EKSKLUSIF – MAHFUD MD: PRABOWO MENUNGGU SIGNAL KUAT PDI PERJUANGAN
untuk Gibran bisa gak dijatuhkan? Bisa. Presiden dan atau wakil presiden bisa diberhentikan dalam masa jabatannya kalau terjadi lima, melakukan lima pelanggaran hukum dan etik dan terjadi sesuatu. Jadi enam alasannya. Enam. Satu, korupsi. Korupsi penyuapan, penyuapan, pengkhianatan terhadap negara, melakukan kejahatan besar dan ee melakukan perbuatan tercela. Iya. Ini pelanggaran kan untuk Gibran kira-kira tidak susah untuk menemukannya. Iya. I iya kan saya dengar sendiri dari menteri yang bersangkutan. Saya diperintahkan Pak Prabowo supaya tegas itu soal ee pagar laut di Tangerang gitu. Tapi kan lama-lama sesudah nyangkut orang tertentu mundur-mundur sekarang belum jelas. Yang kedua, timah kan rami rami rami rami. Ada di atasnya kan? Iya betul. ada di atasnya yang namanya sudah disebut si A, si B, si C. Berhenti di Muiz Pertamina. Wah, katanya, “Wah, ini sekian nih ada atasnya lagi nih pemain minyak yang sudah puluhan tahun sudah disebut sekarang hilang juga.” Nampaknya Pak Prabowo punya keinginan itu tapi ada satu batas membongkar lalu gak jalan. Membongkar gak jalan, membongkar gak jalan. Artinya di dalam semua kasus-kasus tadi ada kepentingan Pak Jokowi. Iya. Pak Prabowo itu sebenarnya akan bertindak tegas iya untuk melakukan pembersihan tapi menunggu PDIP. Karena kalau dia tiba-tiba bertindak tegas, PDP gak mau bergabung, itu kacau. Dia bisa runtuh, bisa berubah. Konsentelasi betul sobat Malok, hari ini kita kedatangan orang yang sangat saya hormati dan juga saya berguru kepada beliau. bukan orang militer tetapi pernah sangat dihormati oleh kalangan militer pernah menjadi Menteri Pertahanan Menko Polokam politik hukum dan pertahanan pernah juga menjadi menteri hukum dan HAM pernah menjadi ketua Mahkamah Konstitusi. Beliau guru kita semua, Prof. Dr. Mahfud MD. Selamat datangih. undangannya ya, Prof. Sehat ya, Prof? Ya, sehat. Alhamdulillah. Selalu bolak-balik Jakarta, Jakarta Jogja. Jakarta Jogja. Ngajar. Saya ngajar ngajar kembali ke apa asal profesi asalnya kan pengajar ya. Jadi sekarang I lebih banyak ngajar. Nah, kita mau lihat nih, Prof. Dalam mutasi ee kemarin yang dilakukan oleh Panglima TNI itu dalam suratnya kami baca itu ada keterlibatan dari kantor Menko Politik Hukum dan HAM memberikan surat kemudian dari Menteri Pertahanan. Prof bisa cerita enggak dulu proses mutasi yang terjadi di tubuh TNI ini? Bagaimana sih sebetulnya keterlibatan dari kantor-kantor itu? Sebelum kita bicara masalah kekacauan yang terjadi? saya ee baru dengar ya kalau ada keterlibatan ee Menko Polkam ya. Iya. Sama Men sejauh ee saya bertugas di ee pemerintahan pertama di Minhan, yang kedua di Polh Hukam gitu ya ee yang terkait dengan TNI itu masalah ee jabatan-jabatan itu mutasi dan sebagainya itu biasanya langsung ee dari panglima. mereka sudah punya ee Wanjakti itu kan. Iya. Kemudian Poli juga sama tidak pernah mengundang Menko sehingga kita tahunya sudah jadi. Saya tidak tahu kalau sekarang sudah berubah Menko harus ikut ke situ. Kalau peraturannya kan panglima itu langsung ke presiden. I dengan Menko koordinatif saja gitu ya. Tidak tidak punya hubungan yang instruktif di mana dia harus ikut ini ee menentukan. Jadi yang sekarang ini ya tidak tahu unsur apa yang menentukan itu. Kalau aturannya rasanya sih sejak dulu begitu langsung kan ee dari ee panglima biasanya sprintinnya itu. Iya kan dalam surat ee panglim dalam keputusan panglima TNI itu ee itu ada menimbangnya unsur menimbang. Oh, satu keputusan presiden. Dua, surat dari Menkopulham. Tiga, surat Menh empat ee surat dari ee kepala staf angkatan. Iya. Itu menimbang itu, Prof. Kalau dulu saya gak pernah berkirim surat untuk mengusulkan kecuali he mereka yang akan ditempatkan di kantor Pol Hukam. Mungkin dari sekian nama itu ada yang mau dijadikan deputi itu Menko kirim. Saya minta dikirim kualifikasi ini. Oke. Karena yang ada ah kalau itu bisa Dirjen mungkin Pak Minhan bisa kirim surat. Ada juga dari Lemhanas kalau saya tidak salah tuh dari Kubur Lemhanas. Iya. Iya. Bisa di tempat-tempat yang di mana TNI boleh masuk itu ee mungkin bisa saja kirim surat. Saya juga kirim surat. Tapi khusus untuk jabatan di tempat saya yang kosong. Misalnya di Pol Hukam itu kan ada yang ee harus TNI itu misalnya ee deputi satu TNI aktif nih Prof ya. Iya. TNI aktif pangkatnya apa, Prof? TNI aktif itu kalau Sekjen namanya Sesmen karena kan kantor Milco itu bintang tiga. Ledgen ya? Iya. Atau kalau yang deputi itu bintang dua. Terus ada ASDEP asisten deputi bintang satu. Bintang satu Brigen ya. Heeh. itu di kantor Prof itu berapa orang dulu aktif? Ee kalau yang bintang-bintang gitu ee ada enam atau tujuh ya. Heeh. Deputi satu, deputi ee deputi empat, deputi 1, deputi 4. Lalu staf ahlinya ada tiga. Heeh. Lalu ada ada sesmenen. Lalu ada asdep kira-kira lima gitu ya. Sekitar 10 lah yang yang brigjen ke atas. Berarti memang surat yang ini itu apakah itu tetap konstitusional atau memang karena dibunyikan di dalam surat putusan panglima, Pak? Cacat. Saya saya dulu tidak pernah membaca konsiderannya ketika saya minta orang lalu dikirim ee ini ee ee penugasan dari TNI lalu diproses ke presiden biasanya. Tapi kalau kalau Menko itu minta iya karena dia punya punya pejabat-pejabat di situ. Iya di dalam cuma yang menetapkan tetap sana minkonya tidak ikut. Kalau menjadi konsiprana bahwa ada permintaan pejabat bintang sekian itu sering kita minta. Prof minta orangnya enggak? Pernah minta orangnya enggak? Terkadang terkadang mes pesan orangnya ya. Pesan Pak Indra piliang dari Pariaman misalnya. Iya Pak. Ini Pak Dikian ini sudahut saya tolong ee saya cocok bekerja sama sudah lama kenal gitu minta H ke Kapolri juga begitu saya kalau misalnya Pak saya saya perlu polisi bintang dua ini orangnya ada di Jogja nih gitu siap Pak dikirim gitu Polri kalau enggak salah Erwin