Bai Feng berpura-pura menjadi Liu Shao| Song of the Moon【INDO SUB】EP23 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 23] Saat kamu mendekati Pohon Xuanling, seharusnya ada banyak butiran air di daunnya, bukan? Ini semua diubah dari energi spiritual Luo Ge. Asalkan ini menyentuh tubuhmu, ia bisa mengambil energi spiritualmu juga, tanpa membuatmu merasakannya. Jadi, dia sedang mengujiku? Bukan menguji.

Dia mengambil bukti seperti ini dari dirimu, berarti sudah memastikan tersangkanya adalah kamu. Pria ini sedang mewaspadaimu sejak awal hingga akhir. Mengapa Tuan Peri datang lagi? Dia mencari Tuan Siluman kali ini untuk hal apa lagi? Apakah menangkap Jenderal Fu tidak cukup? Kediaman Peri sudah keterlaluan, ‘kan? Kedatangan Tuan Peri kali ini,

Apakah untuk mengembalikan adikku? Kamu belum menyatukan alam siluman. Bagaimana mengembalikan? Tidak lama lagi. Silakan kamu menantikannya. Baik. Kedatanganku hari ini adalah demi urusan lain. Ada sebuah benda yang harus kamu periksa. Ada elemen siluman Ao Hen di dalam embun ini. Hanya elemen silumannya yang bisa membentuk Mutiara Liu. Siluman lain membuat onar sebelumnya.

Orang yang mengambil esensi sejati dan menyebut diri pemimpin baru, seharusnya adalah orang ini. Jika dilihat dari aura elemen siluman ini, seharusnya ini diambil setelah Ao Hen mati. Aku tanya pada Tuan Peri, energi spiritual siapa ini? Aku sudah memiliki jawabannya. Anggap saja, aku berutang budi padamu kali ini. Kalau begitu, dibalas sekarang.

Jika mengenai Tuan Fu, jawabanku hanya satu, tidak boleh. Sekarang tidak boleh, tapi akan boleh suatu hari nanti. Aku ingin Tuan Peri mengembalikan orang yang lain. Kabarnya, dia selalu dirugikan di Kediaman Peri. Jika Tuan Peri sungguh baik padanya, maka silakan mengembalikannya. Liu Shao adalah Liu Shao. Bukan milik siapa pun. Tidak ada kata ‘mengembalikan’.

Setelah kecurigaannya dihapus, maka dia akan bebas dari Kediaman Peri. Junior. Lama tidak berjumpa. Ini bukan Biro Marquis Wu Yang. Jangan membahas masa lalu itu. Mohon kamu memberi surat jika ingin datang. Jangan menerobos sesuka hati. Di saat aku berlatih, pedang ini tidak bisa berhati-hati. Bunga Weiyang di dalam ruangan Tuan Peri adalah pemberianmu, ‘kan?

Ada apa jika benar? Aku sangat menyukainya. Ingin Junior Liu Shao mengajariku bagaimana menumbuhkannya. Baik. Akan kuberi tahu sekarang. Ternyata memang kamu yang menyamar dan menyerang Dewa Wanwu. Aku orangnya. Memangnya kenapa? Aku sangat ingin tahu, atas dasar apa kamu beranggapan bisa mengalahkan diriku yang sekarang? Bai Feng. Aku sudah mencurigaimu sejak awal.

Kamu sungguh mengira aku tidak memiliki persiapan? Coba buka matamu. Apakah ini adalah Bunga Weiyang? Bagaimana kamu bisa menguasai ilmu sihir guruku? Aku mengingat dengan jelas hal yang diajarkan Lu Li padaku. Dengan kemampuanmu, kamu bukanlah lawan bagi Dewa Wanwu. Jadi, kamu memiliki komplotan. Katakan. Siapa komplotanmu? Mengapa belum beraksi?

Hanya ada seorang Liu Shao di Kediaman Peri. Apa maksudnya? Aku menyuruhmu menggantikan Liu Shao sepenuhnya. Mengapa kamu baru beraksi sekarang? Untuk apa buru-buru? Harus menyegel kelima inderanya dulu. Jika tidak, Lonceng Wang di sisinya akan mengirim pesan pada Luo Ge. Kamu belum tahu, bukan? Luo Ge memberikan setengah senjata sihirnya kepada Liu Shao.

