Medali emas terbentuk pertama kalinya | The Sleuth of the Ming Dynasty【INDO SUB】EP2| iQIYI Indonesia

Episode 2 Apakah kamu yang membuat mie daging cincang ini? Benar. Daging cincang merah, daun bawang, jahe dan bawang putih. Walau daging cincangmu tampaknya tidak berbeda dengan buatan orang lain, tetapi rasanya sangat berbeda. Apakah kamu telah menambahkan sesuatu? Telur ayam. Telur ayam? Mencampur putih telur dengan daging cincang, akan membuat daging cincang menjadi empuk,

Saat dimakan akan lebih enak. Ketika daging cincang sudah hampir matang, tambahkan kuning telur dan aduk rata, akan menghilangkan minyak, sehingga saat dimakan, daging cincang berlemak tetapi tidak terasa minyaknya. Luar biasa, luar biasa. Mencampur bahan yang berbeda menjadi satu, akan tercipta masakan dengan rasa khas. Kamu adalah orang yang bekerja dengan hati, hanya sayang…

Sayang apa? Sayang kamu bukan juru masak yang sebenarnya. Dilihat dari cara berdirimu, kamu pernah ikut militer. Pundak dan punggung lebar, pinggul dan kaki kuat, pasti ahli gulat dan sejenisnya. Badan tinggi tegap, pandangan mata tajam, ini bukan raut wajah seorang pelayan, tetapi sudah biasa memberi perintah. Yang terpenting tanganmu,

Pasti adalah tangan yang memegang golok. Juru masak juga memegang pisau. Juru masak memegang pisau dengan kekuatan pergelangan tangan, yang ditunjukkan adalah ketangkasan, sedangkan lenganmu jelas memiliki kekuatan secara merata, tenaga yang dikeluarkan bisa membelah batu. Berdasarkan ini semua, aku yakin Anda pasti bukan seorang juru masak. Kalau begitu aku adalah…

Anda adalah seorang Pengawal Kerajaan, jabatan tingkat tujuh. Aku pernah mendengar Distrik Shuntian ada seorang pejabat penyidik yang bernama Tang Runqing yang sangat hebat, ternyata memang demikian. Anda terlalu menyanjung. Yang tadi aku katakan adalah tebakan belaka. Sebenarnya hanya ada satu titik yang benar mengenai status Anda. Apa?

Sepatu yang Anda pergunakan adalah untuk pejabat tingkat tujuh. Belum meminta petunjuk. Sui Zhou, Kepala Departemen Pengadilan Utara di Pengawal Kerajaan. Telah lama mendengar namamu. Pejabat Distrik Shuntian, Pan Bin. Tuan Pan. Entah Kepala Pasukan Sui mencari Tang untuk urusan apa? Semangkok mie daging cincang, aku tidak suka makan telur ayam,

Masak dengan cara biasa saja. Jika ada masalah, tidak perlu membelakangi aku, pada akhirnya aku akan mengetahuinya. Tuan Tang, ini adalah teman Anda? Kukira temanmu. Sungguh telah berlaku tidak sopan, lupa memperkenalkan diri. Aku, dari Kantor Intelijen Barat, Wang Zhi. Aku… Ternyata adalah Inspektur Kantor Intelijen Barat Wang, telah lama mendengar namamu.

Tidak demikian, tidak demikian. Sui Zhou, Kepala Pasukan Sui, Kepala Departemen Pengadilan Utara di Pengawal Kerajaan. Telah lama mendengar namamu, silakan duduk. Aku… Untuk urusan apakah Inspektur Wang datang kemari? Jika demikian, aku dan Kepala Pasukan Sui telah mempunyai pemikiran yang sama. Daging cincang ini harus diaduk rata supaya harum. Untuk apa kamu menendang aku?

