[INDO SUB] Menjadi Pahlawan (Being a Hero) EP02 | Chen Xiao / Wang YiBo | YOUKU
[Episode 2] Tidak ada kerjaan lagi, ‘kan? Kepala Biro Lin. Ada satu hal yang belum kulaporkan padamu. Katakan. Kami menemukan serpihan batu giok di lokasi pembunuhan Hu Qingshan. Wu Gang melakukan bisnis batu giok. Dia pernah menerima sepasang liontin batu giok yang lama. Saat aku masih kecil, dia pernah memberikan salah satu pada Wu Zhenfeng.
Satunya lagi, dia berikan padaku. Liontin giok ini jika digabungkan adalah satu pasang yang utuh. Jika dipisahkan juga bisa dipakai. Serpihan ini, aku sudah mengidentifikasinya. Bahannya sama dengan batu giok di tanganku. Jadi aku menduga, ini seharusnya Wu Zhenfeng yang menjatuhkannya. Aku pikir, Wu Zhenfeng telah kembali. Jadi, saat rapat pagi aku mengusulkan
Untuk melakukan investigasi gabungan dengan kasus Wu Gang tiga tahun yang lalu. Saat keluar nanti, buktinya diarsipkan. Kepala Biro Lin. Hasil perbandingan telah keluar. Di dalam kapsul, bahan utamanya adalah tepung dicampur dengan sedikit glukosa. Hasil tes urin bersifat negatif dan tidak mengidap narkotika. Baik, kau berikan pada Kapten Liu. Baik.
Lepaskanlah orang jika tidak ada masalah lagi. [Obat] Mau makan apa? Kakak Xian, polisi telah menyegel tokoku. Polisi sudah datang, tidak lama sebelum Kakak Feng merampasku. Aku menduga dia yang mengungkapkan aku. Tempatku sudah tidak aman. Begini, nanti malam kau pergi ke gudang lama. Lalu, buat yang bernama Kakak Feng itu| tutup mulut selamanya.
Kakak Xian, aku tidak pernah membunuh orang. Aku tidak menyuruhmu membunuh orang. Dia yang membunuh Hu Qingshan. Kau ke sana buat perangkap, agar dia ditangkap oleh polisi. Dia yang membunuh? Keluarkan semua barang yang ada di tanganmu. Satu pun tidak boleh ditinggalkan. Ingat, keluarkan semuanya. Kakak Xian. – Halo. – Ini aku. Tunggu sebentar. Katakan.
Aku sudah menemukan orang yang membunuh Hu Qingshan. Nama samarannya adalah Kakak Feng. Namun, nama aslinya tidak tahu. Bagaimana kau mengetahuinya? Aku mencari tahu di luar. Apakah informasinya dapat diandalkan? Tidak pasti. Dia telah menghubungiku. Malam ini aku akan bertemu dengannya. Baik. Kenali dia dengan jelas malam ini. Ingat.
Satu hal lagi, siapa yang membuat kapsul kuning itu? Apakah sudah cari tahu dengan jelas? Aku masih mencari tahu. Harus cepat. Apakah barangnya sudah dibawa? Sudah bawa semuanya. Nanti lakukan dengan ligat. Langsung pukul pingsan orangnya. Taburkan sedikit obat agar polisi menangkapnya. Kakak. Mengapa bawa banyak barang jika hanya menjebaknya? Banyak sekali omong kosongmu.
Setelah selesai ini, lekas berikan barang pada Kakak Xian. Polisi sudah mulai mengawasi aku. Kalian akhir-akhir ini juga jaga-jaga. [Chen Yu] Chen Yu, kau ada di mana? Kau ada di mana sekarang? Aku sekarang ada di pabrik kimia terbengkalai pinggiran kota. Sekarang Lao Ba sudah bertemu dengan orang di dalam.
Tidak bisa dipastikan apakah ada senjata. Aku menduga mereka akan segera melakukan transaksi narkotika. Kau segera ajukan bantuan. Dengar tidak? Baik, kau kirimkan lokasinya ke ponselku. Aku segera ajukan. Mengenai hal ini, kau laporkan pada Kapten Liu saja. Mengenai kasus Ba Peng, pasti ada yang membocorkan informasi. – Baik, aku tahu. – Cepat. Sobat.
