Rahasia tersembunyi kasus terungkap | The Sleuth of the Ming Dynasty【INDO SUB】EP4 | iQIYI Indonesia
Episode 4 Bukankah kamu ingin tahu keseluruhan ceritanya, kan? Semula kedua keluarga kami adalah sahabat lama. Keluarga Feng berdagang, sedangkan Keluarga Lin di bidang pendidikan. Karena hubungan kedua keluarga yang senantiasa baik, jadi pernikahanku dan Chaodong sudah diputuskan sejak kami masih kecil. Masa itu adalah masa yang paling menggembirakan untuk kami. Sampai…
Ayahku masuk ke dalam penjara kerajaan. Aku juga dimasukkan ke dalam Kantor Musik Kerajaan. Kemudian dijual ke Gedung Huanyi. Semula aku mengira akan seperti ini sepanjang hidupku. Tetapi tidak disangka, aku kembali bertemu dengannya. Dia berusaha dengan keras untuk menemukanku, dia mengatakan pasti akan menebusku. Dia memintaku untuk menunggunya. Tetapi tidak disangka germo menaikkan harganya.
Semula dia membeliku seharga 50 tael dari kantor Musik Kerajaan. Dia memberikan harga 500 tael ketika mendengar Chaodong yang ingin menebusku. Demi menebusku, Chaodong menjual sawah dan harta keluarganya. Tetapi secara tidak diduga, Zheng Cheng muncul pada saat ini. Zheng Cheng yang keji itu terlebih dahulu menebusku. Tetapi dia tidak membiarkanku untuk meninggalkan Gedung Huanyi.
Chaodong marah dan pergi mencari Zheng Cheng. Dia pun dipukuli oleh Zheng Cheng. Tetapi tidak disangka, pejabat yang datang tidak hanya tidak menghiraukannya, dia juga menangkap Chaodong dan mengurungnya selama satu bulan. Ibu kota yang begitu besar dan berada di bawah kekuasaan Kaisar. Karena Zheng Cheng yang keji ini
Membuat aku dan Chaodong tidak sedikit pun memiliki harapan untuk bertahan hidup. Jadi kalian memutuskan untuk membunuhnya. Semula kami berdua hanya ingin mati saja. Kami tidak akan lagi ditindas oleh seluruh orang jahat yang ada di dunia ini. Tetapi pada saat ini, Chaodong mengatakan kepadaku. Ada orang yang menemukannya.
Chaodong mengatakan ada orang yang menginginkan kematian Zheng Cheng. Dia memintaku untuk memberikan resep obat Fu Yang Chun kepadanya. Semula aku tidak berani. Tetapi benar yang dikatakan oleh Chaodong. Asalkan dia mati, kami baru bisa bertahan hidup. Siapa orang yang dibicarakan oleh Lin Chaodong? Chaodong tidak membiarkanku untuk terlalu banyak mengetahuinya.
Ini tidak akan baik untukku. Aku hanya berharap Tuan Tang mengingat perjumpaan kita sebelumnya. Setelah aku mati nanti, bisa menguburkanku bersama dengan Chaodong. Bukan kamu yang bisa menentukan hal ini. Dengan sendirinya akan ada dalil di hadapan pengadilan. Kamu begitu dekat dengannya, mengapa kamu tidak mencegahnya? Dukanya lebih besar dari hatinya yang sudah mati.
Hatinya sudah mati, apa gunanya menyisakan badannya saja? Bagaimana? Runqing. Ketua Sui. Apa kondisinya sekarang? Aku sedang bertanya kepadamu. Bibi Dong, berikan aku semangkuk kuah daging kambing. Baiklah. Bicaralah, jangan minum saja. Bagaimana sekarang? Tuan Pan, Kami menemukan tersangka yang sama pada kasus di Kediaman Bangsawan Wu’an dan Kasus teman belajar Putera Mahkota.
