Lu Li tersiksa oleh kutukan cinta | Song of the Moon【INDO SUB】EP6 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 6] [Paviliun Yizhu] Siluman ikan. Kemari. Bagaimana situasi nenek moyang di sana? Sangat hening. Selain tidur, lebih sering berada di Dunia Kitab. Jarang keluar. Baiklah. Mohon kamu membantuku mengawasinya. Jika ada pergerakan, segera beri tahu padaku. Terima kasih. Lu Li. Liu Shao tidak membahas kapan
Membiarkanku pulang? Kamu sangat buru-buru ingin pulang? Meskipun berisiko akan ketahuan? Nona Liu Shao mengatakan, aku adalah silumannya. Kamu adalah silumannya? Aku adalah orangnya. Ada apa denganmu? Apakah dia… Maksudku adalah, orang yang melindunginya. Kamu pasti tidak tahu, bukan? Aku pernah menerima 30 ribu tael perak darinya. Aku harus bertanggung jawab semua hal tentangnya.
Semua hal? Maksudku, aku harus melindunginya untuk tetap hidup di Biro Marquis Wu Yang. Rumput Kaisar menghilang, tanggung jawab siapa? Tanggung jawabmu. Tanggung jawab Tuanmu, Tuan Siluman Baju Putih. Lapor, Senior Bai Feng. Anggota patroli di hutan Timur Laut belum kembali. Kalian lanjutkan patroli. Aku akan memeriksanya. Aku ingat padamu. Lu Li adalah juniormu.
Ao Hen. Bunuh saja jika kamu mau. Jangan banyak bicara. Masalahnya, aku tidak ingin membunuhmu. Aku ingin bekerja sama denganmu. Aku menghirup energi asli untuk memulihkan staminaku. Kamu bisa membantuku. Aku adalah murid Marquis Wu Yang. Bagaimana mungkin bekerja sama dengan siluman sepertimu? Jangan buru-buru. Demi menyatakan ketulusanku, akan kuberikan sebuah hadiah besar padamu.
Ada seseorang dari Klan Air berada di Biro kalian. Memangnya kenapa? Klan Air termasuk unggulan dalam Klan Siluman. Tidak mudah untuk ditangkap. Kalau begitu, kuberikan lagi sebuah saran untukmu. Jangan membiarkannya menyentuh setetes air pun saat kamu menangkapnya. Setelah berhasil, kamu boleh mencariku lagi. Aku pamit, Adik Kecil. Adik Kecil.
Ada banyak rasa tidak puas di dalam hatimu. Tapi, kamu sangat lemah. Tidak mungkin bisa mendapatkan hal yang kamu inginkan. Mantra Pemakan Jiwa bereaksi seperti ini. Apakah ada cara mengatasinya? Kenapa datang lagi? Jika kamu menyukai Liu Shao, maka mantra Pemakan Jiwa akan bereaksi. Pembuluh darahmu akan menyebar, merasakan sakit luar biasa. Tidak bisa.
Harus segera mencari cara untuk menekan mantra Pemakan Jiwa. Saat pembuluh darahmu menyebar sampai ke telapak tangan, maka kamu pasti akan mati. Jika sungguh demikian, aku hanya bisa menghindari Liu Shao. [Biro Marquis Wu Yang] Satu hari. Dua hari. Tiga hari. Liu Shao. Sedang apa kamu duduk begitu lama di sini? Empat hari.
Aku sedang menghitung. Sejak keluar dari Paviliun Yizhu, aku sudah tidak bertemu Lu Li selama beberapa hari. Entah apa yang sedang dilakukannya sekarang. Kakak. Kamu menyuruhku membuat Liu Shao dan siluman kecil sering bertemu, kamu ingin mereka berkencan? Aku selalu merasa kamu dan Liu Shao adalah pasangan yang paling serasi. Kamu tidak bermasalah, ‘kan?
Kamu jangan asal bicara. Aku dan Liu Shao itu… Kami berdua hanya… Hubungan kami hanya sebatas pekerjaan. Hanya ini saja. Kakak, kamu mau membohongi siapa? Lain di mulut, lain di hati. Intinya, aku punya pemikiranku sendiri. Kamu harus mengurus hal ini. Jangan biarkan Liu Shao mendekatiku lagi. Baik, Kakak. Aku sudah mengerti.
