JOKOWI TAMAT! RAKYAT DUKUNG PRABOWO BATALKAN MUTASI LETJEN KUNTO
Halo, halo, apa kabar? Kembali berjumpa dengan saya Arif dan Bung Rocky Gerung. Seru nih, Bung Rocky. Lanjutan kasus batalnya pencopotan lenan Jenderal Tunto ini putra Pak sorotan mata sekarang teruju kepada mantan Presiden Jokowi. Ya, siapa lagi gitu yang bisa ca-cawi dalam soal ini? Ya, ini di atas panglima TN ini kan presiden di atau setidaknya mantan presiden gitu yang ini adalah bosnya dari Panglima TNI saat ini juga gitu. Jadi ini terkesan sekali Panglima TNI terjepit di antara kepentingan ee Jokowi dan Prabowo. Dan ee saya pikir ini inilah yang sebenarnya sejak awal diingatkan oleh Pak SBY bahwa jangan sampai ada matahari kembar ya dampaknya seperti sekarang ini. Iya. e buntut atau bab bukan buntut ee konsekuensi dari pemulihan kembali jabatan kunto arif akhirnya menimbulkan lagi spekulasi panjang apakah itu sebetulnya semacam ee persaingan pengaruh antara Presiden Jokowi, mantan Presiden Jokowi dengan Presiden Prabowo tentu itu tidak ada yang bisa menerangkan itu kecuali kita mencoba berpikir secara asumsi hipotetis saja kan. Jadi kita mulai menduga bahwa yang memungkinkan diubahnya surat keputusan panglima itu pasti kekuasaan yang lebih tinggi. Dan kita tahu bahwa Presiden adalah panglima tertinggi TNI. Jadi ribut-ribut atau ketegangan atau seja kerusuhan ee di sosial media sangat mungkin yang menyebabkan Presiden Prabowo mengerti bahwa ada sesuatu yang e janggal yaitu ee pencopotan kunto Arif dan publik telah lebih dahulu menduga bahwa itu adalah atas pengaruh mantan Presiden Jokowi itu dan ee jalan pikiran itu tentu benar sekali. seali atau masuk akal karena Indonesia di dalam kalkulasi publik maksud saya kepemimpinan politik Indonesia dalam kalkulasi publik masih dibayang-bayangi oleh Presiden mantan Presiden Jokowi dan itu yang disebut oleh Pak SBY dua matahari. Jadi enggak boleh ada dua matahari. Nah, sekarang ee apa akibatnya nanti di dalam perlembagaan politik kalau dua matahari ini masih bekerja? Jadi betul-betul atau sungguh-sungguh kasus ini membelah ee bukan sekedar membelah tapi membuat ingatan kita kembali pada peristiwa ketika Pak Jokowi memaksakan anaknya kan. Jadi justru dengan peristiwa ini, peristiwa pertama adalah ee deklarasi dari para purnawirawan yang dari hati nuraninya mengingatkan bahaya. Kalau kita mempersiapkan seseorang yang tidak punya kapasitas, karena itu sebaiknya dimaksulkan aja supaya diganti orang yang punya kapasitas dan langsung disebutkan dalam poin deklarasi itu, itu ada soal pemaksulan Gibran. Itu peristiwa pertama kalau kita rekonstruksi lagi lalu ada huruhara politik dalam tanda petik. Bahkan di kalangan Purnawirawan sendiri itu ada yang datang ke Pak Prabowo. Pak Prabowo tentu menerima versi yang yang berbeda dari ee 300 purnawirawan itu. Lalu timbul ee peristiwa yaitu pemberhentian atau pengalih tugasan ee Jenderal Kunto Arif. Dan itu yang memicu kecurigaan publik. kecurigaan artinya kuriositas, keingintahuan siapa yang punya akses untuk ee meminta atau sebut aja bukan sekar meminta memerintahkan supaya kunto arif itu di ee ditarik kembali ke Mabes. Kan itu ditarik ke Mabes itu kan artinya ya diturunkan gengsinya kira-kira begitu di dalam pengertian publik. Lalu orang mulai menghitung ini pasti geng solo. Kenapa? ya. Karena setelah itu boleh disebut penggantinya adalah orang yang dekat sekali dengan Pak Jokowi yang kemudian juga e pernah jadi apa e ajudan di masa kemudian Pak Jokowi atau sekretaris militernya. Nah, sekarang kita mulai melihat problem di dalam proses pembentukan opini publik. opini publik mengarah pada eh Mulyono atau Pak Pak Jokowi yang ikut campur di dalam proses-proses ee atau dalam peristiwa pemberhentian Kunto itu. Karena tetap orang menganggap ya Pak Jokowi yang paling e