(限时转免) Kedatangan pertama di Negeri Qianyu | Tiger and Crane【INDO SUB】EP24 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Tiger and Crane] [Episode 24. Pertama Kali Tiba di Negara Qianyu] Masalah kelak kita bicarakan lagi nanti. Yang terpenting adalah melakukan yang terbaik sekarang. Kamu tenang saja. Tidak peduli ada kesulitan dan bahaya apa di masa depan, kami adalah pria di belakangmu. Sudah lama sekali tidak melihat pemandangan yang begitu indah.
Pemandangan di gunung belakang Desa Ruyun jauh lebih indah daripada di sini. Kalian tidak beruntung. Negara Qianyu kami berada di dataran tinggi. Ada banyak sudut loteng kuno dan istana mewah. Pemandangan indah seperti ini memang sangat sulit ditemui. Saat kecil, aku juga pernah melihat pemandangan seindah ini. Tapi sejak Yan dikurung di Cermin Roh,
Tidak ada lagi yang menemaniku melihatnya. Kamu masih merindukannya? Jika bukan karena dia, apakah kamu akan begitu menyedihkan? Tidak bisa berkata seperti itu. Dia juga sangat kasihan. Apakah kalian pernah memikirkan, jika suatu hari dunia damai, juga tidak ada lagi perselisihan antara manusia dan siluman di dunia ini, apa yang ingin kalian lakukan?
Aku memikirkan hal ini setiap hari. Aku akan membuka sebuah rumah makan. Khusus menjamu semua orang luar biasa dari berbagai penjuru dunia. Setiap hari hanya makan dan minum yang banyak, sampai mabuk baru berhenti. Tentu saja. Pasti akan mencakup semua makanan enak di dunia. Setiap hari aku akan memasak untuk kalian.
Kalau begitu, kamu benar-benar harus melatih keterampilan memasakmu dengan baik. Aku masih perlu melatihnya? Hidangan andalanku yang daging tumis sayur itu bukankah kamu makan dengan lahap? Batu Bata, kamu katakan. Bagi aku yang telah berkeliling dunia, itu memang masakan paling tidak enak yang pernah aku makan. Kalau begitu, lain kali kumasakkan semen tumis
Untuk kamu cicipi. Batu Bata. Apa yang paling ingin kamu lakukan? Aku? Sejak kecil aku dikurung di dalam tembok merah. Lalu, setiap hari Ayahanda menanamkan padaku tentang kemakmuran negara dan raja bijaksana. Aku sama sekali tidak suka. Aku suka berkeliling dunia. Aku ingin menjadi seorang pendekar pengembara. Lihatlah pemandangan indah ini.
Ada banyak sekali tempat yang belum kukunjungi. Aku belum puas bermain. Bagaimana? Saat dunia damai, kalian bertiga pergi bersenang-senang bersamaku. Idemu memang bagus. Tapi jika ayahmu mendengarnya, dia akan sangat marah. Kamu adalah pangeran Negara Qianyu. Kelak harus menjadi raja. Lagi pula aku tidak suka itu. Aku suka pemikiran ini. Si Dingin, bagaimana denganmu? Aku?
Aku tidak punya cita-cita. Aku hanya ingin segera menghilangkan kutukan jiwa kembar Keluarga Qi. Jangan biarkan keturunan Keluarga Qi menderita karena pilihan lagi. Kamu ini, dipengaruhi oleh keluarga sejak kecil. Kamu jadi selalu memikirkan orang lain. Kamu seharusnya memikirkan dirimu sendiri. Apakah kamu masih ingat saat kita berdua pertama kali bertemu,
Aku bilang kamu baru masuk dunia persilatan, aku memberimu sebuah pelajaran dasar. Ingat. Saat ini, kelihatannya kamu tidak belajar pelajaran ini dengan baik. Kamu tidak mempelajari keterampilan yang harus dipelajari. Sudah tertawa. Kamu sudah tertawa. Kamu yang pernah mati sekali memang berbeda. Menurutku, Xiaoxuan yang seperti ini lebih baik.
Xintong, apa yang paling ingin kamu lakukan? Aku? Aku ingin menjadi pohon. Pohon? Sebuah pohon. Saat kecil, di halaman belakang rumahku ada sebuah pohon kembang sepatu yang sangat besar. Pohon itu ditanam orang tuaku saat aku kecil. Setiap tahun saat bunga mekar, penuh warna yang sangat cerah. Tapi setelah ibuku meninggal,
Tidak ada yang merawat pohon itu. Tidak lama kemudian ia mati layu. Tapi pohon itu membawa semua kenangan terindah masa kecilku. Aku pikir jika memungkinkan, aku akan menjadi sebuah pohon. Diam di sana dengan tenang. Melihat perubahan dunia yang sangat besar. Bagus. Meskipun tidak terlalu mengerti, tapi aku mendukungmu. Aku juga sudah memutuskan.
