Buat Tralalero Tralala di Kepala Atun Momon! [Minecraft Indonesia]
Guys, udah lama banget aku gak pergi ke kotanya Atun sama Momon. Ya ampun, aku kangen banget sama rumahnya Momon. Rumahnya Atun. Enaknya aku ngapain ya, Guys, ya? Em, kayaknya Atun sama Momon lagi gak ada di sini sih. Oh, aku tahu. Kayaknya aku mau kasih Atun sama Momon kejutan deh. Iya, guys. Aku mau bangun sesuatu buat mereka soalnya lihat tuh ada patung aku loh di situ. Lucu banget. Aku mau buatin sesuatu yang keren buat mereka. Aku mau taruh di Oh, ini guys. Patung atun sama momen ciuman ya. I ya ya. Ini adalah tempat yang mantap guys. Kita coba taruh di atas kepalanya mereka aja ya guys biar mereka kaget. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10. Apa kalian tanya emangnya aku mau buat apa kok buat tiang-tiang begini? Aku mau buat patung tralalero tralala guys. Yoi. Di atas kepalanya atun begini. Wah. Iya. Kira-kira nanti dia kaget enggak ya, Guys ya? Kok ada tralalero begitu? Oke, aku harus buat agak panjang dan besar supaya atun itu tahu, Guys, ya, kalau ada patung, ya. 5 6 7 8. Oke, ini bagian perutnya, ya, Teman-teman, ya. Terus dari perut ini kita turunkan ke bawah seperti ini. Dan kita buat baluk seperti ini. Nah, kurang lebih kayak gini, Guys. Bentuk cit tralalero. Aku tahu ini cuma kayak garis-garis begitu doang. Tenang, Guys. Tenang, ya. Jadi kita harus tebalin dulu ini. Jadi seperti ini, Guys. Tuh kurang lebih kayak gini. Kita tebalin supaya kelihatan seperti hiu. Iap. Kalau enggak salah di gambar tralalero itu atasnya abu-abu, bawahnya putih. Nah, bagian putihnya kita ambil garis segini, Guys. Ip, seperti ini, Teman-teman. Nanti atasnya abu-abu, ya. Nah, bagian putihnya udah selesai. Tinggal bagian abu-abu. Di sini aku punya tiga jenis abu-abu. Menurut kalian mana yang paling cocok, Guys? Coba ya kita pasang, ya. Ini. Nah, terlalu muda. Ini terlalu tua, Guys. Kalau yang ini, paling oke. Ya udah, aku bakal pakai ini, ya, Guys. Nah, sisanya tinggal ditutupin doang, Guys. Kayak gini dan gampang sekali bukan? Omong-ngomong aku baru sadar, Guys. Akhirnya si tralalero ini di atas kepalanya Atun. Ya udah deh, enggak apa-apa, ya. Kurang lebih kayak gini. Eh, eh, bentar, Guys. Kelupaan ini aku bolongin. Lupa aku kasih mata. Nah, itu matanya, Guys. Mantap. Nah, dari sini aku tahu terlihat gepeng. Makanya kita tuh harus buat dia itu menjadi tebal, ya, Guys. Caranya ya udah tinggal diginiin doang, Guys. Kita panjangkan. Ngomong-omong, Guys. Ini aku bangun aku tuh enggak bilang-bilang ke si Atun sama Momon, Guys. Jadi, semoga mereka enggak tiba-tiba muncul di kota ini, ya. kan nanti gagal. Iya, surprise-nya gagal dong, Guys. Padahal kan tujuannya untuk kagetin mereka ya. Ya, semoga mereka enggak ke sini dulu ya, Guys, ya. Aku punya ide gimana daripada aku buat patung, aku buatin rumah aja, Guys. Kan sebelum-sebelumnya emm aku sudah buat rumahnya siapa tuh, Guys? Tungtung, terus rumahnya Kappuccina, balerina, Assassino. Ya udah, ini kita buat jadi rumah aja ya, Guys, ya. Supaya lebih bagus ya. Supaya mereka bisa ee pindah ke sini. Ngomong-ngomong