【FULL】Something Just Like This Eps 30【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [We are Young] [Episode 30] Kamu pakai parfum yang freesia itu? Aku mau pergi kencan buta. Ibuku dari minggu lalu sampai sekarang tidak berhenti mendesak. Hari ini aku harus pergi satu kali. Tetapi sekarang waktu bekerja, bagaimana dengan ruang kendali pusat jika kamu pergi? Jiayun, maksudku lihatlah sekarang Ruangan Live
Tidak ada yang perlu disiarkan. Aku juga sudah menutup komputer di ruang kendali pusat. Kita masih bisa hemat listrik. Benar juga. Memang sekarang tidak ada yang memerlukan kemampuanmu. Baiklah, pergilah. Semangat! Semangat! Minggu ini istirahatlah dengan baik-baik. Tidak ada yang perlu dibanggakan lagi. Ke mana nanti? Kembali ke RUI? Jadi? Kondisi sekarang sudah sangat kesulitan.
Segera kembali untuk memikirkan cara. Siapa yang tidak kesulitan? Aliansi pakaian ini malah memilih saat seperti ini untuk membuat masalah. Mereka tidak bodoh. Apa kondisi sekarang? Siapa yang tidak tahu Nov.11th menghasilkan uang? Mereka ini dinamakan bertindak dengan mencari titik utama. Mereka langsung menekan kamu di sana. Apaan yang bertindak dengan mencari titik utama?
Ini namanya mencelakai diri sendiri. Jika hari ini bukan demi merebut baju, aku juga tidak perlu menderita, sungguh menyedihkan. – Halo. – [Direktur Duan.] [Apa sudah menghubungi?] Sekelompok orang itu sungguh tidak bisa diandalkan. Mereka bilang kita tidak bisa diandalkan, [atau tidak mau membahasnya.] Aku tidak mengerti pemikiran mereka. Apa kondisi sekarang?
Kamu di saat ini jika tidak segera bersatu melawan saingan dari luar, bagaimana kamu melawan orang? Aku mengatakan seperti ini, tetapi mereka sama sekali tidak mendengarnya. Jadi bagaimana? Kalau begitu, perusahaanku ini juga tidak bisa dinamakan aliansi. Aku tidak memiliki aliansi, apa yang kupakai untuk bernegosiasi dengan orang? Bukankah sama saja?
[Sekarang aku bahkan tidak ada hak untuk bernegosiasi dengan orang.] Sudahlah, nanti baru bicarakan lagi. Apakah kamu melakukan aliansi live? Di lingkungan sekarang, jika industri siaran langsung tidak bekerja sama dan tidak bersatu, maka kamu tidak bisa melawan orang. Tidak mungkin, ini adalah kabar bagus. Kenapa mereka bahkan tidak memberi muka kepada kamu?
Siapa bilang bukan kabar baik? Tempo hari, aku mencari ruang rapat dahulu, kemudian mengundang semuanya dengan hormat, menyajikan makanan dan minuman bagus. Ketika aku berbicara di depan, aku membujuk dengan baik hati dan tulus. Tapi tidak ada yang mendengar dan memedulikanku. Aku ingin mendengar bagaimana kamu mengatakannya. Apakah kamu mengatakan dengan lapang dada, ambisi besar,
Lalu menggambarkan cita-cita kepada mereka? Kalian orang sukses berkelas ini selalu melakukan kesalahan ini. Menghadapi orang seperti ini, kamu tidak boleh mengatakan ini padanya. Kamu harus mengatakan kenyataan padanya, harus mengatakan uang. Masalah ini juga belum kulakukan, uang apa yang kubahas dengannya? Uang dari mana? Anda ketua preman, berikan aku sebuah ide.
Aku kepala preman, kamu tuan muda. Aku tidak bisa memberi kamu ide, kecuali kamu meminta maaf padaku. Kamu tidak senang karena dikatakan preman. Terserah bantu atau tidak. Jangan menggunakan taktik ini. Tidak ada gunanya. Apa kondisi sekarang? Saling keterkaitan. Jika tidak, semuanya diskon bersamaan. Jika membahas saling berkaitan. Baik. Karena saling berkaitan, aku membantu kamu.
Sungguh sakit. Aku sangat iri dengan putri di game ini, punya begitu banyak baju. Betapa baiknya jika ada begitu banyak baju bisa kita jual. Jangan harap. Jika siapa pun bisa menjadi putri, siapa masih menjual baju? Lihatlah aku. Pagi hari ini menjual bebek itu, bebek tidak terjual banyak, tenggorokan sudah sangat sakit.
