【FULL】Lucky’s First Love Eps 4【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Lucky’s First Love Episode 4 Tetapi, apakah kamu tidak ingin tahu hari itu aku tidur di mana? Bos kamu tiba-tiba menyuruhmu ke sana, terjadi hal seperti ini, di rumahmu juga tidak ada orang lain. Dia seharusnya tidak akan mebiarkannya begitu saja kan. Seharusnya begitu. Tetapi bosku adalah seorang pria. Sebenarnya aku ingin memberitahumu,

Tetapi aku takut penjelasan melalui telepon kurang jelas. Kemudian hari itu juga sudah larut malam, aku hanya bisa menumpang tinggal di rumahnya. Tetapi di antara aku dan bosku sungguh tidak terjadi apa-apa. Kamu takut aku salah paham? Bukankah biasanya orang akan salah paham? Tenang saja, aku tidak akan berpikir sembarangan.

Jika di antara kamu dan bosmu terjadi sesuatu, mana mungkin kamu datang ke blind date? Betul juga yang kamu katakan. Chu Nan, terima kasih sudah percaya padaku. Sudahlah, sudah larut. Istirahatlah lebih awal. Biar aku antar. Tidak perlu. Kamu sudah begini, masih mau mengantarku. Jika dilihat paman nanti aku diomeli lagi.

Kalau begitu hati-hati di jalan. Sampai jumpa. Ambil kembali. Direktur Xia, mengapa kamu masih tersambung di telepon? Aku menunggumu untuk kembali berkerja. Sungguh sudah menyulitkanmu, menungguku hingga 2 jam. Apa kamu tidak bosan? Tidak bosan. Aku sedang makan, sambil mendengar percakapan bodoh antara kamu dan pacarmu. Kamu sudah mendengar semuanya?

Mana boleh kamu menguping pembicaraan pribadi orang lain! Tidak tahu siapa yang menyebarkan masalah pribadiku sebagai gosip di grup perusahaan 2 hari lalu. Kamu sungguh pendendam. Tetapi aku sungguh tidak memikirkannya bahwa ternyata dia sangat percaya padamu. Maksudmu apa? Ternyata kamu di hatinya adalah orang yang dilempar kemanapun dan tidak akan menarik perhatian orang.

Direktur Xia, aku tahu mungkin kamu sulit menerimanya, tetapi inilah dunia orang dewasa. Masing-masing dari kami saling memberi ruang juga memberi pasangan kepercayaan yang cukup. Ini adalah cinta yang dewasa. Bukannya aku mau berkata, tetapi kamu sungguh harus belajar pada pacarku. Mungkin Kak Shen Qing tidak akan salah paham begini dengan masalah kita.

Aku belajar seperti dia? Sebenarnya yang bodoh itu kamu atau aku? Yang penting aku tidak wajib menjelaskan padamu masalah pribadiku. Kamu pelan-pelan merenungkan sendiri. Setelah pekerjaan selesai diperbaiki akan kukirim padamu. Sampai jumpa. Kamu menutup teleponku …. Aku, aku pasti memotong bonus tahunanmu. Tulang dan saraf terluka harus beristirahat seratus hari.

Menurutku seharusnya kamu beristirahat beberapa hari lagi. Kenapa hari ini sudah bekerja? Tidak perlu. Aku dapat beristirahat selama beberapa hari di rumah, aku sudah sangat bersyukur. Aku lebih baik ke kantor daripada tiap hari di rumah saja berhubungan dengan bos langsung dari telepon. Bosmu itu sungguh memperhatikanmu. Aku sungguh ingin bertemu dengannya.

Meskipun temperamennya kurang bagus, tetapi dia sangat mengejar kesempurnaan dalam kerja. Jadi berkerja sama dengannya bisa belajar banyak hal. Yang penting jangan melakukan hal-hal seperti memonitor masalah pribadi orang. Ayo naik ke mobil. Apa kamu ingin makan kue bolu? Kita berhenti sebentar dan beli. Tidak perlu.

Jangan-jangan kamu merasa malu jika pria suka makan kue bolu, jadi tidak berani mengatakannya kan. Nona Shen, apa kamu berencana keluar? Tuan Li Ayah Nina. Kamu juga kenal dengan dia. Dia akhir-akhir ini sering mencari ibuku, dan bilang ingin menjadi ayahku. Chu Nan, apakah kita salah jalan? Chu Nan, ada apa denganmu? Chu Nan, maaf.

Xing Yun, ayo kita menikah. Hah! Baru saja aku tiba-tiba menyebutkan tentang menikah, pasti membuatmu terkejut. Bisakah saat pulang nanti menanyakan ibumu kuitansinya, harganya berapa nanti aku bayar. Apa kamu sedang menolak lamaranku? Bukan. Iya. Bukan, bukan, bukan, maksudku kita berdua baru kenal 1 bulan lebih. Aku belum memikirkan hal menikah sama sekali.

