BAYANGKAN DIRIMU TERJEBAK DI BASEMENT RUMAH MISTERIUS…. Reflection

[Musik] Selamat malam teman-teman semuanya. Balik lagi bersama gua Brando di channel Winda Basudara yang akan menemani kalian di horor malam Selasa. Kali ini kita kedatangan sebuah game horor serius. Yes, game horor serius. Kalian bisa lihat gua udah pakai headset, Teman-teman. Yang artinya itu ini adalah game horor yang sangat serius yang bertajuk reflection yang direrequest oleh salah satu viewer di Instagram yang bernama Putus Cinta. Game ini menceritakan tentang dari sinopsisnya seseorang yang terjebak di dalam basement rumah misterius. Jadi tanpa berlama-lama teman-teman, langsung saja kita musuk ke dalam game-nya. Musuk adalah mulai masuk ke dalam game-nya. Tapi sebelum itu kita absen dulu. Udahlah, Bang, enggak usah absen-absen. Malas banget absen-absen mulu. Udah enggak sabar juga mau nonton, kata Ilham. Baiklah kalau begitu, Ilham langsung saja kita mulai game yang bertajuk Reflection. Uh, gunakan headset [Musik] kalian dan jangan nyalakan lampu agar suasana lebih mencekam. Gua suka game yang nyuruh pakai headset dan matikan lampu, Guys. Udah pasti horor banget, coy. Uh. Serem banget, cuy. Benar-benar literally tidak ada menu ya. Ada orang di situ. Tidak ada menu. Tidak ada intro, Guys. Tidak ada new game option langsung ke dalam game-nya kah? Eh, suara game udah pas belum, Guys? Suara game udah pas belum? Oh my God, kita beneran di penjara, Guys. Guys, tidak ada menu, tidak ada start, tidak ada option. Kita langsung di penjara, Guys. Pas, Bang. Kata Ilham kan tap untuk Oh, tap, Guys. Menunya literally cuma alt F4 plus tap untuk menghilangkan di kanan atas, ya. Oh my God, Guys. Kenapa kita kenapa kita ada di basement guys? Gak ada asal usulnya gitu. Tiba-tiba kita terkurung di basement. Enggak bisa terbuka. Gak bisa terbuka. Enggak bisa terbuka, Guys. Enggak bisa terbuka. Wih, tangannya, cuy. Tangannya lihat. Udah tahu di penjara masih nanya. Iya, iya. Oke. Oke. Kita jangan nanya kenapa kita di penjara, melainkan tanya gimana cara keluar dari penjara ini, Guys. Pakai iniah, pakai obeng? M pakai palu, pakai paku, pakai lilin. Gimana cara kita keluar, Guys? Eh, ada B ada, Guys. Ada sesuatu di bantal, Guys. Sebuah rencana. Nomor satu, ambil sesuatu di meja. Nomor dua, gunakan obeng di meja. Nomor tiga, buka kuncinya. Hm. Nomor satu, centang meja. Nomor dua, gunakan obeng di meja. Nomor tiga, gembok. Oke. Oke. Ada yang ngerti gak? Ada yang ngerti ggak? Ada ngerti gak? Ada yang ngerti gak? Ada yang grafiknya GG, Guys. Nyalain tuke, Guys. Bisa tuke ini. Let’s go. Oke, ambil obeng. Oke, obengnya udah gua ambil. Obeng ditaruh di sini. Gak bisa obeng. Taruh di obeng. Itu kail. Itu foto kail. Kocak tuh. Itu kail, guys. Kail di meja, obeng di meja kecil. Lalu buka gembok. King of puzzle. Let’s go. Engak bisa. Nice. Lock pick. Lockpck. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. We did it, boys. Oke. Nice. Nice. GG. GG. Kata Lili, kata Udin, kata Saiful, kata Jimmy. Oke, Guys. Kita keluar, Guys, dari basement ini, Guys. Uh, gua kira hantu rupanya bayangan kita, Guys. Oke, what’s next? Siapa selanjutnya, Guys? Lat gak, Pak? Enggak. Gak. Eh, ini bisa kebuka. Nice. Semudah itu. Semudah itu untuk kelari dari basement. [Musik] [Musik] we ada suara itu. Dengar gak? We w gak bisa sakit gorokan gua. [Musik] Wus. Oh, kartu. Cari kartu, Guys. Cari kartu, Guys. Aduh, nyari item lagi, Bro. Horor bukan game komedi, Guys. Mana kartunya, ya? Ah, terbuka. Ada suara pintar terbuka. [Musik] Nice music. Dengar enggak sih ada suara pintu yang terbuka, Guys? Ada suara cewek juga, Bang. Iya, gua dengar. Gua dengar ada suara cewek itu. Ada plan di dinding. Are you sure about that? Are you sure about that? Oh, iya benar. Ada guys, gunakan gergaji mesin. Oke, cari gergaji guys. Gergaji guys. Gergaji guys. Gergaji [Musik] guys. Gaji. Ada yang lihat gergaji enggak? Bang, suara game sangat pas dan juga kualitas streaming sangat sempurna. Terima kasih sudah menyajikan yang terbaik ya untuk kita. Kata Ilham. Sama-sama Ilham. Ilham. Mending lu bantu nyari gergaji dulu deh. Lihat gak gergaji Ilham? H itu kah? H. Suara apa itu coba? Suara ini suara kayak orang lagi iw-iwu, Guys. Ini nabrak rantai mulu gua. Mana sih gergaji. Oh, ni gua lihat gua. Yes, yes, yes, yes, yes. Let’s go. I got it, bro. I got the gergaji. Hm. Hm. Angat mudah rupanya keluar dari basement ini ya. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Oke, let’s do it, bro. Potong. Asek, esek, esek, esek, esek. Nice, nice, nice, nice. Merah banget nih ruangannya. OMG guys. Guys, gua benci boneka guys. Gua benci boneka bayi dengan kepala penuh dengan paku. Gua benci manain manuin kecil cewek-cewek manin seksi ini. Anjir, gila, seram banget kalau pakai headset, cuy. Oh my God, gelap banget, adik-adik. Gua harus ke mana nih? Sini kah? Gak bisa. Gelap. Oke, balik lagi ke sana kali ya. Ah, di sana masih terang kok. Guys, jangan bilang kalian enggak lihat itu, Guys. Gua enggak mungkin salah lihat, Guys. Guys, kalian lihat yang apa yang gua lihat, Guys. Do you guys see what I see? Gua lihat, Bang, kata Imam. Aduh, semua pintu terkunci. Gimana gua keluar? Oh, oh, apa nih? Ah, dia megang kunci. Ih, makci Dede bayi. Makasih kuncinya ya. Gitu. Loh, loh loh loh. Kok tiba-tiba menyala ini. Oh, oke oke oke oke. Biar kelihatan ya. Nice. Kuncinya rupanya buat itu, Guys. Loh, ruangan merah lagi. [ __ ] Nah, apa lagi nih? Ada semacam enam lembar tempat kertas dan hanya dua kertas yang tertancap. Artinya mi aku perempuan. Lalu seorang pria dengan pisau mukanya disensor guys. Sumpah guys. Guys serem banget guys. Ini foto begini gua baru pertama kali lihat loh. Game yang menyajikan foto dua orang tua dan juga seorang anak dengan mata merah mengerikan. Guys, gua baru pertama kali lihat itu, Guys. Gua baru pertama kali lihat, Coy. Seumur hidup baru pertama kali lihat gua, Guys. Gambar semengerikan itu. Ada suara gergaji. Ini apa? Ini apa? Oh, disuruh ngumpulin kertas kah? Disuruh ngumpulin kertas kah? Disuruh ngumpulin kertas gak? Oh, ini kah? Ini kah? Ini kah? Bang, balik lagi, Bang, ke tempat awal. Kata Kipli. Oh, kayaknya enggak deh. Ini orang jalannya lambat banget lagi. Oh, iya benar. Kebuka, kebuka, Guys. Iya, jangan-jangan disuruh nyari empat kertas. Oh, gua lihat gua lihat. Yes, yes, yes. Ya, benar, Guys. Benar, Guys. Oh, ini mah yang tadi, Guys. Itu mah yang petunjuk ini. Nih, ni, ni, ni, nih. Lihat nih, lihat nih, lihat nih, lihat nih. Monster. [Musik] H. Hah. Hah. Maju, maju, maju, maju. atau