PANDA NABABAN BARU SADARI TIPU MUSLIHAT JOKOWI
Baru hari-hari terakhir ini saya sadar bahwa dia punya apa? Teknik akal tipu muslihat dalam menjalankan kepresidenannya gitu. Artikulasi-artikulasi yang begitu. Iya. Iya. I kalau di Medan ini preman ban hitam ini. Iya. Iya. ini sudah queq ini kalau saya melihatnya ya ee dan ini yang paling berbahaya sebagai oranglah sebagaimana dia nikmati hm atmosfer itu, dunia tipu-menipu itu dan dia nikmati gitu loh. Artinya dia nikmati dalam arti kata ah enggak apa-apa. Ah, biasa ah enggak ada ininya kok. Dia terus terang merasakan dan mengetahui bagaimana sakit hatinya Megawati dibikin Jokowi. Kemudian dengan overacting hidup Jokowi, hidup Jokowi, hidup Jokowi. Terima kasih. di depan mega itu apa itu kompon akal sehat gimana itu gitu loh sangat terukur kita sekali lancung ke ujian seumur hidup orang enggak percaya itu bukan main itu. tentang dugaan mantan Presiden Joko Widodo yang masih cawe-cawe di pemerintahan baru Presiden Prabowo juga tuduhan ijazah palsu hingga gugatan mobil SMK semua terkait dengan Jokowi juga Wakil Presiden Gibran Rakbuming Raka yang dituntut lengser oleh Forum Pnawirawan TNI. Bersama saya Abdurrahman Makmun sudah hadir politisi senior PDI Perjuangan Panda Nababan yang juga berlatar belakang sebagai wartawan senior. Pandangannya yang lugas dan tajam. Sobat DN sebelum kita mulai subscribe dulu channel ini dan nyalakan lonceng notifikasi. Follow juga akun Instagram kami @disusnetwork. Salam sehat, Bang Panda. Sama-sama. Sahabat sehat. Terima kasih sudah hadir di Open Minded One hari-hari ini apa kesibukan selain urusan podcast nih, Bang? Ya, saya kan masih mengelola TV keadilan. Oh, ya. Ya, belum sebelumnya majalah keadilan ya. Cukup cukup menyibukkan juga di usia yang sudah sangat senior ya, Bang ya? Ya, baru 81. Baru 81. Luar biasa, Bang Panda. Kita ingin bicara beberapa hal ya. Yang terakhir sebenarnya soal bahwa mantan Presiden Joko Widodo itu masih diduga cawe-cawe dalam pemerintahan baru Presiden Prabowo. Ya, walaupun di sisi lain dalam beberapa hari ini juga beberapa pihak mengklaim bahwa dulu ketika Jokowi dituduh cawe-cawe dalam Pilpres yang mencalonkan anaknya Gibran Rakaingiraka sebagai calon wakil presiden. Konon bukan karena Joko Widodo, tapi inisiatif dari Prabowo. Ada beberapa tokoh menyampaikan itu sehingga seolah-olah seperti cuci tangan Jokowi bahwa Jokowi tidak cawe-cawe. Meskipun di awal dulu Pak Jokowi menyampaikan sendiri bahwa saya akan cawe-caw kalau demi bangsa dan negara. Tapi kenapa sekarang seperti dicuci? meskipun tuduhan bahwa mantan Presiden Jokowi sampai hari ini masih ca-cawek juga di urusannya Presiden Prabowo. Kalau menurut pandangan Abang sebagai orang yang sangat dekat dengan Pak Jokowi dari lama, gimana, Bang? Saya aja terus terang baru hari-hari terakhir ini saya sadar bahwa dia punya apa? teknik akal tipu muslihat dalam menjalankan kepresidenannya. 31 Desember 2014 saat melantik kasal. Saat melantik kasal, kasal seles di istana selesai pelantikan dia tinggalkan itu tempat upacara yang seharusnya untuk bersalam-salam istri dan keluarganya. selamat dia tinggalkan itu. Dia ajak Yusuf Kala ke kamarnya. Oleh Yusuf Kala di hari kemudian cerita ke aku, dia enggak tahu untuk apa dia diajak. Hm. Oke. Terus sudah ngobrolah mereka hampir 1 jam ngalur ngidul tiba-tiba muncul luhud, luhut penjahitan. Nah, ini yang kita tunggu dari tadi. H. Habis itu oleh siapa yang mempersiapkan semua administrasinya? Pratikno dibacakanlah pembentukan kepala staf kepresidenan H dan dilantiklah Luhud sebagai kepala staf kepresidenan. Kenapa bilang Ibu Muslihat? Karena dia tahu Yusuf Kala tidak setuju masuk ke lingkungan kabinet KSP. E KSP. Jadi yang menolak Luhud masuk menurut cerita Jokowi ke saya Megawati, Ibu Megawati Yusuf Kala terus Suryapalo tidak setuju masuk di kabinet gitu loh. Itulah teknik-taktik dia apa menyolong kesempatan pas lagi kasal di diselipkan dia gitu. Belakangan aku baru kagum. Aku pikir, ah biasa enggak triky-tricky kayak gitu loh. Ini aktual yang saya ceritakan ini gitu loh. Kagumnya di mana, Bang? Kagumnya dia dia bikin satu acara yang orang lain juga enggak tahu termasuk Yusuf Kala sebagai wakil presiden. Iya, wakil presiden. Dan kemudian saya kagumnya itu dia menghindar mengeliminasi kemungkinan reaksi negatif menerima H luhud. He karena sebelumnya Yusuf Kal sudah terang-terangan ngong dia tidak suka lu masuk di kabinet gitu loh. I itu lah untuk melihat ee peristiwa itu dengan cawe-cawe yang dituduhkan banyak orang dan kemudian seolah-olah Presiden Jokowi enggak cawe-cawe urusan Pilpres. Gimana tuh mengkait? Kalau saya sederhana, kita kembali lagi kepada ajaran kita