Kau tidak jujur. Kau menjebak aku. Sayang sekali. Tidak disangka kau memiliki informasi yang luas. Begitu cepat sudah keluar. Kalau begitu mengapa kau mau menjebakku? Jika tidak, kau selamanya akan mengira aku hanyalah seorang penjual massal. Kapten Liu, Chen Yu. Chen Yu, ini aku. Kapten Liu, mereka mulai melakukan transaksi.
Namun, di dalam terlalu gelap, tidak jelas siapa. Kau jangan bertindak gegabah. Tunggu bantuan dari kami, kami akan segera tiba. Baik. Mari kita bahas kasusnya. Menurutmu, kasus narkoba sintetik jenis baru ada hubungannya dengan K? Apa maksudmu? Menurutku, ada suatu hubungan dalam kasus ini. Aku ingin mendengar pendapatmu. Kalau begitu, aku akan katakan setahuku.
Sebenarnya, kasus narkoba sintetik jenis baru ini hanyalah sebuah pancingan. Beberapa tahun ini di Yunhe, aku ada strategi sendiri. Aku terus menjalankannya. Aku ingin melalui kasus narkoba sintetik jenis baru ini memberantas seluruh pengedar narkoba di wilayah Yunhe. Termasuk K. Kalau begitu, bisakah kau memberi tahu aku, bagaimana kau menyusun strategi? Tidak boleh?
Wakil Kapten Chen. Mohon maaf. Menurut prinsip kerahasiaan organisasi, aku hanya bisa mengatakan sekian saja. Bolehkah kau beri tahu padaku, kau berencana menjalankannya sampai kapan? Aku harap kasus narkoba sintetik jenis baru ini dan kasus Grup K bisa diselesaikan bersamaan. Satu bulan. Apakah kau sanggup? Wakil Kapten Chen. Sejujurnya,
Tinggal beberapa bulan aku sudah bisa pensiun. Saat aku melepaskan kostum polisi ini, aku tidak berharap Kabupaten Yunhe masih ada pengedar narkoba yang tersisa. Namun, kau juga jelas lokasi Yunhe lebih spesial dari yang lain. Memiliki struktur populasi yang kompleks. Jadi, aku tidak bisa memberantas secara langsung. Aku hanya bisa singkirkan perlahan-lahan. Dengan menyelidiki jelas
Semua struktur organisasi pengedar narkoba di wilayah Yunhe, aku baru sanggup menangkap mereka semua. Aku tidak tahu apakah ini hanya alasanmu, atau pemikiranmu sebenarnya. Yang kulihat adalah sejak kau menjabat sebagai Kepala Biro dalam tiga tahun ini kau mengendalikan narkoba dengan ketat di Kabupaten Yunhe. Tentu saja, ada juga banyak alasan objektif.
Namun, itu bukanlah alasan kita bertindak tidak efektif. Apakah kau setuju? Setuju. Oh ya, tadi kau bilang kau akan pensiun beberapa bulan kemudian? Apa yang ingin kau lakukan? Aku ingin barangnya. Aku mau yang banyak. Kau juga tidak perlu membunuh Hu Qingshan, lalu, membalas dendam pada tokoku. Aku tidak membunuhnya. Kau jangan berpura-pura.
Huang Daxian sudah memberi tahu padaku bahwa kau yang membunuh Hu Qingshan. Huang Daxian yang membunuh Hu Qingshan. Kalian ini mau menjebakku. Aku terus terang padamu, hari ini memang mau menjebakmu. Maju. Beraksi. Polisi! – Jangan bergerak. – Berhenti, jangan kabur. Polisi. Polisi. – Berhenti! – Polisi. – Jangan kabur. – Cepat, ada polisi.
Bakar semua barangnya. Cepat. Naik mobil! Jangan bergerak. Jangan bergerak. Polisi. Jangan bergerak. Berhenti! Jangan bergerak! Jangan bergerak! Padamkan api. Kapten Liu. Kami menemukan ponsel di dalam mobil. Namun, kerusakannya sangat parah. Tidak tahu apakah datanya bisa dipulihkan kembali. Setelah kembali, berikan pada Bowen, biarkan dia mencobanya. [Polisi] Kepala Biro Lin. Kepala Biro Lin.
