Tifa Dan Roy Suryo Panik Mau Diperiksa Minggu Ini. Rismon Terus Dikuliti!!!

memakai baju bernuansa merah. Artinya ini berita yang hot banget. Oke. Apa itu? Ya, soal kepanikan Tifa yang mendapatkan surat panggilan dari Polda Metro Jaya yang mau diperiksa minggu ini. Bisa hari ini, bisa ee besok, lusa, dan seterusnya. Kita lihat saja. Panik dia. Kemudian Roy Surio juga panik. Entar kita lihat ya kepanikannya bagaimana. Nah, Rism terus-menerus sekarang ditelanjangi oleh ahli forensik. Beneran asli enggak kayak dia, palsu ya. Entar kita lihat ditelanjangin terus karena ternyata ijazahnya palsu. Tapi dia yang paling kencang bilang ijazah Jokowi palsu. Lucu kan? Nah, lucu banget. Oke, ada beberapa yang numpang lewat dulu makanya jangan dikip sebelum ketiga topik tadi ya. Cepat aja nih ya. Nah. Kita tahu kan belakangan ini banyak berita bahwa ada gangguan-gangguan preman ya. Nah, di sini kita lihat ya ee di Tribun News, Prabowo minta Kapori hingga Jaksa Agung tumpas premanisme yang berkedok organisasi massa ya. Waduh, mantap ini. Kemudian ee Prabowo minta juga tindak tegas ormas yang mengganggu keamanan masyarakat W yang membuat situasi tidak kondusif. Nah, akhirnya Kejagung langsung ee meresponi. Dia bilang, “Iya, dia akan menindaklanjuti perintah Prabowo dan dia akan bekerja sama dengan e kepolisian akan tindak premanisme yang berkedok ormas. Rasain ya.” Nah, cepat aja dah nih. Ini cewek nih ya. Satu nih ya. Oh, lu lihat tampangnya judes banget gitu ya. Nah, inilah mahasiswi ITB yang ditangkap diduga mengedit foto tak senono antara Prabowo dan Jokowi. Di kanan bawah itu ada foto buatan di menggunakan aplikasi AI. Dibuatlah seakan-akan ee Jokowi dan Prabowo ciuman. Nah, itu kan disensor tuh ya. Nah, ditangkap dia inisialnya SSS. Wah, S-nya tiga nih ya. Ditangkap dah. Wah. Kemudian partai Sosmet. memperlihatkan tampangnya mahasiswi ITB yang lihat dari mukanya judes banget gitu ya. Dia bilang, “Ke mana nih semua ribuan retweet dan komen yang mendukung saat dia memposting penghinaan yang brutal itu? Kini tak satu pun menampakkan diri kabur semua.” Padahal waktu dia posting ditepukin tangan, diretweet, ya kan? Sekarang mana yang mau dukung? Maju dong ke kepolisian. Belain dong teman lu ini. Enggak ada. Nah, ini ada cuitan ya. Dia bilang, “Kemarin mana tuh yang ngasih dukungan kepada anak ini ya? Yang pakai baju kuning itu kan mukanya menghadap tembok. Enggak ada yang mau patungan buat kirim pengara bantu dia gitu.” Hah. Ingat, starrome itu sangat berbahaya. Ingat, cuitanmu itu bukan kritik tapi sudah kurang ajar dan tidak ada etika. Oke. Iyalah itu bukan kritik namanya, itu penghinaan ya. Kurang ajar. Oke. Sayangnya. Nah, kita lihat nih berita di Kompas ya. Kontras. Nah, entar kita lihat kontras itu apa sih? Wah, bilang itu kriminalisasi katanya ya. Kriminalisasi. Polisi tangkap mahasiswi ITB itu yang mengunggam memo Jokowi yang tadi sedang ciuman itu dikatakan oleh kontras kriminalisasi. Astaga, otaknya di mana ini? Dia bilang nih, ya, Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan. Kontras. Jadi dianggap si mahasiswi ITB ini korban kekerasan, kekerasan polisi. Astaga. Yang kayak begini-begini nih yang membuat orang-orang semakin ee ngelunjak ya. Dia bilang, dia menilai pihak kepolisian telah melakukan kriminalisasi ya, menangkap mahasiswi dari ITB. Ini yang membuat memgambarkan presiden