NGAKAK ! NIAT HATI INGIN SALAHKAN JOKOWI ROY SURYO MALAH DIPERMALUKAN GURU BESAR UNS SAMPAI BEGINI !
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Balik lagi kita di channel Sumber Dakwah Official. Nah, pokoknya makin lama mulai terlihat, mulai terbukti bahwa ijazah Pak Jokowi itu benar-benar asli. Dan Om Roy Suryo maupun Om Rismon begitu juga Dr. Tipah mulai ketakutan, mulai panik, bahkan sampai beraliib mencari pembenaran. Tapi kalau menurut saya sih bukan beraliibi mencari pembenaran, tapi lebih ke berhalusinasi. Mengapa tidak? Karena kita ingat kemarin mereka mempermasalahkan masalah skripsi Pak Jokowi. Kata mereka, “Kenapa tidak ada nama Pak Kasmujo di skripsi Pak Jokowi?” Dan sekarang yang lebih menggelitik lagi, mereka mempermasalahkan Pak Kasmojo ternyata adalah seorang asisten dosen Pak Jokowi sekaligus pembimbing akademik Pak Jokowi. Jelaskan mengapa deskripsi Pak Joko itu tidak ada nama Pak Kasmojo karena beliau hanya seorang asisten dosen dan tidak mungkin itu untuk waktu itu memberikan pengesahan di sebuah dokumen. Dan jelas kalau Pak Joki sering mengatakan bolak-balik menemui Pak Kasmujo. Pak Kasmjo kan adalah seorang asisten dosen. Jadi sangat mudah atau sangat gampanglah kira-kira untuk ditemui. Apalagi Pak Kasmojo seorang asisten dosen sekaligus pemimpin akademik. Jadi jelas problemnya di mana? Tempat Pak Jokowi meminta konsultasi, tempat Pak Jokowi meminta pengarahan di saat melakukan bimbingan skripsi kepada dosen yang bersangkutan. Karena kita tahu kan apalagi pembing satu. Nah itu pembing satu itu kan biasanya ya mempunyai jabatan yang pentinglah di sebuah kampus atau universitas. Biasanya kan dekan atau warek otomatis kan sibuk. Jadi ke mana lagi kita meminta konsultasi? Ya, pastilah kembali ke pembimbing akademik. Dan satu lagi, Pak Joko itu melaporkan ke Polda Metro Jaya itu bukan karena ingin membalaskan dendamnya apalagi ingin memenjarahkan seseorang. Tapi beliau hanya ingin membela diri beliau sendiri dari tuduhan fitnahan yang sangat keji dari kubur Roy Panci. Nah, ini kita akan melihat di mana momen Roy Panci mulai ketakutan, mulai panik. Ya, bukti semua bukti mulai terungkap. Fakta mulai terungkap satu persatu. Pokoknya mereka sudah mulai ketakutan ya. Pokoknya terima saja risiko, terima saja konsekuensinya, terima saja hasil karya kalian sendiri. Oke, tanpa berlama-lama langsung sa kita. Bismillahirrahmanirrahim. Let’s go. Izin, Jenderanto. Bukankah sebenarnya kalau dalam perkara perdata dulu harus didahulukan? Oh, enggak ada, Pak. Beda, beda, beda perdata dengan pidana. Beda, Pak. Jangan perdata dulu diselesaikan baru pidana. Tidak, tidak ada begitu, Pak. Itu kalau sengketa rumah ini satu mengatakan ini lah kalau perdataannya enggak pas kalau ternyata diuji ternyata dalam perdataannya yang nguji itu siapa? Nah, itu Pak kan pemalsuan itu kan pidana I yang nguji harus ranah pidana Pak. Oke. Dari mulai penyidikan mencari bukti-bukti yang ada ya ini tadi kalau untuk kasus pidananya kan lucu kan yang nguji mereka sendiri yang ngejas pun mereka sendiri. Maka penyedia akan mencari mana bukti-bukti yang menunjang bahwa itu asli. Pasti dicari dong dari saksi-saksinya temannya Pak Jokowi dari universitasnya sana dan sebagainya gitu. kumpulkan semua. Oke. Kemudian yang menentang yang tadi