Lalu pagi hari ini kami melakukan pengejaran di pasar besi Hasilnya… Berhasil. Benar… benarkah? Tentu saja. Kepala Pasukan Sui yang memimpin, tidak ada penjahat yang bisa melarikan diri. Bagus, bagus, bagus. Saat ini penjahatnya ada di Departemen Pengadilan Utara? Benar. Kepala Pasukan Sui, penjahat ini… Saat ini penjahatnya terluka, jika besok sudah bisa bertanya kepadanya,
Aku akan mengantarkannya ke Distrik Shuntian setelah aku selesai menginterogasi dia. Baik, baik. Baik sekali, baik sekali. Untung saja kali ini ada Kepala Pasukan Sui sendiri yang membantu Distrik Shuntian untuk menangkap penjahatnya. Bibi Dong, uangnya aku letakkan di sini. Kakak Seperguruan, kamu mau pergi? Bagaimana dengan kuah daging ini?
Yang kamu tahu hanya makan saja. Kuah itu untukmu saja. Segera kembali setelah selesai makan. Apakah tanganmu baik-baik saja? Tidak masalah. Untung saja bukan panah beracun. Iya. Minumlah selagi hangat. Tidak akan enak jika sudah dingin. Kenapa kamu tidak minum? Tidak akan enak jika sudah dingin. Apa yang kamu lakukan?
Aku takut kuah ini terlalu panas bagimu. Aku takut kuah ini terlalu panas bagimu. Tuan Bangsawan, berita baik, berita… Tuan Bangsawan, turut berduka cita. Saat ini pembunuh yang membunuh putra Tuan sudah tertangkap. Dan juga orang ini sekarang berada di dalam tahanan Departemen Pengadilan Utara. Besok bisa diserahkan kepada Distrik Shuntian untuk dilakukan interogasi. Apa?
Tuan Muda Kedua sangat ingin menyelidiki kasus ini, aku bisa memaklumi perasaan seperti ini. Jadi, di bawah kekuasaan dan kepemimpinanku, kasus ini baru bisa berhasil dipecahkan. Jadi aku mohon Anda berdua jangan khawatir, besok aku akan menginterogasi pembunuhnya. Kasus ini juga akan berakhir. Kakak, mengapa baru saja Anda dan Tuan Tang bersama-sama menipu Tuan Pan?
Lin Chaodong… Ini dinamakan memikat musuh ke luar sarang. Tuan Tang. Xue Ling, beritahu kepada yang lainnya, selanjutnya jangan membiarkan sembarangan orang untuk masuk kemari. Siapa orang yang kamu maksud itu? Kasus dimiliki siapa itu? Siapa yang memberikan ide untuk memikat musuh ke luar sarang? Bisakah kamu tidak menyia-nyiakan kue kacang hijau ini? Xue Ling,
Minta semua orang untuk datang berjaga pada hari ini. Jaga semua pintu keluar, biarkan pintu sampingnya. Kosongkan beberapa kamar tahanan ini, tambahkan pasukan pengamanan. Aku akan membawa beberapa orang di kamar tahanan ini, kamu bawa lebih banyak orang di sini. Iya, Kakak Besar.
Baru saja Tuan Tang juga mengatakan ingin memikat musuh ke luar dari sarang. kalau begitu malam ini… Aku beritahu kepadamu, aku memahami Kakak Seperguruanku ini. Hal mendasar yang diketahuinya sudah diketahui oleh seluruh ibukota. Jadi malam ini, pembunuhnya akan mengutus seseorang untuk melakukan pembunuhan di sini. Untung saja bereaksi dengan cepat, tidak sampai membocorkannya.
Tuan Tang memiliki rencana yang bagus. Aku beritahu kepadamu, saat ini orang yang mengetahui faktanya sudah mati. Jika baru saja aku tidak bertindak dengan mendadak, saat ini semua petunjuknya akan terputus. Jadi bagaimanapun juga, malam ini aku akan berjaga di sini. Siapa yang berani mengatakan tidak, dia akan berhadapan denganku.
Sui Zhou, kamu akan berhadapan denganku. Bukankah kamu ingin tinggal di sini? Kapan aku pernah mengatakan aku ingin ditahan di dalam penjara? Bagaimanapun juga aku adalah pejabat penyidik tingkat semi enam. Lebih tinggi setengah tingkat dibandingkan tingkatan ketujuh dari jabatan ketuamu. Kamu sampai berani berulang kali menghinaku. Aku beritahu kepadamu, ini adalah kasusku.