Aku hanya tahu gelang ini sangat mahal. Jika aku tidak sanggup sekali bayar lunas, aku akan cicil membayarnya. Jika tidak, aku juga bisa menuliskan surat hutang. Jika kamu tidak berencana menikah denganku, juga tidak perlu menganggap aku sebagai orang pelit yang sangat perhitungan. Aku tidak bermaksud begitu. Sudahlah, aku sudah tahu.

Aku yang harus minta maaf. Akhir-akhir ini bebanmu cukup besar, masalah menikah anggap saja tidak ada. Kamu tidak apa-apa? Apakah masalah pekerjaan? Pulanglah lebih awal, jangan membuat keluargamu khawatir. Kamu hati-hati di jalan. Aku sungguh tidak tahu sedang melakukan apa sekarang. Chu Nan melamarmu? Kamu lihat keahlian menjodohkanku semakin hebat. Mana cincinnya, seberapa besar?

Tidak ada cincin. Aku tidak percaya, Chu Nan bukan orang yang pelit. Katakan, kapan kalian berencana mendaftar surat nikah? Di mana tempat pestanya? Gaun pengantinku ini sangat bagus, kamu boleh mencobanya. Tidak bisa, aku harus telepon dan tanya padanya. Jangan sembarangan. Aku tidak menerima lamarannya. Adik, menurutku kamu harus mulai berencana. Hidup ini tidak panjang.

Aku katakan padamu, kamu jangan mendengar doktrin orang-orang yang melajang, seperti kebebasan, berpetualang, semuanya omong kosong. Wanita dilahirkan sebagai hewan pendiri sarang. Pernikahan ini adalah sebuah sarang. Hanya dengan memasuki pernikahan, kamu baru ada sandaran, ada rasa aman. Lihatlah kakakmu ini, baru saja keluar dari sebuah sarang, segera akan memasuki sebuah sarang yang lain.

Aku katakan padamu pria seperti Chu Nan ini…. Ini adalah perkembangan sementara pekerjaan proyek instance dungeon “Tak Terbatas” perusahaan kami. Di samping itu masih ada buku perkembangan proyek dan laporan bagian keuangan triwulanan ini. Mohon kritik dan saran dari para pimpinan. Mengenai konsep instance dungeon ini, katanya kamu menyerahkannya kepada seseorang

Yang sama sekali tidak berpengalaman dalam desain. Dengan begini maka resikonya sangat besar. Aku percaya padanya. Direktur Xia, kami sebelumnya sudah melihat profil nona ini. CV-nya seperti selembar kertas putih. Tamat dari universitas biasa. Lagipula pekerjaan dia sebelumnya tidak berhubungan dengan desain sama sekali. Jika Anda tidak suka dengan desain kali ini,

Kami bisa membuka lowongan lagi. Juga baik kalau perlu melowongkan dengan gaji tinggi staf yang mempunyai latar belakang lulusan luar negeri. Kami TIG bukan melihat dari kualifikasi tetapi kemampuan. Pasar sekarang orang yang mengandalkan pengalaman hasil plagiat dan salinan, apakah belum cukup banyak? Yang kami membutuhkan adalah orang yang bersemangat kerja, memiliki ide dan kreatif.

Cepat keluar, keluar dan lihat. Menurutku kamu yang sebagai pendamping pengantinku sepertinya merebut perhatian penonton. Benarkah? Kalau begitu aku pergi saja. Sebenarnya aku diam-diam keluar untuk menemanimu foto. Jangan, jangan, jangan, aku mengalah, aku mengalah, oke? Berikan ponselmu. Untuk apa? Untuk menfotomu. Kamu berpakaian begitu cantik. Sungguh bagus, aku kirim ke Chu Nan.

Penata Rias, Penata Rias… mari bantu aku. Jangan, jangan, jangan… berikan padaku, berikan padaku, berikan padaku. Tunggu sebentar. Kamu jangan sembarangan. Chu Nan… cepat kemari nikahi aku. Xing Cheng. Sekarang tidak bisa berikan padamu, kalau sampai kamu menariknya kembali, bagaimana? Tarik kembali… Tarik kembali… Tarik kembali. Penata Rias… bawa pergi, bawa pergi.

Cepat, cepat, cepat… bawa pergi, bawa pergi. Berikan padaku… ponsel… ponselku. Setelah selesai foto akan kuberikan. Setelah selesai foto akan kuberikan. Kamu mengerjaiku. Pasar sekarang adalah pasar siapa cepat dia dapat. Tidak peduli dengan cara apa pun, semua game dikembangkan dengan giat. Kamu ini sedang berjudi? Bagaimana jika dia mengacaukan semuanya? Xia Ke. Direktur Sun.

