Segini Gaji Mantan Marinir TNI AL yang Kini Jadi Tentara Rusia
[Musik] Ramai di media sosial munculnya seorang pria yang mengaku sebagai mantan anggota TNI Angkatan Laut dan kini bertugas sebagai tentara Rusia. Pria tersebut bernama Satria Arta Kumbara mengunggah sejumlah video dan foto melalui akun TikTok pribadinya yang menunjukkan ia sedang berseragam militer Rusia lengkap dengan atribut tempurnya. Satria yang sebelumnya berpangkat Sersan 2 dan berdinas di Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Dalam unggahnya ia menyebut sudah bergabung sebagai tentara kontrak dalam angkatan Bersenjata Federasi Rusia yang saat ini tengah konflik berkepanjangan dengan negara Ukraina. Menanggapi viralnya kabar itu, pihak TNI Angkatan Laut membenarkan bahwa Satria adalah mantan personil militer Indonesia. Namun ia sudah diberhentikan secara tidak hormat sebelum akhirnya terlibat dalam konflik di luar negeri. Kemudian seperti dilasiri dari Kompas.com, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana pertama TNI Imade Wira Hadi mengatakan bahwa Satria sudah dipecat dari institusi militer dan tidak lagi aktif menjadi anggota termasuk juga dari Inspektorat Corps Marinir. Dan hingga kini belum diketahui secara pasti jalur rekrutmen atau mekanisme hukum yang memungkinkan WNI seperti Satria bergabung dengan militer asing, terutama dalam kondisi perang saat ini. Sejak invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, Rusia mengalami kerugian sangat besar dalam jumlah personil militernya. Kedua belah pihak baik Rusia maupun Ukraina telah secara aktif merekrut tentara bayaran dan juga tentara kontrak termasuk juga dari negara-negara asing untuk menambah kekuatan tempur mereka. Dari data yang dilangs dari situs The New Voice of Ukraine, pada setiap bulan Rusia mengerekrut sekitar 8.000 hingga 9.000 tentara kontrak sehingga dalam 1 tahun jumlah itu bisa mencapai lebih dari 130.000 orang. Panglima tertinggi Ukraina, Alexander Sirski dalam wawancara dengan LBUE yang diterbitkan pada 9 April 2025 mengatakan Rusia meningkatkan jumlah angkatan bersenjatanya sebanyak 8.000 hingga 9.000 setiap bulan berkat tenaga kontrak dan uang selalu menjadi motivator untuk mereka. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa tentara dari Korea Utara kini menjadi tulang punggung dari beberapa unit offensif Rusia di medan perang, khususnya di wilayah Oblas Cours. Sudah terjadi dua gelombang pelatihan dan juga penempatan pasukan asing tersebut menurut intelijen dari Ukraina. Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Letnan Jenderal Evan Hafril Luke menyebutkan bahwa pada tahun 2024, Rusia merekrut setidaknya 427.000 personil baru atau rata-rata sekitar 36.000 per bulannya. Dan di tahun 2025 menurut Badan Intelijen Militer Ukraina, target rekrutmen Rusia mencapai 126.000 tentara baru. Isu penghasilan tentara bayaran menjadi perbincangan menyusul viralnya kabur dan kaburnya Satria. Panglima Ukraine menyebut bahwa tentara asing yang bertempur untuk Rusia terutama di unit elit atau garis depan bisa menerima bayaran hingga 40.000 Amerika per bulannya. Semua itu tergantung dari posisi dan juga lokasi penugasan. Namun media di independen Moscow Times memberikan angka yang berbeda. Dalam laporannya tentara kontrak biasa di Rusia menerima gaji bulanan sekirar 200.000 rub atau setara dengan 2.166 Do Amerika atau sekitar Rp35 juta. Angka ini sekitar 2 * 4 lebih tinggi dari gaji rata-rata pekerja sipil di Rusia. Dan selain gaji, tentara kontrak juga dikabarkan mendapatkan berbagai fasilitas, terutama tunjangan keluarga, perumahan, dan kompensasi jika terluka atau gugur di medan perang. [Musik]
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru.
Ramai di media sosial munculnya seorang pria yang mengaku sebagai mantan anggota TNI Angkatan Laut dan kini bertugas sebagai tentara Rusia. Pria tersebut, Satria Arta Kumbara, mengunggah sejumlah video dan foto melalui akun TikTok pribadinya yang menunjukkan dirinya berseragam militer Rusia, lengkap dengan atribut tempur.
Satria yang sebelumnya berpangkat Sersan Dua dan berdinas di Korps Marinir TNI AL.
Dalam unggahannya, ia menyebut telah bergabung sebagai tentara kontrak dalam Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, yang saat ini tengah terlibat konflik berkepanjangan dengan Ukraina.
Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini :
https://wartakota.tribunnews.com/video
Host Joanita Ary
Editor Video:Bima
#beritajakarta #beritaviral #wartakota