ketujuh Joko Widodo dan Presiden RI ke-8 Prabu Subianto yang tadi yang saya bilang berciuman. Kurang ajar itu bukan kritik. Nah, di sini dikatakan kontras bilang kami menilai dalam konteks kebebasan berpendapat. Palalu kebebasan pendapat. Serius saya ngong palu. Itu bukan kebebasan berpendapat kebebasan menghina. Mana ada kebebasan menghina, melecehkan kepala negara itu dibilang kebebasan berpendapat. Ah, entar kita lihat lagi ya di Amerika gimana ya yang katanya demokrasinya dijamin. Entar kita lihat entar entar entar ya. Dia bilang polisi telah melakukan kriminalisasi terhadap mahasiswa ITB. Kasus ini menunjukkan bahwa negara antikritik palu botak. Dari mana bilang negara antikritik? Kalau kritik beda sama menghina. Aduh ini kontras makin lama makin dungu ya. Catat dungu saya bilang ya. Ujar kepala divisi hukum kontras yang namanya Andri Yunus. Kasih Anda kontras nih ya. Tapi sayangnya sayangnya ini saya kurang setuju nih ya. Tapi okelah. Habib Roman, Ketua Komis DPR RI akhirnya ee menjamin bahwa mahasiswi ITB ini untuk bisa dibebaskan karena orang tuanya minta maaf. Aduh, kalau saya sih saya tidak akan menjamin ini. Tapi akhirnya karena dijamin oleh ketua komisi 3 ini dibebaskan. ya. Tapi okelah itu urusannya Komisi 3. Nah, ini juga ada satu orang nih yang tampangnya sebelah kanan tuh. Aduh, sor ya, ini kayak tampang residivis gitu ya. Aduh, namanya saya lupa akunnya di Twitter itu sudah pernah saya bahas sebelumnya ya. Partai SOS bilang sudah seminggu dia ditahan. Tak satuun mereka yang menjerumuskannya. Maksudnya menjerumuskannya yang suka kasih tepuk tangan, kasih like ya, yang retweet ke mana-mana. Dia sering menghina Jokowi ya. Enggak ada tuh ya. yang apa ya ee yang mendukung dan menjenguk dia setidak-tidika enggak ada ya enggak sudi menjenguk dia. Padahal dulu dia ditepokin gitu ya. Oke deh rasain ya. Jadi Anda lihat ya satu persatu orang yang begini-begini suka menyebarkan ho ya siap-siap ya. Makanya kalau Anda punya akun sosmet sering-sering Anda kritik bolehlah. Tapi kalau Anda sudah menghina, menjelek-jelekkan, itu bukan kebebasan berpendapat, ya kan? Namanya Anda melakukan ya ee tergantung bahasa hukumnya bisa dibilang perbuatan melawan hukum, perbuatan tidak menyenangkan dan segala macam ya. Oke. Nah, ini juga ada orang di sini disebut namanya Narkosum. Narkosum itu dia punya akun di di Twitter Narkosun. Sori, Narkosun. Nah, di sini ada cuuitan ya dari siapa ini? Cuitan dari Hanker Sotoy. Hanker Sotoy dia ee meminta perhatian kepada Kementerian BUMN dan juga Pak Erik Tohir ya, bahwa Narkosun ini adalah karyawan BUMN ya, di PLN yang namanya Sunaro, tapi dia punya akun disebut Narkosun ya, dibalik-baliklah ya. Sunarko namanya. Dia adalah manajer logistik dan kepabayanan PLN UIP Nusra di Nusa Tenggara Barat. Cari makan dari pemerintah tapi dia nyerang pemerintah. Nah, maksudnya lu udah cari makan dari pemerintah, jangan menyerang pemerintah dong dan menghasut orang lain untuk makar. Kecuali lu orang kaya, lu entrepreneur. Ya, itu juga enggak boleh sih. Tapi ini lucu. Karyawan PLN, karyawan pemerintah kan, karyawan BUMN dong. Tapi dia menyerang pemerintah. Makan dari pemerintah tapi nyerang pemerintah. Ya kan? Menghasut orang untuk makar. Ini dia tampangnya ya. Anda lihat ya. Udahlah yang kayak begini satu persatu. Saya senang nih kalau ditangkap-tangkapin ya. Nah, kita mulai