Mengapa tidak melapor tindakan sebesar ini? Mengapa? Kejadian terjadi tiba-tiba, saat kami tiba mereka sudah melakukan transaksi. Sungguh tidak bisa merencanakan dengan detail. Ini kelalaianku, aku akan menulis laporannya. Menulis laporan? Apa gunanya menulis laporan? Orangnya sudah meninggal, koneksinya telah putus. Satu bulan. Kalian tahu dengan jelas. Batas waktu satu bulan.
Mohon maaf, Kepala Biro Lin. Aku sudah memanggil orang ke kantormu, tapi tidak ada orang. Saat kutelepon tidak diangkat. Buat laporan! Laporan yang detail. Lapor. Siapa? Masuk. Kepala Biro Lin. Ada apa? Lapor. Aku mengajukan usulan lagi, agar kasus Hu Qingshan, transaksi narkoba di pabrik kimia
Dan kasus Wu Gang tiga tahun yang lalu diinvestigasi secara serentak. Kepala Biro Lin. Aku tadi pergi ke Ruang Arsip. Kau lihat, ini serpihan batu giok yang ditemukan di lokasi pembunuhan Hu Qingshan Ini adalah liontin giok yang ditemukan saat transaksi narkoba di pabrik kimia. Ini membuktikan kedua orang ini adalah orang yang sama.
Yang ini punyaku. Sedangkan yang ini punya Wu Zhenfeng. Jadi, aku menduga Wu Zhenfeng telah kembali. Karena itu, aku ingin mengajukan investigasi gabungan. Lalu, tangkap Wu Zhenfeng di seluruh kabupaten. Menurutku, ini adalah titik terobosan kita. Apakah ini sudah dilaporkan pada Kapten Liu? Karena kasus ini terlalu besar, jadi aku datang mencarimu secara langsung.
Arsipkan buktinya. Keluar. Apa maksudmu? – Apakah dirimu setuju dengan pendapatku? – Tidak. Apakah kau bisa membedakan apa itu bukti dan prasangka? Melakukan penangkapan sesuka hati. Aksi sebesar apa itu? Harus menghabiskan berapa tenaga kepolisian? Apakah kau pernah memikirkannya? Apakah kau bisa menanggungnya? Aku sudah mengidentifikasinya. Kedua bahan ini sama. Ia pasti milik Wu Zhenfeng.
Siapa yang mengidentifikasinya? Apakah ada kualifikasi forensik secara legal? Apakah sudah memenuhi standar kualifikasi forensik? Tetap tidak bisa mengabaikan petunjuk dan tidak menyelidikinya. Kedua TKP telah menemukan serpihan liontin giok Wu Zhenfeng. Ia adalah buktinya. Baik, kau dengarkan dengan baik. Sudah tiga tahun dan lewat ribuan hari. Barang ini apakah milik Wu Zhenfeng,
Apakah dia menghilangkannya atau dirampas dan dicuri, lalu digadaikan pemiliknya dan pernah dimiliki berapa orang, apakah kau memikirkannya? Bagaimana sebuah benda di lokasi TKP, bisa membuktikan Wu Zhenfeng pernah ke sana? Kepala Biro Lin. Menurutku, dia adalah Wu Zhenfeng. Hari ini yang kabur di TKP pasti adalah dia. Harus ada bukti lengkap.
Yang kau lihat belum tentu adalah kenyataan. Kau memiliki daya pengamatan yang mendetail, mungkin bisa membuktikan kau polisi yang handal dan sudah memikirkan kasus. Namun, bukti legal bukan hanya mengandalkan satu-satunya bukti saja. Melainkan, sekumpulan bukti yang lengkap. Apakah kau punya? Perlihatkan padaku! Apakah saat di universitas, pelatihmu mengajar seperti ini?
Sekarang kau hanya mengandalkan sebuah bukti di TKP membuat prasangka secara subjektif. Berapa besar akibat yang ditimbulkan jika menyelidiki seperti ini? Apakah kau tahu? Orang lain bisa saja celaka! Itu, tadi aku sedikit emosi. Mari. Chen Yu. Jangan dimasukkan ke hati. Aku tidak bermaksud yang lain. Sebagai polisi senior, aku hanya memberi usulan agar kalian
Berpikir lebih matang saat menyelidiki kasus. Kau lihatlah. Kondisimu seperti ini begitu gegabah. Baiklah, keluarlah. Tunggu. Arsipkan buktinya. Wu Zhenfeng. Seperti ini. Di lokasi meninggalnya Wu Gang, kami menemukan heroin seberat sepuluh kilogram. [Tiga tahun yang lalu] Kami datang untuk memberi tahu padamu, kami akan melakukan autopsi pada mayat ayahmu. Semoga kau dapat mengerti.
