PLOT: Jangan Pernah Melihat Keluar! | Look Outside (All 8 Endings)

Sam memiliki keinginan aneh untuk melihat keluar. Namun saat ia membuka tirai jendela… Hello guys kembali lagi di channel Droomp dan selamat datang di plot Look Outside Bayangkan pada suatu waktu dunia tiba – tiba dilanda sesuatu yang sangat mengerikan namun misterius di saat yang bersamaan. Kita tidak pernah tahu apa yang ada di luar sana, hanya saja semua orang memperingati kita untuk jangan pernah sekalipun mencoba untuk melihat keluar. Tentu larangan tersebut justru memunculkan rasa penasaran di dalam diri kita. Tapi sekali lagi.. apakah melihat keluar jendela setimpal dengan risiko yang akan kita terima? Rasa pensaran dan ketakutan seperti inilah yang kira – kira dibawakan oleh game berjudul Look Outside yang rilis pada tanggal 21 Maret tahun 2025 untuk PC, sebuah game rpg pixel turn-based dengan kisah yang cukup kelam dan mengerikan. Video pembahasan kali ini akan terbagi menjadi beberapa babak, dimulai dari bagian prologue, kemudian masuk ke penjelasan sistem game dan inti ceritanya, baru nantinya akan diakhiri dengan kedelapan ending yang dihadirkan dan ditutup dengan babak penjelasan. Sam mengalami mimpi aneh, mimpi dimana ia mendengar suara familiar yang seolah menyuruhnya untuk mendekati jendela. Selain itu, ia juga melihat sebuah tangga yang mengarah ke langit malam. Begitu Sam mendekat untuk menaiki tangga tersebut, ia tiba – tiba terbangun dari mimpinya… Kini Sam memiliki keinginan kuat untuk melihat keluar jendela. Penghuni ruang sebelah yang berbicara dengannya melalui sebuah lubang kecil di dinding juga membujuknya untuk melihat keluar, mengatakan bahwa dunia luar sangatlah indah. Coretan kalendar menunjukkan sisa waktu, 15 hari lagi, dan saat mendekati jendela, Sam mulai menimbang – nimbang untuk melihat keluar. Bila ia memutuskan untuk melihat keluar, inilah yang akan terjadi… Wajah Sam seolah disedot sampai ia mati, seketika mengakhiri game dengan game over. Satu – satunya cara untuk meneruskan game adalah dengan tidak melihat keluar. Nantinya sang tetangga akan kembali berusaha membujuk Sam untuk melihat keluar, sebelum kemudian ia seolah mendapat kesadarannya dan tiba – tiba melarang Sam untuk melihat keluar, mengatakan ada sesuatu di luar sana yang benar – benar buruk.
Sam menanyakan beberapa hal padanya, tempat sang tetangga mengaku tidak sepenuhnya mengerti mengenai dunia luar. Setahunya, hal mengerikan di luar sana akan berakhir setelah lewat 15 hari, sehingga mereka hanya perlu berlindung di dalam selama 15 hari penuh. Melihat sikap normal sang tetangga, Sampun menerimanya sebagai seorang teman. Sebelum membiarkan Sam pergi, sang tetangga sekali lagi memperingatkan Sam untuk tidak melakukan kesalahan yang ia lakukan, menandakan bahwa ia sudah pernah melihat keluar jendela. Selain itu, ia juga mengenalkan dirinya sebagai seorang wanita bernama Sybil. Nah dari titik ini kedepan, kita akan mulai dibebaskan untuk melakukan eksplorasi di sekitar gedung apartemen dengan juga memperhatikan berbagai status Sam. Agar tidak bingung, mari kita masuk ke babak berikutnya, mengenai sistem permainan Look Outside. Dalam game Look Outside, waktu berperan sebagai elemen yang cukup penting Tiap kali Sam melakukan eksplorasi ke tempat baru untuk pertama kalinya, jam akan dihitung maju, dan karena dia adalah manusia biasa, Sam membutuhkan waktu istirahat. Jadi bila sudah terlalu malam, sangat disarankan untuk segera kembali ke ruangannya dan tidur. Kekurangan tidur akan mempengaruhi status Sam yang kemudian akan berdampak pada cara bertarungnya.
Bukan hanya melalui eksplorasi, Sam juga bisa memilih untuk menghabiskan waktu di dalam ruangannya sendiri, misalnya dengan bermain game, menyelesaikan teka – teki, dan lain sebagainya. Semakin lama ia melakukan eksplorasi tanpa kembali ke rumah, semakin banyak juga xp yang didapatkan, memungkinkan Sam untuk naik level dan menjadi lebih kuat. Kemudian mengenai status. Status tidak kalah pentingnya dengan waktu karena sangat berpengaruh pada kondisi Sam. Seperti game turn based pada umumnya, Sam bisa terluka, terkena racun, tertidur dan berbagai efek fisik lainnya di tengah pertarungan melawan monster. Namun dalam game Look Outside, kondisi psikis Sam juga harus kita perhatikan. Misalnya, bila Sam mengalami kecemasan berlebih, kita bisa membuatnya tenang dengan bermain game. Merasa kesepian, main sosmed atau bicara dengan orang lain. Lapar, makan. Bau, mandi atau gosok gigi. Dan lain sebagainya.
Tentu sebagai game rpg kita akan menemukan berbagai jenis senjata dan pakaian yang bisa dikenakan oleh Sam, meliputi senjata jarak dekat, senjata jarak jauh, topi, pakaian, alas kaki, aksesori, dan perhiasan. Elemen crafting juga ada, memungkinkan Sam untuk membuat berbagai jenis obat atau senjata menggunakan barang – barang yang ia temukan saat melakukan eksplorasi.
Terkadang seseorang akan mengetuk pintu untuk menawarkan sesuatu, menghadapkan Sam pada 2 pilihan, membukakan pintu atau tidak. Kejadian – kejadian seperti ini bersifat random dan tidak selalu muncul tiap harinya. Lalu bagaimana dengan ceritanya? Melalui proses eksplorasi inilah, Sam akan menemukan berbagai hal menarik dan mengungkap misteri dunia luar secara perlahan. Perlu diketahui, karena proses eksplorasi tiap player berbeda – beda, maka penjelasan plot disini juga didasarkan pada proses eksplorasi dalam gameplay kami yang tentunya berbeda dengan gameplay orang lain. Ruangan Sam berlokasi di lantai 3, lebih tepatnya pada ruang No. 33. Keluar dari ruangannya untuk pertama kali, ia mendapati salah satu pintu tertutup oleh gumpalan daging dan elevator tidak bisa digunakan. Sam memasuki sebuah ruangan mengikuti bekas darah di lantai, tempat ia menemukan salah satu tetangganya di toilet dalam keadaan terluka cukup parah namun wajahnya masih tersenyum. Sang tetangga mengoceh soal dunia luar, mengaku ia sudah melihatnya, sebelum secara mengejutkan, ia tiba – tiba mengeluarkan sebuah pisau, menyakiti dirinya sendiri, dan berjalan mendekati Sam. Di saat itu juga, mata raksasa muncul dari dalam perutnya, tidak memberikan Sam pilihan lain selain membunuh sang tetangga menggunakan tongkat baseball.