Aku akan membuka rumah makanku di sebelah pohon besarmu. Saat bertemu orang, aku akan bilang padanya, guru besar Kerajaan Fulong berubah menjadi pohon ini. Pasti akan mendatangkan banyak tamu. Tentu saja, sebagai imbalannya, aku akan menjadikan air cucian di rumah makan sebagai pupuk untukmu. Aku jamin, daripada pohon di sekitar,
Kamu akan tumbuh lebih besar, kuat, dan gemuk. Hampir saja. Kekuatan yang familier. Kalau begitu, pohonnya Xintong ini membutuhkan air cucian Huzi sebagai pupuk. Air cucian sepertinya untuk memberi makan babi. Kamu… Apa yang kamu temukan di sana? Tidak ada. Kita sudah mencari seharian di sini. Pengelola. Saat itu, Yimei bersekongkol dengan Zhi Xie.
Jika di dalam Paviliun Cangjing benar-benar ada mencatat cara mengaktifkan Phurba, seharusnya juga sudah mereka temukan sejak awal. Mungkin saja, ada yang mereka lewatkan. Aku pergi lihat ke sana lagi. Aku pernah dengar 500 tahun yang lalu Negara Qianyu mendapat petunjuk dari Dewa dan mengandalkan kekuatan ilahi untuk membangun negara. Di Paviliun Cangjing,
Tidak sengaja ditemukan Lukisan Awal Langit Terbelah. Bagian depan adalah lukisan. Di belakangnya tercatat sejarah berdirinya Negara Qianyu. Aku ingin bertanya kepada kalian berdua, apakah benar ada hal seperti ini? Mitos ini memang pernah kudengar sewaktu kecil. Tapi aku tidak tahu kekuatan ilahi puluhan ribu tahun membangun negara yang tertulis di sini benar atau tidak.
Xiao Yunzi, apakah kamu pernah mendengarnya? Konon, 500 tahun yang lalu, Kaisar pendiri negara mendirikan Negara Qianyu dengan bantuan Dewa Qiling. Konon, kekuatan ilahi Dewa Qiling tidak terbatas. Bisa mengubah batu menjadi emas dan sampah menjadi harta karun. Jadi, selama 500 tahun ini, seluruh Negara Qianyu tidak menyembah langit dan bumi, tidak percaya pada Buddha,
Dan hanya percaya pada Dewa Qiling. Tapi, kekuatan ilahi puluhan ribu tahun ini tidak dapat diketahui. Konon, kekuatan ilahi puluhan ribu tahun ini berasal dari jiwa Dewa Qiling. Jika Dewa Qiling benar-benar ada, maka kekuatan ilahi puluhan ribu tahun ini seharusnya masih ada di Negara Qianyu. Tapi ini semua adalah karangan leluhur.
Belum tentu. Bagaimana jika itu benar adanya? Lagi pula, sekarang di Negara Fulong juga tidak bisa ditemukan siluman jahat yang lebih kuat untuk mengaktifkan Phurba. Lebih baik kita pergi ke Negara Qianyu untuk mencari tahu kebenaran. Aku setuju dengan usulan Xintong. Sekarang kita sudah mencoba berbagai cara. Krisis Lautan Ming sangat mendesak.
Waktu Xiaoxuan juga tidak banyak lagi. Pergi ke Negara Qianyu untuk mencari kekuatan ilahi adalah cara terakhir. Waktu hampir habis, lebih baik kita coba saja. Memang harus dicoba. Hanya saja, begitu terpikir akan bertemu dengan ayahandaku, aku menjadi… sedikit gugup. Yuqian. Jika kamu ada kesulitan… Pergi. Besok langsung pergi.
Kebetulan aku juga sudah lama tidak pulang. Aku ingin pulang dan melihat-lihat. Yang Mulia memang harus segera pulang. Kamu baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Aku akan sembuh setelah ke kamar dan istirahat. Xuan. Istirahatlah di penginapan. Sekarang kondisimu sangat tidak stabil. Cukup aku dan Xintong yang pergi menemani Batu Bata.
Tidak bisa, aku harus ikut pergi. Aku rasa lebih baik kamu dengarkan Huzi. Tinggal di sini saja. Dalam perjalanan ini ada aku dan Xiao Yunzi. Tidak akan ada masalah. Benar, Xuan. Kamu jangan pergi. Beberapa hari ini, elemen intimu sudah makin cepat menghilang. Jangan sampai terjadi kecelakaan. Baik. [Surat Penugasan]
Telah berjalan ribuan mil, belum juga sampai di Qianyu. Jabatan meningkat pesat, pada akhirnya jatuh dalam kesulitan. Air… Air di dalam selokan beriak dan katak di dalam sumur bersuara. Rumput liar yang berakar bisa tumbuh menjadi seperti keluarga. Sajak rakyat apa ini? Kenapa aku tidak pernah mendengarnya? Ini hanya ucapan anak-anak di gang.