– Ide ini… – Kakak Besar, barang yang kamu minta sudah datang. Apakah kamu juga ingin membunuhku setelah menyelesaikan ini semua? Apakah kamu juga ingin membongkar jembatan setelah menyeberanginya? Apakah kamu tidak tahu cara membalas budi? Ada sesuatu hal yang membutuhkan bantuanmu. Lihatlah, seperti yang sudah aku duga. Karena penjahatnya sudah tertangkap,
Kalau begitu cepat lepaskan aku. Kita sudah tertipu. Celaka. Ayo pergi. Kamu pergi dulu. – Kejar. – Iya. Pedang Jepang. Lin Chaodong sudah mati. Feng Qingzi juga sudah mati. Tang Fan, Tang Runqing. – Kamu… – Tuan Pan. Kepala Pasukan Sui, Dong, apakah beban pikiran nyonya sangat berat?
Tuan Besar dan Nyonya kedua segera akan sampai ke ibukota. Mengeluh juga tidak ada gunanya. Aku sedang mengeluh untukmu. Coba kamu jelaskan. Jika selir yang baru ini adalah orang yang kasar dan pelit. Dia ingin menaikkan uang sewa rumahmu. Bukankah nyonya juga tidak akan berdaya? Ini… bukankah sebelumnya sudah dijelaskan?
Aku hanya mendapatkan gaji yang sedikit dalam setahun. Dan juga ini adalah kabupaten Wanping. Mengapa harus menaikkan uang sewa rumah? Untuk apa kamu marah kepadaku? Yang aku bicarakan adalah selir yang baru. Apakah kamu tahu, aku harus berjalan selama hampir 2 jam setiap hari, melintasi setengah ibu kota baru bisa sampai di Distrik Shuntian?
Bagaimana aku bertahan hidup jika uang sewa rumahnya naik? Siapa? Buka pintu. Orang yang ada di dalam, buka pintunya. Cepat buka pintunya. Kami datang untuk membuat perhitungan denganmu. Pertama, terakhir kali kamu mengantarkan Aha pulang ketika dia mabuk, demi berterima kasih, kambing ini akan diberikan kepadamu. Aku tidak mau. Diam. Masalah kedua,
Terakhir kali ketika kamu mencuri mantel Aha ketika kamu pergi. Itu adalah barang yang paling berharga baginya. Hal ini sampai membuat Aha gelisah sepanjang hari. Kamu harus membayar 50 tael sebagai ganti ruginya. 50 tael? Apakah kalian sedang melakukan pemerasan? Hal ketiga. Mengapa kamu tidak mengembalikan mantelnya kepada Aha?
Di luar dugaan kamu juga merobek mantelnya. Itu adalah barang yang paling berharga bagi Aha. Jika kamu berada di padang rumput, dari awal kamu sudah dijadikan sebagai umpan untuk serigala. Jadi bayarkan lagi 500 tael untuk membeli nyawamu. Aha? Duo Er La. Duo Er La. Duo Er La adalah nama dari Aha. Bukankah namanya Aha?
Aha adalah panggilan, artinya Bos. Dia adalah Bos-mu? Kenapa? Paman, bagaimana aku memanggilmu? Namaku Wuyun Bulage. Kalian menginginkan mantelnya, kan? Kamu ingin memeras 50 tael kepadaku untuk mantel yang usang ini? Aku beritahu kepadamu, aku tidak mengakuinya. Apakah kamu adalah orang yang benar-benar tidak tahu malu? – Kamu berani merusaknya? – Aku akan merobeknya. Lepaskan.
Kamu masih tidak mengembalikannya kepadaku? Kembalikan sumpitku. – Lepaskan. – Aku akan merobeknya. Maaf sudah mengganggu. 50 tael. Kalian jelas-jelas ingin memerasku. Tuan, jangan dengarkan omong kosongnya. Mana ada mantel rusak yang seharga 50 tael? Tidak seperti itu. Jelas-jelas kalian menerobos masuk ke dalam, dan memukulinya sampai terjatuh. Kemudian menanyakan soal mantel kepadanya.