Ini baru permulaan, berbagai jenis monster telah memenuhi seisi apartemen. Yang pasti, sesuatu di luar sana telah mengubah mereka. Sam harus sangat waspada, menghadapi tiap monster yang menghalangnya di tengah perjalanan. Ruangan salah satu tetangganya bernama Vincent benar – benar gelap dan senyap, padahal terakhir kali Sam mendengar mereka sedang mengadakan pesta besar – besaran. Beberapa orang terlihat telah kehilangan kewarasan, dan di ujung ruangan adalah Vincent yang tampak sedang berusaha menutupi bagian badannya. Saat Sam bertanya apa yang terjadi padanya, Vincent langsung berjalan mendekat dan membuka bajunya, menunjukkan sejumlah mata yang memenuhi tubuhnya. Beberapa mata bahkan sampai menjulur keluar untuk menyerang Sam, namun beruntung, Sam berhasil menaklukkan Vincent… Tidak semua monster bisa dihadapi begitu saja. Terkadang ada baiknya bila Sam mengikuti firasatnya untuk kabur. Contohnya saat ia berhadapan dengan makhluk aneh bernama Gawker di dalam sebuah ruangan kecil. Melihat bagaimana Gawker bertumbuh semakin besar dan ganas tiap kali menerima serangan, Sampun segera melarikan diri. Tidak berfungsinya elevator mengharuskan Sam untuk mengakses tangga apartemen bila ingin mencapai lantai lainnya. Lantai 2 adalah tempat yang relatif aman, tempat dimana Sam bertemu dengan beberapa orang yang tampak aneh namun masih memiliki kesadaran selayaknya manusia normal. Penghuni pertama yang ia temui adalah Jeanne. Meski kita bisa dengan jelas melihat adanya mata pada bagian tubuh yang berusaha ia tutupi, Jeanne masih bisa berkomunikasi dengan normal. Ia meminta bantuan Sam untuk mengambilkan pakaiannya yang tertinggal di laundry di lantai dasar dengan imbalan berupa 50 dolar. Sadar mencapai lantai dasar bukanlah hal yang mudah, ia memberitahu Sam mengenai tetangga seberangnya bernama Lyle yang memiliki akses khusus menuju lantai 1. Kondisi Jeanne akan semakin parah seiring berjalannya waktu. Setelah ditinggal begitu lama, Sam akan mendapati Jeanne telah berubah menjadi monster mengerikan dan terpaksa harus membunuhnya. Tepat di depan ruangan Jeanne, Sam bertemu dengan seorang pria berjubah bernama Aster yang mengenalkan dirinya sebagai bagian dari sebuah kelompok yang disebut sebagai Astronomer. Bersama dengan 3 astronomer lainnya, ia sedang mencoba untuk mencari tahu kebenaran mengenai misteri dunia luar, sehingga bantuan Sam akan sangat diapresiasi. Baru – baru ini ia mengalami sebuah mimpi aneh mengenai cairan berkilau yang mengalir dari tabung gelap. Bila Sam menemukan maksud mimpi itu, segera temui temannya bernama Jasper di lantai dasar. Kelompok Astronomer adalah satu – satunya harapan bagi Sam untuk menguak misteri dunia luar, menjadikan mereka sebagai sosok yang penting sekaligus merupakan misi utama dalam game Look Outside. Seluruh penelusuran Sam akan mengerucut pada satu hal, yaitu membantu penelitian kelompok Astronomer. Meneruskan perjalanan, Sam mendengar suara geraman monster dari dalam salah satu ruangan yang dibarikade menggunakan papan kayu. Begitu ia mengambil kunci apartemen nomor 21 dan berjalan kembali, monster di dalam ruangan tersebut tiba – tiba mendobrak pintu dan mulai mengejar, memaksa Sam untuk berlari sekuat tenaga melewati area yang tiba – tiba berubah menjadi sangat gelap dan panjang. Berhasil melarikan diri, area sekitar normal kembali. Sam menemukan pistol beserta amunisi, sebelum kemudian ia membuka ruang 21 yang merupakan ruangan tempat Lyle berada, orang yang disebut oleh Jeanne sebelumnya. Lyle adalah seorang wanita yang sangat gugup dan kebetulan pernah bekerja bersama Sam di sebuah toserba, sehingga ia masih mengenal Sam. Kini sebagai seorang fotografer, ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencetak foto di dalam kamar gelap. Lyle kemudian memotret Sam, dan sebagai gantinya ia memberikan sebuah kertas foto, memberitahu bila kertas foto itu diekspos dengan gambar negatif, ia bisa mencetakkan hasilnya. Benar apa kata Jeanne, Sam menemukan jalan turun di dalam kamar mandi Lyle. Ini adalah akses turun menuju lantai 1, namun karena sudah terlalu malam, Sam memutuskan untuk kembali ke ruangannya di lantai 3. Bagi Sam, proses eksplorasi menghadapi berbagai monster mengerikan yang mengancam nyawa adalah hal yang sangat menyenangkan. Tiap kali pulang, Sam akan menceritakan hal – hal menarik yang ia temukan pada Sybil, dan Sybil akan menanggapinya dengan memberi petunjuk kecil dan saran. Contohnya, saat Sam bercerita soal mimpi aneh Aster yang melihat cairan mengalir dari tabung gelap, Sybil menduganya sebagai cahaya dan teleskop. Kelelahan, Sam segera beranjak ke kasur untuk tidur. Mulai dari sekarang bagian pulang ke rumah akan langsung kami lewati agar kita bisa fokus pada hal – hal menarik yang ditemukan Sam dalam penelusurannya. Di hari kedua, Sam bertemu dengan seorang pria bernama Clint di lorong lantai 3. Clint mengeluh soal gigi yang terus menyebar dan telah memenuhi bagian tangan kanannya, mengaku kengerian ini bermula saat ia digigit oleh anak perempuannya. Clint tidak bisa mengendalikan dirinya dan terus menyerang Sam, pada akhirnya memaksa Sam untuk membunuh Clint.
Masuk ke dalam ruangan Clint, Sam mendapati ruangan itu dipenuhi dengan monster – monster kecil penuh gigi. Di dalam ruang anak, ia bahkan mendapati seorang bocah laki – laki yang dipenuhi gigi di sekujur tubuhnya. Melihat bagaimana sang bocah sedang sibuk main, Sam membiarkannya disana.