masuk nih ke soal ijazah palsu. Nah, di sini ada cuitan menarik dari Alex ya. Di situ dia mengkomentari berita dari warta kota ya. Dia bilang warta kota ini ya, Egi Sujana. Egi Sujana akan cabut laporannya jika Jokowi bisa buktikan ijazahnya asli. Aduh, ini pengacara. Saya baca lagi ya. Egi Sujana pelan-pelan nih akan cabut laporannya jika Jokowi bisa buktikan ijazahnya asli. Salah lu. Kalau Jokowi bisa buktikan ijazahnya asli, enggak mungkin lu cabut lagi laporan lu. Diproses tetap. Ya kan lu lagi dilaporin lagi. Bagaimana mungkin ya kalau Pak Jokowi bisa buktikan ijazahnya asin lu siap-siap. Makanya Alex bilang jika ijazah Pak Jokowi terbukti asli laporan el dia kan melaporkan Pak Jokowi. Sok-soan dia ya. Ya kan? Nah, artinya laporan dia sendiri gugur. Enggak usah terlalu berharap Pak Jokowi juga ikut cabut laporannya karena kalian sudah fitnah Pak Jokowi. Sudah lama fitnahnya, ya. Kemudian Romeo. Romeo juga mencuit. Kira-kira sama disebut nih. Ini kata Romeo loh. Saya cuma baca ya. Egi manusia durjana akan cabut laporan jika Jokowi bisa buktikan ijazahnya asli. Ketawa dia. H.ha. itu emoticon ya. Iya. Mengomentari berita ini, Egi Sujana akan cabut laporannya jika Jokowi bisa buktikan ijazahnya asli. Aduh kocak banget ini ya Egi Sujana. Dia padahal dia lawyer loh. Astaga. Oke deh. Nah kan ada inisial K waktu itu ya yang dilaporkan juga oleh kuasa hukum Pak Jokowi. Ternyata bukan kadrun namanya Kurnia apa gitu ya. Di sini ada berita di Kompas. Kurnia penuhi panggilan polisi terkait laporan Jokowi. Rizal yang sudah saya bahas sebelumnya, Rizal Fadilah absen karena kecelakaan ketabrak motor. Waduh. Nah, ini ditanggapi oleh kampungan Nora. Setelah diperiksa penyidik sampai jam 10.00 malam, Kurnia mengaku sakit. Itu biasa tuh orang kalau sudah diperiksa bilang, “Aduh, sakit, Pak. Enggak fit nih, minta ditunda apa? Sakit muntah-muntah katanya. Pemeriksaan dihentikan dan akan dilanjutkan pada hari Rabu mendatang nih ya tanggal 14 Mei. Rasain lu, rasain lu. Padahal baru diperiksa ya udah sakit muntah-muntah. Kemudian ada suatu talk show ya di satu televisi swasta nasional lah ya. Bintang tamunya Pak Susno Doaji bekas mantan kabar es krim. Oleh karena itu, kampungan mencuit begini. Mendengar penjelasan mantan kabar es krim Susno Duaji, Risal Fadilah yang baru ditabrak motor kelihatan lemas dan panik karena Susno Duaji bilang, “Eh, itu penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium atas ijazah Jokowi sudah 90% yang sepertinya ya asli gitu ya. Nah, keterangan Susno seperti itulah kira-kira ya. sekarang dia dia lemas gitu ya, dia lemas dan panik. Mungkin dia berpikir ditabrak apa lagi ya supaya bisa mangkir lagi. Kan yang lalu mangkir karena ditabrak motor katanya seperti itu. Siapa itu ee kok saya lupa namanya ya? Hmm. Setianovanto ya di kasus e-KTP kan ngakunya ketabrak mobil, kepalanya benjol. Akhirnya ee bekas pengacaranya masuk penjara tuh karena dia merekayasa ee peristiwa tabrakan itu. Nah, makanya sekarang Risal ini lagi mikir ditabrak apaagi ya supaya bisa mangkir. Lucu-lucu. Nah, kemudian waktu itu ada ee akademisi dan pakar hukum perguruan tinggi mendeklarasi ya gerakan kampus menggugat di UGM ya itu 1 tahun yang lalu. Nah, di bawah kita lihat itu ada cuitan dari demokrasi rasa nepotisme. Inilah berzer dibayar. Ya, Anda baca tuh ya cuitannya. Dia bilang wakil Rektor UGM