CHINA TEROBOS LANGIT ISRAEL KIRIM BANTUAN KE GAZA! Xi Jinping Peringati Netanyahu Hentikan Serangan
Cina mengambil langkah berani dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Meski di tengah blokade ketat yang diberlakukan oleh Israel. Pada tanggal 29 April 2025, sebuah pesawat angkut berat Y20 milik militer Cina berhasil mendarat mulus di Bandara Internasional Refic Hariri Beirut Lebanon. Bantuan tidak hanya dikirim melalui udara. Sejak Februari 2025, truk-truk bantuan dari Cina juga melintasi perbatasan Yordania menuju Gaza tanpa hambatan. Yang mengejutkan Y20 tersebut melintasi wilayah udara Israel dan Mesir tanpa kendala. Meski sejak Maret 2025 kawasan itu dijaga ketat oleh militer Israel, tidak ada pencegatan, tidak pula upaya pelarangan. Pesawat itu bahkan sempat singgah di Abu Dhabi sebelum bergerak ke Mesir melalui laut Mediteran. Seolah jalur tersebut tidak lagi menjadi zona terbatas. Langkah ini tidak sekadar bantuan biasa, melainkan simbol bahwa Cina kian aktif dalam memperluas diplomasi kemanusiaannya di Timur Tengah. Tidak berhenti di lapangan, Cina membawa isu Gaza ke Mahkamah Internasional atau ICJ. Dalam sidang pada awal Mei, Masin Min perwakilan Cina melontarkan kritik keras terhadap blokade Israel yang dianggap memperburuk krisis kemanusiaan di Palestina. Ma mengingatkan bahwa Israel memiliki kewajiban hukum internasional untuk menerima bantuan ketika kebutuhan dasar penduduk tidak terpenuhi. Menurutnya, menolak bantuan bukan hanya tindakan tidak manusiawi, tetapi juga melanggar hukum internasional. Ini bukan soal politik, ini soal kemanusiaan. Penolakan ini bisa dianggap sebagai hukum kolektif yang jelas dilarang oleh hukum internasional,” tegasnya. Cina juga menyoroti tingginya angka korban di kalangan pekerja kemanusiaan di Gaza. Beijing menuntut agar Israel menghormati hak istimewa dan kekebalan lembaga-lembaga PBB serta organisasi kemanusiaan lainnya. Cina kembali menekankan bahwa PBB harus memimpin dan mengoordinasikan bantuan di Gaza. Di sisi lain, solusi dua negara kembali digaungkan sebagai jalan keluar utama dari konflik berkepanjangan ini. The court will the UN climate change negotiations magn. Langkah nyata Cina di Gaza baik itu melalui jalur udara maupun darat serta tekanan diplomatik di ICJ memicu tanda tanya besar. Apakah Cina kini tengah memperluas pengaruhnya di Timur Tengah? Apakah langkah ini menjadi ancaman baru bagi Israel yang selama ini mendominasi kawasan tersebut? Keberhasilan Y20 melintasi wilayah udara yang selama ini dikenal sebagai zona terlarang menandakan bahwa Cina memiliki strategi diplomatik yang jauh lebih matang dari perkiraan banyak pihak. Di sisi lain, tekanan di forum internasional menunjukkan bahwa Cina tidak hanya bersuara, tapi juga bergerak langsung di lapangan. Cina tampaknya tidak main-main dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di tengah blokade Israel. Pada Februari lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Goun mengungkapkan bahwa negaranya telah menyalurkan 60.000 paket makanan melalui jalur darat dari Yordania. Pengiriman tahap pertama mencakup 12.000 paket makanan yang berhasil sampai ke Gaza. Gu Jakakun menegaskan bahwa Cina memiliki tanggung jawab internasional untuk membantu meredahkan krisis di Gaza dan menekankan bahwa dukungan ini harus terus berlanjut hingga situasi membaik. Pada tahun 2024 dalam KT bersama para pemimpin Arab di Beijing, Presiden Sijin Ping kembali menegaskan dukungan Cina terhadap