ya siap Pak Du e siapa Pak Listio polisinya? Iya. Polisinya siapa, Pak? Ranya ada yang deputi lima. Iya, Deputi lima. Deputi lima. Terus ada staf ahli Pak Pak Ari Wibowo. Heeh. Yang deputi lima tuh lupa saya namanya. Ada yang dari NTT itu. Banyak karena bergantian. Ada Bambang Priak Priarso gitu banyak. Jadi polisi banyak juga kan. Kita punya ee deputi. Mm. tiga. Hm. Ee deputi ee lima yang bidang keamanan lima. Iya. Di situ itu jenderal bintang dua. Heeh. Lalu ada asdepnya dua. Terus ada staf ahli saya ada. Iya. Ya. Polisinya aja yang bintang di situ empat. Heeh. Tentaranya ya 10 lah. Tentara 10. Lalu yang lain tuh dari Kemlu, dari Kemdagri gitu, dari Kejaksaan Agung gitu kan ee tergantung bidangnya. Kalau Prof lihat yang mutasi yang terjadi sekarang, kenapa sampai menjadi masalah tuh? Prof. Saya harus percaya kepada analisis orang bahwa itu ada politisasi ya ee karena hampir gak pernah terjadi begini terus diubah dan kisruh. Kalau mungkin keliru itu biasa ya diperbaiki itu biasa. Tapi ini kan kisruh karena ada unsur politis yang kemudian mewarnai analisis dan persepsi publik. Iya kan? Ya, kenapa sih kok orang di mutasi 1 hari besik diubah? Gak mungkin itu kalau tidak ada politisnya. Apalagi beririsan dengan dua isu. He. Isu pertama pengaruh Pak Jokowi terhadap Pak Prabowo atau terhadap TNI dan Polri. Kemudian irisan berikutnya ada isu ee petisi purnawirawan, forum purnawirawan sehingga lalu dikaitkan ini posisi wirawan itu dipimpin ketaruhlah dipimpin Pak Tirusno anaknya ini harus dimutasi kira-kira begitu. Pengaruhnya dari mana? Orang menganalisis pasti dari Solo kan begitu. Iya. I gitu kan itu analisis. Iya. Ee tapi mana yang benar saya tidak tahu ya karena penjelasannya normatif sekali kan penjelasannya biasa kalau di pindah dimutasi terus ada kekeliruan direvisi kan biasa di mana-mana gitu itu normatif gitu tapi dramatisasinya drama politiknya itu terasa sekali bahwa itu memang ada ee apa namanya ee isu politik isu politisasi entah siapa dan bagaimana itu mungkin mungkin baru nanti itu akan diketahui. Kalau sekarang kan orang masih menyembunyikan. Ada enggak, Prof. kira-kira menduga apa kira-kira unsur politik? K tadi kan dianggap ini sesuatu enggak pernah ya dugaan dugaan politisnya itu dugaan politisnya dugaan ya. Iya. Ee kan tidak lama sesudah Forum Purnawirawa yang mengeluarkan itu I lalu Ari Kunto tiba-tiba ditarik malah turun kan. Nah, itu orang mengaitkan ini perintah Solo kepada panglima. Karena panglima ini kan sejak sejak kecil lah itu dibina oleh Pak Jokowi di Solo ya. Sejak di saling membina ya. Saling membina itu dandim ya. Ini ini dugaan gitu kan. Nah, dan ini nampaknya tidak lapor ke Pak Prabowo kan gitu analisisnya sehingga Pak Prabowo tahu itu marah atau mendengar itu tidak senang lalu suruh balik lagi. Gak mungkin kalau kalau bukan Pak Prabowo yang mengubah itu tidak mungkin sama sekali. Artinya perubahan ee dalam 1* 24 jam mengembalikan Pak Kunto itu ada intervensi Pak. Saya meyakini pasti pas di perintah Presiden H gak bisa kok. Kenapa langsung tiba-tiba diubah tanpa alasan yang yang rasional kecuali mengatakan keliru? Masa keliru itu kan pasti rapatnya serius bisa sampai keliru. Iya. Iya kan? Nah itu itu menurut saya. Tapi kita lihat aja perkembangannya karena ini kita bisa melihatnya ini bukan hanya sudut peraturan h semata-mata, tapi itu bisa dilihat dari sebagai satu peristiwa politik. Sebegitu kuatkah Pak Jokowi sekarang? Prof. Kalau saya sih seharusnya tidak begitu kuat juga seharusnya ya. Ee karena apa? Saya dulu sudah mengatakan begitu Pak Prabowo dilantik saya katakan ya sudahlah kita berhenti Pak Jokowi kita lepas dengan penuh kehormatan kan gitu ya. Warga negara biasa dan bolehlah berpolitik masa tidak boleh gitu. Ee yang penting ikut aturan main berpolitik gitu. Tapi kemudian manovernya Pak Prabowo sering memberi kesan, sering memberi kesan bahwa Pak Prabowo ini rupanya dikendalikan. Iya. Iya. Ya. oleh Pak Jokowi atau Pak Jokowi sangat menentukan pada Pak Prabowo itu manovernya. Karena banyak sekali ketika orang sedang ramai gitu ee agak ee mengitik peran Pak Jokowi, tiba-tiba Pak Prabowo hidup Jokowi, hidup Jokowi seakan-akan apa namanya? menantang arus yang itu gitu. Nah, itu yang ee menyebabkan orang Oh, ini Pak Jokowi ini masih kuat cawe-cawinya gitu. Orang menduga gitu ya. Tapi kalau saya Mas Indra itu menduga kira-kira menurut saya ini bagian dari manover Pak Prabowo untuk mulai menata sesuatu. Oke. Menurut saya itu dia sulit menghadapi situasi di lapangan sehingga dia harus menata dulu mengatur keseimbangan dengan Bu Miga, mengatur kes dengan partai lain, mengatur keseimbangan dengan konglomerat. Iya. Ya. Oblig apa namanya oligarki dengan tentara semua. Lalu dengan Pak Jokowi juga ngatur sehingga kalau langsung menata menurut sebuah sistem yang dia idealkan yang ditulis di bukunya Paradoks dan selalu dipidatokanlah sampai sekarang nampaknya kalau saya berharap itu hanya sebuah strategi. H strategi dulu menempatkan orang-orang dan mengatur mengukur hubungan politik masing-masing dengan Pak Profo. Sehingga nanti dia akan melakukan penataan karena sebenarnya kalau statement-statementnya kan positif. He he. Betul. Iya kan? Kalau statement positif tapi implementasinya di lapangan nampaknya belum ada yang bergerak sungguh-sungguh sesuai dengan statement ya. Cuma satu kemajuan yang secara subjektif saya ee melihat itu tadi kan kesulitannya sulit itu tidak mudah ya, tapi kemajuan yang dicapai misalnya ee sekarang ini nampaknya Pak para para pejabat kita itu ee tidak ada yang main-main dengan korupsi. Pada takut nampaknya. Takut kan yang sekarang loh kemarin yang diungkap itu ya diungkap itu yang kasus lama kan yang semua diungkap. Ini kan kasus lama artinya dulu yang orang gak berani buka sekarang dibuka oleh Pak Prabowo dikejar tapi ya karena itu tadi lapangannya tidak mudah sesudah sampai tahap