Kamu juga tidak dibesarkan di Negara Fulong. Tentu saja tidak tahu. Telah berjalan ribuan mil, belum juga sampai di Qianyu. Artinya kamu sudah berjalan sejauh 500 km, tapi belum juga sampai Negara Qianyu. Sama seperti diri kita mengira sudah sukses, sebenarnya sama sekali tidak berpengalaman. Negara Qianyu tidak bisa ditemukan dengan mudah. Benar.
Itu sebabnya ini adalah lagu rakyat di Negara Fulong. Meskipun tidak bisa pergi ke Qianyu yang dibangun dengan kekuatan ilahi, jika merasa puas menjadi rumput liar di pinggir jalan ataupun air mengalir di anak sungai, mana yang tidak terasa seperti rumah? Jadi, orang Negara Fulong menggunakan lagu rakyat ini untuk menyemangati diri sendiri.
Semua tergantung usaha masing-masing orang. Tempat mana pun tidak senyaman rumah sendiri. Tidak seperti yang kalian katakan… Hari ini, dengan memanfaatkan kuasa Pangeran, hamba beruntung bisa melihat Negara Qianyu. Hamba benar-benar… Cepat pergi. [Gunung Buyu] Gunung Buyu. Bukankah kita sudah sampai? Di depan masih ada jalan panjang yang harus dilalui. Cepatlah.
Mudah untuk keluar, tapi sulit untuk kembali. Astaga. Apakah Negara Qianyu kalian berada di langit? Aku tidak sanggup lagi. – Istirahat sebentar. – Negara Qianyu kami berada di dataran tinggi dan dikelilingi oleh tebing yang membentuk pembatas. Seperti Gunung Buyu dari Negara Fulong membentuk satu-satunya jalur di sini. Misalnya, jika Negara Julun
Ingin masuk ke Negara Qianyu, maka harus masuk dari sini. Yang Mulia. Negara Julun tidak bisa masuk ke Negara Qianyu. Ayo pergi. Lanjutkan. Ayo. Cepat jalan. Kenapa hari ini kamu tidak lelah? Bukan, jalan kalian ini benar-benar unik. Orang yang tidak tahu akan mengira kita pergi menyembah Dewa. Tidak perlu kamu katakan, itu benar.
Sepertinya berjalan makin maju, makin banyak papan Dewa. Ini adalah Dewa Qiling. Dewa Qiling. Kalian cepat muncul dan lindungi kami agar saat ke Negara Qianyu kami bisa menemukan kekuatan puluhan ribu tahun untuk mengaktifkan Phurba. Huzi, jangan tidak sopan. Tapi sejujurnya, kita benar-benar harus istirahat sebentar. Kebetulan kamu ceritakan seperti apa Negara Qianyu. Ini
Harus diceritakan mulai dari Gunung Buyu. Apakah kalian tahu kenapa tempat ini disebut Gunung Buyu? Kenapa? Karena orang yang datang ke sini memiliki kekompakan. Semuanya adalah pedagang keliling. Jika tiba duluan, maka bisa menjual dengan harga bagus duluan. Jadi, semuanya menyimpan tenaga dengan tidak mengobrol. Saat musim laris, kamu akan melihat banyak pasukan
Seperti sedang berbaris dan mendaki gunung tanpa suara. Pemandangan itu sangat spektakuler. Negara Qianyu kami kaya akan bijih. Jadi, semua rakyat biasa cukup kaya. Rakyat yang paling kaya akan membagikan sebagian uangnya kepada orang yang tidak begitu kaya. Kuil yang baru direnovasi dibangun dengan emas. Menggunakan batu giok sebagai jalan dan kaca sebagai jendela.
Jalanan di dalam kota terhubung ke segala arah dan lalu lintas padat. Karena mengatakannya, aku jadi sedikit merindukan rumah. Dinding emas? Ada juga jalan yang terbuat dari batu giok? Hal pertama yang akan kulakukan setelah sampai di sana adalah mengoreknya, cepat jalan. Ini tidak boleh ditunda. Ayo kita segera berangkat. Lihat dirimu.
Bukankah tadi kamu bilang lelah? Kenapa sekarang begitu bersemangat lagi? Huzi. Nanti akan kutunjukkan padamu apa itu jembatan antara negara. Di mana jembatannya? Sudah putus. Ti… tidak benar. Waktu itu saat aku mengantarkan Mutiara Merah, masih baik-baik saja. Ini… Gawat, kita ini… Bagaimana cara menyeberang? Aku punya cara. Hanya saja sedikit berbahaya. Cepat katakan.
Saat membangun fondasi waktu itu, jembatan dibangun dengan pedang terbang. Sekarang aku bisa menggunakan pedang terbang untuk membawa kalian ke sana. Pedang terbang? Ini terlalu berbahaya. Tapi sangat menyenangkan. Sudah menyeberang, ‘kan? Hebat. Masih bisa lakukan sekali lagi… Yang Mulia. Batu Bata. Batu Bata. Ada apa? Aku sudah menyeberang? Aku berhasil?