Ingin Liu Shao tidak mengganggumu, ‘kan? Tenang saja. Serahkan padaku. Akan kubereskan. Kenapa Lu Li menghindariku akhir-akhir ini? Katakan! Apakah kamu akan mati jika mengatakannya? Cepat, katakan. Kamu sama dengan kakakku, suka meninju dadaku. Kamu… Mau jujur tidak? Katakan tidak? Aku… Aku beri tahu padamu. Aku tidak akan berkhianat meski harus mati. Cukup setia. Xue.
Kudapan buatanmu mau dibawakan untuk Senior Xu dan Senior Wan yang ada di sebelah untuk dicicipi tidak? Mereka sangat suka memakannya juga. Bagaimanapun, Senior Xu tampan dan istimewa. Senior Wan adalah ahli pedang. Lebih nyaman dilihat daripada Si Gendut ini. Bukan seperti itu. Baik. Pergilah. Xu… Xue. Mau mengatakannya? Baik, akan kukatakan.
Reaksi mantra Pemakan Jiwa semakin lama semakin kuat. Selalu menghindari Liu Shao, juga bukan sebuah cara yang baik. Lu Li. Senior. Kamu… Ada urusan mencariku? Kamu terlihat kurang baik. Apakah merasa tidak nyaman? Tidak masalah. Aku hanya kelelahan berlatih. Bukan masalah. Oh iya. Aku menemukan ini di jendela sebelah tadi. Aku berharap
Orang itu adalah kamu. Apakah kamu bersedia? Senior. Batu Suara ini adalah pemberianku untuk Liu Shao. Kenapa kamu membawanya? Liu Shao? Aku mengira ini untukku. Apakah tidak boleh kusentuh? Ini menyangkut Liu Shao. Apakah kamu tahu… Apakah kamu sangat menyukai Liu Shao? Aku mengira hubungan di antara kita tidak perlu terlalu rumit. Lu Li.
Energi spiritual kalian tidak cocok. Ditakdirkan untuk tidak bersama. Jika kamu bertindak sendiri, jika guru mengetahuinya, dia tidak akan mengampuni Liu Shao juga. Ada banyak rasa tidak puas di dalam hatimu. Tapi, kamu sangat lemah. Tidak mungkin bisa mendapatkan hal yang kamu inginkan. Apa katamu? He Na memberikan apa padanya? Sejenis teh bunga.
Teh mandala putih yang ada di bawah pohon sala. Ditambah mantra pengenal dari ahli. Setelah melepas penutup matanya, dia akan jatuh cinta pada orang pertama yang dilihatnya. Juga akan… Itu… Bukankah kamu tidak ingin Liu Shao selalu memikirkanmu? Aku mengajak mereka main petak umpet, asalkan melihat He… Gawat, mantra Pemakan Jiwa. Liu Shao. [Paviliun Yizhu]
Liu Shao. Kamu baik-baik saja? Gawat. Jika dia melihatku, apakah akan melakukan sesuatu padaku? Lu Li. Apakah kamu sungguh mengira aku benar-benar meminum teh mandala itu? Aku menipumu. Kamu keluar saja. Menipuku? Aku mengajak Si Gendut dan He Na untuk bersandiwara. Kalian mempermainkanku? Si Gendut berengsek. Lihat bagaimana aku mengatasinya nanti. Lihat bagaimana aku mengatasimu.
Kenapa? Kenapa harus menghindariku? ♫ Suara alat musik sheng menyambut musim semi ♫ Aku… ♫ Bunga plum terbang mengikuti burung walet ♫ ♫ Cahaya kecil milik siapa yang menerangi kepulangan ♫ Sebenarnya, bukan seperti itu. Aku sedang menyelidiki He Na diam-diam. Dia… Sebenarnya dia bukan anggota ♫ Awan menutupi matahari senja ♫
Tuan Siluman Baju Putih. Tapi, dia adalah Tuan Siluman Baju Putih. ♫ Bulan seolah mengecup ujung alis ♫ Jadi, dia adalah ♫ Masih menunggumu mengatakan ♫ orang yang merampas Rumput Kaisarku? ♫ Hidup ini, malam ini ♫ Benar. Perampok ini mendekat dengan maksud lain. Pura-pura terluka dan dipungut olehmu. ♫ Bertanya pada arus air ♫
Aku berpikir Rumput Kaisar masih ada padanya, ♫ Betapa besar kerinduan daun merah ♫ lalu menyelidikinya diam-diam agar menemukan Rumput Kaisar. ♫ Masih ingat akan masa muda itu ♫ ♫ Senyuman yang tidak menua ♫ ♫ Bunga mekar, wanginya semerbak ♫ Jadi… ♫ Memandang galaksi penuh bintang ♫ Kamu melakukannya demi aku?