Sherlock Taparan nih. Maju [Musik] anjing ngeri banget [Musik] cuy loh. L hilang loh. Kok hilang, Guys? [Musik] Astaga. No one expect that. Gak ada yang menyangka itu, Guys. Oh my God. Gak ada yang menyangka itu, C. Oke, oke, oke. Foto lagi. Nice. Kaget, cok. Anjir. Minus satu kuping. Sumpah. Jam sekiya keras banget suaranya, Bro. Bodoh banget dah tuh hantu gondrong. Ngagetin aja. [Musik] Ada suara kecapi. Ada suara [Musik] kecapi. Ada kertas lagi, Guys. Dari Mister Beruang sebar yang beatboxing. Suara beatboxing. Suara beatboxing. Siapa itu yang beatboxing? Kamu kah? Mister Bruang. B amat lah langsung guys. Udah udah empat. Udah empat gambar gua udah empat [Musik] guys. Ih terbuka [Musik] sendiri. Ih takutnya. Bang, suaramu sangat smooth, lancar dan tidak pecah. Thank you, Ilam. Udah tahu. Kocak Ilam. Orang tadi kamu bilang udah sempurna stream-nya. Eh, taruh sini enggak sih? Taruh sini enggak sih, Guys? Taruh sini enggak sih fotonya? Hah? Hah. Puzzle fix. Yakin gua ini puzzle, Guys, ya. Hmm. Hmm. Taruh semua. Oke, tinggal kita susun. Let’s go. Anjir, gua ngasal naruh langsung benar, Guys. Sebentar. Oke, ada cewek dicek. Cewek dicekek. Ada orang gila monster ketawa ketawa-ketawa friend. Teman-temannya di bawah mati semua gitu maksudnya kah? Iya benar, Guys. Benar, Guys. Tuh lihat tuh mie aku monster. Ada orang jahat dia tertawa. H friend. Teman-temannya udah mati semua bahkan [Musik] terpenggal. Apa artinya? Apa artinya, Guys? Apa hubungannya itu semua dengan base one? Tunggu bentar. Perasaan eh perasaan lemarinya enggak kayak gini dah tadi, Guys. Kok ada tangan di [Musik] situ? Kunci kunci. Oke, makasih Mister tangan. Aduh, hilang dong. Hilang tangannya, Guys. Oh my God. Tangannya berarti kuncinya berarti buat yang di atas sini, ya. Iya gak sih? Penculikan enggak sih? Kata Si Syifa bisa jadi. Oke, punten permisi, Mister. Beruang. Enggak, Guys. Itu pakai push, pakai kartu. Berarti kuncinya itu. Oh, buat pintu yang sebelah ya? Ya, ya, ya. Pintu yang sebelah, Guys. Yakin gua pasti pintu yang sebelah nih yang ini nih. Bener kan? Gue emang very smart. King of puzzle. Takut diculik kata Gilang. Jangan takut Gilang. Ada Bang Winda. Oke, ruangan berikutnya. Ada apa di ruangan ini? hanyalah sebuah ruangan gelap dengan sebuah kuntum lilin yang menyala. Eh, kuntum lilin benar enggak sih? Bukannya cuma bisa pakai bunga ya? Kuntum bunga ya? Kayaknya lilin sebatang lilin deh. Gak bisa ditutup. Oh, ada apa itu? Yes, ada lilin yang berikutnya, Guys. Guys, apakah orang itu kepalanya buntung? Apakah itu FRS yang ada di gambar yang barusan kita susun puzzle-nya, Guys? Benar, Guys. Kepalanya buntung, [Musik] Guys. Dia udah mati tubuhnya dipenuhi lalat. Enggak ada apa-apa di [Musik] sini. Udah pasti enggak ke sini sih. Karena ini gelap banget. Eh, kok tiba-tiba nyala? Aneh banget. What is [Musik] that? Guys, sudah pasti itu kepala orang yang tadi, Guys. Dan dia cewek, Guys. Matanya melotot menatap ke arah sana. Gua suka suaranya arah sana kah? Oh yes, ada panah di situ lah. Ini bukan yang kepala yang tadi yang buntung. Oh oke oke oke oke. Puzzle puzzle. I like puzzle. I love puzzle, guys. I love puzzle. Ya. Kepala -7, tangan -5, kaki -3. Oke. Oke. Artinya adalah kepala