Di dalam kamar mandi, Sam bertemu dengan seorang anak muda bernama Joel yang sedang sibuk menggosok gigi. Sembari menggosok satu per satu gigi dengan tenang, Joel memberitahu bahwa semuanya bermula dari gigitan adik perempuannya. Beres menyikat gigi, Joel akhirnya membalikkan badan, menunjukkan setengah wajahnya yang telah dipenuhi dengan gigi, sampai – sampai ia hanya bisa melihat menggunakan satu mata. Tidak lama setelah itu, gigi menyebar ke seluruh wajah, seketika membuatnya menjadi sangat panik dan ketakutan, sebelum akhirnya kehilangan kendali secara penuh. Kondisi ini memaksa Sam untuk membunuh Joel… Ruangan terakhir yang belum ia kunjungi mempertemukannya dengan Madison sang ibu yang mengira Sam sebagai anaknya yang sudah dewasa. Kehilangan kewarasan, Madison menunjukkan gigi yang telah memenuhi sekujur tubuhnya, hendak melahap Sam menggunakan gigi – gigi itu. Sam membunuh Madison. Dalam perjalanan keluar, seososok monster raksasa tiba – tiba muncul dari lubang di bawah lantai namun beruntung, Sam berhasil menghindar dan segera keluar dari kediaman Clint. Meneruskan penelusuran, Sam mencapai lantai 1 melalui jalan rahasia di dalam kamar mandi Lyle, tempat ia mendengar suara seorang wanita bernama Rafta dari dalam sebuah pipa yang sangat kecil. Rafta mengaku semuanya bermula dari dirinya yang sedang asik menikmati pemandangan langit malam beberapa hari yang lalu. Di saat itu juga, entah apa yang terjadi, ia merasa terjebak di tempat yang berbeda dan memutuskan untuk menelusuri sebuah terowongan gelap di hadapannya. Meski ia merasa ukuran terowongan semakin lama semakin sempit, Rafta tetap memaksakan tubuhnya untuk masuk, dan karena itulah kini ia terjebak di dalam tempat yang bahkan tidak ia ketahui. Rafta tidak tahu ia sedang terjebak di dalam pipa berukuran sangat kecil, atau dengan kata lain, ia tidak tahu sudah seberapa hancur tubuhnya sampai bisa masuk ke dalam pipa sekecil itu. Lorong lantai 1 adalah tempat paling membingungkan, lorong penuh cabang yang seolah selalu mengalami perubahan tiap Sam berjalan melewatinya. Selain itu, lantai 1 juga dipenuhi dengan monster – monster mengerikan, termasuk monster tikus raksasa yang terus mengejar Sam di lorong, tikus – tikus kecil, tanaman dengan tengkorak manusia di bagian tengahnya, dan mata raksasa yang bisa membunuh bila dilihat terlalu lama.
Saat Sam memasuki sebuah ruangan penuh tikus, ia mendengar suara tangisan bayi yang sangat kencang. Suara tangisan tersebut membawanya ke dalam kamar bayi, namun secara mengejutkan, saat ia mengangkat si bayi… Wujud bayi itu menyerupai tikus, kondisi yang membuat Sam agak enggan untuk menolongnya. Di titik ini, Sam sebenarnya bisa memilih untuk tetap membawa si bayi atau meninggalkannya. Tapi karena si player, yaitu saya, adalah orang yang baik hati tidak seperti penonton, maka tentu saya memilih opsi untuk tetap mengambi si bayi. Sam melanjutkan perjalanan dengan bayi mutasi manusia tikus menempel di tubuhnya. Masuk ke dalam salah satu ruangan, ia melihat adanya monster mulut di dinding yang mengaku sedang kelaparan dan menginginkan tubuh seorang anak kecil. Yasudah saya berikan anak kecil itu pada si monster… Lupakan soal tangisan itu. Sam mendapat kepingan disc dari monster mulut. Berdasarkan berbagai informasi mengenai disc yang bisa ditemukan di lantai 1, terungkap bahwa kepingan disc adalah benda khusus yang berfungsi untuk membuka mekanisme kunci. Kepingan disc ada lebih dari satu dan biasanya bergambar planet. Masih di lantai 1, Sam juga bertemu dengan anggota Astronomer lain bernama Aurelius. Tujuannya berada di lantai 1 adalah untuk mencari lukisan khusus yang menggambarkan dunia luar. Bila Sam menemukannya, segera berikan pada Jasper di lantai dasar. Aurelius menyebut makhluk asing di luar sana dengan sebutan ‘Visitor’, mengaku kelompok Astronomer sudah mempelajari soal visitor selama berbulan – bulan lamanya, jauh sebelum visitor mulai menyerang dunia manusia. Itulah kenapa kini mereka siap dengan segala persiapan yang dibutuhkan untuk melakukan pencarian kebenaran. Saat ditanya soal visitor, Aurelius mengaku masih belum tahu pasti, untuk sementara mereka menduga visitor adalah makhluk bintang yang mengeluarkan pancaran radiasi. Sam menggunakan kepingan – kepingan disc yang ia temukan untuk membuka lantai dasar, tempat ia bertemu dengan seorang pria berbadan besar bernama Papineau yang bersedia untuk membantu. Kondisi lantai dasar tidak begitu buruk, namun semuanya berubah ketika sebuah bus menabrak masuk, dan dari dalam bus tersebut, monster – monster jari berdatangan. Sang supir bahkan berubah menjadi makhluk tangan raksasa yang sangat berbahaya. Memasuki sebuah ruangan terbuka, Sam akhirnya bertemu dengan Jasper yang merupakan pemimpin dari kelompok Astronomer. Sebagai pemimpin, Jasper bertugas untuk mengumpulkan 4 persembahan yang nantinya akan ia tunjukkan pada visitor. Bukan sembarang benda, 4 persembahan yang ia perlukan adalah benda – benda yang dapat menggambarkan dunia luar, entah itu berupa gambar, tulisan, video, atau yang lainnya. Jasper percaya, 4 persembahan yang benar akan membantu mereka dalam berkomunikasi dengan visitor agar kedua pihak dapat saling memahami satu sama lain. Dengan begitu, kebenaran mengenai misteri dunia luarpun akan terungkap. Saat ditanya mengenai kelompoknya, ia bercerita soal seorang wanita yang merupakan penggagas kelompok Astronomer. Sang penggagas sudah menemukan visitor dari berbulan – bulan yang lalu, namun sayang, ia berakhir kehilangan kewarasan. Maka dari itulah kini seluruh anggota Astronomer menghormati keinginan sang penggagas dengan meneruskan pencarian kebenaran ini. Sama halnya dengan lantai 2, disini Sam juga bertemu dengan mutasi manusia yang masih memiliki kesadaran penuh terlepas dari perawakan mereka yang mengerikan. Orang – orang seperti ini tampak sudah berdamai dengan kondisi tubuh mereka dan menjalani kehidupan dengan sangat tenang, bahkan ada yang sedang bersantai sambil mendengarkan musik. Masuk ke dalam kediaman sang tuan tanah bernama