terzalimi dalam tanda peti atau terpojok ketika Gibran itu diminta untuk dimaksulkan oleh ee e DPR kan begitu problem. Jadi kelihatannya Pak Jokowi berupaya untuk fight back. Paling tidak ada energi terakhir dari Pak Jokowi untuk ee menunjukkan bahwa dia masih bisa mengatur institusi TNI. Ini semua adalah analisis ya. Dan ee suatu waktu mungkin sejerawan akan dudukkan keadaan ini untuk mengerti bahwa oh pernah ada seorang mantan presiden yang masih punya akses pada sistem kekuasaan berupaya untuk menghalangi ee politik itu menuju pada pemaksulan anaknya. kira-kira begitu nanti itu semacam paper atau disertasi ya atau bahkan skripsi mahasiswa tentang peristiwa ini. Tapi oke kita bisa bayangkan juga dengan cara yang lain bahwa Presiden Perbowo pada akhirnya tahu bahwa ini akan jadi problem besar tuh karena rakyat menganggap bahwa aktivitas Presiden Jokowi itu tidak pernah berhenti untuk cwek-cewek. Nah, itu yang saya kira jadi semacam e pandangan sehingga eh Presiden Prabowo akhirnya di dalam analisis saya itu mengambil alih suasana atau mengambali situasi itu sebagai panglima tertinggi dan memulihkan kembali kedudukan. Eh, Pak Kunto Arif. peristiwa ini memang ee cukup mengherankan sekaligus mengejutkan karena soal mutasi maupun promosi e itu kan sudah ee TNI itu sudah punya pakem yang baku yang disebut Wanakti atau Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi. Dan untuk posisi tertentu itu jelas itu ada kewenangan presiden ya untuk apa posisi-posisi yang strategis ini kan ee jadinya terkesan administrasi TN ini enggak rapi itu bahkan kacau gitu ya. ada perwira TNI Angkatan Laut yang kemudian dia di situ ditugaskan untuk e menjelang masa pensiunnya di Mampus TNI Angkatan Darat ya. Padahal kan administrasi TNI itu selama ini dikenal ee sangat rapi dan efisien. Ya, tentu satu waktu akan diperlihatkan atau akan diteliti. Urut-urutannya bagaimana sih sebetulnya? Apakah ada semacam konsultasi dengan apa yang biasa disebut Wakti, Dewan ee Pertimbangan Jabatan Tinggi untuk sebagai input pada panglima untuk mengambil keputusan minut details-nya itu ee rinciannya itu toh satu waktu akan diketahui juga oleh publik itu apa sebetulnya yang terjadi pada hari itu sehingga seolah-olah ada kedaruratan tanpa ada sinyal awal tiba-tiba ee eh Pak Kunto Arif ini ditarik ke Mabes. Tentu ini menimbulkan pertanyaan supaya kita juga mengerti bagaimana situasi atau syarat-syarat pengambilan keputusan di dalam TNI. Tentu TNI punya semacam sistem meritokrasi. Tetapi kalau ada variabel lain yang mengontrol apalagi atau bahkan mengintervensi proses meritokrasi itu, maka orang akan bertanya kalau begitu dimensi politik membayang-bayangi dimensi meritokrasi, dimensi ee profesionalisme di kalangan TNI dan TNI juga akan terpancing untuk kalau begitu kita bermain politik lagi dong. Jadi sekali lagi ini satu peristiwa yang memungkinkan kita menatap sambil berupaya untuk melihat apa sebetulnya problem di belakang pencepotan dan pengembalian ee status dari Kunto Arif ini. Sambil menatap kita juga mulai berpikir bahwa isu ini akan panjang karena gosip kasak kusuk pasti akan berkembang di masyarakat. itu orang mulai berpikir apakah berarti Pak Kunto Arif atas ee dalam peristiwa ini punya kesempatan untuk menyatakan bahwa dia betul-betul ee perwira yang sedang naik naik bintang walaupun bintangnya sudah tiga. Artinya orang mulai berpikir, “Ya, kalau begitu pastikan aja bahwa peran semacam Pak Kunto Arif ini punya semacam record baru untuk memimpin TNI dan dipromosikan misalnya ee ee diproyeksikan saya pakai kata dipromosikan mungkin terlalu cepat diprediksikan untuk jadi panglima TNI kan semua itu yang akhirnya diduga keras atau diduga dengan cara yang masuk akal ee sebagai akibat dari pemulihan dia untuk menjadi ee kembali pada status dia