Aku bukan merasa sulit, hanya saja spicy gluten itu terlalu tidak enak. Jika kita Nov.11th tidak mendapat hak masuk ke area internal, maka semua ini sia-sia, tidak menghasilkan uang. Kali ini semua perusahaan live memiliki kesulitan. Ngomong-ngomong, apakah tadi Su Su sudah absensi dan pergi? Keluarga Su Su menyuruh dia kencan buta lagi.
Dengar kabar dari perusahaan asing, satu bulan ratusan ribu Yuan. Jika begitu terus, aku lebih baik menikah saja. Kamu boleh mencari bebek biru, kemudian melahirkan bebek hijau. Kakak kelima, kuberitahu kamu sekarang aku sangat mengkhawatirkan diriku. Sekarang setiap kali aku pulang dari kerja, aku masih harus menyiarkan makanan, untuk uang tambahan.
Bahkan aku harus numpang mandi di gym. Lihatlah, hanya menjual baju, kini baju juga harus direbut. Tidak masalah jika rebut, tapi kamu tidak berhasil merebut. Apakah kancing kalian ada yang lepas? Aku bantu kalian menjahitnya. Kak, apakah kita benar-benar memutuskan bergabung dengan aliansi live Duan Ran? Bukankah sebentar lagi mau makan bersamanya?
Hari ini bantu aku memantau di perusahaan. Tidak masalah. Namun aku sedikit tidak tenang. Tidak tenang apa? Aku… Bergabung dengan aliansi live adalah hal bagus, dan aliansi pakaian juga sudah tidak bisa mempersulit kita. Kemudian, lebih perhatikan kualitas produk perusahaan. Kedepannya kita tidak boleh mengambil stok di sana lagi.
Barang di pasar grosir ini tidak bisa lagi. Kita harus punya perbedaan terhadap beberapa perusahaan rendahan itu. Sekarang kita berada di jalur yang sama dengan Duan Ran. Jadi bagaimana? Kondisi setiap waktu berbeda. Paling penting adalah bisa mengetahui jelas jalur dua sisi, agar bisa mempermudah kita menilainya. Ternyata begitu. Aku mengira,
Kamu melihat Zhang Jiayun ditindas, jadi ingin menolongnya. Memang harus menolongnya. Bekerja sama dengan Duan Ran, kedepannya kesempatanku bertemu dengan Jiayun akan semakin banyak. Kalau begitu semangat. Kali ini berjuang mendapatkan kakak ipar. Oh ya, nanti kamu ke bagian gudang membereskan sebentar. Lihatlah apakah bisa kumpulkan stok satu mobil. Nanti kita berikan kepada RUI.
Apa? Berikan… berikan kepada mereka? – Kenapa? – Aku… Kamu tidak melihat betapa menyedihkannya Jiayun semalam, kan? Dia sudah begitu menyedihkan, sepotong baju juga tidak berhasil mendapatnya. Lagi pula sekarang bukankah kita bekerja sama dengan RUI? Jika memberikan mereka, bukankah terlihat sedikit tulus? Kenapa jika membantu Kakakmu? Baik, baik, aku pergi menyiapkan dan mengantarkan sekarang.
Cepat pergi. Berapa luas rumah? Di area apa? Hanya rumah satu kamar, kamar mandi dan ruang tamu, di Distrik Siming. Bagaimana dengan mobil? Manusia biasa, mobil skuter rumah. Dengar kabar kamu adalah programmer? Di perusahaan live. Aku tidak memiliki rumah nikah, jadi ketika menikah nanti sementara mau meminjam rumahmu menjadi rumah nikah.
Namun menurutku rumahmu sedikit kecil. Kedepannya aku mau membeli vila. Terima kasih. Tidak perlu. Usia mobilmu juga tidak muda lagi, kan? Aku berharap setelah menikah nanti, orangtuamu menggantikan yang baru, dengan begitu, aku terlihat lebih bermuka saat berkendara ke kantor. Semoga setelah menikah, kamu bisa mengundurkan diri dari pekerjaan,
Di rumah fokus menjadi istri yang baik. Perkumpulan teman dan jalan-jalan usahakan jangan ikut. Pekerjaanmu kedengarannya lumayan sibuk, apakah sering lembur? Lembur adalah hal normal. Gajiku sekarang tidak bisa menghidupi keluarga. Aku berharap kamu bisa mengeluarkan tabunganmu, kita pakai bersama. Sekarang aku dalam masa naik daun di perusahaan. Gajiku tidak bisa membiayai seluruh pengeluaran keluarga.