Mr. Henderson, Sam melihat bagaimana Mr. Henderson sedang menembaki para monster tangan yang mendekatinya secara perlahan. Sayang, Sam terlambat menyelamatkannya, membuat Mr. Henderson berakhir termutasi dan berubah menjadi makhluk penjaga pintu yang selalu menagih uang sewa. Sam tidak memiliki pilihan lain selain membayar uang sewa, dan anehnya, semakin jauh ia menelusuri kediaman Mr. Henderson, tempat itu terasa semakin luas dan berantakan, dipenuhi dengan berbagai monster tentara dan terkadang berubah menjadi sebuah medan tempur. Setelah berulang kali membayar uang sewa yang semakin lama semakin mahal, Sam menemukan kunci basement dan berhasil keluar dari kediaman Mr. Henderson yang sangat membingungkan. Di dalam area basement, Sam menghadapi berbagai jenis monster menyerupai serangga, termasuk salah satunya adalah penghuni wibu yang ruangannya dipenuhi dengan manga. Area basement juga terhubung langsung dengan selokan, dan perawakan monster disana tampak seperti mutasi manusia pipa. Sama seperti lantai – lantai lainnya, ada beberapa orang yang masih memiliki kesadaran penuh, yang dimana mereka semua berkumpul di satu tempat. Sam juga bertemu dengan anggota keempat Astronomer bernama Beryl di area basement dekat parkir. Dalam percakapan dengan Beryl, sebuah hal mengejutkan terungkap. Beryl memberitahu bahwa wanita sang penggagas kelompok Astronomer adalah Sybil. Namun saat Sam memberitahu bawha Sybil adalah tetangganya di lantai 3, Beryl tidak percaya karena setahu dia kediaman Sybil berada di ruang nomor 12, dan ia merupakan manusia paling pertama yang terpengaruh oleh efek visitor. Apapun itu, kini Beryl sedang mencari rekaman cctv yang menunjukkan dunia luar. Bila Sam menemukannya, berikan pada Jasper. Nah sampai di titik ini, menjadi jelas bahwa tujuan utama Sam adalah mencari empat benda persembahan yang berkaitan dengan dunia luar untuk kemudian diberikan pada Jasper. Apa saja benda – benda yang diperlukan? Mari kita bahas satu per satu. Kita bisa menemukan petunjuk mengenai tiap persembahan dari ucapan masing – masing anggota Astronomer. Aster sempat membicarakan soal mimpi aneh yang ia alami, mengenai cairan berkilau yang mencair dari tabung gelap. Sybil menanggapi hal ini dengan menduga bahwa cairan berkilau adalah cahaya, sedangkan tabung gelap adalah teleskop. Petunjuk – petunjuk tersebut mengarah pada sebuah teleskop di dalam salah satu ruangan di lantai 3 yang akan terbuka sendiri pada hari ketiga.
Teleskop hanya bisa digunakan dalam keadaan gelap, namun mengerikannya, saat Sam mematikan lampu ruangan, sesosok monster invisible raksasa tiba – tiba muncul, memaksa Sam untuk menghindari kejaran sang monster sembari mencari cara untuk mencapai teleskop. Sam kemudian membalikkan ujung teleskop agar tangkapan dunia luar terpantul di lantai, memungkinkannya untuk mencetak tangkapan gambar negatif tersebut di dalam sebuah disc kosong. Disc kosong ia masukkan ke dalam retropojector yang diarahkan ke kertas foto pemberian Lyle, seketika mencetak gambar negatif dunia luar di dalam kertas foto. Hasil cetakan foto negatif tinggal diberikan pada Lyle agar bisa dicuci menjadi gambar asli. Lyle memerlukan waktu satu hari, sehingga di keesokan hari, Sam segera mengambil hasilnya. Tentu Sam tidak melihat hasil gambarnya, tidak seperti Lyle yang sudah terlanjur terinfeksi dan bisa dengan santainya melihat gambaran dunia luar. Persembahan kedua adalah lukisan. Sejalan dengan ucapan Aurelius mengenai lukisan, Sam menemukan sebuah ruangan di lantai 1 yang dihuni oleh seorang seniman bernama Frederic. Dalam perasaan ketakutan, Frederic memperingatkan Sam mengenai bahaya di sekitar kediamannya, dimana ada total 9 lukisan karyanya yang tiba – tiba hidup dan keluar dari kanvas. Kini semua lukisan itu berusaha mengimitasinya agar bisa menggantikan posisinya sebagai sang pelukis. Jangan pernah mempercayai mereka. Selain itu, Frederic juga berulang kali memperingatkan Sam mengenai sebuah lukisan berbahaya di ruang gelap yang tidak boleh dilihat sama sekali. Lukisan yang hidup? Memang terdengar sangat aneh, paling tidak sebelum Sam membuka kulkas di dekat sana.
Di saat itu juga, monster ungu berkepala Frederic dengan jumlah tangan dan kaki yang tak terhitung jumlahnya muncul, memperingati Sam untuk tidak mempercayai ucapan Frederic yang menyambutnya. Dengan senyum yang dipaksakan, makhluk itu mengaku sebagai Frederic yang asli, namun setelah berulang kali gagal meyakinkan Sam, ia akhirnya meminta maaf dan mengaku sebagai Frederic palsu. Tapi tetap saja, ia meminta Sam untuk membantunya membunuh variasi Fred lain, berjanji akan memberikan benda spesial bila Sam melakukannya. Itu baru satu variasi. Sam bertemu dengan berbagai variasi Fred lain yang memiliki sifat dan rupa masing – masing. Ada Green Fred yang emosinya meledak – ledak, Frederic yang bersembunyi di dalam lemari, Tumor Fred yang tampak sangat tersiksa dan terus memohon untuk dibunuh tapi ia tidak bisa mati, Frederic dengan bentukan aneh yang bersedia untuk memberikan pemulihan satu kali sehari, Shadow Fred yang tidak suka dilihat, Angel Fred yang bertingkah seperti Malaikat dan bahkan memberikan pemberkatan palsu kepada Sam, dan Fred Who Bites yang tidak ingin menyakiti Sam tapi tidak bisa mengendalikan tubuhnya yang terus menggigit Sam tanpa henti.
Kalau ditotal, Sam bisa menemukan 10 jenis Fred berbeda, sedangkan Frederic memberitahu ada 9 lukisan yang hidup Jadi siapa yang asli? Frederic yang asli adalah yang bersembunyi di dalam lemari. Ia adalah satu – satunya Frederic yang memberikan jawaban paling masuk akal saat Sam melontarkan pertanyaan, dimana ia mengaku seluruh kejadian aneh ini bermula saat ia sedang melukis pemandangan luar. Kini lukisan pemandangan luar itu menjadi hal yang sangat berbahaya, mengingat siapapun yang melihatnya akan berubah menjadi monster. Itulah kenapa saat ia keluar dari lemari, tubuhnya tampak menyerupai monster mengerikan. Frederic juga memberitahukan lokasi lukisan berbahaya yang kini bersandar di dinding di ruangan gelap.
