DUNIA DIBUAT TERKEJUT !! 5 Jet Tempur India Ditembak jatuh saat Serang Pakistan : WW3 Tak terelakkan

Welcome to the news hour. India has launched missile strikes against Pakistan tonight in an apparent response to a de to the brief. I’m Jim Shudo in New York. We begin early today with breaking news. India launching a military operation targeting what it calls terrorist infrastructure inside Pakistan. Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Apa yang dikhawatirkan dunia soal pertempuran dua negara dengan senjata nuklir akhirnya benar-benar terjadi. Saat baru-baru ini, dunia dikejutkan oleh eskalasi pertempuran militer dengan terbaru, Jjetur dari India menyerang titik wilayah di Pakistan yang mengakibatkan kerusakan hingga korban jiwa. Pakistan sendiri membalas dengan menjatuhkan lima cat tempur dari India dalam serangan tersebut. Di mana selain itu Pakistan juga akan memastikan bahwa mereka akan membalas India. Lantas apakah yang sebenarnya terjadi dalam pertempuran dua negara ini? Apa rencana Pakistan untuk membalasnya dan seperti apa reaksi dari dunia? Mari kita ulas hal tersebut dalam video berikut ini. Setelah 2 minggu sejak serangan teroris di Pahal Gam Kashmir yang disebut India berasal dari Pakistan dengan Pakistan membantah klaim tersebut. Dua negara Asia Selatan yang sama-sama memiliki senjata nuklir ini mengalami ketegangan yang meningkat dengan tensi pertempuran yang tinggi. Benar saja, pada 6 hingga 7 Mei 2025, India pun mengerahkan zat-jat tempur mereka untuk menyerang Pakistan. di mana tercatat sembilan lokasi di Pakistan termasuk Muridke, Bahawalpur, Musafarabat dan Kotley menjadi target India. Kalau kata Kementerian Pertahanan India, mereka mengklaim bahwa serangan ini menargetkan infrastruktur teroris bukan fasilitas militer Pakistan. Meski pada kenyataannya serangan itu banyak melukai korban sipil. Jadi menurut laporan yang kami kutip dari CBS News, serangan India dengan zat-zat tempurnya di berbagai lokasi pada Rabu dini hari telah menewaskan sedikitnya 26 orang. termasuk seorang anakhaillallah mendapatkan serangan besar dari India perd Perdana Menteri Pakistan, Syekh Bah Syarif dengan tegas mengutuk serangan India sebagai tindakan perang dan menyatakan bahwa Pakistan berhak memberikan respon yang setimpal. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa rakyat Pakistan dan angkatan bersenjata tahu cara menghadapi musuh dan tidak akan membiarkan tujuan jahat India tercapai. Sementara itu, dalam pernyataan resminya, Direktur Jenderal Intervice Public Relations Pakistan dalam hal ini Maijen Ahmad Syarif menyatakan bahwa mereka akan melakukan balasan yang menghancurkan atas agresi yang dilakukan oleh India dengan waktu dan lokasi serangan akan mereka pilih. It is India which Kavan reserves the right and will respond to this aggression at a time, place and means of our own choice. Di India sendiri, Perdana Menteri Narend Ramodi langsung mengadakan pertemuan khusus komite kabinet tentang keamanan negara usai mendapatkan ancaman balasan dari Pakistan. PM India ini juga dilaporkan telah mengatakan kepada kantor berita Rutters akan menunda perjalanan ke Kroasia, Belanda, dan Norwegia. Apalagi serangan India di Pakistan tak dapat dikatakan benar-benar sukses saat beberapa pesawat mereka ditembak jatuh oleh Pakistan pada saat melakukan serangan. Lima jet tempur India dijatuhkan. Keputusan India untuk menggunakan jat-jat canggihnya dalam menyerang Pakistan secara dalam bukan tanpa resiko. Saat sebaliknya, zat-zat tempur mereka justru dijatuhkan. Menurut pejabat senior pertahanan Pakistan dan sumber keamanan tingkat tinggi, total lima pesawat tempur dan satu drone India hancur selama serangan yang dilakukan India. Jet-jet yang dijatuhkan itu sendiri di antaranya adalah tiga jet Ravale, satu Mig 29, 1 SU30, dan sebuah pesawat pengintai heron. Semua pesawat dilaporkan terbang di wilayah udara India, tetapi berupaya menyerang wilayah Pakistan dengan menggunakan amunisi jarak jauh. Lebih detail dijelaskan bahwa sebuah jat Ravale dan sebuah SU30 ditembak jatuh dekat Ahmedpur Timur, Bahawa Pur di sisi perbatasan India. Sedangkan Ravale lainnya dilaporkan jatuh di Barat daya Awanipora