Jadi pada tahap awal mau menggunakan tabunganmu untuk membiayai keluarga. Apakah aku boleh melihat daftarmu? Informasi di atas adalah kepuasanku dalam pertemuan kali ini. Aku bersiap-siap mempertanyakanmu lain kali, misalnya apakah kamu ada penyakit keturunan. Baik. Menurutku daftarmu diisi dengan sangat bagus. Aku bawa pulang untuk belajar, terima kasih. Aku belum selesai berbicara. Yu Shi,
Kenapa kamu di sini? Jangan-jangan kamu menguntitku? Tidak, tidak. Aku tidak akan menguntit kamu. Kenapa aku menguntit kamu? Aku beli misoa, aku datang beli misoa. Su Su, kuberitahu kamu, di depan… di depan ada sebuah restoran misoa yang sangat terkenal dan lezat. Aku datang beli misoa. Aku hanya bercanda, kenapa kamu begitu tegang?
Aku… aku tidak tegang. Aku tidak tegang sama sekali. Kenapa… kamu datang ke sini? Apa yang kamu lakukan di sini? Aku datang kencan buta. Tadi bertemu dengan orang yang menjijikkan. Lihatlah daftar apa yang dia isi. Ayo pergi, menjauhlah dari orang menjijikkan. Kamu tidak apa-apa, kan? Aku tidak apa-apa, aku sudah menyingkirkannya.
Kenapa kamu beli dua porsi misoa? Aku pandai makan, ini sangat lezat. Apakah kamu mau makan? Kamu satu, aku satu. Baik. Aku mentraktir yang ingin kamu minum nanti. Baik, baik, baik. Di… di sini, di sini. Lumayan bersih. Tidak apa-apa. Serahkan padaku saja. Iyakah? Ini sangat terkenal. Wangi sekali. Picik? Kenapa ada orang seperti ini?
Benar. Lezat sekali. Su Su, jujur padaku, apakah bocah kurus itu ada menindasmu? Bocah kurus? Aku… aku menebak, aku sembarangan menebak. Aku sudah banyak kencan buta, selalu bertemu dengan yang begitu aneh. Aku sudah terbiasa. Beberapa kali kencan buta tidak pernah bertemu dengan yang pikirannya normal, semoga lain kali ada yang bagus.
Masih mau lain kali? Su Su, kenapa selalu kencan buta? Jadi? Aku setiap hari hanya perusahaan dan rumah. Hanya dua lokasi saja. Jika tidak kencan buta, aku tak bisa menemukan pacar. Bagaimana kamu menemukan tempat ini? Sungguh lezat. Asin tidak? Tidak asin, pas-pasan, sangat lezat. Aku sungguh lapar. Minum sedikit jika asin. Yu Shi, peganglah.
Kamu terlalu perhatian. Tadi aku sangat marah. Pelan-pelan. Pelan-pelan. Sebutkan satu lagi. Belakangan ini kelompok aliansi pakaian itu melakukan harga eceran yang sama, sungguh menyiksa kita. Bersama-sama menderita. – Mari, mari, mari. – Mari, mari, mari. – Mari, mari, mari. – Menderita, sungguh menderita. Minumlah. Sudah sebutkan berapa? Apa gigimu tidak sakit?
Apa mungkin gigi tidak sakit? Jika tidak minum, bagaimana bernegosiasi? Bir penderitaan, kan? Hari ini bukan acara makan dengan tujuan, kan? Aku hanya numpang makan, aku tidak memedulikan apapun. Direktur Duan, kumohon pada Anda, nanti Anda jangan membawa kami ke hotel untuk pidato panjang. – Baik, baik, baik. – Kamu sungguh hebat.
Pidato panjang? Terserah siapa yang mau pergi. Ayo minum. Kalian sudah salah paham. Direktur Duan bukan bermaksud seperti itu. Benar tidak? Acara hari ini diatur oleh Direktur Duan secara langsung. Kita begitu bekerja keras di luar, untuk apa? Bukankah untuk mendapatkan lebih banyak uang, agar yang tua dan muda di keluarga bisa
Makan dan hidup tenang? Membuat diri sendiri hidup lebih baik. – Benar tidak? – Agar hidup lebih baik. Benar! Lihatlah, sekarang dimainkan mereka, bukankah mempersulit kita? Menurutku, ini harus menyalahkan Wu Zhongquan. Apaan dia? Sama dengan namanya, tidak setia dan tidak totalitas. Khusus menjebak kita. Terlalu tidak masuk akal. – Benar, kan? – Apaan ini?
Sungguh. Kuberitahu kamu, di saat ini kita tidak boleh duduk diam saja. Benar tidak? Tidak hanya tidak boleh duduk diam, kita masih harus semangat melawan, menghukum mereka. – Benar. – Siapa yang membiasakan kebiasaan buruk ini? Hari ini memikirkan cara ini, menyetujui mereka. Besok memikirkan cara lain, semua menjadi milik mereka.
