu mempunyai kemampuan itu. Dan juga aku rasa kamu adalah orang yang mempunyai mimpi dan pendapat sendiri,
Hanya saja dulu tidak ada kesempatan, kan? Jadi mungkin saja keadaan krisis kita ini adalah sebuah kesempatan untukmu. Dibandingkan kita di sini khawatir dan menganggur, lebih baik kita gunakan kesempatan ini, membuat mimpi menjadi nyata. Bagaimana menurutmu? Menurutku sangat bagus, kamu pasti bisa. Pimpinan Song, apa maksud anda ini? Chen, kita berterus terang saja.
Sekarang aliansi live kalian sudah sebagian besar orang yang menandatangani perjanjian ini. Kalau kamu tidak ingin perusahaanmu tutup setelah negosiasi, maka kamu pertimbangkan lagi. Pimpinan Song sungguh berterus terang. Tapi bukankah ini mau menggunakan subsidi untuk mengahancurkan kami? Bukan. Aku ini sedang meminta hidup dengan kalian semua. Meminta hidup. Anda ini mana sedang meminta hidup?
Jelas-jelas ini ingin mempermainkan kami, ini menginginkan kami mati. Negosiasi masih belum dimulai sudah mengeluarkan perjanjian seperti ini, apa maksud anda? Anak muda, jangan marah-marah, duduklah. Duduk dan dengarkan perkataanku sampai selesai. [Perjanjian Kerja Sama Bagi Hasil] Dua tahun belakangan ini, online berkembang pesat. Apakah kamu tahu entitas kami
Sudah menanggung berapa banyak kerugian dan tekanan? Jadi ini sudah saatnya kita semua bersama-sama menyelesaikan dendam ini. Teman yang tadi itu. Kuberitahu kepadamu, dia menggenggam rantai suplai kosmetik terbesar di seluruh provinsi Fujian. Kalau kita bisa mendapatkannya maka Nov.11th ada harapan. Tidak disangka sekali orang itu. Dia hebat sekali. Benarkah?
Direktur Duan, kenapa kamu bisa ada disini? Kenapa aku tidak boleh berada disini? Masih marah denganku? Pesanlah apa yang mau kamu minum, aku traktir. Sungguh tidak perlu. Sekarang aku sungguh tidak berani mempunyai sedikit pun hubungan denganmu. Anda lanjut minum, kami pergi dulu. Jangan, jangan, jangan. Direktur Duan. Aku masih ingin mengatakan sesuatu kepadamu.
Ada apa? Bagaimana kalau aku mewakilkan aliansi pakaian berbincang sebentar denganmu? Online berkembang pesat, offline turun drastis, ini adalah masalah zaman, apa hubungannya dengan kami? Bukankah anda ini sedang memperhitungkan dendam pribadi? Aku sudah mengerti, pimpinan, anda sedang menggunakan hal ini memberi kami pelajaran kejam. Kalau begitu anggap saja kalian membayar uang sekolah.
Kami dengan senang hati membayar uang sekolah, bersedia membayar uang sekolah untuk rekan lama, tapi tidak boleh seperti ini. Ini namanya memaksa jual-beli. Ini untuk kebaikan kalian. Kami aliansi pakaian dan aliansi entitas mengalami keterikatan, bukankah ini dipaksa oleh ketidakberdayaan? Yang terpenting, siapa yang mau melepaskan uang, benar tidak direktur Duan?
