Afujun membalaskan dendam saudaranya | Song of the Moon【INDO SUB】EP17 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 17] Ibu Pohon. Kamu masih ingat tidak, dia pernah mengatakan padaku. Aku bilang, “seumur hidup sangat panjang, bagaimana jika aku tidak sanggup mempekerjakanmu?” Dia mengatakan padaku, – “aku akan menjual diriku padamu”. – Aku akan menjual diriku padamu. – “Satu tael perak”. – Satu tael perak.

– “Bagaimana?” – Bagaimana? Satu tael perak. Aku sangat terharu saat mendengarnya kala itu. Terlalu mahal? Bagaimana jika satu koin? Orang yang begitu perhitungan sepertinya, dia bahkan bersedia dibayar satu koin. ♫ Mengambang di lautan awan, melihat bulan di dalam air ♫ Pada akhirnya… Pada akhirnya, aku memberinya satu koin.

♫ Menunggu dengan diam, telapak tangan membulat ♫ Dengan satu koin, dia sudah menjanjikan seluruh hidupnya. Dengan satu koin, ♫ Masih kuingat saat pertama kita bertemu ♫ Lu Li menjual diri kepada Liu Shao. Tidak menyesal selamanya. Tidak menyesal selamanya. ♫ Mata yang tidak mengenal angin dan hujan ♫ Seumur hidup. Seumur hidup.

♫ Lindungi pedang panjang di langit ♫ Jika melewatkan orang bodoh sepertimu, ♫ Sulit untuk menghancurkan sisa-sisa cinta ♫ aku akan menyesal seumur hidup. ♫ Sudah memutuskan untuk menggila selama sisa hidup ♫ Maka jangan dilewatkan. ♫ Aku tak punya pilihan ♫ ♫ Kenapa kehidupan ribuan tahun ♫ ♫ Jauh sekali dariku ♫

♫ Apa kamu bisa meminjamkan tangan, menghangatkan kehidupan ♫ ♫ Untuk beberapa malam penuh kegelisahan ♫ ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ Tidak disangka, ♫ Mimpi telah sirna ♫ ternyata seumur hidup sangat pendek. ♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit ♫

Semua perasaan adalah penderitaan. ♫ Memeluk bulan ♫ Untuk apa kamu bersedih seperti ini? Lupakan saja. Ibu Pohon. Pergi! Pergi cari pemilikmu yang tidak berperasaan itu! Pergi sana! Pergi! Pergi cari pemilikmu yang tidak berperasaan itu! Memangnya bisa menahan perasaan adalah hal yang hebat? Kala itu, Lu Li pernah bersumpah demi cinta.

Berjanji bersamaku seumur hidup. Jika kamu memiliki setengah bayangan Lu Li, kamu seharusnya bertanya pada hatimu, apakah hasil hari ini sebanding dengan ribuan bunga yang bermekaran kala itu? Eceng gondok. Bicaralah! ♫ Lindungi pedang panjang di langit ♫ ♫ Sulit untuk menghancurkan sisa-sisa cinta ♫ ♫ Sudah memutuskan untuk menggila selama sisa hidup ♫

Ibu Pohon, aku bersulang untukmu. ♫ Aku tak punya pilihan ♫ ♫ Kenapa kehidupan ribuan tahun ♫ Aku bersulang untukmu. ♫ Jauh sekali dariku ♫ Jika dipikir-pikir, ♫ Apa kamu bisa meminjamkan tangan, menghangatkan kehidupan ♫ aku sama dengan Ratu Siluman kalian. ♫ Untuk beberapa malam penuh kegelisahan ♫ Mengalami hal yang sama.

Kami berdua bertemu ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ dengan pria seperti ini. Pada akhirnya menjadi… ♫ Mimpi telah sirna ♫ Menjadi kesepian seorang diri. ♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit ♫ Berakhir tragis. ♫ Memeluk bulan ♫ Mengapa basah? Mengapa turun hujan?

