(限时转免) Dewa Qiling Muncul | Tiger and Crane【INDO SUB】EP26 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Tiger and Crane] [Episode 26. Dewa Qiling Muncul] [Istana Qianyu] Kaisar. Hamba hanya melakukan pekerjaan dengan teliti dan sungguh-sungguh. Mohon Kaisar menilai dengan bijaksana. Kaisar. Saat ini adalah bencana besar yang dialami Negara Qianyu sejak ratusan tahun. Jika saat ini Yang Mulia bisa menyelamatkan rakyat dari bencana,
Maka roh pahlawan mendiang Kaisar di langit juga akan merasa bangga pada Anda. Apakah Ayahanda sungguh akan merasa bangga padaku? Seumur hidup, aku hidup dalam kebingungan. Aku sendiri bahkan tidak tahu apa yang sedang kulakukan dan siapa diriku sebenarnya. Tidak ada orang yang benar-benar tahu siapa dirinya sebenarnya. Tapi, dia harus mengerti
Apa yang ingin dia lakukan dan bertekad akan hal ini. Negara Qianyu mengalami kekacauan siluman ini, dalam negara terjadi kematian akibat kelaparan di mana-mana dan rakyat melarikan diri. Yang Mulia, Anda tidak boleh tidak memedulikan dunia luar. Hamba tahu. Membiarkan Anda melepaskan kekuatan ilahi bagaikan sebuah taruhan. Tapi, hamba… terpaksa membiarkan Anda bertaruh kali ini.
Penasihat Negara datang ke sini pada tengah malam, tidak mungkin hanya untuk membimbingku agar aku menerima kenyataan ini, ‘kan? Hamba hanya merasa gelisah dan tidak bisa tidur, sehingga tidak tahan mengganggu Raja untuk berbincang sebentar. Kaisar. Rakyat mendukung raja karena raja bisa membiarkan rakyat hidup stabil. Setelah besok, hati manusia akan menentang.
Hidup dan matinya negara, akan tergantung pada takdir. Bagaimana jika aku tidak mau mengikuti takdir ini? Mendiang Raja menangani urusan sipil dan militer semasa hidupnya dan dengan rendah hati menerima nasihat. Meskipun dia adalah raja yang melindungi negara, dia juga membuka era kemakmuran kerajaan kita yang berlangsung selama satu dekade,
Membuat para pejabat bersyukur dan kagum, serta memberi contoh kepada rakyat. Sekarang, meskipun mendiang Kaisar telah mangkat, ambisinya tidak musnah. Demi memulihkan kedamaian dan kemakmuran kerajaan kita, Raja baru dengan bijaksana memutuskan untuk melepaskan dewa ribuan jiwa di dalam tubuhnya agar turun ke dunia fana dan memberkati rakyat. Kita bisa memiliki raja
Yang begitu menghormati takdir dan mencintai rakyat, sungguh merupakan keberuntungan bagi negara serta keberuntungan bagi dunia. Selamat tinggal mendiang Kaisar. Raja panjang umur. Setia pada negara bukan hanya tugas para pejabat, juga merupakan cara suci yang perlu diajarkan oleh seorang raja kepada dunia. Mohon Kaisar menilai dengan bijaksana. Tidak perlu banyak bicara, Penasihat Negara.
Persahabatan antara kita berdua sampai di sini saja. Saat Kaisar masih kecil, hamba selalu menemani Anda. Mengajari Anda membaca dan menulis, serta moral dan etika negara. Apakah Kaisar masih ingat? Karena kamu mengungkit moral dan etika, lantas apakah kamu masih ingat apa itu raja dan pejabat, serta ayah dan anak? Hamba tidak berani melupakannya.
Hanya saja, apakah Kaisar masih ingat prinsip rakyat yang pertama, negara yang kedua, dan raja yang ketiga, yang tertulis dalam buku orang bijak? Saat ini semua rakyat Negara Qianyu sedang memberontak dan kekacauan tidak berhenti. Ini adalah negara luar biasa yang diciptakan mendiang Kaisar dengan bekerja keras mengurus urusan negara siang dan malam. Kaisar.
Jika tidak menggunakan cara ini, maka rakyat Negara Qianyu pasti akan masuk ke neraka dunia manusia, yaitu kehidupan yang penuh penderitaan. Jika cara ini bisa menyelamatkan rakyat, aku akan mengusahakan dan melakukan yang terbaik hingga mati. Bagaimana jika tidak? Negara Qianyu pasti akan menjadi sebuah lelucon. Kaisar, Anda dilindungi oleh kekuatan ilahi.