Sepengetahuanku perusahaan Anda selain investasi “Percintaan Tak Terbatas” kami, masih berinvetasi di 3 jenis game. Betul. Siklus produksi dan kecepatan memperbarui mereka semuanya melebihi TIG kami. Tetapi yang mampu menghasilkan keuntungan hanya kami. Benar yang aku katakan, bukan? Ini…. Jadi demi mengejar ketinggalan, aku pulang sekarang untuk mengawasi penanggung jawab ini.

Waktu sangat mendesak, aku pamit dulu. Ayo jalan. Dasar bocah gila ini. Direktur Sun… jangan emosi. Kenapa kamu belum kembali? Waktu fotonya molor, makan siang pun belum sempat makan. Aku makan semangkuk mi di bawah lalu segera balik. Kamu harus cepat. Amy baru menelepon bilang, sudah jalan pulang bersama Direktur Xia.

Bukannya dia pergi rapat dengan para investor? Cepat sekali sudah mau pulang. Jangan-jangan membuat inestor tersinggung lagi. Kamu sungguh mengerti aku. Xia… Direktur Xia. Aku… aku tahu sudah lewat jam makan siang. Aku… aku segera kembali. Tadi pagi ke mana saja? Pagi…. Aku pergi mencari bahan materi di pagi hari.

Bukankah kamu bilang lingkungan di restoran itu tidak bagus? Makanya aku pergi mencari inspirasi. Kalau begitu aku kembali dulu. Kembali. Lanjutkan makan. Oh. Kamu tahu dalam masa pacaran hal apa yang paling dipantang? Tentu saja putus. Pernikahan. Mengapa? Menikah bukannya akhir yang bahagia? Juga akhir dari permainan. Pergi mencari bahan materi atau mangkir dari pekerjaan?

Bukan… ini bukan aku yang foto. Kakak sepupuku yang foto. Mungkin karena aku mengatur posisimu di atas, jadi…. Direktur Xia aku bersalah. Aku tidak seharusnya meninggalkan kerjaanku pergi menemani kakak sepupu foto pra nikah. Kamu begitu ingin menikah, ya? Ayo kita menikah. Tidak, tidak. Aku tidak menyetujuinya, sungguh. Jadi Chu Nan, sungguh sudah melamarmu?

Aku pergi ambil tisu. Nona, kartu Anda jumlah uangnya tidak mencukupi. Uang sisanya Anda ingin bagaimana membayarnya? Direktur Xia. Menurutku kamu sejak lahir berbadan bagus, pakai apa pun tetap kelihatan bagus. Bagaimana jika kita pergi ke toko lain. Belum tentu yang mahal itu bagus. Betul juga, mau yang ini. Gesek kartu yang ini juga.

Saat pulang nanti, bajuku yang tadi diantarkan ke dry cleaning. Satu baju saja menghabiskan gaji 2 bulanku. Ini sungguh adalah perampokan. Sakit kepala. Kamu sakit kepala atau sakit hati? Semuanya sakit. Xu Yiyi setiap hari bergosip tentang gerak-gerik bos. Apa tidak pernah bergosip tentang pendesain bisa dapat berapa banyak bonus? Betul juga, ada bonusnya.

Direktur Xia, berapa bonus yang bisa aku dapatkan dari proyek ini? Bonus yang biasa Yiyi dapat dua kali lebih banyak dariku. Dia hanya desainer biasa, tetapi kali ini aku adalah penanggung jawab proyek. Ditambah bonus musiman, uang lembur, bonus tahunan. Direktur Xia, kali ini aku yang bersalah padamu. Baju ini anggap sebagai hadiah untukmu.

Jangan sungkan. Apa kamu bodoh? Saat kegiatan pembangunan grup sumber air panas kali terakhir Dongdong dan yang lain menertawakan baju renang sambung aku sama dengan baju yang dipakai bibi penari di taman. Apakah aku perlu membeli yang terpisah? Sejak kapan kamu mulai peduli perasaan mereka? Usiaku baru 24 tahun. Lagipula jika kali ini mereka menceritakannya

Langsung di depan Chu Nan, sangat memalukan. Chu Nan, dia juga mau pergi? Betul, bukankah boleh membawa keluarga? Semalam kamu baru menolak lamaran dia, hari ini langsung membawa dia pergi bersama. Aku juga belum memutuskannya. Sejak hari itu aku menolaknya, hubungan kami terasa aneh. Yiyi berkata sangat pas manfaatkan kesempatan kali ini

Untuk menghangatkan kembali hubungan kami. Direktur Xia, bagaimana menurutmu? Aku malah ingin melihat apa yang akan dia lakukan. Putuskan saja seperti ini, pada akhirnya bukankah harus ada orang yang melangkah dulu. Aku bukan menggajimu untuk jalan-jalan. Kenapa emosi lagi. Sekali ambil satu lembar, kemudian susun abon ikannya lalu mulai menggulung. Mulai menggulung.