minus 7, kaki minus 5. Ah, gampang banget. Oh, sebentar sebentar sabar sabar sabar sabar sabar sabar. I love puzzle. I love horror puzzle, guys. I love horror puzzle. Kepala di kurang ah kepala kurang 7 tangan minus 5 kaki [Musik] minus3 I see I see I see. I gampang gampang gampang gampang gampang. Wah, ini gelap sih. Tapi yang susah karena gelap, Guys. Nah, ya ya ya. Berarti entar dulu, ya. Anjir. Apaan [Musik] tuh? Oke oke oke. Oke. Oke. Oke. Kepala dikali kaki dikali tangan dikali tangan dikali kepala sama dengan What the [ __ ] Bro? Sebentar, sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Lalu kenapa ada di sini kode juga, ya? Gua jadi bingung nih. Entar dulu, ya. Entar dulu, ya. Entar dulu, ya. Entar dulu, ya. Oke. Ini empat digit. Ini 4 digit, ya. Waduh, puzzle, Guys. Ini 4 digit. Apa gua overthinking kali, ya? Enggak, kayaknya gua overthinking deh, Guys. Kayaknya kepala itu ya udah, kepala tuh tujuh, tangan lima, kaki tiga. Lalu ada ada tangan dan kaki dan kepala di sini. Apa harus dihitung [Musik] ya? Sebentar, sebentar, sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Mikir dulu gua. Sabar dulu, ya. Sabar dulu. Apa enggak usah dihitung, ya? Apa enggak usah dihitung, ya? Tangan dan juga kaki yang berceceran. Lalu kenapa ini lima digit, ya, Teman-teman? Ya, sabar, ya. Sabar, ya, sabar, ya. 73557. Iya. Oh, coba siapa tahu 5 digit itu ya. 73557. Coba siapa tahu ini 5 digit, Guys. Siapa tahu siapa tahu. Siapa tahu. Setahu gua 4 digit doang tadi tuh. Cuma empat digit. Kocak. Tuh cuma empat digit. Adik-adik terkedik-kedik yang sotoy mana bisa. 75537 anak-anak dajal ini kayaknya gua harus hitung sih feeling gua nih harus di terus yang yang enggak buntung dihitung apa kagak ya guys ya eh yang enggak buntung dihitung apa kagak guys? Or maybe gini guys mungkin ya ini mungkin bro coba kita kali semua deh ya. Kita kali semua, Guys. Mungkin kalau dikali angkanya jadi 4 digit. Jadi enggak perlu ditu. Coba tujuh. Oke, kalkulator dulu, Guys. Tuh, ya. Tuh, itu kepala 7 di* 7 * 5 eh dikali berapa sih tadi? Berapa sih kepalanya, Guys? Sabar, ya, gua hitung dulu, ya. Mana tadi? 7 dikali berapa tadi? Kepala sama tangan, Bro. Kebalik, Bro. Aduh, bocil spoiler. Entar dulu, bocil spoiler. Gua mau keitung sendiri. Kocak. Tujuh. Oh, tangan lima. Tangan 5, kaki tangan 5 kaki ya. Oke, oke, oke, oke. Tangan 5 * 3. Tangan 5 * 3. Tangan 5 * 3. Tangan 5 kaki 3. Oke. Kayak gini aja, K. Entar sabar dulu, sabar dulu, Guys. Sabar dulu, ya. Ah, kalkulator aja lah. Engak usah banyak gaya, Bro. 7 * 5 eh 7 * 7 * 3, sorry. 7 * 3 7 sabar sabar ya sabar ya 7 * 3 di* 5 * 5 kepala kepala tadi ini ya kepala tujuh tujuh tujuh nah itu dia. Coba ya kita coba ya. Kita coba kita coba. Kita coba ya. Kita coba ya. Kita coba guys. Coba coba. Coba 365. Let’s go. Gila, Winda. Let’s go. Mencari sendiri jawaban. Let’s go. 365. Oke, oke, oke. Let’s do it, Bro. Ya, mungkin seperti itu, ya. Mungkin kita gak perlu ngitung kaki. Kak ribet juga ngitung kaki-kaki itu. Coba, ya. Kalau gua bisa berarti gua king of puzzle, ya. Oke. Tiga. Oh, reset dulu. Riset dulu. Riset dulu. Tiga. Enter. King of [Musik] puzzle. Wih. Cuy gelap [Musik] cuy. Let’s go. King of puzzle. King of [Musik] matematika. Oh, itu mayat terbuka, Guys. Itu mayat