Kemudian kalian juga menarik bajunya, dan… Bisakah berbicara dengan baik-baik? Gantian bicaranya. Dia merampas sumpitku. Orang ini sudah merobek barang Aha yang paling berharga baginya. Dia juga memukuliku. Tuan, berikan sebuah keadilan untukku. Menurutmu mana ada orang yang seperti dia ini. Apakah masih ada hukum kerajaan? Gantian bicaranya, apakah kalian tidak mengerti? Tuan Pan,
Dong selalu mengamatinya dari samping. Pasti bisa lebih objektif. Bagaimana kalau meminta penjelasan darinya? Baik. Dong kamu jelaskan terlebih dahulu. Lapor Tuan, kejadiannya seperti ini. Awalnya aku menjinjing kotak makanan dan menunggu Tuan Tang di halaman rumah. Kemudian, Tuan Tang datang. Dia membuka pintu dan makan di dalam. Kemudian ketika sedang makan,
Ada terdengar suara ketukan pintu. Tuan Tang kemudian pergi untuk membuka pintunya. Ketika pintunya dibuka, ada seorang kakak yang cantik. Tanpa berbicara kakak itu langsung menendang Tuan Tang sampai terjatuh. Kemudian wanita itu di depan menarik Tuan Tang seperti ini. Kemudian Tuan Tang terjatuh. Dilemparkan olehnya seperti itu. Kemudian Kakak gemuk yang berada di samping
Melihatnya sambil menggendong kambing. Lalu, Tuan Tang berkata… kembalikan sumpitnya kepadaku. Kembalikan mantelnya kepadaku. Kembalikan sumpitnya kepadaku. Kembalikan mantelnya kepadaku. Kembalikan sumpitnya kepadaku. Kemudian Tuan Tang tidak tahan lagi. Kemudian masuk ke dalam untuk mengambil mantelnya. Kemudian… Kemudian Tuan Tang pun datang kemari. Tuan, kejadiannya seperti itu. Kamu bisa Bahasa Oirat? Tidak bisa.
Tidak ada kata yang salah. Astaga, daya ingatnya menakjubkan. Aku sudah memahami kasusnya. Mengenai beberapa barang ini? Aku akan menahannya terlebih dahulu. Nanti kasusnya baru akan diadili. Bubar. Dia mengatakan bubar. Aha, pejabat brengsek ini saling melindungi di antara sesama pejabat. Kita adalah orang dari luar daerah. Jangan terbawa emosi.
Kita hanya bisa mendiskusikan hal ini lagi nanti. Oh iya, ada apa kamu datang mencariku? Bagaimana dengan penyelesaian kasus Zheng Cheng? Di dalam jangka waktu 24 jam, pasti ada pemecahan untuk kasus ini. Kenapa? Akan aku bicarakan lebih rinci ketika makan malam di rumah makan Dong. Tuan Bangsawan. Tuan Wang juga berada di sini.
Aku menerima perintah dari Yang Mulia untuk memberikan bantuan di dalam penyelidikan untuk keseluruhan Kasus di Kediaman Bangsawan Wu’an. Aku dengar Tuan Pan sudah menyelesaikan kasusnya. Aku datang khusus untuk membuktikan kebenarannya agar dapat melaporkannya kepada Yang Mulia. Iya. Hari ini aku datang ke Kediaman Bangsawan dengan membawa dua hal penting.
Pertama, aku ingin memberitahu Tuan Bangsawan bahwa pembunuh pada kasus ini sudah mendapatkan hukuman. Kedua, untuk mengantarkan Tuan Muda Zheng Cheng pulang ke rumah. Tuan Bangsawan, turut berduka cita. Aku pasti akan melaporkan semuanya kepada Yang Mulia. Aku percaya dalam waktu beberapa hari Yang Mulia akan menganugerahkan gelar bangsawan kepada Tuan Muda Kedua.
Untuk memberikan penghiburan kepada arwah Tuan Muda Pertama. Terima kasih atas perhatian dari Inspektur Wang. Kasus ini boleh dikatakan sangat rumit. Untung saja sudah berakhir. Adik Seperguruan, katakan saja kamu ingin makan apa. Aku akan memberikannya kepadamu. Tuan Pan terlalu sungkan. Aku tidak berani. Adik Seperguruan, coba kamu lihat dirimu. Selamat jalan Tuan Pan.
Tuan Wang, tunggu sebentar. Ada hal yang ingin aku tanyakan. Aku ingin memeriksa berkas kasus pertahanan pantai dari awal tahun pertama Jing Tai sampai saat ini. Apakah ada sesuatu yang terlupakan oleh Tuan Tang? Tidak ada. Tidak baik bagimu seperti ini. Otakku tidak sebaik otak Tuan Tang. Bisakah kamu jangan membiarkanku untuk sembarangan menebaknya?