Sebenarnya apa yang ingin kamu katakan? Aku prediksi kamu masih sedang kebingungan. Kebetulan hari ini kita sudah bertemu maka aku beritahu saja kepadamu. Sekarang aliansi entitas sedang berencana menjalankan sebuah tindakan. Mereka berencana menggunakan uang subsidi untuk menghancurkan aliansi live kalian. Anak muda. Apakah kamu hari ini seharian tidak melakukan apapun
Hanya berkeliling santai di luar? Jika ini adalah toko online, rantai suplai platform lainnya, sekarang ini harusnya adalah saat-saat paling sibuk dalam setahun. Jumlah penjualan beberapa hari ini, bisa saja adalah jumlah penjualan mereka selama setengah tahun lebih benar tidak? Aku juga tahu makna pemberhentian kerja bagi kalian. Perusahaanmu berjalan, uang masuk dan keluar,
Setiap detik setiap menitnya uang mengalir pergi begitu saja. Jadi, asalkan kamu menandatangani perjanjian ini, aku akan menjamin, aliansi pakaian tidak hanya langsung memberi barang, juga akan memberi kalian potongan harga sebagai kompensasi. Kamu bisa memanfaatkan mereka yang masih tutup untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Jadi negosiasimu di sini masih belum dimulai, teman-temanmu yang lainnya
Sudah lari ketakutan. Direktur Mu, ini bukan masalah kecil, perkataanmu ini sungguhan atau tidak? Sungguh! Kalau tidak percaya, tanya saja mereka. Direktur Duan, pokoknya aku sebagai teman ini sudah memberitahumu. Aku tahu perbuatanku sebelumnya juga tidak benar, anggap saja ini permintaan maafku kepadamu. Terima kasih, direktur Mu. Direktur Chen adalah orang pintar, jadi pertimbangkanlah.
Aku masih ada urusan, harus pergi dulu. Aku dengar akhir-akhir ini kamu lumayan akrab dengan tuan muda QE keluarga Duan. Aku hanya bisa mengingatkanmu, kalian bukanlah orang yang berada di dunia yang sama. Jangan pindahkan yang terlalu berat, hati-hati pinggangmu terkilir. Tidak apa-apa kepala toko. Dulu aku di kantor juga sering memindahkan barang yang berat,
Hal kecil saja, sudah biasa. Di mana Lu Hui? Dia ada urusan keluar dulu, sebentar lagi akan kembali. Alangkah baiknya kalau Lu Hui setengah sepertimu. Tidak suka membaca juga tidak suka belajar. Suka bermalas-malasan bekerja. Kepala toko, kamu berbicara seperti ini akan membuat hatinya tidak enak. Aku mengatainya demi kebaikannya. Sebaliknya kamu, tekun dan giat
Dan juga sangat berempati. Aku bisa mendapatkan karyawan sebaikmu adalah keberuntunganku. Aku bisa bertemu kepala toko sebaikmu juga keberuntunganku. Kepala toko. Aku ingin bertanya kepadamu. Di dalam gudang kita ada sangat banyak barang sisa menumpuk, bagaimana menanganinya? Ini semua ya? Perusahaan setiap minggu akan menyuruh mobil datang mengambilnya. Sebanyak ini? Bisa dibawa kemana?
Untuk apa kamu bertanya ini? Kantorku dulu juga sering menjual barang sisa jadi aku mempunyai perasaan yang berbeda terhadap barang sisa. Ini semua diatur oleh perusahaan aku hanya bertanggung jawab untuk serah terima, hal yang lainnya aku juga tidak tahu. Kamu mau duduk di mana? Kamu mau duduk di mana? Eh, eh, eh, eh, eh.
Eh apa eh? Bukankah kamu bilang terserah mau duduk di mana saja? Bicarakan masalah yang serius. Apakah kamu tahu masalah tentang aliansi entitas mau memecah-belah kita? Aku sudah mendengarnya. Menurutmu situasi sekarang begitu tegang, aku sungguh sedikit khawatir bagaimana kalau negosiasi gagal? Kalau gagal kita juga tidak boleh ditekan oleh mereka, tidak boleh begitu pasif.
Paling tidak, mulai ke depannya kita tidak memasok barang dari mereka lagi. Kalau tidak memasok barang dari aliansi pakaian, jadi mau dari mana memasok barang? Kembali ke pasar grosir lagi? Bukankah itu langsung mengembalikan kita ke wujud asli? Bagaimana mau menjual barang seperti itu di Nov.11th? Bukan Chen Lang, jadi maksudmu apa?
Kita membiarkan mereka menyembelih kita? Aku juga tidak mengatakan membiarkan mereka menyembelih kita. Aku merasa sekarang waktunya tidak tepat, lebih baik kita mengubah pemikiran kita, biarkan mereka menentukan harganya. Kita lewati kendala Nov.11th ini dulu, nantinya baru kita melawan lagi, menurutku juga belum terlambat. Besok sudah mau naik ke meja negosiasi, apa sikapmu sekarang ini?