Tidak perlu begitu merendahkan diri. Teringat waktu itu, hamba hanyalah seorang cendekiawan yang terpuruk dan sangat miskin. Untungnya, mendiang Kaisar menghargai hamba, sehingga hamba bisa mendapatkan posisi penting. Kebaikan yang begitu luar biasa selalu hamba ingat dalam hati. Jika kali ini Kaisar mengalami kesialan dan mangkat, hamba bersumpah pasti akan mati bersama Anda.
Di dalam hati Penasihat Negara, selama Negara Qianyu masih bisa bertahan, nyawa kita berdua tidak penting. Benar, ‘kan? Asalkan Negara Qianyu bisa terus bertahan, nyawa hamba dan Kaisar tidaklah penting. Tapi aku tidak ingin mati. Aku hanya ingin melakukan hal yang aku sukai. Apakah aku salah? Apakah aku salah? Melepaskan hal besar demi keuntungan kecil
Bukan tindakan seorang raja. Persilakan Raja naik ke Pilar Petir. Baik. Baik. Penasihat Negara Tua ini benar-benar seorang bajingan yang sok suci dan sangat licik. Ayahnya Batu Bata, apakah mungkin Penasihat Negara Tua ini yang… Bisakah kalian berdua berpikir? Jika Penasihat Negara ingin merebut takhta, kenapa tidak bertindak sebelum dia kembali ke sini?
Kenapa tidak menerima penyerahan takhta Pangeran? Kenapa kamu juga ditangkap? Bukankah setidaknya kamu juga seorang pejabat? Jangan-jangan Penasihat Negara Tua itu melakukan sesuatu kepada Batu Bata? Mendiang Kaisar baru mangkat dua hari. Kekacauan internal di dalam negeri tidak berhenti. Raja yang baru naik takhta juga ingin meninggalkan Negara Qianyu. Ini juga akan membuat
Jutaan rakyat Negara Qianyu kecewa. Apakah kita tidak seharusnya mengajak Batu Bata kabur? Raja adalah orang yang bersifat bebas. Seharusnya kalian tidak mengikuti dia bertindak sembarangan. Ritual pengorbanan sudah dimulai? Sekarang Raja sudah dipersilakan naik ke Pilar Petir. Kedua Kakak, apa yang baru saja kalian katakan? Jangan berisik. Diam, jangan sembarangan mencari tahu. Jangan berisik!
Kakak. Apa yang terjadi di luar? Dengar-dengar, Penasihat Negara telah mengeluarkan Pilar Petir dari Kuil Leluhur Kerajaan. Huzi, Xintong. Kita harus segera bertindak. Bagaimana caranya? Penasihat Negara telah mengeluarkan Pilar Petir. Dia ingin mengeluarkan kekuatan ilahi secara paksa. Kita harus segera menyelamatkan Raja sebelum Penasihat Negara bertindak. Apa itu Pilar Petir?
Pilar Petir adalah benda ilahi yang digunakan Negara Qianyu untuk memancing dan menghindari petir. Kalau begitu, apakah Penasihat Negara itu ingin membelah Batu Bata? Tidak ada cara lain lagi, Xintong. – Aku pinjam… – Apa yang kamu lakukan? Pinjam tusuk kondemu. Xiao Yunzi bisa pedang terbang. Dia pasti bisa membuka gembok dengan ini.
Apa yang kamu lakukan? Untuk apa berlama-lama? Kamu bisa membukanya? Ayo, jalan. Apa yang kamu lakukan sedari awal? Kamu selalu merasa aku tidak terlihat seperti raja. Setidaknya saat aku mati, ada sedikit penampilan seperti seorang raja agar tidak ditertawakan semua orang di dunia. Ayo. Baik. Asalkan aku yakin ini benar dan berharga,
Aku akan melakukannya tanpa peduli apa yang orang lain katakan. Asalkan aku yakin ini benar dan berharga, aku akan melakukannya tanpa peduli apa yang orang lain katakan. Tunggu! Ada pembunuh! Lindungi Raja! Baik. Penasihat Negara. Jangan keras kepala dan tidak mendengar nasihat lagi. Segera hentikan ritual. Halangi mereka. Jika menerima perlawanan, bunuh tanpa ampun! Baik.