Ibu Pohon. ♫ Sisa bunga di cermin menjaga bulan di dalam air ♫ Apakah kamu menangis? Aku sudah mengerti. Aku tahu mengapa kamu menangis. ♫ Kehilangan waktu singkat saat menikmati dunia ♫ Hal yang diinginkan, adalah hal yang menyakitkan. ♫ Sulit melupakan pandangan pertama ♫ Tapi, apa gunanya? Dia tidak bisa kembali lagi.

♫ Saat berbalik, ternyata sudah berlalu ribuan tahun ♫ ♫ Ini malapetaka atau jodoh ♫ ♫ Katanya sulit memilih persahabatan atau cinta ♫ ♫ Tetap berhutang ♫ ♫ Aku merindukan masa lalu ♫ Kamu sudah mabuk. ♫ Tak kurang sedikit pun ♫ Biar kuantar kamu pulang.

♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ Lu Li. ♫ Mimpi telah sirna ♫ ♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit ♫ Aku sangat rindu padamu. Sungguh merindukanmu. ♫ Memeluk bulan ♫ Tidak benar. ♫ Hidup ini singkat dan tidak berarti ♫ Kamu bukan dia.

♫ Mengobarkan bara dalam hati ♫ Kamu bukan dia. ♫ Mengorbankan diri hanya demi mendengar ♫ Dasar penjahat. Dasar penjahat. ♫ Tidak pernah berubah ♫ Tapi aku merindukannya. Aku sangat sedih. Aku sangat sedih. Aku sangat sedih. Aku akan mengantarmu pulang. Aku tidak mau. Ibu Pohon yang mabuk hingga seperti ini,

Bahkan tidak pernah ditemui oleh Raja Siluman kala itu, bukan? Pantas saja Tuan Peri juga harus menghindar. Tai Lao. Cepat bantu aku. Kakakku mengurungku. Mungkin akan ada masalah. Memiliki hati yang sama. Kenapa orangnya berbeda? Apakah hanya di dalam mimpi kamu akan menjadi Lu Li? Perasaan dan cinta sangat tidak kekal. Semuanya hanya sebuah khayalan.

Mengapa kamu tidak bisa memahaminya? Memahami apa? Setelah kembali ke Kediaman Peri, kamu harus menyadarinya. Melupakan masa lalu. Melupakan? Aku tidak mau, siapa yang mau melupakan? Kamu saja yang melupakannya. Turunkan aku! Untuk apa menatapku? Tuan Peri Luo Ge. Apa yang ingin kamu lakukan? He Na. Dia… Dia mau membuatku lupa ingatan. Liu Shao.

Papah aku. Melupakan masa lalu apa? Kamu pergi bertapa saja. Jangan menyentuhku. Aku tidak mau melupakan. Maksudku adalah, menyuruhnya ikut kembali bersamaku dan bertapa dengan baik. Menurutku, cukup baik jika dia seperti ini. Bersikap tulus, adalah hal yang alami. Untuk apa berubah? Benar. Kamu mencariku? Apakah sudah ada jawaban tentang Menara Lusi? Benar. Silakan dijelaskan.

Itu adalah… Itu dilakukan oleh Lu Sheng si setengah siluman dari klan kami. Fu. Fu. Fu dari Klan Air hormat pada Tuan Peri Luo Ge. Lu Sheng si setengah siluman? Benar. Tuan Peri Luo Ge, seharusnya familier dengan nama ini, ‘kan? Lu Sheng si setengah siluman. Keturunan siluman dan manusia. Mahir dalam formasi sihir.

Suka menyimpan benda sihir. Merupakan bawahan yang setia dari Dewa Yueguang. Saat duel kedua Dewa kala itu, setengah bagian jantung Dewa Yueguang ditahan di bawah Monumen Empat Musim. Lu Sheng adalah orang di dunia ini yang paling ingin merobohkan Monumen Empat Musim. Tidak ada yang lain. Apakah dia juga yang memberikan senar padamu?