Ini adalah senjata Xie Lingqi. Menurutmu, menggunakan benda Kediaman Peri untuk mengekstrak orang yang dicintai Luo Ge, bukankah sangat menarik? Urusannya sudah kuselesaikan. Jangan lupa tentang Pedang Bulan. Hanya aku yang boleh menjadi orang yang dicintai Luo Ge. Perasaan tidak bisa mendengar dan melihat sungguh menyiksa, bukan? Luo Ge tidak akan melepaskanmu. Bagaimana?

Mirip denganmu, tidak? Liu Shao. Aku sudah merampas elemen siluman Bai Feng. Ini adalah benda milik Ao Hen. Akhirnya aku lepas dari kecurigaan. Liu Shao. Luo Ge. Aku merasa sedikit haus. Aku ingin minum air. Baik. Mari. Hati-hati panas. Dingin sekali. Bagaimana caraku mengelabui Luo Ge? Tentu saja tidak bisa jika Luo Ge masih sadar.

Tapi, bukankah kamu pernah mengatakannya? Asalkan bisa mendapatkan Luo Ge, maka apa pun boleh. Meski dia hanya berupa mayat hidup. Kamu ingin aku memikirkan cara untuk membuat Luo Ge tidak sadarkan diri dan tidak bisa membedakan keaslian Liu Shao yang ada di hadapannya? Benar. Bukankah gurumu punya banyak cara gelap?

Kamu harus berjanji satu hal padaku. Katakan. Aku ingin Liu Shao mati segan hidup tak mau. Mengapa air ini terasa pahit? Pahit? Apa yang ada di dalam air ini? Tidak benar. Kamu bukan Liu Shao. Kamu adalah Bai Feng. Ada serpihan esensi dewa milik Liu Shao di dalam air. Aku tahu energi spiritual kalian berlawanan.

Hanya dengan cara ini, baru bisa mengendalikanmu dengan lebih baik. Lu Li. Saat kecil, aku memelukmu seperti ini. Menemanimu melewati rasa sakit. Aku masih adalah senior sekarang. Kamu masih adalah Lu Li juga. Setelah aku membereskan Liu Shao, kita bisa bersama selamanya. Bai Feng. Di mana ini? Di mana ini? Bai Feng! Jawab aku!

Bai Feng, keluarkan aku! Bai Feng! Bai Feng berbohong, mengatakan diutus Dewa untuk melayani di sisi Tuan Peri. Namun, energinya diserap Pohon Xuanling. Ternyata perkataan Tuan Peri benar. Di dalam butiran embun ini, mengandung elemen siluman Ao Hen. Bai Feng tidak bisa mengelak, lalu… Lalu bagaimana? Entah cara apa yang digunakannya dan melukai Tuan Peri.

Tuan Peri sedang beristirahat di Istana Chonghua. Keberadaan Bai Feng sudah tidak diketahui. Mohon Dewa lekas menangkap Bai Feng. Mengembalikan nama baikku. Aku pasti akan menyelidiki hal ini. Jika ucapanmu benar, aku pasti akan mengembalikan nama baikmu. Mengenai hal lain, kita bahas setelah Ge pulih saja. Tapi, aku masih tetap ingin mengatakan.

Meski demi kepentingan Luo Ge, Gunung Xiyin juga tidak bisa menampungmu. Baik. Pergilah. Pedang Bulan ada di sana. Ambillah. Luo Ge ada di mana? Kamu menginginkan Pedang Bulan. Hal lain bukanlah urusanmu. Cepat sedikit. Jangan sampai ketahuan. Luo Ge memang berhati-hati. Aku yang sudah ceroboh. Beri aku sedikit waktu. Aku akan memikirkan caranya.

Mengapa kamu kemari? Tadi, Dewa mengutus orang dan mengatakan, ingin mencari seorang mata-mata diam-diam. Jadi, aku menunggumu di sini. Sebenarnya aku tahu. Kamu bukan hanya sudah memecahkan batasan ini sejak awal. Bahkan bisa meninggalkan Gunung Xiyin. Juga pergi mencari Bai Feng. Benar, ‘kan? Kamu mungkin sudah lupa. Aku mahir membuat wewangian. Indera penciumanku saat peka.