Benar, kan? Semuanya sudah berusaha selama setahun, kenapa uang itu diberikan kepada mereka? Tidak setuju. Tidak boleh setuju. Kuberitahu kalian, meskipun kita tidak banyak orang, tetapi jika kita bekerja sama dan bersatu, setelah melewati Nov.11th, toko-toko ini satu orang satu. Semua toko ini, siapa yang tidak mau? Benar. Kamu tidak mau atau kamu tidak mau?
Menurutmu bagaimana mungkin kita tidak marah? Sejak memiliki harga yang sama dengan mall, banyak merek yang tidak bisa terjual. Sekarang lebih hebat, bahkan kupon juga tidak boleh dipakai. Benar. Bagaimana menjalankan usaha ini? Tempatku hari ini membuka dua siaran langsung. Astaga. Mari minum, mari minum. Sungguh menderita, sungguh menderita.
– Sungguh menderita. – Sebenarnya, kami merasa… menurutmu berapa total perusahaan live ini? Menurutmu, apakah kita bisa mengalahkan semua aliansi pakaian itu? Tidak bisa. Jadi menurutku, apakah kita sementara waktu… Teman. Kita katakan setelah masalah ini selesai. Kita harus mengenal jelas situasi dalam melakukan apa pun. Sekarang mundur tak bisa menyelesaikan masalah.
Hari ini kita mundur, besok dia akan mempersulit kamu. Kita tetap mau mundur lagi. Jika mundur terus akan kehilangan jalan mundur. Sekarang bukan saatnya kamu mundur dan berlapang dada. Apa di belakang kita? Kondisi yang sangat buruk. Jika mundur selangkah lagi, maka semuanya akan hancur. – Sudah jatuh. – Benar, kan?
Tidak boleh memainkan itu dengan mereka, kan? Untuk apa mundur? Siapa membalas kontribusi kita? Tangan mereka tidak bisa mengambil punya kita. Benar, kan? Menghasilkan uang sendiri. Menurutku yang Anda katakan benar. Pasti. – Benar. – Benar, perkataan Direktur Duan sangat benar. Direktur Duan, aku sudah mengerti maksud Anda. Sebenarnya dengan kata lain,
Kami ini tidak dibatasi dan tidak disiplin. Tidak, tidak, tidak. Tapi hari ini dengan perkataan Direktur Duan, kita akan bekerja sama denganmu! Percaya padamu! Sudah benar jika bekerja sama! Bersulang! Oh ya, jadi aliansi kita apakah perlu mengutus seseorang untuk menegosiasi dengannya? Karena Direktur Duan yang memulainya, maka Direktur Duan saja. Aku sangat setuju.
Semuanya tidak punya pendapat lain? – Tidak. – Menurutku baik. – Mewakili. – Sudah sepakat adalah Anda, oke? Semoga kita berhasil. Makanan kali ini harus diwakilkan. Mesti. Jalan ini sudah kuwakilkan. Benar. Begini, nanti kamu bertanggung jawab mencuci kaki. – Tidak masalah. – Semuanya jangan sungkan. Kamu bertanggung jawab mencuci kaki.
– Tidak masalah, tidak masalah. – Baik, baik. Mari makan. Makan. Minumlah sedikit. Belakangan ini kamu kelihatan senang, sudah tahu motivasi. Hari ini Jiayun tidak di rumah? Dia, keluar makan dengan teman baik. Kalau begitu beritahu dia jangan kembali. Kamu sekarang juga keluar minum bir untuk bernegosiasi bisnis? Jiayun setiap pagi juga keluar sangat awal.
Jujur padaku, apakah ada yang terjadi pada perusahaan? Aku dan Jiayun begitu sibuk, bukankah menandakan keuntungan perusahaan bagus, maka itu kami begitu sibuk? Aku hanya khawatir. Jangan khawatir. Semuanya bagus dan lancar. Bagaimana denganmu? Bagaimana di toko? Aku? Kamu lebih tidak perlu mengkhawatirkan. Aku di toko bergaul dengan sangat rukun dengan teman-teman.
Aku tenang jika kamu baik, aku sudah tenang. Tenang saja, aku tidak ditindas sama sekali. Baguslah. Bangun. Kamu jangan tidur dulu. Aku punya hadiah untukmu. Ada hadiah? Apa itu? Tebaklah apa ini. Beruang kutub? Imut tidak? Kucing yang begitu bengkak. Kenapa begitu bengkak? Ia bukan bengkak, ini imut. Lihatlah wajahnya yang kemerahan, sangat imut.