– Apa maksudnya? – Apa maksudnya? Aku tidak takut ketinggian lagi. Kami semua menemanimu. Kamu pasti bisa melakukannya. Ayahandaku memberitahuku, sejak kecil tidak mengizinkanku… Sudahlah. Ini bukan masalah besar. Kamu adalah seorang pangeran. Tapi Yang Mulia, jembatan ini sepertinya sengaja dipotong oleh orang. Tapi tidak terlihat bekas pertarungan. Di depan adalah pos jaga.
Aku coba tanyakan. Di mana orang di sini? Orang apa? Orang yang berjaga di sini. Ini adalah pos jaga? Pasti bermalas-malasan. Tidak mungkin. Perbatasan Negara Qianyu selalu dijaga oleh orang. Jangan-jangan diserang oleh siluman? Tapi kelihatannya juga tidak ada bekas pertarungan. Pangeran. Cepat berdiri. Bagus sekali. Ada apa dengan luka di lenganmu?
Saat hamba berlatih bela diri, tidak sengaja terluka. Hari itu aku merasa sedikit aneh. Kembali ke kota. Bukankah itu… Apakah itu Tetua? Ayah. Lancang! Beraninya kamu mencegat kereta tahanan! Berhenti! Kak, itu putraku. Terima kasih telah membiarkan kami bicara dulu baru pergi, boleh? Cepatlah. Jinian. Ayah. Ayah. Jinian. Kenapa kamu harus menanggung semua kesalahan sendirian?
Semua adalah salahku. Kaisar baik. Hanya mengirimku ke daerah perbatasan dan tidak terus menyelidiki, sehingga mempertahankan garis keturunan Keluarga Cheng. Ini cukup bagus. Aku bersyukur. Ayah, jika kamu pergi, aku harus bagaimana? Jinian. Ayah tidak bisa mengajarimu lagi. Ayah telah mengajarimu selama puluhan tahun, tapi hasilnya salah mengajari semuanya. Tidak. Putraku. Kamu sudah dewasa.
Kelak kamu harus mengandalkan diri sendiri. Kamu sendiri yang harus memutuskan. Ayah. Jinian, kamu ingat. Selama kamu masih pembasmi siluman negara, maka Keluarga Cheng kita memiliki harapan. Ayah, aku ingat. Aku pasti akan menyelamatkanmu. Ingat. Ayah! Ayah, tunggu aku. Ingatlah, Jinian. Kamu harus mengandalkan diri sendiri. Ayah, tunggu aku! Kamu harus mengandalkan diri sendiri!
Biarkan kami masuk. Kenapa tidak membiarkan orang masuk? Atas dasar apa tidak mengizinkan masuk? [Kota Qianyu] Biarkan kami masuk. Harus menunggu berapa lama lagi? Kami sudah menunggu berapa lama? Ini adalah Kota Qianyu? Ada begitu banyak orang. Dengan tidak mudahnya bisa sampai giliran kami. Kami sudah menunggu semalaman,
Atas dasar apa tidak boleh masuk ke kota? – Benar, atas dasar apa tidak mengizinkan masuk? – Jangan berpura-pura. Jangan kira aku tidak bisa mengetahui bahwa kalian dari Negara Julun. Yang di belakang, kembali ke tempat asal kalian. Hari ini gerbang kota tidak dibuka! Apa yang terjadi? Sedang berbicara denganmu. Ini adalah pangeran Negara Qianyu.
Orang yang ingin masuk ke kota dengan menyamar sebagai pangeran Negara Qianyu, kamu adalah orang ke-18. Pengawal! Hadir. Menyamar sebagai anggora keluarga kerajaan adalah kejahatan berat. Bawa pergi. Dan juga orang-orang yang di depan ini, tahan mereka agar tidak menimbulkan masalah. Apa hubungannya dengan kami? Benar, atas dasar apa menangkap kami? Atas dasar apa?
Baru tiba di rumahmu sudah langsung ditangkap. Sungguh maaf telah membuatmu menderita. Tunggu. Seseorang akan segera datang. Sialan! Orang Negara Qianyu sungguh pantas mati. Benar. Benar-benar pantas mati. Tidak sepenuhnya demikian. Ada dua orang yang masih lumayan. Kak, apakah Anda adalah orang Negara Julun? Kelihatannya tidak seperti itu? Sangat jelas, ada aura pria jantan.
Apakah kamu tahu sebenarnya apa yang terjadi di Negara Qianyu? Bagaimana aku tahu? Orang-orang menyebalkan ini sangat tidak manusiawi. Kami hanya ingin masuk ke kota untuk mencari beberapa bahan obat, tapi mati-matian tidak mengizinkan masuk. Negara Qianyu dan Negara Julun tidak pernah berhubungan. Kalian ingin masuk kota dengan pakaian seperti ini. Sungguh bodoh. Apa katamu?