serukan tangkap Jokowi. Jadi seakan-akan ada wakil rektor UGM sendiri yang bilang tangkap Jokowi. Kan orang percaya ya. Wakil rektor aja bilang tangkap Jokowi. Padahal rektornya membela Jokowi. Ya karena memang aslia lah. Nah, orang kan mulai goyang kan. Ternyata dalam video itu Wakil Rektor Ari Sujito yang namanya Ari Sujito tidak pernah mengeluarkan statement tangkap Jokowi. Jadi Anda ya maksudnya si demokrasi rasa nepotisme itu sudah membuat hoa. Nah, ini juga target nih. Oke. Nah, jadi satu persatu ya sabar sabar. Nah, ini dia kampungan mencuit. Tifa panik. Ada videonya lah ya. Enggak usah diputarlah. malas saya muterin muka dia gitu ya. Setelah menerima surat cinta dari penyidik akan diperiksa minggu depan. Ini kan berita ee beberapa hari lalu ya. Jadi minggu depan maksudnya minggu ini nih ya dari Senin sampai Sabtu lah sampai Minggu deh kita bilang ya. Dia panik dia dapat surat cinta mau diperiksa sama Polda Metro. Wah astaga kasihan. Lucunya Tifa ini di akun sosmet-nya sendiri minta dukungan untuk dirinya sendiri dan kawan-kawan we minta dukungan ya. Nah, dia mereferensikan sebuah video ya. Videonya mungkin dia sendiri yang buat ya. Yaitu apa? Kasihan juga nih kakaknya meninggal loh. Kakaknya Tifa meninggal di hari yang sama dia menerima surat cinta itu. Astaga. Kasihan kakaknya sih. Kakaknya kan enggak salah tapi meninggal. Enggak tahu kenapa bisa meninggal di hari yang sama ketika Tifa ee menerima surat panggilan Polda. Astaga. Udahlah turut berdukacita. Oke. Nah, ini Roy Suryo. Tribun Kaltim bilang Roy Suryo itu minta ijazah Jokowi itu dicek di lab Singapura lah. Dia minta orang percaya sama hasil cek dia, hasil pemeriksaan dia yang katanya pakai software canggih ela. Tapi ketika polisi mau periksa di pusat laboratorium forensiknya Por, dia enggak percaya. Dia bilang minta dicek di Singapura yang katanya netral. Nah, lu sendiri pakai software yang disebut netral. Ya enggaklah. Lu udah sebar-sebarin yakin palsu. Nah, begitu polisi mau periksa di push lapornya sendiri dia bilang enggak netral. Jadi lu yang netral padahal lu ngaco. Ya kan? Nah jadi dijawab sama pihak kepolisian, laboratorium forensik kita LAPOR sudah teruji. Wah. Aduh lemas Dat Rosurio ya kasihan. Nah miniet mencuit berkaitan dengan itu. Dia dia mengkritisi juga ini ee si Roy Panci ya. Hm. Dia bilang ee kasarnya lu kan sok-sokan lu pakai apa ya? pakai teknologi canggih ya buat gaya-gayaan kok sekarang mau minta ijazah dibawa ke luar negeri dengan alasan tak percaya kemudian dia menyerukan tolak pus lapor uji forensik seakan-akan mau menciptakan suatu framing bahwa kalau sampai dia ditersangkakan itu karena push la forp ini tidak netral udah ketakutan ya jadi ini benar sudah cukup menunjukkan ketakutan roy panci dan kawan-kawan menghadapi kekalahan di pengadilan nanti. Rasain kawan Jokowi juga mencuit yang serupa dengan itu. Sudahlah kalian Sukro. Sukro itu sebutan buat si Roy Suryo. Sukro itu kayak kacang apa tuh? Kacang Sukro gitu ya. Sukro CS. Mendingan bebenah siapin baju kesayakan kalian. Maksudnya untuk apa? nginp nanti di hotel Prodeo. Ah, ini kena si Rismon nih. Rismon ya. Alex mencuit soal Rismon. Rismon panik sampai minta bantuan Sultan Hamungku Buono ke-10 untuk memediasi mereka dengan UGM. Karena dianggap UGM kan ada di Jogja kan. Sri Sultan Hamkubook 10 ada di Jogja. Jadi dia minta bantuan Sultan. Aduh udah