kan sangat berbudaya ini. Sangat terukur. Kita sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang enggak percaya. Itu bukan main. Itu pepatah Melayu itu orang-orang tua kita. H sekali lancung ke ujian seumur hidup orang enggak percaya. dia sudah lancung bahkan berkali-kali lagi gitu loh. Jadi ee artinya tidak usah habis energi kita menganalisa itu. Hm. itu loh kalau usah karena ee banyak hal yang sebenarnya di awal-awal pemerintahannya itu saya enggak tahu ada di buku saya buku petarung di situ saya jelaskan ke dia tiga bahaya kekuasaan dan dia catatin yang aku ngomong itu Jokowi catatin satu terkejut badan H apa itu? Dia bilang gitu ya. Badannya Mas Jokowi sama Mbak Yu sama anak-anak terkejut. Hebat rupanya presiden ini. Disegani, diapain, ditakuti, diiniin hebat. Terkejut. Kemudian dendam kekuasaan. Kekuasaannya dulu sebagai walikota terbatas, gubernur sebentar terbatas. Tiba-tiba sekarang tumpah kekuasaan besar sama dia. Kejuk badan tuh. Kemudian terkejut lagi kemiskinan. Apa itu? Dia dia di tahu di bantaran sungai tinggal pindah ke kontrakan kemudian berangkat-berangat. Artinya dia bisa bersumpah jangan lagi miskin aku. Hm. Gitu loh. Ada orang menerima kemiskinan itu karena sudah begitu takdir, begitu nasib. Kita proses. Ada yang kemudian benci, dendam. Jangan lagi aku miskin. He. Aku sudah rasakan sakitnya. Aku sudah. Itu itu itu beda itu. Nah, dan dicatat dia. Hm. Jokowi catat. Yang ketiga apa, Pak? Satu terkejut badan, dua dendam kekuasaan, ketiga dendam kemiskinan. Kemiskinan. Hmm. Kalau itu apakah membenarkan bahwa Pak Jokowi sampai hari ini pun masih cawe-caw dalam urusan kekuasaannya? Kalau soal caw-cawe enggak cawe-cawe, capek kita kanal desa itu. Hm. Sudah. karakter pembawaan dia apa dia kemudian apalagi pembenaran dia yang mau kita percayai ya kan. Jadi saya enggak berteori-teoriah yang terakhir kali dengan Prabowo. Waktu Prabowo Menteri Pertahanan Keamanan belum berapa bulan saya ngobrol sama dia di kamar kerjanya Prabowo menceritakan ke saya waktu saya tanya mengenai markap. Markap di Kemenhan itu bagaimana Mas? Markap itu sudah mulai dilakukan penertiban tindakan 100% 200. Aduh, Bang Panda markapnya 200 300% ada lagi yang 400% kata dia. Oh iya bilang terus gimana? Saya sudah laporkan ke presiden katanya. Saya ketemu Jokowi Mas. Aku ketemu Prabowo gini gini gini. Betul betul sudah dilaporkan. Udah reaksi dari Bapak apa? Tindak hanya sampai di omongan itu aja sampai detik ini buah dari tindakan itu enggak pernah kita tahu. Sampai detik ini ada yang ditangkap, ada yang ditertibkan, ada yang ditahan, ada yang di apa 200 300% pengakuan Prabowo. Artinya kalau begitu luar biasa. Taktik politik yang loh yang dilakukan. Iya aku kesanku liciklah apalah ya. Jadi ya itu yang saya bilang tadi sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya. Sampai misalnya sekarang jelas-jelas ee presiden baru, kabinet baru, tapi menteri kabinet masih sowan saja ke Pak Jokowi di Solo misalnya. Itu menandakan itu juga atau lah ini kita perlu belajarlah. Ini perlu belajar. berdiri susah kita terus ambil satu konklusi-konklusi yang itu karena common sense akal sehat kita enggak bisa nerima itu. Tapi terjadi he itu unik ya. Jadi biar di panggil pisiater atau psikolog itu dia apa senjata dia cengengesan terus ada kata kunci dia lagi. Sudah tapi belum. Mm gitu artikulasi-artikulasi yang begitu. Iya iya iya iya dui kalau di Medan ini preman ban hitam ini. Iya iya kan sudah QQ ini. Nah ini juga soal dugaan ijazah palsu itu kan sudah lama sekali dan sekarang muncul. Tapi sikap Pak Jokowi sebelum kemarin kemudian melapor ke polisi mengenai orang-orang yang dituduh sebagai mencemarkan nama baik fitnah. Kalau dibikin sederhana sebenarnya sederhana. Dulu ketika calon presiden Obama dituduh bukan warga negara Amerika atau bukan orang asli Amerika kan dia tunjukkan aja akta kelahiran selesai. Iya. Tapi ini seperti dibiarkan panjang kali lebar terus. Nah, ini apa senada dengan itu atau gimana Bang Panda melihatnya? Kalau saya melihatnya ya ee dan ini yang paling berbahaya sebagai oranglah sebagai dia nikmati h atmosfer itu dunia tipu-menipu itu dan apa itu dia nikmati gitu loh. Artinya dia nikmati dalam arti kata, “Ah, enggak apa-apa. Ah, biasa. Ah, enggak ada ininya kok.” Dia dia nikmati. Betul. Itu bukan main, itu mental-mental baja. Itu satu kalau akal sehat aja sekarang misalnya aman. Papanda minta dulu diajah kau. Aku panggil supirku. Dia laci bisa. Kenapa aku mau ijahmu aku mau tahu ini penting apa penting kali untuk kondute apa nih panggil supirku pri namanya pri coba ambil dulu di laci meja bapak itu sebelah kanan selesai tapi dari dia dibikin ruet h ini seksi