Irjen Pol. Aryanto Beberkan Langkah Pembuktian Soal Polemik Ijazah Jokowi | AKIM tvOne

Ya, persoalan berkaitan dengan keapsahan ijazah Presiden Ketu Republik Indonesia Joko Widodo ini memang sudah sekian minggu begitu ya menyorot ataupun juga menarik perhatian publik pemirsa. Tetapi belakangan kita ketahui bahwa di hari Jumat kemarin ini ipar dari Pak Jokowi yang juga didampingi oleh tim kuasa hukum bersama-sama ke Mabes Polri untuk kemudian menyerahkan ijazah asli tersebut untuk kemudian ini dimintai ataupun juga diselidiki lebih lanjut. Kita juga ketahui bahwa pihak kepolisian ini akan melakukan tes uji forensik begitu ya berkaitan dengan dokumen-dokumen yang kemarin diterima. Kita akan membahasnya pemirsa di apa kabar Indonesia malam dengan sejumlah narasumber yang sudah hadir. Kita akan sapa satu persatu terlebih dahulu. Ada Irjen Polnawira Arianto Sutadi penasihat ahli Kapoli. Selamat malam Pak Arianto. Selamat malam Pak. Baik terima kasih sudah hadir di Apa kabar Indonesia malam. Kemudian di sebelahnya sudah ada Mas Rubi Alamsyah yang merupakan pakar digital forensik. Selamat malam Mas Ruby. Malam Mbak Tiara. Baik, saya ingin ke ee Pak Aranto terlebih dahulu. Pak Aryanto, kalau Anda menyoroti apa yang saat ini sudah dilakukan oleh Pak Jokowi ya kemarin di hari Jumat di tanggal e 9 begitu ya, ini kan sudah bersama-sama untuk menyerahkan dokumen asli, menjawab dan juga ee melakukan langkah pembuktian. Anda melihat hal ini sudah tepatkah untuk kemudian ee menanggapi begitu ya isu-isu yang beredar sekalipun itu sudah sekian lama. Ya, saya memprediksi ini itu langkah kunci untuk menuju kepada mengerucut akhir daripada gonjang-ganjing. Kalau menurut saya ini gonjang-ganjeng ini kan antara A dan B ya. Yang satu ini menghujat Pak Jokowi, yang satunya lagi ini dituduh bahwa ijazahnya palsu dengan itu. Nah, sekarang ini membalas kan gitu. Ini kasus ini sebenarnya satu kasus tuh harusnya penanganannya itu kalau dulu waktu saya reser dulu ya saya bikin apa perkap itu kalau kasus yang seperti kayak gitu itu penanganannya satu tempat karena apa buktinya kan nanti yang yang untuk membuktikan kasus ini juga itu juga yang untuk membutuhkan kasusnya ini itu juga mestinya itu sebaiknya ditangani satu satu tempat dan ini ya arah daripada pembuktian itu ya kalau yang ini Pak Jokowi ini kan ingin mengatakan bahwa saya dicemarkan namanya ya karena mereka menyebutkan ijazah saya palsu. Betul. He barulah sekarang menyetorkan ijazah palsunya ini. Ini yang palsu ini. Ini yang asli ya. I. Nah, nanti polisi akan buktikan yang digembar-gemborkan itu tadi itu palsu atau enggak kan gitu kan. Itu tu canan fotokopi itu. He. Mohon maaf saya ini untuk pembuktiannya saja langkah dan tahapannya seperti apa nantinya. I membuktikan ijazah palsu itu ya. Iya. tidak harus pakai sacientifik. Oke. Membuktikan suatu produk itu ya. Produk itu harusnya asli apa tidak ya pembuatnya yang ditanya. Kalau cetakan ya gimana mesin percetakannya? Kalau itu satu universitas ya produknya itu ya universitasnya ditanya semua saksi dan kemudian bukti-bukti yang ada di sana itu aslinya seperti apa ya itu pembanding pembanding yang asli-asli itu itulah yang ijazah Pak Pak asli itu untuk membuktikan keaslian Pak Jokowi itu nomor satu harus lari ke kepada produknya he universitasnya saksi-saksi yang masih hidup teman-teman yang