panik banget. Kenapa ini Rismon kok jadi begini? Nah, ini dia nih ya. Ini ahli forensik asli Joshua Sinambela yang sering dipakai sebagai saksi ahli di sejumlah kasus di pengadilan. Nah, dia menelanjangin lagi. Sebelumnya sudah saya saya bahas kan ya soal Yosua Sinambela ini. Sekarang dia telanjangin lagi. Dia bilang begini, “Ijazah asli lulusannya Maguchci University tidak menggunakan kertas putih. Karena Rismon bikin video tandingan, dia menunjukkan ijazahnya pakai kertas putih.” Nah, saya ada yang komen, “Lihat dong yang komentarism.” Dia sudah menunjukkan ijazahnya. Iya, tapi ijazah yang pakai kertas putih. Padahal Yamaguchci ini dia kasih contoh tuh ya menggunakan kertas tebal berwarna kekuningan ya. Setiap ijazah ada dua jenis bahasa Inggris dan ee bahasa Jepang huruf kanji ya. Nah, ditempatkan dalam satu map. Jadi ada ada dua begini ya, kiri kanan. Nah, ya. Coba minta orang tersebut, maksudnya Rismon mengirimkan foto atau scan ijazah aslinya yang detail yang dua halaman gitu ya. Orang tersebut diduka tidak menyelesaikan program S2 dan S3-nya di Yamaguchci. Jadi hanya transkrip dan bukti-bukti ikut kursus-kursus saja yang bisa ditampilkan dengan jelas oleh orang tersebut. Ada bisikan dari teman sebelah. Agar berimbang minta sekalian dokumentasi berikut. Maksudnya minta nih Rismon coba foto wisuda lu mana? Seperti Jokowi ada kan? Meskipun sudah ada dibilang palsu. Kurang ajar kan. Sekarang diminta respon mana foto wisuda lu? foto teman-teman lu waktu wisuda, ijazah lu yang dua halaman gitu pakai bahasa Inggris dan ee huruf kanji. Ya, disertasi sama tesis lu. Coba foto. Kan dia bilang skripsinya Jokowi palsu. Nah, sekarang disertasi lu ee disertasi untuk S3 ya, tesis itu untuk S2. Coba tunjukin terus testimoni teman kuliah lu mana? Coba munculin teman kuliah lu. Statement dari kampus lu Yamaguchci. Padahal yang mengucat statement kepada Yosua Sinambela bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan ijazah buat Rismond. Kemudian foto KKN, kuliah kerja nyata kalau ada ya kan. Nah di sini nih ada videonya Rismon di kita lihat nih ya. Rismon kasih ijazahnya pakai kertas putih tuh. Padahal kan di bawah tuh dikasih lihat mestinya yang bernuansa kuning. Satu bahasa Inggris satu lagi pakai huruf kanji. Nah ini dia nih contohnya nih ya. yang di sebelah kiri itu ya ada orang memperlihatkan ijazah dari Yamaguchci ya ee sebelah kiri kalau difoto sebelah kiri tapi kalau aslinya sebelah kanan ya itu pakai bahasa Inggris sebelah kirinya pakai huruf kanjanya Alex mempertanyakan M kenapa warna kertas ijazahmu warna putih mulus orang lain yang lulusan universitas Yamaci yang di Jepang itu kertas ijazahnya warna kuning loh. Malu enggak kalau begini? Malu banget. Sok teriak-terak ijazah orang palsu. Padahal ijazahnya sendiri yang palsu. Kampung Nora juga mencuit yang berhubungan dengan ijazahnya Rismond. Ijazah Rismon katanya dari Universitas Yamaguchci Jepang tidak identik dan tidak sama dengan ijazah dari universitas Yamaguchci yang asli yang pakai warna kuning dua halaman pakai bahasa Inggris dan huruf kanci punya Rismon kok kertasnya putih ya perbedaannya banyaklah cuman satu halaman maling teriak maling nah Good Citizen mencuit juga berhubungan dengan Rismond ini. Hai Rismon, apa benar ijazahmu yang dari Yamaguchci itu palsu? Seperti pernyataan di video ini. Ada video nih yang bas, tapi