in diapain digoreng-goreng diapain dia sendiri yang melakukan H Dan saya terus saya enggak mau terlibat urusan apa begitu. Artinya akal sehat aja mengatakan apa sih ini ijazah begitu dahsyat ini dokumen ini gitu loh. Itu kan lalu masuk pada ijazah yang dulu digunakan untuk mendaftar sebagai calon walikota Solo di KPU yang mana waktu itu PDIP yang mencalonkan kan. Iya. Artinya bagi PDI Perjuangan, apakah itu masalah yang harusnya sudah selesai? Kenapa sekarang masih diulur-ulur gitu? Iya, buat PDI Perjuangan juga harus introspeksi juga. H ternyata rupanya enggak sepele nih dulu kan main percaya aja kasih ke KPU Kota Solo terus KPU di DKI kasih lancar aja dan kemudian akal sehat apa mungkin mau sekelas dia kasih apa ijah palsu kayak gitu loh enggak masuk di akal lah udah aja aneh-aneh aja kau sudah beres itu Pak Jokowi punya itu gitu loh iya iya iya itulah yang beredar pada apa itu bahwa dalam hal ini kalau ternyata nanti bahwa itu kan PDI juga harus menanggung ininya. Jadi bagi PDI apapun yang terjadi ya harus dihadapi ya. Iya dong. He ya PDI juga tidak bisa cuci tangan ya kan. bahwa ini kalau nanti itu betul apa harus juga mengaku salah gitu loh. Ee satu lagi ada gugatan baru mengenai mobil SMK dari penggugat yang dulu pernah memesan mobil SMK. Dia mengajukan gugatan W prestasi karena tidak pernah datang itu mobil. Eh, sebelumnya dulu FX Rudi yang dulu wakil Walikota Solo dan kemudian jadi Walikota pernah juga mengungkapkan bahwa mobil SMK itu ya sudahlah itu hanya gimik atau apa gitu. Nah, he gugatan ini kan akan bergulir. Apakah ini juga kalau melihat yang Abang sampaikan tadi ya itu bagian dari goreng-menggoreng yang bisa dinikmati gitu, Bang? Iya. Iya. Jadi, maka itu kasihan ini rakyat dalam akal sehat mereka, logika mereka, common sense apa mereka diapakan dispekulasikan. Apa sih sulitnya itu mobil itu? bahwa dia sudah berhamburan pidato dia sudah selesai nanti sekian ribu yang besar sudah ini cepat-cepatlah pesan nanti sudah itu. Terus apa pertanggungjawaban dia tentang itu? Enggak ada. Malah senyum-senyum enggak ada. Jadi ngeri menghadapi orang seperti ini. Waduh, Indonesia tambah kaya gitu loh. Kaya kayak pengalaman dalam dunia tibuh menipu gitu loh. Kalau yang Abang bilang tadi itu Bang Banda bilang kita harus belajar apa yang apa yang dipelajari dari situasi itu yang mana yang yang ini kita harus belajar ni kita yang tipu-menipu segala macam. Loh. Iya. Kita itu satir atau gimana? Itu bukan satir ya. Kita belajar dalam arti kata saya sendiri dalam hidup saya enggak pernah menghadapi yang begini. Begitu. H. Enggak ada ya. Terus terang aja Medan itu kaya dengan tipu-menipu ya permainannya segala macam. Tapi sampai begini apanya belum belum nyampai apanya ee tingkat-tingkat apanya? Tingkat taktiknya sama tipunya. Iya. Jadi satu hal yang saya sederhana sekali dan ini bukan mau klinik-klinik atau ngeramal atau karma. Biasanya di PDI Perjuangan partai ideolog itu kalau ada yang berkhianat, kalau ada yang melakukan penipuan, bila dan bila ada yang melakukan hal-hal yang sehingga dia dipecat bukan karena dia baik-baik pindah partai, biasanya karir politiknya itu hancur. H hancur. Itu terjadi pada Arifin Padegoro. Uangnya tak berseri. Raja minyak. dipecat juga Laksamana Sukardi Menteri BUMN dipecat juga Dimiati Hartono, notaris lawyer yang terkenal dipacat juga murdayap raja pondok indah gitu loh artinya disiplin itu sangat dijungjung tinggi. Tapi yang ini apakah juga karir politiknya hancur? Kan ke siapa ini kalau yang dipecat karir politiknya hancur segala macam. Yang ini kan kita lihat Pak Jokowi lah. Pak Jokowi dipecah juga kan. Heeh. Ya. Tapi sampai sekarang bahkan ee dia bukan presiden, tapi orang masih sowan saja. Tapi itu itu kan tidak ukuran. H orang sowan itu kan ada orang pengin lihat lucu-lucu atau pengin jadi turis atau jadi apa ya macam-macam. Ayo, yuk kita lihat di rumah Jokowi. Ayo kita apa? Enggak, enggak, enggak bisa jadi ukuran juga gitu loh. Nah, sekarang satu hal tuntutan Forum Purnawirawan TNI untuk memundurkan calon eh wakil presiden Gibrandaga Raka. Ini terkait juga dengan Pak Jokowi yang dianggap masih cawe-caw di pemetaan Prabowo. Abang melihatnya gimana, Bang? Panda. Jadi gini ya, ini kita bicara berbangsa, kita bicara bernegara. Apa yang terjadi waktu ramai-ramai dulu hasil MK kemudian sampai guru-guru besar di Universitas Gajah Mada, di Ponegoro, di ITB, di mana menyampaikan jeritan hati mereka. Masih kita catat itu guru-guru besar itu. Iya. Kalau tanda kutip guru-guru besar di tentara ya ini purnawiran purnawirana purnawiran itu menyampaikan jeritan hatinya juga gitu loh. Kalau bangsa yang berbudaya, yang beradab enggak bisa