bagian kepalanya aku bentuk jadi begini ya, Guys ya. Kayak ada semacam apa nih namanya? Tangga-tangga begitu soalnya dari depan biar kelihatan lebih bagus, Guys. Iya, 3D. Tinggal ini terakhir kita tutupin dan selesai. Tada! Tralalero buntung. Iya, Guys. Belum ada siripnya terus belum ada apa tuh, Guys? Kakinya. Tenang, mari kita buat siripnya dulu. Di mana ya, Guys? Ya, kayaknya di sekitar sini enggak sih? E, ya, ya. Coba 1 2 3 4 5. Gimana kalau kita buat segini tingginya, Guys, ya? Apakah sudah cukup tinggi? Aku harap sudah cukup tinggi, ya. Kurang lebih bentuknya kayak gini, ya, Guys. Segitiga. Terserah sih, Guys, kalian mau dekornya gimana. Yang penting segitiga, ya. Terus bagian dalamnya kayaknya lebih cocok aku isi sama yang lebih muda. Mungkin ini lebih bagus, ya, Guys. Coba, coba, coba kita tengok, kita tengok. Semoga semoga bagus. Jeng, jeng. E, masih cocok nih. Kayak kesannya abu-abu tua, terus ini abu-abu muda. Dua lapis cukup lah ya. Nah, bagus, bagus, bagus. Udah, udah, udah. Kita pindah yuk, Guys, ya. Kita pindah ke belakang. Aku kayaknya mau buat ekor bagian belakang dulu aja. Yap, yap. Sepertinya ini tengah-tengahnya, Guys, ya. Nah, dari sini kita buat 1 2 3. Yeay, udah jadi, Guys. Ekornya seperti ini. Tuh, atasnya abu-abu, bawahnya putih, ya, Guys. Dan seperti biasa, kita harus tebalkan. Iya. Supaya ekornya tidak tidak gepeng. Nah, ikan. Yeah. Apa ini, Guys? Astaga, bisa-bisanya, Guys, ya. Ada orang ini di sini. Ngapain, Bapak jualan kah? Jualan. Jualan di bawah aja. Jadi jualan di atas loh, Guys. Hah. Tapi syukurlah tadi k kira ada aton atau momon tiba-tiba muncul gitu ya, Guys ya. Aduh. Oke, ini sudah selesai. Kita coba buat apa tuh namanya? Sirip, Guys. Sirip di bagian kiri dan juga kanan. Em enaknya tu ada di mana, ya, Guys, ya? Mmm mungkin di daerah sini ya, Guys, biar enggak jauh-jauh. Mem. Oke, dan seperti biasa kita harus turunkan membentuk tangga-tangga begitu ya, Guys. Kayak gini maksud aku, Guys. Tuh. Yup. Sebentar. Belum selesai, Guys. Sebentar. Sabar. Sabar. Dari depan kayak gini ya, Guys. Dan kalian tahu apa yang kurang? Iya, sepatu tralalero. Tralala itu kan pakai sepatu ya, Guys. Sepatu warna biru, blue. Nah, ini kita pakai light blue aja ya, Guys, ya. Dan juga slap. Karena seingat aku di sepatunya dia itu ada kayak semacam e logo-logo aneh begitu ya. Oke, mari kita buat sepatunya dia. Aduh, gimana cara buat sepatunya dia, Guys? Aku juga bingung sih. E kayak gimana ya, Guys ya? Sebentar ya. Aku bingung nih, Guys. Kalian tidak lihat muka aku apa? Aku bingung sekali loh. Pertama kali aku membuat sepatu untuk hiu, Guys. Aduh, ini gimana cara buatnya? Gak tahu. Begini begini. Eh, aku buat apa sih, Guys, sebenarnya? Sebentar, sebentar. Tenang, tenang. 