Maaf, maaf. Inspektur Wang serba tahu, apakah ada berita yang menarik bagi Inspektur Wang di tempat ini? Kembalikan kepadaku. Kudengar putra Bangsawan Wu’an bukan mati karena kekurangan tenaga. Bolehkah selesai makan baru bekerja? Ini ditemukan di tempat kejadian, di atas ranjang. Kematian Zheng Cheng mungkin ada sesuatu, tetapi Bangsawan Wu’an tidak ingin keburukan keluarga tersebar,

Sehingga Tuan Pan tidak menyebarkan di luar, adalah demi menjaga muka kerajaan. Sekarang Distrik Shuntian menyelidiki kasus tidak jelas, masih berbicara seolah benar. Inspektur Wang datang kemari adalah untuk kasus Bangsawan Wu’an, bukan? Bukan, bukan, bukan. Aku hanya ingin berbincang dengan kalian, para Tuan. Kami sebagai bawahan, sepatah kata dari Yang Mulia, harus mengorbankan semuanya.

Benar, benar, benar. Tuan Sui, kasus teman belajar Putra Mahkota apakah ada kemajuan? Kereta kuda Tuan Han terakhir muncul di jalan itu karena ada dua orang yang bertengkar, menghalangi jalan. Dua orang yang bertengkar, salah satunya adalah Zheng Cheng , putra Bangsawan Wu’an, yang telah mati. Yang seorang lagi adalah Tuan Tang dari Distrik Shuntian.

Sungguh kebetulan. Kedua kasus ini ada Tuan Tang. Distrik Shuntian sekarang menyelidik kasus, tidak paham untuk menghindar kecurigaan, kah? – Aku… – Kebetulan aku meminta Tuan Tang… Maka meminta Tuan Tang ikut bersamaku ke Departemen Pengadilan Utara. Aku mempunyai beberapa pertanyaan untuk Tuan Tang. Kepala Pasukan Sui jangan terburu-buru.

Kebetulan aku juga ingin meminta Tuan Tang ikut bersamaku ke Kantor Intelijen Barat. Inspektur Wang, aku yang datang lebih dulu. Jika demikian, silakan Kepala Pasukan Sui. Aku mempunyai kesibukan, mohon pamit. Kamu meminta aku pergi, maka aku harus pergi? Sumpit, sumpit. Aku… sekalian membayarkan mi untuk Tuan.

Bagaimanapun aku adalah pejabat penyidik tingkat semi enam dari Distrik Shuntian, dibandingkan kepala pasukan tingkat tujuh, lebih tinggi setengah tingkat. Kamu sungguh berani berlaku kasar kepada pejabat yang lebih tinggi. Pengawal Kerajaan menerima titah untuk menuntaskan kasus, tingkat berapa pun juga harus menerima panggilan untuk ditanya. Distrik Shuntian kalian juga tidak terkecuali.

Kamu menggunakan penjara kerajaan untuk menakuti aku? Ini adalah penjara Departemen Pengadilan Utara. Penjara kerajaan hanya menerima pejabat tingkat tiga ke atas. Apa maksudmu? Tingkat jabatanmu tidak cukup. Tuan Sui, pasti ada salah paham dalam kasus ini. Bagaimanapun aku adalah seorang pejabat penyidik, tidak sepantasnya diperlakukan demikian oleh Pengawal Kerajaan. Kepala Pasukan Sui, Tuan Sui.

Periksa komposisi obat ini. Dalam tiga hari keluar hasilnya. Dua hari. Besok sore hari. Baik. Kepala Pasukan Sui, Kepala Pasukan Sui, akhirnya kamu datang. Kepala Pasukan Sui, aku telah berpikir semalaman, sungguh tidak terpikirkan bagaimana caranya aku membunuh Zheng Cheng. Kamu lihat. Jam 15 lebih 15 menit aku bertemu dengan Zheng Cheng di keramaian kota.

Kemudian aku pergi makan mie daging cincang di rumah makan Dong. Tak terpikir di tengah jalan dipanggil Pan Bin, Tuan Pan untuk kembali ke Distrik Shuntian untuk melihat berkas kasus. Tak disangka begitu lihat, baru bisa keluar setelah jam 6 malam. Dalam kurun waktu tersebut, ke kamar kecil sekali pun tidak.