Apa yang kamu katakan? Xiao Yunzi. Yang Mulia tidak perlu memedulikan orang-orang ini. Ratusan tahun yang lalu, Negara Julun adalah budak Negara Qianyu. Sekarang kedua negara telah putus hubungan… mereka bahkan tidak bisa disebut budak. Kamu… Yunzi. Tidak boleh berkata seperti itu. Da Changqiang juga berasal dari Negara Julun. Dia adalah saudara kita.
Orang Negara Qianyu dan orang Negara Julun selamanya tidak mungkin menjadi saudara. Budak tetaplah budak. Adapun Chang Daqiang itu, aku tidak peduli apa yang dia lakukan di Kota Fulong. Tapi asalkan datang ke Negara Qianyu, maka harus mengikuti peraturan Kota Qianyu. Kamu… Yang Mulia. Masih tidak segera membuka pintu! Baik. Hormat kepada Yang Mulia.
Silakan berdiri. Terima kasih, Yang Mulia. Apakah yang sebenarnya terjadi di Kota Qianyu? Lebih baik Yang Mulia melihatnya sendiri. Bebaskan mereka semua. Ini… Negara Qianyu tidak pernah menangkap orang yang tidak bersalah. Baik. [Gerbang Yongxian] Kenapa bisa begini? [Kota Qianyu] [Pos Teluk Fenglong] Tuan Besar. Huzi dan yang lainnya. sudah pergi selama beberapa hari.
Tidak tahu bagaimana kabarnya. Kamu jangan khawatirkan orang lain dulu. Menstabilkan jiwamu terlebih dulu adalah prioritas utama saat ini. Oh ya, pengungsi dari Negara Julun ke Negara Fulong makin lama makin banyak. Tidak tahu apakah Negara Qianyu aman atau tidak? Negara Qianyu berada di dataran tinggi. Seharusnya tidak akan
Ditenggelamkan oleh Lautan Ming untuk sementara waktu. Hanya berharap mereka segera menemukan kekuatan ribuan tahun untuk membangkitkan Phurba dan segera memulihkan kondisi fisikmu. Tuan Besar, kamu tidak apa-apa, ‘kan? Tidak apa-apa. Akhir-akhir ini hanya menguras terlalu banyak energi saja. Nenek. Tuan Besar, kamu harus menjaga diri dengan baik. Belakangan ini demi Xiaoxuan,
Kamu sudah kurus banyak. Tidak masalah. Istirahat sebentar akan sembuh juga. Kamu ini… Aku pergi mengumpulkan beberapa dokumen mengenai Lembah Puncak. Di dalam buku tercatat, ada banyak monster ganas dan siluman jahat di pulau itu dan energinya sangat kuat. Kita harus bersiap terlebih dahulu. Kalau tidak, tunggu sampai Lembah Puncak, cukup para siluman itu saja
Sudah tidak mudah untuk dihadapi. Xuan, bagaimana kondisimu hari ini? Nenek tenang saja. Untung Tuan Besar mengajariku ilmu untuk menstabilkan sukma dan pikiran. Belakangan ini, tubuhku terasa jauh lebih ringan. Gerakan yang dulunya tidak bisa dilakukan, sekarang sudah dapat dengan mudah aku lakukan. Bagus. Kini tubuhmu berbeda dengan orang biasa.
Batas kekuatan fisik juga berbeda dengan sebelumnya. Aku ingin menunggumu telah terbiasa sepenuhnya dengan tubuh ini, biarkan Mo Guzi bekerja sama denganmu. Ribuan Sutra Pencari miliknya jika dipadukan dengan tubuhmu ini, seharusnya bisa membentuk mekanisme tempur yang baru. Baik. Kecepatan adalah hal terpenting bagi seorang prajurit. Ayo, Xiaoxuan. Lanjutkan latihanmu. [Pos Teluk Fenglong]
Sebelum mereka kembali, usahakan membuat tubuhmu menjadi lebih kuat. Penasihat Negara, Yang Mulia Pangeran telah kembali. Penasihat Negara. Yang Mulia Pangeran. Kenapa kamu kembali tanpa memberi kabar terlebih dahulu agar aku bisa mengutus orang untuk menjemputmu? Penasihat Negara, lama tidak bertemu. Apakah tubuhmu baik-baik saja? Baik, semuanya baik. Yang Mulia Pangeran, sudah bertambah tinggi lagi.
Kota Qianyu berubah menjadi menjadi seperti ini, kalian pasti sangat menderita. Para siluman jahat itu berkeliaran hingga ke Negara Qianyu. Untung ayahandamu memimpin para pembasmi siluman untuk memukul mundur mereka semua. Yang Mulia Pangeran di Ibu Kota Fulong pasti juga mengalami banyak malapetaka, ‘kan? Aku tidak mengalami malapetaka. Tapi aku telah memiliki banyak teman baik.
Mari, kuperkenalkan padamu. Ini adalah sahabat baikku, Huzi. Dia sangat hebat. Itu adalah Guru Besar Fulong. Zhao Xintong. Sungguh pahlawan berasal dari kalangan muda. Terima kasih karena kalian berdua telah menjaga Yang Mulia Pangeran. Jangan begitu. Sepanjang perjalanan ini Batu Bata juga banyak membantu kami. Saling menjaga. Batu Bata? Mereka semua memanggilku seperti itu.