tertentu mundur lagi kan. I mundur kan dulu yang yang merintahkan bongkar itu sampai habis ee pagar itu itu Pak Prabowo. Saya saya dengar sendiri dari menteri yang bersangkutan. Saya diperintahkan Pak Prabowo supaya tegas itu soal ee pagar laut di Tangerang gitu. Tapi kan lama-lama sesudah nyangkut orang tertentu mundur-mundur sekarang belum jelas. Belum jelas. Tidak ada tersangka sama tidak ada tersangka. Yang kedua, timah kan rami rami rami rami. Ada di atasnya kan? Iya betul. Ada di atasnya yang namanya sudah disebut si A, si B, si C. Berhenti di Muiz. Diberhenti di Muiz. Betul. Pertamina. Wah, katanya wah ini sekian nih ada atasnya lagi nih. Pemain minyak yang sudah puluhan tahun sudah disebut sekarang hilang juga. Nampaknya Pak Prabowo punya keinginan itu, tapi ada satu batas di mana karena sudah terlalu kuat ini e permainan mafia ini sehingga dia membongkar lalu gak jalan. Membongkar gak jalan, membongkar gak jalan. Tapi itu adalah satu kemajuan menurut saya. Hm. Sesuatu yang dulu tidak berani dilaku, tidak bisa dilakukan orang, sekarang dilakukan oleh Pak Prabowo. Mungkin dalam suuasi seperti itu mungkin dia masih mengatur ya meletakkan apa pion-pon dan di papan catur ini di sini, di sini dulu, di sini dulu nanti melanggar mungkin mudah-mudahan. Tapi juga ada yang apa namanya ee pesimis. Wah ini kan hanya silat-silat aja katanya nanti gak akan ada kelanjutannya gitu. Ada yang bilang gitu loh. Tapi ya kita lihat aja. Kalau kita lihat kan e Pak Praboni dalam pernyataannya kan serve of denial. Dia seperti iya i menolak apa yang dia katakan selama ini. Saya dikatakan bonekanya Pak Jokowi. Padahal saya katakan sekarang bahwa saya bukan bonekanya. Iya. Iya. Tetapi orang melihat loh kok yang Anda lakukan Anda bonekanya. Iya. ee artinya di dalam semua kasus-kasus tadi ada kepentingan Pak Jokowi. Iya. Jadi begini kan kita sudah tahulah apa yang dinyatakan kepada publik secara terbuka kan selalu ingin memberi taming pada dirinya. Nah di bawah orang kan bisa membaca. Gak mungkin kalau bukan boneka kan begitu orang. Nah, itu kan semua yang sekarang dilakukan selalu terkait dengan apa anggapan orang tentang keinginan Pak Jokowi. I iya kan misalnya Pak Jokowi ingin ini Pak Prabowo is oke. Jabatan ini jangan diganti dulu Pak Prabowo is oke. Itu kan analisis orang. Iya. Iya kan? Kalau analisis yang sesungguhnya itu ee sebelum Pak Prabo dilantik kan ini nanti panglima nih diganti ini, Pak. ini dia. Kenapa harus diganti? Karena setiap presiden pasti milih orangnya sendiri untuk dua jabatan penting ini. I tapi ini gak bergerak kan. Lalu orang menganalisis panglima dan Kapolri ya. Iya. Iya kan? Hm. Betul. Dan itu sudah dikatakan di TV-TV kan sebelum Pak Prabowo dilantik sudah muncul ini. Ini yang cocok ke Pak Prabowo ini. Dan orang punya harapan tapi pada isu ini Pak Jokowi gak setuju nih kalau diganti gitu kan. Iya. Ternyata gak diganti juga. ternyata enggak diganti. Sehingga orang mengatakan saya bukan boneka tapi analisis di belakang. Oh, itu gimana sih? Gitu. Tapi kita lihat aja kita mudah-mudahan itu bagian dari tadi sedang menyusun papan catur untuk membuat satu serangan untuk memajukan Indonesia yang sesungguhnya. Orang melihat kenapa Pak Jokowi gitu aktif sekarang itu kan dalam rangka melanjutkan periode ketiga yang dalam ter gagal. Iya. Iya. Dan itu ada di tangan Gibran. Nah, bagaimana Prof membaca petisi ke petisi purnawirawan TNI ini yang nomor 8 khusus kenapa diarahkan ke nomor 8 yaitu ee mengganti Wakil Presiden RI Gebranakabumin Geraka. Iya. Ee begini, saya baru berdiskusi dengan beberapa teman. Sebenarnya ee petisi Forum Purnawirawan itu terjadi terdiri dari pendapat kumpulan orang-orang yang semula berbeda. Iya. Tapi ingin menyampaikan kepada Pak Jokowi lalu berkumpul di situ. Nomor satu saya ingin ini itu Pakisno kira-kira kembali ke Undang-Undang Dasar. Nomor dua ingin ini, T. Lalu delapan ganti Gibran gitu. Itu kan orang yang memang sejak ee pemilu ee itu memang sudah menganggap pencalonan Gibran itu bermasalah secara konstitusional. Itu satu masalah secara konstitusional itu jangan dibantah. Itu pasti ya. Oke. Pelanggaran konstitusi itu pasti karena MK itu mengubah itu melanggar prosedur-prosedur konstitusi dan ukuran yang normal. Apalagi politisasinya sudah ada. Kalau Pak Mahfud bilang pasti, K Pak Indra bilang pasti itu dibaca saja di putusan MKMK. Ini loh cara melakukan kecurangan. Tetapi kecurangan ini sudah terlanjur ditutup oleh sebuah vonis yang mengatakan vonis yang sudah inker itu tidak bisa dibatalkan. H. Nah, vonis MKMK bahwa kecurangan penanganan Jibran di KPU itu datang belakangan sedangkan ini sudah ingkrah. Iya. S. Nah, orang-orang yang ini nih yang artinya tidak retroaktif ya gak gak retroaktif enggak retroaktif gak bisa. Iya gak bisa retroaktif gak bisa diadili lagi juga gitu kan. Ee sehingga yang diputuskan oleh ini kecurangannya menjadi kecurangan etik. Hm. Karena MKMK membiarkan dirinya diintervensi oleh kekuatan luar. Ini kan bahasanya bahasanya MKMK kan. Sehingga pada waktu itu Pak Anwar Usman yang dianggap sebagai motor MKMK ini maksudnya majelis majelis kehormatan Mahkamah Konstitusi. Oke. MKMK ya. MKMK Majelis Mahkamah Konstitusi menyatakan pelanggarannya sudah nyata secara etik. Iya. Membiarkan diri diintervensi dan mengintervensi hakim-hakim kan gitu kan. Iya. ee itu tidak bisa dibantah bahwa kemudian itu diuji ke PTUN lalu katanya di di ee Pak Pak Anar Usman diormalkan PTUN itu tidak punya wewenang H menguji MKMK PTUN itu menguji keputusan tata usaha negara MK ini bukan tata usaha negara nih etik iya iya oleh sebab itu tuh lewat begitu aja nah gini kesalahannya sudah jelas MKMK kan ee bahwa ini terjadi pelanik dan karenanya Pak Anwar Utsman diberhentikan sebenarnya Dari tiga hakim MKMK itu satu minta sesuai dengan undang-undang dipecat dari hakim. Hm. Tapi Pak Jimli gak mau. Jangan dipecat dari hakim. Copot