Tuan Pan dan beberapa petugas Distrik Shuntian bisa menjadi saksi. Kemudian aku menelusuri jalan di kota bagian selatan untuk pulang. Dalam perjalanan melewati rumah makan Dongle membeli daging kecap. Lalu membeli arak Qing Hua di rumah makan Qingyun. Terakhir ke rumah makan Xianggui, membeli satu kotak kue yang terakhir. Tiba di rumah

Sudah jam 7 lebih 45 menit. Sedangkan Zheng Cheng dibunuh antara jam 7 malam hingga jam 1 dini. Aku hanya dari jam 7 lebih 45 menit hingga jam 1 dini tidak mempunyai bukti. Artinya, jika aku ingin membunuh Zheng Cheng, harus dalam waktu dua setengah jam mencapai Gedung Huanyi untuk membunuhnya.

Serta harus sudah tiba di rumah sebelum Zhang dari Distrik Shuntian tiba di rumahku. Sedangkan dari rumah Tang ke Gedung Huanyi berjumlah lima jalur jalan. Kamu lihat. Jalur pertama, jalan utama berbelok di jalan kecil, [Satu] bisa menunggang kuda cepat, sekali jalan juga harus 45 menit, sudah melebihi waktu melakukan pembunuhan, sehingga tidak memungkinan.

Jalur kedua, hanya jalan kecil, [Dua] andaikan dengan kecepatan kaki ahli kungfu kerajaan juga memerlukan waktu dua jam, tidak mungkin. Jalur ketiga, melewati rumah kediaman He, [Tiga] ini bukan hanya harus cepat juga harus terbang melewati atap dan tembok, juga membutuhkan satu jam, sehingga tidak memungkinan. Jalur keempat, perlu melewati sungai Qingshui,

Naik perahu menuju Gedung Huanyi, [Empat] andaikan dua orang yang mendayung perahu, juga memerlukan setengah jam. Lalu sisa 45 menit, Tang harus melewati lima halaman Gedung Huanyi masuk ke kamar pelanggan berkelas untuk tiba di kamar tempat beristirahat Zheng Cheng untuk membunuhnya. Serta keseluruhan proses tidak boleh terlihat oleh siapa pun. Setelah selesai membunuh,

Masih perlu tiba di rumah sebelum jam 3 dini. Masih ada jalur terakhir. [Lima] Melalui jalan Liuyin, melewati lapak pangsit miliknya Zhang, menuju ke utara. Harus dalam waktu satu jam lima belas menit tiba di Gedung Huanyi untuk membunuh orang, serta kembali ke rumah. Tang Fan sungguh tidak mempunyai kemampuan demikian. Kecuali Tang Fan adalah

Orang hebat yang mampu menyembunyikan keahliannya. Tetapi, Tuan Sui, lihat potongan tubuhku. Apakah kamu lapar? Apakah Tuan Tang mengetahui mengapa kemarin Sui memenjarakanmu? Semalam jika bukan aku yang membawamu, maka Wang Zhi yang akan membawamu. Teman belajar Putra Mahkota, Han Zao, putra kedua dari Kediaman Han, kemarin sore hilang.

Hal ini tidak ada hubungannya dengan aku. Tetapi jejak kereta kuda pada sore itu berhenti di tempat kalian ribut di keramaian kota, lalu menghilang. Tetapi teman belajar Putra Mahkota, kereta kuda Kediaman Han, jalan, Zheng Cheng, semua ini tidak ada kaitannya. Seperti apa wajah Han Zao itu? Usia tiga belas, tubuh kurus lemah,

Tinggi badan sekitar 1.6 meter. Apakah ini Tuan Muda Kedua kalian? Bagaimana ini? Bagaimana aku harus melapor kepada Tuanku. Turut berduka, turut berduka. Bangunlah. Turut berduka, ayo jalan. Turut berduka. Apakah jasad Zheng Cheng juga berada di Distrik Shuntian? Apakah aku boleh memeriksanya? Jasad Zheng Cheng telah dibawa oleh Kediaman Bangsawan Wu’an untuk dikuburkan.

