RUMAH TEMPAT JIWA JIWA YANG TERSESAT….

Selamat malam, Teman-teman sekalian. It’s time for That’s so creepy. Karena kita kedatangan game horor yang bertajuk House of Los Soul yang artinya adalah rumah tempat jiwa-jiwa yang tersesat. So, welcome buat teman-teman yang nonton live dan teman-teman yang nonton replay. Siapkan jam makan malam kalian dengan makanan yang enak. Tapi jangan yang terlalu membuat kembung. Karena gua khawatir kalian akan muntah-muntah saat terjumare. So, sebelum kita mulai game yang bertajuk House of Lawo, game ini cukup eh viral di grup WhatsApp gua, Teman-teman, ya. Jadi gua gak sabar pengen nyobain game yang satu ini. Tanpa berlama-lama guys, langsung saja kita mulai game-ennya. Tapi sebelum itu, kita absen dul, Bang. Udahlah gak usah absen. Abs absen. Absen. Abs absen. Bawel banget lu, Bang. Makan malam gua udah siap. Langsung aja mulai, Bang. Kata Ilham. Alright, kalau begitu kita langsung mulai gameennya. House of Lawo. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Apa ini? Oh, tahun tanggal 21 bulan 9 tahun Jack. [Musik] What? Rasa sakit ini, rasa sakit ini mencari jawaban dan aku hanyalah anak kecil dengan takdir yang rusak. Setelah bertahun-tahun masih menghantui. What an intro, guys. Hello. Halo. Masa lalu. Ah, kamera gua sini aja ya. Gila, Guys. Gua syok loh intronya. Langsung orang bender. Langsung orang bender loh. Kita udah main, Guys. Where end the game, Bro. Gelap banget ya. Gelap gak sih, Guys? Apa perasaan gua doang? Gelap banget. Dan senternya kayak enggak ngepek sama sekali, cok. G baru, ya? Kata Ibno. Iya, Ibnu. Oh, bisa nge-zoom juga, Guys. Ada burung gagak di sana yang terbang. Wow. Sepertinya aku harus memutar melalui lumbung. Sinikah muter sini kah? Atau sebentar. Nah, jongkok aja. Kocak ngapain muter? Jongkok aja nih orang bisa jongkok. Gelap ya? Nah, bisa jongkok guys. Tuh lah. Aduh bocil gelap menyerang cuk. Bocil gelap guys. Emang game-nya gelap guys. Oh ada gama. Gama gama. Ganya gua naikin ya. Tuh tuh gamanya tiga tuh. Masih bilang gelap. Hah. Dasar bocil gelap. Caper lu ini back-nya gimana lagi? Oh tekan gak beda ya. Tapi kayak warnanya jadi jelek guys. Warnanya jadi jelek enggak sih kalau terlalu terang gini? Jelek guys. Jelek jelek jelek jelek jelek jelek. 2,5 dah ada. Sip sip sip sip. Oke. Nice nice nice. Engak bisa, Guys. Gak bisa. Ada tembok transparan jadi abu-abu. Iya tunggu ada yang nge-chat kata siapa tuh. Bang, game ini lebih seru dari game-game kompe seperti game bola membosankan kata Ilam. Apa coba Ham? Enggak jelas banget lu. Gua enggak ada rencana mau main game bola juga. Mau main game horor. Iya, udah mau enggak mau harus lewat sini, Bro. Alright, alright. Kita akan lewat sini, adik-adik melalui bar, ya. Apa lagi senternya enggak ngefek, Guys. Tidak ada penerangan yang diberikan oleh senter ini, cok. Oh, ini kabarnya, Guys. Yang pakai headset hati-hati, ya. Gua gak tahu game ini seram-seram apa. Yang pasti game ini viral di grup WhatsApp gua, Guys. Nama grup WhatsApp gua ay. Aku selalu bermimpi menjadi peternak perkebun. Dia membawa sadle dan membuat kandang kuda. Rakun mana? Gak ada rakun. Entar ini bisa lompat enggak? Bisa gak? Bisa lompat. Gak bisa lompat ya? Gak bisa lompat ya? Gak bisa lompat ya? Gak bisa lompat guys. Coba kita ke sini. Jadi katanya bapak kita itu bermimpi menjadi tukang kebun yang profesional guys. Bapak kita juga membangun kandang kuda agar bisa mengajarkan berkuda kepada nenek moyangnya. Eh nenek moyangnya apa? Kepada cucut-cucutnya, Guys. Jadi kayak kita kembali ke tempat kakek kita. Ke mana sih? Benar. Sini kali ya. Sini kali ya. Enggak bisa lewat, Guys. Sini. Mantap. Yang nonton di 4K kan dia suruh muter ya. Muter di barn ya. Ini kali. Oh situ. Astagfirullahalazim. Ya elah mana gua tahu ada sela ada sela di situ guys. Senternya mode set. Iya. Senternya apa sih? Senternya gak guna banget, Guys. Wah, hati-hati, Guys. Ih, serem. Ini bar. Ini bar nih maksudnya bar nih kandang kuda nih. Tuh, kandang kuda, kandang sapi. Ah, siapa burung? Ini tempatnya ini ya, John Marston. Oh, ini guys. Ni, nih nih. Ah, iya ya. Kita muter ya. Karena tadi kan rantingnya jatuh. Kita muter lewat kandang. Kandang kuda ini. Duh, gelap banget anjing. Mata gua buta cok. Ah, ini sini sini ikuti jalan setapak guys. Bang, game-nya gelap. Iya, Guys. Emang gelap. Emang dari game-nya enggak bisa diapa-apain. Entar kalau dinaikin g ngelu mulu kalian. Hidup kalian penuh dengan keluhan. Enjoy, enjoy lah, Guys. Oh, I see something over here. Yes, ada gubuk tua di sana. Apakah itu rumah tempat jiwa-jiwa yang tersesat? Ini gua udah lari ya. Gua udah tekan shift ini. L center. Iya, guys. L center in the chat. Yo, center you suck. house oke ini adalah katanya, Guys, rumah tempat tamu-tamu bersingga, Guys. Tapi keren game ini ada dagbingnya ya. Yang gua salah tuh sekarang game-game horor begini tuh dagbingnya niat, Guys. Dabingnya bagus. Oke, kayaknya gua enggak butuh ya ke tempat persinggahan tamu. Sepertinya kita ke sini, Guys. Gak terlalu gelap kok menurutku. Yes. Apakah ini yang dimaksud dengan rumah tempat jiwa-jiwa yang tersesat? Ini dia rumah di mana semuanya dimulai dan di mana semuanya harus berakhir. Guys, guys, ini, Guys, sepertinya, Guys, rumah masa lalu tempat jiwa-jiwa yang tersesat. Oh, MG, I’m so scared, bro. SC. Yes, kita harus mencari kerobar, Guys. Dan katanya ada di gudang di belakang. Yes, aku melihat sebuah gudang di sebelah sana. Nah, tuh senter. Ini senter nyala. Ini senter mati. Ini senter nyala. Ya, alright. Yes, bisa dibuka, Guys. Oke, gua harus nyelip sini lagi kah? Oh, enggak. Oh, kita geser lemarinya ya. Hah, cobar. Let’s go. Let’s go. Membuka pintu apa saja. Just what ini yang k butuhkan. Ngapain gua nutup diri gua sendiri? Mending mati aja senternya. Iya, mending mati aja, Guys. Ya, senternya gak guna nih game. Sumpah ini siapa sih ngedesain senter di game ini? Tol banget sumpah. Aduh, gak ada artinya, Guys. Oke, let’s go. Kita buka, ya. Kita buka pintu depan. Nice. That’s a progress. That’s a progress. Anjing, kaget gua. Goblo. Loading, guys. Ah, ini baru berguna senternya. Nah, ini, Guys. Baru berguna senternya, Guys. Guys, ini katanya adalah rumahnya adik-adik, teman-teman, cowok-cowok dan cewek-cewek. Ini adalah katanya