Ibu, aku bukan anak kecil yang sedang berlibur musim semi. Tempat tinggal kami di sana adalah resort hotel bintang lima. Tidak hanya menyediakan makan tetapi juga teh sore. Aku juga bukan menyuruhmu bawa sampai ke hotel. Aku menyuruhmu bawa untuk dimakan saat perjalanan. Saat perjalanan? Bukankah perjalanan ke sana butuh 2-3 jam?

Jika nanti kalian berdua merasa bosan, suasana menjadi canggung, bagaimana? Bagaimana? Bagaimana? Tentu saja makan. Tidak ada suasana canggung yang tidak bisa diselesaikan oleh makanan. Gadis bodoh, ibu beritahu kamu. Perasaan cinta bisa tumbuh dari dua orang yang berpacaran dengan saling menyuapi saat makan. Begini cara menumbuhkan perasaan cinta, tahu tidak?

Aku dan ibumu juga tumbuh perasaan dengan cara ini. Sebelum menikah ibumu kurus seperti sumpit. Lihat sekarang sudah kusuapi seperti sendok sup. Apa maksudmu? Maksudku sekarang kamu tampak lebih cantik dibandingkan dulu. Mari, mari, mari. Masih menghindariku. Pada akhirnya juga tidak sempat membeli baju baru. Baju jumpsuit juga lumayan imut.

127 topik luar biasa yang bisa digunakan saat pacaran. Xing Yun, ini adalah kali pertama kamu dan Chu Nan berlibur bersama sebagai pasangan. Kamu cepat buat contekannya. Sebenarnya mau pergi berlibur atau ujian. Sungguh sulit. Halo, Amy. Apa? Chu Nan, sungguh maaf membiarkanmu menungguku di pinggir jalan. Kamu mungkin harus pergi sendiri. Apa maksudnya?

Pagi ini baru ada pemberitahuan dari bos, keluarga yang ikut harus pergi sendiri. Kami semua harus naik bus bersama. Pengaturan seperti ini sangat aneh. Xing Yun, cepat! Sudah telat, aku harus pergi. Kita bertemu lagi di resort nanti. Kamu harus hati-hati saat bawa mobil, kontak lewat telepon. Baik, sampai jumpa nanti. Pagi. Xing Yun. Pagi.

Ini, ini, ini… Rumahmu adalah pemberhentian terakhir. Selamat pagi, Direktur Xia. Direktur Xia, sebenarnya kamu tidak perlu boros begini. Menyewa bus sebesar ini. Sebenarnya kami bisa pigi sendiri. Apakah kamu sedang mengajari bos cara menggunakan uang? Desain kamu sudah selesai? Belum. Maaf, Direktur Xia. Semalam kurang tidur, tidak kena kan? Baguslah tidak kena.

Kalau diperas sebuah baju oleh kamu, maka bulan ini aku hanya akan habis uang. Apa kamu bilang? Tidak apa-apa. Sudah jalan sangat lama, kenapa belum sampai? Tidak ada suasana canggung apapun yang tidak bisa diselesaikan oleh makanan. Xia… Xia… Direktur Xia. Sushi ini sepertinya aku yang buat. Pantesan rasanya tidak enak. Sungguh telah menyulitkanmu.

Bagian atas ini gambar desain dari model kue. Sudah diperbaiki sesuai permintaan Anda berdua. Stroberi ini… aku mau yang impor langsung dari Jepang. Sebenarnya sekarang bukanlah musim paling bagus untuk makan stroberi. Lagipula kami tidak bisa menjamin kematangan dari stroberi yang dikirim dari Jepang ke sini. Bisa mempengaruhi rasa dari kue tersebut.

Kalau tidak bisa beli angsung bilang saja tidak bisa, tidak perlu pakai alasan rendahan seperti ini untuk mempermainkan kami. Aku beritahu kamu, aku tidak peduli rasanya apa, juga tidak peduli matang atau tidak, aku tetap mau yang impor. Meskipun Anda tidak peduli, aku juga tidak mengijinkan pelangganku mencicipi

Dessert yang hanya kelihatan bagus diluar tapi kualitasnya rendah. Begini bukankah menghancurkan nama baik toko kami. Hal sederhana seperti ini saja tidak bisa lakukan. Istriku, jangan emosi. Kita bicarakan baik-baik dengan orang. Perayaan hari pernikahan adalah hal yang membahagiakan. Lihat make-up wajahmu sudah luntur. Pergilah perbaiki dulu, aku akan komunikasikan dengan Nona Shen.

