SAKSIKAN, Detik-Detik Posko Ormas GRIB Jaya di Tangsel Dihancurkan
Posco Ormas Organisasi Kemasyarakatan Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, GRIP, Jaya di atas tanah sengketa di kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan dihancurkan oleh aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dan petugas gabungan, Sabtu, 24 Mei 2026. Pada mulanya sebuah rumah berukuran 4×4 m² yang dijadikan posco oleh organisasi masyarakat Grib Jaya didatangi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol AD Arisyam Indradi dan Kapores Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang. Di dalam posco tanpa sejumlah barang berserakan seperti pakaian, satu lemari putih tiga pintu, televisi, tikar, dan beberapa bantal yang tersebar di ruang tengah. Bangunan tersebut juga memiliki satu kamar mandi di area dalam. Setelah itu, petugas menemukan barang bukti berupa selembar kertas yang diduga merupakan karcis parkir. Pada kertas tersebut tertulis grip jaya ranting Pondok Betung, parkiran gantangan burung, dan disita petugas. Bangunan itu akhirnya diratakan oleh petugas hingga tidak menyisakan bentuk aslinya. Saat proses pembongkaran berlangsung, terdengar suara gemuruh dari bangunan yang dihancurkan. Dentuman keras, dor-dor terdengar ketika alat berat ekskavator merobohkan struktur bangunan tersebut. Tampak jajaran Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Selatan, Satpol PP Tangerang Selatan, dan Brimoptur Turu dikerahkan untuk mengamankan jalannya penertiban. Sebelumnya Polda Metro Jaya menangkap sejumlah anggota organisasi kemasyarakatan ormas, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, GRIP yang diduga menduduki lahan sengketa di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. Penangkapan dilakukan menyusul laporan BMKG melaporkan ormas Grib Jaya ke Polda Metro Jaya dan laporan polisi resmi buntuk kepemilikan lahan seluas lebih dari 12 hektar. Di lokasi terdapat dua mobil tahanan Resmo Polda Metro Jaya membawa para anggota ormas. Nampak pula pasangan parubaya yang mengaku menjadi ahli waris di lokasi kejadian. Terlihat dua unit mobil tahanan milik Resmo Polda Metro Jaya yang membawa sejumlah anggota ormas. Selain itu, tanpa sepasang suami istri Parubaya yang mengaku sebagai ahli waris atas lahan sengketa tersebut, beberapa anggota ormas terlihat berada di mobil tahanan bagian belakang. Hingga saat ini mereka masih berada di dalam kendaraan dan belum dibawa ke Polda. [Musik] [Musik] Takut lipan. depan [Musik] Jangan lupa subscribe ya.
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN – Posko Ormas organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di atas tanah sengketa di kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dihancurkan oleh aparat Kepolisian dari Polda Metro Jaya dan petugas gabungan, Sabtu (24/5/2026).
Pada mulanya, sebuah rumah berukuran 4×4 meter persegi yang dijadikan posko oleh organisasi masyarakat GRIB Jaya didatangi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang.
Di dalam posko tampak sejumlah barang berserakan, seperti pakaian, satu lemari putih tiga pintu, televisi, tikar, dan beberapa bantal yang tersebar di ruang tengah.
Bangunan tersebut juga memiliki satu kamar mandi di area dalam.
Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini :
https://wartakota.tribunnews.com/video
Video Jurnalis : Ikhwana Mutuah Mico
Editor Video : B.Agus Susanto
#beritajakarta #beritaviral #wartakota