aja ketuanya. Kenapa? Karena kalau dipecat dari hakim menurut undang-undang yang dipecat ini bisa membentuk majelis banding. Iya. Iya. Bisa dibatalkan malah keputusan yang bantah. H. Jadi sama bagus Pak Bintan katakan menurut undang-undang pecat dari hakim. Kata Pak Jimli, kalau dipecat dia bisa bikin majelis baru karena dia ketua. Iya. I iya kan? Jadi sudah sama jernih ini jernih putusan dari MKM. Iya. Nah, ini orang yang marah terhadap peristiwa ini. Ini masih bersisa agak banyak sampai sekarang. Inilah yang memberi sumbangan pada nomor delapan dari agak banyak atau makin banyak, Prof? Mungkin makin banyak, ya. Karena alasan tadi ya, alasan tadi satu soal itu, alasan tadi soal keapsahan ya konstitusional. Alasan yang kedua itu menuju persaingan tahun 202. Iya. I orang pada berpikir loh kalau 2029 nanti ini maju lagi gimana? Siapa yang menyaingi gitu? Apa itu tidak boleh? Boleh kan? ee boleh maju dan boleh disaingi. Cuma kalau politis kan harus diganjal dari sekarang. Iya. Iya kan? Iya. I muncullah ganjalan-ganjalan itu. Banyak kan nanti tokoh-tokoh yang mungkin sepadan I ya ee dengan Gibran gitu. Peluangnya satu Puan. Heeh. Di samping Puan mungkin Ganjar. Lalu yang ketiga Ganjar ee AHY. Lalu Anis Baswedan. Ini ini semua pengikut-pengikutnya ini juga ingin agar peluang itu tidak terletak di satu ini. Maka diganjal dari sekarang begitu. Iya. Apakah itu boleh? Boleh juga. Kenapa? Itu kan perjuangan politik. Namanya politik kan harus gitu kan. Perjuangan politik ini untuk memaksulkan. Nah, Wakil Kristin ini yang ee itu jalurnya lewat mana situ, Prof? Ah, sekarang jalur. Nah, jalurnya saya katakan gini, kalau di surat ee apa yang ee forum itu kan minta kepada Presiden ya menyampaikan ke MPR tentunya memang menyampaikan mengajukan pemakzulan ee agar Presiden minta ke MPR atau langsung gitu ya. Kenapa kok ke Presiden kok tidak langsung? karena presiden, ketua koalisi dari partai-partai yang akan menentukan di DPR maupun D MPR. Kira-kira kan begitu sederhananya. I aturannya itu kan memang boleh memakzulkan orang itu. Makzulkan orang itu ee presiden di situ disebut presiden dan atau wakil presiden bisa diberhentikan dalam masa jabatannya kalau terjadi lima, melakukan lima pelanggaran hukum dan etik dan terjadi sesuatu. Jadi enam alasannya. Enam. satu korupsi korupsi penyuapan penyuapan, pengkhianatan terhadap negara melakukan kejahatan besar dan ee melakukan perbuatan tercela. Ini pelanggaran kan? Lalu yang keenam, kalau terjadi sesuatu misalnya sakit permanen sehingga tidak memenuhi syarat lagi sebagai presiden, itu bisa diberhentikan di tengah jalan, gitu. Nah, untuk memberhentikan itu untuk Gibran kira-kira tidak susah untuk menemukannya. Iya. Iya. Betul. Betul. Di antara lima itu apalagi enam. Iya. Oh, tidak susah. Tidak susah untuk menemukannya. Tetapi saya katakan bisa gak dijatuhkan? Bisa. Tetapi itu bisa secara konstitusional teori. Teori konstitusi bisa, tapi secara politis gak bakal bisa. Iya. Kenapa? Karena koalisinya Pak Prabowo dan Jibran itu 81%. He. Sedangkan untuk bisa mengajukan sidang impeachment, pendakwaan impeachment itu harus 2/3 dari seluruh anggota DPR ini 81% sudah lebih kok gak bakalan bisa akan di akan dipotong di sini atau tal karena dorongan konfigurasi politik berubah bisa itu harus ke MK dulu. H iya kan MK nanti bersidang keputusannya ya betul dia tidak memvonis memberhentikan tapi tapi dia kembalikan ya iya mengonfirmasi betul itu konfirmasi benar itu terbukti bahwa terbukti bahwa satu di antara lima ini terbukti ada I oke kembali lagi ke DPR DPR berdebat lagi apa ini perlu diteruskan ke MPR ya kan iya MPR kalau dapat sidang lagi 2/3/2/3 itu menjadi sulit kalau pakai teorinya Pak Harto dulu nah kalau orang mau ngubah Undang-Undang Dasar kira Kira-kira yang datang 2/3 diculik aja satu kan itu dulu alasannya dulu kan dulu kan alasan culik itu kan kita kenal benar kan kita culik aja satu katanya pidato di Pekanbaru di kan culik aja satu katanya Pak pasti pasti korum iya pasti pasti gak korum kalau diculik satu iya iya iya iya benar enggak korum ya benar benar untuk mengubah undang dasar untuk mengubah undang dasar betul enggak korum ya enggak enggak korum untuk mengubah undang-undang dasar kalau terlalu banyak waktu itu kan gini Ini Pak Harto minta anggota MPR tuh kok diangkat sih dari ABRI dan utusan golongan biasanya untuk mengampatkan Undang Dasar. Kalau ini tidak boleh, boleh sekarang ubah Undang-Undang Dasarnya tapi nanti ee kita mau memberi jaminan bahwa kalau kurang kalau kira-kira 2/3 orang tidak setuju dengan ee Undang-Undang Dasar 45, kita culi aja satu. kurang katanya enak aja kan bid kalau poinnya kita ini saya contohkan misalnya tidak tercela Prof. Hm. Tidak tercela. Seandainya terbukti bahwa Fufu Fafa itu adalah Gibran, itu termasuk poin tidak tercela pasti pasti tercela. Pasti tercela kalau itu memang Gibran, memang Gibran kan sangat tercela ya memaki-maki orang ee dan macam-macamlah kita inilah pasti. Iya. Tetapi kan itu harus didukung oleh 2/3. Iya. Iya. Ya, politiknya ya. Kalau mencari bukti-bukti ini bisa ya korupsi, penyuapan segala macam itu bisa ya. Bisa karena Gibran adalah seorang pengusaha ya macam-macam lah ya. Kita punya banyak ahli untuk menemukan itu kan sekarang. Iya. Ee ahli-ahli forensik keuangan, forensik macam-macamlah. Forensik dokumen kan gampang. Kalau sekarang ujung dari ee persoalan Gibran ini menurut Prof. akan terjadi terus sampai 202. Ya, saya tidak bisa meramalkan karena begini ya, kalau konfigurasinya seperti sekarang ya tetap Gibran bertahan tapi tetap dengan gonjang-ganjing seperti ini. Hm. Tapi saya ingin selalu mengingatkan pergantian presiden maupun wakil presiden di Indonesia maupun di dunia He. Itu tidak pernah ikut aturan. Tidak pernah ikut aturan. Tidak pernah ikut aturan. selalu bisa jatuh tanpa ikut konstitusi. Iya, Pak Harto yang paling dekat. Betul. Betul. Ingat