enggak usah saya putar entar kepanjangan. Apakah kamu keluar-kar soal ijazah Jokowi palsu itu untuk menutupi kebohongan kamu? Makan lu. Nah, ada orang yang namanya Eka yang nama akunnya Eka Enzo Zoy. Ekanzoy lah ya. Dia me-reply Ferry Koto. Dia bilang, “For your information, Trump dan fans, fans itu wakilnya Trump habis-habisan dijadikan memernada hinaan dan hujatan di medsos. Tapi tak satuun pembuat dan penyebar mem tersebut ditangkap atau diperkarakan secara hukum. Jadi seakan-akan ee ini Indonesia nih mentang-mentang Prabowo dan Jokowi dibuat mem saling berciuman terus mahasiswa ITB itu ditangkap.” Jadi ini ada yang bilang di Amerika kok enggak? Padahal ee Amerika kan hebat ya, menjamin kebebasan berpendapat gitu ya. Nah, akhirnya ada yang namanya Andrew Chan bilang kebetulan lewat nih. Jadi saya kasih bukti kalau Trump itu juga menuntut media dan pembawa acara atau warga negaranya sendiri yang memfitnah dan mencemarkan nama baik dia. Hasilnya Trump itu menang loh 15 juta dolar. media tersebut harus ganti rugi. Bagaimana Eansoy yang tadi bilang di Amerika enggak apa-apa tuh, pasti baru tahu kan. Nah, ini bukti-buktinya. Setidaknya ada tiga. Yang paling atas disebut Trump menuntut channel TV yang namanya ABC ya. yang di tengah Trump menuntut the moin register ya dan juga akan menuntut eh orang-orang yang mencemarkan nama baik dia juga. Yang ketiga di bawah BBC bilang Trump mendapatkan 15 juta dolar dari ABC channel TV ya dalam kasus pencemaran nama baik dia. Jadi dari mana negara Amerika yang katanya menjamin kebebasan pendapat sendiri pun menuntut orang-orang yang menghina, menjelek-jelekan presidennya. Nangkap lu? Nah. Kemudian ada praktisi forensik dokumen juga yang asli nih ya yang namanya Raden Hendro ya. Di suatu acara di talk show di TV yang di Kompas TV lah ya. Dia bilang peluang lima orang yang dilaporkan Pak Jokowi yaitu tadi Roy Suryo, Tifa, Rismon, Risal Fadila, dan Kurnia itu akan mendapat hadiah satu set baju orange dan makan gratis tidur beberapa tahun. Ya, masuknya di Hotel Prodeo kasihan. Nah, Vikosi akhirnya mencuit begini. Entar kalau sudah proses polisi, alasan-alasan tukang hoa begini kira-kira. Risal Fadilah sudah kan ketabrak motor mungkin mau ketabrak motor lagi. Kalau bisa mobil kali ya supaya bisa mangkir. Enggak tahulah. Ini kan kata netizen. Rismont ngakunya hernia nih. Katanya ini kata Vikosi Tifah keguguran. Ini kata Vikiosi loh. Saya cuman baca ya. Roy Suryo patah leher. Amin Rais mati suri. Egi turun bro. Kurnia pingsan kan sudah muntah-muntah tuh. I kan. Jadi Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekian sekian sekalian maksud saya inilah konsekuensi ya. Jika Anda merasa selama ini Pak Jokowi cuek-cuek aja ya. Eh, dihina, dicaci, e dipjokan. Diam-diam aja lu orang kena jebakan Batman sekarang. Hm. Terimalah konsekuensinya. Hadapi pemeriksaan polisi dan siapkan satu set baju ya buat nginp di Hotel Prodeo. Itu saja dari saya. Semoga ini mencerdaskan dan mencerahkan Anda semua. Silakan share video saya ini kepada teman-teman, sahabat atau kerabat supaya mereka tambah cerdas dan tercerahkan. Seperti biasa terima kasih.

#Tifa #RoySuryo #Rismon #TjandraTedja

Satu per satu mereka yang dilaporkan Pa Jokowi mulai panik dan sakit-sakitan serta kecelakaan. Begitu juga halnya dengan Roy Suryo, Tifa dan apalagi Rismon yang justru ijazahnya yang palsu.