Oh ya, Penasihat Negara. Saat kami datang, kami menemukan jembatan yang menghubungkan Qianyu dan Fulong sudah patah. Apa yang terjadi? Ini semua karena bencana siluman. Kami terpaksa mematahkan sumber masalahnya dan mundur untuk menjaga kota. Sungguh tidak berdaya. Juga tidak masalah. Kebetulan karena hal ini juga, jadi aku tidak takut ketinggian lagi. Selama aku pergi,
Ayahandaku tidak marah, kan? Raja sekarang berada di Istana Qiling. Kamu pergi tanyakan langsung padanya. Yang Mulia Pangeran. Ayahanda. Pegang baik-baik. Baik. [Raja Negara Qianyu] Masih ingat pulang. Aku sudah tahu salah. Yang Mulia. Mereka berdua yang mengawal Yang Mulia Pangeran kembali kemari. Ini adalah Guru Besar yang baru menjabat dari Negara Fulong.
Hormat kepada Raja. Terima kasih atas kerja kerasmu. Bawa keduanya ke Istana Boyun untuk beristirahat terlebih dahulu. Baik. Untuk apa kamu kembali? Mutiara Merah bukankah sudah kukirimkan untukmu? Ayahanda. Di Negara Qianyu terjadi masalah besar begini. Kenapa kamu tidak memberitahuku? Apa gunanya memberitahumu? Bukankah kamu suka kehidupan yang santai dan bebas? Menyuruhmu kembali,
Bisa menyelesaikan masalah? Karena kamu begitu suka dunia luar. Kali ini pulang, layanilah kedua temanmu untuk tinggal selama beberapa hari dan kembalilah. Kamu tidak perlu ikut campur soal masalah di sini. Tidak, Ayahanda, aku bisa… Pergilah. Baik. Duduklah. Keluarga sendiri makan, tidak perlu sungkan. Raja. Sebelumnya Negara Qianyu memberikan Mutiara Merah kepada kami,
Sangat berguna untuk menyelesaikan masalah mendesak. Sungguh sangat berterima kasih. Tidak perlu berterima kasih. Tapi maaf kami lancang. Kedatangan kami kali ini untuk meminta bantuan. Ada apa? Bahaya Lautan Ming telah mengganggu setiap negara selama 500 tahun. Kali ini Lautan Ming menyebar, prajurit Negara Fulong telah menggunakan fisik dan nyawa mereka untuk membentuk formasi.
Tapi takutnya tidak akan bertahan lama. Kami berencana pergi ke Lembah Puncak untuk menahan sumber Lautan Ming. Semoga Negara Qianyu bisa mengirim pasukan untuk membantu. Negara Qianyu berhubungan baik dengan Negara Fulong. Sudah seharusnya saling menyelamatkan. Sayangnya kali ini, Negara Qianyu telah dilukai oleh siluman biadab. Seluruh warga negara sedang membangun kembali kampung halamannya.
Takutnya tidak ada waktu untuk memikirkan hal lainnya. Benar. Kali ini kami datang ke Negara Qianyu, baru menyadari telah terjadi perubahan yang begitu besar. Kami yang terlalu gegabah. Sebenarnya tidak perlu mengirim pasukan. Tapi ada satu hal lagi, tidak tahu apakah boleh meminta bantuan Anda? Kali ini kami pergi ke Lembah Puncak
Untuk menyelamatkan seluruh rakyat dan perlu menggunakan Phurba untuk membelah sebuah jalan besar di Lautan Ming. Tapi sekarang Phurba telah kehilangan kekuatannya. Katanya Negara Qianyu memiliki kekuatan ilahi puluhan ribu tahun. Tidak tahu apakah bisa meminjam kekuatan ilahi untuk kembali mengaktifkan Phurba? Kekuatan ilahi puluhan ribu tahun? Pada 500 tahun yang lalu, bukankah Negara Qianyu
Dibangun dengan meminjam kekuatan ilahi puluhan ribu tahun milik Dewa Qiling? Pasti Yuqian yang memberi tahu kalian, ‘kan? Sebenarnya kami… kami… Ayahanda. Mitos Dewa Qiling ini terus beredar sampai sekarang. Ini adalah solusi terakhir kami. Kamu juga tahu itu adalah mitos. Bagaimana bisa percaya begitu saja? Seluruh Negara Qianyu memuja Dewa Qiling.
Ini adalah kepercayaan spiritual kami. Tapi tidak ada yang pernah melihat Dewa Qiling yang sesungguhnya. Namun, sejak kecil kamu memberi tahu kami… Kekuatan ilahi puluhan ribu tahun ini, sebenarnya tidak nyata. Tidak nyata? Membuat kalian sia-sia datang kemari. Yuqian, kamu hanya mengandalkan mitos untuk mencari kekuatan ilahi selama puluhan ribu tahun? Iya. Raja.