Sebelum dibawa, tabib dan pemeriksa mayat telah melakukan pemeriksaan, hasil awal penyebab kematian karena terkena racun. Racun jenis apa? Masih belum diketahui. Tetapi di atas ranjang ditemukan sebuah botol, ceceran Fu Yang Chun. Bertanya kepada pelayan Zheng Cheng, dia mengatakan setiap pagi Zheng Cheng akan meminum obat ini. Obat ini berdasarkan resep

Yang diracik di toko obat Huichun. Xue Ling. Ada. Ke Kediaman Bangsawan Wu’an, bawa kembali jasad Zheng Cheng ke Departemen Pengadilan Utara. Baik. Ayo. Ke mana? Toko obat Huichun. Ada apa ini? Ini… ini aku juga tidak mengetahuinya. Obat dari resep ini apakah kamu yang meracik? Bukan, bukan, bukan.

Aku baru bertanggung jawab untuk meracik obat beberapa hari ini. Sebelumnya adalah orang yang bernama Lin Chaodong yang meracik obat. Tetapi dia telah meminta cuti, ada urusan di rumah, pulang ke kampungnya di Distrik Weihui, Henan. Catatan yang hilang apakah semua obat itu diracik oleh orang yang bernama Lin Chaodong ini? Memang demikian.

Tampang Lin Chaodong ini seperti apa? Berusia dua puluhan, tidak tinggi juga tidak pendek, tidak gemuk juga tidak kurus, alim, lebih mirip seorang pelajar. Masih ada lagi, oh ya, wajahnya ada tahi lalat sebesar kacang kedelai, di sini. Apakah kamu mengenal pegawai yang meracik obat? Kira-kira tinggi kurus, Di sini, tidak, tidak, tidak,

D sini, di sini ada sebuah tahi lalat. Kalian berdua, maaf, maaf. Merepotkan, daun su sepuluh gram, agastache rugose sepuluh gram, saposhnikovia divaricata sepuluh gram, schizonepeta tenuifolia sepuluh gram, yin hua sepuluh gram, astragalus membranaceus sepuluh gram, atractylodes chinensis sepuluh gram, licorice root tiga gram. Kepala Toko Li, kamu mau pergi? Mengapa menghalangi jalanku?

Kepala Toko Li, jangan bersandiwara lagi, kamu adalah Kepala Toko dari toko obat Huichun. Pertama, ketika kamu masuk ke dalam toko ini, pegawai ini tidak melayanimu seperti terhadap pelanggan. Karena dia sudah mengetahui kamu bukan pelanggan. Kedua, dalam keseluruhan proses peracikan obat, kalian berdua sengaja menghindar untuk bertatap mata, serta pandanganmu sampai lebih dulu

Pada letak setiap obat, lebih cepat dari pegawai ini. Jika kamu bukan kepala toko dari rumah obat ini, siapa lagi? Kepala Toko Li, ikut denganku ke Departemen Pengadilan Utara. Penjarakan. Baik. Kakak, Kantor Intelijen Timur telah lebih dulu membawa pergi jasad Zheng Cheng. Tuan Tang, tahan langkah. Apa maksudnya?

Departemen Pengadilan Utara menyelidiki kasus, orang luar tidak boleh masuk ke dalam. Orang luar tidak boleh masuk ke dalam? Kemarin ketika kalian menangkap aku, mengapa tidak mengatakan orang luar tidak boleh masuk ke dalam? Orang luar, orang luar, sejak kapan aku menjadi orang luar? Kalian ini selesai memperalat, langsung membuang. Makin dipikirkan, aku makin marah.

Tuan Tang, Tuan Inspektur mengundang. [Rumput Sumbu Lampu] Legenda Botol Pusaka, Rumput Sumbu Lampu, Bayangan Tirai Mutiara, Khayalan Kosong, Bunga Persik Elok? [Bayangan Tirai Mutiara, Bunga Persik Elok] [Khayalan Kosong, Bunga Persik Elok] Karangan hebat dari Tuan Tang. Walau Tuan Tang menulis buku tanpa nama, tetapi ingin menemukan yang bersangkutan,

Bagi Kantor Intelijen Barat dan Wang bukan hal yang sulit dilakukan. Upah Distrik Shuntian memang tidak besar, ditambah lagi aku hanya pejabat tingkat semi enam, upah setahun hanya dua puluh tael perak. Buku ini merupakan kesukaan Wang Zhi sejak lama, Tuan Tang harus memberi tanda-tangan untuk Wang. Karena Inspektur Wang menyukai,

Menulis buku ini sangat sulit, tetapi menemukan orang yang memahami, apalah artinya kesulitan selama itu. Seorang pejabat penyidik tingkat semi enam Distrik Shuntian ternyata menulis cerita novel erotis, bahkan orang yang terpilih oleh Yang Mulia, hampir menjadi lulusan nomor satu, jika terdengar keluar, entah apa yang akan dipikirkan oleh para pejabat kerajaan.