Bimbang dan ragu. Kamu jangan mengacau di saat-saat penting seperti ini. Aku tidak mengacau, aku hanya mengatakan pendapatku saja. Kita berdua juga bukan orang sejenis. Di antara orang dengan orang semuanya berbeda, semuanya bukan orang sejenis. Sekarang kita mempunyai tujuan yang sama,kan? Keyakinan yang sama, kenapa tidak bisa bekerja sama? Bukan, lihatlah gayamu ini,
Pantas saja Jiayun tidak menyukaimu. Kamu… Ada apa? Kak, Xiao Xiao mogok kerja. Dia bilang sekarang tidak ada barang yang bisa disiarkan, daripada tinggal di sini lebih baik pulang menyusui anak. Sembarangan, di mana dia? Di sana. Oke tidak? Kalau begitu malam makan lebih banyak sayur. Ibu kerja dulu. Kamu cium ibu dulu.
Kak Xiao, baru selesai menelepon anak? Kakak kandungku, kamu jangan menakuti Chen Lang aku penakut sekali. Bagaimana kalau kamu tidak bekerja? Kamu adalah penyiar medali emas kantor kita, mesin gerak abadi kantor, semuanya mengharapkanmu. Apakah kamu tidak lulus pelajaran fisika SMP? Di dunia ini mana ada mesin gerak abadi? Direktur Chen, aku bukan menakutimu.
Menjual barang kios, aku tahan. Menjual popok, aku juga sudah menahannya. Tapi membuat edisi khusus popok, bukankah terlalu kelewatan? Kamu mau aku bagaimana menyiarkannya? Sayang sekalian lihatlah kemari di sini ada seorang bayi, memakai popok seharian tidak akan membuat pantat merah. Kamu mau aku bagaimana menyiarkannya? Menurutku bukankah ini lumayan bagus? Xiao Xiao,
Kita keluar untuk menghasilkan uang bukan untuk menghasilkan muka. Kalau menyiar seperti itu lagi, penggemarku pun akan melahirkan bayi. Siklus ekonomi juga tidak bermain seperti itu. Pusing. Duan Ran. Apa yang kamu pikirkan? Jelas-jelas kamu tahu aku tidak suka makan bawang bombay malah memesan bawang bombay. Aku langsung terbangun begitu mencium bau bawang bombay.
Kalau begitu kamu makan, nanti jangan dekat-dekat denganku. Ya sudah kalau jangan dekat. Ada sesuatu. Ayo, ceritakan kepadaku. Siapa yang mengganggumu? Aku ada sesuatu apa? – Tidak ada apa-apa, sangat senang. – Kamu pasti ada sesuatu. Jangan membohongiku, katakan yang jujur. Apakah kantor ada masalah? Atau Nov.11th sudah mau datang mengalami masalah?
Juga tidak ada. Aku hanya takut. Kamu lihat, Nov.11th kali ini, kami menghabiskan begitu banyak waktu melakukan begitu banyak kerja keras, bagaimana kalau nantinya gagal? Berikan tanganmu kepadaku. Letakkan di atasnya. Kita berdua tinggal di pedesaan. Kamu membajak sawah, aku menenun. Kita berdua melewati kehidupan seperti sepasang dewa-dewi. Sungguhan? Tentu saja sungguhan. Palsu!
Apa yang kamu pikirkan? Bagaimana mungkin sungguhan? Apakah kamu tidak tahu sekarang seberapa mahal harga tanah di pedesaan? Kehidupan pedesaan ini hanya mimpi, dongeng. Semua yang ada di dongeng hanyalah bohongan, tidak mungkin sungguhan. – Benar, perkataanmu benar. – Hadapi kenyataan. – Hmm. – Mari. Katakanlah, apa yang kamu tutupi dariku?
Sungguh tidak apa-apa, sungguh tidak apa-apa. Baiklah kalau kamu tidak mau mengatakannya. Tapi ada satu hal yang harus kamu tahu. Tidak peduli kantor mengalami masalah apa, tidak peduli kamu menghadapi masalah apa, aku akan selalu ada di sisimu menemanimu. Yang ini sungguhan. Aku sudah tidak bisa membedakan perkataanmu yang mana sungguhan yang mana palsu.