Aku tetap ingin yang impor. Mohon maaf, Nona Shen. Temperamen istriku memang tidak baik. Tidak usah terlalu serius dengannya. Tetapi ada satu kalimat yang dia katakan itu benar. Kue yang dibuat dari tangan wanita secantik dirimu apapun rasanya tidak akan menghancurkan nama tokomu. Tuan Lin, maukah Anda mencicipi kue hasil buatan tanganku

Yang kubawa hari ini? Dengan senang hati. Tidak perlu dijelaskan lagi. Kamu cicipi saja sendiri. Kami sudah sampai. Tidak apa-apa, kamu jangan buru-buru. Agak malam sampai juga tidak masalah. Kalau begitu hati-hati di jalan. Pacarmu yang top itu belum sampai ya? Apa yang terjadi? Dia bilang terjadi kecelakaan berantai di jalan tol,

Tidak bisa sampai denga cepat. Menurutmu kenapa Bos Xia kita begini bersikeras sampai harus menyewa bus besar kemari. Jika mau sewa harusnya sewa lebih dari dua jadi kita semua bisa datang bersama. Dia juga bukan tidak punya uang. Kak Shen Qing, mengapa kamu berada di sini? Benar-benar kamu ya. Kakimu sudah sembuh?

Aku sudah bisa bergerak bebas. Hari ini perusahaan kami adakan kegiatan grup. Ada kegiatan grup. Kalau begitu Xia Ke juga ada di sini. Dia… dia… dia bukan, dia bukan, dia bukan… Xia Ke… Xia Ke… Xia ke… Pacar yang digosipkan dengan Direktur Xia. Kenapa kamu bisa berada di sini? Cintaku, kenapa kamu baru datang?

Aku sudah lama menunggumu. Mengapa aku tidak ingat aku berkencan denganmu? Menyebalkan, selalu saja melupakan aku. Siapa ini. Cepat lihat langit. Amy, bantu mereka urus tempat tinggal. Direktur Xia, kamarnya belum selesai dibereskan. Belum bisa untuk tinggal. Tapi lingkungan di sekitar sangat cantik, boleh bawa mereka keliling jalan-jalan. Betul, di dekat sini

Juga ada tempat wisata ekologi, sangat sayang jika dilewatkan. Ayo jalan. Direktur Xia, aku tidak ikut, pacarku belum sampai. Aku akan menunggunya di sini. Amy, Xing Yun tidak ikut kegiatan grup, potong bonus tahunannya. Bonus tahunan, Direktur Xia. Bonus tahunan, ayo jalan. Bonus tahunan itu uang banyak, kamu kekurangan uang, tidak boleh dipotong.

Kalian lihat, kalian lihat. Di sana, di sana… di sana ada air mancur yang besar. Sebenarnya kamu ingin buat masalah sampai kapan. Sejak kapan kamu menjadi begini membosankan. Tetapi suasana hatiku hari ini sedang baik. Belakangan ini kenapa kamu tidak pernah ke rumah kami? Aku dan anak sangat merindukanmu. Apakah kamu punya kekasih di luar?

Kamu sungguh membosankan. Bukankah kamu bilang akan bertanggung jawab terhadap kebahagiaan akuh seumur hidup. Aku beritahu kamu, jika kamu berani membohongiku, aku tidak akan mengampunimu. Belum pernah melihat sebelumnya. Kenapa? Tidak disangka Direktur Xia kita yang sedingin gunung es juga ada hari di mana dia dilelehkan. Amy, kukatakan padamu kelak kamu harus berhati-hati.

Kamu sebagai sekretaris pribadi Direktur Xia, kelak harus lebih waspada. Apa urusannya denganku. Aku hanya seorang sekretaris pelaksana tugas, hanya mengurus masalah kerja Direktur Xia. Itu Xing Yun seperti maskot yang ditempel di badannya, semua orang juga mengakuinya. Jangan asal bicara, aku tidak begitu diperhatikan. Daerah wisata kami ini

Didirikan di dalam daerah perlindungan ekologi Negara. Cakupan tanaman hijau di sini hampir mencapai 99%, bisa dikatakan sebagai sebuah oksigen alami. Sekarang yang berada di sebelah tangan kiriku adalah Air Terjun Yun Gu. Semuanya boleh berfoto di sini. Foto sebagai kenangan. Mari aku bantu kalian foto. Baiklah. Fotokan kami selembar. Terima kasih. 1, 2, 3.