Lalu bagaimana dengan Frederic yang tampak seperti manusia? Itu juga adalah salah satu lukisan Frederic yang menyamar. Ia mengaku telah melihat dunia luar, namun seperti yang kita lihat, perawakannya masih normal Selain itu, bukti paling jelas adalah ketika Sam memutuskan untuk menyerangnya. Tubuh Frederic palsu mulai luntur seperti cat. Setelah membunuh Frederic palsu yang satu ini, Sam akan menemukan tas kanvas yang bisa ia gunakan untuk mengambil lukisan di ruangan gelap. Seperti kata Aurelius, lukisan itu harus diberikan pada Jasper.
Hati – hati saat memilih, lukisan yang diambil lukisan yang benar adalah yang meninggalkan cat berwarna biru. Persembahan ketiga adalah rekaman CCTV dunia luar, seperti yang dikatakan oleh Beryl. Untuk mendapat rekaman CCTV, Sam harus mengambil VHS Tape kosong dari toserba terlebih dahulu, melewati area parkir yang dipenuhi oleh monster mobil ganas, dan menyelesaikan berbagai puzzle disc. Barulah setelah melakukan semua itu, Sam tiba di ruang pengawas cctv, tempat sang sekuriti yang telah berubah menjadi mutasi monster berada. Untuk mendapat rekaman cctv yang benar, Sam harus membunuh sang sekuriti dan meletakkan seekor marmot menghadap ke monitor pengawas. Kemudian ganti saluran kamera satu per satu sampai sang marmot berubah menjadi monster. Bila marmot berubah menjadi monster, artinya kamera pengawas mengarah ke dunia luar. Taklukkan si marmot dan masukkan VHS Tape kosong ke dalam tape recorder. Dengan begitu, Sam mendapatkan VHS Tape berisi rekaman dunia luar. Tentu kita juga bisa langsung asal rekam tanpa mencari tahu mana rekaman yang benar. Tapi artinya Sam membawa persembahan yang salah karena tidak menunjukkan dunia luar. Dan persembahan terakhir adalah naskah. Setelah menelusuri area basement sampai menemukan elevator yang aktif, gunakan elevator untuk mencapai lantai 2. Sam akan tiba di area lantai 2 yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya, tempat ia kemudian mendapati salah satu ruangan sebagai ruangan yang dihuni oleh seorang penulis Nah dari sekian banyak naskah yang ada, Sam harus mengambil naskah yang benar, naskah yang terletak pada mesin ketik dan masih belum selesai ditulis. Itu adalah naskah yang menggambarkan kondisi dunia luar. Nah setelah mendapatkan keempat persembahan, Sam hanya perlu menemui Jasper di lantai dasar dan memberikan satu per satu persembahan tersebut. Nantinya Jasper akan memberikan kunci menuju atap, meminta Sam untuk menemuinya disana agar mereka bisa segera melakukan ritual pemanggilan Visitor. Sam menggunakan kunci tersebut, dan sampailah kita pada bagian penghujung game yang terbagi menjadi 8 cabang ending tergantung dengan keputusan dan persembahan yang kita berikan. Mari kita bahas satu per satu… Di bagian awal permainan, Sybil menduga kejadian aneh di luar sana akan berlangsung selama 15 hari penuh, jadi mereka hanya perlu bersembunyi selama 15 hari. Nah bila Sam menghabiskan 15 hari penuh hanya untuk berkeliling di apartemen tanpa mencoba untuk membantu kelompok Astronomer, maka kita akan mendapat No Going Back Ending. Setelah lewat 15 hari, Sam akhirnya memberanikan diri untuk membuka jendela, melihat kondisi dunia luar yang sudah sangat berbeda dan tidak bisa ia kenali. Penasaran, Sampun memutuskan untuk melangkah keluar… Hanya dalam kurun waktu 15 hari, dunia mengalami perubahan total. Lebih dari 2/3 populasi manusia lenyap, dan beberapa orang yang masih bertahan hidup berubah menjadi makhluk mengerikan yang kemudian disebut sebagai “The Cursed”, “Yang terkutuk”. Lebih mengerikannya lagi, sesosok makhluk raksasa bernama The Hundred Gods menduduki bumi. Makhluk ini terdiri dari gabungan 124 monster raksasa dan memiliki kecerdasan melebihi manusia. Diperkirakan, The Hundred Gods adalah makhluk yang bertanggungjawab atas 1/10 jumlah korban.
Beberapa orang menganggapnya sebagai manusia yang cukup beruntung, karena di saat manusia lain berubah menjadi monster biasa, mereka bertransformasi menjadi monster raksasa yang sangat kuat. Pada akhirnya, The Hundred Gods menjadi penguasa dunia baru dengan kultus yang memujanya sebagai pemerintah dunia. Di sisi lain, The Cursed mengalami penderitaan luar biasa di dalam hidup mereka, dimana serangan depresi, paranoid, dan psikosis adalah beberapa hal yang mereka alami sehari – hari. Di luar semua itu, masih ada hal yang mengganjal diri Sam. Di hari kelima belas, ada banyak orang yang menghilang secara misterius, dan Sybil sang tetangga adalah salah satunya. Di dalam ruangan Sybil terdapat sebuah lubang besar, seolah ada sesuatu di atas sana yang mengambilnya… Ending Failed Ritual atau Ritual yang gagal bisa didapatkan bila 4 persembahan yang diberikan Sam salah semua, tidak ada satupun persembahan yang menunjukkan gambaran dunia luar. Setelah memberanikan diri, Sam akhirnya membuka pintu menuju atap, tempat ia untuk pertama kalinya melihat dunia manusia yang begitu berbeda. Di atap, Sam menemui satu per satu anggota Astronomer yang tampak sangat antusias untuk memulai ritual. Namun antusiasme itu seketika berubah ketika mereka sadar Sam telah memberikan persembahan yang salah. Naskah di tangan Jasper hanyalah cerita detektif karangan seorang penulis, lukisan di tangan Aurelius adalah lukisan lighthouse, foto di tangan Aster merupakan lembar kertas foto polos, dan VHS Tape di tangan Beryl tidak menunjukkan video apapun. Di saat itu juga, sadar telah melakukan kesalahan besar, masing – masing dari mereka langsung terpengaruh oleh efek dunia luar dan berubah menjadi monster mengerikan yang tidak bisa bergerak maupun berbicara. Berdiri di tempat ritual seorang diri, tubuh Sam tiba – tiba pecah dan seolah ditarik dari segala arah secara tidak beraturan, sampai – sampai Sam sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi padanya… Flawed Ritual Ending bisa didapatkan bila persembahan yang diberikan oleh Sam ada yang benar dan ada yang salah. Contohnya disini diantara 4 persembahan yang diperlukan, Sam hanya memberikan satu yang benar, yaitu foto dunia luar. Tiga lainnya salah semua. Nantinya, anggota Astronomer yang membawa persembahan salah, yaitu Jasper, Beryl, dan Aurelius, akan berubah menjadi monster, menyisakan satu anggota terakhir, yaitu Aster, yang masih bertahan. Sam dan Aster kemudian menjalankan ritual pemanggilan visitor dengan menunjukkan foto dunia luar, dan