Saat ini masih belum bisa dipastikan. Aku akan memberitahumu setelah memastikannya. Pembunuh Lin Chaodong menggunakan Pedang prajurit Jepang untuk membunuh. Lalu saat ini kamu ingin memeriksa berkas kasus pertahanan pantai. Ada hubungan apa yang ada di antara keduanya? Di dalam hati Inspektur Wang pasti sudah ada kejelasan jika mengatakannya seperti itu. Itu adalah urusanku sendiri,
Yang harus kamu katakan kepadaku seharusnya… Bagaimana kamu membawa keretanya? Bagaimana kamu membawa keretanya? Cepat pergi. Kasim brengsek. Apakah Tuan Tang baik-baik saja? Aku sudah membuat Tuan Tang ketakutan. Kelihatannya perjamuan makannya tidak bisa dilakukan. Aku tidak bisa membalas budi baikmu, aku akan mengingat budi baik ini. Pengawal, antarkan Tuan Tang kembali ke Distrik Shuntian.
Iya. Jangan marah. Serangan terbuka daat dihindari, yang tersembunyi tak tahu dapat dicegahnya dengan cara apa. Sekalipun mencegahnya, juga akan ada waktu yang sulit untuk mencegahnya. Bahkan sampai tidak tahu kusir keretanya telah diganti. Jangan membicarakan tentang pencegahan yang sulit. Tidak berguna jika tidak bisa mencegahnya. Carikan orang yang bisa diandalkan untuk mengawalku. Iya.
Apakah kamu baik-baik saja? Tidak. Setiap hari aku selalu hampir kehilangan nyawa. Aku harus makan yang banyak untuk menenangkan diriku. Hampir kehilangan nyawa? Sejak aku berkenalan denganmu dan Wang Zhi, pada dasarnya setiap hari aku berada dalam bahaya. Kalau begitu, kamu lunasi dulu uang untuk lima mangkuk mie ini. Bibi Dong, apa maksudmu?
Aku masih belum mati. Kamu memintaku untuk membayar sebelum aku selesai makan. Jika kamu mati, kepada siapa aku akan meminta uangnya? Kenapa kamu mengatakan hal yang begitu tidak baik? Kamu berhutang berapa mangkuk mie kepadaku… Ambillah, ambillah. Kakak Besar. Tuan Tang. Sudah ada pergerakan di Kediaman Bangsawan Wu’an.
Pasti jenasahnya akan diberangkatkan pada malam hari ini. Semula aku menebak mereka akan menggunakan waktu selama 24 jam. Tidak disangka akan begitu cepat. Hanya menggunakan waktu selama 4 jam. Orang-orang ini benar-benar tidak sabar. Memberangkatkan jenasah? Memberangkatkan jenasah pada malam hari? Zheng Cheng mati dengan tidak wajar, tidak aneh jika jenasahnya diberangkatkan pada tengah malam.
Perhitunganmu sangat tepat. Tuan Besar, Tuan Besar. Tuan Besar, mereka sudah datang. Aku tidak tahu apa maksud dari kedatangan Tuan sekalian kemari? Untuk menangani kasus. Bukankah kasus anakku Zheng Cheng sudah diselesaikan? Benar. Kasus itu sudah diselesaikan. Tetapi sekarang yang ingin kami periksa adalah kamu, Zheng Ying. Menyembunyikan pembunuh, memberikan kesaksian palsu.
Membakar Kantor Intelijen Timur, membunuh dan menyerbu penjara. Tuan Tang, kamu adalah seorang pejabat penyidik. Harus memberikan bukti jika berbicara. Tidak bisa sembarangan memberikan beberapa tuduhan, kemudian menjatuhkan vonis kepadaku. Kalau tidak, di mana kamu akan menempatkan Hukum yang ada di Dinasti Ming? Ucapan Tuan Bangsawan benar. Jika kami tidak memiliki bukti,
Kami juga tidak akan gegabah datang ke Kediaman Bangsawan Wu’an. Buktinya ada di mana? Ada di dalam peti mati. Buka petinya? Distrik Shuntian dan Pengawal Kerajaan, kalian menganggap Bangsawan Wu’an sebagai apa? Apakah kamu mengira aku adalah orang yang bisa membiarkan kalian untuk menghina dan menginjak-injakku? Jangan bertindak dulu, aku ada beberapa pertanyaan.