diabaikan ini. Ini menjadi alat untuk introspeksi, alarm gitu ya. Alarm untuk perenungan. He saya terus lihat itu kayak duplikatnya itu guru-guru besar kemudian purnawirawan itu karena suara mereka itu suara suara batin suara moral mereka bukan suara bisnis gitu loh. Nah orang-orang ini yang hidupnya pas-pasan. Saya kebetulan punya keluarga yang purnawirawan-purnawirawan. Purnawirawan sendiri gajinya menyedihkan sekali. bisa bayangkan mana ya buat level kolonel ke bawah itu 2,5 juta per bulan yang belum lagi brigen myen itu enggak sampai juta per bulan padahal sudah menyabung nyawa. Iya. Jadi wah itu menyakitkan gitu loh ya. Lalu tuntutan ini mestinya disikapi seperti apa? katakanlah oleh Presiden Prabowo. Jadi ini sudah apa ini ya? Rangkaian-rangkaian kejadian ini tidak bisa lepas satu sama lain dalam pengertian ee katakanlah dalam hal ini Presiden siapa? si Prabowo tiba-tiba terjadi kasus Kunto. Hm. Ini kalau zaman dulu Pangkoviilhan ini. Iya. keilan gabungan ini level pada zaman Soeharto yang ketat tradisi militernya itu ada satu rule yang saya tahu bahwa semua mutasi semua perpindahan pergeseran yang seperti dialami Kunton ini harus sepengetahuan presiden. Panglima Diponegoro, Panglima Siliwangi, Panglima Brawijaya, Panglima Kodaim Jaya itu harus tahu presiden. Pangkosrat harus izin presiden ke harus izin presiden baru dilakukan. Nah, Kunto ini tahu enggak Jokowi apa tidak? Eh, apa Prabowo tahu enggak Prabowo ini? He. Kalau tahu dan yang konyol itu 6 hari kemudian dikoreksi iya. Something wrong, something happen apa? Nah, ini yang dugaannya kemudian ada cawe-cawe Pak Jokowi gitu loh. Iya. Apa apalah ca-cawek Jokowi lebih konyol lagi kalau ada ca-caw. Betul. Di mana wibawa kawan nih? Di mana ininya si Prabowo ya kan? Di mana harga diri dia? Nah, soal C orang sekarang berasumsi banyak di kepemimpinan dia diwek-cawek sama Jokowiya Prabowo. Kok bisa diintervensi? Kok bisa dimain-mainkan? Satu. Yang kedua, Prabowo sendiri mengatakan ee waktu itu ketat itu statement dari 08 dan segala mereka itu bahwa tidak ada campur tangan. Presiden Jokowi juga mengatakan tidak ada campur tangan, tidak ada. ini dia sendiri mengakui kami menang karena campur tangan Jokowi. Jokowi hidup Jokowi, hidup Jokowi, kita menang karena ini c apa drama-drama apa ini gitu loh. Apakah sebenar sampai serendah itu tingkat kebodohan rakyat? Nah, dalam kaitan itu, Bang Panda, hubungan antara Pak Prabowo dengan Bu Megawati sepanjang yang Bang Panda ikuti sekarang ini sebenarnya bagaimana situasinya? Kalau menurut pendapat saya apa itu memerlukan waktulah kalau mau dikatakan betul-betul tidak ini ya tidak tidak ada apa tuh kerikil-kerikil atau ada hambatan-hambatan psikologi. Karena bagaimanapun ee Megawati sudah berbuat yang terbaik untuk Prabowo itu ada viral itu. Saya marah kepada panglima, saya marah kepada kemen paspornya tidak inikan waktu pulang dari Yordania itu fundamental ya. Itulah Pancasila musuh harus diapakan. Agung sekali, mulia sekali itu sikapnya Megawati itu. He he. Ya kan? Nah, orang yang mempunyai sikap interaksi begitu masih jadi pertanyaan besar sama saya. Dia memuji-muji Prabowo. Dia memuji-memuji Prabowo yang kemudian Prabowo ini memuji-muji orang yang berkhianat kepada Megawati. Wah, itu perlu disimak gitu. Perlu ahli psikologi, ahli apa? edukasi ada perlu dan kaitan dengan wakil presiden Gibran yang jadi wakil presidennya Pak Prabowo yang mana Gibran juga bagian dari yang dipecat oleh Ibu Mega sebagai ketua umum PDI Perjuangan ini tentu terkait dengan situasi yang sama ya artinya yang dianggap pengkhianat dan kemudian dipecat tapi jadi wakil presiden sekarang. Nah, dalam situasi ini apakah Bang Panda sudah melihat sikap Bu Mega misalnya dalam konteks tuntutan para purnawirawan jenderal TNI ini terhadap mundurnya Gibran seperti apa sebenarnya atau sebenarnya enggak usah terlampau jauh lihat sikap yang I katakan itu tadi. kita sederhana aja melihat bagaimana kemudian ee Megawati merasakan apa dapatlah Prabowo apa menggogoh hati kata orang Jawa menggogoh ininya kok dia terus terang merasakan dan mengetahui bagaimana sakit hatinya Megawati dibikin Jokowi kemudian Kemudian dengan overacting, hidup Jokowi, hidup Jokowi, hidup Jokowi. Terima kasih di depan Mega itu apa itu akal sehat gimana itu gitu loh. Kenapa mesti demonstratif begitu? Kenapa mesti apa begitu gitu loh. Jadi ini sendiri kita banyak padahal orang ini orang yang pernah berhutang budi. Iya. Ya, baru Budi. Kalau Mega waktu itu enggak peduli terlunta-lunta dia di luar. Musuhnya banyak di Indonesia waktu itu. K rasa pejuang-pejuang HAM segala macam maki-maki mega ingat aku waktu itu kok diapakan Prabowo dibiarin masuk