siapa? Apakah wanita yang dicekek tadi? [Musik] No kartu gua dapat kartunya no. Apa yang terjadi kepadamu? Nona manis aku ambil kartunya ya. Izin [Musik] ya. Oke semoga arwamu tenang di sana. Yah mati lagi. Oh [ __ ] Oh [ __ ] Gua benci rantai-rantai ini, [Musik] Guys. Oh, udah bisa terbuka. Oke, let’s do it, Guys. Kita udah bisa ke ruangan yang kartu merah. Nice. Bisa jalan gua [Musik] ked hilang guys. Oh, tadi bernya geser. Makasih, Mr. Teddy. Nice, nice, nice. Hah? Why? Why didight? Oh [ __ ] guys. Guys, apakah kita ambil kartu yang salah, guys? Guys, apakah kita ambil kartu yang [Musik] salah? Duh, ada dia lagi. Dia makin dekat, Guys. Dia kejang-kejang. Bang, suara gameennya pas. Suaramu juga pas. Sangat sempurna kualitas musisi studio, Bang. Kata Ilham. Thank you, Ilham. Oh [ __ ] kenapa dia kejang-kejang, Guys? Duh, please jangan jump scare lagi dong. Please jangan jump scare lagi, Guys. Aduh, ini jump scare lagi. Fix nih. Jump scare lagi, Guys. Fix fix jump scare lagi di sini. Fix. Ada surat di bawah gua emang ya, [Musik] Guys? Eh, aduh bangke. Bener kan lampunya benar-benar di situ ada lampunya mati sampai dua kali [Musik] loh. Emang iya ada suara ada ini guys. Ada surat di bawah gua tadi. Mana? Enggak ada. Kocak. Masih enggak bisa dibuka dong. [Musik] Ini nih nyala nih. Balik situ gak? Balik ke situ gak? Balik ke situ [Musik] gak? Bisa dibuka. Oh, lilin. Lilin. Oh, ini nih. Balik sini. Itu dia udah pasti petunjuk, Guys. Tadi enggak ada ungu-ungu di situ, Bro. [Musik] [Musik] fix gak ada apa-apa, Guys. Gak ada apa-apa, Diao serius? Iya, serius banget. Aduh, puzzle lagi kah? Aduh, enough with puzzle. Walaupun gua suka puzzle. [Musik] Ada suara napas, Guys. Kalian dengar enggak? Coba pakai headset, Guys. Ada suara napas, Guys. Lah, kok [Musik] [Musik] ketutup? Bukan gue yang niup. [Musik] Suara komat kamit. Please stop this. Please izinkan gua keluar dari basement ini. Tolong somebody please. Terima [Musik] kasih. Duh, lu merinding cuk, Guys. Guys, ini very scary enggak sih? Very scary enggak sih, guys? Guys, very scary gak sih, Guys? Oke, oke, kita maju ya. Kita maju ya. Kita maju, ya. Kita maju. Bayangin loh, Guys. Mati sendiri, cok, lampunya. Lil bukan gue yang niup loh. Iya, Bang. Very creepy. Very creepy. Kata Ind. Bayangin kalian terkurung. Aduh, benar kan mati lagi. Hm. Semua mati lampu. Semua lampu mati. Semua lilin mati juga. Kalian terkuru. Oh my god. Terbuka sekarang. Yes. Bing kalian terkurung di basement antah berantah, Guys. Kalian gak salah apa-apa tiba-tiba di basement. Loh, Guys. Did we make it? Did we make [Musik] it? Creepy place. Oh my God, ini rumah siapa, Bro? Oh my God, Guys. Kita udah ggak di basement, Guys. Tapi gua gak kenal rumah ini. Dan kenapa tiba-tiba kita ada di rumah ini? Bahkan game ini tidak memberikan intro yang jelas. Gua akan beranikan diri untuk ke atas. Ada pili lain-lain, Guys. Kita harus cari jalan keluar, Guys. Kita harus ungkap misteri rumah ini. Enggak bisa terbuka. Apa gua harus nyari surat lagi ya buat petunjuk ya? Penuduhkan botol dan rokok. Dasar perokok dan pemabuk. Enggak ada apa-apa di sini, Guys. Oke, ada suara di dapur. Hah, kulkasnya tadi perasaan ketutup deh. Ah, terbuka sendiri. Oh my God, that’s so creepy. Bang, terima