Aku akan selalu menemanimu. Aku anggap kamu sungguhan. Karena sungguhan maka kamu tunjukkan tekadmu. Meskipun menunjukkan tekad, aku juga tidak akan makan bawang bombay. Kalau kamu makan bawang bombay, maka aku percaya ini sungguhan. Kalau begitu kamu suap aku. Tunggu, tunggu. Sebelum aku makan, aku tiba-tiba teringat sesuatu. Sungguhan, aku berbicara serius.
Saat aku bekerja di toko, aku menyadari akhir-akhir ini barang sisa Poporo langsung dikirim ke kantor pusat untuk ditangani, tidak dijualkan. Kalau tidak dia jual, bagaimana dia menanganinya? Aku juga merasa sangat aneh. Menurutku boleh diselidiki lihat apa yang ingin mereka lakukan. [Saat seberkas cahaya memasuki sudut Xiamen ada sekelompok orang yang menikmatinya] [Cahaya]
Semuanya sudah berkumpul, kan? Kalau sudah ayo kita mulai saja. Hari ini mengumpulkan kalian semua disini tidak bermaksud menyerang atau menekan siapapun. Aku ingin menceritakan sebuah fenomena terlebih dahulu. Setahun belakangan ini, aku sering melihat tamu datang mencoba baju, mencoba sepatu di mall offline. Tapi setelah mereka selesai mencobanya, mereka tidak membelinya.
Apakah kalian tahu mereka membelinya dimana? Online. Perhiasan anting ini cantik sekali bukan? Dia sangat berkilau. Ini adalah krisis dan tekanan yang sedang di hadapi entitas kami. Perusahaan live membuat diskon sembarangan, membagikan kupon, menyebabkan toko offline kehilangan banyak tamu. Jadi negosiasi hari ini, permintaan kami sangat sederhana, yaitu menyamakan harga ritel. Sekarang malah bagus.
Perfoma penjualan toko selama setengah tahun tidak sebanyak penjualan live online selama satu jam. Kamu lihat sebentar. [Penanganan Barang Poporo] Barang sisa di sistem kita mengapa tertera dibatalkan? Bukankah seharusnya pengembalian? Xixi, mengapa barang sisa ini bisa begitu memikatmu? Masih mempermasalahkannya? Sejak hari pertama aku di sini, kepala toko menyuruhku mengerjakannya seperti itu.
Ini adalah peraturan, jangan kamu tanyakan lagi. Akhir-akhir ini Nov.11th segera datang. Benar. Meskipun pihak e-commerce memimpin tren belanja tapi kita sebagai entitas ini juga ingin mendapatkan bagian. Hari ini aliansi entitas kita bergabung dengan aliansi e-commerce dan juga aliansi live mempersipakan negosiasi tiga pihak. Benarkah? Kalau begitu ini adalah hal baik. Tentu saja.
Kalau begitu tidak perlu lagi mencemaskan performa penjualan disini. – Benar. – [Maaf, nomor yang anda tuju sedang] [Maaf, nomor yang anda tuju sedang tidak bisa dihubungi,] [cobalah beberapa saat lagi.] Direktur Song,aku berbicara sedikit. Aku merasa perkataan anda tadi sangat benar, tapi anda melupakan satu poin. Aku sudah melakukan penyelidikan.
Sebenarnya pada dasarnya mall entitas sekarang, setiap tahun atau pun setiap setengah tahun, setiap tiga bulan akan mengadakan kegiatan perayaan toko. Dan juga kekuatan diskon perayaan toko ini sangat besar. 50%, 70% bisa dilihat di mana-mana. Dan juga sekarang ada banyak mall bermerek mempromosikan keanggotaan. Kalau membuat anggota mall ini maka semua produk
Akan didiskon 10%-20%. E-commerce kami dulu ada banyak festival, Nov.11th, Dec.12th, ulang tahun JD.store. Mall entitas juga mulai mengikuti kami mengadakan promosi dan kegiatan. Sebenarnya setelah macam-macam ini dihitung, aku menyadari kalau kekuatan diskon mall entitas tidak lebih sedikit dari kami. Mall mengadakan kegiatan itu untuk menolong diri sendiri. Diskon kalian begitu besar,
Tentunya promosi kami juga banyak. Kita ini sedang berbisnis, bukan berbuat amal. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan. Semua orang di sini adalah pemula bisnis, semuanya adalah anak muda. Aku juga pernah muda, aku bisa mengerti. Melihat berbagai hal di tahap awal, mudah fokus pada apa yang di depan mata.