masih itu. Itu untuk menyatakan bahwa itu itu isasah itu asli atau palsu kan gitu. kampus dan juga teman-teman Pak Jokowi pada saat itu sudah pernah bersuara. Apa yang kemudian membuat ini begitu rumit oleh pihak kepolisian? Mungkin dia sehingga itu masalahnya bersuaranya tidak di pengadilan. Masalahnya bersuaranya itu tidak menjadi saksi di dalam pembuktian pengadilan. Nah, kalau sekarang kan sudah masuk nih itu makanya saya mengerucut pada itu karena ya untuk membuktikan bahwa keaslian itu semua yang tadinya kesaksian itu sudah dibawa ke penyetik gitu. Nah, tinggal nanti membuktikan apakah yang digembar-gemborkan itu bahwa ini jasa ini menurut teori ini ini itu adalah yang memang apa kopian atau apa yang asli daripada ijazah yang asli itu nanti akan ketahuan nanti kalau ini tidak ya terasa berarti menggembor-nggemborkan itu terbukti gitu. Baik. Jadi nanti ini penyelesaian ini ya kalau digabung selesai dua arah. Yang satu Pakelaporannya Pak Jokowi itu bisa ending sampai ke pengadilan membuktikan bahwa ijazah dia itu tidak palsu dan dia betul dicemarkan. Yang satu bahwa ternyata yang digembar-gembarkan selama ini adalah ya apa cuman fotokopi yang kemudian dianggap itu jasa palsu penduduk dan dia pasti kena pasal itu. Itu anu prediksi saya. Baik, Parianto. Anda tadi menyebutkan memang seperti yang kita ketahui juga ya, bahwa saksi-saksi ini sudah dimintai keterangan kalau tidak salah sudah ada lebih dari 30 begitu ya. Ee termasuk juga teman-temannya Pak Jokowi, kolega yang kemudian ini berada di Jogja pada saat itu. Dari saksi itu apa yang perlu digali, dokumen apa yang perlu didapatkan oleh pihak kepolisian? Dokumen asli ijazah dari UGM itu kayak apa? Termasuk yang Pak Jokowi itu apakah asli apa tidak? Kan dari keterangan saksi itu kan ya, Pak. Saya dulu bikin skripsi ini teman saya ini ini itu direkap menjadi suatu saksi. Ikut program belanja berhadiah 16 miliar di depo bangunan. Belanja di depo bangunan bisa semakin untung, untung dan untung. Depo bangunan, supermarket bahan bangunan yang lengkap, nyaman, dan murah. Hanya di Depok Bangunan saksian. Oke. Rektornya yang dulu menguji siapa itu? Saksi ya. Semua ada kan? He ya sudah itu diajukan di pengadilan itu pasti hakim akan yakin bahwa itu isasah itu palsu eh apa isasah itu asli gitu. Jadi membuktikan keaslian idahnya Pak Jokowi itu tidak perlu dibandingkan secara forensik dengan yang isas ias yang lain wong yang asli wong dia ada di situ kok. Jadi sebenarnya sederhana begitu ya. Kalau Anda lihat ini sebenarnya polisi sudah mau melakukan langkah yang positif sebenarnya dengan uji tetapi itu sebenarnya tidak perlu ke sana. apanya tidak perlu untuk melakukan uji forensik se dia kalau ngomong uji forensik itu untuk mengatakan bahwa polisi sekarang itu tidak tidak apa tidak asal cuman kesaksian doang kan sacientific mesti pakai forensik ya i forensik itu tadi dipakai tetap tapi untuk membuktikan yang itu tadi yang kopian yang diedarkan itu tadi itu apakah betul-betul secara forensik itu memang apa kopian daripada ijazah yang dimiliki oleh Pak Jokowi yang dianggap itu palsu itu tadi itu. Nah, di situlah apa uji menurut saya ya apa alat itu untuk membuktikan itu yang forensik itu untuk membuktikan justru yang kopian dipakai untuk mengedarkan itu. Tapi kalau untuk pembuktian se asli dari Pak Jokowi itu ya dari sumbernya itu. He