kasih sudah menyajikan kualitas audio terbaik selama kamu berkarir di YouTube. Kata Hilam. Sama-sama Ham. Bawel banget Ham. Peres mulu. Iya, gua tahu kualitas suaranya udah sempurna. Udah ah, gua pengen kabur dari basement ini. Loh, L. Gempa kah? Gempa kah? Oh, ini terbuka nih. Tadi ketutup nih. Sumpah. Sumpah, Guys. Ini tadi ketutup. Adik-adik cewek ketutup lagi. Ketiup angin. Nah, mungkin itu cuma angin ya. Itu cuma angin, Wi. Ya elah, hari-hari lilin ditiup sama entitas. Guys, guys, jangan bilang ini TV dan apa, Guys, sosok yang ada di TV itu? What the hell is that, bro? [Musik] Oh enggak enggak gua kira gua terkurung. Ada yang nangis ada om-om nangis guys. Engak dapat jataka. Loh ini WC tadi kan yang ada cewek goyang-goyang di TV. Tapi kok di di dunia nyata enggak ada. Di TV ada uget-uget ceweknya. Di sini cewek uget-ugetnya harusnya. Tapi kok ggak ada ya? Apa di bawah ya? Beda WC ya? Beda WC kah? Sus apa sih? Sasus sasus sas ada ada yang terbuka. Ada yang terbuka. Sare suer gak bohong. Hah? Apa yang terbuka? Ini kah? Ini kena tadi ada kertas. Oke guys, it’s time for puzzle. [Musik] Oke. Aduh, siapa yang matiin lampu tuh? Oke, puzzle berhubungan dengan foto yang dibolak-balikan. Oke, let’s try. Let’s try. Let’s try. Let’s try. Let’s try. Kita cari. Gila, banyak juga puzzelnya ya. Oke, gua menemukan foto di sana, tapi gelap. Engak kelihatan apa-apa. [Musik] Aduh, jump scare-nya mati lampu terus dari tadi. Gua ke mana dong? Ke atas kah? I’m skirt-nya atas. Oh, di sini. Aduh, mati lampu lagi. Gak bisa lewat. Ada sesuatu yang menghalangi gua guys. Sumpah. Yah, mati lampu semua dong. Guys, apa ini, Guys? Lilin kah? Apakah kita akan pakai lilin? Yes, let’s go. Terima kasih. Pintu kayu yang tiba-tiba terbuka sendiri dan mampus kalian semua yang lagi makan ya. Mampus rek kalian semua yang lagi makan meninggal satu RT zoom scaret tergila guys itu guys ya scaret [Musik] terfak going bro keep going bro keep going bro keep going bro keep going bro let’s kill berjamaah emang enak gua bilang Jangan ngeyel. Hmm. Hilang, Guys. Cewek ungket-ungketnya hilang di sini nih. Cewek ungket-ungketnya hilang, Guys. Eh, ada yang kebuka lagi. Ada yang kebuka lagi. Sumpah entah kenapa pintu dengan randomly terbuka sendiri dan tertutup [Musik] sendiri. Ini gelap banget sih. Ini gelap banget sih, Guys. Ada hubungannya, Guys, dengan cewek uget-uget itu, ya? Apakah dia disekap di basement ini? Lalu kita akan membantu dia arwahnya buat buat cabut dari sini tuh. Lihat tuh, Guys. Foto foto coy. Nah, benar kan gua. Oh, enggak guys fotonya itu maksudnya gimana ya? Apa digesek? Entar ya, sabar ya. Kan foto yang lain ya maksudnya ya. Ah, bener kan gue enggak bisa. Cuma bisa yang itu ya. [Musik] Hah. Oke. Oke. Mungkin foto di atas. Mungkin ada foto juga di atas, Guys. Mungkin ya. Mungkin. Karena foto yang bisa digeser cuma foto ini. Yang ini enggak bisa. Ini kah piring. Piring cantik bisa kah? Tiga piring cantik. Gelap banget. Gua gak bisa lihat apa-apa. Ini ketutup. Let’s go, king of puzzle. Let’s go. Oh, ini juga bisa nih. Ih, seram banget. Ada yang botak dan matanya kayak kayak [Musik] narkoboy. Anjir. Apaan tuh, Guys? Kalian lihat apa yang gua lihat, Guys? Ada yang ngintip. Kiring gua sih. Satu foto lagi, Guys. Tiga