🔴AKHIRNYA ! PROFESOR SENIOR LULUSAN UGM UNGKAP BUKTI MENGEJUTKAN SOAL IJAZAH JKW, COBA LIHAT INI …
Jasa fotokopi Sanur dan lain-lain bukan percetakan itu. Itu jasa fotokopi dan penjilidan saja. Karena saya kenal betul [Musik] pemiliknya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo sahabat sekalian di mana pun Anda berada. Kali ini ada seorang profesor alumni dari Universitas Gajah Mada yang akhirnya angkat bicara juga soal Isaf Pak Jokowi yang dianggap palsu. Beliau bernama Profesor Tono Saksono yang akhirnya di sini beliau menyampaikan sebuah fakta yang mengejutkan di mana fakta atau bukti yang beliau berikan ini bisa memperkuat penyampaian-penyampaian atau bukti-bukti yang disampaikan oleh Dr. Rismonan Parun juga Dr. Roy Suryo. Nah, fakta seperti apa atau bukti seperti apa yang bisa memperkuat pernyataan atau bukti yang disampaikan oleh dr. Rismon dan juga dr. Rais Suryo, kita simak saja penyampaian dari Prof. Tono Sapsono. Selengkapnya dalam video berikut ini. Eh, spesialis saya sebetulnya adalah dalam remote sensing. Remote sensing itu adalah satu teknologi yang pengambilan data ee pakai satelit atau ee foto udara gitu ya. Ee kemudian kita memprosesnya. Nah, itu ah cuman saya kemudian karena ee itu juga akhirnya proses ee apa ya perkembangan ee spiritual lah akhirnya saya menggunakan ilmu itu untuk sebagai peneliti sains Islam. Saya banyak meneliti tentang kehadiran waktu subuh fajar gitu ya. Nah, itu menggunakan teknologi remote sensing dan kali ini e apa data yang saya miliki adalah data koleksi data yang paling besar di dunia insyaallah. Kemudian beberapa pengalaman saya sebagai pengguna teknologi dan riwayat pendidikan di era ee di era 1980 sampai 90-an mungkin berguna sebagai pembanding teman-teman yang akan ee ee bersilaturahim dengan Rektor UGM. Riwayat pendidikan saya seperti ini. Pada 20 Juli 1979 saya menyelesaikan pendidikan sebagai sarjana teknik geodesi, Fakultas Teknik UGM. Ya, ini anunya buktinya ya. Nah, ini ee buktinya ya. Tu Universitas Gajah Mada, Fakultas Teknik ya. Dan dan ternyata betul kata kata Dr. ee Rism Sianipar itu penomoran ini juga ternyata ini tidak sederhana gitu. Ini 15007. Saya tidak tahu apa itu. Tapi saya kira ini adalah saya adalah sarjana ke-15007 di Fakultas Teknik itu ya mungkin. Mungkin saya tidak ee mungkin juga saya salah tapi ini saya kira begitu. Kemudian ini ST BW T enggak tahu. 79 ini adalah ee tahun kelulusan saya. TGD itu teknik geodesis. Eh ST itu sarjana teknik ya. Dan ini enggak tahu apa ini. Tapi intinya ini adalah ini eh jadi ada penomoran itu tidak tidak sederhana cuman jadi ada kluster kan menurut dr. Rismonianupar itu ada kluster seperti ini. Kemudian yang lebih penting lagi ee ini. Jadi selain ini nomor ini ee ternyata ini penulisannya pakai apa itu yang pakai plastik itu atau apa mana namanya ya bukan rugos tapi apa itu ya yang kelihatannya ya seperti itu nomor mahasiswa saya. Kemudian ternyata yang mendatangani pada saat itu adalah rektor, pada saat itu adalah Prof. Sukaji Ranui Wiiharjo yang kemudian pernah menjadi eh direktur direktur jenderal Pendidikan Tinggi juga beliau nih. Kemudian di samping itu juga dekan, pada saat itu dekannya adalah Insiryo Sokrodiharjo. Jadi pada saat itu yang mendatangi ijazah itu adalah rektor dan dekan. ini tahun lulusan saya 20 Juli 1979 ya. Jadi itu ee sudah ee foto ada ini ya. Jadi, oke. Kemudian, nah kemudian sejak Otom atau ATEM itu musim gugur ya, musim gugur 1981, saya tercatat sebagai mahasiswa S2, S3 di Department of Geodatic Science, Ohio State University di Columbus, Ohio, Amerika Serikat. Jadi, karena