Senar Zither putus kala itu. Kediaman Peri murka. Mendesak Klan Air kami untuk memperbaikinya dalam tiga hari. Aku mencari Lu Sheng karena sudah tidak ada cara lain. Dia yang memberikan senarnya padaku. Dan aku, menyerahkan senar kepada Tuan Siluman. Tapi, ini tidak berkaitan dengan Tuan Siluman. Semua adalah salahku.

Jika Tuan Peri Luo Ge tidak percaya, periksalah tempat tinggal Lu Sheng. Lagi pula, Tuan Peri Luo Ge sudah membuat batasan di sini. Kami sulit untuk kabur. Lu Sheng ada di mana sekarang? Dia tahu. Lu Sheng adalah guru Lu Li. Dia pernah menemuinya. Tidur di tempat He Na memang lebih nyaman. Tuan Peri?

Mengapa kamu ada di sini? Bukankah kamu menunggu He Na menyelidiki faktanya? Saat kamu membawaku mencari seseorang nanti, mungkin faktanya akan muncul. Tuan Peri, wajahmu… Apa yang terjadi? Digigit anjing. Anjing apa yang bersikap lembut seperti ini, hanya menyisakan sedikit bekas? Kusarankan kamu mempelajari sihir memukul anjing di Dunia Manusia. Mungkin saja

Bisa melindungi wajahmu yang cukup rupawan ini. Liu Shao. Entah kepalamu ini mampu menahan sihir pukulan dariku tidak? Kamu bukan dia. Dasar penjahat. Tuan Peri. Kemarin, aku… Tutup mulutmu. Jika masih bicara, akan aku bungkam mulutmu selama tiga hari. Rencana sudah gagal. Luo Ge akan segera kemari. Buat formasi sihir dengan benda ini,

Maka Luo Ge akan kehilangan kemampuannya untuk sementara. Lalu, bunuh Liu Shao selagi ada kesempatan. Kamu bisa mengurung Luo Ge di sini. Aku punya cara meyakinkannya untuk membelah Monumen Empat Musim. Lalu, kembali menjadi Dewa Yueguang yang sesungguhnya. Sedang menulis apa? Setelah melewati gurun, ada sebuah oasis di Barat Laut. Ada mantan tetua klan kita

Yang tinggal di sana, cari dia dan bawa surat ini. Luo Ge membuat batasan di sini. Aku akan bekerja sama dengan semuanya untuk memecah batasan, mengantarmu pergi. Kamu tidak memercayaiku? Fu. Kamu tumbuh bersamaku sejak kecil. Aku yang paling memahamimu. Masalah Menara Lusi pasti berkaitan denganmu. Jadi, kamu menahanku kemarin malam,

Karena ingin mencari Luo Ge, mengaku bahwa inti spiritual adalah milikmu dan menanggung semua perbuatanku, benar? Kamu harus segera pergi. Jawab aku. Sifatmu keras kepala, karena terkurung dalam air dan tidak bebas. Aku tidak menyalahkan perbuatanmu, karena ada banyak ketidakadilan di dalam hatimu. Tapi, Fu, mereka yang sudah mati tidak bersalah.

Harus ada yang bertanggung jawab. Aku adalah Tuan Siluman, adalah kakakmu juga. Ini tanggung jawabku. Jadi, kamu merasa, kamu sedang berbuat baik padaku? Ini satu-satunya yang bisa kulakukan untukmu. Tapi, bukan ini yang aku inginkan darimu. Fu. Kamu memasukkan apa ke dalam teh? Pelemah kesadaran. Obat bius yang sering ditemui di alam siluman. Kakak.