Kami sudah melihat Lukisan Awal Langit Terbelah. Jadi, kami mengira hal itu adalah fakta dan datang kemari tanpa banyak pertimbangan. Kami yang gegabah. Benar, masalah ini tidak bisa menyalahkannya. Kami yang menyuruhnya membawa kami kemari. Kalian makan saja. Aku sudah agak lelah. Tidak apa-apa. Anggap saja menemanimu pulang melihat-lihat.
Kebetulan kami berdua juga bisa menambah wawasan. Negara Qianyu kalian tidak memiliki kekuatan ilahi. Mungkin Negara Julun memilikinya. Julun artinya roda raksasa. Kedengarannya saja sudah sangat hebat. Negara Julun sudah ditenggelamkan oleh Lautan Ming. Bukankah hari ini masih bertemu masyarakat dari Negara Julun? Mereka pasti datang untuk mengungsi. Tidak apa-apa. Akhirnya pasti ada cara.
Kalau memang tidak ada petunjuk, kita segera kembali ke Negara Fulong saja. Batu Bata. Apakah kamu ikut dengan kami? Aku takut tidak bisa kembali lagi. Kali ini ayahandaku sangat tidak puas kepadaku. Ayahandamu serius dan jarang tersenyum. Kelihatannya sungguh menakutkan. Dia adalah pemimpin negara. Kamu kira seperti kamu yang tersenyum setiap hari?
Sejak aku punya ingatan, dia tidak pernah tersenyum padaku. Dia terus bersikap keras kepadaku. Batu Bata. Bagaimanapun, kelak kamu akan mewarisi Negara Qianyu. Sudah seharusnya jika dia mengajarmu dengan disiplin yang ketat. Aku sama sekali tidak cocok menjadi raja. Aku masih ingin keluar. Jika ingin pergi, ikutlah dengan kami. Kenapa ada bau darah?
Di sana ada suara. Kejar! Apa yang terjadi? Penasihat Negara, tadi ada seorang penjaga yang juga terbunuh. Apa yang terjadi? Ada siluman jahat. Siluman ini sudah beberapa kali menyelinap ke dalam istana. Kalian sudah melihatnya? Belakangan ini, selalu saja ada tusuk konde mutiara, juga perhiasan emas dan perak kami yang dicuri.
Awalnya kami kira adalah pencuri, tapi ternyata adalah seekor siluman. Bahkan, Lan juga terbunuh dengan keji. Yang Mulia Pangeran. Silakan kalian kembali dan beristirahat. Serahkan hal ini untuk hamba selesaikan. Batu Bata. Tidak bisa hanya menunggu. Kami akan membantumu menangkap siluman. Begini, kalian berdua kembali ke kamar dulu.
Aku akan pergi ke lokasi dekat jasad pengawal barusan untuk memeriksanya lagi. Ayo pergi bersama. Tidak boleh, terlalu mencolok jika banyak orang. Tunggu kabarku. Hati-hati. Bagaimana? Apakah menemukan sesuatu? Jasad penjaga sudah dibawa pergi. Tapi aku menemukan ini di tempat kejadian perkara. Apa ini? Pasti bukan balsam. Tapi sungguh tidak bisa ditebak apa itu.
Siluman ini sudah masuk ke dalam istana kerajaan. Kenapa Ayahanda tidak mau memberitahuku? Jangan khawatir, kami di sini. Pasti akan menangkap siluman ini. Tapi yang pertama adalah penjaga. Selanjutnya adalah pelayan. Bukankah pergerakan tubuhnya terlalu cepat? Jadi, harus selidiki dulu ia adalah siluman apa. Kita pergi ke tempat kejadian perkara untuk menyelidikinya. Kamu hati-hati.
[Istana Qianyu] Setiap jalur di istana pasti ada penjaga. Meskipun semalam kekurangan orang, juga tidak mungkin tanpa peringatan sama sekali. Apakah jangan-jangan siluman jahat ini selalu bersembunyi di istana? Tidak mungkin. Meskipun istana kerajaan sangat besar, tapi tidak ada tempat untuk bersembunyi. Kecuali, dia berubah menjadi bentuk manusia, menjadi pengawal dan pelayan yang kita kenal.
Benar. Sama seperti Zhang dari Menara Fenyao. Aku terus merasa ada hal yang aneh. Tunggu. Tunggu. Hormat kepada Yang Mulia Pangeran. Kenapa menghindari kami? Tadi aku dibawa Penasihat Negara untuk diinterogasi. Penasihat Negara sudah bilang, demi menjamin keselamatan Yang Mulia Pangeran, jadi tidak memperbolehkan kami mengganggu Anda lagi. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan ini.