kan Pak Harto jatuh kan seharusnya menjatuhkan Pak Harto tuh harus memorandum satu, memorandum du baru sidang istimewa. Tapi karena dekat tekanan publik DPR digempur lalu Harmoko bilang, “Eh, kalau hari Senin, kalau akhir pekan ini tidak mengundurkan diri, Senin saya terus sidang MPR saya berhentikan Pak Harto ya.” Berhenti dia kan lewat dia melanggar konstitusi kan. Ya. Iya. Iya. Tidak ikut aturan, ikut tekanan publik. Kalau konfigurasi politik sudah berubah. Memusuhkan, memutuskan untuk berhenti. Ya. Iya kan? Saya menyatakan berhenti daripada disidap. Iya kan? Berhenti dulu. Itu Pak Harto tidak ikut konstitusi, itu ikut tekanan publik. Maka situasi seperti sekarang kalau Anda meramal Pak Mahfud ngeramal itu bisa gak sih? E Pak Gibran sampai sekarang gak tahu kalau terjadi 81 cair seperti 100% zaman Pak Harto tiba-tiba lari semua bisa atau saya sampaikan ke Prof juga e ketika Pak Abibi itu ditekan dengan LPJ-nya tidak tidak di Iya tidak diterima tidak diterima apalagi Gus Dur ya Prof ya kan tidak pernah disidang Gus Dur gak pernah disidang gini disidang dia. Iya. Pertama dia dituduh ikut terlibat dalam penggelapan dana yangera Bulok ya. Dan dana bantuan dari Brunei. Iya. Ee lalu dibentuk pansus dipimpin oleh Bakhtiar Hamzah. Pansus. Iya. Kesimpulannya Gus Dur Presiden diduga hm patut diduga ikut terlibat dalam ee penggunaan dana BULK. Hm. Lalu diberi memorandum satu. Hm. Menurut undang e tab MPR nomor 3 tentang tara cara pembuatan presiden, orang baru diberi memorandum itu manakala sungguh-sungguh melanggar haluan negara. Ini baru patut diduga. Patut diduga kan sudah tidak ikut konstitusi. Lalu yang kedua, kalau memorandum satu tidak ee diperbaiki maka keluar memorandum du lah. Memorandum satu tuh gimana memperbaikinya? Wong katanya patut duga. Iya. I kan betul memperbaiki apa wong patuga. keluar memorandum dua. Oke. H. Tiba-tiba sidang MPR tidak bicara memorandum 1 dan 2. Memberhentikan Gus Durtu karena memecat Kapolri Bimantoro. Betul. Iya kan? Diganti dengan Ahiruddin Ismail tanpa persetujuan DPR. Hm. Tiba tanpa yang memorandum satu sudah lewat langsung diberhentikan. Iya. Iya kan. melanggar konstitusi. Harusnya yang Bimantoro diganti itu dikemandum dulu kamu salah. Nah, lalu perbaiki diangkat lagi tapi gak langsung dipecat. Langsung dipecat karena itulah karena politik. Karena politik. Sehingga kesalahan kesalahan undang melaksanakan Undang-Undang Dasar itu kalau secara politik menang ya menang. Jadi Gus Dur karena kalah saja Bung Karno ngeluarkan itu karena menang. Dekrit juga kan Gusur? Iya. Ini loh Gus Dur ngeluarkan maklumat. Betul. Betul. Kalah kan? Kalah. Bung Karno ngeluarkan dekrit menang didukung sama didukung sama TNI TNI sama Nasution. Iya sama Nasution sama eh gerakan rakyat di bawah atau bahkan Bung Hatta ya Makum S Maksum X karena tekanan dari Sarir dan segala macam. Padahal itu pelanggaran5 ya pelanggaran konstitusi pertama menurut saya. Iya pelanggaran masa wakil presiden ada iyaar maklumat. Iya sudah itu lalu keluar maklumat pemerintah lagi. Nomor berikutnya November berubat ke sistem parlementar. Iya kan melanggar konstitusi juga enggak begitu. Jadi eskalasi seperti apa yang bisa menekan pemakszulan terhadap ee Gibran ini kira-kira apa? Iya. Kalau terjadi perubahan sikap aja dan mungkin yang akan memantik nanti pertama yang selama ini diisukan yang diisukan ya saya tidak menjas tapi yang beredar di masyarakat pertama ini tidak kapel kan gitu kata orang kan sehingga orang ribut. Yang kedua, persaingan 2029 itu bisa mengubah 81% ini. Oleh sebab itu secara politik wajar kalau Pak Jokowi menjaga ini h agar Pak Prabowo tetap di sini kan gitu. Iya. Tapi kita lihat aja perkembangannya. Kalau pengalaman di negara lain kan sebetulnya ya kayak ee Sarah Duterte kan sudah jatuh juga sekarang karena persaingan untuk 2000 ee Iya. I berikutnya. Iya kan kan bebas ya anunya ya ee apa apaap namanya ee ee konfigurasi politiknya beda ya malah ee Filipina tuh ee kayaknya lebih lebih liberal t kita lebih liberal karena dipilih sendiri-sendiri ya Wapres dipilih sendiri presiden dipilih sendiri apa sampai sejauh mana Pak Prabu butuh Gibran dan sampai kapan misalnya Gibran ini enggak dibutuhkan lagi itu hanya dua yang tahu itu. pertama Pak Prabowo sendiri, yang kedua Allah Subhanahu wa taala tapi gesturnya tidak tahu tahu sampai kapan gitu. Tapi arahnya kira-kira arahnya berubah-ubah terkadang menunjukkan bahwa dia gak butuh Gibran percaya dengan suara-suara sebagian masyarakat sipil gitu sehingga seperti acuh. Tapi kadang kala tiba-tiba wah ini nah gitu. Nah, itu mungkin tadi bagian dari upaya membuat sebuah konfigurasi yang bisa dia kendalikan sendiri. Mungkin Buo kira-kira berkenan enggak Gebran di Maksukan? Gak tahu. Saya gak tahu saya tidak tahu. Dari imajinasi Prof yang paling liar. Imajinasi saya yang paling liar. Pak Prabon nampaknya mempersilakan. Kenapa gini? beberapa berita gitu ya ee yang kita bacalah publik dan tidak pernah dibantah. Gibran itu sudah mulai gak banyak ikut, tidak diikutkan dalam kegiatan-kegiatan presiden gitu. Iya. Yang ee kedua ketika Pak Wirampaikan laporan petisi forum itu ee Pak Pak siapa? Pak Prabowo katanya mengatakan, “Ya, ini kan bukan saya. Silakan nanti kita dengar dulu. Nanti ada lembaga-lembaga yang mengurus artinya akan membuka pintu. Iya. Tapi begitu memanas ya belok lagi kan. Belok lagi bahwa ee ya kira-kira saya dengan Gibran lah gitu kan. Nah kita lihat aja perkembangannya. Gestur gesturnya Prabowo sepertinya mengizinkan kalau gua gerakannya akan mungkin kuat ya Prof. Iya kalau gerakan lebih kuat. Iya mengizinkan. Tapi kita tidak tahu juga ya apa yang ee kita lihat dari Pak Pak Prabowo itu bertentangan misalnya dengan ee pandangan-pandangan publik. Hm. Bahwa dia masih dipengaruhi atau dibonikai oleh Jokowi. Itu kan pandangan publik berdasar gejala-gejala. Iya terlihat sebetulnya