Tuan Inspektur Wang, Anda terlalu tidak berjiwa besar. Tuan Tang jangan terburu-buru, ini hanya perasaan sesaat Wang Zhi. Yang patut disalahkan adalah upah dari Distrik Shuntian, sungguh terlalu rendah, tak dapat menyalahkan Tuan Tang. Lagi pula Tuan Tang lebih rela menulis buku untuk menambah penghasilan, tidak bersedia korupsi dan menerima suap, termasuk pejabat yang baik.

Tang baik atau buruk, hanya berdasarkan sepatah dua patah dari perkataan Tuan. Dunia ini memang demikian. Kamu dan aku hidup di dunia ini hanyalah ucapan beberapa orang saja. Perkataan banyak orang akan meremukkan tulang. Sudahlah, sudahlah, kembali ke pokok pembicaraan. Hari ini Wang membawa hadiah untuk Tuan Tang. Fu Yang Chun? Tepat.

Aku telah meminta tabib Kantor Intelijen Barat mencari komposisi obat ini dan mencocokkan dengan resep obat, kelebihan dua obat. Dua obat yang mana? Bupleurum dan aconitum carmichaeli Xixia. Memang luar biasa cara kerja Kantor Intelijen Barat. Tetapi Tang tidak paham, mengapa Tuan Inspektur Wang memberitahukan kepadaku mengenai hal ini? Bukankah sejak awal sudah kukatakan,

Dari pada saling menyerang, lebih menarik berbagi berita. Hari ini aku membantu Tuan Tang, Tuan Tang juga akan membantu aku, betul tidak? Han Zao sudah mati, Putra Mahkota sangat bersedih. Pembunuh ini harus segera ditemukan. Ucapan Tuan Inspektur Wang benar. Jasad Han Zao akan dibantu diperiksa oleh Kantor Intelijen Barat. Tuan Inspektur sudah mengetahuinya?

Pelayan Kediaman Han yang akan datang untuk mengenali jasad, belum masuk, aku sudah mengetahuinya. Kantor Intelijen Barat bukan sekedar hebat, bagiku, sangat menakutkan. Tuan Tang tidak perlu takut. Tuan Tang, tidak ada yang menakutkan. Tuan Inspektur, ada urusan. Wang ada kesibukan lain, tidak bisa menemani Tuan Tang berbincang lagi. Silakan lakukan sendiri, Tuan Tang,

Wang Zhi pergi dulu. Silakan Tuan Wang, semua keperluan, catat saja atas namaku. Keracunan? Ini untuk menghadapi aku. Yang Mulia Selir jangan marah, akan merusak kesehatan. Sekarang semua orang akan menganggap akulah yang ingin membunuh Putra Mahkota. Periksa baik-baik, aku ingin melihat, siapa yang begitu berani menfitnah aku. Baik. Yang Mulia Selir jangan khawatir,

Betul atau tidak, semuanya bukan perbuatan Yang Mulia Selir. Kamu juga mencurigai aku yang melakukannya? Apa yang ingin Yang Mulia Selir lakukan, akan diserahkan kepada Wang Zhi. Aku tidak mengetahui hal ini, berarti pasti tidak ada hubungannya dengan Yang Mulia Selir. Wang Zhi pasti segera mencari tahu, untuk mempertanggung-jawabkan kepada Yang Mulia Selir.

