🚨BREAKING: Israel Bebaskan 90 Tahanan Palestina Setelah Hamas Pulangkan 3 Sandera

🚨BREAKING: Israel membebaskan 90 tahanan Palestina pada Senin (20/1) dini hari. Menurut Hamas, 90 orang tersebut terdiri dari 69 perempuan dan 21 remaja laki-laki.

Konvoi bus yang membawa para tahanan terlihat berangkat dari penjara militer Israel, Ofer, dekat Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Warga Palestina berkumpul dan menyambut kedatangan bus tersebut dengan suka cita. Beberapa orang tampak memanjat ke atas bus sambil bernyanyi dan bersorak sorai.

Pembebasan 90 tahanan tersebut merupakan pertukaran dengan 3 sandera Israel yang dibebaskan pada sehari sebelumnya.

Pelepasan 3 sandera tersebut merupakan tahap awal dari total 33 sandera Israel yang akan dibebaskan dari Gaza dalam fase pertama kesepakatan gencatan senjata, sementara pihak Israel akan membebaskan hampir 2.000 warga Palestina yang ditahan.

Fase pertama gencatan senjata antara Israel-Hamas mulai berlaku pada Minggu (19/1) pagi, setelah tertunda selama 3 jam. Saat itu, pesawat tempur dan artileri Israel masih terus menyerang Jalur Gaza.

Konflik Hamas-Israel di Gaza kembali memanas setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 252 orang, menurut penghitungan Israel.⁣

Lebih dari 46.900 warga Palestina tewas dan hampir 111.000 terluka dalam serangan Israel, menurut Kemenkes Gaza.⁣

Israel menduduki Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur pada 1967, dan setelahnya terus membangun pemukiman di Tepi Barat.⁣

Kunjungi website kami 👉 https://www.voaindonesia.com

Ikuti VOA di akun media sosial lain:
Instagram: https://www.instagram.com/voaindonesia
Facebook: https://www.facebook.com/voaindonesia
X: https://x.com/voaindonesia

Kanal YouTube VOA Indonesia menghadirkan berita terbaru dari berbagai dunia, khususnya berita dari Amerika. Ikuti juga kisah seru diaspora Indonesia di Amerika yang inspiratif lewat berbagai serial kami seperti Amerikuy dan Ketika Hidup Diperjuangkan. Kamu juga bisa intip berbagai aspek kehidupan di Amerika termasuk budaya, teknologi, seni dan hiburan.

Voice of America menyiarkan beragam program dalam 48 bahasa dan berpusat di Washington DC.