terlihat kan. Ya. Tapi lalu dia membantah padahal faktanya di bawah. Hm. Itu kan yang di yang dirasakan orang. Nah, mungkin ada sesuatu Pak Prabowo ingin memperbaiki sesuatu sesuai dengan idenya sendiri, idealismenya sendiri yang sudah ditulis dan dipidatokan sesuai dengan ide masyarakat. Tetapi mungkin ada sesuatu yang mengunci dia untuk tidak melakukan itu dengan ter apa namanya tergesa-gesa karena mungkin ada sesuatu kita tidak tahu. Apakah Pak Prabu menunggu apa e eh apa menunggu ee bergabungnya PDI Perjuangan dulu di dalam tubuh kabinet supaya Nah, ada analisis begitu begini L analisisnya itu kalau diskusi-diskusi kami itu Pak Prabowo itu sebenarnya akan bertindak tegas iya untuk melakukan pembersihan tapi menunggu PDIP karena kalau dia tiba-tiba bertindak tegas PDIP gak mau bergabung itu kacau dia bisa runtuh bisa berubah konsentasul Oleh sebab itu Pak Prabowo tuh menunggu dengan PDIP dulu gimana dealnya untuk politik ke depan gitu. He. Jadi itu betul analisis gitu ee bahwa ya mungkin nunggu PDIP dan dalam sambil menunggu itu lalu ikut itu kan ee sambil berenang e apa berpirau kata orang ke sini ke sini ke sini gitu ya. Iya gak apa-apa ini politik kita nikmati aja Mas ya. Sejauh ini kan ee Pak Prabowo ini kan ketika Prof. Menjadi main KULAM kan subkandantenya Prof sebagai Menteri Pertahanan. He. Apa yang Prof lihat berubah dari sisi Pak Prabowonya? Dari sisi Pak Prabowo ya anu ee antara apa yang diucapkan di setiap forum resmi itu belum dilaksanakan ke bawah. misalnya mau memburu koruptor, mau menyekat koruptor dan sebagainya itu ya kita belum melihat itu baru pidato-pidato gitu tapi sudah berhasil membuat takut untuk menteri-menterinya yang sekarang kan tidak melakukan dia mereka tidak ini itu berhasil itu harus dianggap keberhasilan juga gitu ya pejabat-pejabat tuh pada takut sehingga kita belum melihat sekarang ini belum melihat ada kasus korupsi baru kan takut pada Pak karena sangat tegas gitu kan. Iya. Nah, tapi yang berubah kemudian di lapangan. Hm. Ya, itu ya di lapangan komitmennya bagus. Di lapangan nih belum jalan lah. Belum. Mudah-mudahan hanya belum saja gitu. Berbeda dulu ketika menjadi manh kan banyak sekali mengambil apa keputusan tentang alut sista segala macam kan. Dia artinya bekerjanya banyak bicaranya sedikit. Iya. Iya. Dulu. Iya. Iya. Itu betul. Sekarang bicaranya banyak tapi yang dikerjakan sedikit. Bolehlah. Saya itu kesimpulan Mas Indra dan saya setuju bukan bukan kesimpulan saya Anda setuju tapi kesimpulan Anda saya setuju. I iya Prof. setuju aja nih Prof. Dalam perjalanan pemerintahan sudah 6 bulan nih Prof. secara keseluruhan overall itu Prof. ngelihatnya seperti apa? Kalau saya, kalau pendapat saya kan Prof sudah dengar di Akbar Faisal ya, bahwa saya lihat pemerintahan belum berjalan dan belum sekali sama sekali dijalankan oleh yang namanya legasinya Prabowo. Saya bilang sebagai legisasinya Pak Prabowo ya belum memang belum saya lihat Prof. gimana bawan kabinetnya juga kita gak tahu ini dia yang dikerjain apa sih gitu meskipun kemudian banyak klaim-klaim ini sudah berhasil ini sudah berhasil sekian ini berhasil sekian dan ee apa namanya ee tingkat kepuasaan publik faktanya bagus gitu faktanya bagus berarti paling tidak dia berhasil mengambil hati masyarakat bahwa dia bagus tetapi menurut saya sih fakta-fakta bagus itu selalu dialami oleh presiden manapun kalau Kalau sedang menjabat orang ditanya puas gak dengan Pak Jokowi? Puas dengan Pak SBY? Puas dengan Pak Prabowo? Puas gak? Gak ada rakyat itu tidak puas. Sehingga kalau kita mau membangun tidak tidak menurut saya jangan berpedoman pada kepuasan publik atau ketidakpuasan publik. Harus ada langkah-langkah yang jelas untuk maju menurut persepsi kita yang sadar akan kehidupan politik kenegaraan. Bukan hanya orang yang butuh makan. Hm. Betul. Betul. Betul. aman di bawah ya puas-puas semua. Betul. Apakah ada presiden yang dinyatakan misalnya mulai dari zaman SBY Pak Pak apa Jokowi Pak SBY tahun 2004 ya maksudnya ya Prof ya? Iya. I dan Pak Jokowi tahun 2014 ya. 2014 kan sama semua orang senang-senang semua Pak Pak Prabowo juga sekarang. Iya karena kalau langsung tidak puas bisa Iya diberhentikan. Iya bisa tidak dua periode. Betul betul. Arti atau atau kepuasnya itu bukan karena betul-betul ada peningkatan yang positif. Memang biasanya rakyat ya puas aja lah gitu kan. Semuanya sejak dulu ya puas puas puas terus. I ya. Pertanya pertanyaan surveyornya keliru. Jangan-jangan Prof. Bisa jadi juga ya. Karena tingkat kepuasan itu kan e masalah ya psikologis ya segala macam gitu. Masalah cara membuat pertanyaan gitu ya. Artinya untuk membuat Presiden Probo ini punya legasi di era sekarang ya apa yang menurut Prof pemerantasan korupsi hanya itu kuncinya menurut saya tapi gak tahu ya Anda bicara Pak pokok yang penting ee ekonomi Pak Pertumbuhan ekonomi stabil banyak ini lah kalau korupsi banyak gak bakal tumbuh ekonomi itu sudah pengalaman dan pendapat semua ee lembaga-lembaga ilmiah dan catatan dib berbagai negara. Hm. Ketika tidak mampu menghadapi korupsi itu ya gagal. Bahkan mungkin akan mengantarkan pada kehancuran sebuah negara. Fail state ya. Iya. Negara gagal. Heh. Betul. Bisa bagi saya hanya itu. Karena saya melihat apa sih? Kok kok di sana itu banyak kebocoran ya? Korupsi dong. kok di sana itu ee apa gitu malas-malas atau di sana kok tiba-tiba dipegang orang lain ya korupsi semuanya kan korupsi kan di situ seharusnya dan itu selalu kita dengar dari Pak Prabowo gitu. Heeh. Artinya pemahaman tentang itu ada. Bahkan beliau juga pernah mengatakan Pak Prabowo tahun 2030 kalau Indonesia masih korupsi kayak gini Indonesia bubar bocor bocor bocornya itu ya. Iya ya 30% dan itu kan ee dulu sejak Pak Sumetro. Sejak Pak Sumetro. Iya. Pemikiran itu kan ada terdokrinasi ke Pak Prabowo. Tetapi sampai sekarang kita melihat tidak ada usaha yang serius ya. Iya. Usaha seriusnya