Apa yang sedang kalian curigai? Apakah kalian curiga bahwa tubuhnya ada narkoba? Benarkah? Tidak hanya akan melakukan tes narkoba. Juga termasuk penyelidikan pada luka pisau dan tembakan. Benar tidak? Yang harus diselidiki bukan ayahku, yang harus diselidiki adalah kau. Narkoba di Kabupaten Yunhe begitu merajalela. Kau sebagai Kepala Biro, apa yang kau lakukan?
Aku baru saja menjabat. Kau di Divisi Pemberantasan Narkoba, sudah menjabat menjadi Kapten selama delapan tahun. Jika ayahku seorang pelaku narkoba, apa yang kau lakukan sejak awal? Wu Zhenfeng. Kami pasti tidak akan menyalahkan orang baik. Kami juga tidak akan melepaskan orang jahat. Jadi, aku berharap… Berharap kau jangan terlalu bersedih. Kaihua.
Apakah sudah pulang kerja? Jika malam nanti senggang, datang ke kantorku sebentar. [Toko Mixiang] [Toko Mixiang Yang Ling] Pak Polisi Chen, mengapa pulang begitu larut? Bukankah sudah kubilang, tidak perlu menungguku setelah lewat pukul 22:00? Jika sendirian akan bahaya. Aku ada kunci. Ini adalah wilayah pengawasanmu. Bagaimana mungkin ada bahaya?
Aku dengar, kau kembali ke Divisi Pemberantasan Narkoba? Aku sengaja menunggumu pulang untuk merayakan bersama. Jangan termenung, cepat pergi mandi. Aku akan menyiapkan camilan malam untukmu. Mengapa masih termenung? Cepat pergi mandi. Di situasi yang begitu rumit, hanya mendapatkan sebuah sidik jari. Sangat jelas, lokasi pembunuhan ini pernah disentuh orang secara sengaja.
Tidak salah lagi, ini pasti berasal dari batu giok yang sama. Sudah tiga tahun dan lewat ribuan hari. Bagaimana sebuah benda di lokasi TKP, bisa membuktikan Wu Zhenfeng pernah ke sana? Hanya ada waktu satu bulan, aku ingin melalui kasus narkoba sintetik jenis baru, memberantas K. Pagi ini, kalian menemukan narkoba sintetik jenis baru
Di Restoran Weixiang. Aku langsung menemukan Lao Ba. Aku ingin dia bantu mencari tahu asal usul kapsul kuning itu, serta penyebab kematian Hu Qingshan. Lao Ba. [Obat] Pernahkah kau melihatnya? Barang ini disamarkan hingga seperti ini, hanya bisa dijual di apotek. Kau penjual obat, kau bilang kau tidak pernah melihatnya? Kepala Biro Lin.
Aku beri sebuah kesempatan lagi. Kepala Biro Lin, aku sudah kembali ke jalan yang benar. Baik, aku akan segera menelepon orang ke sini. Aku pernah melihatnya. Pernahkah? Kepala Biro Lin. Di tempatku hanya ada dua jenis. Ini diberikan kedua bawahan lamaku untukku. Katanya ini produk baru. Dia titipkan di tempatku untuk dijual.
Aku terus menguncinya dan tidak berani menjualnya satu pun. Sungguh, satu pun tidak berani dijual. Apakah kau tahu Restoran Weixiang? Tidak tahu. Katakan sekali lagi. Aku tahu. Orang yang meninggal bernama Hu Qingshan, dia seorang koki. Siapa yang membunuhnya? Aku tidak kenal. Aku sungguh tidak tahu. Kalau begitu, kau pergi cari tahu.