rumah tempat jiwa-jiwa tersesat berkumpul di sini, Guys. Ada suara. Oh [ __ ] Dua anak ini membuat gua enggak nyaman dan juga spagetti ini membuat gua tidak nyaman. Dan entah kenapa gua pernah melihat spageetti ini. Kayak gua mimpi ya. Kayak gua pernah melihat di mimpi gua ada spagetti yang seperti ini, Guys. It’s like a memory. Ini seperti memory. Merinding sih gua ini. Eh, lampu bisa nyalain enggak sih? Ini apa? Oh, bisa dibuka. Sudah dibuka semua, Guys. Spaghetti bakso kata Muzadit. Iya, kayak gua pernah lihat, Guys, spaghetti bakso itu di cor bocor bocor bocor. Pakai konidin untuk menambal kebocoran di rumah kalian. Ini adalah gambar pertama di mana ibu membingkainya. Dia bangga atas semua. Oh, ini rumah lama kita, Guys. Ini rumah lama kita. Kita sempat tinggal di sini dan tuh lihat ya. Ini gambar kita, Guys. Dulu burik banget gambar kita waktu kita masih kecil, Guys. Gak bisa gak bisa dinyala. Wah, bocor guys rumah kita guys. Oh, kuncinya ada di dapur. Oke, kita cari ya. Cari kunci dulu guys. Ada yang lihat kunci? Ada yang lihat kunci? Ada yang lihat kunci? Ada yang lihat kunci? Enggak kan? Kalau jadi kunci, kalian akan bersembunyi di mana, Guys? Di bagian dapur, Guys. Dan ini lemari banyak banget. Gua buka satu-satu. Enggak ada kunci loh. Di mana ya? Ayo kita buka satu-satu ya. Bam [Musik] tikus apa? Apa ke sini dulu? Berkunci ini. Ih, seram banget sumpah lorongnya. Ah, ini tembus-tembus yang tadi nih. Spaghetti bakso, kulkas dikunci bisa. Oh, ruang tamu. Ruang tamu, Guys. Ih, serem banget gua merinding, sumpah. Soalnya enggak ada lagunya, Guys. Serem. Eh, ada surat. Oke, gua bacain, ya. Semua kesalahan disalahkan kepadaku. Ini semua salahku. Tuhan menghukumku atas tindakan kriminalku kepada Dia. Anak perempuan kita, anak yang tidak jadi lahir, dia benar-benar tak bersalah. Dan and she never been able. dan dia tidak akan pernah melihat kita di dunia ini. Ini bukan salahnya. Ini bukan salahku. Tapi bagaimana aku tahu? Dia terkutuk. Dia berbohong kepadaku. Dia membun-bun kita di dalam mimpi kita. Ini adalah peringatan dari surga. Dia sudah membunuh anak kita yang belum lahir, masih di perut. Dan dia akan membunuh anak pria kita juga. Anak laki-laki kita. Maksudnya aku tidak akan membiarkan ini terjadi. Aku tidak akan memberikannya kepadamu. Aku akan memperbaikinya. Apa yang ngemeng? Apa itu maksudnya? Wih, PS, Bro. Ini adalah PS Nintendo yang aku dapatkan saat aku 7 tahun. Ay, aku memberikan konsole ini dan dia ya intinya ini inilah intinya ini mainan yang diberikan ayah kita, Guys. Tapi ibu kita tidak terlalu senang saat ayah kita membelikan Nintendo itu. Apa gara-gara nilai ujian kita jelek, ya? Wah, udah berarti kita harus ke sini, cok. Atau ke atas kali, ya? Tes. Ke atas dulu, ya. I’m not ready to go up to the second. Kaget gua. Aku tidak siap untuk ke lantai dua. Oh, berarti kita harus ke sini dulu nih. Bentar ya, gua cari kunci dulu ya. Lah apa sih gambarnya double gini guys? Gamb gambarnya dua kertas dua arah. Kocak. Kulkasnya kosong. Ini game horor. Serius? Serius serius. viral di grup WhatsApp gua, Guys. Sini kali, sini kali buka-bukain dulu, Guys. Hah. Let’s go. [Musik] I got the key. Nice. GG. Kata Sopo, kata Davin, kata Faran. Thank you doanya, Guys. Oh, ibuku suka menyembunyikan kunci untuk melindungiku dari marabaya. Namun, semuanya berubah. Oh, pantesan, Guys, diumpetin sama ibu kita di atas lemari. Ya udah, gua buka, ya. Oke, nice. Ah, basement, guys. Yah, ada yang dorong ke out kuncinya jatuh dari dompet. Aku harus turunin air untuk menemukan kuncinya. Ada yang dorong. [Musik] Guys, ada yang dorong kita, Guys. Suaranya bapak-bapak. Ini adalah diari yang sudah lama di sini. Aku selalu penasaran untuk membaca apa isi di hari ini, Guys. Mulai horor kan? Mulai seram kan? Udah mulai seram kan, Guys? Lihat itu, Guys. Lihat tatapan manain botak ini, Teman-teman. Please, jangan lihat matanya, Guys. Guys, jangan lihat matanya, ya. Please, tutup mata kalian, Guys. Jangan terpengaruh oleh tatapan itu. Lihat itu, Guys. Gua rasa badan ini adalah milik si kepala botak ini, Guys. Don’t look at her eyes, Bro. Kenapa lagu jadi seram gini? Oh, gua bisa jongkok di sini. Gak bisa, gak bisa jongkok. Terkunci. Aku harus temukan kuncinya. Oh, where is the key? Oh, ini ada surat. Ada surat. Mungkin ini petunjuk, Guys. Ibuku ibuku tidak mengizinkan aku untuk datang ke bagian rumah yang ini. Oh, enggak. Oh, ibuku. Dia tidak mengizinkan eh she didn’t let me burn down. Dia tidak mengizinkanku untuk membakar rumah ini. Dia membakar dirinya sendiri hidup-hidup di depanku, mengutukku, dan berteriak dalam kesakitan. Rumah ini akhirnya diambil alih oleh ayahku. It took my mother. Gimana sih maksudnya? Rumah di house took my Oh. Rumah ini mengambil nyawa ayahku dan mengambil nyawa ibuku. Kenapa rumah ini melakukan ini semua? Kenapa rumah ini tidak membiarkanku pergi? Ada iblis yang mengintai di rumah ini bertahun-tahun. Mematikan kata Rinda. Oke, oke. Eh, wait, wait, wait, wait. Ya, kunci, Guys. Gua butuh kunci, cok. Kunci, guys. Ah, itu apa itu? Mana kunci, cuk? Si kunci di patung ini kah? Oke, pertama kita harus nyalakan lampunya lalu turunkan airnya. Mana sih kuncinya, Guys? Airnya dikuras sih, gimana? Kocak. Cara ngurasa enggak ada kontrol panel atau apapun itu. Eh, aku takut. Iya, aku gua aku enggak takut. Aku bingung, Guys. Bentar, ya. Kita cari pelan-pelan. Sabar, sabar. Mungkin ada yang terlewatkan di sini. Itu kah? Sini. Apa? Di atas coba. Coba di atas. Nah, ini ni ini kalau ini nih. Ini merah-merah [Tepuk tangan] nih. Gua harus ngapain sih, Guys? Di belakang ada ventilasi. Mana, mana, mana, mana. Hah? Astaga, naga. Iya, cok. Di sini ada jalan, guys. Eh, ada bocil anjir. Bocil kematian. Eh, kalian buta ma apa gimana, Guys? Itu ada jalan. Kocak di belakang tangga. Mak cari pakai mata. Ngelu mulu hidup. Tuh, udah udah udah udah udah progres progres [Musik] progres. Nice nice nice. Oh, ini ni nih. Sabar sabar. Ini apa nih? Ini apa nih? El kocak. Apa sih bocil lu kocak? Oh, ini guys. Tuh, tuh. Cari fuse. Cari, cari view, cari view. Apa? Oh, there must be fused in the warehouse. Oke, oke, oke. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s [Tepuk tangan] go. Weh, uh, suara apa tuh? Raw Krakata. [Musik] Anjir. Harusnya gua putarnya dari sini, Guys. Biar ket biar kelihatan, Guys. Apa itu tadi? Rambut gondrong gitu. Oke, ada dah. Airnya udah ini airnya udah surut, ya. Apa itu tadi, Guys? Suara yang mengerikan. Sangat mengerikan. Loh, tadi enggak kayak gini. Loh, kok ada darah? Loh, tadi gak ada darah. [Tepuk tangan] Oh, ini bisa digeser nih. Apa yang terjadi tadi? Gua muter valvennya. Mana sih views? Di mana? Di mana view, guys? Di [Tepuk tangan] sini. Aduh, gelap banget, cok. Oh, ini nih bisa nih. Itu digeser. Bener kan gua bilang [Musik] apa. Seru banget. Seru banget gamennya cuy. The water level has dropped. Now you can get into the other part of the basement. Oh, nice, nice, nice, nice, nice, nice. Why did you come back, Jack? You didn’t have to come back. You never made it out of that house. Rosal, is that you? You’re going to die here now, like the rest of us, guys. Rosalin, guys. Tuyul cewek. Oh, turunin lagi. The last battle. Now you can find the key to the basement. Oh, nice, nice, nice, nice. Tuyul cewek. Oke, cari kinnya. Cari kunci yang jatuh dari ini, Guys. Ni harusnya. Yes, my god it. Nice, nice. Gua dapat kuncinya, guys. Oke, come on. Open, open, man. Kak bisa? Kadang bisa, kadang enggak. Kenapa sih? Hah? Loh, lah bukan yang itu pintu bawah yang sini enggak bisa. Oh, balik sini. Gak bisa. Kocak itu. Coba nih. Gak bisa views-nya. Ambil dulu di warehouse. Apa sih bocil pintu bawa? Lah enggak bisa caper bocel pintu bawah ini kan yang tadi nih valve terakhir. Mana ada tuyul cewek. Nah udah gak bisa, bro. Harusnya pintu ini lah. Ah, kok enggak bisa ya? Apa ya? Apa bukan itu ya? Udah kebuka. Coba coba dorong dorong dorong. Gak bisa tuh gua. Tekan E tuh. Tunggu, tunggu, tunggu tunggu tunggu. Sebentar ya. Ini ada pintu lain mungkin. kayaknya enggak ada deh. Ini yang tadi nyelip lagi. Ini butuh fuse anjir. Put, put, put. Tekan F. Tekan F. Running. Ei, ei, eh. Udah put F tadi udah gua ambil kuncinya loh. Enggak jelas banget kunci buat apa itu ya? Coba coba coba tekan F di sini. Gak bisa juga. Itu tuh apa tuh? Arah aran yang benar coba. Enggak bisa, Bro. Jangan bilang ini nge-bug, Guys. Coba, coba ya kita ee kayaknya nge-bug sih, Guys. Harusnya tuh pintu buat naik ke atas ya. Karena kan kuncinya itu yang kita dapat di atas. Kita buka buat basement terus kita didorong kuncinya jatuh. Kita mau naik lagi. Coba ya. Coba exit dulu, exit dulu, exit dulu, exit dulu ya. Apa gimana nih? Exit dulu. Eh, guys. Exit dulu apa? Apa cari dulu? Mungkin bukan itu, Guys. Mungkin bukan itu yang dimaksud. Coba coba gimana nih? Gimana nih? Gimana nih? Gua takutnya hal buruk terjadi, Bro. Kalau gua exit. Bang, di tembok ada tombol, Mang? Iya, Dit. Tembak, ada tombol enggak? Ada. Gak bisa. Serius enggak bisa, Guys. Coba exit ya. Exit ya. Exit. Exit. Coba exit dulu. Exit to main menu ya. Coba ya. Exit to menu. Nah. Oh, continue. Oke, let’s go. Continue, continue, continue. Gas. Ini dari mana nih? Jauh enggak nih? Enggak, enggak jauh ini, Guys. Dekat, dekat, dekat, dekat dekat ini, Guys. Nah, tadi kan kita ke sini. Set, set, set, set, set. Ah, sip. Dekat ini. Dekat, dekat, dekat, dekat, dekat. Tadi mana sih dapurnya, anjing? Gua lupa lagi. Oh, sini, sini, sini, sini, sini, sini. Nah, sip. Oke, oke, oke, oke, oke, oke, oke, oke, oke. Ah, sip, sip. Dekat ini, Guys. Tuh, itu bisa. Ah, didorong nih gua. Bam. Ah, tidak, jangan dorong aku. Tuh, tuh. Kuncinya kunci yang itu. Kocak. Oke, oke. Siap, siap. Gua udah hafal jalan. Gua udah hafal jalan, Bro. Sini, sini, sini. Tenang, tenang cepat ini. Sip. Speedrun ya, speedrun ya, ya. Speedrun, ya. Speedrun. Speedrun. Speedrun. Speedrun. Dahah, enggak usah dibaca surat-suratnya, Guys. Sip, sip. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Ada loli, ada loli, Guys. Seram banget lolinya. Nah, itu tuh sekarang gak bisa didorong. Oh, harus dipancing dulu. Ah, ini dulu nih. Weh, apaan tuh tadi ya? Tuh, tuh setan anjir. Nah, baru bisa didorong. Kejar, kejar, kejar tu. Kejar-kejar. Mau ke mana lu tuyul? Woi loli. Mau ke mana lu? Nah cepat kan gue. Hantu imut nih. Lihat nih. Hantu imut guys. Kenapa kamu kembali Jack? N kamu gak harus kembali. Kamu gak pernah keluar dari rumah ini. Rosal apa itu kamu? Kamu akan mati di sini Jack. Seperti kita semua. Itu kayaknya adik kita deh. Itu kayaknya adik kita deh, Guys. Nah, lihat lihat lihat. Key to the basement. Tuh. Let’s go. Oh, ini to turn the light. Gimana turn on the light-nya, cok? Oh, berarti cari views dulu, Guys. Coba, coba lagi, ya. Coba lagi. Gak mau dia. Tuh, tuh. Cari dulu baru dia mau. Di mana views-nya, ya? Oh, di sini kali. Sini sini sini sini sini guys. Sini guys sini guys. Room tour ya bang? Room tour. Iya room tour. Basement tour. Ini kocak. Ih parah kalian sumpah guys. Kalian gak lihat kunci di meja ini guys. Come on man baru buka yang ini tuh. Nah kunci yang itu enggak ada yang bilang dari tadi cok. Kunci dekat si Loli muncul, Guys. Gak ada yang bilang kunci dekat si Loli, Guys. Ya, tuh. Kunci dekat si Loli. Nah, view. Oke, oke. Nah, gitu dong kan enak. Mana ada tadi enggak ada cewek-cewek juga gak ada yang bilang ada kunci, Bang, di meja. Kagak ada kan yang bilang. Maaf, Bang. Enggak lihat. Iya, enggak apa-apa gua maafin ya. Lain kali lebih teliti, ya. Nah, ini dia. Let’s go. Oke, nice. Saatnya kembali ke lantai satu dan lanjutkan pencarian. Oke. Oh, gak bisa. Gak bisa balik situ, Guys. Gak bisa balik situ, cuy. Tadi gua udah bilang, Pak. Kata Jamie emang iya Jamy bilang, Guys. Emang ada yang bilang tadi kunci dekat loli? Dah, ini baru bisa nih. Karena listrik Oh, nyalain listrik di atas tuh kan. Tuh. Enak kan? Sekarang udah gelap. Eh, udah gelap. Hah? Kamu keluar tapi kamu Mas. Kamu mau tahu apa yang tersembunyi di bayangan. Pertama bangunkan rumah. Stop bermain game dengan Oke. Oke. Do Oke, kita disuruh nyalain perapian. Kita suruh nyalain perapian dan kita butuh sebuah korek atau api atau bensin ya untuk membangunkan rumah, Guys. Apa lagi itu maksudnya? Di ah cari dulu, Boy. Teknologi cari dulu, Guys. Kita harus cari. Ah, itu itu apa? Katherine dia sangat sakit. Aku tidak I don’t know what to do at tidak tahu apa yang harus k lakukan. Keluargaku porak-poranda. Aku ditinggalkan di rumah ini dan aku minum semua pikiranku sendiri. Dia berbicara tentang