Jadi hari ini aku menyarankan mau menyamakan semua harga pasar karena mempertimbangkan dari berbagai sisi. Aku juga berharap semua orang bisa tenang, mempertimbangkan hal ini dengan serius dan baik. Akhirnya sudah tahu harus mamakai baju dengan rapi. Tentu saja. Kepala gedung sudah pernah mengingatkanku, tentunya aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.
Tidak terlihat ternyata kamu adalah orang yang mengikuti aturan. Aku melihat berita kumis di internet, mengatakan kalau perusahaan kalian menjual barang palsu demi mendapatkan uang haram, membuat seorang gadis yang tidak bersalah menjadi tumbuh kumis. Ini juga rumor di internet, belum tentu benar, kan? Kalau kamu sungguh tidak bersalah,
Juga tidak akan menjadi asisten servis di sini. Menjadi asisten servis karena aku sendiri menyukainya, ini adalah pilihanku sendiri. Tidak ada hubungannya dengan perusahaan yang dulu. Hari ini toko baju di sebelah baru dibuka, masih tidak cukup orang, kita semua berada di lantai yang sama, kamu pergi bantu menyetrika baju,
Meletakkannya di rak atau yang lainnya. Kepala gedung, begini. Toko kami hari ini juga tidak ada orang, kamu izinkan aku pergi bersama Xixi, ya? Tidak perlu, tidak perlu. Aku pergi sendiri saja. Kepala gedung, maaf sekali. aku rasa mereka berdua satu pun tidak ada yang boleh pergi. Hari ini manajer wilayah kami
Akan datang melakukan pemeriksaan. Menurutmu, kalau mereka berdua pergi lalu hanya tersisa aku seorang di toko, ini tidak terlalu baik, kan? Maksud kalian tidak mau membantu? Kepala gedung, tolong mengertilah. Kalau manajer sampai terabaikan, siapa yang bisa menanggung kesalahan ini? Sungguh maaf sekali, kepala gedung. Aku adalah karyawan Poporo,
Aku harus menjaga urusan toko kami dulu. Maaf. Hati-hati kepala gedung. Kamu lihat kepala gedung marah sekali. Kalian berdua membantu sekali. Direktur Song, aku sangat setuju dengan pandangan anda, keuntungan bersama. Hari ini kita bernegosiasi, tujuannya adalah sebuah keuntungan bersama. Tapi hanya dengan semuanya saling menguntungkan, saling mengalah, barulah punya kesempatan untuk saling mendapatkan uang.
Kami juga bukan tidak mau mengalah sedikit pun. Menyamakan harga, aku bisa melakukannya. Tapi harus ada sebuah batas waktu. Apa batas waktunya? Semua produk baru yang dirilis setelah seminggu atau 10 hari, 15 hari, kita bisa membicarakannya nanti. Dalam jangka waktu ini, kami bisa mematuhi menyamakan harga. Setelah dirilis sepuluh hari
Perbolehkan kami mulai membagi kupon. Setelah melewati jangka waktu ini dan juga produk di luar musim harus memperbolehkan kami menggunakan kupon. Direktur Duan kecil. Kamu ini tidak tulus. Konsumen sekarang ini pintar sekali. Kalau seperti yang kamu katakan, aku bisa menjamin dalam 3 bulan jumlah penjualan semua produk di minggu pertama akan menurun 50%.