Terima kasih. Sangat bagus. Xing Yun. Aku dengar kamu adalah maskot keberuntungan perusahaan. Posisimu apa? Tidak, tidak, semuanya asal ngomong. Bukankah itu adalah posisi khusus yang diatur Direktur Xia untukmu? Jangan asal bilang. Sebenarnya karena keberuntungan Xing Yun sangat bagus. Setiap kali perusahaan mengalami kendala jika ada dia, semua akan teratasi.

Juga sering mendatangkan keberuntungan bagi kami. Benarkah? Apa yang terjadi? Tidak, itu semua hanya kebetulan. Tentu saja itu bukan kebetulan. Aku ceritakan satu yang paling klasik, kasus tabrakan berantai itu. Betul, betul, betul. Direktur Xia, Direktur Xia, Anda tidak apa-apa? Bukankah aku sudah menyuruhmu pulang? Mengapa kamu masih di sini?

Anda minum dulu obat penawar mabuk ini. Ambil. Mereka masih tetap tidak setujukah? Jika benar tidak bisa, aku juga bisa minum 2-3 botol bir. Anda istirahat sebentar, aku yang urus. Kamu urus apa? Itu Manajer Jin tidak datang. Level seperti ini, bagaimana bisa mendapatkan SIM. Begini bukankah adalah pembunuh jalanan? Maaf.

Semua kerugian yang Anda alami hari ini aku akan bertanggung jawab. Aku masih ada urusan hari ini. Begini saja, kita saling menukar nomor kontak saja, besok ketemu di toko 4S. Anda adalah Manajer Jin Zhichen? Iya aku. Coba kalian pikir bisa ketemu orang yang sudah dicari seminggu juga tidak bisa ketemu

Saat ditabrak oleh Xing Yun di jalan. Ini keberuntungan apa. Kelihatannya seperti keberuntungan, tetapi sebenarnya karena keteguhan hati Xing Yun. Coba kamu pikir seorang gadis selarut itu, jika orang biasa pasti sudah pulang sejak awal. Siapa yang tidak mau menunggu di depan pintu. Periode memulai karir semuanya juga tidak mudah.

Aku begini juga khawatir Direktur Xia. Khawatir jika terjadi sesuatu dengan Direktur Xia, maka pekerjaanku juga hilang. Masih ada sekali lagi saat membeli hak cipta. Yaitu yang aku sendiri mengalaminya, hak cipta untuk “Tak Terbatas” itu. Betul, betul, betul. Kita sudah datang hingga 3 kali, pihak mereka masih saja tidak mau memberikan otorisasi.

Menurutku sepertinya tidak ada harapan lagi. Menurutku belum tentu. Mereka tidak terlihat seperti orang yang serakah uang. Mungkin saja dia tidak yakin. Takut jika nanti ceritanya hancur di tangan kita. Jika kita bisa membuatnya melihat ketulusan hati kita, membuat dia percaya kita bahwa pasti bisa menggambarkan tokoh karakternya dengan sangat baik.

Mungkin saja dia tidak akan menolaknya. Tetapi kita sudah mengatakannya beberap kali. Atau kita bisa menggambar tokoh karakternya. Apa kamu sudah memikirkan bagaimana menggambarnya? Sejak awal dalam pikiranku sudah ada sketsanya. Sekarang juga aku pulang menggambarnya. Tidak perlu pulang untuk menggambarnya. Apakah kita sudah yakin mau melakukan ini? Mengapa aku merasa ini sepertinya melanggar hukum?

Bagaimana jika mereka lapor polisi? Paling-paling kita bantu mereka mencat ulang temboknya menjadi putih. Menurutku ide kita ini sangat gila. Apakah kalian percaya diri? Tidak usah tanya lagi. Terakhir pasti mereka terharu melihat hasil lukisan Xing Yun. Tentu saja. Lukisan itu masih ada di sana hingga sekarang. Pengarangnya sangat puas dengan hasil desain game kita.

Dengar-dengar sampai sekarang masih banyak pemain yang sign in. Semua ini berkat Xing Yun dan juga kegigihan Direktur Xia. Kelihatannya Xing Yun kamu tidak hanya setia pada Direktur Xia juga punya keakraban yang tidak biasa dengan dia. Ini tidak bisa didapat dengan mengandalkan usaha saja. Pantasan Direktur Xia kalian tidak bisa jauh dari dia.

Teman-teman sekalian, sekarang bukan saat yang tepat untuk mengorek kembali hal-hal yang sudah lewat. Direktur Xia oh Direktur Xia… Anda bukannya segera membantu menjelaskan. Itu kalian lanjutkan ngobrol, aku ingin pulang istirahat. Jika kamu balik sekarang kamarnya juga belum siap. Lagipula masih bisa naik kapal keliling danau. Tidak perlu, aku duduk di lobi hotel saja.