Biar aku beri tahu padamu, apa yang sebenarnya aku inginkan darimu. Kakak. Apakah tidurmu pulas? Sebenarnya apa yang kamu inginkan? Apakah menginginkan posisiku sebagai Tuan Siluman? Jika aku sungguh menginginkan posisi ini, apakah akan kamu berikan? Jika kamu sungguh menginginkannya, aku bisa memberikannya. Tuan Siluman Berbaju Putih. Anggota klan dikutuk, hidup bergantung pada air,

Selalu dibatasi dan masih harus tunduk pada orang lain. Untuk apa aku menginginkan posisi serendah ini? Lalu, apa yang kamu inginkan? Aku ingin kakakku kembali. Aku bersedia melakukan apa pun demi hal ini. Ini ditanam Lu Li untukku. Sangat manis. Senior Lu Sheng. Kamu masih ingat Lu Li pernah menanam pohon pir untukmu?

Tapi, dia bukan orang pertama yang menanam pohon pir untukku. Aku adalah seorang setengah siluman yang dibenci manusia dan siluman. Dahulu kala, aku diasingkan ke tempat yang sangat dingin. Sehingga terkena penyakit paru-paru. Mendadak suatu hari, seorang yang sangat hebat datang dan merawatku. Karena aku selalu batuk, dia menanam pohon pir untukku. Setiap tahun,

Selalu memetik buah pir pertama untukku. Siapa bilang kamu tidak bisa berlatih sihir? Kamu bukan orang tidak berguna. Mulai hari ini, aku akan mengajarimu formasi sihir. Setelah kamu menguasainya, kamu bisa memakainya dan memberi pelajaran pada orang yang menindasmu. Orang yang memberimu buah pir adalah Dewa Yueguang? Benar. Jadi, kamu ingin Dewa Yueguang kembali,

Mengembalikan setengah jantung itu. Tapi, kamu tahu apa yang tersimpan di dalamnya. Jika ia kembali ke dunia, maka itu akan menjadi petaka bagi tiga alam. Apa kaitannya petaka dunia denganku? Semua yang kulakukan selama hidup adalah demi Dewa. Aku tidak mengerti. Mengapa kamu mencelakainya, mengapa ingin membunuhnya? Kamu yang sudah mencelakai Lu Li.

Kamu yang sudah menggoyahkannya. Sekarang, ingin mencelakainya lagi? Kamu adalah musuh dalam hidupnya. Tidak akan membiarkanmu kembali. Luo Ge! Ternyata benda ini sungguh bisa menahan Luo Ge. Sekarang, harus membunuh Liu Shao. Ada yang salah. Ada masalah dengan formasi sihir ini. Lu Sheng. Ini bukan formasi pengekang. Melainkan formasi penyerang. Formasi ini

Akan membunuh siapa saja yang ada di sekitarnya. Kita semua akan mati karena formasi ini. Kamu juga tidak bisa kabur. Fu. Fu yang menyabotase Brahma Lotus. Energi spiritual Luo Ge paling kuat. Jadi, yang pertama akan diserang oleh formasi ini adalah dia. Gawat. Luo Ge. Kamu tidak boleh mati.

Dia bisa memancing formasi penyerang dengan energi Yaoling? Kenapa? Kenapa dia berbuat begini? Kenapa aku merasa sakit hati? Tidak boleh kubiarkan Liu Shao mati demi aku. Pedang Bulan. Tidak boleh. Jangan memakai esensi sejati. Jika energi spiritual dikerahkan, kamu pasti akan mati. Jika kamu mati, siapa lagi yang bisa aku cari

Untuk menjadi Dewa Yueguang di dunia ini? Di dunia ini, hanya Dewa dan Li yang menanam pohon pir dan memasak sup untukku. Tapi aku tidak mampu mengeluarkan Dewa meski telah mengorbankan nyawa Li. Kelihatannya, aku tidak bisa menunggumu keluar lagi. Tapi setidaknya, aku bisa melindungi setengah bagian jantung Dewa. Lu Sheng.

