Israel Makin Lenyap Dipaksa Amerika Menyerah Akui Palestina Didukung Iran Oman Diancam Yaman! Berita
Israel sudah kehilangan kendali besar untuk melanjutkan ambisi menguasai Gaza. Pasalnya, Amerika Serikat yang menjadi sekutu terkuat justru berubah menjadi musuh paling hebat. Di Pamansam diketahui terus menekan negeri Zionis untuk mengakui kedaulatan Israel. Namun, Benjamin Netanyahu malah menolak dan masih ambisius untuk melanjutkan perang. Penasaran kisahnya seperti apa? Dengerin ceritaku sampai selesai. Israel mulai ditinggalkan Amerika. Tindakan semena-mena Israel di Palestina akhirnya berbalik menjadi senjata makan tuan. Alih-alih didukung, langkah keji tersebut malah membuat negeri Zionis ditinggal sekutu terkuatnya. Pasalnya, Israel saat ini sudah mulai pecah kongsi dengan Amerika Serikat. Buktinya negara adidaya tersebut sama sekali ogah ikut campur soal urusan sang sekutu. Banyak pihak memprediksi hal tersebut dikarenakan retaknya hubungan Benjamin Netanyahu dan Donald Trump. Keputusan yang diambil Netanyahu dianggap sudah enggak sejalan dengan Trump. Malahan sang presiden Amerika lebih memilih untuk egois dan mengurus negaranya sendiri. Apalagi negeri Pamansam tengah dilanda berbagai masalah serius akibat kebijakan tarif Trump. sontak perpecahan ini langsung mengundang reaksi utusan AS di Timur Tengah, Steve Wkov. Pejabat 68 tahun ini mengecam Israel bakal ditinggal sendirian karena bertindak tanpa koordinasi Amerika. Alhasil, negeri Pamansam langsung berubah haluan dan mencampakkan sekutunya. Di luar prediksi, negara berpenduduk 340 juta jiwa ini malah berbalik mengakui kemerdekaan Palestina. Padahal sebelumnya mereka jadi yang paling vokal ingin mengambil alih jalur Gaza. Namun bukan Amerika namanya kalau enggak mengambil kebijakan dengan penuh konspirasi. Usut punya usut dukungan AS ke Palestina didasari ketakutannya terhadap Iran dan Yaman. Dua raksasa Timur Tengah ini diketahui mengancam bakal menyerang Paman Samam. Terlebih lagi sejumlah alus sista mereka juga terus dibombardir hati di Laut Merah. Usai menyuarakan dukungan ke Palestina, Yaman dan Iran sepakat enggak akan menyerang Amerika. Kedua pihak bahkan sepakat untuk menandatangani perjanjian gencatan senjata. Hal ini dilakukan demi menjaga kebebasan perdagangan di Laut Merah. Namun, Iran dan Yaman sendiri menegaskan perjanjian ini hanya berlaku kepada Amerika, tidak termasuk Israel. Didukung Persatuan Negara Arab. [Musik] Keberhasilan Haoti mencapai gencatan senjata enggak terlepas dari peran negara Timur Tengah. Oman menjadi negara yang paling berbaik hati karena terus membantu pejuang asal Yaman tersebut. Bagaimana tidak, Muskat hadir sebagai mediator antara Haoti dan Pamansam. Belum lagi Oman kembali ambil peran penting dalam gencatan senjata. Sebab Menteri Luar Negeri Oman menjadi tokoh utama di balik pengumuman tersebut. Setelah diskusi dan kontak baru-baru ini dengan tujuan deeskalasi, upaya telah menghasilkan kesepakatan gencatan senjata antara Yaman dan Amerika, terang Badel Albusaidi. Peranan penting Muskat menghentikan pamansam mendapat sambutan positif dari Iran. Negeri Paramulah menyebut agresi Amerika berhasil dihentikan karena campur tangan Oman. Kami menyambut baik perkembangan di Yaman dan berakhirnya agresi AS. Kami juga berterima kasih kepada Oman atas upaya diplomasi yang telah diberikan,” ungkap Ismail Buhey. Iran juga mendukung Haoti dengan terus menekan pamansam agar enggak berani macam-macam. Pasalnya, negeri Paramula sudah muak dengan aksi polisi dunia ala Amerika. Terbukti Teheran terus mengusik pamansam dengan perjanjian nuklirnya. Iran juga menyokong pejuang HTI agar terus konsisten memperjuangkan rakyat Palestina. Hebatnya lagi, Iran mengancam Pamans Sam akan rata dengan tanah jika bertindak di luar nalar. “Hei Amerika, jika kamu membuat kesalahan, gerbang neraka akan kami buka untukmu,” tegas Meijen Holsein Salami. Dipaksa Israel akui Palestina. Tercapainya gencatan senjata antara Amerika dan Yaman langsung bikin Israel kalangkabut. Negara mayoritas Yahudi ini kaget dengan langkah mendadak dari mantan sekutunya tersebut. Bahkan kebijakan tersebut dikabarkan sampai membuat Benjamin Netanyahu marah besar. Perdana Menteri Israel ini mengaku kecewa berat dengan pengkhianatan Amerika. Alasannya karena ia merasa tak pernah diberitahu Donald Trump sebelumnya. Fakta tersebut semakin membenarkan anggapan Netanyahu yang sudah tidak dipercaya sahabat karibnya. Akibat masalah pelik tersebut, dirinya sampai diejek oleh salah satu pejabat senior HTI. Pria yang tidak disebutkan namanya ini menilai Netanyahu telah gagal dan membawa Israel kepada kehancuran. Negeri susu kian tersudut usai terus didesak oleh Amerika Serikat. Negeri