foto kan tadi. Ai bukan AI, itu karya tangan orang beneran. Kocak. Ini bisa dinyalain [Musik] lilinnya. Hmm. Di sini mungkin. Di sini, Guys. Di sini, Guys. Ada satu foto lagi di sini. Yakin gua enggak ada. Oh, ada ada. Nice. Oke, what happen next? Oke, what happen [Musik] next? Hm, apakah ada sebuah pintu yang terbuka? Mungkin di lantai atas. Bang, besok aku perpisahan sekolah keren walaupun enggak ada yang nanya dan enggak ada yang peduli. Oh, ya udah pura-pura peduli aja. Ini kebuka, Guys. Ini kebuka, ni. Kebuka, kebuka. Nice, nice, nice, nice. Oke, oke. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Pintu merah ya. Pintu yang di atas. Nice, nice. Progress, progress. Ih, kenapa nih? Ih, kenapa disensor anaknya? Anjir tang guys. Kakinya buntung guys. Ada kunci, ada kunci, ada kunci. Let’s go. Yes, lampu udah nice. Apakah sadaku baru saja mengintip kita, [Musik] Guys? Oh [ __ ] Oh [Musik] [ __ ] Kunci. Oke, kunci buat keluar. Kunci buat keluar. Kunci buat keluar, Guys. Barusan ada kunci. Udah, udah udah ambil. Rifan, udah ku ambil. Aman, aman, aman. Me meok meok meok meok meok meok meok. Eh, mana pintu keluarnya, Guys? Udah cukuplah di jumpskin sama. Sial, sibal. Cari, cari. Pintu keluar. keluar sini, sini, sini sini guys, sini guys. Ada pintu tadi. Ah, ini dia ini dia udah apa? Sini, ini kan itu kan pintu keluar. Mana pintu keluarnya? Woi, [Musik] bro. Haw. Ini pintu basementnya juga. Pintu foto di dekat tangga. Duh, Bung. Gelap banget sumpah. Udah pakai lilin tetap gelap, Guys. Mana sih? Enggak ada pintu keluar. Loh, kunci buat apa tadi ya kira-kira guys? Kunci guys nyari lingkis. Oh iya linggis benar ya. Benar-benar linggis. Tadi tadi ada notif, Guys. Suruh buka pintu yang itu benar-benar kayaknya linggis deh. Nyari linggis deh. Ini buat pintu ini nih. Ni nih ini nih, Guys. Tapi linggisnya di mana, ya? Eh, gua fokus dulu ya. Gua compare dulu ya. Gua mau mencari barang, guys. Guys, kalian bantuin juga kalau nemu lingkis ya. Ini udah kan tadi di sini kan dapat kita dapat kunci ya apa skip linggisnya enggak sih? Kayaknya enggak mungkin sih ih gua kira kimono rupanya ikan enggak guys? Entar cari petunjuk. Ih, Mr. Teddy-nya ngumpet linggis. Linggis apa? Jangan-jangan kuncinya itu buat nyari linggis. Tapi, tapi apa yang harus dibuka? Lemari, pintu? atau apa gitu. Mana gelap banget gua benci banget nyari-nyari gelap gini, Guys. Nonton TV di atas coba. Coba tes cek TV ya. Cek TV ya. Cek TV guys. Di WC. WC enggak ada apa-apa. TV. TV-nya TV-nya silau. Kocak enggak kelihatan apa-apa. Bentar nih. Ada yang nge-chat, “Bang, suaranya kekecilan, Bang. Suaranya kekecilan, Bang. Suaranya pecah-pecah.” Eh, ada yang chat lagi, Bang. A bocil-bocil pada bilang suara kekecilan, suara pecah-pecah. Cuekin aja mereka, Bang. Kuping mereka yang pecah-pecah dan kuping mereka yang kurang sensitif. Aku dengerinnya lancar dan juga sempurna kok kualitasnya. Kata Ilham. Oke, thank you Ilham. Cukup peresin gua, Ilham. Tapi thank you ya. Tapi thank you ya. Tapi thank you ya, Ilham ya. Thank youam. Dahah, mending Ham cari. Bantu gua cari buat buka kunci dulu dah. Mana lagi, Guys? Buka kuncinya. Kunci ya. Buat apa ya? Kuncinya ya? Enggak ada. Enggak ada yang bisa dibuka pakai kunci. Enggak ada brangkas. Enggak ada