artinya kalau dokumen dari pelapor dalam hal ini adalah Pak Roy Suryo itu tetap dibutuhkan juga Pak R. Oh iya iya. Oke. Justru itu yang nanti dibutuhkan itu apakah itu betul-betul kopian daripada ijazah yang dianggap ijazahnya Pak Jokowi yang palsu. Nanti akan dicari itu dari mana dia kok dapat kopian seperti ini. Sementara dibandingkan dengan jasanya dibandingkan dengan yang asli yang dibawa Pak Jokowi gitu. Baik. Tapi Pak Jokowi didurukung dulu dengan saksi-saksi ini bahwa ini oh memang ini asli. Nah baru nanti untuk membanding yang yang diedakan ROR itu kan. Kalau dari teori penyemikan kayak gitu sih. Simpel. Baik. dari segi ee kacamata penyidik begitu ya. Saya ingin tahu dari Mas Rubi. Mas Rubi, Anda sepakat bahwa sebenarnya permasalahan pembuktian ini sebenarnya simpel, tidak perlu uji forensik begitu. Hanya mungkin dilihat dari ijazah asli Pak Jokowi kemudian dicompare atau dibandingkan begitu dengan teman-temannya atau dari pelapor. Iya. Saya sepakat bahwa pada intinya benar mestinya ee produsennya siapa ini dan produsennya tinggal di membuktikan secara administratif ini benar apa tidak. kan simpel itu. Tetapi kan ini ada sudut pandang lain, ada pihak-pihak yang menggunakan sudut pandang lain, yaitu mencobalah menggunakan kata-kata ataupun menggunakan ilmiah ee digital forensik gitu kan. Nah, ini yang menarik sih kebetulan kebetulan kami memang di bidang itu sudah 20 tahun gitu ya. Nah, jadi ee penggunaan istilah digital forensik untuk menganalisa sebuah barang bukti ijazah kurang tepat gitu loh. Kurang tepat karena itu produk analog gitu kan. Itu produk analog bukan produk digital. Satu itu. Kedua yang dianalisa misalnya memang digital berupa hasil scan dari ijazah asli, hasil ee foto dari ijazah asli. mungkin sah-sah aja, tapi akan perlu dilihat parameter-parameter yang diperiksa itu apa. Satu, kedua, ee pastiin itu memang benar dari sumber aslinya apa enggak. Kalau cuman dari misalnya yang beredar kan misalnya cuman dapat dari media sosial ataupun platform-platform online lain di mana kebanyakan platform-platform online maupun media-media chatting yang kita gunakan itu e foto asli, gambar asli. Begitu kita upload itu akan sudah dirubah otomatis oleh platformnya untuk dikonversi, diperkecil file-nya agar tidak terlalu besar. Nah, tapi tetap orang bisa melihat. Dari situ aja membuktikan bahwa file kalau yang kita ambil dari media sosial itu tidak sama persis 100% seperti aslinya karena sudah ada perubahan ee data di dalamnya karena dipet menjadi kecil. Nah, itu yang paling intinya sih satu lagi mereka menggunakan digital forensic ini dengan tepat apa enggak? Sudut pandang itu sah-sah aja tapi balik lagi digital forensiknya benar-benar digunakan diterapkan dengan tepat atau tidak ya. kita jadi kemarin sempat ramailah ya di apa namanya di komunitas kami terkesan digital forensic itu eh dipakai sebagai tools untuk scientific investigation oleh siapapun dengan keilmuan apapun dan bisa tampil gitu loh kan. Nah, itu kan yang menurut kita kurang tepatlah alias seperti tadi disebutkan, kurang tepat untuk mengajarkan ke masyarakat untuk sesuatu ee apa namanya yang kurang pas, kurang tepat untuk dijadikan tools ee pembuktian tertentu. Nah, tetapi kalau sudah kasus ini masuk, sudah dilaporkan sama apa pelapornya ini sudah masuk ada item digital forensiknya karena yang tadinya