Pamansam diklaim bakal berusaha mengecam Israel untuk segera mengakui kedaulatan Palestina. Kemungkinan ini turut dibenarkan eks pejabat divisi operasi militer mereka, Israel Zev. Menurutnya, Trump bakal memaksa Netanyahu mengakhiri perang dengan memerdekakan Palestina. Terlebih lagi, hubungan keduanya semakin parah dengan meningkatnya ketegangan di jalur Gaza. Netanyahu membawa kita ke dalam perang tanpa akhir karena krisis politiknya. Pernyataan pria 68 tahun ini bukan sekadar omon-omon belaka. Pasalnya, Trump dikabarkan bakal mengeluarkan pengumuman penting soal situasi jalur Gaza dalam waktu dekat. Beberapa pihak menilai pernyataan ini bakal mengakhiri perang yang terus menjerat warga Palestina. Ambisi Trump itu bahkan mendapat dukungan dari sejumlah petinggi Israel. Tercatat, setidaknya 550 mantan pejabat keamanan Israel ingin mengakhiri perang di jalur Gaza. Mereka sampai mengirim surat kepada Trump yang akan berkunjung ke Timur Tengah pekan ini. Dapatkan set topx TV digital yang punya banyak pilihan channel lokal atau internasional. Cek linknya di bawah ini ya. Ngotot masih berperang. Ancaman dari Amerika Serikat nyatanya enggak dihiraukan Israel. Negeri Zionis ini keras kepala dan tetap ingin menyerang Gaza hingga rata dengan tanah. Pasalnya, Benjamin Netanyahu ingin warga Gaza menderita dan kehilangan tempat tinggal. Israel telah menghancurkan banyak rumah di Gaza dan membuat rakyat Palestina tak punya tempat tinggal. Yang jelas kita harus membuat rakyat Gaza pindah dari sana,” ujar Netanyahu. Kelakuan gila Netanyahu ini membuat Donald Trump pusing tujuh keliling. Padahal politikus partai republik tersebut baru-baru ini menegaskan ingin mengakhiri penderitaan rakyat Gaza. “Kami terus berupaya agar perang di Gaza segera berakhir. Ini adalah hal yang mengerikan yang sedang terjadi,” tegas Trump. Bukannya tunduk, tingkah zalim Israel justru semakin menjadi-jadi. Negeri Zionis kini enggak menghiraukan panggilan Trump yang ingin berunding tentang perdamaian. Israel bahkan rela mengorbankan warganya sendiri demi nafsu politik Netanyahu. Buktinya tentara Israel tak henti-hentinya menyerang Gaza dan enggak peduli dengan misi membebaskan Sandra. Instruksi ini diduga kuat keluar dari mulut Netanyahu sendiri yang ingin menghabisi para pejuang Hamas. Mungkin Hamas akan berkata, “Tahan, tahan. Kami ingin membebaskan lebih banyak Sandra.” “Oke, bawa mereka. Kami akan menangkap mereka lalu kami akan masuk ke sana.” Tegas Netanyahu. Baru-baru ini negeri Zionis kembali menunjukkan kekejiannya dengan menyerang rumah sakit di Gaza Selatan. Israel berdalih serangan ini dilakukan untuk menghabisi Yahya Sinwar selaku pentolan Hamas. Sepatu hitam polos dari Kavilas bisa kamu dapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Cek linknya di bawah ini. Jadi, begitulah cerita Amerika Serikat yang memaksa Israel mengakui kedaulatan Palestina. Gimana menurut kalian? Ada komentar tentang cerita tadi? Yeah.
Sea Update edisi kali ini akan menceritakan Israel semakin terpojok dipaksa Amerika Serikat akui Palestina. Negeri Zionis sudah kehilangan kekuatan besarnya untuk mencapai ambisi menguasai Gaza. Alasannya, Amerika yang merupakan sekutu terkuat justru memaksa Israel mengakhiri perang. Simak cerita lengkap sebagai berikut.
Sumber acuan:
https://www.newsweek.com/iran-threatens-gates-hell-us-attacks-nuclear-talks-israel-2069990
https://www.antaranews.com/berita/4828433/putaran-keempat-dialog-nuklir-iran-as-dinilai-sulit-tapi-bermanfaat
https://www.saba.ye/en/news3478692.htm
https://news.detik.com/internasional/d-7903015/oman-umumkan-as-dan-houthi-sepakat-gencatan-senjata
https://www.iranintl.com/en/202505077006
https://www.antaranews.com/berita/4828433/putaran-keempat-dialog-nuklir-iran-as-dinilai-sulit-tapi-bermanfaat
https://international.sindonews.com/read/1567033/43/lebih-dari-550-eks-pejabat-israel-desak-trump-akhiri-perang-gaza-1747141540
https://news.detik.com/internasional/d-7904686/netanyahu-tak-sangka-as-vs-houthi-tiba-tiba-gencatan-senjata?page=3
https://news.republika.co.id/berita/sw4i2y393/eks-pejabat-israel-trump-bakal-paksa-netanyahu-akui-palestina
https://www.dw.com/id/gencatan-senjata-konflik-yaman-laut-merah/a-72471681
https://www.kompas.com/global/read/2025/05/08/064916070/houthi-yaman-gencatan-senjata-dengan-as-tak-berlaku-untuk-israel?page=all
https://aceh.tribunnews.com/2025/05/13/video-tingkah-israel-buat-amerika-pusing-tak-mau-akhiri-perang
Kalau suka videonya, jangan lupa like dan di share supaya semua tahu kamu update juga. Tekan tombol merah kalau kamu belum subscribe.
Follow sosial media Cetakgol
Instagram
https://www.instagram.com/cetakgol.idn/
Tiktok
@cetakgol
#BeritaBola #BeritaBolaTerbaruHariIni