ATUN JADI PETA-PETA?! [Minecraft Indonesia]
Hm. Guys, udah berapa hari ini, ya, Guys, ya. Sejak aku taruh tulisan ini, aku punya kejutan. Kira-kira si Atun sama Momon tahu ggak ya, Guys, kalau aku tuh ya ada kejutan buat mereka kok kayaknya enggak tahu ya, Teman-teman ya. Emm, ya udah deh kalau gitu gimana? Misalnya kita tungguin aja di rumahnya ini yang udah aku buat di kepalanya Atun ya, Guys, ya. Rumah tralalero. Tralala. Iya, siapa tahu mereka nemu dan aku bisa ngagetin mereka, Guys. Ya, ya, ya, ya. Nih ini nih. Kita masuk di sini dan kita sembunyi di sini, Guys. Yap, di tempat tidurnya. Oke, kita tungguin 5 menit kemudian. Oh, di sini ada tangga-tangga, Mon. Ayo, coba kita naik. H. Ini kita berada di Itu dia. Halo, kejutan. Ye, yang bangun ini. Paniwan. Eh, pandw. Apa? Apa? Apa? Apa tuh? Ngomong apa kamu? Dia bilang nama kamu itu Fannywan cowok dia bilang gitu. Enak aja nama aku Fanny. Kamu ubah-ubah kayak gitu parah banget kamu tuh. Enggak loh. Jadi kan tadi dibawa kan cuma Fanny. Kira itu yang suka sama Momo. Memang suka aneh-aneh gitu ya. Enggak lah. Enggak. Nih house tour nih. House tour nih. Aku buatin ini nih. Rumah tralalero tralala buat kamu sama momon. Suka enggak? Suka enggak? Oh tralero tralala dan ada apa nih? Lihat ni ini nih ini ini apa gigi-giginya ya? Iya ya. Ini adalah tempat tidurnya nih. Nanti kamu tidur di sini dan melihat ee giginya. I Oh, gitu giginya. Iya. Mau sini mau kamu lihat mau giginya bisa keluar kayak ngences-ngences gitu dong. Kan ngiler tun ngiler. Betulbul lucu ya. Wah ini kamu sangat effort sekali ya untuk bangun di atas kepala kita berdua. Suka enggak? Suka enggak, Tun? Suka suka. Suka sih. Kalau begitu artinya adalah kita hari ini akan party. Ye, aku senang party. Ini adalah girls time kali ini, Tun. Kamu enggak boleh, Tun. Enggak boleh di sini. Ini adalah kamar cewek. Oke, aku kan mau ikut main juga. Kita mau main Barbie-Bie. Kamu mau main boneka? Mau jadi cewek. Iya, Tun. Heeh. Sorry ya, Tun, ya. Aku udah lama enggak ketemu Momon, Tun. Iya, kangen nih. Janji besok kita main bareng ya, Tun. Besok ya. Besok main bareng dong. Cewek-cewek dulu. Ya ampun, aku pada hari ini mau aja ular tangga. Ya sudahlah. Dadah tuh. Eh eh K yakin. K yakin. Kita mau ke mana ini, Guys? Ih. Yeay. Yuk kita main bareng M. Apa ya? Eh. Gimana kalau kita taruh dekorasi ini? Aku kemarin ada beli boneka yang lucu-lucu di sini. Oh ya, mana? Mana? Ih, lucu banget. Gemoy. Oh, i ya bagus. Aku tuh pengin buat rumah kita full boneka-boneka gitu. Si gemoy kita jadi kayak toko boneka. Eh, apa tuh tadi? Heh, Mon. Kamu lihat sesuatu enggak, Mon? Bonekanya ada jurus enggak sih? Hah? Bonekanya keluarin jurus? Masa bisa sih? Coba. Ayo, Panda. Ayo, panda. Panda kok enggak bisa gemoy kan? Nih kita buat lingkaran panda we. Dan tengah-tengahnya kasih ayam. Ayamnya itu di dimakan zombie. Dimakan zombie. Lucu banget sih. Tapi aku mau buat panda juga di sebelah sana. Ah, buat lingkaran panda-panda. E man man man. Perasaan aku atau kayak bonekanya agak aneh ya? Hah? Tadi kita masangnya kayak gini kah? Enggak. Seharusnya dia menghadap ke ke depan kan? Ini menghadapnya ke belakang loh. Kamu yang mindahin enggak Mon tadi? Eh, tapi tadi kita mainan boneka sih. Tadi kan kita main panda-panda. Oh iya sampai atas