Mereka berdua adalah ahli penangkap siluman. Katakan saja apa adanya. Cepat katakan jika ada petunjuk. Aku… Yang mati kemarin malam adalah saudari baikmu. Apakah kamu tidak ingin menyelidiki kebenarannya dan membalaskan dendamnya? Yang Mulia bijaksana. Pelayan yang meninggal, Lan adalah saudari terbaikku. Dia baru masuk istana. Agar dia terbiasa dengan istana, jadi aku meminta bantuannya
Untuk mengantarkan balsam. Tidak disangka… Balsam? Sebelumnya memang tercium aroma yang aneh. Balsam apa? Dupa ini adalah upeti terakhir sebelum bencana siluman terjadi dan baru diantarkan ke istana hari ini. Kemarin malam juga sudah dicuri semuanya oleh siluman itu. Awalnya aku mengira dia hanya serakah terhadap perhiasan emas dan perak. Tidak disangka masih mencuri balsam.
Bangun dan bicara. Beberapa waktu lalu, karena Raja tidak memanggil selirnya untuk melayani, istana harem menjadi sangat kacau. Para selir berusaha untuk menyenangkan Raja dan berebut membeli balsam mahal yang terjual di pasaran. Namun kemudian, tersebar berita kalau di setiap istana ada balsam yang dicuri. Tidak ada yang menyangka, ternyata itu ulah siluman.
Siluman ini sangat tidak serius. Masih mencuri balsam milik manusia. Apakah di istana masih ada balsam berharga lainnya? Aku tidak tahu apa yang dimiliki oleh Selir. Tapi upeti kemarin malam adalah kotak terakhir. Balsam memang kecil, tapi harganya tidak ternilai. Para selir demi berebut kasih sayang, pasti akan menyimpan di dekat diri mereka.
Jika terus begini, mereka akan berada dalam bahaya. Sepertinya demi menangkapnya, hanya bisa menyia-nyiakan barang berharga. Kenapa malah membawa burung berjalan-jalan? Apakah ini bisa memancing siluman keluar? Karena dia terobsesi dengan balsam, maka tidak mungkin tidak mengenali barang bagus. Itu adalah wewangian Yuning milikku. Sangat berharga. Aromanya memang enak. Bahkan aku bisa menciumnya dari sini.
Saudara, hatiku sedang meneteskan darah saking sakitnya. Yang terbakar itu adalah uangku. Lagi-lagi suara itu. Tadi malam cahaya terlalu gelap, jadi tidak melihatnya dengan jelas. Aku ingin lihat ia bersembunyi di mana hari ini. Ini… Apakah kalian melihatnya? Apakah seperti Xiao Yunzi yang mengendalikan pedang terbang, jadi bisa dikendalikan dari jarak jauh? Tidak masalah.
Aroma ini unik, tidak bisa hilang dalam waktu singkat. Aroma wewangian Yuning dilepaskan oleh burung foniks dari rongga alat kelamin ketika mengajak kawin pasangannya. Setiap jenis burung tidak akan bisa melawan aromanya. Sampai saatnya tiba, asalkan kita mengikuti Hong, maka kita pasti bisa menemukan sarangnya. Hampir tidak bisa melihatnya. Kenapa ia lari begitu jauh?
Ia sudah mendarat, cepat kejar. Kalian tunggu aku, tunggu aku. Aroma apa ini? Rasanya ada puluhan aroma yang campur aduk menjadi satu. Siluman ini bisa menyembunyikan wujudnya? Huzi, hati-hati. Ayo, cepat! Aku sudah menangkapnya. Aku saja. Cepat, cepat! Kamu bersekongkol dengannya, ‘kan? Aku susah payah menangkapnya. Apakah kamu tidak bisa tepat sasaran saat memukulnya?
Siluman ini bisa menyembunyikan wujudnya. Sepertinya kita harus memikirkan cara lain. Kali ini sia-sia saja. Ternyata begitu. Tidak disangka, ternyata ada hal seperti ini. Aku sudah membaca kitab kuno. Nama siluman ini adalah burung Qiezhi. Sesuai namanya, suka memakan perona pipi dan bedak, juga suka menyimpan harta milik wanita.
Gemar nyanyian dan tarian, juga bisa menyembunyikan wujudnya. Sayangnya kali gagal menangkap ia. Ia bisa menyembunyikan wujudnya, bagaimana cara menangkapnya? Dengan strategi yang sama, ia tidak akan tertipu lagi. Aku punya satu cara. Cara ini Yuqian kebetulan bisa membantu. Aku pasti akan bekerja sama sepenuhnya. Siluman ini dapat menyembunyikan wujudnya. Ia tidak pernah gagal
Mendapatkan barang yang diinginkannya. Pasti sombong dan arogan. Kali ini kita menggerebek sarangnya. Dia pasti tidak akan menyerah begitu saja. Strategi waktu itu pasti sudah tidak bisa digunakan. Tapi kita bisa memberikannya jebakan yang lebih kuat. Mohon bantuan Penasihat Negara mengadakan pesta di Taman Imperial untuk merayakan kembalinya harta karun dengan perjamuan lagu dan tarian.
Apakah aku bisa membantu? Kamu? Boleh juga.