Mahfud MD Mau Jadi Pembela Roy Suryo, Tifa Dan Rismon???

Dalam hal ini pidana bisa menyasar dua pihak yaitu pihak yang dibuka memasukkan dan pihak yang menunduh secara itu kalau satu aset aja misal kurang apa namanya e daftar apa namanya sertifikat. [Musik] Halo Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekalian, lovers and haters. Salam cerdas Indonesiaku. Jumpa lagi kita pada kesempatan kali ini. Bagi Anda yang belum subscribe channel saya, silakan subscribe channel saya, tekan loncengnya agar Anda dapat notifikasi setiap kali saya mengupload video-video saya. Oke, kali ini ada yang menarik nih. Apa itu? Ada video yang beredar ya di medsos khususnya di X atau yang dulu namanya Twitter itu video ada Pak Mahfud lagi diwawancara di situ sepertinya ya entar kita lihat nih videonya kita teliti. Ee dia membela sekarang yang menyerang ijazah palsu Pak Jokowi seperti siapa itu? Roy, Panci, Tifa dan Rismon. Nanti kita teliti videonya ya. Nah, nanti kita lihat ya benar enggak nih ya atau jangan-jangan Pak Mahfud mau jadi pembelanya Roy Panci CS. Nih kita lihat nanti. Tapi sebelum itu, seperti biasa ada yang numpang lewat. Saya bikin cepat aja deh ya. Makanya jangan dikip video saya. Ini menarik nanti videonya saya kasih lihat. Nah, di sini Indonesia ternyata telah mencapai surplus beras di era Presiden Prabowo Subianto. Menurut data terbaru, stok cadangan beras pemerintah CBP telah mencapai 3,7 juta ton per 13 Mei 2025. Ini merupakan rekor tertinggi sejak Bulok berdiri pada 1969. Ini berarti Indonesia telah berhasil menghentikan impor beras dan menuju kemandirian pangan. Bagi Anda yang suka cuap-cuap, mana Prabowo, mana itu harga saham jatuh, mana rupiah terpuruk? Sudah saya bilang di video saya sebelumnya ya. Minggu lalu itu rebound yang namanya saham indeks saham gabungan melejit melebihi 7.000 R ya jauh melebihi waktu kejatuhan yang lalu. Rupiah juga mulai perkasa. Nah kalau lagi begini lu orang para pembenci pemerintah ke mana suaranya? Begitu juga ini sudah suasana beda pangan nih ya. Oke. Kemudian nah ini dia nih. Ini yang lagi dibesar-besarkan oleh para kadrun dan Badrun. Anak-anak Aba dan anak-anak Lobet. Ya kan banyak tuh ya di berita-berita siapa ee Pak Kasmujo. Ya, Pak Kasmujo. Itu bukan pembimbing dosen skripsinya Pak Jokowi. Seakan-akan dengan berita itu tuh benar kan Pak Jokowi bohong itu. Padahal di berita yang sebenarnya Pak Jokowi mengunjungi pembimbing akademiknya. Oke. Nah, di sini kita lihat ya cuitan miniat postingan geng kebok. Ee iya nih nih postingan geng kebo ini ada hubungannya ya sebelum sakit hati kala pilpres ya. Kita lihat dulu tuh ee di bawah ya. Hm. Ee apa ini? Mana nih? Sebentar nih saya lihat nih. Iya ini dia. Iya di sini ada cuitan dari Denny Siregar yang disebut geng kebo sama Mini ya sebelum sakit hati kala Pilpres. Jejak digital memang memalukan. Emang si Denny Siregar masih punya malu? Ya memang dia enggak punya malu ya. Mungkin urat malunya sudah putus ya. Nah, di sini kita lihat cuitan Deni Siregar isu ijazah palsu ini ketika dulu dia