sebagai panglima ee komando gabungan wilayah pertahanan 1. Jadi peristiwa ini blessing in this guys artinya eh apa namanya tulis rahmat terselhubung bahwa terlihat kepemimpinan Presiden Prabowo yang ee berbasis pada sebetulnya Pak Prabowo mengambil keputusan yang tepat untuk memulihkan ee jabatan dari Kunto Arif dan karena itu kita bisa duga dengan kuat itu ee ee semacam perintah presiden atau ya perintah panglima tertinggi dalam dalam ee kasus ini. Maka bisa dimengerti bila ee jabatan atau posisi dari Kunto Arif ini akan ee akan sangat bercahaya di masa depan. masa depan. Artinya mungkin dalam dua 2 minggu ke depan atau 3 bulan ke depan itu beliau pasti akan dapat promosi yang lebih tinggi lagi itu dan pasti masyarakat menganggap ini bagus betul karena memang diperlukan seorang perwira atau pemimpin TNI yang paham tentang sejarah ee ee reformasi TNI sekaligus paham tentang kondisi hari-hari ini yang memungkinkan TNI menyusun strategi menghadapi keadaan global. Sehingga soal politik itu harus betul-betul ditinggalkan supaya TNI fokus pada upaya untuk m-backup negara ini dengan pertahanan yang kuat, kokoh, dan secara ideologis prof pada rakyat yang disebut ee pertahanan semesta oleh Pak Presiden Prabowo. Menarik tadi Anda menggunakan istilah blazing in disguise dari kasus ini ya. Saya pikir memang dengan kasus ini membuka mata publik apa sesungguhnya yang terjadi di belakang panggung dan publik juga bisa membaca bahwa Jokowi itu memang tetap cawe-cawe. Dan saya kira ini kesempatan justru buat Pak Prabowo untuk mengambil langkah ya. Jadi harusnya tidak ada keraguan lagi dari Pak Prabowo karena dukungan publik terhadap Pak Prabowo itu sekarang ini luar biasa besar. Terutama kalau berhadapan dengan Pak Jokowi ya. ee ee Herzu dengan menganalisis kasus sebetulnya kasus sebagai case untuk di jadikan petunjuk dinamika politik yaitu case Pak Kunto Arif ini. Kita juga sekaligus menganalisis keadaan ee seperti psikologi politik Presiden Jokowi kan berita itu pasti menekan psikologi politik Presiden Jokowi. Kenapa? Karena Jokowi juga sedang mengalami eh peristiwa yang pasti akan menebarkan karena Presiden Jokowi sebagai warga negara akhirnya melaporkan ee para penghina atau para penduduk bahwa dia memiliki ijazah palsu. ini juga masalah yang akan membebani beliau tuh karena publik menganggap bahwa Presiden Jokowi kok menjebakkan diri di dalam ee soal ini dengan melapor pada polisi kan berkembang semacam analisis. Apakah dengan melapor pada polisi maka kasus ini akan diop tingkat penyelidikan. kan begitu kan. Karena tetap ee orang menduga Jokowi masih punya peralatan politik untuk mengendalikan isu ini melalui sistem ee hukum yang di dalamnya di tingkat pertama adalah penyelidikan polisi. Jadi bagi misalnya kita duga aja seandainya pihak kepolisian menyatakan bahwa ijazah yang diserahkan oleh Presiden Jokowi e penyidik itu adalah asli. lalu ditutup kasusnya kan berhenti di situ kan artinya tidak mungkin masuk ke pengadilan walaupun dari awal Jokowi menginginkan itu pengadilan jadi orang menganggap ya ini strategi aja tuh supaya dihentikan penyidikannya karena memang ee ee ijazah yang diserahkan oleh Jokowi itu adalah asli tetapi masalahnya akan berlanjut apakah pihak kepolisian punya hak eksklusif untuk menyatakan bahwa ijazah yang diperlihatkan atau dibawa oleh Pak Jokowi ketika ketika melaporkan ee Rois Suryos itu adalah ijazah yang ee bisa dinyatakan asli atau tidak oleh kepolisian. Ini masalah hukum acara tuh. Dan saya kira itu juga tidak mungkin karena ee nanti pihak yang dituduh itu juga akan punya hak untuk memeriksa berdasarkan kapasitas ee pengetahuan atau keahlian dari mereka yang tertuduh tadi. Kan mereka yang tertuduh tadi bukan orang awam dalam soal teknologi, dalam soal pembuktian. Jadi akan juga ada kesulitan. Karena