Xiao Yunzi, apakah kamu ingin memberontak? Xiao Yunzi terlambat menyelamatkan Raja. Mohon Raja memaafkan. Masalah Negara Qianyu kami tidak ada hubungannya dengan kalian orang luar. Cepat pergi! Tua Bangka! Sia-sia kamu adalah penasihat Negara Qianyu. Kalian hanya tahu menaruh harapan kalian kepada Dewa, tapi lupa bahwa kebijaksanaan manusia dapat mengalahkan Dewa!
Apakah kalian tidak merasa malu? Jangan menyesatkan orang-orang di sini. Raja mempersembahkan diri demi negara. Ini adalah tindakan kebenaran. Kamulah yang menyesatkan orang-orang! Kebenaran? Dewa adalah kebenaran kalian. Tapi bagiku, nyawanya lebih penting dari apa pun. Jika ingin menyakitinya, lewati aku dulu! Huzi. Jangan pedulikan aku lagi. Kalian pergi saja. Jangan omong kosong.
Hari ini aku harus membawamu pergi. Kamu berutang makan di Restoran Zuihua dua kali padaku. Lepaskan dia. Akhiri ritual ini. Jangan salahkan aku tidak sungkan. Bunuh saja aku. Meskipun berubah menjadi hantu, aku juga akan menyelesaikan ritual pengorbanan ini untuk Negara Qianyu. Lepaskan dia. Lepaskan dia! Huzi! Kalian cepat pergi! Pergi! Batu Bata! Raja!
Selamat datang Dewa Qiling ke dunia manusia. Mohon Dewa tunjukkan kekuatan ilahi untuk menyelamatkan rakyat dan memberkati Negara Qianyu kami agar makmur selamanya. Benar-benar adalah Dewa Qiling. Benar-benar adalah Dewa Qiling. Dewa Qiling, tolong selamatkan kami. Tolong selamatkan kami. Tolong selamatkan kami. Jika kamu benar-benar Dewa, kamu tidak seharusnya membiarkan orang ini
Berkorban sia-sia demi kamu. Aku mohon padamu, selamatkan dia. Semua orang tertidur. Kenapa kamu seorang yang tidak tertidur? Siapa kamu? Jika kamu benar-benar Dewa, kumohon selamatkan temanku. Semua manusia akan mati. Jika bisa terlepas dari tubuh manusia dan berubah menjadi Dewa, bukankah itulah yang diinginkan manusia? Aku meminjam tubuhnya untuk kugunakan sehingga bisa memuaskan
Keinginan semua orang di Negara Qianyu, bukankah ini sangat bagus? Nyawa Batu Bata adalah miliknya sendiri. Hanya dia sendiri yang bisa membuat keputusan. Meskipun kamu adalah Dewa, atas dasar apa kamu membuat keputusan untuknya? Perasaan manusia hanyalah ilusi. Untuk apa terikat dengannya? Hanya dengan mengorbankan nyawanya seorang, maka bisa menyelamatkan sebuah negara dan seluruh rakyat.
Apakah ini tidak lebih berharga? Itu tidak berharga. Apakah ini ucapan dari kalian para Dewa? Aku tidak tahu apakah kamu bisa menyelamatkan rakyat, tapi kamu sudah mengorbankan seseorang yang tidak bersalah. Kamu sama sekali tidak pantas menjadi Dewa. Apa kamu tahu akibat dari melawan kehendak Dewa dan menjelekkan Dewa? Jika semua Dewa seperti ini,
Apa lagi yang tidak berani aku lawan? Aku hanya percaya manusia akan menang dari Dewa. Jika menemui ketidakadilan, maka tidak akan ada yang bisa menghentikanku melakukan apa pun. Dasar tidak tahu diri. Hanya inikah kemampuan Dewa? Angkuh! Phurba? Kenapa kamu bisa memiliki Phurba? Lima ratus tahun yang lalu, Phurba membunuh Kaisar Siluman.
Hari ini ia akan membunuh kamu sang Dewa palsu untuk membalaskan dendam Batu Bata. Ternyata begitu. Ayahanda. Ayahanda. Ayahanda! Ayahanda. Huzi. Huzi. Xintong, Xiaoxuan. Xiao… Siapa kamu? Aku sudah begitu lama tinggal di dalam tubuhmu, kamu malah tidak mengenaliku. Kamu adalah Dewa Qiling? Kenapa kamu begitu kecil? Yang kamu lihat saat ini hanya ilusi semata.