Palestina merdeka dengan batas wilayah 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Si juga menjanjikan bantuan kemanusiaan senilai Rp10,5 triliun untuk Gaza serta donasi 3 juta dolar kepada UNRA, lembaga PBB yang menangani pengungsi Palestina. Ia juga mendorong konferensi internasional guna mencari solusi damai atas konflik Israel Hamas. Cina semakin gencar menunjukkan dukungan terhadap Palestina meski di tengah blokade ketat Israel. Sejak Februari 2025, Cina berhasil mengirimkan bantuan lewat jalur darat dari Yordania tanpa hambatan. Tidak hanya itu, pesawat angkut berat Y20 milik militer Cina mendarat mulus di Beirut pada 29 April 2025 melintasi wilayah udara Israel dan Mesir tanpa gangguan. Selain ke Gaza, Cina juga mengirimkan bantuan medis untuk Lebanon pada Oktober 2024. Bantuan tersebut meliputi ribuan kotak berisi mesin anestesi, tabung intubasi, dan pakaian operasi. Duta Besar Cina untuk Lebanon Chian Minchen menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk solidaritas terhadap krisis kemanusiaan di Lebanon. Cina terus mengutuk tindakan militer Israel di Gaza. Pada tanggal 6 Mei 2025, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Linchan menyerukan gencatan senjata dan penyelesaian damai konflik tersebut. conducting military operation in Gaza. We hope all parties will continue to effectively implement the seas file. Di forum internasional, duta besar Cina untuk PBB, Fuchong menyampaikan perhatiannya atas serangan Israel ke Gaza menuntut penghentian kekerasan dan kelancaran bantuan kemanusiaan. Di Mahkamah Internasional ICJ, Mas Sinmin menegaskan bahwa blokada Israel melanggar hukum internasional dan menghambat bantuan untuk Gaza. Ia mendesak ICJ agar memastikan akses kemanusiaan bagi warga Palestina tanpa halangan. Ma juga menyoroti penderitaan rakyat Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun dan menyebut penolakan bantuan sebagai hukuman kolektif. Ia menyerukan peran aktif PBB dalam menegakkan hak-hak Palestina di tengah tekanan politik global. Di tengah meningkatnya peran Cina dalam isu Timur Tengah, muncul tuduhan mengenai dugaan keterlibatan Beijing dalam memasuk persenjataan kepada kelompok bersenjata hati di Yaman. Tuduhan ini pertama kali dilaporkan oleh sebuah media Israel yang mengklaim bahwa informasi tersebut berasal dari sumber intelijen Amerika Serikat. Menurut laporan tersebut, Hot dikatakan menggunakan senjata buatan Tiongkok dalam serangan mereka di wilayah konflik. Bahkan sebagai bentuk timbal balik, Hoti dikabarkan memberikan izin bagi kapal berbendera Tiongkok untuk melintasi laut merah tanpa hambatan. Intelijen Amerika Serikat juga disebut-sebut telah melacak rantai pasokan senjata yang rumit yang ditenggarai dibangun oleh HTI di Tiongkok sejak konflik di Laut Merah meningkat. Menanggapi tuduhan tersebut, kedutaan besar Tiongkok di Israel dengan tegas membantah laporan yang diterbitkan oleh media Israel. Zang Goping, juru bicara ke Dubes menyatakan kekecewaannya atas pemberitaan tersebut dan menolak keras klaim yang dianggapnya menyesatkan publik. Zang menilai artikel tersebut berpotensi memicu ketegangan yang tidak perlu dan memperburuk situasi geopolitik di kawasan itu. Cina semakin memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah. tidak hanya melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan memperdalam kerja sama militer. Salah satu langkah nyata terbaru adalah latihan udara gabungan bersama Mesir yang bertajuk Eagles of Civilization 2025. Selama 18 hari, zat tempur Cina mengudara di atas piramida Mesir menjadi pemandangan yang mencolok sekaligus simbol pergeseran aliansi militer Ciro yang mulai condong ke arah Beijing menjauh dari dominasi Amerika Serikat. 