bela-belain Jokowi nih ya waktu geng kebo dia sekarang juga masih geng kebo dia ya isu ijazah palsu itu dikeluarkan oleh orang bodoh. Nah berarti sekarang seperti Muhammad Guntur Romli orang bodoh dong ya dong ya berarti Muhammad Guntur Romli itu juru bicara PDP dibilang sama Denisar orang bodoh artinya ya. Roy Suryo orang bodoh. Tifa orang bodoh menurut Denisar. Rismun orang bodoh. Abraham Samad orang bodoh. Refle Harun orang bodoh. Egi Sujana orang bodoh, Risal Fadilah orang bodoh. Ini kan kata Denis Regar ya. Kemudian diramaikan oleh orang bodoh pula dan dipercaya oleh orang bodoh. Kata Denis Regar. isu itu benar-benar mend-owrade cara berpikir kita supaya bisa menjadi bodoh seperti mereka. Ini yang ngomong Denisar nih ya. Jadi benar Denisar waktu masih waras. Nah, kemudian kita lihat nih ya yang Pak Kasmujo tadi saya bilang yang dibesar-besarkan ya kan. Wah, Pak Kasmjo bukan pembimbing skripsi Pak Jokowi. Iya, dia cuman pembimbing akademik di berita yang Pak Jokowi bilang dia mengunjungi dosen bekas dosen pembimbing akademiknya. Nah, kemudian kita lihat nih Guntur Romni yang dibilang bodoh sama Denis Siregar tadi karena dia seorang mulai cuit-cuit soal ijazah palsu. Padahal dulu dia juga bilang yang soal ijazah palsu itu ee suatu kebohongan yang dibesar-besarkan. Tapi sekarang Anda lihat ya, dia berterima kasih kepada Pak Kasmujo yang menegaskan belum pernah lihat ijazah skripsinya. Skripsi Jokowi maksudnya ya. Saya bukan pembimbing skripsinya. Memang benar ya. Mah, kita lihat nih cuitan Alex. Memang benar yang dikatakan Pak Kasmujo. Sesuai skripsi Pak Jowo. Kita lihat nih ada dua ini ya ee kutipan ya ee berita yang ini cuplikan dari pernyataan Pak Kasmujo. Nah, Pak Kasmujo menuturkan dia bukan pembimbing skripsi Joko Widodo. Memang bukan, dia pembimbing akademik. Dia menyebut pembimbing skripsi Joko Widodo adalah Prof. Sumitro. mengenai ijazah saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing maksudnya membimbing skripsi dan tidak mengetahui prosesnya dan pembimbingnya itu Profesor Sumitro koma pembantunya ada sendiri yang menguji ada sendiri ungkapnya. Jadi Pak Kasmujo. Benar. Kita lihat nih skripsinya Pak Jokowi yang sebelah kiri pembimbing utamanya siapa? Profesor apa itu? Anda baca ya? Memang bukan Kasmujo. Benar dia. Dia enggak bohong. Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro. Ya, jelas ya. Nah, oke. Kemudian ada lagi yang menarik. Di sini ada cuitan dari initial Air yang meresakan. Dia bertanya kepada Partai Sosmet, “Lah, terus selama ini PDIP ngusung Jokowi gimana? kecolongan sampai empat kali gitu. Seakan-akan kok PDIP kecolongan kalau ee Pak Jokowi punya jasa palsu. Nah, partai Sak bilang lebih tepatnya lima kali kalau benar kecolongan ya. Dua kali waktu Walikota Solo kan dia mencalonkan dua kali dan dua kali menang ya. Satu kali ketika mencalonkan menjadi gubernur DKI dan dua kali ketika mencalonkan diri jadi Presiden RI. Lima-lim pakai ijazah apa? Kalau palsu berarti kecolongan dong PDIP ya dong. Nah, daripada menggugat Pak Kasmujo, bukankah