diomong-omongkan di sini itu semua ditampung polisi diberkas sampai segini nanti dikirimkan kejaksaan. Pak ini loh ini kira-kira bisa enggak dipakai tuntutan? He. Nanti jaksa akan melihat oh ini bisa. Oke. Di persidangan itulah itu tadi yang yang diributkan di sini tadi. Yang maksudnya bares krim atau Polda Metro atau sesuai dengan laporan yang masing-masing. Kalau saya ya saya dulu pernah bikin perkap ya. He. Kalau penanganan kasus yang dua ini dan itu pihaknya cuman itu juga buktinya sama. Sebaiknya ditangani dalam satu instansi. Oh, satu saja. Maksudnya maksudnya gini supaya barang buktinya itu enggak ke sana ke sini. Karena apa? Bukti pemalsuhan sama penuduhan itu kan sama itu. Makanya satu instansi ya misalkan Metro atau di Bares Krim tetapi beda unit gitu. Jadi jadi bisa tapi relevan. Oke. Tapi oleh satu ee Iya. Mudah-mudahan ini polisi cepat gitu sama. Oke, tepuk tangan kita diharapkan cepat. Mas setuju enggak apaanto? Justru jelas bahwa ada aturan tanyakan deh ke Prof. Ya, gitu. Kalau ada perdata, perdatanya itu didahulukan bukan kemudian pidananya. Kalau kasusnya sama itu perdatanya dulu. Ini beda beda beda pihaknya aja beda. Coba Prof coba nuduk palsu yang satunya lagi oke Prof Adi. Prof. Prof. Adi juga untuk tadi apakah perkara dan data dan pidana di dimensi yang berbeda bisa berjalan masing-masing tidak harus ada yang didahulukanya sama palsu. Silakan Prof. Profadi ya. Ya. Silakan. tadi perdebatannya kalau di sini kan harus yang mana yang didahulukan perdata sama pidana. Kalau menurut Prof sebentar Mas yang harus didahulukan yang mana? Apakah perdata pidana atau masing-masing bisa berjalan? Sebenarnya masing-masing bisa berjalan ee sendiri-sendiri tapi dalam kasus-kasus kasus-kasus tertentu kalau kasus itu perbuatan melangun hukumnya 1365. He. Ee ada juga ee yang menunggu pidananya dulu karena harus ada unsur perbuatan melawan hukum. Ada juga kayak gitu. Jadi, tapi pada prinsipnya kalau untuk kasus ini berbeda ng oke kalau jadi prinsipnya bisa sendiri-sendiri bisa sendiri-sendiri itu clear ya sama ya tadi. Aduh ya Allah kasihan kasihan yang disampaikannya. Oke artinya kalau Masro siap dong adu bukti manapun laporan pidana maupun pendata dan tadi yang diceritakan Prof. Adi tadi menarik Mbak ketika Jokowi enggak hadir dua kali ya. Pertama di Tal mediasi pertama dan kedua soal kakus. Ketika enggak hadir di pertama tuh oke dia masih berada di Vatikan waktu itu. Tapi yang kedua tuh dia ada di Solo. Dia ada di Solo bahkan nerima pemain band ini kan. Ngapain menghadiri penggugat yang enggak jelas kayak gitu, Om? Om gimana Om sidangnya ada di Solo kok enggak hadir. Padahal kan alasan enggak hadir harusnya kan dia lagi pergi lagi dinas gitu. dia ada di rumah di Solo. Apa enggak datukan juga soalnya? Saya sederhana aja sih menanggapi. Saya coba berpikir sebagai lawyernya Pak Jokowi yang di Solo maupun di perkara-perkara perdata lainnya. Saya juga akan merespon yang sama. Tidak akan merespon ya tuntutan ee para penggugat ini di dalam proses mediasi. Karena saya tahu ini para penggugat ini akan patah gugatannya akan tidak diterima di dalam proses persidangan nanti. Kenapa tidak diterima? Legal standing-nya enggak jelas ya. Apa dasar orang ini? Kemudian tuntutannya ganti kerugiannya mereka ini apa sih? Kan begitu enggak jelas. Jadi