Semua orang tahu kalau akan ada diskon nantinya, siapa yang akan membeli barang di minggu pertama? Masukkan ke keranjang dan tunggu saja. Direktur Song, seharusnya kamu sangat mengerti sebagian besar anggota di dalam aliansi entitas adalah mall berkelas atas. Konsumen-konsumen yang menunggu diskon baru membeli barang bukanlah target kalian, mereka bukanlah daya beli paling kuat.
Hari ini kita datang ke sini untuk bernegosiasi, sebenarnya demi sesuap nasi untuk diri sendiri, jadi ini adalah pengalahan kami yang terbesar. Makanya aku mengatakan kamu tidak tulus. Kenapa perusahaan aliansi lainnya selain RUI bisa menerima persyaratan menyamakan harga ini, hanya kamu saja yang tidak bisa. Tidak mungkin. Aliansi live kami sampai saat ini,
Sampai detik ini tidak ada menyampaikan sikap atau pendapat. Benar bukan? Apakah kamu sudah menyetujuinya? Apakah kalian sudah menyetujuinya? Direktur Duan. Aku merasa kita boleh mencoba berdiri di posisi aliansi entitas untuk mempertimbangkannya. Sejak kapan kamu bisa belajar mempertimbangkan dari posisi orang lain? Ayahmu masih belum berbicara. Apakah kamu ingin berkhianat lagi?
Semuanya, sudah waktunya makan siang. Kalau tidak begini saja. Makan siang dulu, istirahat siang sebentar. Kalian semua cerna lagi topik rapat yang dibicarakan tadi. Lalu sore nanti kita lanjut rapat lagi, apakah kalian setuju? Baiklah. Setelah memindahkan kotak ini, nanti kembalilah dan pindahkan itu semua. Banyak sekali. Pak. Barang sisa kita begitu banyak
Apakah mau dikirim kembali ke kantor pusat Poporo? Kantor? Bukan. Tunggu sebentar, tunggu sebentar, tunggu sebentar. Kalau begitu mau dikirimkan kemana? – Dikirimkan ke luar kota. Luar kota. – Xixi. Apakah kamu adalah buku sepuluh ribu mengapa? Kenapa pertanyaanmu banyak sekali? Kepala toko, tadi supir itu mengatakan
Kalau barang sisa kita mau dikirimkan ke luar kota, untuk apa dikirimkan ke luar kota? Kamu harus tahu, penjualan barang sisa pasti harus didiskon. Ini akan mempengaruhi sistem harga kita juga akan merusak citra merek kita. Tapi supir tadi mengatakan bukan dikirim ke kantor pusat. Bukankah aku sudah mengatakan
Bahwa ini bukanlah hal yang harus kita urus. Cepat pindahkan barang. Kemari, kakak ganteng, kakak ganteng, kemari. Bukan, maksudmu tadi itu apa? Chen Lang, kamu duduk di depan meja negosiasi tanpa mengatakan sepatah kata pun, apa yang kamu lakukan? Juga belajar mempertimbangkan untuk aliansi entitas, kamu ini sedang bercanda?
Duan Ran, kamu bisa tidak jangan kekanakan? Ini adalah negosiasi. Aku kekanakan? Kamu tidak berbicara saat negosiasi, aku yang kekanakan? Chen Lang, bisa tidak kamu jangan berpura-pura lagi. Kamu beritahu kepadaku saja, keuntungan apa yang diberikan aliansi entitas kepadamu? Persyaratan yang aliansi entitas usulkan kepadaku sama persis dengan semua orang.
Kalau sama persis, apa yang terjadi kepadamu? Tiba-tiba berubah. Duduk di samping menjadi penonton, ya? Kalau kamu lebih cepat mengatakan kepadaku, maka aku akan menerimanya. Kita sudah sampai disini, sudah mulai bernegosiasi. Kalian menempatkanku di atas menyuruhku untuk berbicara, berikan sikap kalian kepadaku, ucapkanlah sepatah kata. Duan Ran, kami hanyalah usaha kecil,
Kami sudah tidak tahan lagi. Setelah aliansi entitas mempersulit, seberapa sulit hari-hari kita semua, kamu tahu, aku juga tahu. Tapi kondisi kita berbeda. Di bawahku ini masih ada teman-temanku yang memperjuangkan sampai saat ini meratap menungguku memberi makan untuk mereka, semuanya ingin bisa mempunyai kehidupan yang lebih baik. Sekarang siapa yang tidak ingin?