Indonesia. risiko itu diambil mega sebagai ketua umum partai terbesar di Indonesia PDI Perjuangan kan PDI Perjuangan katakanlah berdampingan mengawal Pak Jokowi sejak karir politik pertamanya di Solo kemudian di Jakarta sebagai gubernur presiden dua periode. Tentu kebersamaan itu panjang sekali waktunya dan mulai dari kalau kita tarik lagi mundur ke belakang ketika mobil SMK dipromosikan Pak Jokowi. Bukankah pada waktu itu PDI Perjuangan kan juga memahami situasi itu sebenarnya? Oh iya iya. Nah apa yang yang kira-kira dalam situasi yang sekarang ini ada gugat-menggugat soal SMK yang kira-kira katakanlah dipersiapkan atau diantisipasi oleh PDI Perjuangan dalam konteks itu? Soal katakanlah ee dulu PD tentu tahu bahwa seperti yang sempat disampaikan juga oleh Pak Efek Rudi di Solo kan bahwa itu ya semacam gimik saja bukan sesuatu yang sebenarnya. Jadi ginilah kalau kita biar apa tenang, jernih kita lihat terus terang aja memang kita sendiri harus mengakui kita banyak salah sebagai partai, banyak salah gitu loh. Itu harus diakui tidak usah beda-beda diri gitu loh. Bahwa PDI meloloskan sekelas kualitas seperti Jokowi. Karena saya sendiri secara pribadi saya orang yang berada di ujung tomak. untuk pencalonan pertama dia waktu di Solo di di Ancol waktu Rakernas waktu Rakernas itu presiden ya pencalon presiden iya pencalonan presiden. Saya naik ke podium saya bawa sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara. Saya katakan waktu itu masih gamang belum ada bicara mega pun tidak. Siapa calon presiden? Masih hal yang dianggap tabu untuk dibicarakan. Saya pecahkan kebukuan itu. Saya bilang Jokowi jadi calon. Meledak itu pertemuan geger itu. Aku lihat Mega juga marah ke saya mukanya mesem sama aku gitu loh. Nah kemudian waktu itu sampai keluar statement saya. Kalau Jokowi ini kalah saya akan minum Baigon. gitu kan sampai mega kalau pidato di Surabaya semalam eh mana panda minum baigon ya jangan lupa kau punya sumpah gitu artinya gua betul-betul di garda terdepan itu tahun 2013 ya bang 2013 garda terdepan saya bilang wah ini Tuhan kasih ke kita ini betul-betul aku datang ke Solo kuliah di mana dia berbicara orang dengan orang-orang pasar mau memindahkan aku datang ke Solo diskusi apa dengan dia wah Wah, inilah pemimpin Indonesia yang paling ideal ini. Sederhana, polos, lugu, begitu itu ceritanya itu. Sampai beberapa kesulitan-kesulitan dia. Jadi 2000 ee 15 itu terpilih dia 2014 ya. Iya. Dilantik Oktober 2014. 2016 ngomonglah kami berdua di Bogor sama Jokowi. Dia minta tolong ke saya supaya aku menjembatani hubungan dia dengan Yusuf Kalah. H karena hubungan mereka dua tidak baik gitu loh. Padahal Presiden dan Wakil Presiden. Iya. Iya. Dia mengaku ke saya tidak baik. Tolonglah Panda. Aku tahu dekat Mas Panda sama JK Mas Pandala yang apa menjembatani saya dengan dia. Itu aku lakukan. Aku lakukan dengan serius, sistematik dan terukur. Waktu saya datang jam 09.00 malam ke Bogor, obrol sampai jam 11.00 malam, dia ngomong, “Kami dua sekarang sudah seperti ini telapak tangannya.” H begini kami dua sekarang, katanya begini eratnya kami sekarang. Wah, alhamdulillah terima kasih banyak. Saya yang berterima kasih kata Jokowi. Sampai ke situ keterlibatan untuk mengapalkan dia itu gitu loh. Nah, kemudian dengan beberapa kejadian-kejadian belakangan ini, itu tadi kalau saya ceritakan tadi waktu saya perantikan Lut sudah ceritain tadi peran. Ada lagi yang kedua yang baru baru aku ngerti belakangan waktu Menteri Kelautan Perempuan itu si siapa? Menteri Kelautan perempuan ee Susi ee Susi Susi Pujastuti. Jadi Susi ini cerita ke saya, dia tidak mau mendampingi Yusuf Kala bersama konglomerat-konglomerat ya seperti Tommy Winata, Antoni Salim, Pray Pangesto segala macam. Naik kapal dari Tanjung Priok ke Ambon. Ini pengusaha-pengusaha ikan raksasa ini semua. Dia teleponlah menurut Susi, dia teleponlah Presiden. Pak Presiden, saya enggak mau ber nginap di kapal bersama mereka. Saya enggak tahu apa yang mau dibicarain nanti. Terus saya enggak mau ikut ini. Tolonglah Bapak bantu saya. Waktu itu aku rekonstruksi kembali skenario tuh. Jokowi ngomong hubungi praktikno. Praktikno sudah punya resep. Resepnya praktikno mau saya bikin surat tugas ke mana? Ke Medan apa ke Singapura gitu loh. Dibikinlah surat tugas dia ke Medan. Batalah dia dengan Yusuf Kala. Hm. Jadi dengan cerita belakangan ini terlibatnya Pratikno dan segala macam Pak baru paham aku di di sisi gelap daripada segala macam taktik-taktik apa itu baru paham aku. Wah praktik no enggak ambil peran penting dia yang menyiapkan keputusan presiden supaya latih lu ya dibikin skenario ini supaya ini itu belakangan itu baru aku tahu gitu