gembar-gembor menyalahkan itu menggunakan ilmu digital forensic. Akhirnya kan pasti nanti pelapor juga akan menyiapkan apa namanya ee counter untuk yang saentifik yang tadi digunakan. Apakah benar, sesuai, tepat. Lalu misal semuanya tepatlah. Benar misalnya dapat dari yang asli. Nah, tekniknya analisanya tepat atau tidak? Begitu juga dengan orangnya gitu. Itu kalau kita berbicara mengenai apa yang sudah didapatkan dan juga diteliti oleh pelapor begitu ya Mas Rubi ya. Tapi kalau kita berbicara mengenai ahli digital forensik dalam kasus ini kan memang data-datanya sudah masuk begitu ya. berbagai ee data ini sudah diambil oleh pihak kepolisian dari teman-teman Pak Jokowi, kemudian dari pihak universitas juga dan bahkan ee ijazah aslinya. Untuk menentukan keabsahannya apa yang paling utama difokuskan, diteliti oleh para ahli digital forensik ini? Nah, tadi yang kalau menurut pendapat saya kalau pada apa intinya mestinya yang utama yang bukan non digital forensik, Mbak. ini ee menurut saya yang dilakukan oleh penyidik ee forensik yang digunakan itu yang non digital forensik kok. Satu menganalisa sebuah tanda tangan di ijazah itu benar enggak? Sama enggak dengan ijazah yang atau memang yang membuat tanda tangan ijazah yang beredar sebelum e apa yang kurang lebih sama lalu pengidentikan penggunaan kertas dan titik-titik tertentu yang mana itu ada detailing-nya. Nah, itu forensik yang analog itu bisa melakukannya. He. Sedangkan seperti tadi disebutkan ee yang digitalnya itu untuk membanta atau meng-counter dari para pihak yang tadi. Jadi ada dua porsi menurut saya. Jadi forensik yang analog maupun yang digital. Baik. Em dari pihak pelapor ini menyebutkan bahwa sebenarnya ia lebih ingin untuk pengecekan ini dilakukan di luar negeri. Begitu ya, Mas. Sebenarnya saya ingin tahu sebenarnya perbedaan antara apa yang sudah dilakukan oleh penyidik kita dan juga yang dilakukan di luar negeri itu seperti apa. Tapi boleh dijawab nanti kita harus ja terlebih dahulu. Tetaplah bersama kami di Apa kabar Indonesia malam. Yeah.

AKIM, https://www.tvOnenews.com – Irjen Pol. Aryanto Beberkan Langkah Pembuktian Soal Polemik Ijazah Jokowi | AKIM tvOne

Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengatakan ijazahnya bukan merupakan obyek penelitian. Pernyataan itu diucapkan Jokowi saat menanggapi tudingan bahwa dirinya melakukan kriminalisasi terhadap peneliti karena telah melaporkan mereka ke Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya.

Jokowi menyatakan pihaknya merasa mereka sudah menghina dirinya sehina-hinanya.

Pengacara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) Yakup Hasibuan mengatakan, ijazah asli Jokowi diminta oleh Bareskrim Polri untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan dalam berkas perkara laporan dari Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana.

Yakup menuturkan, ijazah SMA dan ijazah dari universitas milik Jokowi sudah diserahkan kepada penyidik untuk diperiksa di laboratorium forensik.

AKIM01
GUS01
AS01

Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live
Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:

Facebook – https://www.facebook.com/tvOnenews
Instagram – https://www.instagram.com/tvOnenews
Twitter – https://twitter.com/tvOnenews
TikTok – https://www.tiktok.com/@tvOnenews
Website – https://tvOnenews.com