Aku sekarang seperti itu, siapa yang bukan? Perusahaanmu masih ada banyak orang, lalu apakah perusahaanku tidak ada orang? Perusahaanku juga masih ada banyak orang menungguku memberi mereka makan. Sekarang ditambah kamu lagi, ditambah beberapa bos perusahaan live itu, kalian sudah mempercayakannya kepadaku, aku mengangkat kalian di atas bahuku, ini adalah tanggung jawab. Aku sudah menahannya,
Saat giliran kalian, kalian malah tidak berbicara. Sekarang siapa yang bukan menahannya seperti itu? Duan Ran, kamu dan aku berbeda. Kalau kami mati, maka kami akan mati. Begitu ditiup angin langsung hilang. Kamu berbeda, kamu masih mempunyai ayahmu dan masih ada QE di belakang. Apa yang kami miliki? Apakah kami berani?
Apa yang berbeda denganku sekarang? Hari ini kita duduk di meja ini, apa yang berbeda? Kita berada di situasi yang sama. Benar, ayahku duduk di sana, tapi apa gunanya? Apakah dia membantuku berbicara? Apakah dia ada mengucapkan sepatah kata? Kalau menurutku, perusahaan kecil seperti kami melawan aliansi pakaian pasti akan gagal.
Kamu masih beruntung ada ayahmu duduk disana. Kami punya apa? Kami tidak memiliki apa-apa, kami tidak sanggup bermain. Memiliki waktu ribut denganmu, lebih baik aku pergi ke pasar memasok barang lagi. Chen Lang. Teman. Sekarang bukan waktu kita untuk bertengkar, kalau sekarang kita tidak bersatu maka kita semua celaka. Semua teman-teman di kantor akan celaka.
Kamu pikirkan baik-baik. Kamu kembalilah denganku, kita bekerja sama, kita bicarakan dengan mereka, minta kembali barang kita. Itu adalah milik kita. Teman. Duan Ran. Aku tidak mau makan lagi. Aku juga tidak mau ikut rapat lagi. [Cahaya] [Saat seberkas cahaya memasuki sudut Xiamen ada sekelompok orang yang menikmatinya] Semua orang sudah berkumpul?
Kalau sudah maka mulailah. Karena hanya ada RUI seorang, maka jangan menghabiskan waktu lagi. Kita ikuti aturan lama, yang minoritas harus mengalah dengan mayoritas, oke? Biarkan aku menyampaikan sepatah dua kata. Hui Lui sayang, aku beritahu donat rasa stroberi yang kamu mau sudah habis, aku belikan rasa vanila lumayan enak juga, hampir sama.
Tunggu aku sebentar, aku segera naik. Minuman. Terima kasih. Xixi? Kenapa kamu bisa datang bekerja di sini? Bukankah kemarin aku dengar masalah kumis itu sudah diselesaikan? Memang sudah selesai tapi aku tidak ingin kembali, tidak ingin menjadi CEO. Setiap hari tidak perlu mencemaskan arus kas, gudang, rantai suplai lagi. Aku sangat menyukai
Perasaan senang dan santai seperti ini. Tapi sekarang masih tidak bisa menganggur, nasib si gila bekerja. Tidak bisa berbuat apa-apa, memang nasib si gila bekerja. Kalau sekarang menganggur aku juga tidak terbiasa. Ada apa denganmu? Biasanya sibuk sekali, handphone tidak pernah lepas dari tangan, kenapa hari ini bisa mempunyai waktu untuk berkeliling? Sudah mengundurkan diri.
Tidak tahu? Apa yang terjadi? Aku dan ibu Yangyang sedikit berbeda pendapat, pemikiran sedikit berbeda di bagian pekerjaan Yang Yang. Tapi, karena Yang Yang terluka di tempatmu, jadi aku tidak bisa menyalahkan sekarang dia bergantung pada ibunya. Apa hubungan masalah ini denganku? Aku mengenal Yangyang begitu lama, kamu adalah wanita pertama kutemui
Yang bisa membuatnya jatuh cinta.