Aku tidak tahu apa yang ingin ditanyakan oleh Tuan Inspektur Wang. Pejabat Penyidik Tang, aku sudah mendengar dakwaan yang kamu berikan tadi. Aku merasa selain tidak adil juga tidak masuk akal. Yang mana yang tidak adil dan tidak masuk akal? Silakan memberikan instruksi. Kamu baru saja mengatakan Tuan Bangsawan menyembunyikan pembunuh,
Dan memberikan kesaksian palsu, ini tidak adil. Kamu harus tahu Tuan Bangsawan adalah korban utama dari kasus Zheng Cheng. Aku ingin bertanya, apa motif yang dimiliki oleh seorang ayah untuk melindungi pembunuh yang telah membunuh anaknya sendiri? Jawabannya sangat mudah. Pembunuhnya adalah anaknya yang lain. Berdasarkan perkiraanku, Sekalipun kesimpulanmu benar,
Tetapi membakar Kantor Intelijen Timur dan menyerbu penjara, pada saat yang bersamaan bermusuhan dengan Kantor Intelijen Timur, Pengawal Kerajaan dan Distrik Shuntian, hal seperti ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh Tuan Bangsawan. untuk menjadi pesuruhmu. Semua ini adalah perkiraanmu saja. Jika bisa mengambil kejadian pada saat aku bertugas sebagai penjaga pertahanan pantai sebagai bukti,
Maka semua prajurit Ming yang pernah bertempur melawan orang Jepang patut untuk dicurigai. Buktinya adalah mayat yang ada di dalam peti mati. Kami berpura-pura menyelesaikan kasusnya dan mengembalikan mayat yang palsu, itu demi membuatmu menggendorkan kewaspadaan. Sehingga kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan mayat Zheng Cheng yang asli. Hari ini aku katakan,
Siapa pun tidak boleh membuka petinya. Tuan Bangsawan, dengarkan perkataanku. Jika semua ucapan yang dikatakan oleh Tang Fan adalah benar, maka kamu melakukan kejahatan menipu dan membohongi penguasa. Kejahatan ini akan membuat seluruh keluargamu dimusnahkan. Sekalipun kamu memiliki gelar bangsawan, juga tidak boleh berkata keras seperti ini di sini.
Tetapi jika yang dikatakan oleh Tang Fan tidak benar, maka mereka berdua bertindak terlalu sewenang-wenang kepada orang lain. Aku akan menjaminkan nyawaku, aku pasti akan memberikan Tuan Bangsawan dan Kediaman Bangsawan sebuah kejelasan dan keadilan di hadapan Yang Mulia. Kedua orang ini akan dilepaskan ke daerah perbatasan. Yang satu sejauh 3000 mil.
Yang satu lagi sejauh 5000 mil. Wang Zhi, orang lain takut kepada Kantor Intelijen Barat-mu, tetapi aku tidak takut. Kamu tidak perlu menggunakan penggeledahan dan pemusnahan keluarga untuk menakutiku, serta menggunakan keadilan untuk berpura-pura melayaniku. Hari ini kecuali Yang Mulia datang kemari, orang lain jangan berharap untuk membuka petinya.
Semua orang yang ada di Kediamanku akan memberikan perlawanan. Tuan Bangsawan, aku datang menemuimu tanpa membawa prajurit. Aku hanya membawa sebuah pesan. Inspektur Wang, katakan saja jika ada yang ingin disampaikan. Aku tidak bisa mengatakannya. Kenapa? Jika pesan ini disampaikan, di seluruh dunia hanya Yang Mulia yang bisa menariknya kembali. Ayah.
Ananda dan Lin Chaodong adalah orang yang membunuh Zheng Cheng. Ananda juga yang mencuri dan menukar mayatnya. Ananda yang membakar Kantor Intelijen Timur. Ananda juga orang yang menyerang Distrik Shuntian setelah menyewa orang Jepang untuk membunuh Lin Chaodong. Semua ini adalah perbuatanku sendiri. Tidak ada hubungannya dengan orang lain. Tuan Muda Kedua, akhirnya kamu muncul.