saya yakin 100% bahwa gugat kan juga sudah pernah dilakukan gugatannya tidak diterima karena itu jelas hukumnya itu jelas kok. Kalau 1365 itu mendalilkan kerugian itu harus kerugian yang dialaminya langsung. Apalagi kayak yang di di Makassar itu apa hubungannya dengan kursus rupiah tuh, Pak? Jadi saya percaya ya memang enggak perlu direspon walaupun memang harus mediasi itu wajib tetapi kita kan pakai logika logika hukum juga ngapain direspon ngapain direspon kok ini tidak akan di diterima menghormati persidangan ah teman kau pun mangkir kemarin ah sedangkan saya tidak melakukan apun kamu bilang kamu tidak melakukan apa-apa terhadap ijazah Jokowi Kamu bilang harusnya kami tidak di penjara, tapi justru ucapanmu itulah yang menunjukkan siapa kamu sebenarnya. Bagian dari sistem busuk yang mencoba membungkam pencarian kebenaran. Kau bicara seolah tak bersalah. Padahal kami ingat betul kasus Borobodor yang kau sebar untuk sensasi kau sangkal. Skandal barang milik negara yang kau bawa pulang dari Kempora hingga negara harus menagih. kau coba membelokkan opini publik soal ijazah itu hanya teori konspirasi terlambat kami sudah melihat semuanya kami sudah menemukan dokumen manipulatif komunikasi rahasia dan pola perlindungan terhadap kebohongan ijazah semua bukti awal telah kami undah di akun utama kami dan kami belum selesai kau bilang kami tidak melakukan apa-apa melihat baik-baik pro kami baru saja memulainya Kami adalah anonimos. Kami tidak memaafkan. Kami tidak melupakan saya teman gitu kan. Satu fakultas nih. Satu fakultas satu angkatan gitu ya. Jurusan yang sama. Nah gini kalau mereka sebenarnya bukan apa itu tidak sakit hati dengan Pak Jokowi. Kalau memang ingin membenar apa itu ingin membuktikan ijazah Pak Jokowi harus mereka uji nih ijazah Bapak ini. Karena ini kan teman seangkatan Pak Jokowi. Kalau ijazah Bapak ini asli otomatis punya Pak Jokowi juga asli. Tapi ya kita tahu mereka sakit hatinya dengan Pak Jokowiodo. Jelas yang sama jurusannya sama juga. Hm. Jurusannya sama juga dengan Pak Jokowi. Kalau jurusannya beda. Kan gini kalau di Fakultas Kehutanan UGM itu sebenarnya tidak ada jurusan. Kita mengaku jurusan itu karena kita itu memilih sendiri. Jadi misalnya Pak Jokowi konsentrasinya pada teknologi kayu ya. Ya memang dia akhirnya ngakunya jurusan teknologi kayu. Kalau saya ngakunya jurusannya apa? Silvikultur. Karena saya penginnya itu dan saya memilih ee apa mata kuliah yang memang mengarah ke sana. Gantung Jokowi sekarang juga. Gantung gantung gantung Jokowi gantung Jokowi sekarang juga kita menunggu sebenarnya mereka masuk ke ruang hukum tapi sekarang dia masuk ke ruang hukum maka sebentar lagi sebentar lagi itu sece Ijazah secara hukum palsu. Misalnya saya terlapor bukan gitu kan enggak tahu gitu. Kemudian yang ada kan inisial-inisial ya kita oh alhamdulillah saya enggak masukanya kan begitu yang ada kan inisialinisial. I tenang, Pak. Sabar, Pak. Lagi proses dikit-dikit ternak Mulyiono. Ya kan? Baru aja kau lihat akun aku baru kau bilang aku ternak Muliono. Yang kau maksud Mulyiono tuh siapa? Roy Suryo itu dikutuk dewa karena dia menistakan stupa. Saking bencinya dia sama Pak Jokowi dibuatnya mukanya. Kan ah dibilang gue sakit hati sama Rosyo gara-gara itu. Kalau kalian-kalian ini enggak sakit hati sama dia orang