Ini adalah barang perempuan. Tidak masalah jika tidak suka, aku berikan kepada Jiayun. Dia sangat menyukai kucing dan anjing, yang imut-imut. Suka, aku menyukai yang kamu berikan. Sangat menyukainya. Biarkan aku bersandar. Peluk kucing dengan baik, jangan menjatuhkannya. Halo, ini minuman kalian berdua. Terima kasih. Silakan menikmati. Tuan muda memang banyak masalah.
Datang ke kafe tidak minum kopi, malah memesan air putih. Bagaimana orang menagihnya? Sekarang aku setiap hari insomnia, jika minum kopi apa jantungku bisa tahan? Aku bisa pingsan. Cepat katakan bagaimana pemikiranmu? Ada rencana apa? Menurutku jika mau bernegosiasi, maka tidak boleh menjelaskan teori pada mereka. Mereka tidak bersedia mendengarnya.
Kamu baru datang langsung beritahu mereka, Nov.11th aku mau kupon promo, aku mau diskon, kamu harus memberikannya. Kakak, kamu benar menganggap dirimu sebagai ketua industri ini? Anda bernegosiasi dengan orang, bagaimana Anda berbicara? Mereka semua tidak akan puas. Hari ini mereka berani melakukan hal ini, menandakan jika mereka datang dengan persiapan.
Tidak tahu masih ada berapa banyak hal merugikan yang menunggu kita di belakang. Aku menyelesaikan masalah ini dulu. Setelah masalah ini selesai, aku tidak takut dengan hal merugikan dari mereka karena memiliki orang yang merugikan seperti kamu. Kamu sedang memujiku atau memarahi aku? Menurutku, kita mencari Direktur Wu dahulu. Poporo?
Dengan sangat memahami lawan baru bisa menang tanpa kekalahan. Kita berdua lumayan berjodoh dengan dia. Kenapa membawa aku ke sini? Kakak Liu sedang membantuku menjaga kios, aku tidak tenang. Untuk apa kamu tidak tenang? Apakah bisnismu laris? Menyuruh semua kucing jalanan di Jalan Mao bantu kamu menjaga kios juga tidak membuatku khawatir.
Justru aku panik karena tidak laris. Obat ibuku sudah mau putus. Aku datang untuk menyelesaikan masalah kamu. Kenapa? Apa yang dibahas di luar? Jiayun, menurutmu sebelumnya bagaimana penampilan Mao ketika membantu kita menambah stok? Aku tahu belakangan ini perusahaan kita sedikit kesulitan. Dia juga sangat familier dengan bidang ini, jadi lihatlah apakah dia bisa membantu.
Kamu ingin membawa dia untuk bekerja di sini? Bagaimana menurutmu? Karena kamu sudah mengatakannya, menurutku tidak masalah. Menurutku lumayan bermasalah. Jiayun sudah mengatakan tidak masalah. Kamu merasa ada masalah apa? Benar, Direktur Zhang, Lima memang baik hati. Tapi aku merasa tidak cocok bekerja di lingkungan kantor yang berkelas. Kamu juga tahu sifatku.
Jika aku setiap hari menahan di sini, jika suatu hari aku menyinggung seseorang, bukankah merepotkan kalian? Apa kamu tidak bisa mengubah sifat keras kepalamu? Sayangku, jangan marah. Direktur Zhang, bagaimana jika Anda mempekerjakan aku sebagai pekerja paruh waktu? Kita hitung perhari. Kedepannya aku datang jika ada kerjaan,
Tidak ada kerjaan, jangan suruh aku di sini setiap hari. Aku tidak tahan untuk duduk terus. Boleh, dengan begitu beban kita juga kecil. Kakak kelima, bagaimana menurutmu? Jiayun, kalau begitu maaf merepotkanmu. Apa maksudmu? Xixi menyuruh aku menjaga kalian, pastinya aku juga harus menjaga keluarga kalian. Baik, aku suruh mereka buat kontrak,
Setelah selesai nanti, kamu suruh Mao datang tanda tangan. Oke? Kamu sudah termasuk setengah dari RUI. Semua diriku adalah milikmu. Aku adalah Mao kamu. Maaf. Semuanya belum makan siang, kan? Ayo, ayo pergi. Direktur Zhang, apa kamu mau mentraktir kami makan? Aku ingin makan Haidilao. Begini… kondisi perusahaan sekarang tidak terlalu… Menurutku semuanya harus mengeluarkan
Semangat kerja keras dan hemat. Aku traktir kalian makan makanan pesanan saja. Sudahlah, aku… aku pesan sendiri saja. Aku ingin makan hati angsa. Aku ingin makan bebek panggang sampai kenyang. Jiayun. Apakah ini untuk kami? Astaga, akhirnya sudah ada harapan. Jiayun, saatnya kamu berkontribusi bagi perusahaan. Kalian jangan buru-buru dulu.