Jika kamu berhasil mempelajari fomasi sihir yang kuajarkan, semoga kamu bisa lepas dari batasan status setengah siluman. Hidup sesuai dengan keinginanmu. Sayang sekali, aku tidak punya kesempatan itu lagi. Jangan menguras energi spiritual lagi. Tidak ada gunanya. Selama hidupku, aku hanya punya satu keinginan. Membiarkan Dewa kembali. Demi keinginan ini, aku merawat Lu Li.

Guru, aku pulang. Guru. Aku akan memasak sup buah pir untukmu. Pasti wangi dan manis. Guru akan merasa puas. Dengan begini, bisa mencari tabib terbaik di dunia ini, membeli obat terbaik untuk mengobati guru. Guru. Anda punya penyakit. Harus menjaga diri dengan baik. Kamu jelas-jelas bisa menjalani hidupmu sendiri, mencintai orang yang kamu cintai. Sepertinya

Guru tidak ingin kami bersama. Kalian tidak boleh bersama. Kamu ingin mencari tahu identitasmu, jadi aku menyuruhmu pergi ke Biro Marquis Wu Yang dan menarik Pedang Bulan. Bukan menyuruhmu untuk jatuh cinta. Guru. Jika aku menjadi Dewa Yueguang, maka Liu Shao akan mati. Guru ingin mengorbankan orang tidak bersalah, maka mulai dari diriku saja. Baik.

Kembalikan setengah bagian jantung padaku dulu. Kamu sungguh ingin mati demi dia? Jantung yang dipentingkan oleh guru ini, sudah penuh dengan Liu Shao di dalamnya. Guru. Ingat minum obatmu tepat waktu. Jaga dirimu. Lu Li. Keinginanku yang telah mencelakaimu. Aku bersalah padamu. Hati-hati dengan Tuan Fu. [Lu Sheng, Setengah Siluman] [Lu Sheng, Setengah Siluman]

Kenapa kamu menolongku? Kamu jangan banyak berpikir. Peri berbelas kasih pada manusia. Siapa pun yang berada dalam bahaya, aku akan membantunya. Kamu adalah salah satu manusia, aku tidak bisa melihatmu terjebak dan mati. Apa ini? Ini adalah air mata setengah siluman yang ditinggalkan Lu Sheng. [Makam Lu Sheng, Setengah Siluman] Aku menginginkan

Dirimu yang tampak lembut dari luar, namun sangat bersemangat dan berambisi. Kamu jelas-jelas bisa meninggalkan air. Jelas-jelas bisa mendapat kebebasan. Kamu menjadi seperti ini saat ini, semua karena aku. Fu. Kamu benar. Aku yang terlalu meremehkan saat muda. Aku hanya berlatih suling di sini. Apakah aku mengganggumu, Biksu? Jangan banyak bicara.

Klan Air datang ke Dunia Manusia, apakah akan ada hal baik? Sebuah klan rendah malah berani melawan. Pria tidak akan berlutut dengan mudah. Sepertinya Kediaman Peri menganggap berlutut tidak ada nilainya. Kakak merupakan kebanggaan Klan Air kala itu. Anggota klan yang ditindas, termasuk aku, melihat ada harapan pada dirimu. Kala itu, memang merupakan kesalahanku.

Tindakan gegabahku yang sudah menyeret semua orang. Kakak. Fu. Akhirnya kamu pulang. Tuan Siluman. Apa yang kalian inginkan? Seorang dari Klan Air malah berani menghina dan melukai murid dari Kediaman Peri. Menurutmu apa yang kuinginkan? Jelas-jelas dia yang menghinaku. Aku juga tidak melukainya. Lepaskan Fu. Jangan menyentuh kakakku! Sepertinya kamu tidak akan menyesal sebelum mati.

Ingin tahu bagaimana para anggota klanmu ini mati? Mutiara Apiku ini, bisa menghisap semua cairan dalam tubuh. Biar aku tunjukkan padamu. Kakak. Jangan mencemaskanku. Bunuh mereka semua. Jangan menyisakan satu pun. Kamu cukup bernyali. Aku salut padamu. Buka mulutnya. Suruh dia menelannya. Jangan! Apa katamu? Aku mohon jangan. Kamu sedang memohon padaku sekarang?