saya memang dapat tugasnya untuk S2 dan S3 cuman ya S2 dulu baru selesai kemudian S3. Nah, kemudian ijazah Master of Science pada 8 Juni 1984. Jadi memang saya menyelesaikan pendidikan di Amerika itu ya pada tahun e sekitar setahun sebelum 1985 itu kan. Jadi saya tunjukkan ini anunya. Nah, ini jadi eh ini Ohio State University eh diberikan pada Tono Saksono, The Gre Master of Science. Nah, tanggalnya adalah ini eh [Musik] Kolumbus 8 Juni 1984 ya. Jadi 8 Juni 1984. Ee cuman yang menarik memang di sini ee tidak ada foto. Eah yang pertama tidak ada foto cuman itu ditandatangani oleh ini eh chairman of the board of trustice. Eh board of trustice itu seperti wali amanah lah kalau di Indonesia itu ya. Wali amanah. Kemudian jua rektor, President of the University ya, President of the University tidak ada chart di sini karena sudah ada seal ini. I have State University. Eh, jadi seal seal of the university. Jadi yang catatnya tidak ada foto. Nah, itu memang sudah ee di luar negeri itu tidak tidak lazim ada fotonya itu. Kemudian tidak ada nomor. Nah, jadi tidak ada nomornya ini. Jadi memang ee mungkin apa ya sistem manajemen mereka sudah lebih canggih lah. Jadi tanpa nomor juga sudah tidak ada cap hanya ada seal ini. Hanya seal of the university ini seal-nya itu. Oke. Jadi itu ee jadi saya menyelesaikan itu pada 1984, 8 Juni 1984 itu kira-kira setahun sebelum 1985 yang diributkan itu. Oke. Ee saya kira ini anu lagi. Nah, kemudian ee jadi ini jasama saya yang saya tadi saya tunjukkan. Kemudian pada 1985 sampai 1988 karena pembimbing saya di eh Ohio State itu pindah eh beliau jadi profesor di Swiss Federal Institute of Technology sehingga saya melanjutkan PhD saya pindah ya gitu program ke University College London UCL pada 1984 teknologi yang ada adalah dot matrix printing bahkan di Amerika Serikat bahkan di Amerika Serikat. Jadi sangat tidak masuk akal sekali. Kalau setahun kemudian pada 1985 kemudian ee Universitas Gajah Mada menerbitkan ee ee lembar pengesahan ee tesis ee skripsi itu menggunakan ee ee Word processor yang canggih seperti Words itu eh apa tuh Microsoft Words itu itu sangat tidak mungkin karena di Amerika saja masih dot matrix printer dan anu apa tuh masih sangat sederhana boleh dikata ya meskipun untuk saat itu di di zaman itu itu sudah termasuk canggih ada subskrip superscript sudah bisa dianukan nah kemudian PC belum ada jadi semuanya dilakukan pada mainframe ya jadi kita kalau menulis ya harus datang ke kampus gitu meskipun ada ada terminal ya di di kebetulan kampus saya di depan di depan persis eh pusat komputer Ohio State University. Jadi ada hard wire lah gitu ya. Ada hardwire. Jadi kita ada terminal di departemen sendiri untuk mengetik dan sebagainya. Tapi PC belum ada. PC dalam arti personal computer ya belum ada. Nah, kemudian saya akan jelaskan juga penulisan tesis PhD S3 ini ee karena supervisor saya pindah ke Swiss ke Swiss Federal Institute of Technology eh ETH ya. Sebetulnya untuk program PhD saya pindah ke University College London UCL pada 18 ee 1985 sampai 1888. research dalam teknologi remote sensing. Jadi saya memang apa mendalami remote sensing PC clones artinya PC PCP PC apa itu clones ya apa cloning PC itu itu sudah mulai ada di antaranya yang saya ingat itu adalah ada komodor, ada Aprikot dan lain-lain ya. Saya yang yang lainnya saya tidak sudah tidak sudah sebagai tapi masih sebagai alpa numeric computer ya. Computer itu artinya cuman huruf dan angka. Huruf dan angka begitu ya. Jadi fungsinya tuh sebagai sebagai mesin ketik aja. Belum sebagai komputer graphics. Belum komputer