lebih baik menggugat PDIP? Ya, kecuali segala kegaduhan ini sumber dananya dari PDIP. Ini kan yang disebut oleh Egi Sujana. Ada saybaran 16 M dari Ibu Megawati katanya kan. Nah, oke. Kemudian Partai Sosmas juga bilang begini. Jika PDIP berani mengatakan begitu, ah dia mengomentari cuuitan siapa itu JGS IMPP? Ya, what if? Bagaimana jika kalau ternyata PDIP bilang ijazahnya beneran palsu. Nah, Partai Sosat bilang jika PDIP berani mengatakan demikian, maksudnya berani mengatakan ijazah Jokowi palsu. PDIP ya, bukan Guntur Romli gitu ya. PDIP dalam hal ini Ibu Mega deh ya kan belum belum ngomong tegas-tegas palsu atau Guntur Romnila bilang berani enggak Guntur Rom sekarang bilang palsu gitu ya. Kalau berani katanya maka kami akan mendaftar jadi kader PDP termasuk saya. Kalau Ibu Mega berani bilang ijazah Pak Jokowi palsu saya daftar jadi anggota PDIP. Lucu juga nih ya. Oke, Nik Cuitan kampungan Nora. Kondisi Egi Sujana dalam keadaan sakit dan sekarang ada di luar negeri, tidak bisa hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya minggu lalu. Ya, lekas sembuh, lekas pulang, Pak Egi ya, supaya bisa menjalani proses hukum. Enggak happy dong kalau di ee di luar negeri sakit. gitu ya. Makanya itu ada video semoga Pak EG Sujana laka sembuh agar penyidikan berjalan lancar. Nah, tapi kan Partai Sosmet mencurigai nih ya jangan-jangan Pak EG Sujana ini melarikan diri menghindari pemeriksaan polisi. Ya boleh aja orang curiga ya. Kemudian Dede Budiarto juga bilang dia mencurigai Ege Sujana kabur ke luar negeri menghindari pemeriksaan. Abraham Samad mangkir dari pemeriksaan dengan dalil ada hubungannya dengan kasus itu. Nah, satu persatu para pecundang meninggalkan teman-temannya yang trio kwek-kwek itu ya, yang tak lama lagi masuk kerangkeng. Kasihan deh. Nah, ini dia nih. Kita lihat nih cuitan balapurik. Sesuai prediksi bahwa Abraham Samad akan ngeles saat Tifa Sianipar maksudnya Rismon Sianipar dan kawan-kawan termasuk Roy Panci sudah di tepi jurang. Selain Muhammad Said Didu yang berperan sebagai tukang hasut, peran Samad dan Refle Harun melalui saluran YouTube masing-masing. Mereka punya dua channel kan, channelnya Abraham Samad, punya Refri Harun juga ada ya. dia memfasilitasi tuh gorengan-gorengan mengenai ijazah palsu ya. Masing-masing bertindak sebagai penyedia panggung bagi penyebaran fitnah ijazah palsu Jokowi. Nah, tapi entar kita lihat sebentar lagi nih videonya. Dia bilang, “Gua enggak ada hubungan.” Bla bla bla. Kita lihat nih ya videonya menarik nih. Sampai detik ini saya belum pernah menerima undangan dari Polda Metro Jaya. berkaitan dengan kasus ijazah Pak Jokowi. Dan terus terang saya heran mendengar informasi ini karena saya tidak ada hubungannya dengan kasus ijazah Pak Jokowi. Belum ada konfirmasi ya. Ada dua itu yang terakhir hari Jumat. Oh itu itu rencananya kapan, Pak? Pemeriksa Jumat kemarin. Oh, Jumat kemarin. Berarti tiga tiga orang itu tidak hadir. Dua. Dua. Dua. kan inisial MS dan AS ya belum hadir. Kalau AS belum hadir dan belum ada konfirmasi. Namun kalau