anak perempuan kita dan dia semakin sakit parah. Aku harus mengakhiri ini. Harus bergerak. Mimpiku menjadi kenyataan. Kalau aku tidak melakukan itu, dia akan mengambil anak kita juga. Ay macam apa yang tidak bisa melindungi keluarga keluarganya, Guys. Cari korek, Guys. Ada yang ngelihat korek gak? Ada yang ngelihat korek gak? Ada yang ngelihat korek enggak? Korek. Korek. Korek. Ada yang ngelihat korek ini? Ni korek bana sih? Ini apa nih? Ini apa nih? Oh dibuka. Bisa dibuka. Katherine kattherine kattherrine kita cari korek dulu ya. Ini kan basement. Oke, basement. Oh, rumahnya kok tertutup. Oh, ke atas, ke atas. Coba ke atas. Nice. Hah? Yang dibilang Rosalin adalah lantai bawah. Tapi sekarang gua udah bisa ke lantai atas. Tadi engak bisa. Ih, serem banget manimennya. Bang, lu dibaca surat, Bang. Apa apa ini ya? E buka semua lemari ya, Guys, ya. Mau enggak kita cek? Tadi aja dapat kunci di lemari. Teori buka semua lemari. Umur 13 tahun boleh nonton enggak? Boleh. 13 tahun. Oh, Rosalin sama ibunya di dapur. Oh, sebentar ya, sebentar ya. Dulu ya dulu, Boy. Ih, lucu foto dogi. Eh, aduh susah sih ini nyarinya, Guys. Rumahnya gede banget. Ini apa? Coba kita buka satu-satu, ya. Sabar, sabar, sabar, sabar. Lemari dapur. Tadi gua udah buka semua, Guys. Gak ada. Cuma ada kunci ini. Udah belum? Nah, ini nih belum nih. Nah, WC belum gak ya? Ada yang munta. Nah, udah pasti jump scare-nya di sini. Pasti itemnya di sini, Guys. Yakin gue? Wah, enggak, Guys. PHP, Guys. PHP, cuy. Aku takut. Kata Nizar, “Tenang, ada Babang Winda. Kalem. Asuh nyari item simulator adik-adik. Sabar ya. Sini. Nah, ini bisa nih. Nah, kita belum ke sini kan. Kita belum explore. Sini nih. Si pelan-pelan. Sabar, sabar. Ah, ini udah udah gua bacain tuh. Sabar saya buka-bukain dulu. Kita buka-bukain dulu semua. Ah, ini yang PS tadi ya, Endo. Oke. Harusnya sih kalau jump scare-nya di sana, itemnya di sana, Guys. Nah, di sini kali. Nah. Ih, jiji. Bai. Apa? C kardus. Oh iya cek kardus coba sini sini bisa dibuka itu. Mana bocil itu? Bocil itu menyerang guys. Bocil itu menyerang cuk. Bocil itu. Bocil itu nih. Mana mana bocil itu? Bocil asal ngomong itta itu. Ita itu. Padahal engak lihat apa-apa. Dekat PS emang. Iya dekat PS. Coba dekat PS matches. Eh, siapa yang bilang dekat PS? Bocil itu enggak berkontribusi, Guys. Jangan bilang dekat PS. Thank you ya. Itu yang berguna. Bocil itu apa coba? Ita itu. Ita itu. Nenek gua juga ngomong itta itu. It itu mah gampang. Dekat PS. Siapa tadi? Jujur jujur siapa yang bilang dekat PS jadi moderator di channel IRJ Wijarnako ya. Dah sip dapat wah kayunya nih. Oh enggak. Oh, enggak pakai kayu, Guys. Bakar besinya aja langsung. Ya udah. And then what? Oke. Jiwa dari rumah ini sudah gua bangunkan. Woken house, but still. Oke, kamu mau tahu apa yang tersembunyi di dalam? Lalu cari yang ditinggalkan ibu dan ayahku. Jangan buru-buru. Jangan buru-buru deh pokoknya. Pertama, lalu cari yang lain. Dari situ kamu akan mencari dapat jawaban apa coba, Guys? Mencari mencari apa, cok? Woi loli. Maksudnya apa itu? Ke lantai atas kali, ya? Ke lantai atas kali, ya? Apa? mencari satu dari yang satu yang ke satu yang lain itu instruction not clear, Bro. Hm. Kenangan ibu dan ayah, ya. Oke, kenangan ibu dan ayah. Sebentar, ya. Kenangan ibu dan ayah, Guys. Apa coba? Terkunci semua. Apa, Guys? Kira-kira apa, Guys? Kenangan itu foto kali. Ih, seru ya gameennya. Teka-teki ya ke kamar lantai atas gua udah nyoba terkunci semua. Enggak bisa. Gak bisa lihat objektifnya tuh. Oh, ini nih dibuka. Oh, ini kan udah gua buka-bukain foto ini coba. Foto ayam. Foto ayam mengejar itik bisa udah, Guys. Tuh, enggak bisa dibuka. Harus dibuka, Guys. Cari orang di kamar yang sebelumnya. Cari kunci masuk ruangan, Bang. Oke, kayaknya iya sih. Mungkin cari kunci dulu agar kita bisa masuk ruangan. Yang pasti basement sudah tertutup. Sabar, kita cari dulu ya. Pelan-pelan, pelan-pelan. Oke, itu ruang PS. Ini ruang apa nih tadi nih? Ah, coba coba. Sabar sabar sabar. Kita cari dulu satu-satu. Tenang, adik-adik dan cewek-cewek yang nonton, kita akan mencari misteri rumah ini pasti akan terjawab sama Babang Winda ya. Nah, di WC nih. WC kan zoom sekar tadi lah. Enggak ada yang bilang sisir. Ini adalah sisir yang diberikan kepada dia oleh neneknya di memorinya. Orang tuanya meninggal ya di awal kehidupan dan setelah kematiannya ibunya dirawat oleh neneknya tuh ya. Take tek take tek take tek. Gila, GG banget gua. Yeah, that’s pretty much it. Yes, I think that’s it. Oke, satu-satu kata si Loli. Satu-satu kan. Ya udah, sisir dulu. Oke, mungkin dibakar kali ya. Kurang ajar lampu pecah. Sisir, sisir, sisir, sisir. Let’s go. Oh, sekarang ayah. Oke, warisan ayah. Ibu warisan ibu sisir. Warisan ayah apa, Guys? Kira-kira, Guys? Ayo, sini. Yuk, yuk yuk. Mikir, yuk. Cewek-cewek dan cowok-cowok. Kalau warisan ibu sisir, warisan ay PS PS PS benar GG benar. PS ber pemberian ayah. Benar benar benar. PS P P P P P P P P PS P P P PS GG GG GG G G G G viewer. Nah baru itu GG viewer guys. Baru di momen ini kompak tuh pada bilang PS GG viewer. W viewer Wer GG viewer tolol viewer gak bisa diambil gak bisa tekan E guys gak bisa adik-adik ggak usah soto dia jadi orang PS PS bukan PS kocak. Bukan, bukan, bukan PS, Guys. Apa ya kira-kira ya? Warisan ayah ya? Entar cari. Sabar, sabar. Oh, ballpen warisan ayah. Ini adalah ballpen ayah yang dia mewarisinya. Yes, memang ini ayah sangat menyayangi ballpen dan ini sangat berguna untuk menandatangani apapun yang dia anggap penting dan dia percaya ini membawa keberuntungannya. Ada, Guys. Eh, emang ada bapak-bapak yang Guys, gua tanya kalian, Guys, yang punya bapak kalian semua pasti punya bapak guys yang punya bapak yang suka ballpen, ngoleksi ballpen atau sayang ballpen emang ada beneran, Guys? Ada, Guys. Ada. Emang saking sayangnya ballpennya tuh jadi benda berharga gitu. Ada rupanya, Guys. Ada emang bapak-bapak pecinta ballpen, komunitas ballpen, Guys. Oke, oke, oke. Udah, ini udah pasti ya. Warisan ayah. Dad’s favorite pen. That’s what ballpen favorit ayah. Ini yang kita butuhkan, Guys. Jangan bilang ini ayah gua, Guys. Ayah gua jutes banget, Guys. Adanya kebun sawit, Bang. Oke, let’s go. Keren banget ayahku, kata Vela. Oke, kita bakar ya langsung, Guys. Yuk, rahasia