Pergilah, biarkan aku memikirkannya baik-baik. Tuan Muda, masih ada tiga menu yang belum disajikan. Apakah masih perlu disajikan? Sajikan, harus disajikan. Baik, Tuan Muda. Lagu ini… Menjawab Tuan Muda, ini adalah permainan kecapi nona Qingzi. Aku ingin meminta nona Qingzi memainkan sebuah lagu untukku. Nona, aku telah lama menunggu. Qingzi memohon maaf,

Telah membuat Tuan Muda menunggu setengah harian. Nona Qingzi hari ini sepertinya berbeda dengan biasanya. Berbeda di mana? Pakaian Tuan berantakan. Mengapa tubuh Tuan begitu kaku? Bagian bawah baju mudah berantakan, aku bantu kamu. Topi juga telah miring. Aku mengaku salah, mengaku salah. Meminta nona Qingzi datang adalah untuk bertanya tentang masalah Zheng Cheng.

Tuan Muda ingin bertanya kepada Qingzi mengenai kasus? Apa yang ingin Tuan Muda ketahui? Kudengar Zheng Cheng sangat menyukai nona, sudah menebus nona. Mendadak terjadi hal ini, tak menduga nona… Kamu ingin mengatakan mengapa aku tidak bersedih? Sudah terjun ke dalam dunia yang kotor, jika terlalu bersedih terhadap semua pelanggan yang berbudi,

Maka Qingzi sudah sejak awal tidak bisa hidup lagi. Lalu nona Qingzi terhadap Tuan Zheng… Tinggal di Gedung Huanyi, semua hanya main-main saja. Tetapi Tuan Zheng telah menebus aku, termasuk memberikan budi kepadaku. Oh ya, Tuan, apakah kasus ini sudah ada kemajuan? Kasus ini banyak titik yang mencurigakan.

Aku curiga Zheng Cheng bukan mati karena kehabisan tenaga. Lagi pula kamar tempat kejadian pernah dibersihkan. Bukan hanya demikian. Apakah nona mengenal benda ini? Ini adalah Fu Yang Chun. Ini adalah resep dari nona. Badan sekuat apapun juga tidak tahan terhadap perlakuan Tuan Zheng setiap hari. Badan tidak sehat,

Maka akan tidak puas, bagi orang yang membuka usaha, siapakah yang akan menolak rejeki? Andai resep ini tidak aku berikan kepadanya, orang lain juga akan memberikan kepadanya. Apakah nona mengetahui belakangan ini Zheng Cheng ada kejanggalan seperti apa? Biasanya bermusuhan dengan siapa? Aku tidak menemukan kejanggalan, tetapi sifatnya yang begitu memaksakan kehendak,

Pasti akan bermusuhan dengan orang lain. Apakah dia mendapat celaka, Qingzi tidak mengetahuinya. Tuan, aku telah memberitahukan semua yang aku ketahui. Mohon Tuan memeriksanya. Sangat bersemangat. Lin Chaodong itu datang ke toko obat Huichun pada dua tahun yang lalu. Kabarnya, kabarnya datang ke ibu kota demi seorang gadis idaman sejak kecil. Awalnya bekerja serabutan

Di toko. Lalu melihat dia bisa membaca dan menulis, lincah dan pandai, tidak lama kemudian, aku membiarkan dia meracik obat. Biasanya orang ini jujur, tidak banyak bicara. Juga tidak penah mendengar dia mempunyai masalah. Pokoknya aku telah memberitahukan semua yang aku ketahui. Andai Tuan membunuhku, aku juga sudah tidak bisa memberitahukan lebih lagi. Sungguh demikian?

Lalu ketika di toko obat Huichun, mengapa menghindari petugas pemeriksa? Tidak membohongi Tuan, beberapa tahun ini aku berdagang dengan orang Oirat di pasar besi. Berdagang obat dengan orang Oirat, tidak perlu uang, hanya memerlukan besi tempa, sehingga aku… Besi tempa dikontrol oleh kerajaan, Dinasti Ming melarang berdagang dengan Nyuzhen Oirat.