belum ada. Dua hal yang dikatakan Pak Bro ini kata kunci. Satu pada 2018 dia mengatakan ee Indonesia ini kalau tetap kayak seperti ini tahun 2030 bubar. Ini sudah 2025. Kalau tetap banyak korupsi, ketidakadilan kan dia dipidatokan dan banyak sekarang jejak digitalnya pidato pidato Prabowo tentang negara akan bubar itu keluar semua beritanya ngomong juga. Betul. Yang kedua tentang penilaiannya yang sangat keras bahwa Indonesia ini adalah negara maling. Negara maling. Pernah dengar kan Pak Prabo mengatakan itu berpidato di mana-mana. Iya. Kleptokrasi. Kleptokrasi. H berpidato di Bandung di depan orang-orang tokoh-tokoh Sunda. Mau gak kalian dipimpin oleh maling-maling? Sekarang ni pemerintah kita pemerintah maling. Nah, itu kan Pak Prabowo jejak digitalnya masih ada. J. Oleh sebab itu saya masih percaya, Bu. Bukan percaya berharap h bahwa sebenarnya ini hal yang sedang disiapkan oleh Pak Prabowo. Hm. Karena menghadapi kesulitan ternyata sulit ya men kan itu kan ya. Jadi dia tata dulu nih papan caturnya di mana, serangan di mana. Kira-kira gitu. Dan Pak Prab bahwa sebarang sebagai orang pintar, pandai, pandai cerdas dan bacaannya luas itu tentu sangat paham tentang itu. Sebagai seorang ee kiai ee Prof berharap berdoa ini tapi sebagai seorang politisi nih seb seandainya Pak Prof yang jadi e presiden sekarang, apa yang Prof lakukan? Ya, itu pemerintah sang korupsi. Karena bagi saya apa lembaga mana dulu? Mulai dari Mahkam Agung. Hm. Ya, kehakiman, kejaksaan, kepolisian ini di situ rusak semua. Gini loh. Kalau kalau saya kan sederhana ya menjadi presiden. Kalau presiden tidak tersandra. Iya. Iya. Oke. Mahkamah Agung ya. Presiden tuh bersih. H. Eh, Kejaksana Agung itu ada kasus gini sudah kamu tangan kok gak jelas-jelas nih. Saya beri waktu 2 minggu lapor ke saya bukan selesaikan lapor dulu masalahnya pasti bisa. I Kejaksaan Agung itu 2 minggu ini masalahnya kenapa? Kenapa kok kok ini gak jalan? Kenapa kok macet jaksa Agung lapor, Pak masalahnya di sini di sini kan tahu. H gitu. Kalau presiden merasa tidak tersadera oleh apapun kan bisa melakukan itu. Eh polisi itu ada kasus tuh hmm pembaikingan tambang di sana itu. J saya melibatkan ini ini ini. Saya minta laporan masalahnya di mana kok sulit diselesaikan. Lapor dalam 2 minggu. Hm. Iya kan? Hm. Kalau gak ganti gitu kan bisa. Kalau memang presiden tuh hadir dengan bersih dan niat bersih. Hm. Nah, tapi mungkin karena rimbanya terlalu berat gitu ya, entar dululah pelan-pelan, pelan-pelan gitu. Kalau Mahkamah Agung ya, Prof. dengan gantian Kim Agung atau bagaimana ya? Ini Mahkamah Mahkamah Agung ini saya kira sekarang situasi paling jorok sepanjang sejarah perjalanan Mahkamah Agung Republik Indonesia sejak tahun ini yang paling jorok sekarang ini kalau kita nonton film Rakuza Riet Mafia I itu apa kita kayaknya ngelihat institusi Mahkamah Agung bagian dari itu ya. Iya. bagian dari itu. Jadi sekarang aduh mereka ini sepertinya semua sudah tersandra dan kepercayaan orang semua hakim yang korupsi itu sudah ada di tangan kejaksaan sekarang sehingga kejaksaan tinggal kamu main-main saya buka. Hm. Dibuka. Betul. Tapi bisa saja kalau main-main bagi bisa kan? Iya. Jangan makan sendiri gitu kan. Bisa. Nah, oleh sebab itu ee gini dulu kan ingat ya waktu kita reformasi pikirannya gini, Mahkamah Agung ini tidak boleh diintervensi oleh pemerintah eksekutif. Gak boleh diintervensi oleh eksekutif karena takut seperti mengadili majalah tempo, mengadili Mukhtar Papahan, semua perintah menang. I lalu kalau begitu besok mari kita mahkam agung itu pisahkan dari pemerintah di jadilah apa penyatu atapan itu ternyata makin bobrok dulu semakin bebas dia bebas juga berkolus dulu kan trias politika kan apa pembagian kekuasaan murni kan lalu Pak Prof ketika reformasi Prof melakukan upaya untuk pemisahan lah kita pisah sedikit apa legislatif ini agak terpisah supaya ada saling kontrol ada saling kontrol Tapi kenyataannya mereka makin independen untuk korusi, makin independen makin berani nekan pemerintah juga. Jadi itu yang terjadi sekarang. Nah, ada beberapa ee kita kal saya berpikir ya kalau kita melakukan perbaikan secara agak evolutif itu agak sulit ya lambat. itu kan evolutif itu ya sudahlah pelan-pelan nanti ini kan ee passing out kan ini masuk yang baru-baru itu agak susah sehingga saya berpikir mungkin kita perlu melakukan terobosan dengan ee peraturan pemerintah pengganti undang-undang Perpu ya iya Perpu untuk untuk menggunting beberapa pintu yang menyebabkan itu. Karena Mahkamah Agung ini dulu mau diawasi oleh MK gak mau kan. Mau diawasi oleh Komisi Yudisial gak mau. Hm. Sehingga ee Undang-Undang Komisi Yudisialnya digunting gitu kan. Ee terus semakin kuat dia semakin kuat dia menjadi penentu pada akhirnya dari semua ee putusan-putusan yang tidak profesional. Tentu Anda ngatakan gini, “He gaklah Mahkamah Agung tuh keputusannya tiap bulan kan ribuan. Yang berkasus cuma dua.” Iya. yang berkasus itu yang besar-besar yang mempengaruhi nadi kehidupan kita. Yang kecil-kecil diputuskan gak ada masalah orang mencuri orangul ee nyopet orang apa gitu itu gak ada masalah memang gak ada yang mempersoalkan tapi kalau sudah korupsi besar-besaran gimana? Iya gitu ya. Ya kalau kalau kalau kita lihat kan memang itu keputusan-keputusan yang sangat sulit ya. Iya. Kalau ee kalau kita lihat lagi Prof. ini ee apa saya enggak mau ngasih nilai ini sekarang nanti oke ini ee tapi ee yang saya lihat salah satu kelemahan dari ee pemerintahan ini adalah tidak ada ee tim hukum, tim pakar atau orang-orang yang memang pakar di bidang hukum dan konstitusi yang ada di sekeliling ee Pak Prabowo dan yang banyak kan mantan-mantan kolonelnya, mantan-mantan kolonel yang disersi kemudian ee apa atau yang berhenti menjadi tentara itu yang kemudian banyak jadi menteri. Artinya apa ee spiritnya spirit militer. Tetapi sebetulnya kan bukan hukum militer