Yuta Mio Panik CCTV Merekam Penampakan Hantu Kuntilanak Warna Warni di Depan Rumah😱
Hmm, akhirnya selesai juga deh belanjanya. Ini aku habis belanja makanan diumar untuk cemilan di rumah. Saatnya pulang. Aduh, kok kayak ada yang seram gitu ya? Kayak di belakang ada yang ngikutin Mio deh. Ah, ada apa ya? Aduh. Aduh. Eh, kok merinding gini sih? Ah, coba deh aku lihat dulu. Hah, kosong. Tidak ada apa-apa. Hah, apa mungkin ini cuma perasaanku aja ya? Karena ini kan sudah malam. Duh, aku harus cepat-cepat pulang ke rumah. Ah, ya udah deh. Aduh, tuh kan benar seperti ada yang ngikutin deh di belakang. Siapa sih? Ah, kosong lagi. Kok jadi takut gini sih ya, Mi? Aduh. Ah, kuntilana. Ah, ada kuntilana. Ah, tolong tolong Kuta. Kayak Yuta, tolongin Mia. Ada kuntutilana. Kutilananya warna-warni. Ih, serem banget sih. Aduh, kenapa ngikutin Mio? Hah? Kayuta, teman-teman. Kayuta tolongin Mia. Kuta, Kuta. Itu di luar sana ada kunti. Kunti, Kak. Hah? Kunti? Kunti apa sih, Mio? Maksud kamu apaan? Yang jelas dong kalau ngomong. Heh, Teman-teman, kenapa alarm CCTV berbunyi ya tiba-tiba? Ah, tuh kan Keyuta. Itu yang aku bilang tadi. Kalau di luar ada kuntilana warna-warni. Waduh, emangnya bener, Mio. Ya udah, yuk teman-teman kita cek dulu ke lantai dua. Apa beneran yang dibilang Mio kalau di luar ada kuntilana warna-warni? Tapi CCTV-nya memang berbunyi sih. Cepat Yuta, cek saja, cek saja sekarang. I ya, ya. Ini aku mulai cek dulu ya. Aku nyalain dulu monitornya. Apa benar yang dibilang Mio kalau di depan ada kuntilana? Wah. Eh, eh, eh. Itu, itu beneran beneran kuntilana. Kok, kok warna-warni kayak gitu ya? Aduh, Teman-teman gimana ini? Itu di luar rumah beneran ada hantu kuntilana tapi mereka berwarna-warni. Kayaknya mereka jahat-jahat semua deh. Gimana kalau sekarang? Kita cek aja ke depan yuk. Oh, ikut cucak Ucah. Kuntilannya warna-warni. Memangnya ada beneran C udah? Iya, Baby Callin. Tadi aku melihatnya juga. Eh, tapi kenapa udah gak ada ya? Padahal tadi aku lihat kok di CCTV kuntil anaknya ada di depan rumah. Hah? Beneran Kak Yuta udah enggak ada? Eh, iya benar. Kuntil anaknya sudah pergi. Ha, syukurlah. Ya udah, yuk ke Yuta. Mending kita makan jajanan yang aku beli saja. Oh, iya juga ya. Ya udah, yuk kita masuk ke dalam rumah dan kita makan jajanannya. Oh, Mio, teman-teman itu itu ada kok kok kuntilana. Aduh, kenapa kuntilananya warna-warni di sana? Waduh, aduh, aduh. King, kita harus kabur ini. Ah, tetapi kita harus wi. Ada lagi, Teman-teman. Aduh, kenapa kuntilanaknya ada di mana-mana. Mending sekarang kita kabur aja, yuk. Kuta, kita kabur ke mana? Kita kabur. Kita kabur. Ke mana? Ke mana? Ccah ucah. Tunggu, tungguin ma bejelin. Waduh, teman-teman kita harus kabur sekarang. Ah. Itu kok kenapa kuntil anaknya ngikutin kita? Aduh, gawat ini. E, kita enggak bisa. Harus belok dulu. Aduh, eh ini ini kita ke mana ya enaknya? Aduh, Kiuta. Hati-hati, Kak. Jangan nabrak-nabrak gitu. Aduh, tapi aku takut, Mia. Kuntilanaknya ada di mana-mana. Mereka ngikutin kita terus. Tolong, tolong, tolong. Akuta, mending, mending kita lapor polisi kean aja, Kak Yuta. Kita ke sana aja. Oh, iya iya, iya. Benarbenar. Oh, itu kenapa di depan sana ada kuntil anak juga? Aduh, gimana ini? Hah? Keyut hati-hati. Awas jangan mundur gitu dong. Oh, aku panik Mio. Soalnya di depan tadi kan ada kuntilana lagi. Ini ini kita ke mana lagi? Ah, itu, Kak. Tadi kita ke kantor polisi korban Kak Yute. Kenapa di kantor polisi Koban ada kutilanak lagi. Mereka banyak banget