Ampun, Tuan, aku tidak berani lagi, tidak berani lagi. Berarti kamu membeli aconitum carmichaeli Xixia dari orang Oirat? Aconitum carmichaeli Xixia? Aconitum carmichaeli Xixia sangat beracun, tapi kurang punya sifat berguna untuk jadi obat. Toko obat tidak akan menjadikannya sebagai obat racik, untuk apa aku membelinya? Tidak begitu berguna untuk racikan obat,

Sangat berguna untuk dijadikan racun. Ini, apa yang Tuan katakan, aku tidak mengerti. Tidak mengerti? Tidak apa-apa jika tidak mengerti. Aku mempunyai ratusan cara agar kamu mengerti. Kamu, kamu. Kalian berdua keluar. Setelah membunuh dia, maka boleh meninggalkan tempat ini. Tuan. Cepat, sebelum aku menyesal. Tuan, ampun Tuan, Tuan. Tuan, ampun, Tuan. Tuan, ampun, Tuan.

Dia sungguh tidak mengetahuinya, percuma kamu membunuhnya. Aku tahu, aku ingin melihat berapa lama dia dapat bertahan. Siapa namamu? Jia Kui. Tuan Inspektur. Kantor Intelijen Timur? Tidak apa-apa, bukan? Mengapa kamu datang? Mencarimu. Bukan untuk menangkapku? Kantor Intelijen Timur kebakaran, tempat penyimpanan jenasah terbakar. Untuk apa kamu mengatakan ini kepadaku? Bukan aku yang membakar.

Jasad Zheng Cheng pagi ini dibawa oleh utusan Kantor Intelijen Timur. Jasad Zheng Cheng? Tidak pernah melihat jasad? Pernah melihat, tetapi orang ini… Apakah kamu tidak merasa jijik? Banyak melihat, akan terbiasa. Bagian dada ada tiga luka golok. Setiap luka dalamnya sekitar 10 cm ke atas. Jasad ini bukan milik Zheng Cheng.

Kami telah memeriksa jasad Zheng Cheng, tidak ada luka luar. Mungkinkah ada orang yang ingin menukar jasad, sehingga menyalakan api untuk menghilangkan jejak? Atau? Apa? Leher sakit, leher sakit. Kepala juga sakit. Sungguh tidak sanggup lagi. Aku mohon pamit. Siapa? Bisa mengetuk pintu tidak? Mengapa hari ini tidak ada makanan kecil?

Suasana hati nyonya hari ini tidak bagus. Mengapa tidak bagus lagi? Bukankah Tuan Besar kalian sudah akan pulang? Justru karena hal ini. Tuan Besar mengirimkan surat mengatakan telah membawa seorang selir. Bahkan selir sudah hamil. Beberapa hari ini nyonya selalu bersedih. Siapa? Kepala Pasukan Sui. Kemarin ucapanmu belum selesai. Apa?

Kamu mengatakan jasad Zheng Cheng adalah palsu, ada yang menghilangkan jejak. Leher sakit, leher sakit, tidak sanggup bicara. Kamu mau makan buah pir? Kepala Pasukan Sui sungguh pandai memasak. Dengan dua buah pir sanggup membuat masakan demikian sedap. Kamu mengatakan Kediaman Bangsawan Wu’an menyerahkan sebuah jasad palsu kepada Kantor Intelijen Timur. Benar. Mengapa?

Sementara ini aku belum mengerti. Tetapi setidaknya menjelaskan kematian Zheng Cheng ada sesuatu. Bahkan pasti berhubungan dengan Kediaman Bangsawan Wu’an. Setelah Wang Zhi memeriksa, mengatakan kelebihan dua jenis obat. Bupleurum dan aconitum carmichaeli Xixia. Aconitum carmichaeli ini memang mengandung racun. Sedangkan bupleurum sanggup menekan racun tinggal di dalam tubuh. Bertumpuk selama bertahun-tahun.