loh. Jadi yang mau saya gambarkan di sini bahwa aku sendiri banyak juga pembelajaran aku artinya kita sudah lihat konflik-konflik yang terjadi antara Ali Murtopo antara Jenderal Sumitro antara Benny Murdani kemudian ya terakhir ini apa Faisal Tanjung dengan Benny Murdan dan sekarang kita apa itu kita sudah lihat sudah saksikan sebagai wartawan kita sudah ikut mengendut apa yang what happen apa yang terjadi gitu loh tuh tapi ini lebih masterpiece atau barangkali tidak terlihat sebagai konflik karena semua berjalan seperti halus saja peristiwa demi peristiwa gitu ya i betul iya iya betul i benar benar jadi tidak terlihat sebagai konflik tapi sebenarnya di bawah permukaan bergeloraelora biasa iya iya benar benar benar benar lah sebagai politikus senior PDI Perjuangan, bukankah itu tidak ee diendus atau diketahui dari awal ketika dari Solo ke Jakarta dan seterusnya. Bang Panda, teman-teman di PDI Perjuangan. Jadi kalau ya Bu siap kalau mau bilang bertanggung jawab sih FXUDI juga ikut bertanggung jawab. Dia merupakan apa? garda terdepan konfirmasi kita gitu loh. Saya sendiri menemui dia di rumahnya untuk nanya siapa sebenarnya ini Jokowi, bagaimana ini Jokowi gitu loh. I kan. Nah, dan kemudian juga saya pikir juga banyak saksi masih hidup bagaimana tulus membantu dia. Bahkan ada yang menjual mobilnya peda bagaimana waktu dia mencalonkan diri jadi gubernur di masih ada beberapa saksi yang hidup mereka berkorban betul-betul untuk membantu uang saksi daripada Jokowi apa gubernur gitu loh. Nah, terus ketika kemudian Pak Jokowi juga Gibran diberhentikan atau dipecat dari PDIP, apakah itu bisa dimaknai sebagai bagian pertanggungjawaban dalam tanda kutip dari PDIP setelah mengetahui Pak Jokowi seperti itu? Iya. Iya. Heeh. Dan dia dan dia artinya dan itu memang ketegasan partai itu kan itu ketegasan karena sudah sepakat untuk apa? dikhianati kesepakatan itu ingkar janji ya harus diberhentikan ya itu dari segi disiplin partai dan moral partai itu diinikan gitu loh harus dilaksanakan. Nah, dalam konteks itu biasanya ee PDI Perjuangan itu juga konsern pada hal-hal yang terkait dengan konstitusi, dengan bangsa dan negara dalam arti yang kepentingan yang lebih luas gitu. Iya. Iya. ketika muncul ee sikap dari forum pernahiran TNI yang meminta untuk ee pertama tidak ada cawe-cawe Pak Jokowi lagi dan Pak apa Wakil Presiden Gibrana Rakabumi diminta mundur ini PDI Perjuangan sebenarnya seperti apa posisinya? Jadi, jadi begini kembali lagi ya, ini pertanyaan bagus ini. Kembali lagi dulu ke dasar ke awal ya, bahwa ee tadi pertanyaanmu bagaimana sikap PDI Perjuangan dalam konteks dalam tuntutan tuntutan dari forum purnawirawan TNI yang menuntut Gibran untuk Iya. Ini kan kita lihat diberhentikan atau di ini tuntutan dari Purnawirawan kita lihat sebagai satu kekuatan moral ya. Hm. Mereka ketuatan moral yang tidak menghendaki. Satu hal juga yang banyak dilupakan, diabaikan. Apalagi bicara soal Mega dengan Prabowo itu banyak yang dilupakan dan diabaikan begitu saja bahwa ee Mega dengan Prabowo dalam hubungan pribadi mereka berdua. sudah saya saya gambarkan itu tadi ini. Tetapi ada satu hal yang sampai sekarang menjadi question mark besar yang belum bisa dijawab oleh Prabowo, oleh juga oleh Jokowi. Waktu mereka berkomplotan menarik Gibran, tidak lagi Ganjar, ngomong enggak ke Mega? He. Bukan mesti kalau nuwun memberitahukan. He. Bukan lagi penting setuju enggak setuju. Ada enggak? Sejauh yang saya cek enggak ada. gitu loh. Enggak ada sama sekali ada pemberitahuan dari Prabowo atau orangnya Prabowo terhadap. Nah, waktu hal ini saya tanya kepada Hasyim, adiknya Prabowo, Hasim waktu itu lugas menjawab ke saya, “Ya, masa semua diceritakan. Ketahuanlah taktik kita.” Dia bilang begitu, “Ini Hasyim nih.” Iya. I gua bilang, “Hasim, ini gimana hubungan kita baik ini? Kenapa?” Ya, enggak semua dong diap diceritakan. Nah, di situ buat mereka sendiri cukup sakit. He cukup sakit. Malah dia kan keluar di viral si Gibran menyerukan supaya nanti jalan pilihlah Ganjar. Oh, katanya siapa juga dari Medan apa itu mantunya itu ya pilih ya pilihlah J gitu ya. itu viral itu dan waktu dipanggil Hasto Dirjen dipanggilkan DP sama Komarudin bagian apa disiplin itu disiplin dia cerita juga loyal kepada ibu tegak lurus sekarang ada yang dulu membaca bahwa ketika Pak Jokowi masih jadi presiden dan sering membawa Pak Prabowo ke Jawa Tengah bersama Ganjar pada waktu itu sebenarnya nya Pak Jokowi diduga menginginkan supaya Pak Prabowo calon presiden, Ganjar calon wakil presiden. Itu sempat ada pembahasan enggak di PDI Perjuangan? Kalau sampai ke tingkat mereka enggak ada bahwa itu jadi wacana-wacana di level-level