Jiayun belum mengatakan mau atau tidak, iya, kan? Direktur Zhang, kenapa ekspresimu seperti ini? Aku ini setidaknya memberikan bantuan ketika diperlukan. Kenapa? Tidak menyukai bantuan ini? Aku akan menyuruh mereka memindahkan kembali. Aku tidak merasa repot. Ada sebuah pepatah, menyanjung tanpa sebab pasti ada rencana aneh. Menurutmu ada apa dengan dunia ini?
Pria berengsek dipanggil keren. Pria lembut dikatakan menyanjung. Kalau begitu, aku hebat. Demi semua barang ini, lihatlah aku dipukul hingga akar gigiku patah setengah, menambal gigi menghabiskan 15 ribu Yuan. Aku sudah sangat menyanjung. Astaga, jadi apakah sudah sembuh? Sudah tidak masalah karena melihatmu. Kalau begitu baiklah. Lagi pula aku lumayan tidak tahu diri.
Barang yang kamu berikan, aku akan menerima dengan tidak sungkan. Aku akan menerima barang ini. Yang kuberikan pastinya berharap kamu menerimanya. Aku senang bisa membantumu. Tidak, ini tidak seperti dirimu. Apa tidak ada syarat tambahan? Aku sudah ingat setelah kamu mengatakannya. Jiayun, dengan sifatmu, aku sudah membantu kamu, apakah kamu harus menemaniku makan selamanya?
Jika tidak, hati nuranimu pasti tidak tega. Yuan Bao, ini cocok denganmu. Akhirnya aku punya sudah bisa menghasilkan uang. Karena kamu memberikan begitu banyak barang dan sudah terluka sedikit, satu kali hotpot. Satu kali hotpot? Hanya kali ini saja. Ayo pergi. Sebentar, aku belum selesai mengatakannya. Menurutmu, lihatlah semua teman-temanku ini juga tidak punya makanan,
Apalagi berdua makan hotpot sangat tidak semangat, makan bersama baru bisa ramai. Sudah mengerti, ajaklah. Teman-temanku, ingin makan hotpot? Mau! Kepala Gedung. Ada apa datang ke toko kami? Kamu adalah Qian Xixi? Benar, benar, aku Qian Xixi. Lihatlah gantungan baju yang berantakan ini. Tidak ada seni indah sama sekali. Bukan, Kepala Gedung, jangan salah paham,
Ini adalah baju yang dipilih tamu tadi. Kepala Gedung, peletakan toko kami didesain oleh desainer. Sebelumnya kami juga meletakkan seperti ini. Sebelumnya adalah sebelumnya. Bagaimana bisa tidak berubah? Apakah estetika klien tidak bisa lelah? Kepala Gedung, sebenarnya rak baju di toko jika terlalu sering diubah juga bisa membuat ketidaknyamanan klien, dan juga merek kita
Memiliki banyak pelanggan tetap. – Benar. – Jangan mencari alasan untuk bermalasan. Hanya bekerja tanpa menggunakan otak. Apa yang terjadi dengan Departemen Personalia sekarang? Kenapa semua orang juga diterima? Kenapa hanya memakai kaus, tidak memakai seragam? Bahkan diri sendiri juga tidak rapi. Sudah berapa kali kutekankan masalah busana? Merendahkan keseluruhan citra
Staf karyawan gedung kita ini. Maaf, Kepala Gedung. Ini kaus toko kami. Hari ini aku terlalu buru-buru keluar, jadi tidak sempat menyetrika. Lain kali aku akan memerhatikannya. Aku akan memakai baju sesuai aturan, kemudian peletakan rak baju juga akan kuperhatikan. Salah tetap salah. Salah harus dihukum. Seperti aturan dulu,
Hari ini kamu yang bertanggung jawab atas kebersihan lorong. Kepala Gedung… Baik, tidak masalah, Kepala Gedung. Serahkan padaku saja, aku akan melakukannya. Sudah datang. Bagaimana Kak? Suka? Lumayan, kamu mengatur dengan sangat totalitas. Lobster ini tidak besar, tetapi baru ditangkap pagi ini, jadi pasti sangat segar.
– Sudah mendengarnya? – Jika satu tak cukup, aku akan hidangkan lagi. Betul, masakan itu lumayan lezat. – Boleh dicoba. – Baik. Oh ya, nanti sajikan seporsi ikan lidah untuknya, yang tidak ada duri. Apakah bistik sapi yang kumakan kemarin masih ada? Aku khusus menyimpan seporsi untukmu. Semuanya, aku mau mengatakan dengan sungguh-sungguh,
Bistik sapi restoran ini sangat lezat. Setiap hari dikirim dengan pesawat dari Jepang, tidak pernah lewat semalaman. – Hebat. – Oh ya Kak, ada masuk banyak kerang, masih belum dibuka. Ayo, pergi memilih. Aku pergi memilih yang besar untukmu. – Ayo. – Ayo. Aku sangat iri. Jiayun, Direktur Chen sangat baik padamu.