seketika itu juga, mereka mendapat perhatian dari sang visitor yang menampakkan mata raksasanya. Namun di luar dugaan, tubuh Aster disedot ke langit, secara perlahan merubahnya menjadi monster raksasa bernama Chorus of One. Kondisi ini mengharuskan Sam untuk melawan sang makhluk raksasa, yang dimana setelah melalui pertempuran panjang, ia akhirnya berhasil menumbangkan Chorus of One. Dengan segera Sam langsung bergegas masuk kembali ke dalam apartemen tanpa mempedulikan kondisi tubuhnya yang dipenuhi dengan darah. Masuk ke dalam kediamannya, semua teman Sam tampak terkejut, memaksa Sam untuk mengunci dirinya di dalam kamar mandi agar paling tidak ia bisa cuci muka. Di saat – saat inilah, memikirkan seluruh kekacauan yang baru saja terjadi dan bagaimana umat manusia sudah kehilangan harapan, Sam seketika menjadi sangat cemas dan jantungnya berdegup kencang. Secara mengejutkan, ia tiba – tiba melihat ada 2 tangan baru yang muncul di bawah. Tentu penampakan seperti ini membuat Sam menjadi semakin panik dan ketakutan, dan bersamaan dengan itu, kondisi tubuhnya mengalami perubahan semakin jauh. Sam sadar semua ini terjadi karena ia keluar dari apartemen, namun sayang, sekuat apapun ia berusaha untuk tetap tenang, perubahan tubuhnya seolah tidak bisa berhenti. Pada akhirnya, Sam memutuskan untuk menutup mata, menghitung sampai 10 detik, dan membuka mat- Sam berubah menjadi mutasi monster mengerikan. Sam memberikan 3 persembahan dengan benar, namun karena kesulitan untuk mencari rekaman cctv dunia luar, ia memberikan marmot sebagai penggantinya. Saat semuanya berkumpul di tempat ritual dan menunjukkan satu per satu persembahan untuk memanggil Visitor, Jasper menunjukkan marmot. Visitor tidak menampakkan diri, namun selang beberapa waktu, marmot di dalam kandang mulai terpengaruh oleh dunia luar dan berubah menjadi monster raksasa yang segera menginfeksi para anggota Astronomer, melahirkan sesosok monster raksasa bernaam Xin-Amon. Sam tidak cukup kuat untuk menaklukkan Xin-Amon, membuatnya berakhir kehilangan kesadaran Beberapa waktu kemudian, Sam mendapati dunia manusia dalam keadaan berantakan. Visitor sudah pergi, namun ia meninggalkan bumi dalam keadaan tandus. Kini yang menjadi masalah utama adalah keberadaan makhluk monster tikus raksasa yang disebut sebagai God Rat, makhluk yang melahap ratusan manusia tiap minggunya. Dari dekat, kita akan mendengar suara teriakan tanpa henti dari bagian tubuh God Rat. Teriakan itu berasal dari para manusia yang dilahap. Mereka menempel menjadi bagian dari tubuh God Rat, dan alasan mereka berteriak adalah karena mereka tahu mereka tidak akan pernah bisa mati… Untuk mendapat Xin-Amon Ending, Sam harus cukup kuat untuk melawan Xin-Amon. Berhasil menaklukkan monster itu, Sam jatuh pingsan sebagai akibat dari kelelahan. Namun di luar dugaan, bangun – bangun ia mendapati seluruh bagian tubuh Xin-Amon masih hidup dan bahkan bertumbuh menjadi lebih kuat dan besar. Bagian – bagian tubuh itu bergerak mendekat, menjerat tubuh Sam secara perlahan. Di titik ini Sam tidak bisa melakukan apapun. Ia menyatu dengan Xin-Amon dan mulai kehilangan kendali, dipenuhi dengan keinginan untuk melahap sesuatu. Tubuh Xin-Amon bertumbuh dengan pesat, sampai – sampai Sam tidak sadar ia sudah berada di luar angkasa yang sangat senyap. Bulanpun terlihat sangat kecil, dan Sam merasa kesepian… Sam memberikan semua persembahan dengan benar. Jadi baik Jasper, Aurelius, Aster, maupun Beryl tidak berubah menjadi monster. Bersama Sam, mereka berempat melakukan ritual pemanggilan Visitor dengan menunjukkan 4 persembahan. Di saat itu juga, Visitor datang dan menyedot keempat Astronomer, mengubah mereka menjadi monster raksasa bernama Chaos Quartet. Sam terpaksa harus menaklukkan Chaos Quartet yang terus menyerangnya, namun di tengah pertarungan, Chaos Quartet tiba – tiba berubah bentuk menjadi makhluk penuh mata berbentuk simbol infinity, bernama Exalted Four. Dengan sedikit kesadaran yang tersisa, keempat Astronomer meminta maaf pada Sam dan menyuruh Sam untuk segera melarikan diri karena begitu mereka kehilangan kendali, maka umat manusia sudah tidak akan memiliki harapan. Tapi sebelum itu, Exalted Four mempersilakan Sam untuk melontarkan pertanyaan. Pertanyaan dan jawaban akan kami bahas lebih lanjut pada babak penjelasan. Yang pasti, saat waktu mereka habis, Sam segera melarikan diri. Lima belas hari berlalu, dunia benar – benar mengalami kepunahan. Sembilan puluh persen populasi manusia musnah di tangan Exalted Four yang menyedot manusia tanpa henti. Manusia yang masih bertahan kehilangan arah, bahkan beberapa diantara mereka percaya manusia yang disedot tidak mati, melainkan mengalami kenaikan. Maka dari itu, mereka justru menyerahkan diri mereka pada Exalted Four. Memang tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada mereka yang disedot. Siapa tahu, mereka benar – benar mengalami kenaikan? Sam di sisi lain, meski ia sudah sempat melontarkan beberapa pertanyaan pada Exalted Four, masih ada satu misteri yang belum terungkap, yaitu mengenai menghilangnya orang – orang di hari kelima belas, termasuk Sybil. Ia mendapati lubang besar pada dinding ruangan Sybil, seolah Sybil diambil oleh sesuatu… Kembali ke bagian Sam bertemu dengan Exalted Four. Saat waktu habis, alih – alih melarikan diri, pilih opsi melawan Exalted Four dan kalahkan makhluk itu… Kemenangan Sam atas Exalted Four membuatnya mendapat perhatian langsung dari Visitor, sehingga Visitor segera mengangkat tubuh Sam mendekati matanya dan memecah tubuh Sam sampai hancur, paling tidak sebelum ia menyatukannya kembali. Sembari mengangkat keempat persembahan, Visitor bertanya, apa maksud dari benda – benda itu? Sam menjelaskan bagaimana keempat benda itu adalah penggambaran Visitor dalam sudut pandang manusia dan mengungkap bahwa manusia ingin mencoba untuk berkomunikasi dengan Visitor. Visitor memahami keinginan ini, namun saat Sam memberitahu bahwa kehadiran Visitor telah menyakiti manusia, makhluk itu tampak sedikit terkejut, sebelum kemudian ia meminta maaf dan bahkan berinisiatif untuk pergi agar ia tidak lagi menyakiti manusia. Visitor tidak mempermasalahkan ucapan Sam yang menyebutnya sebagai teman, mengatakan bahwa ia tidak akan pernah melupakan pertemuan ini. Sebelum pergi, Visitor bertanya pada Sam, apakah Sam ingin melihat wujud aslinya?