5 menit kemudian, Teman-teman, aku sudah berusaha membuat sepatu untuk tralalero dan hasilnya kayak gini. Tuh, ada logonya juga. Emm, ternyata membuat sepatu untuk hiu lebih susah daripada yang aku bayangkan ya, Guys. Ya, kayak gini aja ya, Guys ya. Masih miriplah biru sama-sama biru ada centang-centangnya begitu. Udah deh, begini aja ya. Sekarang kita harus membuat Oh no. Aduh, kenapa sih dia? Itu kakinya ada tiga, Guys. Udah selesai. Sepatunya beneran, Guys. Ternyata aku buat sepatu yang sama persis kiri sama kanan itu jauh-jauh lebih susah daripada aku membuat apa ini, Guys, ya? Badannya si dia, Guys. Oh, ya. Jangan lupa ini badannya harus ditutupin ya, Guys. Nah, masa iya bolong-bolong. Huh. Oke, keren, keren, keren. Udah selesai sepatunya. Tapi kalian tahu kurang apa? Kurang sepatu satu lagi, Guys. Aduh. Taruh di mana ya, Guys? Ya, kaki terakhirnya mungkin di sekitar sini aja ya, Guys, ya. Aku suka sekali membuat sepatu, Guys, ya. Ada yang mau aku buatin sepatu? Komen di bawah, ya, Guys, ya. Jadi, si kaki sirip gak tahu deh, ya, Guys, ya. Kalian nyebut ini apa. Kurang lebih seperti ini bentuknya. Iap. Iap. Kurang apa? Kurang sepatu, Guys. Ini gimana cara aku buat sepatunya ini? Bagaimana? Berlama-lama kemudian. Nah, udah udah udah udah selesai, Guys. Wuh, tralalero tralala. Nah, sekarang kita harus dekor bagian dalam. Em, pintunya dari mana? Nanti aja kita pikirin. Yang penting kita buat dulu. Ini apa pula nih, Guys? Ada tali-tali begini nih. Astaga. Sebentar ya, Guys, ya. Kita tutupin begini dulu. Terus kita harus mencari and road. Nah, ini loh, Guys. Ya, maksud aku yang tadi aku bilang supaya terang-terang caranya taruh di sebelah sini. E, nah begini, Guys. Kayaknya lebih bagus kalau begini. Hem. Kalau aku tengok-tengok juga bentuknya mirip apa ya, Guys, ya. Tulangnya ikan. Ini kan ikan ya, Guys. Kita ceritanya di dalamnya ikan. Si tralalero. Iya. Dan ini adalah tulang-tulangnya. Wow. Jadi seram atau jadi apa ya, Guys? Ya, jadi estetik. Aku tidak tahu siapa yang mau tinggal di dalam di dalam ikan, Guys. Terus tempat boboknya di sekitar sini mungkin, Guys, ya. Yap. Di tempatnya mulutnya si trlalero. Oh, bentar. Aku lupa taruh sesuatu, Guys, ya. Iya, giginya, Guys. Giginya si tralero tralela. Kalau dripstone-nya sudah, sekarang tinggal kalian tutupin pakai ini. Ceritanya ini adalah lidahnya ya, Guys, ya. Lidah warna apa? Merah kan? Makanya aku pilih warna merah begini ya, Teman-teman. Tuh, kita tutupin. Kalian kira ini ini kita tidur terbuka begini, Guys? Ya enggaklah, Guys. Kalau terbuka mah e tidak nyaman ya, Guys, ya. Jangan, jangan, jangan kayak gitu. Wow, giginya menyatu, Guys. Lihat ini. Menatu menjadi satu. Uh, wow, wow. Nah, oke kita selang-seling aja ya, Guys, giginya supaya tidak terlihat aneh, ya. Mantap. Eh, sebentar. Terus sekarang gimana caranya aku masuk, ya, Guys? Em, enaknya dari mana ya, Guys? Ya, masuknya dari masa dari bawah, Guys? Oh, aku punya ide karena ini nyambung ke kepalanya si Atun, Guys. Nah, nanti kita bisa naik lewat sini, kita parkour-parkour terus, nah, kita bolongin, Guys, dari sini. Nah, udah bagus gak sih, Guys? Jadi, nanti kita taruh leather ya, Guys, ya. leather leather Nah, jadi kalau mau ke sini harus lewat kepalanya si Atun. Mantap. Saatnya dekor kita pakai ini. Ceritanya ini adalah raknya begitu ya, Guys, ya. 1 2 3 4. Oke, sebelah sini juga jangan lupa 1 2 3 4. Oh, buat lagi atas ya, Teman-teman. Kita coba buat tempat tidurnya dulu