isu ini pasti akan berdempet minggu ini dengan isu ee pemulihan ee posisi dari Kuntuk Arif atau sekaligus isu pemaksulan Gibran akan terus berlanjut karena orang berpihak atau publik berpihak sebetulnya pada para purnawirawan dengan ee peristiwa dipulihkannya kembali status dari e Pak Kunto Areh. maka publik menduga dengan kuat bahwa diam-diam ada semacam ee ya permisiveness dari Presiden Prabowo supaya ee isu tentang pemaksulan itu tidak dihalangi juga. Jadi tentu Pak Prabo tidak akan mengatakan oh ya itu terusin aja. Tapi beliau tidak tidak halangi itu karena beliau sebagai presiden menganggap bahwa ya hak purnamrawan untuk punya punya evaluasi terhadap wakil presidennya. Bahkan hak siapapun untuk mengevaluasi Gibran. Kalau ada hak dari lembaga survei tertentu yang memberi poin 82% dukungan pada Gibran, tentu ada hak juga dari masyarakat sipil lain atau bahkan purnawirawan BEM atau mak-mak bahkan untuk mengatakan, “Nah, itu bohong.” kami menganggap bahwa Gibran tidak berprestasi. Jadi, Pak Prabowo mengerti wacana itu sehingga tidak ada sinyal bahwa Prabowo menganggap bahwa isu itu berbahaya. Bahkan Prabowo dengan ee cerdas mungkin atau minimal cerdik menganggap bahwa ya sudah biarkan itu berkembang. Nanti kita lihat impactnya ke minggu-minggu ini dengan ee mengirim Pak ee ee siapa kemarin itu yang jadi staf ahlinya dia kan. Jadi kelihatannya itu yang akan terjadi Pak Wiro. maksud saya tu. Jadi minggu ini akan banyak kompleksitas atau banyak variabel yang memungkinkan kita membaca semacam situasi baru yang boleh saya simpulkan yaitu Presiden Prabowo mulai melihat bahwa tekanan politik kepada beliau itu disebabkan karena ee isu tentang pelengseran Gibran, isu tentang Adili Jokowi, isu tentang macam-macam kasus yang terkait dengan pemerintahan masa lalu, terutama soal gagalnya banyak proyek sehingga kemiskinan e oleh Bank Dunia dinyatakan itu 172 juta orang Indonesia miskin. Bukan seperti yang diklaim oleh Pak Jokowiaba tinggal 8 ee 19 juta atau di bawah itu bahkan. Jadi kelihatannya situasi sosial politik kita akan mengarah pada tesis Pak ee SBY bahwa tidak boleh ada dua matahari. Nah, ini semacam peringatan pertama bahwa kasus-kasus yang dibiarkan itu tetap akan ada di dalam memori publik bila kasus itu punya dimensi moral, punya dimensi etika. Nah, semua soal yang menyangkut ee pelengseran ee atau tuntutan mengadili Jokowi, Yunto ee pelengseran pemaksulan Gibran, semuanya awalnya adalah problem etis. Dan itu yang sering saya sebut bahwa problem etis itu tidak mungkin hilang dari memori politik publik, dari memori ee ee moral publik. Jadi ada moral call, ada panggilan moral untuk menghitung kembali atau menuntut lebih lanjut pertanggungjawaban dari Presiden Jokowi yang menyebabkan kerusakan institusi, kerusakan perencanaan ekonomi yang tiba hari ini di pundak Pak Prabu. Terima kasih. Sehat. Yeah.
Silahkan komentar dengan cara satire atau ngibul dengan tujuan agar akal sehat kita tetapterjaga untuk menghidupkan kembali jejak akal sehat yang pernah kita punyai sebagai bangsa.
Agar tidak ketinggalan edisi2 akal sehat berikutnya, silahkan subscribe, like, share dan selalu komen.
Akun resmi Rocky Gerung Official:
IG: rocky_gerung_official
https://instagram.com/rocky_gerung_official?igshid=e5ajnidhh6uu
FanPage: @therealrockygerung
https://www.facebook.com/therealrockygerung
Email: therealrockygerung@gmail.com
Subscribe juga Youtube Channel:
HERSUBENO POINT
https://www.youtube.com/@hersubenopoint6843
MSD – MANUSIA MERDEKA
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A
F&F (FREEDOM & FAIRNESS)
https://www.youtube.com/@FREEDOMANDFAIRNESS2025
Forum Tanah Air:
https://www.youtube.com/channel/UCMJYWPTw-RqrBqmZMnusvXw
Salam Akal Sehat
Rocky Gerung
#rockygerungofficial
#rockygerung
#manusiamerdeka
#akalsehat