untuk MS sudah konfirmasi bahwa tidak bisa hadir. Jelas ya. Pak polisi bilang dia sudah melayangkan surat panggilan kepada AS Abraham Samad dan MS Michael. Michael apa S ya lupa saya. Tapi Abraham Samad sebelum dia bilang enggak tahu tuh enggak inilah enggak ada hubungan. Nah, ngeles mulai dia. Jelas ya. Ini cuitan dari Sara ini menarik ya. Dia nyindir Tifa. Dia bilang, “Ibu Tifa pernah enggak kebayang kalau keluarga Ibu malu atas kelakuan Ibu? Kalau saya ke Michael, maksudnya ke anak-anak perempuannya selalu jaga performance Sara ini gitu ya.” Nah, maksudnya dia minta Ibu Tifa supaya ya ee juga seperti dia ya, supaya anak-anaknya respek. Dalam hal ini anak-anaknya Sarah respek ke Sarah ya. Dan dia bersyukur bahwa anak-anaknya terutama anak-anak wanitanya sangat respek terhadap dia, terhadap Sarah sebagai ibu. Ibu Tifa enggak pengin seperti gitu. Ah, ya kan? Natifa ngoceh terus nih. Kami akan membawa kasus ijazah ini ke internasional. Apa hubungannya ini kasus dalam negeri bawa ke internasional? Ya, melibatkan para peneliti diaspora tiga benua. Wah, sekarang tiga benua lu. Dia mau bawa-bawa lu. Amerika, Eropa, dan Australia dan lembaga-lembaga forensik internasional. Siapa yang mau nanggapin permintaan lu? Udah kacau dia pikirannya. ya. Oke. Nah, ini cuitan menarik dari kampungan. UGM diminta untuk mencabut ijazah Roy Panci dan kawan-kawan karena sudah menghina, melecehkan, merendahkan, dan menunduh lembaga Universitas Gadjah Mada. Dalam hal ini dibilang Universitas Gajah Mada berbohong. Kong Kalikong sama Jokowi tidak mau terus terang. Kira-kira begitu. Maka UGM diminta untuk cabut ijazah Roy Suryo. Termasuk kan Tifa juga dari UGM katanya ya. Risbon juga pernah dari UGM ya. Cabut aja tiga-tiganya. Nah ini dia nih cuitan dari Mbak Sri Seger katanya. Peradi Bersatu ini Asosiasi para pengacara ya. Tambahin pasal pidana. Kita lihat tuh berita Metro TV dan berita Pojok SAT Metro TV dibilang begini, kasus ijasah palsu, peradi Bersatu serahkan bukti hingga tambah pasal jerat Roy Suryo dan kawan-kawan. Pojok satu pun sama. Dia bilang peradi Bersatu menyerahkan 16 alat bukti ke Polda Metro untuk menjerat Troy Suryo dan kawan-kawan. Ada pasal pidana tambahan. Mati lu. Maka dari itu Alex mencuit, “Percayalah cuma masalah waktu si panci akan diamankan lagi.” Halo Roy Suryo. Ini di videonya ya. Nah, dia menyapa soal opini Roy Suryo ya. Ya, upaya terakhirnya menyelamatkan kebohongan. Aduh, kasihan. Bapak ini mencuit, bukan mencuit ya, dicuit oleh HC tapi dia HC ini mencuit ee mengutip pernyataan Bapak ini ada videonya lah. Enggak usah di e enggak usah diputarlah ya. Dia bilang, “Bapak ini sumpah akan telan panci satu pabrik.” Ya, ini kan ngeledekin si Roy panci ya. Kalau terbukti ijazah Pak Jokowi itu palsu. Wah, maka HC bertanya, “Nelan panci satu pabrik.” Wah. Nah. Kampung Anora nih. Kita lihat ijazah Pak Jokowi asli dan secara sah dan tegas diakui dan dinyatakan oleh pihak UGM. Lu mau bilang UGM bohong ya nanti lu dituntut lagi sama UGM. Udahlah ya. Ijazah Rismon yang dari Jepang sudah