mereka, di antara mereka. Iya. BK sendiri cerita ke saya, dia enggak pernah dikasih tahu Prabowo atau dikasih tahu Jokowi gitu loh. Sangat tidak eloklah kemudian mereka menanya-nanya itu kepada mereka berdua. Harapannya sebenarnya elegan diomongin gitu. Itu tidak terjadi. Iya. I gitu. itu itu tidak terjadi gitu loh. Jadi kalau balik lagi ke soal hubungan Bu Megawati dengan Pak Probowo, rasa-rasanya kalau dari ceritanya Abang agak sulit ini rupanya. Iya. Hubungan kalau secara pribadi dengan apa hubungan mereka, Pak? Kalau yang saya tahu hubungan mereka tidak adalah apa yang saya bilang tadi malah kredit point banyak sama Mega terhadap Jokowi apalagi kemudian bukan tak berdiskusi perdebatan besar di internal waktu membikin dia jalan Wapres dengan Mega gitu loh itu kan melalui satu proses itu ya kan. Nah, kemudian kembali lagi ke yang terakhir yang Amad katakan tadi bahwa bagaimana kemudian Prabowo dengan Mega pertemuan yang terakhir ini sudah maksimal lah itu. H sudah langkah baguslah itu gitu loh. Lebih dari situ butuh waktu. Artinya pribadi satu hal, tapi dari aspek politik itu tentu ada hal kerumitan-kerumitan tertentu yang dipecahkan gitu ya. Betul. Iya, betul. I ya. Oke. Baik. Sekarang Bang Panda, saya ingin tahu juga ee kabar terakhir dari Mas Hasto Kristianto, Sekjen PDI Perjuangan yang kemudian tersangkakan oleh KPK dalam kasus ee suap KPU ya. Setelah ramai begitu rupa sampai Mas Sasto membuat video dan kemudian ada beberapa dokumen yang disimpan di Rusia dan segala macam oleh Bukoni. Setelah kemudian Mas Sasto ternyata ditahan kok sepertinya adem ayam aja enggak ada lagi kabar apa yang sebenarnya sekarang ini jadi gini ya saya sendiri pribadi sama Asto aku sudah bilang Asto ada rumusnya sama dengan ke Ahok saya katakan kalau kau ditahan jangan tanya-tanya kapan kau keluar tersiksa kau iya ya pasrah bongkok aja J jangan oh begitokan begitu ya Bang ya enggak jangan kau tanya kapan kau mau di ini gu bilang itu satu. Yang kedua, siapa tuh mantunya Jokowi yang di Medan yang gubernur sekarang? Siapa itu? Ee yang mantunya yang di Medan. Ee Bobi. Bobi. Heeh. Kurang cerita apa di pengadilan yang paling sakral dibicarakan soal apa dia tambang dia iya dengan gubernur segala macam. Biasanya itu kode kepada kejaksaan intervensi apalagi KPK. Iya. Enggak dikejar kayak ngejar Hasto apa? Terlampau kasar mainnya gitu. Terlampau apa gitu loh. Menyolok sekali. Iya. Tapi yang sebaliknya, Bang. Loh, enggak maksud aku perlakukanlah si Hasto Bobi seperti Hasto gitu loh. Kok enggak baru nanti kasih pressaha Bobi tidak ada apa-apa dan memang tidak jelas. Tapi enggak ada proses itu gitu loh ya. Yang kemudian orang ingin tahu kan yang Mas Hasto menyampaikan bahwa akan ya katakanlah dibongkar kasus-kasus tapi kan orang lalu menunggu kan ini kasus apa dan nanti ada ada waktunya itu. Oh masih ada waktunya masih butuh waktu ya. Ada waktunya dia juga enggak sembarang ngomong dia. Iya. I ya. Kalau soal terakhir nih Bang. Jadi, PDI Perjuangan sekarang ini secara tegas posisikan sebagai oposisi atau seperti apa, Bang? Jadi begini, prinsip dasar dulu ya dan Mega juga sudah berkali-kali mengatakan tuh sebenarnya kita tidak mengenal oposisi gak ada itu di tata kampung kita enggak ada itu oposisi bahwa kemudian tidak dalam satu pihak dan segala macam bukan berarti oposisi gitu loh. Jadi terusang aja untuk ee apa tuh kunci kata kunci match oposisi itu di kita enggak nyambung. Tapi dulu ketika zaman SBY selama 10 tahun PDI Perjuangan memposisikan diri sebagai oposisi itu dalam praktik politiknya. Iya ya. Ini pun nanti juga bisa begitu tetapi tidak dalam konteks dalam tidak berdefinisi oposisi. Hm. Karena tidak kita kenal kata oposisi dalam ketatanegaraan kita dalam tidak ada gitu loh. Artinya apakah di masa depan dalam beberapa tahun ke depan apa misalnya mungkin Heeh. Ada kader PDI Perjuangan yang mungkin masuk kabinet segala dimungkinkan itu enggak? Kalau definisi oposisi tidak dikenal menurut PD dimungkinkan. Dimungkinkan. ini kan sekarang kan ada jadi gini ya paman ya ada beberapa hal fatsun ada beberapa hal tidak diomongin tapi diertiin itu seperti tadi yang saya ceritakan tuh apalah perasaan Prabowo yang dia tahu bagaimana sakit hatinya Jokowi eh apa Mega iya di ditinggalkan begitu saja urusan Ganjar di Senayan loh Ratusan ribu orang loh pemimpin kita rambut putih yang apa ini yang mukanya berger itu pada lamanya Ganjar Ganjar. Bahkan lagi waktu pidato di Ancol saya tadi bisik-bisik dengan dia. Begitu kok nanti dilantik begitu. Bukan dibilang begitu terpilih begitu dilantik gitu kan. utamakan lapangan. Utamakanlah ini katanya itu apa itu apa itu apa itu itu tidak bisa dibaca sebagai bahwa