sih, Mio. Aduh. Iya, Kak Yuta itu soalnya kuntilanaknya warna-warni. Oh, ya udah, ya udah, sekarang kita bersembunyi di Yart aja, yuk. Aduh, kayaknya di sini kita akan aman deh. Ah, semoga kuntilanaknya enggak ngikutin kita lagi ya, Kak Yuta. Iya, iya benar, Mio. Ayo, teman-teman kita langsung masuk aja. Duh, Kak Mami. Kak Mami. K ke kek. Oh, teman-teman tu kuntutiladaknya di sini juga. H ayo kakak kabur kabur ah cepat kabur tunggu tunggu baby ayo teman-teman kita kabur sekarang jang jangan kita mau minta tolong kita sudah tidak punya tempat tinggal lagi. Soalnya pohon untuk tempat tinggal kita sudah ditebang. Kita datang ke sini karena tadi bertemu anak kecil yang cewek ini dan kita mau minta tolong untuk dicarikan tempat tinggal baru. Eh, tetapi e ke kalian, kalian enggak akan jahat kan sama kita? Tidak, kita tidak akan jahat sama kalian. Kita cuma ingin mempunyai tempat tinggal baru di pohon yang besar. Oke, oke deh kalau gitu. Baby challenge, Atom, Atom, kalian tunggu sini ya. Biar aku dan Mio yang mencarikan tempat tinggal baru untuk kakak-kakak kuntilana ini. Mio, itu ada pickup di sana. Mending kita pinjam aja ya. Iya, Kak Yuta. Ya udah, yuk, Kak. Kita cariin kakak-kakak kuntilana ini. Mmm tempat tinggal baru. Tapi di mana ya, Kak Hut? Oh, kayaknya mending di mana ya? Di hutan aja deh ya, Mio. Soalnya di hutan kan banyak pohon yang sangat besar. Ah. Iya, Pak. Kak benar-benar di hutan yang di sebelah gunung sana aja kayak iya ya. Duh, ini agak nanjak tetapi kok aku ngerasa takut ya, Mi? Aduh, aku juga takut sebenarnya. Tapi untung aja kakak-kakak kuntilana ini mereka baik-baik ya, Kak. Tidak cewhatin kita. Iya, Mio. Semoga setelah ini mereka tidak mengikuti kita, ya. Iya, Kak Yuta. Semoga aja mereka betah deh di tempat tinggal baru mereka ini. Aduh, tapi memangnya ada pohon besar, Kak, di sini? Ada, Mio. Aku melihatnya. Nah, itu dia. Itu di sana ada pohon besar. Semoga aja kakak-kakak kuntilana ini betah deh di sini. E, Kak, Kakak-kakak Kuntilana ini di sini ada pohon besar. Ini mungkin cocok buat tempat tinggal baru kalian. Emm, eh iya iya, Kakak-kakak Kuntilana ini di sini pohonnya sangat bagus dan besar. Kayaknya kalian akan betah deh tinggal di sini. Akhirnya kita punya tempat tinggal baru. Ayo teman-temanku, ini ada pohon yang sangat besar untuk kita tinggali. Wah, pohonnya sangat tinggi. Dan sepertinya ini adalah pohon yang sangat cocok untuk kita. Iya kan? Terima kasih anak-anak. Kalian adalah anak yang baik karena sudah mau membantu dan menolong kita mencarikan tempat tinggal baru. Siapa nama kalian? Eh, nak nama aku Mio dan ini kakak aku Yuta. Oh, halah. Namaku Yuta. Terima kasih Yuta dan Mio. Kita akan naik ke tempat tinggal kita yang baru. Ayo saudara-saudaraku, kita naik ke pohon yang baru, tempat tinggal kita. Terima kasih Yuta dan Mio. Dadah. Sampai bertemu lagi. Dadah. Hati-hati ya kalian. Ohoh. Iya, Kakak-kakak Kunti. Semoga kalian betah ya tinggal di pohon ini. Kalau gitu aku dan Mio pamit pulang dulu ya. Dadah. Hah? Iya. Dadah. Kakak-kakak Kunti. Ayo Kuta, kita buruan pulang sekarang. Iya ya, Mio. Ini sekarang saatnya kita pulang. Semoga aja kakak-kakak kuntilanak tadi tidak mengikuti kita ya. Mio Kuta.
Sakura School Simulator
Selamat Menonton ya, dan jika sudah menonton jangan lupa Like, Komen, Subscribe dan Share
Subscribe Budi & Celine Gratis! Sekarang https://www.youtube.com/@budidanceline/featured
Thank you! 🙂
#sakuraschoolsimulator #idsakuraschoolsimulator #sakuraschoolsimulatordrama #yuta #mio