♫ Memahami akan kerumitan cinta ♫ ♫ Hembusan angin menerbangkan bunga tempuh wiyang ♫ ♫ Mengantarmu hingga ke Barat ♫ Bagaimana? ♫ Melihat angsa melintasi pegunungan ♫ Setelah tahu faktanya, apakah kamu merasa ♫ Mengejar mimpi ♫ Kakak Lu Li ini sangat bijaksana? ♫ Jodoh selama tiga kehidupan ♫ Sangat salut, ‘kan?
♫ Bergandengan dan menatap ♫ ♫ Ribuan pematang sawah ♫ Bijaksana bagaimana? Kamu sengaja menghindariku, membuatku memukul Si Gendut. Aku ingin memukulmu sekarang. Kenapa tidak kamu katakan lebih awal? Aku… Aku takut kamu ketahuan. Pokoknya, hal ini adalah salahku. Memang salah menyembunyikan ini darimu. Aku juga sangat sedih, aku juga… Kamu akan bagaimana?
Akan sangat sedih. Baiklah. Tapi, Tuan Siluman He Na ini tidak terlihat seperti orang jahat. Aku ingin bertanya padanya. Dia sudah mendapatkan Rumput Kaisar, kenapa masih mengambil risiko dan datang ke Biro? Kamu… Pergi sendirian? Mungkin… Tidak apa-apa. Aku akan membawamu keluar. [Paviliun Yizhu] Lu Li bilang padaku, kamu bukan siluman kecil. Benar.
Aku adalah He Na, siluman dari Klan Air. Karena senantiasa memakai baju putih, sehingga disebut Tuan Siluman Baju Putih. Kamu yang merampas Rumput Kaisar itu? Benar. Hanya saja, maaf. Rumput itu sudah dipakai oleh Klanku. Budi ini akan aku ingat dengan baik. Pasti akan membalasnya kelak. Tunggu, Rumput… Rumput Kaisar sungguh sudah tidak ada?
Benar sekali. Aku merampas Rumput Kaisar demi menyelamatkan orang. Lalu, untuk apa kamu kembali? Aku ingin meminta setetes darahmu. Darahku? Oh. Kamu tidak bertanya alasannya? Aku percaya kamu melakukannya karena punya alasan sendiri. Darahku ada banyak. Kamu begitu percaya padaku? Tentu saja aku percaya padamu. Karena kamu adalah silumanku. Bagaimana?
Awalnya aku mengira Nona Liu Shao adalah orang yang dikenal oleh Klan Air kami. Sayang sekali, aku sudah salah. Tapi, seperti ini baik juga. Apa? Bukan apa-apa. Hanya saja, kamu bukan orang yang kucari. Oh. Kalau begitu, kita berpisah di sini. Sungguh maaf mengenai Rumput Kaisar. Aku akan mencari cara untuk menebusmu.
Mengenai alasanku untuk datang kemari, belum bisa kuberi tahu padamu sekarang. Baiklah. Semuanya masuk! Lakukan sesuai perintahku. Jangan menunda sedikit pun. Baik! Itu… Kamu sembunyi dulu. Ada siluman besar jahat yang masuk ke Paviliun Yizhu. Semua murid di luar, buat formasi sinabar. Jangan biarkan siluman kabur. Bagaimana dia bisa tahu He Na bersembunyi di sini?
Hanya ada aku di sini. Siluman dari mana? Junior Liu Shao. Sungguh maaf. Aku hanya menjalankan tugas. Tampangmu tampak kurang baik. Aku tidak mendengar kabar bahwa kamu sakit. Cepat katakan. Di mana kamu menyembunyikan siluman itu? [Paviliun Yizhu] Senior. Tidak menemukan siluman. Sudah kukatakan, hanya ada aku di sini. Sudah percaya sekarang?
Jika kamu masih bersembunyi, darah temanmu akan kupersembahkan untuk pedangku. Bukankah menyuruhmu bersembunyi di dalam Kitab Spiritual? Aku baik-baik saja, cepat kamu sembunyi. Hati-hati akan dibasmi mereka. Sudah kukatakan hanya ada aku. Du Mingchong. Ini adalah Biro Marquis Wu Yang. Bukan tempatmu untuk berbuat onar. Benarkah? Kamu berhubungan dengan dunia siluman diam-diam. Jika aku membunuhmu,
Tuan Besar tidak akan menyalahkanku. Junior Liu Shao. Sungguh maaf. Teman yang ada di sana. Jika kamu masih tidak keluar, Liu Shao akan mati karenamu. Dia tidak tahu aku bersembunyi di sini. Dia juga bukan temanku. Kamu adalah Klan Air. Siluman, mati saja. Tidak boleh memukul siluman ikanku. Liu Shao. Cambuk api. Hentikan. Siapa kamu?