grafik. Jadi simbol-simbol atau gambar-gambar itu ee image itu belum bisa. Nah, yang paling populer tapi dari dari semua yang itu adalah Apple Mcintos. Jadi dia bukan termasuk PC ya. Personal computer itu kan cloningnya IBM. loingnya IBM. Kalau Apple Makintos itu adalah sendiri. Dia punya operating system sendiri yang itu yang membuat dia sangat unik. Apple makin yang ini sudah komputer grafik meskipun itu masih sangat sederhana. Jadi saya kemudian beli ini apa kelebihannya? Karena dia menggunakan teknologi click and drag, cut and paste menggunakan mouse. Itu yang membedakan. Kalau yang lainnya kan masih menggunakan ee arrow itu naik ke atas, naik ke bawah, ke samping, ke jadi ee anulah dan kemudian misalnya copy ini slash ke ke disk mana gitu ya, apa ke file e ke folder mana begitu kan. itu kan pakai dos eh command itu itu sangat anulah harus di di menghafal kan kadang-kadang ada slash ada yang back slash dan sebagainya. Wah udah untuk saya membingungkanlah gitu karena kami sudah biasa menggunakan ini teknologi click and drag cut and paste menggunakan mouse di Makintos itu. Nah, tesis PhD saya ini sudah menggunakan makinos dengan laser jet printing. Nah, ini bedanya. Cuman itu kan tahun 7. Tahun 7 artinya saya menulisnya itu kan yang saya kebutnya itu kan tahun 7, lulusnya tahun 8. Jadi memang teknologi laserjet sudah ada di di Inggris tentu saja ya. Kalau di di Indonesia saya kira belum ada. Itu sangat mahal sekali. Eh universitas saya di Inggris itu kan e anunya peringkat dunianya sangat tinggi sekali. Jadi untuk yang seperti ini, fasilitas-fasilitas teknologi seperti itu ya di dianulah diutamakan gitu. Jadi, nah jadi kalau untuk misalnya mahasiswa-mahasiswa yang lulus pada 1986 gitu ya pasti pasti pakai dot matrix printeng printing belum ada laser jet. Nah, cuman karena saya melakukannya setahun kemudian, artinya ada kan ada senior apa saya yang setahun sebelumnya gitu, yaitu pakai eh dot matrix printer. Saya kebetulan sudah menggunakan ini. Nah, ini saya copykan beberapa halaman. Sebetulnya ee tesisnya cukup tebal juga seperti ini. Ee ini anunya seperti ini ya tebalnya. Nah, ini anunya nih matriks-matriks seperti ini sudah anu tapi memang ini sudah ee teknologinya adalah pakai leret printing. Meskipun pada saat itu karena kami menggunakan makinos ya bukan ee apa e tidak pakai Words ya, tidak pakai eh apa itu bro processor words karena memang belum ada pada saat itu 87 itu belum ada. Coba dilihat, diperhatikan ini anunya juga apanya? Ee ini eh font-nya itu adalah arial kalau tidak salah ini areal karena times new roman itu belum ada. Times New Roman itu belum ada. Jadi ini pakai Arial ini. Kemudian jadi harus dicatat bahwa Times New Roman belum ada. Oke. Namun font times New Roman belum dikenal. Itulah sebabnya saya masih menggunakan kalau salah ya areal. Sedangkan ini yang ini namun ini font ini adalah eh kalibri ya. Saya saya e suka menggunakan kalibri sekarang. Tapi Times New Roman yang seperti ini inilah yang diributkan oleh dr. Rismondanipar. Tidak mungkin pada tahun-tahun 485 itu orang sudah punya menggunakan Times New Roman. Lihat ini anunya ini sangat cantik sekali anunya. Nah, sekarang saya akan coba tunjukkan juga pada saat saya lulus di ee Ohio State itu kemudian ada Commen tuh apa itu ya eh wisuda. Wisuda. Kemudian eh comment speech-nya itu dilakukan oleh John Glenn. John Glenn itu adalah eh astronaut Amerika pertama yang mengorbit bumi. Nah, ini anunya coba kita perhatikan ini diembargo untuk rilis sampai pukul 10. Jumat 8 Juni 1984. Karena ini itu acara acara wisudannya ee pada 9 Juni apa 