Sam dihadapkan pada 2 pilihan, menerima atau menolak.
Berpikir ini adalah ide yang buruk, Sam menolak tawaran Visitor Visitor memahami keputusan Sam dan akhirnya pergi meninggalkan bumi… Sam tidak tahu sudah berapa lama ia berbicara dengan Visitor, hanya saja menginjakkan kakinya di bumi, ia mendapati tubuhnya telah berubah bentuk menjadi monster raksasa yang dipenuhi dengan cabang anggota badan yang tidak terhitung jumlahnya. Tiap cabang mengeluarkan cabang lainnya, dan lebih mengejutkannya lagi, semua cabang masing – masing memiliki mata dan mulut sendiri. Sam tidak bisa mengendalikan pertumbuhan di dalam tubuhnya yang terjadi sangat cepat dan tidak pernah berhenti. Lubang – lubang bermunculan sebagai alat pernapasan. Dibutuhkan waktu yang sangat lama baginya untuk bisa mengendalikan seluruh bagian tubuhnya. Satu hal yang ia syukuri adalah kesadarannya yang masih bertahan. ¼ populasi manusia musnah dalam waktu 15 hari, dan kini tubuh Sam sudah tersebar ke seluruh permukaan bumi. Sam memanfaatkan kondisi tubuhnya untuk membantu manusia, berusaha mengembalikan kondisi dunia ke sedia kala. Meski awalnya banyak yang merasa enggan dan takut, namun seiring berjalannya waktu orang – orang mulai percaya pada Sam. Bahkan beberapa tahun kemudian, Sam dijuluki sebagai Protector of Earth, Pelindung Bumi. Tiap diri Sam membantu berbagai pengerjaan proyek sebisa mungkin. Pertumbuhan Sam yang masih terus berlanjut membuat Sam merasa bumi semakin kecil, seolah ia bisa menggenggam bumi menggunakan satu tangannya. Apapun itu, di balik insiden mengerikan yang mempengaruhi umat manusia, rupanya ada harapan baru untuk masa depan. Sam merasa senang dikelilingi oleh orang – orang yang ia kenali… Saat Visitor bertanya apakah Sam ingin melihat wujud aslinya, Sam menerima. Di saat itu juga, Visitor menanamkan gambaran yang jelas mengenai dirinya di dalam otak Sam, seketika membuat Sam merasakan rasa sakit dan pusing luar biasa. Sam sadar Visitor memiliki pemahaman yang berbeda tentang “melihat”. Ia bukan hanya melihat wujud Visitor yang luar biasa besar, melainkan diberikan sensasi untuk mengalami rasanya memiliki tubuh seperti Visitor. Ini jelas adalah kesalahan besar. Saat Sam merasa mungkin wujud Visitor sebesar ini, gambaran akan terus ditarik lebih jauh lagi dan lagi, menunjukkan bahwa Visitor jauh lebih besar dari dugaannya. Hal serupa terjadi tanpa henti, sampai akhirnya, melihat wujud Visitor yang sudah terlalu besar, bahkan bumi dan mataharipun sudah tidak terlihat lagi, sel otak Sam meledak karena tidak bisa menahan sensasi mengerikan yang ia alami… Peradaban manusia mengalami kepunahan total. Meski ada yang berusaha mencari tempat persembunyian, pada akhirnya mereka akan tetap ketahuan dan menjadi santapan. Tubuh mereka hancur sampai tidak berbentuk, dan bumipun lenyap di tangan Visitor… Jadi itulah kedelapan ending yang dihadirkan oleh game Look Outside. Kalau kalian mau lihat kedelapan cabang endingnya secara menyeluruh, silakan kunjungi channel CrankyTemplar melalui link yang sudah kami cantumkan di deskripsi. Sekarang, mari kita masuk ke dalam babak terakhir, penjelasan. Look Outside menempatkan kita pada situasi dimana kita dipaksa untuk menetap di tempat tertutup tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di luar sana. Satu hal yang pasti, kita diberitahu bahwa ada sesuatu yang sangat berbahaya di luar sana, jangan pernah melihat keluar selama 15 hari penuh. Namun misteri dunia luar yang diklaim sangat mengerikan akhirnya terkuak saat seorang pria bernama Sam membantu kelompok Astronomer dalam berkomunikasi dengan sesuatu di luar.
Melalui kedelapan ending yang bisa kita dapatkan, terungkap bahwa selama 15 hari penuh, planet bumi sempat didatangi oleh entitas misterius berukuran raksasa yang disebut sebagai Visitor. Ukurannya tidak main – main, bukan hanya sebesar kota atau planet, melainkan jauh melebihi semua itu. Bahkan bumi dan matahari sampai tidak kelihatan bila dibandingkan dengan ukuran Visitor.
Tapi bagaimana semuanya bermula, dan kenapa Visitor mengunjungi planet bumi? Untuk mengetahui hal ini, kita harus mengenal karakter Sybil terlebih dahulu, tetangga Sam yang tinggal di apartemen No. 35. Sedari awal game, identitas Sybil memang terkesan sangat misterius, dimana Sam hanya melihatnya melalui lubang intip di dinding. Paling tidak sebelum Sam bertemu dengan salah satu anggota Astronomer bernama Beryl yang mengungkap bahwa Sybil adalah orang yang membentuk kelompok Astronomer dan memiliki tujuan untuk menguak kebenaran mengenai Visitor. Memang Beryl tidak percaya Sybil tetangga Sam adalah orang sama yang membentuk kelompok Astronomer, mengingat Sybil yang ia kenal menghuni ruang 12. Namun berdasarkan sebuah catatan yang bisa kita temukan, tertulis bahwa Sybil menghuni ruangan 35. Hal ini menandakan bahwa pada suatu waktu, Sybil pindah dari ruangan 12 ke ruangan 35.