Lalu, siapa mereka? Itu adalah keinginan orang-orang yang setiap hari berlutut dan berdoa padaku. Keinginan? Semua manusia menyukai ketenaran dan kekayaan. Oleh karena itu, menghasilkan terlalu banyak obsesi dan khayalan, pada akhirnya terjebak dalam lautan penderitaan. Daripada bilang dia menyembah Dewa, lebih baik bilang menyembah keinginan diri sendiri. Ini adalah sumber penderitaan
Dan dosa di dunia ini. Aku tidak peduli hal ini, aku hanya bertanya padamu. Kenapa kamu selalu bersemayam dalam kesadaran Keluarga Wang kami? Manusia dan Dewa hidup damai di tempat masing-masing, apakah ini tidak baik? Ini adalah perjanjian yang kubuat dengan leluhur Keluarga Wang 500 tahun yang lalu. Leluhurmu, Wang Qianyu,
Memiliki niat awal untuk mendirikan negara dan melindungi rakyat. Jadi, aku pun membantunya memperluas wilayah dan mendirikan Negara Qianyu. Sejak saat itu, kesadaran ilahiku juga mulai bersemayam di dalam kesadaran Keluarga Wang kalian dan diwariskan dari generasi ke generasi. Aku akan memilih satu orang dari setiap generasi untuk menjadi wadahku bertapa dan berkultivasi.
Umur orang yang menjadi wadah akan berkurang karena hal itu. Itu sebabnya, para leluhurmu tidak ada yang hidup lebih dari 60 tahun. Hanya karena kesepatan seperti ini, apakah Keluarga Wang kami harus selalu menjadi tahananmu? Jika kamu menolak perlindungan kesadaran ilahi, bagaimana dengan nasib Negara Qianyu yang telah berdiri selama 500 tahun? Lalu, bagaimana dengan
Keinginan leluhur kalian untuk melindungi Negara Qianyu? Tapi, bukankah tadi kamu bilang mereka berlutut dan bersembahyang pada keinginan mereka sendiri? Jika Keluarga Wang benar-benar mengandalkan kesadaran ilahi untuk memerintah negara dan mendamaikan rakyat, maka apakah ini bukan ilusi? Kamu sebagai Dewa juga merasa ini sudah sewajarnya? Semua manusia mengira
Keluarga Wang dan negara dilindungi oleh Dewa. Tapi, tidak tahu bahwa selama 500 tahun ini, aku terus bertapa dan berkultivasi. Selama waktu yang panjang ini, aku meremehkan makhluk hidup. Aku tidak pernah membantu siapa pun di dunia ini dan terlibat dalam masalah apa pun. Yang disebut berkat Dewa adalah ilusi. Itu hanya
Aspirasi spiritual rakyat Qianyu. Kemakmuran dan kesejahteraan Negara Qianyu selama 500 tahun ini mengandalkan usaha keras Keluarga Wang untuk membangun negara makmur, serta kerja keras seluruh rakyat. Ini perbuatan manusia, bukan kekuatan ilahi. Kekuatan kalian para manusia barulah yang tidak terbatas. Maksudmu, semua ini mengandalkan kekuatan kami sendiri? Benar. Kalau begitu,
Bencana Negara Qianyu kali ini juga bisa kami selesaikan sendiri? Segala hal yang terjadi pada kita tidak terlepas dari kehendak diri. Perjanjian antara aku dan Keluarga Wang sudah saatnya untuk dibatalkan. Inilah perjanjian yang kubuat dengan leluhurmu waktu itu. Mulai hari ini, kamu akan bebas. Ingat. Tidak peduli kapan dan di mana,
Serta dalam situasi apa pun, ikuti kata hati dan segala hal tergantung usaha manusia. Kalau begitu, bagaimana dengan mereka? Pertanyaan ini simpanlah pada dirimu sendiri untuk kamu cari jawabannya. Huzi. Huzi. Huzi, kamu bangun! Huzi. Hu… Huzi. Huzi. Batu Bata. Huzi. Kamu sudah hidup. Kamu sudah tidak apa-apa? Aku kira kamu sudah mati. Huzi.