rumah tempat jiwa-jiwa yang tersesat akan kita ungkap. Oke. I’m to meet dead. Hah. I’m to meet dead. Zaman dulu ada pride kalau simpan bulpen kata Erza. Ah, maksudnya guys. Time to meet de di mana? I tried to keep our family together, but I’m here to make things right. Kenapa kamu kembali, Jack? Pergi. Jangan jangan kembali. Kok kayak pernah lihat, Guys, setannya, Guys? Itu ibu kita, Guys. Ya, kayaknya Rosalin tuh adik kita deh. Kayak pernah lihat, Guys. Bocil kayak pernah lihat menyerang kah? Ibu Winda itu ibu kita benar. Lalu ayah di mana ayah? Ibu kita arwah ibu kita menyuruh kita pergi. Itu yang tadi di basement gak sih? Cantik bajunya kata ayah. Wah nih kita harus cari ayah gitu guys. Kencangkan sama pengaman guys. Bocil kayak pernah lihat menyerang guys. Where are you? Dad daddy where are you? Daddy daddy where are you? Astaga naga seram banget itu. Oh my God. Benar guys, ini ayah kita. Ini ibu kita. Ibu kita cantik banget. Mirip kan tadi ibu please izinkan aku bertemu dengan ayah. Aku hanya ingin mengungkap misteri yang selama ini terkubur bertahun-tahun di rumah ini. Daddy, where are anjir that’s so creepy, Bang. Aku gak kuat. Seram banget kata amat. Iya sih seram. Serem setuju guys. Guys, ikuti ibu kita, Guys. Ikuti ibu kita guys. Jam sknya kurang menantang. Menantang. Kocak itu. Enggak bisa, enggak bisa terkunci. Lah, sebentar. Loh, tadi kayaknya itu enggak terkunci deh. Loh, masih bilang enggak seram. Hah? Masih bilang enggak seram. Oh my God, gua terkunci di ruangan ini, Guys. [ __ ] Oh, kira ada surat. Ada terbuka, terbuka, terbuka. Yes. Nah, terbuka, terbuka. Ah, terbuka. Aduh. Dua kali loh kita dijump scarein lampu. Ayah. Ibu. Ibu kenapa kamu berubah? Ibumu. Wajahmu dari cantik dan rambutmu seperti Super Sayang 3 dan mukamu menjadi mengerikan seperti itu. But where is that? Di mana ayah? Kita sudah bertemu dengan ibu dan juga adik kita. Di mana ayah sekarang? Apakah ayah di lantai atas? Apakah ayah di basement? Daddy, I have your pen, daddy. Aku punya ballpenmu, Daddy. Please come to find me, daddy. Daddy, I miss you, daddy, where are you, daddy? Daddy. Ah, tadi kan Ibu muncul di sini. Oke, feeling gua ikutin jump scare-nya, Guys. Oh, ini mah udah. Ini udah gua baca tadi. Daddy, where have you been? Daddy daddy, where are you? Eh, ini ke mana sih, Guys? Sumpah gameennya nyari jalan mulu, cok. Ke mana? Ke mana coba? Ada ide enggak? Ada ide enggak? Coba di kamar udah, di kamar atas udah. Bulpen. Oh, ruang PS. Ah, let’s go, Bang RD save the day. Thank you, Bang Erdi. Ruang PS, guys. Ruang PS, Guys. Apa coba? Suruh muter-muter, cuk. Ngecek pintu simulator, Guys. Apakah Daddy ada di sini, Guys? Aku tidak bermaksud ini terjadi. Aku tidak ingin. Tapi sekarang kamu di sini bersama kita. Kamu kembali. Kita punya kesempatan untuk menjadi keluarga bahagia lagi. Tidak, Ayah. Kesempatan itu sudah hilang. Rumah ini mengacaukan keluarga kita. Aku datang untuk mengakhirinya. Terlambat, Jack. Berti saat kamu masih bisa, rumah ini akan bangun. Eh, itu daddy-nya yang tadi begini awal-awal, cuk. Deddy-nya yang bunun, Guys. Anjay, daddynya kerempeng, cuk. Guys, daddy-nya kerempeng, sedangkan ibu kita besar, Guys. Guys, that’s our daddy, guys. Yang bundir di awal, guys. Oh [ __ ] oh [ __ ] oh [ __ ] Kering, diem. Eh, jangan gitu. Jangan toxic, ya. SH. Lah, tertutup lagi, tertutup lagi. Feeling gua buruk, cuk. Oh, enggak enggak enggak. Gua tahu, gua tahu ke mana. Ke ke tempat tadi, Guys. Sini sini sini. Ini nyalain TV-nya. Matiin TV-nya. Eh, enggak enggak, Bro. Enggak. Apa sih? Ke mana lagi sih sekarang? Oh, ke WC. Ke WC. Gua belum ke WC. Nah, aku akan mengakhiri rumah ini. Itu ayah kita yang pecinta ballpen, Guys. Komunitas ballpen. Lah terbuka tadi kan ketutup. Ya udah oke. Aku tidak tahu apa yang harus k lakukan. Dia semakin parah. Dia tidak ingin meninggalkan kamar istri istri-istrinya Dedy. Ibu kita tidak mau makan. Dia tidak mau minum dan dia tidak tidur sama sekali. Semua kehilangan ini dia tidak sanggup menghadapinya. Aku pikir dia akan pulih dan pindah ke tempat yang lebih ining. Tapi sepertinya Tuhan menghukum kita akan dosa-dosa kita. Aku akan menebusnya. Ih, seram ggak sih? Kayak sedih gitu keluarga ini, Guys. Luarnya sedih banget. Halo, siapa? Di mana? Hah? Sayang, aku pulang. Kamu di mana? Aku di kamar, sayang. [Musik] Ibu tidak sehat. Ini hari di mana ibu sakit, di mana dia bukan dirinya sendiri. Dia hanya di kamar dan tidak mau keluar. Ah, terbuka, Guys. Tadi ketutup sumpah. Ibu this boxor but not the ones the house will show you willingly. The fire only awakens the walls, filling them with shadows of the past you want to see. But the deepest memories are hidden deeper. To see the truth, gather to them. Oke. Kumpulkan barang-barang yang bermanfaat yang santai aja, Jackie. Satu-satu ya. Cari barang-barang yang berharga buat mereka. Taruh di bok dan kamu akan melihat mereka yang sesungguhnya aku menyembunyikannya. Anjir. Please my wifu. Stop my wifu main teka-teki. Oke, hal yang paling berharga untuk ibu, guys. Sekarang kita nyari barang, Guys. Bocil nyari barang simulator menyerang gak? Di mana, Bro? Di Thailand, Guys. Sisir udah tadi. Sisir udah, Guys. Sekarang nyari lagi PR hari-hari nyari barat, C. Gua bacain dulu, ya. Aku pikir pindah rumah akan melalui aku bisa melalui kehilangan akan e anak, tapi beban ini semakin kuat dan dia terus muncul. Wanita itu muncul terus di mimpiku dan dia mengatakan bahwa aku adalah kesalahannya. Aku adalah aku disalahkan atas kematiannya. Aku tidak punya cukup kekuatan. Aku menderita akan insomnia gak bisa tidur. Ya. Dan semua perasaan itu tumbuh dalam diriku. Aku mimpi indah. Betapa indahnya semuanya senyumannya dan saat dia bersama kita. Namun aku tidak punya Guys. This is bullshit, man. Guys, udah kita cari barangnya aja langsung, ya, Guys. Eh, gameennya jelek apa bagus, Guys? Kayaknya. Bagus game-nya, bagus game-nya, bagus game-nya, bagus game-nya. Bagus, Guy. Oke, sekarang kita nyari barang ibu kita, Teman-teman ya. Kita nyari bareng ibu kita, Guys, ya. Kita nyari bareng ibu kita. Yuk, Lge. Ang lg, Bro. Ah, ini dia lawan reing. Gua belum ke sini nih. Bagus, bagus, bagus. Oke, aku takut. Sangat takut keluarga kita. Oh, for our son, our only son, Rosalin. Hah? Rosalin