Nah kalau kita hubungkan semua pernyataan Astronomer mengenai Sybil, ditambah dengan informasi yang kita dapatkan dari jawaban – jawaban Exalted Four, kita akan tahu bahwa Sybil adalah orang yang secara tidak langsung bertanggungjawab atas seluruh kejadian mengerikan ini. Semuanya bermula dari beberapa bulan sebelum kejadian dalam game Look Outside dimulai, dimana saat itu, menyadari adanya bintang yang tampak kabur dan samar – samar, Sybil memutuskan untuk melakukan investigasi. Awalnya ia mengira mungkin bintang hanya tertutup oleh awan debu, paling tidak sebelum ia sadar ada benda asing di luar sana yang mengaburkan bintang. Sybil tidak tahu bahwa benda asing yang ia lihat adalah visitor
yang sedang menjelajahi alam semesta Menurut Exalted Four, Visitor adalah entitas misterius yang tidak bisa dideskripsikan atau didefinisikan menggunakan akal manusia, dan makhluk ini selalu bergerak melewati jalur Milky Way atau yang biasanya juga disebut sebagai Bima Sakti. Bagi yang masih belum familiar, Milky Way adalah istilah yang digunakan untuk menyebut galaksi spiral besar menyerupai lensa cembung yang menjadi rumah bagi tata surya, termasuk planet bumi. Matahari adalah pusat tata surya. Nah dalam perjalanannya melewati Milky Way, Visitor sadar ada seseorang di planet bumi yang sedang mengobservasi dirinya, sehingga timbullah rasa penasaran di dalam diri Visitor yang kemudian mulai mendekati planet bumi. Visitor tidak tahu apapun mengenai planet bumi dan bagaimana kehadirannya telah mengacaukan kehidupan disana. Jadi ia tidak pernah sadar manusia akan tersiksa dan berubah menjadi monster mengerikan bernama The Cursed tiap kali melihatnya. Exalted Four sendiri mengumpamakannya sebagai Visitor yang hanya datang untuk memberikan tepukan pelan pada bumi, namun akibatnya, seisi planet bumi mengalami kekacauan total. Tatapan dan kehadiran Visitor saja sudah sangat merusak bagi manusia. Lalu darimana Visitor berasal? Exalted Four tidak bisa memberikan jawaban pasti, hanya mengatakan bahwa Visitor berasal dari tempat yang sangat – sangat jauh dari planet bumi. Lebih pastinya, saat berhadapan langsung dengan Visitor, Sam bisa menanyakan tempat asalnya. Visitor menjawab, ia berasal dari tempat yang sangat gelap dan dingin, tempat yang hanya dihuni oleh dirinya sendiri. Begitu Visitor mendekat, planet bumi sudah tidak memiliki harapan untuk bertahan. Sybil adalah manusia pertama yang terkena imbas dari kedatangan Visitor, menjadikannya sebagai The Cursed paling pertama. Artinya, sedari awal game Sybil sebenarnya sudah berubah menjadi monster. Itulah kenapa ia sempat kehilangan kendali dan membujuk Sam untuk melihat keluar, sebelum akhirnya sadar dan berusaha membantu Sam. Sebagai orang pertama yang termutasi, Sybil hendak mencari cara untuk menghentikan kengerian ini, sehingga iapun membentuk kelompok Astronomer dengan harapan dapat melakukan komunikasi langsung dengan Visitor. Tapi seperti yang kita ketahui, saat Visitor sudah terlalu dekat dengan planet bumi, seisi planet seketika mengalami kekacauan total. Siapapun yang melihat keluar akan berubah menjadi The Cursed, dan satu – satunya cara untuk mempertahankan sisi manusia adalah dengan tetap tenang. Semakin panik dan cemas, efek mutasi akan semakin memburuk. Hal ini terbukti dari Flawed Ritual Ending yang menunjukkan bagaimana kondisi Sam kian memburuk karena ia merasa ketakutan setengah mati melihat dirinya sendiri. Semua mutasi monster baik yang ditemui Sam di sepanjang perjalanan juga tampak tenang. Bukan karena mereka memang bisa menerima keadaan seperti itu, melainkan karena kondisi yang memaksa mereka untuk tetap tenang. Menariknya, setelah mengetahui semua hal mengenai Visitor, kita tahu bahwa Visitor bukanlah entitas yang jahat, mengingat ia sendiri tidak tahu kedatangannya berpotensi memusnahkan peradaban manusia. Visitor sendiri sampai meminta maaf saat Sam memberitahukan hal ini dan langsung berinisiatif untuk pergi menjauhi bumi, meneruskan perjalanannya melewati Milky Way. Nasib akhir peradaban manusia tergantung dengan ending mana yang kita dapatkan. Meski ada ending dimana Sam berupaya mengembalikan kehidupan manusia ke sedia kala, kita semua tahu kehidupan manusia tidak akan pernah sama lagi. Exalted Four menduga dibutuhkan waktu sekitar jutaan tahun kedepan sebelum spesies baru pengganti manusia akan muncul. Siapa tahu ada kehidupan lain yang berukuran jauh lebih kecil daripada manusia? Dan tiap harinya ketika kita melangkahkan kaki menuju suatu tempat, kehidupan itu mengalami kepunahan. Kira – kira ketidaktahuan itulah yang dirasakan oleh Visitor. Nasib Sybil masih menjadi misteri hingga akhir game. Pada ending – ending tertentu, dikatakan bahwa Sybil menghilang bersama beberapa orang lain di hari kelima belas. Bisa jadi, mereka diambil oleh Visitor. Akhirnya sampai juga kita pada babak penutup. Gimana menurut pendapat kalian? Silakan tulis di kolom komentar di bawah. Request bisa dengan reply komen yang kami pin atau DM ke instagram kami di @droomp1. Jangan lupa untuk kasi like kalau kalian suka dengan konten – konten kami dan tentunya terima kasih banyak kepada kalian semua yang telah merequest dan menonton video kali ini. And see you guys in the next video Stay Romp

Seluruh Alur Cerita Game Look Outside
Sesuatu yang sangat buruk sedang terjadi di luar sana. Apapun yang terjadi, jangan pernah melihat keluar jendela…

Game: https://store.steampowered.com/app/3373660/Look_Outside/

CHAPTERS
00:00 Opening
01:23 Prologue
03:44 Exploration
06:00 Plot
21:13 The Four Offerings
28:11 No Going Back Ending
30:27 Failed Ritual Ending
31:49 Flawed Ritual
34:02 Eternal Fate Ending
35:45 Xin-Amon Ending
36:53 Screaming Skies Ending
39:02 Perfect Ritual (Denial) Ending
42:16 Perfect Ritual (Truth) Ending
44:10 Explanation
51:07 Closing

Subscribe – https://www.youtube.com/channel/UC1cu3C3XRmGee8b1jifMQWA?sub_confirmation=1

Dukung kami melalui link dibawah ini (Jangan Pakai Duit Ortu)
https://saweria.co/droomp

Channel banner by @dzikrighoul

Follow us:
Twitter – https://twitter.com/Droomp1
Instagram – https://www.instagram.com/droomp1/

MUSIC USED
Look Outside OST

FOOTAGE USED
1. [Droomp Plays] Look Outside Playlist

2. [CrankyTemplar] “Look Outside – All Endings”

3. [CrankyTemplar] “Look Outside – Playthrough (Release) & Best Ending”

VO: R
Stay Romp!

#lookoutside #horror #rpg