Huzi! Kamu mencekikku kuat sekali! Di mana Dewa itu? Apa? Tadi demi kamu, aku berkelahi dengan Dewa. Kamu bahkan berkelahi dengan Dewa? Aku saja belum turun tangan, hampir saja dibunuh olehnya. Aku akan mengobatimu. Di langit dan bumi, batu ini milikku seorang. Kamu ingin membunuhku? Apakah tidak efektif? Langit dan bumi, batu…
Jangan… jangan pukul lagi. Apa yang terjadi? Barusan Dewa Qiling memutuskan kontrak denganku. Kekuatan ilahiku juga hilang. Maaf. Membuatmu sia-sia kena pukulan batu bata. Ada apa ini? Ada apa? Kenapa bisa pingsan? Aku mimpi bertemu Dewa Qiling. Benar, aku juga memimpikannya. Dia muncul di dalam mimpiku. Batu Bata. Bagus sekali. Sepertinya aku memimpikan Dewa Qiling.
Aku sudah memimpikan Dewa Qiling. Aku juga memimpikan Dewa Qiling. Aku juga memimpikan Dewa Qiling. Aku juga memimpikan Dewa Qiling. Aku juga memimpikan Dewa Qiling. Dewa Qiling berkata padaku, Negara Qianyu selama bertahun-tahun ini melakukan segala hal dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Iya, iya. Dia juga bilang begitu padaku. Dewa Qiling
Mengungkapkan padaku di dalam mimpi. Dia berkata, Negara Qianyu terus bertahan sampai sekarang, bukan mengandalkan Dewa, melainkan kita sebagai manusia. Benar, benar. Mengandalkan diri kita. Mengandalkan diri kita sendiri. Benar. Mengandalkan diri kita sendiri. Kaisar. Hamba sungguh sangat bodoh. Aku ternyata… Menggunakan nasib Negara Qianyu untuk mengancam Anda,
Lalu bekerja sama dengan para pejabat dan rakyat karena ingin menjadikan Anda sebagai persembahan. Hamba sungguh berdosa dan tidak bisa diampuni. Mohon Raja memberi ampun! Penasihat Negara. Penasihat Negara cepat berdiri. Aku tahu, kamu melakukan segalanya demi Negara Qianyu. Negara Qianyu dibangun dari area terbengkalai hingga mencapai kemakmuran. Telah mengalami berbagai macam kesulitan dan penderitaan,
Yang diandalkan adalah kerja sama serta kerja keras antara kaisar dan pejabat semuanya. Aku percaya mengandalkan diri kita sendiri, tetap bisa memulihkan kampung halaman dan membangun kembali kejayaan di masa lalu. Bahaya Lautan Ming menyangkut seluruh penjuru benua. Kita dari Negara Qianyu juga harus mengerahkan kekuatan sendiri, dan bukan diam di sini
Untuk menunggu bantuan orang lain! Kami pasti akan bekerja sama dengan Raja, untuk bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming. Bersama-sama melalui krisis Lautan Ming.
Phurba sudah diaktifkan kembali. Iya. Kejadiannya tepat ketika sedang bertarung dengan Dewa Qiling. Ternyata Dewa Qiling memiliki hati welas asih terhadap seluruh manusia. Anggap saja dia masih punya hati nurani. Sebelum Dewa Qiling pergi sempat memperingatkanku, harus mendengarkan kata hati. Semua hal tergantung pada usaha manusia. Baiklah. Phurba sudah aktif.
Kita juga sudah harus kembali ke Negara Fulong. Apa yang kamu pikirkan? Iya, Batu Bata. Sekarang kamu sudah mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari seluruh rakyat di Negara Qianyu. Membangun kembali Negara Qianyu juga membutuhkanmu. Bagaimana menurutmu? Tentu saja aku ingin kembali bersama kalian. Kamu tenang saja. Tentang segala hal di sini,
Sudah kusampaikan kepada Penasihat Negara. Jika krisis Lautan Ming tidak diselesaikan, mana ada kedamaian panjang bagi Negara Qianyu? Prioritas utama kita sekarang adalah pergi ke Lautan Ming untuk menyelesaikan sumber krisis itu. [Kota Qianyu] Penasihat Negara, tunggu sebentar. Semuanya tunggu sebentar. Kaisar. Kali ini kepergian Kaisar ke Lautan Ming penuh dengan bahaya. Kaisar.