saya bahas ya di konten-konten saya sebelumnya ya tidak diakui dan dibantah oleh Universitas Yamaguchci yang mana tidak pernah mengeluarkan ijazah yang pernah diklaim sama Rismon. Nah, lu gimana dong? Orang bilang maling teriakmaling dong ini. Oke. Nah, ini nih para pembela Roy, panci dan kawan-kawan ya. Oleh karena itu, Aprilia mencuit atas video ini. Entar kita lihat videonya ya. Dia bilang, “Waktu menuduh, menghina, memfitnah, dalam hal ini memfitnah Pak Jokowi sok keras. Giliran dilaporin Jokowi sekarang bawa-bawa Presiden cemen katanya.” ya. Nah, itu dia menanggapi cuitan Ki Edi Sularso yang bilang merengek minta belas kasihan. Yuk, kita saksikan videonya. Dan sebaliknya juga kita ingin supaya teman-teman K itu teman-teman kita itu ee diperlakukan seperti ee seharusnya mengikuti ee proustisia. Ya, saya kira ini harus dijalankan. Dan yang terakhir saya berharap Pak Prabowo itu sekarang jadi presiden. Jadi jangan biarkan polisi bertindak mengikuti keinginan ee Joko Widodo yang sudah melakukan kriminalisasi terhadap dua orang yang sudah yang saya kira statusnya masih dihukum 6 tahun. Lucu nih ya. Jadi dia minta teman-temannya dia tuh Roy Suryo, Tifa dan Rism diperlakukan yang sebenarnya. Ya, ya memang lagi sebenarnya kan dilaporin kan lu nuduh dilaporin diperiksa kok malah nuduh seakan-akan tidak diperlakukan dengan sebenarnya. Dan terakhir itu ada dua orang yang sudah dihukum seakan-akan dikriminalisasi. Oleh karena itu mereka minta bantuan Pak Prabowo untuk bantu merek lah kira-kira gitu ya. supaya ee jangan sampai polisi, porri dalam hal ini ngikutin maunya Pak Jokowi. Loh, minta Prabowo untuk intervensi dari mana? Ya udah jalanin aja proses hukum. Kalau merasa proses hukumnya enggak benar, gugat prosesnya. Udah jangan minta-minta seret-seret Pak Prabowo deh. Aduh, cemen banget ya. Hah, ini dia nih. Mulai dah bikin framing-framing baru. Ini ada cuuitan dari Muslim anti PKI 9. Ini benar-benar dah katanya. Apa? Hakim mengakui ijazah Joko Widodo palsu. Viralkan news ini se-Indonesia raya. Hakim yang mana? Di pengadilan mana? Aduh prematur ini. Ya udahlah. Inilah pembodohan-pembodohan yang dipercaya oleh orang-orang bodoh juga kata Denis Siregar yang tadi itu ya. tuduhan bahwa orang tu sudah dianggap mencemarkan nama baik atau memfitnah atau menyebabkan menyiarkan berita bohong tetapi tentang sesuatu yang kemudian menyudutkan orang lain itu bisa tidak dihukum meskipun dia salah kalau itu dilakukan untuk kepentingan umum. Nah, ini ada potongan video. Nah, ini yang yang saya mau bahas nih. Ada potongan video. Anda dengarkan tadi ya. Pak Mahfud bilang kalau ada orang menyebarkan berita bohong, catat ya, dia bilang loh orang menyebarkan berita bohong ya yang menyebabkan e ya kira-kira kayak fitnah gitu ya kan. Berita bohong fitnah dong. Tapi untuk kepentingan orang banyak saya bingung ya kalau ada orang menyebarkan kabar bohong ya yang bisa ee sebut saja merusak reputasi orang yang di apa difitnah gitu ya kan dibilang menyebarkan berita bohong tapi kalau itu dilakukan untuk