Jika aku adalah kamu, aku sudah bersamanya. Jiayun, meskipun Chen Lang dalam bertindak sedikit… Tapi dia lumayan baik padamu. Orang yang baik padaku sangat banyak. Kakak kelima, ke depannya suruh Mao banyak mengikuti acara kita. Dia barusan bergabung dengan perusahaan. Hari ini dia ada urusan. Itu… ada kerjaan paruh waktu.
Dia harus mencari orang bantu menjaga di Jalan Mao, masih mau membantu ibunya. Lain kali saja, lain kali aku pasti membawanya. Lain kali. Apakah dagingnya sudah boleh di masukkan? Tunggu sebentar, belum mendidih, jangan buru-buru. – Aku sangat lapar. – Aku sangat lapar. Lantai ini kenapa begitu besar saat dibersihkan?
Xixi, hari ini pasti sangat lelah, kan? Seluruh tubuhku sangat lelah, sungguh melelahkan. Aku saja, aku saja. Aku istirahat sebentar. Astaga. Xixi, cepat coba milk tea yang khusus kubeli untukmu. Terima kasih Lu Hui. Aku haus. Minumlah lebih banyak. Habiskan dulu. Kamu jangan minum milk tea saja, nasi ini masih panas, cepat makan sedikit.
Terima kasih Kepala Toko. Sangat bagus ada kalian di saat ini. Aku sangat mencintai kalian. Tidak masalah, tidak masalah. Letakkan di sini saja, aku istirahat sebentar. Kuberitahu kalian berdua, jangan khawatir. Bagaimanapun juga aku pernah membersihkan kamar mandi pria. Aku masih bisa menangani masalah ini. Xixi, kuberitahu kamu, Kepala Gedung itu
Membalas dendam demi saudara iparnya. Dia tidak menyukai kamu datang merebut posisi saudara iparnya. Saudara ipar? Masih ada hubungan curang seperti ini? Benar. Kuberitahu kamu, saudara iparnya itu lebih gemuk lima kilogram dari Kepala Gedung. Meskipun perekrutan resmi juga sama sekali tidak bisa masuk. Sudah kuduga, pantas saja Kepala Gedung melihatku seperti melihat musuh.
Aku kira ada masalah apa. Sebagai panutan mode sungguh sebuah hal yang melelahkan. Jangan terlalu keriting. Ada apa begitu buru-buru? Direktur Chen, kamu barusan membuatku menunggu 40 menit. Lumayan memberi muka. Aku sedang makan dengan Jiayun. Padahal ingin menggunakan kesempatan ini jalan-jalan dengannya. Sudah baik aku bisa kemari. Cepat katakan, ada apa? Menangkap sebuah harta.
Harta apa? Kenapa? Direktur Wu. Direktur Wu. Halo. Direktur Wu, dulu tidak melihat dengan detil, di bawah kumis pipi Direktur Wu ini memiliku kulit yang sangat lembut. Iyakah? Mari kulihat, di mana? Putih dan lembut. Jangan, jangan, jangan. Kenapa hari ini membuat rambut? Dulu aku pernah belajar sebuah keterampilan. Rambut ini bisa dibuat keriting besar.
Menurutku keriting kecil tidak bisa. Mari aku keritingkan. Lebih sungkan dengan Direktur Wu. Maaf. Direktur Wu, kami berdua datang dari kejauhan juga tidak boleh sia-sia, kan? Hari ini Anda berbaik hati, berikan kami sedikit informasi, maka kami juga pulang dengan senang. Jika kamu tidak mengatakannya… Menurutku kami berdua akan membuatkan rambutmu dahulu.
Menurutku lebih baik keriting. Se…se…se…kita semua teman lama, bisakah jangan begitu? Bukan aku yang memulainya. Semua adalah teman lama, jadi kamu begitu memaksa orang? Aku jujur pada kalian. Aliansi pakaian kami juga diancam oleh aliansi entitas, maka itu meminta semua perusahaan live untuk menyamakan harga. Aliansi entitas? Benar, aliansi industri entitas ritel.