Perhatikan keselamatan dengan baik. Penasihat Negara, menyelesaikan krisis di Lautan Ming adalah cara melindungi fondasi Negara Qianyu. Tunggu aku kembali dengan kemenangan. Jika mendiang Kaisar melihat penampilan Kaisar hari ini, pasti akan sangat senang. Penasihat Negara bicaralah sambil berdiri. Selama aku tidak ada, Negara Qianyu kuserahkan padamu. Raja tenang saja.
Kami pasti akan dengan baik melindungi Negara Qianyu ini. Raja, tunggu sebentar. Ini semua adalah prajurit terbaik dari Negara Qianyu. Setelah mengetahui kehendak Raja, bersedia mengikuti meski harus mati. Perjalanan kali ini takutnya ada banyak kesukaran dan kesulitan. Apakah kalian sudah memikirkannya dengan baik dan bersedia pergi bersamaku? Kami bersumpah akan mengikutimu sampai mati.
Kami bersumpah akan mengikutimu sampai mati! Kami bersumpah akan mengikutimu sampai mati! Kami bersumpah akan mengikutimu sampai mati. Baik. Tuan Besar. Setelah hari ini memperkuat jiwaku, aku dan Mo Guzi bekerja sama dalam latihan ilmu bela diri. Kekuatanku sudah naik makin tinggi. Bagus. Bagus. Ada apa, Tuan Besar? Apakah tubuhmu baik-baik saja? Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa. Xiaoxuan. Temani aku jalan-jalan di luar. Baik. Hati-hati. Pernahkah kamu berpikir, jika kelak kamu benar-benar mencapai Lembah Puncak, bertemu dengan Yan, apa yang akan terjadi di antara kalian? Aku tidak tahu. Yan terus menyimpan kebencian kepadaku. Tapi bagaimanapun aku dan dia adalah saudara. Aku… Saudara saling membunuh, adalah penderitaan di dunia manusia.
Ini juga merupakan letak kekejaman jiwa kembar. Tapi aku selalu merasa jika dendam di antara saudara tidak bisa diselesaikan, tidak peduli siapa hidup atau mati adalah penyesalan yang terdalam. Aku sudah mengingat perkataan Anda. Setelah aku menemukannya, aku pasti akan berbicara baik-baik dengannya. Sejak leluhur menciptakan aku. Hingga saat ini,
Aku sudah hidup lebih dari 500 tahun. Lima ratus tahun lebih, sungguh sudah cukup lama. Tuan Besar, apa maksud perkataan Anda ini? Setelah melihat terlalu banyak kelahiran dan kematian di dunia manusia. Aku sudah menganggap hidup dan mati hanyalah masalah kecil. Aku sebagai senjata magis, tapi juga akan ada waktunya meninggal. Bukan…
Saat tidak ada masalah, kenapa terus membicarakan hidup dan mati? Xiaoxuan. Hari ini adalah hari ketujuhmu kembali ke tubuh manusia. Sudah saatnya aku mengucapkan selamat tinggal padamu. Tuan Besar, Anda sebagai pusaka magis, memiliki 500 tahun lagi untuk bertahan hidup juga normal. Biasanya Anda suka bercanda, tidak apa-apa. Hal seperti ini tidak bisa dijadikan lelucon.
Tuan Besar. Ada apa denganmu? Kenapa tubuhmu begitu lemah? Jangan-jangan… Jangan-jangan… Apakah tujuh hari yang lalu… Jika tidak menggunakan cara ini, jiwamu akan musnah sepenuhnya. Tidak, kenapa Anda tidak memberitahuku? Xiaoxuan. Jangan sedih. Leluhur telah memberikanku kehidupan. Sekarang aku mengembalikan ini kepada keturunannya, juga sudah termasuk jasa yang selesai dengan baik.