8 Juni 84. gitu. Coba coba diperhatikan ini tulisannya ini masih menggunakan ee ee electric type writing mungkin semacam IDM yang pakai bola itu tek tek gitu. Ini ini tulisan ini adalah anu electric type writing ya. Jadi sangat jadi ada tidak mungkin sangat tidak mungkin di Indonesia setahun kemudian ada lompatan teknologi yang begitu dahsyat kemudian sudah pakai word processor eh menggunakan times new roman. Jadi, Bu, yang dipersoalkan itu bukan masalah huruf angka, bukan teknologinya itu. Nah, kemudian di sekitar kampus Fakultas Teknik UGM tumbuh jasa fotokopi dan penjilidan ya. Nah, pada saat itu Fakultas Teknik itu masih di sekitar ee skip itu. Jadi, jalan Sesimanjuntak itu ya. Salah satu fotokopi itu namanya Sanur di Jalan Cornelisan Juntak ini. Bila tidak salah itu, bila tidak salah pemiliknya itulah kawan baik saya itu namanya Pak Y. Saya singkatan saya beri singkatan ya karena saya tidak tahu apakah beliau masih hidup atau sudah ee meninggal. Beliau adalah seorang pegiat radio amatir orari Pak Y ini dan saya mengenal banyak pegiat orari. Saya banyak kenal pegiat orari sejak tahun 1973-an ya, sejak saya mahasiswa. Di antaranya Pak JK ini orang Manado ini yang terkenal dengan nama sandinya nasi gudek ya. Jadi saya kenal betul banyak e anu ini pemilik rumah bar di sekitar jalan perwakilan. Kemudian ada P Pak Pak H. Pak Paha ini tinggalnya di Baciro. Ini adalah teman satu ee angkatan di teknik UDSI. Kemudian Pak A di Jalan Mataram. Kemudian Dr. Gigi M e orang ini nih orang ee Pontianak ini yang kemudian beliau menjadi perguruan tinggi angkatan laut di Jakarta ya. Jadi banyak sekali teman-teman saya yang seperti itu. Jadi dapat dipastikan belum ada komputer PC. yang beroperasi dengan Windows pada tahun 1 sampai 1991 itu tidak ada. Tidak ada. Jadi apalagi belum ada font times new roman sampai 1991-an, tidak ada. Saya mengalami operating system Windows 31 itu pada sekitar tahun 1992. Saya ingat betul ini mengapa ada saya ceritakan menjelang sebuah pameran hasil pembangunan besar di area Jakarta FER ada sebuah pameran nasional gitu hasil pembangunan di Jakarta Fir yang dibuka oleh Presiden Soeharto itu kira-kira pada tahun 198 ee 2 eh 1992-an itu di antaranya adalah teknologi dan manajemen kehutanan. Nah, ini di sekitar momen itu saya mengenal tokoh-tokoh Fakultas Kehutanan UGM dan IPB ya. Juga saya mengenal beberapa pejabat Kementerian Kehutanan dan beberapa pengusaha HPH termasuk di antaranya saya kenal baik dengan Prof. Ahmad Sumitro ini yang pada saat itu saya kira sudah tidak menjabat lagi sebagai ee dekan Fakultas Kehutanan UGM ya. Tapi saya kenal baik. Nah, sejak rilis window 31 pada 1992, jadi saya enggak tahu di Amerika rilisnya tahun berapa, tapi saya kira masuk ke Indonesia tahun 1992. Saya pensiunkan Max 1 saya yang tadi itu ya. Karena ini sudah sudah kemudian saya membeli laptop dengan operating system Windows 31 dengan teknologi click and drag cut and paste alam kintos. Sudah ada mouse-nya. Sudah ada mouse-nya dan itu sudah ada apa? ee gambar-gambarnya itu. Jadi ini ee saya ya sudah kalau begitu ini sudah ada hard disk-nya dan sebagainya saya pensiunkan Mintos. Jadi kar setelah itulah kemudian kita baru mengenal eh eh times and times newment itu. Jadi saya ingat peristiwa ini. Mengapa? Karena saat itu menjelang saya berangkat eh post do research di ET pada 1993. ETH itu sering dipanggil juga Swiss Federal Institute of Technology. Jadi supervisor saya yang di Amerika itu kan pindah ke sana. Kemudian kami kontak-kontakan kemudian saya eh post doc research di sana pada 1993 ini. Jadi kesimpulannya