apa ee apa Prof melihat ee kelemahan seperti itu sehingga banyak beberapa keputusan menjadi tidak lagi terinjeksi oleh masalah hukum. Mungkin itu ya di sekitar di sekitar ee Pak Prabowo itu ya orang-orang yang ee kurang paham, kurang kurang sensitif terhadap masalah hukum. terhadap masalah peraturan. Apakah di kabinet Pak Para ada ahli hukum? Banyak pintar-pintar tuh. Yusril tuh jago eh jago. Banyaklah jago-jago ahli hukum. Tetapi pikiran-pikiran mereka ini gak tembus ke PB ini. Sehingga seringkiali Pak Prabowo membuat apa? Putusan yang kemudian gak sesuai dengan hukum. Hm. gak ada yang memberitahu bahwa ee apa misalnya membuat ee BUMN itu menjadi ee rangkap jabatan di BUMN itu dilarang oleh se undang-undang dan satu putusan MK. Masa Pak Prabowo gak tahu berarti gak ada yang berani nyampaikan ya. Ya itu gak ada yang berani menyampaikan. Kalau ahli hukumnya banyak tetapi gak ada yang beryampak wah ini keliru. Karena kalau saya lihat waktu wawancara dengan pimpinan redaksi itu, Jasiaksi itu ketika diberitahunya, “Oh, ya begitu ya, berarti gak ada yang beritahu ya.” I iya kan saya baru tahu. Iya kan? Oh, saya baru tahu itu berarti gak ada yang beritahu. Iya. Beda loh lepas dari segala kekurangannya. He. Pak Jokowi itu punya orang praktik no itu rapi. Kalau dalam bidang hukum kalau mau ada apa gitu, wah dipanggil dulu ini aturannya gimana? Aturannya gimana? Bahwa nanti dia buat kebijakan secara politisukkan dia, tapi dia sudah tahu rambu-rambunya itu. Hm. Oleh sebab itu dulu saya sebagai MKAL Hukam sering sekali dipanggil bicara berdua, bicara terbatas, bertiga, berempat gitu untuk bicara masalah-masalah hukum itu sehingga dia tahu kalau buat ini apa aturannya boleh gak, kalau gak apa yang harus saya lakukan gitu, Pak Jokowi dulu bisa begitu gitu ya. Nah, sekarang ini gak pertanyaan terakhir nih, Prof. Ee ee karena Maduk ini para audinnya ingin Prof. hadir hadir terus. Jadi nanti kita akan hadirkan Prof. Terus tapi yang terakhir pertanyaan saya. Iya boleh. Contohnya Hasan Nasbi mengundurkan diri tapi kemudian ditolak oleh Pak Presiden ini apa ee karena faktor itu tadi juga karena yang memberikan pertimbangan itu tidak ini atau gimana, Prof? Objektifnya ya kalau ee orang seperti Hasan Nasbi saya kira ee tidak tepat. memimpin kepala staf ee apa komunikasi presiden. Iya. Kantor komunikasi presiden sama sekali gak tepat. Ee dia tidak involved dengan apa kebijakan-kebijakan presiden jarang juga bicara dan kalau bicara juga ketus gitu ya, dia boleh jadi bukan orang partai juga ya. Dia boleh jadi menteri lain tapi kalau di situ tidak tepat. sehingga ketika dia mengundurkan diri sesungguhnya waktu yang tepat bagi Pak Prabowo untuk mencari yang bagus ya dan dia sudah resmi mengundurkan diri kok tiba-tiba lalu diminta aktif kembali dan itu lalu mentimbulkan ke pertanyaan tadi mungkin ini ada kendali dari luar kan gitu ini analisis orang ya orang kan boleh menganalisis gak boleh marah dong kalau dianalisis karena faktanya seperti itu. Tapi apa yang sesungguhnya terjadi memang sekarang komunikasi ee publik ee kepresiden itu kan lemah dan itu diakui sendiri oleh Pak Prabo ketika bertemu pimpinan redaksi kan dia jarang ketemu katanya. Iya jarang ketemu itu kan seorang jubir dengan presidennya jarang ketemu tuh bagi saya enggak masuk akal ya. Iya mestinya dong. Lalu ee ee siapa Hasan Naswi. Harusnya banyak bersama presiden mendengarkan melihat gester-gesternya presiden kayak apa gitu. Hm. Tapi kan sekarang katanya di situ pegawainya ada 4 ee 50 orang gitu. Terus gimana yang mau jadi komunikasikan? Apa yang dikomunikasikan? Selama ini gak ada apa komunikasinya langsung dari presiden. Tapi okelah itu haknya presiden ya. kita ee hanya boleh menilai dan memberi usul secara ee apa namanya? Baik gitu ya, secara konstruktif, jangan destruktif. Mudah-mudahan didengarkan aja. Oke, Sobat Marilok ini ada pertemuan antara murid dengan guru. Tapi Prof. Mahfud MD selalu memperlakukan ee muridnya sebagai gurunya, teman berdiskusi. Ini anaknya beliau. Jadi kalau beliau nanti jadi presiden, insyaallah saya bersedia untuk menjadi juru bicara beliau. Itu aja. Sampai berjumpa dalam edisi berikutnya bersama Prof MD. Terima kasih. Makasih. Makasih Prof.
Situasi politik makin memanas pasca-munculnya tuntutan yang dilayangkan oleh para Purnawirawan Prajurit TNI kepada Presiden Prabowo Subianto.
Tak hanya meminta untuk memakzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para Purnawirawan ingin orang-orang yang terafiliasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikeluarkan dari kabinet Prabowo Subianto.
Apakah pemakzulan Gibran benar-benar bisa diwujudkan? Apa Prabowo berani mengeluarkan orang-orang Jokowi dari kabinetnya? Apa sebenarnya yang membatasi gerakan-gerakan Presiden Prabowo?
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 2019-2024 Prof Mahfud MD secara eksklusif di Madilog Forum Keadilan memaparkan pandangannya secara mendalam terhadap panasnya situasi politik yang sedang terjadi.*
Host: Host: Indra J Piliang – Sejarawan
Narasumber: Prof. Mahfud MD – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 2019-2024
Dapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!
Playstore https://tinyurl.com/forumkeadilanplaystore
AppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps
Portal https://forumkeadilan.com/
Apakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda! Ikuti kami sekarang di:
YouTube https://www.youtube.com/@forumkeadilanTV
Instagram https://www.instagram.com/forumkeadilantv
FB https://www.facebook.com/forumkeadilandotcom
Tiktok https://www.tiktok.com/@forumkeadilantv
#mahfudmd #prabowosubianto #gibranrakabumingraka #eksklusif #pemakzulangibran #purnawirawantni #kabinetprabowo #jokowi #cawecawe #politikindonesia #pdiperjuangan #signalpolitik #forumkeadilan #madilog #indrajpiliang #beritahariini #beritaterkini #beritapolitik