loh. Lihat nih guys. Sampai atas pada berubah loh. Di sini tuh ada hantu kah? Masa hantu enggak ah? Ini kan rumah baru aku yang bangun. Enggak ada lah hantu-hantu Mon tidak ada. [Musik] Em ini pandanya kenapa menghadap luar ya? Ngambekan kah mereka? Iya. Kenapa kok kayak gini? Hah? Kenapa ini? Marah-marah kah ini? Ya, bentar. Oh no. Mereka bisa menggelinding sendiri kah? Mereka bisa menggelinding sendiri. Jangan-jangan pada ini, Caki, Van. Dia bisa gerak sendiri, Van. Oh, ya udah nih. Minggir, minggir, minggir. Kita kita hancurkan saja, Mon. Kita bawa-bawa pergi aja. Nih bonekanya boneka-boneka terkutuk ini, ya. Aduh, udah deh. Enggak mau mainan sama panda. Iya, lucu. Eh, tunggu. Kenapa? Ini villagernya kenapa jadi gosong? Oh, soalnya kan kamu taruh di atas kompor, Mon. Iya juga ya. Mungkin gara-gara itu tuh, F. Tapi perasaanku enggak enak nih. Iya. Kenapa Mon? Kayak ada yang sedang mengawasi kita gak sih, wo? Ah, enggak. Mungkin gara-gara rumah kita banyak boneka kali, Mon. Ah, bagusnya kita singkirin aja dah bonekanya, Van. Enggak bisa tidur entar. Oh, gitu. Enggak bisa bobo. Ya juga ya. Kalau bonekanya kebanyakan jadi seram juga ya. Aduh. Iya. Ya udah deh. Ini juga bonekanya yang gerak-gerak sendiri nih. Aku ambilin deh. Aneh banget ini. Mendingan kita ngapain ya, Mon? O masak-masak aja. Aku akan menjadi tukang masaknya ya. Eh, buatin, buatin, buatin. Taruh di sini, Mon. Aku tungguin karena aku tidak bisa memasak. Hal. Halo, halo. Halo, halo. Kenapa, Tun? Eh, ada apa? Em, aku ada firasa-firasa buruk. Kalian butuh kayaknya kalian butuh cowok deh sekarang ya, Kak? Karena karena e kayak ada aura-aura bawa-bawa horor di sini. Horor enggak? Ih, kita mau makan nih. Mau makan kue buatan Momon. Iya. Nyam nyamar yang terjadi di sini tadi? Hah? Emm. Enggak, enggak ya, Mon? Ya, enggak ya? Bilang enggak aja, Dek. Iya, iya. Bilang enggak aja. Udah bilang enggak, Mon. Ayo bilang bilang enggak aku bisa bantu loh. Bantu apa? Ih, bantu bermain bersama biar kalian enggak terlalu ketakutan. Enggak, enggak ada apa-apa. Tuh, nih nih ni nih kue buat kamu nih. Ambil-ambil tun tuh. Udah, udah, udah. Ayo, udah, Tun. Kita mau main dress up nih. Dress up gak bisa dress up loh. Ya ampun, gak bisa. Bye bye. Wah, kue buatan Momon guys. Lihat nih. Enak banget kan? Hmm. Nih. Nyom nyom nyom nyom nyom nyom nyom. Nih aku taruh yang banyak. Hmm. Mukbang guys. Mukbang. Kenapa, Mon? Ada apa? Cepat sini, Pon. Apa? Apa itu? Mana? Mana? Mana? Kunti. Kunti mana, Mon? Enggak ada. Ah, mana kunti? Mana Mon? Itu patung Upin-Ipin. Enggak ah. Ah, mungkin salah lihat ya, Ayah? Iya. Enggak ada kuntilah, Mon. Nyam nyam nyam nyam nyam ny. Emm emm. Em, Mon, Mon, Mon. Apa? Kayaknya aku lihat sesuatu juga deh, Mon. Aku, aku lihat tadi kayak ada putih-putih gitu, Mon. Iya, iya. Bentar, bentar, bentar. Coba, coba kita cek bareng-bareng, Mon. Coba kita cek. E kok gak ada ya? Suara apa itu? Apa? Ada yang ketawa. Hihi. Ketawa. Hihi. Aku, aku enggak dengar apa-apa loh, Mon. Serius? Iya. Oh no. Aku enggak dengar. Oh no. Mana? Eh, eh. Eh, eh iya Mon. Apa tuh, Mon? Mon, Mon, sini, Bon. Mon. Loh, L itu tadi ada kuntinya ya. Udah terbang dia. Kok enggak ada sih, Pan? Aku di sini, ya. Kamu makan-makan atau apa dulu, ya, Pan? Aku tungguin. Oh, ya udah deh. Siapa tahu