ya, Guys, ya. Karena ada atun momon jadi aku taruh dua aja. Eh, kurang maju, Guys. Nah, gini lebih bagus. Terus ada atun momon kita buat dua. Terus kelilingnya kita tutupin begini. Mantap ya, Guys, ya. Mereka tidur sambil melihat gigi-gigi begini. E gak tahu deh bisa tidur atau enggak. Kalau aku sih kayaknya enggak ya, Guys, ya. Nah, kayak gini, Guys. Mantap. Semoga mereka suka, ya. Terus supaya lebih estetik kita taruh begini ah guys. Apa sih namanya ini, Guys, ya? Ada daunan kah? Sebelah sini mungkin bisa kita jadikan meja makan begitu ya, Teman-teman. buat atun momon kalau mau makan di sebelah sini. Gelap banget. Tapi guys, sebentar kita harus tambahkan and rod lagi guys. Nih, Guys. Aku sudah buat dapur ya. Ya, simpel aja sih. Seperti ini. Terus sebelah sini ada tanaman dan aku lagi mau buat ra. Iya, pakai traptor, Guys. Seperti ini. Terus tengah-tengahnya kayaknya kita harus kasih e slap deh ya, Guys, ya. Slap. Nah, nah, nah. Kayak gini, Guys, maksud aku. Ih, cakepnya. Spesial buat atun dan momon. Oke, ini kayak gini. Dan ini kita hancurkan. Ini hancurkan, Guys, ya. Nah, mantap. Oh, raknya udah selesai, Guys. Terserah deh mereka mau isi apa, ya, Teman-teman, ya. Kosongin aja ya. Nanti suruh mereka ya isi sendiri. Aku mau coba buat kursinya di sebelah sini. Terus kita taruh white banner. White banner. Nah, ceritanya kursi ya, Teman-teman ya. Hm. Dekor pakai apa ya, Guys? Ya, lilin mungkin ya, Guys, ya. Nah, nih nih nih. Iya, siapa tahu mati lampu tuh ya. Tuh, kusediakan lilin ya buat mereka ya, ya. Tiup happy birthday atau apa aku tidak tahu ya. Nah, udah selesai deh ya, Guys, ya. Seperti inilah ya, Guys ya. Rumah tralalero tralala untuk Atun dan juga momon. Lewat sini, Guys. Lewat sini nih. Aduh, ini keluar masuknya gimana? Nah, yap. Sengaja enggak aku tutup ya, Guys. Supaya mereka kalau mau naik turun di situ lebih gampang. Kayak gini, Guys. Dari luar. Tada. Yap. Semoga mereka suka ya, Guys, ya. Dan jangan bilang-bilang, Guys, kalau aku diam-diam bangun begini supaya mereka kaget ya. Supaya mereka kaget. Oh, aku tahu gimana kalau aku kasih petunjuk ya, Guys, ya. Kita coba tinggalin pesan, ya. Tinggalin pesan di rumahnya Atun atau Momon. Yap, aku bakal taruh di sini. Halo, Atun Momon. Ini Fanny. Yap, enggak cukup, Guys. Sebelah sini lanjut lagi, ya. Aku ada kejutan. Coba kalian cari ya. Nah, udah gitu guys ya. Semoga semoga mereka sadar ada pesan-pesan ini. Udah aku kasih petunjuk loh. Oke teman-teman tapi sekian dulu ya permainan aku di game Minecraft membuat tralalero tralala di atas kepalanya atun dan momon. Aduh kira-kira mereka bakal suka atau enggak ya? Enggak tahu deh ya guys ya. Tapi kalau k suka dengan videoku kali ini, jangan lupa ya teman-teman diklik tombol like, di-share dan juga diubscribe. See you guys. Thanks for watching.
Kira-kira Atun Momon bakal kaget ga ya?
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.
– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join
Music by Oneul: https://www.youtube.com/@oneul274
Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh
#minecraft #minecraftIndonesia #Fannyplays