Fu Yang Chun yang seharusnya sebagai vitamin penguat menjadi perusak, racun yang bekerja perlahan. Kakak Besar, kereta kuda Kediaman Han telah ditemukan. Tuan Tang, topi Anda. – Berikan. – Terima kasih, Dong. Mengapa menghalangiku? Mengapa menghalangiku? Masih ada hukum negara tidak? Lapor kepada Tuan Kepala Pasukan. Petugas piket pagi hari

Menemukan kereta kuda, jejak roda sangat dalam. Menghadang kereta dan setelah pemeriksaan, di dalam kereta ditemukan sebuah kotak tersembunyi, menyembunyikan 70 gelondongan besi tempa besar dan kecil, berat mencapai ratusan kg. Setelah diperiksa lebih teliti, pada as roda ditemukan tanda bunga plum milik Kediaman Han. Setelah dicocokkan, dipastikan kereta

Ini adalah kereta kuda Kediaman Han yang hilang beberapa hari yang lalu. Apakah orang ini telah mengatakan asal kereta kuda ini? Mulut orang ini sangat tertutup, berbicara sembarangan terus. Apa yang kamu lakukan? Apa yang kamu lakukan? Lepaskan aku, lepaskan aku. Orang ini hanya bertanggung-jawab mengantar barang.

Kereta kuda didapat dari sebuah toko di pasar besi. Kalian Pengawal Kerajaan, apakah begini cara kalian menyidik? Lihat kondisi. Kepala Pasukan Sui mengerti bahasa Oirat. Tinggal di perbatasan beberapa tahun dan berperang beberapa kali dengan orang Oirat, seiring panjangnya waktu, tentu bisa. Ternyata demikian. Lalu mengapa di ibu kota bisa ada orang Oirat?

Orang Oirat tinggal dekat sumber air dan rumput, makanan pokoknya adalah sapi dan kambing. Produk khas mereka adalah bahan obat dan kuda, sedangkan yang mereka butuhkan dalam kehidupan adalah garam, teh dan bahan besi, perlu bertukar dengan orang Dataran Tengah. Dahulu Dinasti Ming dan Oirat berperang terus, kebanyakan pedagang Oirat berada di luar perbatasan,

Tetapi sekarang peperangan sudah berkurang. Sebagian orang Oirat demi mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, menuju ke selatan ke ibu kota. Di antara orang Oirat walau sebagian besar adalah pedagang, tetapi juga ada perampok yang menyelinap masuk juga termasuk mata-mata. Kerajaan terus melakukan pencegahan terhadap utara, melarang penjualan senjata perang ke luar perbatasan.

Sedangkan besi tempa tidak perlu dilebur, bisa langsung dijadikan senjata. Karena orang Oirat tidak bisa mendapatkan senjata perang, berubah membeli besi tempa dalam jumlah besar. Sehingga di dalam ibu kota, ada pasar tempat berkumpul orang Oirat, dan disebut sebagai pasar besi. Beberapa tahun di ibu kota, aku tidak mengetahui ada tempat seperti ini.

Lalu di mana letak pasar besi? Jalan berikutnya sudah sampai. Kepala Toko Li dari toko obat Huichun melakukan transaksi bahan obat dengan orang Oirat. Kereta kuda Kediaman Han, terakhir jatuh ke tangan orang Oirat. Sedangkan semalam yang menyergap aku juga orang Oirat. Aku harus melihat ke pasar besi. Mungkin Tuan Tang tidak paham.

Fleksibilitas prajurit berkuda Oirat demikian kuat karena mereka tidak pernah membuang waktu terhadap tawanan dan rakyat jelata. Tidak menaruh belas kasihan terhadap tawanan. Begitu juga terhadap orang tua dan wanita. Sifat orang Oirat sangat pemberani, juga kompak. Tuan Tang seperti ini, masuk tidak sampai 15 menit sudah akan terkoyak habis. Apakah masih ingin ke sana?

Ingin. Ambillah satu. Aku lihat yang ini. Ketangkasan berburu hari itu lumayan juga. Lain kali kita pergi bersama lagi. Pasti. Lain kali kita pergi bersama. Baik. Ada apa? Aku ingin mencari sebuah kereta. Kereta? Anda tunggu sebentar. Siapa yang mencari aku? Kami sedang mencari sebuah kereta.

Kereta kerajaan yang pada as roda terdapat tanda bunga plum. Apa itu tanda, apa itu bunga plum? Tidak tahu sama sekali. Mungkin kalian salah mencari orang. Sumpit batu permataku. Menyingkir. Berhenti. Menyingkir, menyingkir. Berhenti, tangkap dia. Kejar. Cepat, jangan sampai dia lari. Ikuti. Mengapa kamu baru pulang?