Kak, kamu berencana kapan pulang? Kakak. Tidak seru. Haruskah kamu membongkar lelucon ini di depan begitu banyak orang? Te… tetapi kalian satu marga Shen satu lagi marga Xia. Benar. Orangtua kami meninggal muda, untuk mengenang mereka aku ikut marga ibu. Bukankah kamu mau pulang? Tiba-tiba aku merasa sudah baikan. Lebih baik aku tetap bersama kalian.

Kapan kita mengelilingi danau? Sudah lama aku tidak mengayuh kapal. Chu Nan, kamu sudah sampai. Chu Nan, Chu Nan. Pacar top ya, kenalkan sebentar. Ini dua adalah sahabatku. Amy, Yiyi. Halo, Chu Nan. Halo. Per… perjaka. (Kata “Chu Nan” juga berarti “perjaka”) Perjaka. Per… Yiyi. Maaf, maaf.

Aku merasa nama dia sangat cocok untuk blind date. Tidak apa-apa, aku sudah terbiasa. Banyak sekali orang juga bercanda begitu. Ini bosku, Direktur Xia. Ini adalah kakaknya, Shen Qing. Direktur Xia, ini adalah pacarku Chu Nan. Bos kamu adalah Xia Ke? Kalian saling kenal? Kami…. Tuan Chu, administrasi kamar sudah selesai dilakukan.

Ini adalah kartu kamar Anda dan Nona Xing Yun. Sebuah kamar executive yang menghadap danau, kamarnya terpisah di area lain. Sebentar lagi pelayan akan mengantar kalian ke sana. Kamar executive harganya 3 kali lipat kamar biasa kita. Kita tidak tinggal bersama dengan mereka? Tuan Chu sudah menaikkan level kamarnya. Maaf, Tuan Chu budget perusahaan terbatas.

Direktur Xia tenang saja, kami bayar sendiri. Melihat kalian bermain dengan sangat gembira, aku juga tidak ingin pulang dulu. Pelayan, di sebelah kamar mereka ada kamar kosong? Pesankan yang sama untukku satu. Aku juga ingin menikmati sebentar. Masukkan ke bonku. Baik, silakan jalan sebelah sini. Direktur Xia, sebenarnya kalian saling kenal tidak? Tidak kenal. Mari.

Bersulang untukmu sekali. Chu Nan, kamu jangan minum terus, makan sedikit sayur. Aku ambilkan untukmu. Daging panggang merah makan tidak? Direktur Xia, apakah aku menyinggungmu lagi? Kebe… kebetulan saja, lezat. Bebek panggang sudah datang, bebek panggang sudah datang. Bagus, bagus, bagus. Aku dengar saus bebek panggang mereka ini sangat rahasia, sangat lezat. Mari, semuanya dicicipi.

Direktur Xia, Anda duluan makan. Selera Direktur Xia aku paling jelas. Direktur Xia kami makan wortel tidak makan bawang. Daging bebek juga tidak terlalu lemak. Diolesi lagi dengan sedikit saus manis. Tambah sedikit lagi. Ditambah lagi sedikit. Direktur Xia, apakah ini adalah selera yang Anda sukai? Mulut Direktur Xia kami sangat pemilih,

Makanan yang dia sukai pasti lezat, ayo dicicipi. Pelayan, bawa pergi bebek panggangnya. Jangan, jangan, kita semua belum makan. Kamu tidak mau makan orang lain masih mau makan. Kak Shen Qing, apakah Anda mau makan? Begini saja, aku gulungkan satu untukmu. Agar makanan berminyak ini tidak mengotori tanganmu. Betul, betul, betul, aku juga mau.

Ayo, ayo, ayo, semuanya sudah kumpul kan? Sudah kumpul… Baik. Hari ini kita mau bermain sebuah game. Nama permainan ini adalah “Sebelumnya Tidak Pernah” Peraturan game adalah, satu orang berdiri katakan “Aku sebelumnya tidak pernah melakukan apa.” Jika di antara kalian pernah melakukannya maka hukumannya minum satu gelas. Bagaimana?

Ini sangat seru, aku mau main. Ini kedengarannya sangat menegangkan. Direktur Xia, dimulai dari Anda dulu. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Direktur Xia. Rahasia bos kalian berani dengar? Bukan begitu, apakah Anda tidak mau main? Jadi Anda duduk di sini tidak ikut dan hanya menggosipkannya saja.