Mengapa kamu membeli mayat Han Zao? Hari itu Zheng Cheng mati secara mendadak, kondisinya juga sangat menyedihkan. Kami sudah begitu lama mempersiapkan ini semua demi membuat dia terlihat seperti mati karena sedang bersetubuh sampai habis tenaga. Jadi harus mencari seorang wanita untuk tidur bersamanya. Pada hari itu semua orang yang ada di Gedung Huanyi melihat
Zheng Cheng bertengkar dengan Feng Qingzi. Biar bagaimanapun, Lin Chaodong tidak bersedia membiarkan Feng Qingzi masuk kembali ke dalam kamar Zheng Cheng. Kami berdua terpaksa bertindak secara terpisah. Dia membersihkan kamar, sedangkan aku pergi ke pasar besi untuk membeli mayat seorang gadis kecil agar diletakkan di dalam kamar Zheng Cheng supaya terlihat seperti bunuh diri.
Kebetulan sekali, mayat yang dibeli di luar dugaan adalah teman belajar Putra Mahkota. Dia adalah kakakmu. Mengapa kamu ingin membunuhnya? Zheng Cheng tidak memiliki kemampuan, tidak memiliki keinginan untuk berkembang. Sepanjang hari bersenang-senang dan mabuk-mabukan. Dia tidak bisa diampuni! Jika gelar bangsawan sampai diturunkan kepadanya, kehormatan Keluarga Zheng akan hancur.
Jadi kamu mengatakan semuanya kepada Tuan Bangsawan. Tuan Bangsawan demi melindungi kamu sebagai satu-satunya putranya yang tersisa, dia berusaha dengan segala cara untuk membantumu melepaskan diri dari hal ini. Tidak. Aku sudah mengatakannya Semua ini adalah perbuatanku sendiri. Tuan Muda Kedua, aku tidak ingin meremehkanmu. Tetapi dengan kemampuanmu, aku takut kamu tidak akan bisa melakukannya.
Tuan Muda Kedua. Tuan Kedua… Anakku. Ananda tidak berbakti, sudah mempermalukan Keluarga Zheng. Anakku. Rincian perkaranya adalah seperti itu. Saya mohon Yang Mulia dapat memutuskan bagaimana cara untuk menindak Zheng Ying dari Kediaman Bangsawan Wu’an. Pada dasarnya semuanya sama, untuk apa saling menganiaya? Masalah ini selesai sampai di sini saja. Saya menerima titah Kaisar.
Saya menerima titah Kaisar. Berdiri. Mendapatkan perintah dari langit untuk diberitakan, Kaisar memberikan titah. Kepala Pasukan Sui Zhou dari Departemen Pengadilan Utara, telah berjasa dalam berkoordinasi dengan Distrik Shuntian, dalam memeriksa dan menangani kasus pembunuhan di Kediaman Bangsawan Wu’an. Dipromosikan secara khusus menjadi Kepala Pasukan Seratus. Dianugerahi sebagai pejabat tingkat enam, diberikan oleh Kaisar.
Hamba, Sui Zhou berterima kasih atas kemurahan hati Kaisar. – Selamat, Tuan. – Selamat, Tuan. – Selamat, Tuan. – Selamat, Kakak Besar. Selamat, Tuan. Kita akan makan bersama di hari yang lain. Iya. Kepala pasukan seratus? Tingkat enam? 145 tael selama 1 tahun. Bukankah Kasus Kediaman Bangsawan Wu’an adalah kasus milik Distrik Shuntian?
Kasus ini bisa selesai setelah aku hampir hampir kehilangan nyawaku. Atas dasar apa Pengawal Kerajaan yang mendapat penghargaan dan kenaikan jabatan? Runqing, biasanya kamu sangat luar biasa pandai. Mengapa kamu menjadi kebingungan pada saat yang kritis? Kemarilah. Apakah kamu tahu siapa itu Sui Zhou? Bukankah hanya seorang Kepala Pasukan Seratus Pengawal Kerajaan?
Hanya seorang Kepala Pasukan Seratus? Apakah kamu tahu siapa itu Sui Anlan? Baik, kalau begitu aku akan mengatakan kepadamu. Sui Anlan adalah Jenderal prajurit berkuda yang sering dipakai Kaisar terdahulu untuk memukul mundur musuh. Apa marga dari Sui Anlan? Sui. Bagaimana dengan Sui Zhou? Sui. Jelas sekali. Keduanya memiliki marga Sui. Aku beritahu kepadamu.