Siapa yang buat ini? Di mana pembuatannya? Siapa yang sedang menjualnya? Seluruh jaring pemasarannya, aku ingin tahu dengan jelas. Bagaimana aku mencari tahu ini? Aku sudah lama tidak bekerja. Mana bisa aku tahu begitu banyak hal? Intinya, siapa yang membunuh Hu Qingshan. Kepala Biro Lin. Kau ingin aku mati, ya?
Lain kali hubungi aku dengan menggunakan kartu ini. Ambilkan aku beberapa kotak Nifedipin, belakangan ini tekanan darahku naik lagi. [Apotek Yunhui] Aku sungguh tidak menyangka, di tempat kejadian Lao Ba mati terbakar, ada begitu banyak narkoba jenis baru. Karena itu, dia nekat kabur saat melihat polisi. Akibatnya terjadi hal seperti ini. Dia layak mendapatkannya. Kaihua.
Dulu dia hanya seorang pengedar kecil. Seorang pengedar eceran yang sangat kecil. Dia mana mungkin bisa punya narkoba sebanyak itu. Tidak mungkin. Pasti masih ada… Pasti masih ada sesuatu yang belum dia katakan padaku. Jadi, kami tidak menemukan obat itu di apotek saat siang hari karena kau yang memberitahunya? Bukankah aku sudah bilang padamu tadi?
Aku menyuruhnya pergi mencari tahu asal usul kapsul kuning. Siapa lagi yang bisa menjadi saksimu dalam masalah ini? Kau mencurigaiku? Dia… Kaihua. Kau sudah bertahun-tahun memberantas narkoba. Seharusnya kau tahu jelas aturan kerahasiaan. Kepala Biro Lin. Dia sudah mati. Ditemukan banyak narkoba di tempat kejadian. Bagaimana penjelasanmu?
Wakil Kapten Chen masih ada di Yunhe, bagaimana kau akan menjelaskan padanya? Apakah dia akan percaya? Apakah kau percaya? Mengapa kau melamun? Seekor udang per pangsit, itu makanan kesukaanmu. Mengapa kau begitu cemberut? Kau selalu ingin kembali ke Divisi Pemberantasan Narkoba, ‘kan? Lebih tepatnya, aku dipindahtugaskan. Aku beri tahu padamu,
Masuk ke Divisi Pemberantasan Narkoba lebih buruk dari di kantor polisi. Sangat berbahaya. Sifatmu juga tidak seperti kakakku. Jurusan yang aku ambil memang pemberantasan narkoba. Lalu, apa lagi yang membuatmu tidak senang? Hari ini aku dimarahi Kepala Biro Lin sekali. Tidak. Dua kali. Ayah Lin? Tahukah kau mengapa waktu itu dia membuangku ke kantor polisi,
Membiarkanku menjadi polisi daerah selama tiga tahun? Aku tidak tahu. Aku hanya tahu pada tiga tahun lalu, aku mau menyewakan lantai atas. Jadi, kakakku memperkenalkanmu dan berkata kau koleganya. Lalu, aku sewakan padamu. Waktu itu, aku baru mulai bekerja di Yunhe. Karena baku tembak dengan pengedar narkoba luar negeri, ada orang yang mati.
Pelaku narkoba yang mati kebetulan adalah tetanggaku saat kecil. Putranya menghadiri pemakaman. Karena kami saling kenal saat kecil, atasan menugaskanku untuk menemaninya. Sekalian melihat apakah bisa menemukan beberapa petunjuk. Ayahku tidak mungkin pelaku narkoba, dia mustahil mengedarkan narkoba. Sebelum ada bukti memadai [Tiga tahun lalu] yang membuktikan ayahmu tidak bersalah,
Kami tetap harus mempertahankan kecurigaan terhadapnya. Bukti, ya? Beri tahu dia, beri tahu dia buktinya. Beri tahu dia, ayahku bukan pelaku narkoba, katakanlah! Wu Zhenfeng. Tenangkan dirimu. Masih ingat ini? Masih ingat tidak? Apakah punyamu masih ada? Lihat ini! Beri tahu dia bagaimana sikap ayahku padamu saat kau kecil! Dia tidak mungkin pelaku narkoba!