Tapi aku ingat, kamu menyindir lutut murid Kediaman Peri sangat lemah. Lututnya tidak bernilai. Kakak. Jangan. Jangan melakukannya! Tidak. Apakah sudah bisa melepaskan Fu? Boleh. Asalkan kamu menelan mutiara ini, aku akan melepaskannya. Tidak. Jangan. Jangan. Jangan. Kakak! Tuan Siluman. Kakak! Kakak! Kakak. Kakak. He Na. Meski kamu adalah bakat yang sungguh langka.

Memiliki sihir hebat. Bisa meninggalkan air. Tapi, apa gunanya? Lihat saja adikmu ini. Apakah dia bisa pergi dari sini? Apakah Klan Airmu ini bisa meninggalkan tempat ini? Apakah kamu berhak meremehkan dunia dan melawan Kediaman Peri? Tinggallah dengan baik di sini dan menjadi klan rendahan saja. Kakak. Kakak. Mereka mengatakan kita adalah klan rendah.

Mengatakan kamu tidak berhak sombong. Tidak berhak menantang Kediaman Peri. Tapi, apakah kamu sungguh rela? Kamu kesakitan selama 10 tahun setelah menelan Mutiara Api itu. Apakah kamu lupa? Kamu melupakannya, tapi aku mengingat semuanya. Aku ingat dia bernama Xie Lingqi. Keinginannya tidak tercapai di Kediaman Peri, malah berani bersikap angkuh di Klan Air.

Aku sengaja memaksanya masuk perangkap. Aku memberinya elemen siluman. Aku berikan elemen siluman klanku untukmu. Kamu tahu harus berbuat bagaimana. Juga menggunakan sihir eceng gondok, memasukkan aura siluman ke tubuhnya. Mmebuat semua penghuni Kediaman Peri mengira dia adalah mata-mata dari alam siluman. Dia tidak bisa berkelit. Lalu dibuang ke dalam Kolam Tulang. Kakak.

Aku membantumu membalaskan dendam. Jangan memikirkan masa lalu lagi. Jadilah dirimu yang bebas. Fu. Sejak aku menjadi Tuan Siluman, aku sudah kehilangan kebebasan. Aku ingin mengembalikan kebebasan padamu. Aku menggunakan segala cara, bersikap kejam, bukan menginginkan posisimu sebagai Raja Siluman. Kamu adalah kakakku. Kamu orang yang bersedia berlutut dan menelan Mutiara Api demi aku.

Aku tidak tahu batasan. Aku ingin merobohkan Monumen Empat Musim. Meruntuhkan dunia ini. Mengembalikan kebebasan padamu. Tapi, jika kamu bisa menemukan esensi Peri Zeshui, maka anggota klan bisa tertolong juga. Tidak perlu mengorbankan banyak jiwa. Jangan banyak bicara lagi. Karena kamu tahu itu semua tidak berguna. Yang Mulia.

Tuan Peri Luo Ge dan Nona Liu Shao sudah kembali. Mereka ingin bertemu Yang Mulia dan Jenderal Fu. Luo Ge? Dia tidak mati? Tanpa bukti nyata, berarti hal ini tidak berkaitan dengan Fu. Mohon Tuan Siluman memberitahuku. Siapa dari klan kalian yang membocorkan perjalanan? Apakah kamu? He Na.

Tuan Peri hanya akan mengurung Jenderal Fu untuk sementara. Tidak akan bermasalah. Aku adalah Tuan Siluman. Jika kukatakan tidak boleh, maka tidak boleh. Sangat disayangkan. Di dalam Klan Air yang kecil ini, bukan semua orang akan menurut pada ucapan Tuan Siluman. Aku akan pergi.