Itu seperti… masalah pribadi bos, kami tentu saja tidak punya hak bertanya, betul tidak. Jika begitu Direktur Xia, Anda menjadi juri kami saja bagaimana? Baiklah. Sebelum main aku ingatkan lagi, tidak boleh berbohong. Jika pernah dilakukan harus minum bir. Siapa yang bohong akan jomblo seumur hidup. Baik. Terlalu kejam, ini terlalu kejam.

Lajang seumur hidup adalah kutukan paling jahat yang ada di dunia ini. Kamu, kamu, kamu… Kenapa? Tidak berani? Aku tidak berani, sebentar lagi kubuat kalian semua minum sampai mabuk, jangan nangis ya. Baik, ayo, aku duluan bilang. Aku sebelumnya tidak pernah ketemu orang yang pada pandangan pertama langsung ingin menikah dengannya. Apa yang kamu lakukan?

Xu Yiyi, kamu kan sudah menikah, sudah lupa suamimu? Aku dan suamiku adalah teman kuliah. Kami berbeda. Kami saling jatuh cinta setelah lama bersama bukan pada pandangann pertama. Chu Nan sudah minum. Pantasan terburu-buru ingin mengganti kamar. Xing Yun, dia ingin langsung mendapatkanmu. Menikah. Menikah. Menikah. Menikah. Menikah. Menikah. Sudahlah, sudahlah, sudahlah.

Lihat mereka berdua tidak ada respon. Begini saja. Hari ini tidak izinkan kalian menikah, besok saja. Apa-apaan. Giliranku. Pertanyaanku adalah sebelumnya aku tidak pernah ketemu hal seperti pahlawan yang menyelamatkan putri cantik. Kisah cinta klasik seperti ini bagaimana mungkin sampai sekarang masih ada di dalam hati gadis muda seperti kalian? Kalian berdua sungguh hebat.

Pahlawan menyelamatkan putri cantik, cinta pandangan pertama, sumpah setia seumur hidup. Cerita kalian seperti sandiwara. Meskipun agak ketinggalan zaman, tetapi jika cerita ini benar-benar diceritakan, seperti kisah klasik yang abadi. Aku sarankan jangan hanya Xing Yun sendiri yang minum. Pahlawan Chu kita juga harus minum. Betul, betul, betul, harus minum, harus minum, harus minum.

Minum segelas, minum sekali. Bukan Chu Nan. Adalah, adalah salah satu temanku. Bukankah kamu tidak ikut main? Aku haus, oke? Yang kalian tanyakan ini terlalu rendah. Sedikitpun tidak professional. Begini, aku siap-siap kasih yang besar. Mari, berikan apa yang kamu punya. Aku… Aku sebelumnya tidak pernah tidur di ranjang pria. Dongdong sungguh bisa…

Pertanyaanmu ini tidak seru. Tidak seru. Yang wanita harus minum semua. Xing Yun, kamu tidak bisa lari dari gelas kali ini. Kamu ini orang yang sudah punya pacar. Minum. Xing Yun cepat minum. Tidak disangka perkembangan kalian begitu cepat. Bukan. Apa… apa maksudnya. Xing Yun, bukan Chu Nan? Tidak disangka, Xing Yun

Masih ada hal seperti ini. Siapa? Katakan padaku. Jangan sembarang bicara. Kamu katakan pada kami siapa? Dongdong, pergi ambilkan talam buah kemari. Jangan, dia sudah mau katakan. Cepat. Baik, baik, baik, nanti akan kuinterogasi lagi. Kalau begitu kalian lanjutkan main. Aku sedikit lelah, ingin pulang beristirahat. Waktu tidak pagi lagi, ayo kita mulai rencana kita.

Kalau begitu kami juga pulang istirahat. Di jam segini paling cocok melakukan spa air. Xing Yun, kita pergi bersama. Dengan begini bisa relaks sebentar. Nanti malam tidur pun lebih nyenyak. Melakukan spa air apa? Wanita harus memperlakukan dirinya dengan baik. Chu Nan, kami mengambil waktu Xing Yun sebentar. Kamu tidak keberatan kan? Tentu saja.

Kamu akan berterima kasih pada kami. Baiklah, apakah semuanya bisa melihatnya? Kita mulai siaran langsung. Aku katakan padamu, berkencan juga adalah sejenis seni menata tubuh. Hanya dengan persiapan yang teliti, menata gaya secara online baru bisa menciptakan dasar yang kuat bagi kencan kalian. Akomodasi tamu memang beda. Sangat lengkap dan berkelas tinggi.

Dengar-dengar di tempatmu sini masih ada bak mandi pijat. Kamu boleh ke kamarku mandi. Bolehkah. Kalau begitu aku panggil semua staf wanita untuk merendam kaki di baik mandimu. Apakah kamu temanku? Kenapa? Tidak ingin berbagi ya? Direktur Xia. Direktur Xia.