Aku berasal dari Gunung Xiyin. Gunung Xiyin? Memakai topeng. Apakah adalah murid pertama dari Dewa Wanwu? Peri Wuxiang berkualifikasi terbaik dari Kediaman Peri. Luo Ge? Tidak mungkin. Kediaman Peri sangat angkuh. Bahkan tidak ingin mengutus peri wanita kemari. Bagaimana mungkin Peri Wuxiang datang sendiri? Kamu tidak percaya? Jika adalah Peri Wuxiang, mohon tunjukkan buktinya. Dia
Adalah orang yang ingin dilindungi Gunung Xiyin. Pertama kalinya peri ingin melindungi siluman. Mengapa Gunung Xiyin mau melindungi siluman kecil? Sejak kapan hal yang dilakukan Gunung Xiyin harus dijelaskan pada kalian? Liu Shao juga. Dia adalah orang yang aku percaya. Tidak ada yang boleh mempersulitnya. Itu adalah dia. Peri sungguh hebat.
Bahkan tahu nama murid di Biro Marquis Wu Yang. Mohon peri menunjukkan bukti. Kalian tidak pantas. Ikut denganku. [Paviliun Yizhu] Ini adalah penipu. Pasti bukan peri. Kita tertipu. Cepat kejar! Kejar. Cepat. Cepat. Bantu aku melepaskannya. Kakak, gawat. Pelan sedikit. Kakak, gawat. Kenapa heboh sekali? Bukan, Bai Feng dan Du Mingchong
Membawa anggota ke Paviliun Yizhu, mau menangkap siluman. Kabarnya, setelah di sana, mereka menghancurkan semua barang. Semua yang berair, dihancurkan oleh mereka. Tidak menyisakan setetes air pun? Benar, kolam ikan juga dihancurkan. Sihir He Na akan melemah jika keluar dari air. Tidak bisa memakai banyak sihir. Ada yang tahu kelemahannya dan ingin membunuhnya. Harus bagaimana?
Coba kupikirkan. Siluman kecil. Demi menolongmu, aku sudah memakai barang berhargaku. Bagaimana berterima kasih padaku? Tanpa alasan yang jelas, bagaimana kamu bisa memiliki topeng Peri Wuxiang? Maksudmu ini? Dulu, aku menggunakan ini saat menipu… Bukan. Aku menggunakannya saat menegakkan keadilan. Ini semua tidak penting. Pokoknya, kamu berutang budi padaku. Ya.
Klan Air berutang budi besar kepada Lu Li dan Liu Shao. Pasti akan dibalas kelak. Tidak perlu. Tidak perlu sungkan begini. Budi Liu Shao tidak bisa kubalas untuk sementara. Tapi, mungkin, aku bisa sedikit membantumu. Apakah kamu terkena mantra tertentu? Perintah dari Marquis Wu Yang. Semua murid lekas berkumpul di Menara Bulan. Kabarnya,
Peri yang mendadak muncul sebelumnya adalah palsu. Tuan Besar datang ke Menara Bulan untuk memastikan kebenaran hal ini. Apakah akan mengundang anggota Kediaman Peri? Tuan Besar bahkan tidak tahu keaslian peri itu. Orang ini sungguh bernyali besar. Menipu Biro Marquis Wu Yang kita. Kamu yang menyamar, bukan? Menyamar menjadi peri, kamu sudah bosan hidup?
Kamu tenang saja. Jika sungguh bermasalah, aku yang bertanggung jawab. Marquis Wu Yang tiba. Kudengar kabarnya, ada utusan dari Kediaman Peri, Peri Wuxiang, yang datang hari ini. Belum bertemu denganku… Jangan cubit lagi. Lalu, buru-buru pergi. Bisa memar jika masih dicubit. Meskipun tidak ingin curiga, tapi ini terlalu aneh. Aku harus menanyakannya pada Kediaman Peri.