此次連中國軍首次 militer itu bukan sekadar ajang untuk kekuatan, tetapi juga memperlihatkan perubahan signifikan dalam peta geopolitik Timur Tengah. Selama beberapa tahun terakhir, Mesir secara perlahan membuka peluang kerja sama pertahanan dengan negara di luar pengaruh barat. Di tengah situasi tersebut, Cina muncul sebagai mitra strategis baru. Kementerian Pertahanan Cina menyebut latihan ini sebagai bukti nyata dari kolaborasi praktis sekaligus wujud kepercayaan yang semakin dalam antara kedua negara. Kemitraan strategis antara Cina dan Mesir bukanlah sesuatu yang tiba-tiba muncul. Hubungan diplomatik, ekonomi, dan budaya antara kedua negara sudah terjalin sejak lama. Bahkan Mesir tercatat sebagai negara Arab pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Republik rakyat Cina membuka jalan bagi kemitraan yang kini semakin erat. Seiring berjalannya waktu, kolaborasi antara kedua negara tidak hanya terbatas pada sektor militer, tetapi juga merambah ke bidang infrastruktur dan teknologi. Proyek-proyek bersama di berbagai sektor menjadi bukti bahwa kerja sama ini bukanlah sekadar simbolis, tetapi nyata dan saling menguntungkan. Latihan udara di atas piramida hanya menjadi salah satu bukti konkret bagaimana kedua negara mempererat hubungan di tengah dinamika politik global yang terus berubah. Yeah.
China mengambil langkah berani dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, meski di tengah blokade ketat yang diberlakukan oleh Israel. Pada 29 April 2025, sebuah pesawat angkut berat Y-20 milik militer China berhasil mendarat mulus di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon. Bantuan tidak hanya dikirim melalui udara; sejak Februari 2025, truk-truk bantuan dari China juga melintasi perbatasan Yordania menuju Gaza tanpa hambatan.
Yang mengejutkan, Y-20 tersebut melintasi wilayah udara Israel dan Mesir tanpa kendala, meski sejak Maret 2025, kawasan itu dijaga ketat oleh militer Israel. Tidak ada pencegatan, tidak pula upaya pelarangan. Pesawat itu bahkan sempat singgah di Abu Dhabi sebelum bergerak ke Mesir melalui Laut Mediterania, seolah jalur tersebut tidak lagi menjadi zona terbatas. Langkah ini tidak sekadar bantuan biasa, melainkan simbol bahwa China kian aktif memperluas diplomasi kemanusiaannya di Timur Tengah.
For Support Channel Mbak Poppy..
🫣 👉https://sociabuzz.com/advdaftarpopuler/tribe
🫣 👉 https://saweria.co/daftarpopuler
For business inquiries please contact : adv.daftarpopuler@gmail.com
Follow kami juga disini:
👉 Facebook : https://www.facebook.com/daftarpopuler
👉 Twitter : https://twitter.com/DaftarPopuler
👉 Instagram : https://www.instagram.com/daftarpopuler/
👉 TikTok : https://www.tiktok.com/@daftar.populer
#DaftarPopuler menyajikan #informasi berupa kumpulan #kejadian dan #fakta di balik #peristiwa #tren #viral #unik dan #aneh di #dunia . Konten ini adalah video yang memiliki komentar orisinal dan sarat nilai pendidikan. Video kompilasi ini telah melewati berbagai riset dan pengolahan data berupa foto, video dan berita dari berbagai sumber yang dikemas dengan cara hitung mundur dan atau acak.
For copyright matters please contact us at:
adv.daftarpopuler@gmail.com
Disclaimer – Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.