Aku akan mengingat kata-kata Anda. Namun… Namun, aku tak rela kehilangan Anda. Xiaoxuan. Harus setia pada niat awalmu. Memiliki integritas dan terus maju, juga tidak akan menyia-nyiakan pengorbananku terhadapmu. Tuan Besar. Tuan Besar. Tiba-tiba teringat saat kamu kecil. Saat itu, kamu setiap hari berlatih kaligrafi di jendela dan tidak menjawab panggilan. Pemandangan selama belasan tahun,
Hanya berlalu dalam sekejap. Sudah datang. ♫Api peperangan memicu gelombang panas♫ ♫Sarung pedang memasuki ketajaman♫ ♫Di dunia yang kacau, harus mengutamakan keadilan♫ ♫Jika takdir memutuskan akan ada ikatan♫ ♫Betapa gaduh dan rumitnya jalan di depan♫ ♫Pada masa penuh suka dan duka akan tetap bekerja sama juga♫ ♫Tetap berjaga di bawah matahari dan bulan♫
♫Pernah berpenampilan mewah♫ ♫Bebas tanpa batas di dunia yang luas♫ ♫Tidak takut akan puluhan ribu kesulitan♫ ♫Hanya takut terpisah langit yang jauh♫ ♫Mengenang di bawah matahari dan bulan♫ ♫Kenangan masa muda dengan suka dan duka♫ ♫Sebuah kisah yang banyak dibicarakan♫ ♫Menyentuh kesedihan, sebuah adegan mimpi♫ ♫Niat awal tak terhentikan♫ ♫Bintang-bintang jatuh ke puluhan ribu rumah♫
♫Suara semilir angin menyembunyikan kekhawatiran♫ ♫Malam panjang perlahan-lahan berubah terang♫ ♫Membangunkan seberkas cahaya♫ ♫Tetap berjaga di bawah matahari dan bulan♫ ♫Pernah berpenampilan mewah♫ ♫Bebas tanpa batas di dunia yang luas♫ ♫Tidak takut akan puluhan ribu kesulitan♫ ♫Hanya takut terpisah langit yang jauh♫ ♫Mengenang di bawah matahari dan bulan♫ ♫Kenangan masa muda dengan suka dan duka♫
♫Sebuah kisah yang banyak dibicarakan♫ ♫Menyentuh kesedihan, sebuah adegan mimpi♫ ♫Niat awal tak terhentikan♫ ♫Melindungi seluruh penjuru dengan sepenuh hati♫ ♫Bersama denganmu tanpa penyesalan♫ Nyawaku ini diberikan oleh Tuan Besar. Dia menggunakan semua kekuatan magisnya untuk melindungi jiwaku. Tuan Besar telah melindungi Keluarga Qi selama 500 tahun. Kebaikan ini, Keluarga Qi tidak sanggup membalasnya.
Tuan Besar, aku akan mengingat segala ajaran Anda. dan membawa Anda hidup dengan baik. Tuan Besar. Terimalah penghormatanku. Setelah Huzi selesai sakit perutnya, kita segera berangkat. Kenapa dia begitu menunda masalah? Setelah melewati jurang ini, sudah tidak jauh dari wilayah Fulong. Aku ingat di depan ada sebuah kota kuno, bernama Kota Praja Kuno Xiangyang.
Semuanya pasti sudah lapar. Nanti kita pergi beli makanan. Raja. Kota praja itu sudah lama terbengkalai. Sudah terbengkalai? Benar. Setelah penduduk kota berkembang, ada yang pergi ke Negara Fulong. Ada yang pergi ke Negara Qianyu. Jadi sekarang tidak ada orang lagi. Pembasmi siluman Negara Qianyu. Di siang bolong, dari mana datangnya perampok? Gadis kecil.
Kamu cukup pandai berkelahi. Gadis kecil bukan sesuatu yang bisa kamu panggil. Hati-hati aku akan membunuhmu. Bawa dia pergi. Baik. Xintong telah menghilang. Kejar! Buang air kecil. Puas. [Kota Praja Kuno Xiangyang] Pemimpin Utama! Pemimpin Utama sudah kembali. Pemimpin Utama sudah kembali. Cepat! Pemimpin Utama! Baik. Kakak. Sudah pulang? Adik Kedua, apakah rumah baik-baik saja?
Tenang saja, ada aku. Kenapa masih membawa pulang seorang wanita? Sudahlah, semuanya bubar. Siapkan makanan. Sedang apa? Berkelahi? Xintong pergi ke mana? Tertangkap. Siapa yang menangkapnya? Orang Negara Julun. Kejar! Tunggu sebentar. Sekelompok orang barbar itu mengenal rute lembah. Jika maju dengan gegabah, kemungkinan besar akan masuk jebakan mereka. Semua salahku.
Kenapa sekarang malah sakit perut? Lalu bagaimana sekarang? Sebelumnya kamu bilang Kota Praja Kuno Xiangyang sudah terbengkalai. Mereka mungkin membangun markas di sana. Aneh. Sebelumnya di Negara Julun, tidak pernah terjadi kondisi seperti ini. Tunggu dia bangun, segera bersiap-siap. Baik. Tombakku! Siapa kalian sebenarnya? Kenapa membawaku ke sini?