Cermin sihir Xuantian. Menyelidiki semua detail. Marquis Wu Yang. Rekaman yang kamu berikan melalui Cermin Xuantian, sudah aku lihat. Keaslian orang dibalik topeng, harus aku selidiki dengan tuntas juga. Mohon Dewa memeriksa keasliannya. Apakah ini adalah Dewa Wanwu yang kamu sebut? [Dewa Wanwu, pemilik Istana Wuji] Sepertinya ada masalah besar. Dewa datang sendiri.
Apakah orang yang menyamar ada di antara kita? Apakah ada di antara kita? Gawat. Ini… Sungguh gawat kali ini. Jangan bicara. Tidak termasuk palsu. Yang Mulia. Bagaimana? Sudah diperiksa. Dia bukan orangnya. Bukan? Yang Mulia tidak perlu terlalu bersedih. Bagaimanapun, sudah 10 ribu tahun berlalu. Tidak semudah itu untuk menemukannya. Awalnya aku berpikir,
Meskipun dia bukan orang yang ingin kita cari, tapi harus membalas budinya. Aku yang sudah merampas Rumput Kaisar yang dicarinya. Membuatnya dalam bahaya. Aku ingin meminta darahmu. Oh. Kamu begitu percaya padaku? Tentu saja percaya. Karena kamu adalah silumanku. Tapi, dia masih menganggapku teman setelah tahu faktanya. Melindungiku. Sungguh tidak disangka,
Malah berutang lebih banyak padanya. Yang Mulia. Ada seorang bernama Lu Li yang mencarimu. Halo. Kakak. Menurutku, kamu adalah Peri Wuxiang yang ada dalam hatiku. Pengikut yang ada di sisimu adalah aku selamanya. – Halo, Senior Liu Shao. – Halo, Senior Liu Shao. Dia orangnya, bukan? Benar, orang yang dipercaya Peri Wuxiang.
Kenapa semua orang menatapku? Apakah aku sangat aneh? Menurutmu? – Menurutku? – Liu Shao. Utusan Peri Liu. Ini aku siapkan khusus untukmu. Kamu menyebutku apa? Utusan Peri Liu? Benar, Liu Shao. Kamu adalah orang yang dipercaya oleh Peri Wuxiang. Semua orang di sini, semuanya, termasuk Marquis Wu Yang, kami belum pernah bicara langsung dengannya.
Dia adalah peri yang senantiasa kamu cari, ‘kan? Bisakah memberitahuku, apakah Peri Wuxiang ramah? Dia pasti tidak seramah aku. Ramah? Peri ini tidak ramah sama sekali. Aku beri tahu. Peri ini sungguh perhitungan. Dia sangat menyukai uang, benar, ‘kan? Uang? Perhitungan dan suka uang? Bukankah Kediaman Peri tidak butuh uang? Benar, ‘kan?
Aku juga merasa orang di Kediaman Peri tidak suka uang. Tapi, Peri Wuxiang ini berbeda dengan yang lain. Dia punya kegemaran yang istimewa. Kalian tahu, ‘kan? Seperti itu… Kamu baik-baik saja? Ada apa denganmu? Kakiku terkilir. Mari. Cepat. Cepat keluar dan bergerak. Mari. Cepat berdiri. Ayo. Ternyata Utusan Peri bisa terkilir meski sedang duduk.
Kamu jangan terlalu lupa diri. Kamu hampir membocorkannya tadi. Apakah iya? Tentu saja. Lihat tampangmu yang lupa diri ini. Tidak benar jika seperti ini. Bukankah kamu mengatakan, kamu adalah orang yang berwawasan luas? Itu hanya seorang Peri Luo Ge saja. Apakah perlu begini? Tentu tidak perlu. Aku hanya tidak mengerti.
Kenapa Dewa Wanwu tidak membongkar penyamaranmu? Apakah kalian saling kenal? Jujur saja. Aku juga kurang tahu. Jangan-jangan guruku memiliki sebuah hubungan dengan Dewa Wanwu. Atau mungkin… Dewa Wanwu merasa pemuda sepertiku ini memiliki aura peri. Ingin menjadikanku murid. Aura peri? Saat aku mengenalmu, kamu adalah seorang penipu. Kamu masih penipu sekarang. Aura peri dari mana?
Aku tidak memesona? Tidak memesona sedikit pun. Menurutku cukup memesona. Kamu sendiri menyukainya, ya sudah biarkan saja. Apa yang kalian lihat? Tidak apa-apa. Kami suka makan permen. Rasanya asam bercampur manis. [Istana Chonghua, Kediaman Peri] Dewa Wanwu. Lingqi, mengapa kamu kemari? Kabarnya Junior Luo Ge muncul di Biro Marquis Wu Yang.