Sui Zhou harus memanggil Paman Kakek ketika bertemu dengan Sui Anlan. Jika kamu masih tidak mengerti. Aku akan kembali memberitahukan kepadamu. Kamu pasti mengerti hubungan di antara Sui Anlan dan Ibu Suri Zhou, kan? Jika dihitung, Sui Zhou harus memanggil Bibi Nenek ketika bertemu dengan Ibu Suri Zhou. Kepala Pasukan Seratus Sui harus memanggilnya Paman
Ketika masuk ke dalam Istana untuk bertemu dengan Yang Mulia. Bukan Kakak Seperguruan ingin menegurmu. Bukankah hanya ada 2 hal, cara untuk menjadi seorang pejabat, kan? Benar tidak? Kamu harus memiliki koneksi di dalam istana atau kamu harus memiliki uang. Apa yang kamu miliki? Apa yang kamu miliki? Kamu tidak memiliki apa-apa.
Jika kamu ingin jauh melebihi orang lain, kamu hanya bisa bekerja dengan baik. Bekerja dengan baik, apakah kamu mengerti? Melangkah dengan pasti selangkah demi selangkah, kerjakan dengan baik masalahmu sendiri. Hanya seperti ini kamu baru bisa menampilkan dirimu. Aku tidak ingin mengatakan beberapa hal ini kepadamu. Ada begitu banyak berkas kasus di atas meja. Bereskanlah.
Kepalaku sakit. Kamu mau ke mana? Aku boleh ke toilet, kan? Tang Runqing, Tan Runqing. Kamu selalu ke toilet ketika aku memintamu mengerjakan sesuatu. Wang. Iya. Tuan. Di mana Tuan Tang? Lapor, Tuan. Aku baru saja melihat Tuan Tang langsung berjalan keluar. Keluar? Kalau begitu kamu juga keluar saja. Baik, aku juga akan keluar.
Baik, kalian semua keluar. Sebentar lagi aku juga akan keluar. Berikan aku semangkuk mie. Mienya segera datang. Kepala Pasukan Seratus Sui sudah di tingkat enam, masih kemari untuk makan mie? Rumah makan Dong benar-benar semakin bersinar. Kenapa? Coba lihat wajahmu. Perasaan hatimu sedang tidak bagus. Apakah perasaan hatiku baik ketika bertemu denganmu?
Aku seorang pejabat penyidik yang baik, setiap hari gelisah dengan hidupku. Beberapa kali hampir mati, belum mendapat kenaikan jabatan. Kalau begitu, kamu lunasi dulu uang mienya sebelum kamu lanjut makan lagi. Bukankah aku sudah melunasinya 2 hari yang lalu? Itu adalah yang sebelumnya. Bulan ini kamu kembali berhutang beberapa mangkuk mie lagi.
Bibi Dong, aku masih belum mati. Sekalipun mati, aku juga akan mati pada saat bertugas. Apakah kamu tahu apa itu mati dalam bertugas? Urus urusanmu sendiri, tetapi aku harus menagih hutang uang mienya. Kamu… Sudahlah, hari ini aku yang akan membayarnya. Coba kamu lihat dia. Dalam setahun dia mendapatkan 145 tael.
Dalam setahun aku mendapatkan 25 tael. Bagaimana bisa dibandingkan? Kakak Besar Sui, apakah Pengawal Kerajaan sedang membutuhkan orang? Apakah kamu tertarik? Aku tertarik. Apakah kamu bisa senjata dan tongkat? Tidak bisa. Kapak perang berkait? Tidak bisa. Bagaimana dengan busur lintang dan rantai bola besi? Tidak bisa. Bagaimana dengan keterampilan fisik? Daya penglihatanku lebih baik.
Apakah kalian Pengawal Kerajaan tidak membutuhkan seorang pejabat sipil? Dari Kasus Kediaman Bangsawan Wu’an didapatkan 100 tael perak. 50 tael ini adalah milikmu. Kasus kali ini bisa dipecahkan karena penilaian dari Tuan Tang yang sangat tepat waktu dan akurat. Jadi aku bisa memahami jika perasaan hatimu tidak baik. Tetapi kami Pengawal Kerajaan
Juga banyak memberikan pengorbanan demi kasus ini. Ada 6 orang saudaraku yang terluka. Sampai hari ini ada 2 orang yang masih belum sembuh. Jika seperti itu, aku masih harus memberikanmu uang, kan?