bukan nama cewek, Guys. Kok Saner kocak? Gua belum ke sini, cok, Guys. Kita belum belum ke sini, Guys. Kita belum ke sini. Ada suara [ __ ] Mana? Eh, gua d sini. Serius, serius. Oh, ini yang tadi tuh muter, Guys. Nah. Ah, anjing. Goblok tolol. Sorry toxic, guys. Gembak. Sor sor sor. Apaan tuh? Muncul dari kanan. Ini benar-benar iblis. Bukan anak perempuan kita. Bukan dia, Katherine. Dia benar-benar kering kelontang. Tidak ada kehidupan dalam diri dia. Gila, parah. Kaget tiba-tiba ada tangan nyosor, Guys. Aku pingsan, Bang. Tunggu tunggu sebentar sebentar. Dia mengacau dengan otaknya dan e dengan alasan anak yang tidak lahir. Dia mengincar istriku dan juga keluargaku dengan tanda yang menjijikan. Aku masih bisa menyelamatkan Jack. The [ __ ] is that mean, bro? Gimana sih alurnya maksudnya? Oke, cari benda berharga Ibu, Guys, ya. Benda berharga Ibu. Let’s go, let’s go, let’s go. Cari benda berharga Ibu, Guys. Where is it? Where is it? Apa ini? Tap. Tempat pencipan memori memah. Ah, wait. Nanti ini mungkin nanti ya. Kita coba ke sini dulu, Guys. Nih sini sini. Hm. Itu dia. Itu dia. Ngana. Itu dia. Si Rosalin cok. Rubyop. Kalung ibu. W kalung ibu. Let’s go. Ini adalah kalung ibu. Dia sangat menyimpannya dengan sepenuh hati. Namun dia Oh, ini adalah kalung ibu yang dia simpan. Namun, ibunya ibu atau nenek kita mati dalam kecelakaan. Ini warisan dari nenek kita, Guys. Ya. Dahah. Intinya gitu, Guys. Diwariskan dari ibunya. Ini yang kbutuhkan. Un gua taruh di kotak itu, Guys. Guys, sebentar lagi kita akan ungkap, Guys. Misteri misteri rumah ini, cuy. Let’s go. Let’s go. Grafiknya bagus, ya. Grafiknya bagus, ya. Nah, let’s go. Nice. Oke. Oke. Barang terakhir yang ayah kita sangat simpan, Guys. Kalau kalian jadi ayah, barang kedua kalian yang paling berharga selain bullpen adalah adalah anjim. Anjim. Ibu stop Ibu anjir double jump scare. Syukurnya kedua gua engak kaget BTC gak? Jam tangan. Suara apa itu? Kaset buku. Wah iya benar. Mereka pernah ke Thailand. Ibunan dan aja pernah ke Thailand, guys. Oh ini bisa dibuka. Notebook. Jam [Musik] tangan. Ada yang terbuka. Ada pintu terbuka. Ada pintu terbuka. Ada pintu terbuka guys. Game sepet. Hah. Apa yang terbuka? Oh, ininya tertutup. Tadi ruangan tempat ruangan tempat mainan tadi mana, Guys? yang ada kalung ibu kok hilang ya ruangannya ini ya ni [Musik] ada tangan di bawah kasur guys banget jam segini kata Reyina ya makanya [Musik] it eh jump scare-nya kebanyakan Kan jadi garing gak sih, Guys? Hani jangan kaget. Aku tidak akan membiarkan dia menakutimu. Buka pintunya atau ayah akan melukai ibu lagi. Dikit garing kata Josep. Garing tuh, Guys. Guys, bukain gak? Bukain gak? Bukain enggak? Buka ya. Buka ya. Buka ya. Kata Josep a garing, guys. Jump scar-nya, Guys. Tapi seru, cuk. Gak bisa. Oh, ini nih. Ambil Rubik. Rubik. Rubik cuk. Hah? Jangan takuti anak kita. Katherine, please kembali ke kamarmu. Kamu bukan dirimu sendiri, Guys. Yang jahat ayah, apa ibu, ya? Sorry. Maafkan aku. Aku sedih. Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku. [Tepuk tangan] Dia datang kepadaku. Maksudmu anak kita. Dia di sini dia masih hidup. Kamu tidak bisa melihat dia. Kamu bicarakan apa? Dia hilang. Dia sudah pergi. Saatnya untuk buon Katherin. Kita punya anak. Kita harus jaga anak kita. Tapi anak perempuan kita, kita bisa jadi keluarga utuh. Dia memberikan kita kesempatan di mimpiku. Dia datang dan kita jadi khat anak. Kita punya anak. Katherine apa yang terjadi padamu? Kamu tidak makan sama sekali. Kamu tidak bicara kepada dia sama sekali. Kamu diam di sini seharian bicara tentang anakmu yang tidak lahir loh su namanya. Oh gua ngerti cok. [Musik] Gua ngerti guys. Gua ngerti. Gua ngerti. Entar gua translatin. Dengar kamu dengar itu. Jack. Apa itu kamu? Maafkan aku, sayang. Kamu harusnya enggak dengar tentang itu. G, Guys, gua translatein dulu arti ceritanya, ya. Jadi, gini, guys, ayah ibu kita itu punya unborn daughter, tapi punya anak yang udah lahir duluan, namanya Jack. Jack itu kita. Nah, anaknya yang belum lahir itu namanya Rosalin. Dia mati dalam kandungan dan ibu kita itu gak bisa move on. Ibu kita itu benar-benar merasa bersalah. Dan seakan-akan ibu kita jadi enggak peduli bahkan sama anak pertamanya si Jack. Tapi ayah kita meluruskan. Hei, Katherine, kita udahlah move on lah. Anak yang enggak lahir itu kita masih punya anak kok. Kita mendingan urus yang ada. Kita move on, lihat ke depan. Paham ya? Paham kan? Paham kan? Tapi ibu kita tuh gak mau move on dan kayak merasa terkutuk dan merasa bersalah terus gitu, Guys. Kasihan juga sih Jack jadi kayak diterlantarkan sedangkan ayah kita membela kita. Jadi sebenarnya yang jahat ibu atau ayah? Itu guys pertanyaan utamanya. Wah ini plelotis ya. Ini pasti plelot twist guys. Ini pasti plelot twist guys. Walaupun bingung nyari jalannya ya. Ini pasti ada plot twist nih. Entah yang tiba-tiba yang jahat rupanya ayah tiba-tiba ibu. Kayaknya ibu jahat deh. Ibu ngagetin mulu soalnya guys. Ayah enggak pernah jump scare loh. Oh ini bisa dibuka sekarang. Oke, Ayah juga jahat, Guys. Ya, Ayah jam scare kita juga. Berarti Ayah jahat, ya. Oke. Noah. Guys, kayaknya dua-duanya jahat, Guys. Dua-duanya jump scare kita. Berarti dua-duanya jahat, ya. Belum, belum ketemu punya ayah, Bro. Sabar dulu. Belum pun belum ketemu, Guys. Punya ayah, Guys. Barang berharga ayah. Belum ketemu, Guys. Tuh, tapi lebih banyak ibu yang ngagetin. Ayah enggak sejump scare itu. Ih, wah, ini kita belum ke sini, cuk, Guys. Oh [ __ ] Guys. Udah pasti, Guys. Jiwa yang Jack, buka pintu ini. Ayah, aku tidak akan melukaimu. Aku hanya ingin berbicaramu seperti ayah dan anak. Andrew Toxic. Ini bukan kamu, Ayah. Kenapa kamu melakukan ini kepadaku? Kamu tahu aku tidak mau seperti ini? Ayah please jangan. Ayah, jangan biarkan rumah ini merusakmu. Guys, ayah jahat juga, Guys. Ayah jahat, guys. Rumah ini memberikan anak, memberikan arti dari hidup lagi. Tuhan mengambilnya dari aku dari sesuatu yang ku inginkan. Dia bersama kita sekarang. Membuat kita make us a real family when she come to me. Membuat kita merasa seperti keluarga suutunya saat dia datang kepadaku. Hanya sedikit tempat yang tersisa. Hanya ada small step di mana sedikit kemungkinan di mana kita bisa bersama lagi berempat dua