Bukankah dia sudah bertapa selama 20 tahun lebih? Kapan dia keluar? Dia tidak keluar. [Xie Lingqi, Petapa Kediaman Peri] Lalu, ada apa dengan Luo Ge yang muncul di Dunia Manusia itu? Luo Ge terlahir berbakat. Dia adalah satu-satunya peri yang berkesempatan menjadi Dewa selama ribuan tahun. Kehebatannya tidak bisa ditandingi oleh petapa biasa.
Dia sedang bertapa, itu benar. Dia muncul di Dunia Manusia, juga benar. Semua hal sudah ditakdirkan. Kamu tidak perlu terlalu banyak berpikir. Tunggu saja dia keluar dari bertapa. Kediaman Peri kita, bahkan ketiga dunia, hanya bisa mengandalkan Luo Ge kelak. [Biro Marquis Wu Yang] Satu masalah selalu diikuti masalah lain.
Tidak ada waktu untuk mencari Rumput Kaisar. Jika masih tidak dicari, lalu kabar Marquis Wu Yang yang melemah karena menolongku tersebar, Dunia Manusia akan bermasalah. Liu Shao, tidak bisa lagi berada di Biro Marquis Wu Yang. Rumput Kaisar di Tuan Siluman Baju Putih sudah digunakan. Aku harus segera mencari jalan keluar. Lu Li.
Situasi sudah seperti ini, kamu masih saja memikirkan Liu Shao. Kelihatannya, kamu sudah melupakan ucapanku. Saya tidak berani. Kamu menganggap Ao Hen sebagai siluman. Menurutku, Liu Shao adalah siluman. Membuatmu terpikat hingga lupa diri. Bukan hanya tidak menuruti perintahku, bahkan tidak memedulikan nyawa sendiri. Guru. Kamu yang menyuruhku melindungi Liu Shao saat itu.
Dia dalam bahaya sekarang, aku tidak bisa tinggal diam. Tapi, kamu lupa tujuan untuk melindunginya adalah agar kamu berhasil menarik Pedang Bulan. Bukan malah mempertaruhkan nyawamu dan jatuh cinta padanya. Aku sudah memperingatimu, jangan mencintai Liu Shao. Mantra Pemakan Jiwa sudah seperti ini. Kamu ingin mencelakai diri sendiri atau mencelakainya? Guru. Guru jangan marah.
Liu Shao tidak tahu apa-apa. Dia tidak mengerti tentang cinta. Dia hanya menganggapku sebagai pengawal yang dibelinya. Ini semua hanya… Hanya perasaanku seorang. Guru. Ini tidak berkaitan dengan Liu Shao. Mohon guru jangan marah padanya. Perasaanmu seorang? Berlutut. Guru. Li’er. Karena kamu tidak menuruti ucapanku, maka terima hukumannya. Lu Li. Ingatlah.
Aku tidak akan membiarkanmu salah jalan. Reaksi mantra Pemakan Jiwa hanya akan membuatmu semakin tersiksa. Sihir He Na tidak bisa mencegah guru memancing sihir mantranya. Jika tubuhmu terluka parah, atau pemberi mantra memecahkan penahannya, sebaliknya, kematianmu akan menjadi semakin cepat. Lu Li. Lu Li. Lu Li. Mantra Pemakan Jiwa? Ini mantra Pemakan Jiwa. Liu Shao.
Lu Li. Sebenarnya seberapa dalam perasaanmu pada Liu Shao? Senior, jangan bertanya lagi. Ini tidak berkaitan denganmu. Tidak berkaitan denganku? Apa maksudnya tidak berkaitan denganku? Apakah kamu tahu, saat kamu memberiku permen kala itu, dan mengatakan akan melindungiku, kamu sudah ada di dalam hatiku. Sebenarnya aku selalu…
Tapi, aku sama sekali tidak ada di hatimu sekarang. Aku… Aku selalu menganggap senior sebagai kakak kandungku. Aku tidak pernah punya pemikiran lain. Jika… Jika aku pernah melakukan hal yang membuatmu salah paham, aku minta maaf padamu. Maaf? Aku banyak berkorban demi kamu. Memberi begitu banyak perasaan. Apakah bisa diselesaikan hanya dengan kata maafmu?
Sekarang, kamu malah bersikap seperti ini padaku demi Liu Shao. Aku tidak peduli dengan pemikiranmu. Aku tidak akan menyerah. Satu lagi. Tidak ada yang bisa menjadi penghalang di antara kita.