Aku bisa menciumnya sejak awal. Ada aroma selain Gunung Xiyin di tubuhmu. Ada aroma Bai Feng juga. Kenapa kamu tidak melaporkanku? Karena aku ingin tahu, sebenarnya mengapa kamu mencari Bai Feng. Dan juga, apakah kamu berkaitan dengan masalah mata-mata? Aku memang pernah membantunya. Karena aku membutuhkan bantuannya juga. Bantuan apa?

Dia memiliki elemen siluman Ao Hen. Bisa membantu Tuan Siluman mendamaikan alam siluman. Asalkan bisa membantu Tuan Siluman, aku bersedia mengorbankan apa pun. Mengorbankan apa pun? Apakah kamu merasa, orang yang ada di hadapanmu ini bukan orang yang menyenangkan dan menemanimu bermain lagi? Aku yang sekarang, adalah Tuan Fu yang sesungguhnya. Dulu, Tuan Siluman

Sangat berbakat, penuh dengan semangat. Namun demi aku, langkahnya terhenti oleh tanggung jawab, kemudian menjadi seseorang yang bahkan tidak bisa menjaga adiknya. Jika harus memilih di antara keadilan dan kakak, aku akan bersedia meski harus menjadi makhluk paling mengerikan. Luo Ning. Fu yang seperti ini sudah mengecewakanmu, ‘kan? Aku bersedia menebus kesalahan dengan nyawa,

Asalkan Tuan Peri tidak menyalahkan Klan Air. Aku tidak membutuhkan nyawamu. Tuan Fu. Senang berkenalan dengan dirimu yang sesungguhnya. Kamu tenang saja. Aku tidak akan melukaimu. Tidak akan melaporkanmu juga. Sungguh? Tapi, kamu harus ingat. Jangan mengatakan kamu bersedia mengorbankan apa pun lagi. Jangan melukai orang tidak bersalah juga. Terlebih lagi, jangan mencoba melukai kakakku.

Jika tidak, aku tidak akan mengampunimu. Luo Ning. Aku sungguh berterima kasih bisa bertemu denganmu di sini. Kamu memahami tindakanku terhadap kakak dan Klan-ku. Juga bersedia menghadapi diriku yang asli. Tanpa kamu, mungkin aku akan menjadi makhluk aneh yang bahkan tidak kukenali. Aduh. Jangan khawatir. Asalkan kamu tidak berbuat jahat,

Aku jamin kamu akan baik-baik saja. Lagi pula, kamu harus membantuku menghafal buku-buku di ruanganku. Benar, ‘kan? Luo Ge. Apakah kamu tahu sudah berapa lama aku menunggu hari ini? Tapi, tidak apa-apa. Sebentar lagi, kamu bisa menemani di sisiku selamanya. Bai Feng, keluarkan aku! Luo Ge. Luo Ge. Bai Feng. Apa yang kamu lakukan padanya?

Tidak apa-apa. Kamu yang menyuruhku mengeluarkanmu. Apakah kamu sudah puas sekarang? Aku membiarkan Luo Ge beristirahat sebentar. Tidak lama lagi, dia akan menemani di sisiku selamanya. Apakah kamu ingin menyamar menjadi diriku selamanya? Kamu tidak takut diketahui oleh Kediaman Peri? Bai Feng. Aku sarankan kamu jangan bermimpi! Tiruan hanyalah tiruan.

Selamanya tidak pernah bisa menjadi yang asli. Asalkan kamu berada di dalam sana selama tujuh hari, maka kamu akan musnah. Liu Shao tidak akan ada di dunia ini lagi. Bai Feng. Apa yang sudah kamu lakukan padanya? Apa yang terjadi pada Luo Ge? Ada apa? Kamu mengasihaninya? Ini berkat dirimu juga. Serpihan esensi Dewa Yaoling

Sudah berbaur dengan tubuhmu. Jadi, sulit bagiku untuk mengambil sedikit bagiannya. Tapi berkat benda ini, Luo Ge bisa patuh seperti ini. Luo Ge. Aku datang menemanimu minum teh. Aku pamit dulu. Silakan kamu menikmatinya baik-baik. Dia memakai serpihan esensi Yaoling pada Luo Ge. Ini karena aku. Tidak boleh. Aku harus menolongnya. Penguasa Istana Shang.