anak, cowok-cewek dan ayah ibu. Segera kita akan kembali bersama anakku seperti keluarga sebenarnya. Oh [ __ ] gemoy. Party Island. Apa ini? Deal. Guys, gua ngerti, Guys. Guys, gua ngerti, Guys. Kenapa ini menjadi e rumah tempat e Jawa, jiwa-jiwa yang tersesat, Teman-teman. Ini karena ya itu tadi, Guys. Emang banyak arwah keluarga kita yang ada di sini, coy. Eh, cari cari barang milik ayah, Guys. Biring milik ayah. Mirip mirip ini c apa milik ayah, Guys. Apa ya? Milik milik ayah, ya? Milip ayah apa, cuk? Enggak ada di sini, Guys. Enggak ada. Enggak ada. Tuh kan benar ibu kita jadi Naruto, Guys. Apa turun lagi, ya? Disuruh muter-muter dari tadi kita, cuk. Tuh, muter lagi, muter lagi. Capek gua muter-muter. Udahlah, cek lemari jack tadi. Oh, lemari jack tadi. Oke, oke. Gua cek, gua cek, gua cek. Apa sih, Guys? Guys, rasis apa, Guys? Gua typo anjim lu. Tpo mulu. Kurang minum, ya? Makanya karena deg-degan. Kocak. Tunggu, ini kok gua bisa? Tunggu. Gua kok kekunci, Guys. Oh, lihat sini, lihat sini, lihat sini, lihat sini. Eh, muter-muter lemari. Oh, iya, lemari ini benar-benar. Astaga, bisa digeser. GG. Siapa yang bilang lemari, Guys? Oh my god. Oh my god. Foto album ayah kita, Guys. Foto album ayah kita ini adalah milik ayah, Family album, ya. Di mana ayah menyimpannya dan ini isinya warisan ayah yang tidak akan terlupakan, Teman-teman. Diwarisi dari e generasi ke generasi. Ayahku berkata bahwa nenek moyang kita itu akan mengingat siapa kita dan ini penting untuk disimpan dan jadi kenangan dari generasi ke generasi. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Jump scare-nya banyak banget di game, cuk. Zom sekarangnya banyak, Guys. Let’s go. Let’s go. Item terakhir, Guys. Y nice last thing. Loli mau ngapain sekarang, Loli? No more games, Rosely. Kayaknya ini anak yang gak lahir deh. No more games, Jackie. No more game, Jackie. And the fun is yet to come. Hal yang paling menyenangkan, last stepnya kamu dengar itu is langit-langit. Oke, si Atap memanggil dan kamu akan bersama mereka lagi. Keluarga yang kamu rindukan duduk di meja back seperti dulu. Ingat enggak? Aku ingat. Aku ingat segalanya. Saatnya ke langit-langit atap. Oke, kita harus ke lantai atap, Guys. How, how do I do that? Is it the atap? How do I go to atap? Tertur sendiri. Let’s go. Disit kah apa sih? Bocil 27 me apa, Guys? Bagus, bagus. Torinya kita kayak merindungkan keluarga kita cuk. Dia terlambat. Kamu gak bisa lari. Keluarga akhirnya punya tempat yang rumah yang indah. Kamu di sini, kamu di sini sekarang kembali ke keluarga. Kamu bukan saudariku. Kamu anak yang tidak lahir. Kamu siapa? Kenapa kamu mengajakku ke langit-langit? Tapi aku adalah dia. E, cepat banget ngomongnya, Guys. Itu bocil 27 Mei menyerang, cuk. Oke, intinya guys, dia bilang aku ingin berhenti. Jadi cewek itu bilang kita si Jack bilang, “Kamu tuh bukan adik gua yang bayi yang belum lahir.” Tapi dia bilang, “Aku adalah anggaplah aku dia, aku bisa menjadi seperti dia gitu.” Ini apa lagi, Guys? Bocil 27 Mei. Ini adalah rumah lama keluarga kita dari generasi ke generasi. Keluarga kita sudah tinggal di sini dan jadi bagian dari rumah ini. Dan sebagai bagian dari keluarga ini, rumah ini sudah menjadi bagian dari kutukan keluarga. Selama 200 tahun keluarga kita melakukan hal-hal buruk, membuat pengorbanan kepada iblis, Guys. Keluarga kita selama ratusan tahun dari generasi ke generentasi nenek moyang kita melakukan persembahan kepada iblis. Kemarin nenekku bilang kepada my foster home. Apa tuh foster home? Ini bukan this is not the way for ini bukan jalanku. Tuhan akan menghakimi dan semua beban dari keluarga ini sudah ditandai oleh kutukan dan bahkan ribuan tahun pun tidak akan cukup untuk menghapus semua dosa keluarga ini. Aku harus membakar rumah ini dan mengirim jiwa-jiwa tersesat itu dan juga nenek moyangku ke alam baka dan istirahat. Inilah saatnya untuk melepas kutukan dari keluarga ini dan membersihkan diriku sebelum menghadapi Tuhan. Anjay, epik, Bro. How do I do that? Yah, gak ke ini, Guys. Jump. Eh, eh loat gak sih? Tadi ada save game gak? Tadi ada save game, gak guys? Jump scare-nya gua lagi nengok foto, Guys. Guys, tadi ada save game enggak? Ada ggak jump scare-nya, guys. Minus satu konten, guys. Harusnya nengok depan dulu baru cek foto. Ada ada, ada. Ya udah, yaudah. Ulang ulang ulang ulang ulang ulang ya. Ulang dulu. A dulu. Apa itu jump scare apa guys? Jump scare-nya enggak kelihatan cok. Nah game loaded ya. Oke mantap. Sip. Syukur ada engak? Kita lihat ya. Kita lihat ya. Kita lihat ya. Lihat cuy. Oh ay. Ay guys. Ayah nongol guys. Ayah tuh ya. Ayah nongol. Sumpah gua gak nyaman lihat ini coy. Gua ggak nyaman lihat ini, Guys. Ini bentar bentar. Ini adalah foto keluarga lama. The face are painted over. Sebentar, entar ya. Mungkin mereka hidup di sini. Oke, ini Anor ini nin kita guys. Mungkin mereka hidup di sini sebelum kita dan mereka adalah penghuni pertama rumah ini. Tapi siapa yang mengecet wajah mereka? Apakah untuk melindungi mata mereka? Apakah untuk melindungi mata setan? Aduh, gua gak ngerti dah. Guys, kita harus bakar rumah ini, Guys. Guys, sepertinya kita sudah ada di puncak acak, itu cuma barang jatuh, Guys. Hah? Oh, nyelip sini, cok. Untuk bertahun-tahun selama generasi, rumah ini masih berdiri di sini. Tidak ada yang berhasil menyingkirkan rumah ini karena rumah ini terkutuk dan memang rumah ini harus dibakar, Guys. Tuh, bahkan udah banyak omongan wacana rumah ini harus dibakar. Rumah penuh. Kamu bagian dari rumah ini. Kamu tidak akan pergi ke mana-mana, Jack. Ayahmu mencintaimu. Namun, dia tidak punya pilihan. Dia harus lakukan agar malam itu rumah ini mengijan pergi. Jadi, aku mengiji pergi. Tapi rumah ini terkoneksi. Ke mana pun kamu pergi, ke mana pun kamu pergi, jauh, Jack. Kamu akan kembali. Aku tidak pernah meninggalkan rumah ini. Samum muur hidup aku habiskan di sini. Maafkan aku, Ayah. Kamu berusaha menyelamatkan keluarga kita. Menyelamatkanku. Oh, itu kenyataannya, Guys. Itu kenyataan dari rumah ini, coy. Hah? What? Hah? [Musik] Aku dapat yang saatnya bakar rumah ini dengan semua iblis yang ada di rumah ini. Guys, bakar, Guys. Bakar, guys. Let’s go, Guys. Bakar, guys. Anjir, cicak, cuk. Yah, ini lagi bocil hidup. Blonde. Bakar, bakar, bakar, bakar, bakar, bakar, bakar. [ __ ] Udah ada lah. Aduh, kepala gua kebentur. Oke, ke mobil, ke mobil. Kelar, Guys. Can do this, guys. Kita harus bakar rumah ini, Guys. Bentar. Oke. Oke. Cari gasolin. Dia dekat. Aku tidak bermaksud ini terjadi. Aku tidak ingin. Tapi sekarang kamu di sini bersama kami. Kamu kembali. Kita bisa jadi keluarga bahagia lagi. Tidak. Kesempatan itu sudah hilang. Rumah ini menghancurkan keluarga kita dan aku akan mengakhirinya. Terlambat Jack. Pergi saat kamu masih bisa pergi. Tadi udah ngomong gitu dah. Lah itu kan udah guys, itu kan yang tadi ya ngomong gitu dah lah. Kan udah tadi, Pak. Ya udah, saya mau bakar rumah. Udah beda apa sama si omongannya, Guys? Beda apa sama itu omongannya? Kan udah tadi, Pak. Astagfirullahalazim. Kan udah mom [Musik] udah ini kan udah semuanya onak filling shadows you want to see the deepest memories are hidden deeper to see Ih, apa sih ini game? Sumpah gak jelas banget game-nya, Guys. Lah tuh gak jelas banget, cok. You know, I don’t want to be like this. Why are you doing this to me again? You know, I don’t be like G kita kita mau bakar rumah enggak sih? Lah, enggak kebuka pintunya, Guys, sekarang. Tadi kan kebuka dikit, ya. Tunggu, tunggu. Tadi gimana cara keluarnya? Anjing nih game sumpah. Lah. Eh, coba-coba kita langsung cabut aja ke bawah ya. Wah, lah. [ __ ] my head. I got to go. There’s gas cans in the trunk of the car. Apa sih? Ya udah. Apa tadi, Guys? Guys, di mana? Loh, bocil pada bilang, “Lu nyari gasolin di truck.” Nah, gasolin di truk kan kita harus keluar, ya. Kita harus keluar kan, tapi kekunci. Oke, sabar sabar. Kita cek dulu. Jangan ke ruang game pokoknya jangan ke ruang game, [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] Guys. Tutup tapi. Hah? Lah kan udah. Wah, jump scare-nya ngulang juga, Guys. Bentar, sebentar. Sabar, Guys. Sabar, Guys. Bentar, sebentar. Wei, itu kan udah tadi [Musik] lah. Apa itu? Itu udah belum? Haum itu udah belum yang aum-um udah belum? Wah, ini benar-benar membuat jiwa gua tersesat anjir di game ini. Apa tadi? Aum-aum ini enggak bisa keluar masalahnya gimana cari bensin cok? Wah, lihat jendela kali ya. Iya. Benar-benar enggak bisa, Guys. But now you’re here with us. You’re back with us. We have a chance to be a happy family again. No, father. That chance is long gone. This house ruined our family. I came back to end it all. Apa sih ditutup pintunya? C lah. Kok enggak ada ayah kita di situ? Ah, pusing gua, Guys. Wah, gua pusing, cuk. Di game, cuk. Ah, kursi belakang, Bang Erdi. Kata Bang Erdi, kursi belakang. Apa emang loopingnya bagian dari game ya? Ilusi kali. Emang diilusiin kita ya? Urusi makan di dapur. Dapur balsem ini nih. Coba K. Oh lah. Iya. Tapi lah benar guys kursinya guys. Ini belum nih Bang. Entar dulu, entar dulu. Aku bangga kepadamu. Ambil last step ini. Tidak. Jangan biarkan aku lakukan ini. Step terakhir anakku. Ambillah untuk keluarga kita disuruh bunun. Jangan gila adik kita. Kamu ingin reone dengan keluargamu kan? Kamu harus bahagia. Kamu bisa membuat ini semuanya benar. Sorry. Jangan. Udah bakar rumahnya sih. [Musik] Nah. Josep. What happen? Josep kan kita mau nyari bensin. Kan kita mau nyari bensin. Oh my God. Game ini jenius, Guys. Guys, ini game ini jenius, Guys. Sebentar, bentar. Kata Josep, kata Josep, “Bang, game ini emang enggak ada ending dua. Itu tadi bukan nge-bug. Itu adalah bagian dari otak lu dikocok-kocok sama game-nya, Guys. Anjir, game ini gila, cok. Benar-benar plot twist, Guys. Sebentar. Kata Ilam. Benar, Bang. Kata Josep, game ini enggak mengizinkan lu keluar dari rumah ini. Tidak ada ending lain, tidak ada bensin. Selama ini lu hanya dibodohi, lu akan selamanya terputar. itu hanyalah ilusi. Gila, Guys, game ini, Guys. Benar-benar bikin kita bingung. Gua pikir nge-bug loh, Guys. Guys, kita dipermainkan, Guys. Emang enggak ada ending dua, eh enggak ada good ending, Guys. Enggak ada good ending. Emang endingnya kita enggak diizinin keluar dan kita join sama keluarga kita, cuk. [Musik] W game W konsep syukur Bang Erdi ngasih tahu, Guys. Setidaknya jiwa kita bisa keluar walaupun kita mati. Ya, guys. Thank you buat teman-teman yang eh satu game lagi ggak sih, Guys? Satu game lagi enggak sih? Satu game lagi enggak sih, Teman-teman? Satu game lagi enggak sih, Guys? Thank you buat Teman-teman yang udah nonton game-nya bagus banget. Kita udahan eh satu game lagi boleh kali ya. Kita udahan dulu, Guys, ya. Tuh, dari awal satu ending, Bang. Dia disuruh bareng keluarganya. Iya, barang keluarganya itu adalah mati bersama, Guys. Anjir, dark banget, cuk, gameennya, cuk. Ya udah, iya gua kasih satu game lagi. Oke, ya. Gua kasih satu game lagi buat kalian, ya. Karena kemarin enggak live. Thank you buat teman-teman yang sudah nonton. Kita live-nya singkat aja, ya. Kita live di game eh kita absen banyak di game selanjutnya. Thank you, thank you, thank you. What a game, Bro. W a game ada Mech, ada Cancan, ada Sabrina, ada Ricky, ada Ardi, ada Syifa, ada Aisyah, ada Alza, ada Clarisa, Agus, 10, Nana, Yongke, Afa, Hafan, Alvi, Rizki, Onyo, Argi, Ardi, Arin, Lampung, Amel, Caca, Vivi, Dadita, Alicia, Cipa, Dinda, dan Selsa. Thank you buat teman-teman nonton. Itulah dia game tentang rumah tempat jiwa-jiwa yang tersesat. Sampai jumpa di game berikutnya. What again Brand W sig up.

Yuk Join Discord paling rame se-Indonesia buat cari temen!: https://discord.com/invite/motionime
Top up semua game di windahtopupstore!: https://www.instagram.com/windahtopupstore/
Festival Motionimefest: https://www.instagram.com/motionimefest/
Toko top up game ku Windah Topup: https://windahtopupstore.com/
Follow Instagram ku: https://www.instagram.com/windahbasudara/?hl=en

———————————————————————————————–
Sebut nama oleh nightbot langsung aja ketik !sebutnama

Terima kasih buat yang sudah mampir, dan yang sudah like, share, dan subscribe!

Stream ini tidak membuka donasi teman- teman 😊. Donasi-kan lah ke anak yatim piatu atau orang- orang yang lebih me mbutuhkan, hal tersebut sudah menjadi bentuk donasi ke stream ini, terima kasih. Atau kalian bisa donasi ke sesama yang membutuhkan di https://kitabisa.com/​
————————————————————————————————

nightbot commands:

!discord
!topupstore
!sebutnamaku
!instagram

#WindahBasudara