apa? Benar kali ya. Nyari lingis dulu ya. Ini kocak pintu rahasia, Guys. Tuh. Yes. Nemu gua pintu rahasianya. Ih, gila, anak kecil bawa gergaji seram banget. Anjir, itu beneran kaget sih. Aduh, ada yang ketawa, ada yang ketawa, ada yang ketawa, ada yang keta, Guys. Ada yang keta, Guys. [ __ ] Bang, ada yang suka Abang L. Iya, Kaknes. Eh, TV-nya nyala, Guys. TV-nya nyala, Guys. TV-nya nyala, Guys. Oh, suara kamar mandi gak sih? Ada suara kamar mandi. Serius? Eh, enggak enggak, Guys. Sotoy gue. Kenapa disensor semua muka anak kecilnya? What the [ __ ] just happen, [Musik] bro? Lingis. Di antara dua mayat ada linggis, [Musik] Guys. Oke, let’s go, let’s go, let’s go. Ke atas, ke atas, ke atas. Ada dua mayat yang berpelukan. Sedih banget. Dan ada linggis anjing. Goblok. Maaf, toxic. Let’s go. Let’s go. Lingis. Linggis. Linggis. Let’s go, let’s go, let’s go. Nice, nice, nice, nice, guys. Oh my god. Ini kepala yang tadi enggak sih? Dan matanya udah udah kecongkil, Guys. Hah? Apa sih ini? Menjelaskan apa sih gameennya? Oh, mayat yang itu tuh, C. Nih, ini mayat siapa artinya? Ada dua mayat. Kepalanya hilang. Oh, lampunya kita kasih. Halo. Please pas kertas. Oh enggak. Ini diceritain, Guys. Kertas-kertas itu datang dari mana? Diceritain. Siapa yang ngasih kertas-kertas itu? Pertanyaannya lalu kertas itu disusun jadi puzzle. Hah? Gergaji. Gergaji. Siapa yang naruh gergaji? Yang naruh petunjuk gergaji adalah orang ini. Poov orang ini lah lu. Oh, gua ngerti. Ini semua perspektif dari puzzle-puzzle itu ditaruh, Guys. Oke, foto-foto mengerikan ini. Ih, seram banget fotonya, Guys. Dan yang terakhir adalah apa? Hah? Loh. Hah. kayaknya terbuka dan guys jangan bilang jangan bilang selama ini kenyataannya adalah makanya judulnya reflection pantulan kaca Pecah kamu yang kata Eddie. Eh, jangan itu gua ungkap ya, gua ungkap ya selama ini. No. Kenapa tertutup? [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Guys, selama ini guys, selama ini kita MC-nya adalah serial killer dan kita mengurung diri sendiri mengurung diri kita sendiri di basement. [Musik] Guys, what a plot twist, Guys. What a plot twist, [Musik] coy. Selama ini, Bro, kita pembunuhnya guys. Sama sekali unexpected, sama sekali enggak ketebak. Benar-benar di luar nalar, [Musik] Guys. Absolut. [Musik] Yeah.

Yuk Join Discord paling rame se-Indonesia buat cari temen!: https://discord.com/invite/motionime
Top up semua game di windahtopupstore!: https://www.instagram.com/windahtopupstore/
Festival Motionimefest: https://www.instagram.com/motionimefest/
Toko top up game ku Windah Topup: https://windahtopupstore.com/
Follow Instagram ku: https://www.instagram.com/windahbasudara/?hl=en

———————————————————————————————–
Sebut nama oleh nightbot langsung aja ketik !sebutnama

Terima kasih buat yang sudah mampir, dan yang sudah like, share, dan subscribe!

Stream ini tidak membuka donasi teman- teman 😊. Donasi-kan lah ke anak yatim piatu atau orang- orang yang lebih me mbutuhkan, hal tersebut sudah menjadi bentuk donasi ke stream ini, terima kasih. Atau kalian bisa donasi ke sesama yang membutuhkan di https://kitabisa.com/​
————————————————————————————————

nightbot commands:

!discord
!topupstore
!sebutnamaku
!instagram

#WindahBasudara #reflection