Pak Jokowi menginginkan Pak Prabowo calon presiden, Pak Ganjar calon wakil presiden. Aku sendiri terusang juga dapat lobi-lobi yang mengapak begitu. Tapi tidak ada dua manusia ini yang ngomong ke mega. Enggak berani atau enggak berani enggak ada nyali atau gimana. Enggak ada. yang yang membicarakan itu gitu loh. Lah satu hal yang sikap PDIP itu dianggap sebanyak orang sebagai menyelamatkan bangsa yaitu menolak tiga periode. He. Yang waktu itu diindikasikan dimotori oleh orang-orangnya pendukung Pak Jokowi. Ya. Kalau tanpa ketegasan Bu Mega untuk taat pada konstitusi di mana Presiden hanya dua kali memimpin boleh jadi bisa kejadian untuk tiga periode. Abang waktu itu melihat dari dekat ya sikap PDI Perjuangan dalam hal ini khususnya ketua umum Ibu Megawati yang menolak tiga periode seperti apa, Bang? Tegas kok Mega kita tidak mau melanggar konstitusi. Tegas dia mengenai soal dua periode itu. Heeh. Sampai Meah mengatakan saya juga punya kesempatan dulu waktu dia masih presiden. Iya. Memerekayasa, tapi enggak ter biarlah aku kalah. Ada itu dia dia jelasin itu itu clear clean dan clear sama dia itu tidak ada di PDI Perjuangan yang terlibat dalam urusan-urusan tiga periode. Enggak ada ya? Enggak ada. Enggak. Dan kemudian juga artinya bukan apa-apa ya saya bukan juga menyombongkan tingkat disiplin kita cukup tinggilah tingkattingkat disiplin dan apanya? Kalau Ibu Mega mengatakan sikap kita begini ini. Ah, barangkali ada nih, Bang, yang tadi menyangkut soal yang dititipkan oleh Mas Hasto Kristianto, Sekjen PDI Perjuangan yang sekarang ditahan KPK yang dititipkan ke Bukoni itu barangkali Bang Panda tahu sedikit hal-hal yang mungkin bisa dikasih bocor halus gitu ya. Kasus-kasus yang sebenarnya disimpan oleh Mas Hasto tapi belum di sampaikan. sebenarnya tidak ada terlampau rahasia terlampau apa itu kan sebenarnya Hasto apa yang dia tahu mengenai karena dia kan juga berada di pada waktu itu kan berada di indar circle juga sebagai sekjen partai. dia juga berada komunikasinya juga dekat dengan Jokowi. Iya kan? Dia belum lagi dengan si Pramono sebagai ini sekretaris kabinet ya kan. dia sebagai Sekjen dia banyak mengetahui ya kan bagaimana pembicaraan dia dengan presiden, bagaimana apa dia dengan itu. Nah, sekarang itu dia dokumentasikan gitu loh bahan-bahan itu. Sama itu seperti tadi yang saya ceritakan tuh cuplikan-cuplikan itu waktu luhud dilantik cuplikan apa itu gitu. Belakangan saya baru sadar triky-triky itu. Iya kan? Bagaimana biar si Susi bisa terhindar dari siapa si Tomy Binata? Bagaimana pelantikan siapa tidak terganggu gitu loh. Ah itu menurut Bang Panda atau Mas dan teman-teman PDI Perjuangan itu masih punya kekuatan hukum ya. Dalam arti kalau yang diceritakan Bang Panda yang kita juga sebenarnya tahu itu kan katakanlah sebatas bukti-bukti politik ya, tapi sebagai bukti hukum apakah itu bisa cukup kuat gitu untuk menjadi B? Oh, sangat kuat. Nanti kita lihat aja di pengadilan ini kan belum sampai ke apa ini ya kan kita lihat aja dan lawyernya juga bukan bukan apa bukan tanggung-tanggung punya kualifikasi kemampuan yang ini juga gitu loh. Masih panjang ini permainan masih panjang permainan tapi waktu kita ee rupanya sudah cukup sampai di sini. Terima kasih Bang Panda sudah berbagi banyak hal ee mengenai ee ca-cawe Pak Jokowi, PDI Perjuangan, bahkan terakhir tentang titipan Masto Kristianto dan kita sudah mendengar ee pandangan dari Pandaaban politisi senior PDI Perjuangan yang sampai hari ini di usia 81 masih terus semangat. Terima kasih Bang Pandana Baban atas waktu dan kesempatannya. Dan sobat DN yang sudah mengikuti podcast ini, tetap saksikan berbagai program dari Diskursus Network, Media Terverifikasi Dewan Pers, dan jangan lupa subscribe dan follow Instagram Diskursus Network untuk diskusi menarik lainnya. Terima kasih. Salam sehat, Bang Panda. Merdeka.
Panda Nababan baru sadari tipu muslihat Jokowi justru setelah Presiden RI ke-7 tersebut sudah tidak menjabat kembali.
Dikisahkan ke Abdul Rahman Ma’mun di Open Minded, Panda sebagai tokoh paling keras mencalonkan Joko Widodo sebagai presiden. Kini melihat banyak masalah yang disebabkannya, PDIP bahkan dimintanya untuk instrospeksi dari mulai isu ijazah palsu, mobil Esemka hingga berbagai kasus yang menghadang Megawati.
#pandanababan #jokowi #prabowo #gibran #ijazahpalsu
Sobat Dn Terimakasih yang sudah support Kami Lewat Super Stiker
Business Inquiries (0811-1220-992)
https://wa.me/08111220992?text=
Support Diskursus Network with subscribe, like, share and comment
Baca dan tonton berita lainnya di website https://diskursusnetwork.com/ kalian bisa dapatkan informasi menarik lainya di berbagai social media kita