kepentingan umum lah lu sudahudah nyebarin berita bohong tapi dikatakan oleh Pak Mahfud untuk kepentingan umum lah kalau untuk kepentingan umum umum jangan sebarkan berita bohong dong. Nanggap ya maksud saya sekali lagi pelan-pelan videonya bilang jika ada orang yang menyebarkan berita bohong ya yang sebut saja bisa merusak reputasi seseorang, tapi jika itu dilakukan untuk kepentingan umum maka itu bisa tidak dihukum katanya. Aduh saya aneh juga nih pendapat Pak Mahfud. Cuma sayangnya di sini video ini enggak sebut apakah itu ditujukan untuk Roy Suryo, Tifa atau Rismon. apapun itu ya. Saya masih berbaik sangka sama Pak Mahfud MD. Saya kok masih sekali lagi berbaik sangka sama Pak Mahfud MD. Mungkin jangan-jangan video ini untuk kasus apa gitu saya enggak tahu. Atau mungkin kasus yang sekarang karena ini masih belum jelas nih, belum diulas di media massa mainstream pernyataan Pak Mahfud ini. Tapi pernyataannya agak aneh ya. Masa orang menyebarkan kabar bohong ya yang bisa menyebabkan nama baik seseorang jadi jelek. Tapi untuk kepentingan umum lah. Masa untuk kepentingan umum diperbolehkan menyebarkan berita bohong. Nangkap ya maksud saya ya? Nangkap ya. Maka Pak Mahfud bilang itu bisa tidak dihukum. Artinya enggak apa-apa. Ah, bingung saya ini. Apa jangan-jangan Pak Mahfud mau jadi pengacaranya atau pembelanya Roy Suryo dan kawan-kawan? Saya enggak tahu juga. Saya enggak tahu juga. Tapi apapun itu dari video ini, makanya sekali lagi disclaimer dulu ya. Saya enggak tahu ini video kapan, ee siapa yang buat, untuk kasus apa. Saya enggak tahu apakah kasus yang lama kemudian video ini diputar ulang. Kemudian dipersepsikan seakan-akan Pak Mahfud nih lagi ngebela Roy, Suryo, Tifa, dan Rismond. Atau jangan-jangan juga ini sayaak kan enggak tahu, belum saya periksa video ini untuk tiga orang itu. Apapun itu, apapun itu. Sekali lagi ya, saya masih berbaik sangka video ini tidak untuk triok kek nih. Kan saya belum periksa. Tapi apapun itu ditujukan untuk kasus apapun ini aneh. masa memberitakan berita bohong yang bisa membuat ee reputasi seseorang jadi jelek. Contoh seperti Pak Jokowi ya. Tapi kalau untuk kepentingan umum itu bisa tidak dihukum. Aneh saya sama pendapat Pak Mahfud ini. Kalau ini ditujukan untuk Roy, Tifa dan Rismon. Sekali lagi saya enggak tahu ini kan kalau pertanyaannya apa Pak Mahfud mau jadi pembela mereka kan enggak jelas nih ya tapi okelah ini kan masing prematur ya kita lihat nanti ya ee apakah video ini berkembang dan akan dibahas lagi nanti ya sementara itu saja dari saya tapi sekali lagi ee ini agak aneh pernyataannya ya semoga ini mencerdaskan dan mencerahkan Anda semua silakan share video saya ini kepada teman-teman sahabat atau kerabat supaya mereka tambah cerdas dan tercerahkan. Seperti biasa, terima kasih.

#MahfudMD #RoySuryo #Tifa #Rismon #Jokowi #TjandraTedja

Ada video viral di medsos di mana sepertinya Mahfud MD justru membela perilaku Roy Suryo, Tifa dan Rismon dalam kasus ijazah palsu Jokowi.

Apa benar Mahfud MD mau jadi pembela Roy Suryo, Tifa dan Rismon?