kalau kita makan kita bisa lebih tenang ya kan, ya, Teman-teman ya. Eh, loh, apa itu? Guling kah itu, Guys? Eh, loh, aku lihat apa tadi ya? Ya udah, Guys, kita lanjut aja makan-makan ya. Nih. Tuh. Kita melihat apa nih, Guys, ya? Ee pemandangan mungkin, ya, Guys, ya. Lukisan-lukisan gitu. Heh. Nah, ini tinggal kue terakhir, Guys. Kue buatan momen. Nyam nyamy nyam nyam. Ah, udah udah selesai. Eh, eh, loh, loh, lho, loh, Guys. Aku kok gak bisa gerak, ya? Nih, Guys, aku udah klik-klik. Loh, kok gak bisa gerak? Kenapa nih, Guys? Masa masa gara-gara pocong ini aku jadi ketakutan, Mon. Man, apa gara-gara si pocong ini, Guys, yang nge-freeze aku terus aku harus gimana ini, Guys? Eh, eh, udah bisa gerak. Uh, udah bisa minggir, Guys. Lari, lari, lari, Mon. Man, Mon. Kenapa? Kenapa? Kenapa? Eh, eh, itu, Mon, itu Mon. Ada ada e itu sosis. Eh, apa? E, pocong, Mon. Sini, Mon, sini, Mon. Sini, sini, sini, sini, Mon, sini, sini, sini, sini. Ikut aku, ikut aku. Sini, sini, sebelah sini. Nah. Nah. Loh, kok hilang? Tadi tuh ada pocong, Mon. Di sini kan aku lagi makan kue kamu di sini, terus tiba-tiba ada pocong, terus aku gak bisa gerak. Serius ada pocong? Enggak ada tuh, Van. Ada Ita di mana mungkin aku bohong kan aku tidak seperti Aton yang suka berbohong. Ah iya sih. Iya sih. Kamu kan gak kayak Atun yang suka bohong-bohong ya, Van. Kamu yakin tempat ini enggak berhantu? Van. Aku mulai cudi enggak sih sebenarnya, Mon? Tadi kayak kita lihat ada putih-putih boneka kita pindah-pindah terus apa nih? Pocong. Aduh, gimana ya? Gimana ya, Monnya? Ah ah ah. Gimana? Gimana? Gimana kalian? At aku dengar ada yang tera nih. Fan, kau teriak ya vannya? Eh. Iya iya. Oh beneran ada hantu-hantu ya di sini ya. Mana mana mana mana mana mana? Tunggu, tunggu, tunggu tunggu dulu. Mana? Kamu bilang hantu-hantu kita. Iya iya kita enggak bilang hantu deh, Tun. Perasaan Tun. Eh eh semua. Eh stop, Tun. Kita tadi enggak ada yang bilang hantu loh. Kok kamu tahu-tahu bilang hantu-hantu? Mencurigakan banget kan. Mas masalahnya kan tadi kan kamu aku dengar dari bawah kamu ada yang terak di sini lagi makan-makan kue kayak begini omomyom gitu kan lagi makan kue. Eh jangan dimakan semua kuenya momon. Makan woi. Emm. Ini ini orang jengkelin banget. Masa semua kue kita dimakan sampai setengah. Lihat-lihat itu. Lihat tuh. Eh Mon. Mon, Mon, Mon, Mon. Sini Mon. Sini Mon. Gimana misalnya kalau kita pindah tempat aja Mon? Iya iya. Kita tinggal di rumahku aja deh. Tempat ini enggak aman. Tun, kamu mau di sini kan? Ya udah, KU, silakan ke sini, Tun. Dadah. Ya ampun. Ya ampun. Eh, mau ke mana? Kalau mau bareng-bareng dong. Ya ampun. Mau tidur cewek-cewek enggak boleh cok. Ikut dadah, Tun. Ya, Om. Bye. Ah, nih, kalian kayaknya enggak tidur nih. Kalian bohong nih. Pasti. Enggak. Beneran tidur. Beneran tidur. Ke mana, Mon? Rumahmu kan, Mon? Rumahmu kan? Sini, sini, Van. Ayo, let’s go. Rumahmu kan yang pinky-pinky itu kan. Let’s go. Eh, Fan, Pan. Sebelum tidur kita main satu game lagi yuk. Ayo ayo. Oh boleh boleh. Mau main apa, Mon? Ah gimana kalau kita Oh, main PS aja. Oh iya iya main PS. Oh iya ya boleh boleh. I rumah momen mewah sekali guys. Kangen banget aku main di sini. Hmm aku baru ingat nih PES aku lagi dipinjam sama si Atun. Belum dibalikin sama dia. Eh Mon