sekolam. Kalau yang dihina bukan agama kalian, pasti kalian enggak sakit hati lah. Jadi di kasus ini ya gue syukur aja kalau dia sampai di penjara. Semoga iya gitu. sebagai ilmuan, sebagai peneliti. Alhamdulillah, rekan-rekan para ilmuwan dan para peneliti diaspora dari Eropa, Amerika, dan Australia itu sudah menghubungi kami dan bersedia untuk melakukan kolaborasi penelitian yang terkait dengan kebenaran ilmiah. Peneliti dari Eropa, Bu. Eropa mana, Bu? Negara Eropa kan banyak. Banyak, Bu. negara Eropa itu banyak. Tapi gini, meskipun penelitian itu dilakukan sama peneliti luar negeri, yang dilakukan mereka tuh ya sama konfirmasi sama universitasnya. Orang universitasnya masih ada UGM. Masih ada Bu UGM kecuali kalau universitasnya itu udah enggak ada. Nah, itu baru saya yang bekerja di UN atau PBB New York akan menghubungkan saya selaku perwakilan diaspora dari Amerika, Eropa, dan Australia. Saya baru pulang dari Australia e sebulan yang lalu. Itu akan hubungan saya dengan konter paper. Ya Allah atau lens officer yang dari UN atau PBB Jev atau Jenewa. Jadi akan diakap lanjuti. Saya juga habis pulang dari Australia, Pak. Kok enggak ketemu ya sama bapaknya tadi? Ya Allah. Lebih percaya kalau Eyang Subur punya istri 10. Tulis pendapat kalian di kolom komentar. Salam gigikis. Tembak tembak tembak dodol. Tembak tembak dodol. Tembaktol tembak tembak dodol. Pak Jokowi cepat kali pulang. Gara-gara enggak jumpa sempat ketemu Pak Jokowi. Udah nangis anak kami. Anak kami udah nangis. Katanya tadi mau salaman sama Pak Jokowi, sekarang sudah nangis-nangis karena enggak sempat jumpa Pak Jokowi. Pak Jokowi salat Jumat dia nyangat. Inilah kerinduan kami. Ni lihat nih, anak kecil pun sampai nangis sampai sebegitunya secintanya dengan Pak Jokowi Dodo. Orang liang melas atas sampai anak kecil pun mencintai Pak Jokowi. Mau ketemu sama Pak Jokowi anakku mau ketemu sama Pak Jokowi. Jokow segini banyak guys orang yang menantikan keiran Jokowi guys. Ini orang semua guys. Panas panas tuh. Ada apa? Orang semua ini. Huh. Ini orang yang menakutkan Jokowi di dalam panggul di masa akhir jabatannya. Papi, Paki, Pak Jokowi, Pak Jokowi. hari ini saya sangat senang sangat padahal sudah mantan loh tapi masyaallah auranya bahagia bisa datang lagi ke Desa LD Liam Nas. Karena seingat saya, saya ke sini tahun 2022. Betul. Kuk lagi nih untuk anak abah yang kemarin ingin mendatangkan katanya ahli polisik dari luar negeri nih. Dengarin baik-baik ini. Jangankan luar negeri, kalian datangkan ahliik luar angkasa pun caranya akan tetap sama dengan ahliik dalam negeri. Wong universitasnya masih ada. Pasti mereka akan meminta konfirmasi universitas yang bersangkutan. Wong teman-teman Pak Jokowi masih ada, teman-teman sangkatan beliau dan juga pembimbing akademik Pak Jokowi yaitu Pak Kasmojo masih hidup. Jadi clear. Nah, tapi kita pahamlah mereka kan sakit hati bukan ingin mencari kebenaran, tapi karena ingin sakit hati ingin membalaskan dendam kepada Pak Joko Widodo. Dan untuk mereka yang selama ini memberikan framing, banyak sekali orang yang menyesal telah memilih Pak Joko. Itu lihat adik betapa banyak warga yang masih mencintai beliau. Bahkan sampai ribuan loh turun ke jalan dan juga ribuan ikut memeriahkan Pak Jokowi, meresmikan apa itu patung Pak Jokowi. Masyaallah. di