Kau katakan! Wu Zhenfeng. Kami sudah mencari tahu situasi. Keluarga kalian sudah 15 tahun berpisah dengannya. Total 15 tahun sudah cukup panjang. Total 15 tahun juga cukup untuk mengubah seseorang. Tidak ada yang bisa menjamin hal ini. Benar, ‘kan? Ada lagi. Jika kau ada waktu, aku harap kau datang ke kantor.
Kami ingin mencari tahu lebih banyak informasi. Hubungan sosial ayahmu, kondisi arus kasnya, serta kondisi operasional perusahaannya. Kau Chen Yu yang baru dipindahkan ke Divisi Pemberantasan Narkoba, ‘kan? Benar. Aku tahu kau sudah mengenalnya sebelumnya. Bantulah menenangkan pikirannya. Kami besar di Kundu sejak kecil. Saat aku berusia 10 tahun, seluruh keluarga mereka pindah ke Yunhe
Dan membuka bisnis batu giok. Bahkan di saat kami berdua berpisah, ayahnya memberikan kami sepasang liontin giok. Jika dipikir lagi sekarang, membuka bisnis batu giok hanyalah kedok. Aku membuatnya mendengar rencana penangkapan kami. Target penangkapan kami adalah pembunuh ayahnya. Dia mengacaukan rencana kami. Akibatnya penangkapan kami gagal. Setelah itu, dia juga…
Dia juga mengejar sendirian hingga ke luar negeri. Dia pergi ke toko batu giok ayahnya yang ada di luar negeri dan menemukan petunjuk. [Tiga tahun lalu] Untuk menjelaskan kejadian di Wuyi Square, aku mengajukan permohonan pada atasan untuk mengejar Wu Zhenfeng. Tidak punya mata, ya? [Zona Khusus Luar Negeri, Desa Walin] Paman Liu.
Setelah ayahku pergi, apakah ada yang datang kemari? Tidak. Semua dokumennya sudah ada di dalam sini, ‘kan? Semuanya sudah di sini. Wu Zhenfeng. Ikut aku kembali. Ikut aku kembali dan jelaskan. Aku beri tahu padamu, aku sudah diberhentikan. Kapten kami juga ada di unit perawatan intensif, apakah kau tahu? Kau sedang mencari apa?
Apa yang kau temukan? Ke depannya, aku serahkan toko ini padamu. Kau beri tahu aku, apa yang kau temukan? Aku ingatkan kau, ini zona khusus luar negeri. Kau tidak berhak menangkapku. Wu Zhenfeng, apakah kau tidak merasa bersalah sedikit pun? Pembunuh ayahku masih bebas di luar sana sekarang! Apakah kalian tidak merasa bersalah?
Awalnya Du San bisa tertangkap, mengapa kau ke sana? Apa ini? Aku tidak memercayai kalian. Berikan buktinya padaku. – Lepaskan! – Aku pasti akan selidiki! – Lepaskan! – Kau mau pergi ke mana? Minggir. Apa maksudnya? Mengapa aku harus minggir? Minggir! Ada urusan? Jika ada urusan, bicarakan baik-baik.
– Tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. – Minggir! – Cepat! – Jelaskan saja agar selesai. Jangan bergerak. Aku tidak bergerak, kau yang menyentuhku. [Hu Daming] Wu Zhenfeng. Kau mau pergi ke mana? Aku membawa ini kemari. Tentang kematian ayahmu, aku pasti akan menyelidiki dengan jelas. Bisakah kau percaya padaku? Ikut aku kembali. Ayo.
– Ikut aku kembali. – Lepaskan. Wu Zhenfeng. Orang yang duduk di belakangku memiliki pistol. Dia menargetkanmu. Ayo, ikut aku turun. Perlahan-lahan. Wu Zhenfeng. Aku sedang menyetir, jangan bertengkar lagi. Jangan bertengkar lagi. Terus menyetir, jangan berhenti. Jangan bertengkar lagi. Bergerak lagi? Jika bergerak aku akan membunuhmu. Terus menyetir.
Jika bergerak lagi, aku akan membunuhmu, percaya tidak? Aku menemukan terus ada yang mengawasi Wu Zhenfeng. Dia pasti menemukan petunjuk penting. [Serigala; Bos, apakah ada stok susu bubuk?] [Grup Agen Pembelian Susu Bubuk Luar Negeri] [Huang Daxian; Kau pembeli baru?] [Aku direkomendasi oleh Lao Zhang.]