Kalian setiap hari membagikan kupon dan harga rendah, membuat toko offline mereka tidak laris. Jadi mereka membentuk sebuah aliansi industri entitas bersama orang dari asosiasi industri untuk menyerang bisnis E-commerce. Mereka bilang jika kami tidak menetapkan harga yang sama, maka mereka akan mengurangi jumlah toko. Semuanya ganti menjadi tempat makan, hiburan dan bioskop. Jadi,
Kalian memaksa kami menandatangani perjanjian, jika tidak akan memotong stok kami? Jumlah toko offline di atas 70%, jumlah dikit mengikuti yang banyak. Apa yang bisa kami lakukan? Kalian benar-benar diperalat orang lain? Duan Ran, keluar sebentar. Tunggu kami buatkan rambutmu. Chen Lang, ke mana kamu pergi? Kita belum hukum dia, kamu mau ke mana?
Masih berpura-pura? Kamu berpura-pura di dalam, sekarang di sini masih berpura-pura? Kamu tidak tahu aliansi entitas? Aku tidak tahu. Semua orang di industri tahu jika ayahmu adalah pemimpin aliansi entitas ini. Menurutku, mungkin ayahmu melakukan sesuatu di dalam. Jangan-jangan kamu tak baik di luar dengan ayahmu, tapi baik di belakang, kemudian ke tempatku mengambil informasiku?
Perhatikan perkataanmu. Ayahku, aku adalah anak kandungnya, dia melakukan ini untuk menjebakku, apa keuntungan baginya? Sekarang aku dengan tulus demi kebaikan kamu dan aku, dan seluruh aliansi live. Kalau begitu, segera kembali cari ayahmu menjelaskan semua ini. Jika tidak, perusahaan live mana yang berani bekerja sama denganmu. Menghabiskan waktuku saja.
Tahu begitu, aku jalan-jalan dengan Jiayun. Masih jalan-jalan? Bagaimana dengan Direktur Wu? Kamu di sini bantu dia keritingkan rambutnya. Enyah. Ayah. Kenapa datang ke tempatku di pagi hari? Bagaimana kamu memaksa aliansi pakaian? Apakah mereka memberi kamu tekanan, kamu tidak tahan lagi, kan? Bukan, bukan. Aku punya cara melawan mereka. Aku hanya ingin mengetahui
Apakah masalah ini berhubungan denganmu? Aliansi industri entitas ini memang dimulai oleh Song. Bukankah beberapa tahun ini aku punya pengalaman E-commerce, jadi dia ingin mengajakku, menyuruhku menjadi pemimpin bergilir. Aku sudah mengenalnya bertahun-tahun, aku tidak bisa menolak, jadi aku menyetujuinya. Aku juga ada mendengar tentang tindakan Song. Dia adalah orang yang sangat kuat.
Aksi kali ini memang sesuai dengan keuntungan aliansi entitas kami, yaitu sebelum Nov.11th memberikan E-commerce jebakan. Menurutku, kali ini kemungkinan kalian membaik tidak besar. Jadi bagaimana pendapat Anda? Pendapatku sangat gampang, yaitu berharap kalian, termasuk aliansi industri entitas ini, semuanya bisa mundur selangkah. Mundur selangkah adalah lapang dada. Apakah Anda bisa memutuskan hal ini?
Aku sungguh tidak bisa memutuskan hal ini. Kemungkinan tidak besar juga harus berusaha. Benar, kan? Bagaimana? Dia bisa mengelompokkan orang untuk bersatu, apa kami tidak bisa bersatu? Tidak mungkin. Baik, aku pergi dulu, kamu jangan khawatir. Lihat saja. Direktur Duan, apa ada perlu? Itu… di mana Qian Xixi?
Qian Xixi disuruh Kepala Gedung menyapu lorong lantai. Kalian masih mau menyapu lorong lantai? Bukan, kami tidak perlu. Hanya saja belakangan ini Kepala Gedung selalu mempersulit Xixi. Baiklah. Aku pergi dulu. Hati-hati. Halo Tuan, selamat datang di I Do. Apakah ada yang bisa saya bantu? Baik, masalah selanjutnya nanti, aku suruh mereka menghubungi lagi. Baik.
Sampai jumpa. Baik, hati-hati. Kenapa datang? Aku kemari mencari Duan Ran. Aku lihat tidak ada orang di resepsionis, aku juga tidak berani masuk. Dia tadi keluar dengan Yu Shi. Ada apa kamu mencarinya? Bukankah besok mau bernegosiasi, ditambah lagi dengan ayahnya sekarang pimpinan bergilir aliansi entitas. Jadi aku datang bernegosiasi dengan mereka,
Lihat bagaimana mereka bermain denganku. Aku tidak mendengar tentang ini. Aku juga semalam baru tahu. Karena aku tidak mau rugi dan tidak mendapat apa pun, sebelah sisi menjalin aliansi dengan mereka, sebelah sisi mencelakaiku. Duan Ran bukan orang seperti itu. Aku tahu dia bukan. Tapi belum tentu ayahnya bukan. Karena dulu pernah dicelakai dia.