adalah begini. sudah dapat dipastikan belum ada komputer PC yang beroperasi dengan Windows pada tahun 1982 sampai 1991 ya. Belum ada belum ada font times New Roman. Ini sengaja saya buat anunya fontnya bentuknya seperti ini. Times New Roman sampai dengan 1991-an karena itu baru keluarnya itu kira-kira 1992. Sampai tahun 1991 teknologi word processing masih sangat sederhana. Umumnya orang tuh pakai Word Star. Wordstar ini sudah anu paling canggih pada saat itu pencetakannya masih menggunakan dot matrix printer ya. Jadi saya yang sudah mencetak tesis saya eh tesis PhD saya di London pakai laser jet itu di sini belum di apa di Indonesia belum ada sama pada saat itu. Jasa fotokopi Sanur dan lain-lain bukan percetakan itu. Itu jasa fotokopi dan penjilidan saja. Karena saya kenal betul pemiliknya Pak Y itu ya. Kalau ada mahasiswa yang mau mencetak halaman pengesahan skripsi berapa biayanya? Itu persoalannya. Masa mencetak cuma satu halaman atau katakan enam halaman gitu. Enam halaman. Karena mencetak buku saja harus minimal 2.000 kopi saat itu. Iya kan? Kalau misalnya dia cuman mencetak enam halaman karena apa? Jumlah kopi ee itu kan kalau enggak salah sekitar en enam kopi lah. Satu untuk sendiri, satu untuk departemen, satu untuk fakultas, satu untuk universitas. Kira-kira begitulah satu untuk pembimbing gitu-gitulah ya. Jadi 4 L 5 en kopi lah gitu. Bagaimana biar berarya berapa itu kalau mencetak seperti itu ya? Jadi saya mengapalami OS Windows 31 pada sekitar 1992. Teman-teman Kagama seharusnya bersuara untuk menyelamatkan nama baik almamater UGM ini. Iya, jelas sekali apa yang disampaikan oleh Prof. Tono Sapsono tadi dan di sini akhirnya bisa memperkuat apa yang disampaikan oleh dr. Rismanian maupun juga dr. Suryo terkait bukti-bukti yang sudah dianalisis termasuk juga ini jenis font dari skripsi maupun juga ijazah yang memang di tahun tersebut belum ada yang namanya Tes New Roman. Kemudian juga terkait mesin print atau mesin cetak yang digunakan di tahun tersebut memang belum ada laser jet sebagaimana yang diketahui oleh Profesor Tono Saksono dan banyak lagi bukti-bukti lain yang diperkuat tadi oleh penyampaian ee Profesor Tono Saksono tadi ya, Teman-teman. Jadi, semoga ini ada manfaatnya. buat teman-teman sekalian yang mungkin sampai saat ini masih terus memantau perkembangan ee ijazah Pak Jokowi yang memang ini sudah masuk ke dalam ranah hukum atau pengadilan dan semoga nanti e pihak peradilan atau mungkin ee penentu apakah ini asli atau tidak bisa memberikan hasil yang seadil-adilnya seperti itu ya. Baik, mungkin itu yang bisa kita sampaikan dalam eh video kita kali ini. E semoga ada manfaatnya dan seperti biasa jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini supaya tidak ketinggalan update terbaru yang saya update di channel saya Imran Official. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
✅ 𝗟𝗜𝗞𝗘 ✅ 𝗦𝗛𝗔𝗥𝗘 ✅ 𝗦𝗨𝗕𝗦𝗖𝗥𝗜𝗕𝗘
Berita terbaru Anies Baswedan hari ini 9 Mei 2025 | Kali ada Seoarang Profesor Lulusan dari Universitas Gadjah Mada angkat bicara soal ijazah jokowi, ungkap bukti yg memperkuat dugaan ijazah jokowi palsu …
Untuk informasi selengkapnya, silahkan simak berita terbaru hari ini sampai selesai!
Sumber video : https://bit.ly/3YEYZBM
======================
𝗞𝗢𝗡𝗧𝗔𝗞 𝗞𝗔𝗠𝗜
📧 Email : imranprasetyaofficial@gmail.com
#aniesbaswedan
#pilkadajakarta
#pilkada2024
#beritaterbaru
#beritaterkini
#beritaviral
#beritahariini
#aniesbaswedanterkini
#aniesbaswedanterbaru
#prabowosubianto
#nazwashihab
#rockygerung
#korupsipertamina
#feriamsari
Terimakasih telah memilih channel kami dan salam konten positif!