mana ketika pemimpin itu baik, pemimpin itu ya benar-benar adil, benar-benar mensejahterakan rakyat kecil, rakyat tidak akan pernah melupakan jasah seorang pemimpin itu. Nah, di sini kita bisa menilai di mana orang yang katanya mengaku paling cerdas, paling ahli, tapi ya yang nyatanya jelas real, minim adab, malahan lebih parah lagi memelihara kebencian dan kedengkian. Sangat bertolak belakah dengan warga kecil, rakyat biasa yang bisa menghormati, menghargai seorang mantan pemimpin yang sudah sangat berjasa di negara kita. Nah, pokoknya terbukti tadi kan bahkan sampai Om Rosulia mengatakan apa itu tanda tangan KRS itu kan terlalu mengada-ada padahal tidak pernah yang mengatakan apa itu Pak Kasmjo pernah apa itu menandatangani KRS beliau itu siapa inilah bukti bahwa anak itu ya suka berhalusinasi mengada-ada mencari pembenaran untuk membenarkan statement mereka ya susah kalau mereka pada dasarnya benci dengki ya tidak akan pernah mau percaya dengan Pak Joko Widodo sekalipun malaikat mengatakan ijazah Pak Joko Toko itu asli pasti mereka bilang malaikat itu adalah iblis. Dah begitulah memang anak Abah. Jelas anak Abah kalau bisa sih bukan di penjara sih. Kalau bisa ya dikasihkan dengan Pak Purnomo agar bisa sehat. Karena ini ya kalau dipenjarakan bisa keluar. Nah itu kalau keluar dapat remisi ya itu bahaya sekali. Kumbat lagi penyakitnya kabuh lagi. Tapi kalau dikasihkan dengan Pak Purnomo insyaallah insyaallah bisa sembuh total. Dan pokoknya saya akhiri salam cerdas, salam waras NKRI harga mati. Pokoknya tetap support, tetap dukung pemerintahan Pak Pramon dan Mas Kibran. Wabillahikah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
NGAKAK ! NIAT HATI INGIN SALAHKAN JOKOWI ROY SURYO MALAH DIPERMALUKAN GURU BESAR UNS SAMPAI BEGINI !
prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto #jokowi #megawati #pemilu2024 #politik #beritaprabowo #pdip #gerindra
prabowo, prabowo gibran, prabowo subianto, gibran, gibran rakabuming raka, megawati, politik, pemilu, pemilu 2024, pilpres, hasil quick count, berita politik terbaru, berita pemilu 2024, Ganjar, Mahfud MD, Anies Baswedan, Cak Imin, Hak Angket,
info pilpres terbaru 2024, info terbaru pilpres hari ini, info hasil pilpres terbaru, info pilpres 2024 hari ini terbaru, info update pilpres 2024 terbaru, info sementara pilpres 2024 terbaru, info pemenang pilpres 2024 terbaru
prabowo gibran
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto
#prabowo #gibran #prabowosubianto #jokowi #megawati #pemilu2024 #politik #beritaprabowo #pdip #gerindra
prabowo, prabowo gibran, prabowo subianto, gibran, gibran rakabuming raka, megawati, politik, pemilu, pemilu 2024, pilpres, hasil quick count, berita politik terbaru, berita pemilu 2024, Ganjar, Mahfud MD, Anies Baswedan, Cak Imin, Hak Angket,
prabowo, prabowo gibran, prabowo subianto, prabowo muda
hak angket, hak angket dpr, hak angket adalah, hak angket terhadap pemilu 2024, hak angket menurut rocky gerung, hak angket ilc, hak angket margarito, hak angket artinya
pilpres 2024, pilpres 2024 terbaru hari ini live, pilpres 2024 terbaru hari ini luar negeri, pilpres 2024 naruto, pilpres 2024 pilih siapa, pilpres 2024 live, pilpres 2024 terbaru mata najwa, pilpres 2024 parody, pilpres 2024 pilih siapa filter, pilpres 2024 diluar negeri