Tuan Peri perlu istirahat. Tidak menerima tamu. Tidak menemuiku juga? Ada apa? Penguasa Istana Shang tidak ingin Tuan Peri beristirahat? Kalau begitu, biarkan dia istirahat. Liu Shao. Mengapa aku merasa kamu aneh hari ini? Aku hanya memikirkan peristiwa di Aula Litian dan merasa sedih saja. Lonceng Wang. Kamu memiliki kekuatan Luo Ge.

Cepat pergi ke sisinya dan bantu dia. Mengapa kamu melawan? Luo Ge menyuruhmu menjagaku? Jika menolongnya, maka berarti menolongku. Kamu harus kembali ke sana. Harus mewakiliku untuk menjaganya. “Taktik Jiwa Es”. Hati sejernih es. Tidak ternodai. Kekosongan dan isi berbaur. Membesarkan pikiran. Saat ini, tidak ada cara lain lagi. Harus melindungi Luo Ge

Meski aku tidak bisa keluar. Luo Ge. Cepat bangun! Luo Ge! Liu Shao. Mengapa Lonceng Wang kembali? Kamu sudah bangun? Di mana Liu Shao? Ternyata kamu mengambil kembali Lonceng Wangyue miliknya. Aku mengira, perasaanmu padanya sangat dalam. Bukankah tetap saja mementingkan diri di saat genting? Liu Shao. Apakah kamu sudah melihatnya?

Di saat kamu akan menjadi abu, dia masih saja mengambil kembali senjatanya. Sekarang, kamu seharusnya mati dengan tenang. Liu Shao ada di dalam? Luo Ge. Aku sangat ingin terus berada di sisimu. Ayah, Ibu. Aku ingin pulang dan menjenguk kalian. He Na. Aku sungguh ingin menyaksikan sendiri hari di mana kamu menjadi Raja Siluman.

Sayang sekali. Tidak ada kesempatan lagi. Maksudmu, ada yang aneh dengan elang siluman? Benar. Yang Mulia menaklukkan klan siluman. Banyak siluman yang sudah mengetahui ini. Siluman elang terkenal buas. Tidak akan rela ditaklukkan. Ditakutkan, hal buruk akan terjadi. Yang Mulia harus membuat rencana secepatnya. He Na. Aku sungguh ingin menyaksikan sendiri

Hari di mana kamu menjadi Raja Siluman. Liu Shao. Sayang sekali, tidak punya kesempatan lagi. Tai Lao. Aku punya urusan penting. Kalian waspadai Bai Yaoling. Musuh besar ada di hadapan, namun Yang Mulia… Liu Shao. Liu Shao. Apa yang terjadi? He Na. Mengapa kamu kemari? Kamu dalam bahaya. Eceng gondok akan memanggilku. Kamu baik-baik saja?

Di mana ini? Ini adalah tungku pengekstrak manusia yang didapat Bai Feng entah dari mana. Bai Feng mengurungku di sini. Hanya bisa masuk dan tidak bisa keluar dari sini. Harus segera mencari cara untuk memecahkan tungku ini dan pergi. Aku sudah mencoba semua cara yang ada. Tapi tidak mampu memecahkan tungku ini. He Na.

Kamu tidak seharusnya datang. Kamu adalah Klan Air. Api ini sangat merugikanmu. Kamu tidak akan bertahan lama. Tetap harus dicoba. Lonceng Wangyue ini seharusnya menjadi milik kita. Liu Shao tidak pantas memilikinya. Siluman Elang, Bai Yaoling, memiliki senjata untuk memecah batasan. Tuan Siluman sedang tidak ada. Semuanya harus berhati-hati… Jaga dengan baik.

[Bai Yaoling, Siluman Elang] Yang Mulia. Siluman Elang menerobos. Mohon segera kembali. Kami tidak bisa bertahan lagi. Klan Air bermasalah. Api sudah sampai di dasar tungku. Menurutmu, apakah dia masih punya kesempatan? Menyerah saja. Liu Shao sudah musnah sekarang. Akulah orang yang ditakdirkan untukmu. He Na, cepat pergi. Aku baik-baik saja, Liu Shao. Kamu tahu.