distrik Pulwama sekitar 17 mil laut dari garis kontrol dan drone Heron dicegat dan dinetralisir dalam operasi terpisah. Inilah video jatur milik India yang dijatuhkan. Melihat lima jat tempurnya dijatuhkan, India jelas mengalami kerugian yang sangat besar di serangan besar pertamanya. Sebagai info, jet tempuravale dari Prancis yang juga baru dibeli Indonesia tahun lalu memiliki harga sekitar 120 juta dolar hingga 150 juta dolar per unit. Sehingga saat tiga jet terjatuh, mereka sudah mengalami kerugian 360 juta. Dolar. Belum lagi ditambah Sukoi SU30 MKI yang memiliki harga 60 juta Do dan zat tempur Mic 29 yang memiliki harga sekitar 35 juta. Doi, terlepas dari kerugian itu, serangan yang dilakukan India baru-baru ini sendiri merupakan serangan terbesar mereka sejak perang India Pakistan tahun 1971. Dan akibat serangan yang dilakukan India itu, situasi saat ini menjadi tak menentu. Fat Humayun, asisten profesor ilmu politik di Universitas Stoft mengatakan bahwa balasan terhadap tindakan India kemungkinan besar sekarang tidak dapat dihindari. Pakistan diyakini akan membalas India dan Pakistan punya kekuatan superior di udara dengan jacet tempur canggih dari China yang mereka miliki. Reaksi dunia. Melihat pertempuran yang tak terelakan dari India dan Pakistan, dunia pun dengan cepat langsung bereaksi. ini lantaran pertempuran keduanya bisa memuju eskalasi yang lebih besar saat dua negara ini sama-sama memiliki senjata nuklir. Presiden Amerika Serikat saat ditanya dalam konferensi pers di Gedung Putih mengatakan bahwa pertempuran itu sangat disayangkan dan berharap bahwa pertempuran ini bisa segera berakhir. Sementara itu, dikutip dari routers, Wakil PM dan Menteri Luar Negeri UA, Syekh Abdullah bin Sayad Alnahyan meminta kedua negara untuk menahan diri, meredakan ketegangan, dan menghindari eskalasi lebih lanjut. Dengan, pemimpin Qatar juga menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi yang terus berlanjut antara India dan Pakistan setelah operasi Sindor dimulai dan menyerukan penyelesaian krisis melalui cara diplomatik. Sementara itu, Rauvan Azar, duta besar Israel untuk India mengatakan bahwa Tel Afif mendukung hak New Delhi untuk membela diri dan menyebut teroris harus tahu bahwa tidak ada tempat untuk bersembunyi. Dan seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa China menyesalkan serangan dari India. China menentang segala bentuk terorisme di mana mereka mendesak kedua belah pihak untuk bertindak demi kepentingan yang lebih besar yaitu perdamaian dan stabilitas. Eskalasi militer antara India dan Pakistan pada 6 hingga 7 Mei 2025 pada akhirnya telah mengejutkan dunia memicu ketegangan yang belum pernah terjadi sejak perang India Pakistan 1971. India melancarkan operasi Sindor menyerang sembilan lokasi di Pakistan yang diklaim sebagai infrastruktur teroris. Namun serangan ini justru menewaskan 26 warga sipil termasuk anak-anak dan memicu kemarahan besar. Pakistan membalas dengan menembak jatuh lima jet tempur India. Tiga Ravale, satu Sukoi Su30 MKI, 1 M 29 serta satu dron Heron. Namun tak berhenti sampai di situ. Perdana Menteri Pakistan, Syekh Bas Syarif mengecam serangan sebagai tindakan perang dan berjanji akan membalas dengan serangan menghancurkan pada waktu dan tempat yang mereka pilih. Jelas dunia bereaksi cepat terhadap konflik ini dengan Amerika Serikat, UIA, Qatar dan China meminta deeskalasi sementara Israel mendukung hak India untuk membela diri. Namun ancaman eskalasi lebih lanjut tetap nyata. Terutama karena kedua negara memiliki senjata nuklir. India dengan 160 hingga 170 hulu ledak dan Pakistan dengan 170. Ketegangan ini ditambah dengan kerugian strategis India dan potensi balasan Pakistan yang didukung zat canggih China. Menciptakan situasi yang sangat tidak menentu. Seperti yang dikatakan Fath Humayun, asisten profesor ilmu politik di Universitas Stofts. Balasan terhadap tindakan India kemungkinan besar sekarang tidak dapat dihindari.

======================================
Part of GLNEWS
Website: https://glnews.id/
Instagram: https://www.instagram.com/glnews_ig/
Tiktok: https://www.tiktok.com/@glnewsofficial
Facebook: https://www.facebook.com/glnewsfootball/