Mon, Mon. Apa belakang kamu lah. Belakang aku. Kenapa? Sumpah tadi aku lihat sesuatu loh dari jendela kamu. Oh ya enggak deh. Mungkin karena udah kemalaman kamu salah lihat kali. Itu M. Loh, tunggu tunggu. Apaan tuh? Kamu lihat enggak tadi? Kamu lihat enggak? Coba. Eh, Mon. Mon. Serius, Mon? Sumpah Mon. Itu hantu itu apa itu? Itu hantu apa itu? Apa itu? Tangan-tangan. Hah? Hah? Apa, Mon? Coba kita lihat coba, coba keluar, Mon. Coba keluar, Mon. Eh, eh, eh, Mon, lari, Mon, Mon, Mon. Eh, eh, eh, eh, eh, Mon, jangan tinggalin aku, Mon. Mon. Oh no. Oh no. Apa itu? Itu peta-peta. Ih, sumpah peta-petanya jelek banget, Mun. Ih, ih, ih. Mana nih, Mun? Ih, jelek banget, Guys. Lihat itu apa ini? Ye, kita sembunyi di mana, Man? Kita sembunyi di mana? Sembunyi di mana enaknya? Sini, sini, sini. Rumah air. Oh, rumah air. Boleh-boleh. Emang peta-peta bisa berenang ya? Kayaknya enggak bisa ya. 5 menit kemudian. Aduh, F, F, Fan, kayaknya itu peta-petananya udah pergi tuh. Coba, coba kita lihat. Oke, oke, oke, oke, oke. Seru banget sumpah peta-petanya. Kayaknya udah aman deh, Mon. Hm. Iya, nih. Aduh. Ya udah. Tempat tempat aku jadi berhantu nih. Enggak mata kita. Seram banget, Mon. Van, Fan, Fan, belakangmu, Van. Apa, Mon? Ah. Ah. Kita ke mana, Mon? Aduh. Du du du kabur ke mana, Mon? Aduh. Jelek banget, Guys. Lihat tuh. Jelek banget. Lihat. Serem sekali. Ah, jangan lihat belakang. Jangan lihat belakang. Kok udah hilang tiba-tiba? Iya. Em, perasaan di belakang. Eh, Atun. Siapa yang teriak-teriak? Siapa yang terak-tera? Hah? Aku tera-terea tadi, Tun. Tun. Iya, iya. Ya, tadi ada peta-peta besar banget, Tun. Serius? Heeh. Ya ampun, kayaknya udah gak bisa begitu deh. Kalian butuh cowok deh. Kalian butuh aku deh. Serius enggak? Enggak sih? Ada ini nih si Steve. Eh, tunggu tunggu. Van, kamu merasa aneh enggak sih? Setiap kali ada hantu ya, si Atun baru muncul. Oh, iya. Mencurigakan banget sih itu. Hm. Iya, kan? Jangan-jangan. Iya. H. Eh, tunggu dulu. Eh, kalian butuh cowok atau enggak nih? Enggak, kamu ngaku deh. Mending kamu ngaku deh sebelum kita marah. Tun apaan? Ngaku. Ngaku enggak? Ngaku enggak? Eh, eh eh ngaku apaan? Ngakuak. Kalau kamu ngaku kita enggak marah deh. Tunggu dulu, Kak. Kak, Kak, kalian kan enggak tidak ada bukti apa-apa. Kok bisa ngomong aku yang aneh-aneh? Udah jelas ya di dunia ini itu siapa yang suka nge-prank-nge-prank selain kau? Oke. Oke. Gini aja deh. Gini aja deh. Gini aja. Gini aja ya. Am am am. Mon kasih aku pedang Mon kasih aku pedang ya. Bukan aku. Luk aku. Mana kau? Kita pukulah. Kamu kan itu tun kamu peta-petanya kan. Kamu hantunya kamu kunti. Kamu pocongnya kan tun ya kan tun aku berubah dari kan tuh kan. Jadi kita sudah video kita pada hari ini. A kalau kalian suka videonya jangan lupa kasih like, share, dan subscribe. Kita bertemu lagi di video berikutnya guys. Aduh. Bye. Dadah. Ah.
Atun mau jadi Peta-Peta ih seramnya
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Channel teman-temanku:
@BANGJBLOX : https://www.youtube.com/@BANGJBLOX
@sapipurba : https://www.youtube.com/@sapipurba
Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.
Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh
– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
#minecraft #minecraftIndonesia #Fannyplays