Aku adalah silumanmu. Aku akan melindungimu. Menjagamu. Diam. Aku tidak ingin mendengar omong kosongmu sekarang. Kamu sama sekali tidak begitu lemah. Karena tungku tidak bisa dipecah dari luar, bagaimana jika aku memakai energi dari pemberi mantra? He Na. Lihat itu. Lonceng Wangyue. Kelihatannya, Luo Ge juga sedang berusaha di luar. Kalau begitu, mari dicoba.

Liu Shao. Luo Ge. Aku tahu kamu akan kemari. Sudah kuduga kamu bermasalah. Biar aku kejar dia. Liu Shao. Lukamu belum pulih. Aku akan mengawasinya. Tenang saja. Aku bukan sebagai Tuan Siluman, melainkan sebagai teman Liu Shao. Mohon kamu menghilangkan larangan Kediaman Peri untukku. Setidaknya saat kesulitan, dia bisa memanggilku seperti biasanya.

Meski mengarungi lautan api, aku akan tiba. Terima kasih. Tidak perlu berterima kasih. Tidak perlu kata terima kasih di antara Liu Shao dan aku. Aku masih ada urusan penting. Sampai jumpa. Tunggu. Terima kasih. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh Bai Feng sendirian. Harus segera mengobati luka akibat esensi Yaoling. Menemukan pengacau tiga alam secepatnya.

Tai Lao. Kamu baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Yang Mulia! Aku menaklukkan Klan Siluman demi kedamaian tiga alam. Tidak masalah jika kamu tidak takluk. Tapi, kamu mengabaikan aturan Klan Siluman dan melakukan serangan diam-diam. Aku akan menghukummu hari ini juga. Aku tahu, aku tidak berdaya menghadapimu untuk sementara. Tapi, apakah kamu tahu siapa yang sedang

Kamu lawan? Yang Mulia. Di antara empat Klan Siluman, sudah ada tiga klan yang menjadi anggotaku. Aku menjadi pemimpin di air, di darat, aku juga menjadi Raja. Pemimpin kalian sudah mati. Masih berani tidak takluk? Hormat, Yang Mulia. Hormat, Yang Mulia. Bai Feng. Utangmu padaku bertambah lagi. Utang padamu? Berutang apa padamu?

Lu Li yang berutang padaku. Luo Ge yang berutang padaku. Orang sepertimu, semua orang berutang padamu. Bai Feng menyamar menjadi aku dan menyerang Dewa. Bahkan mengurungku dan mencelakai Tuan Peri Luo Ge. Tanpa bantuan teman, aku sudah akan musnah sejak awal. Dosa mencelakai Tuan Peri tidak termaafkan. Mencelakai? Apa hak kalian menyebutku mencelakainya? Setidaknya,

Aku tidak membiarkannya kesakitan akibat energi spiritual yang berlawanan. Aku tidak membuatnya menerima cambukan petir juga. Hal yang kuinginkan, hanyalah agar dia mencintaiku. Kekuasaan, tanggung jawab, tiga alam, semuanya tidak berarti. Baik Lu Li maupun Luo Ge, mereka seharusnya hanya menjadi milikku saja. Bisa sejahat ini dan tidak tahu malu, aku sungguh salut.

Tuan Peri berbeda dengan kami. Tadinya tidak takut lepas dari air. Tapi, malah punya luka bakar seperti ini. Aku ingin bertanya. Apakah karena Nona Liu Shao? Yang Mulia. Nona Liu Shao tidak memedulikan Anda. Mengapa Anda bertindak seperti ini demi dia? Hanya luka luar saja. Ini bukan apa-apa dibandingkan menyelamatkan nyawanya.

Tidak disangka Siluman Elang sangat licik. Mengubah darahnya menjadi racun. Mempertaruhkan nyawanya sendiri demi menghancurkan lengan kananmu. Apakah bisa diobati? Aku hanya bisa menghentikan racun, menyelamatkan lengan Yang Mulia. Tapi, aliran spiritual lenganmu ini pasti akan rusak. Lengan kanan ini tidak bisa menggerakkan energi spiritual lagi kelak. Tidak bisa berperang.

Mungkin bahkan tidak bisa mengangkat benda berat. Lakukan. Lakukan saja. Masih menunggu apa? Kemampuan selama ribuan tahun, dihancurkan oleh wanita ini begitu saja. Apakah Yang Mulia masih merasa ini layak?