Kena Semprot! Analisa Roy Suryo soal Ijazah Jokowi Salah Kaprah? Pakar Telematika Bongkar Metodenya
Kritik terhadap Roy Surio CS ini juga masih belum reda yang disampaikan beberapa pihak. Bahkan di antaranya adalah pakar telematika yang juga merupakan latar belakang dari Roy Suryo sendiri Tribunars. Meski sama-sama sebagai pakar telematika, sosok pakar telematika yang satu ini yaitu Abimanyu Wahyu Widajat begitu ya. Ini menegaskan kalau Roy Suryo atau bahkan Reis Monsanianipar ini bukan temannya. Nah, Abi Manyu ini bilang bahwa ada perbedaan antara cara ee beliau melakukan penelitian dan juga uji digital forensik begitu ya dengan apa yang dilakukan oleh Roy Suryo dan juga Rismon Sianipar. Menurutnya tindakan Roy Suryo bersama Rismon dan dr. Tifa mengenai ijazah dari Pak Jokowi dan juga skripsi Pak Jokowi ini sudah melanggar hukum. Karena menurut Abimanyu sebagai pakar telematika mestinya penelitian dilakukan atas dasar permintaan penegak hukum. Karena sebelumnya kan Roi Suryo ini mengaku ee hanya diminta oleh TPUA begitu ya untuk meneliti ijazah dan skripsi Pak Jokowi tanpa memang adanya e pelibatan penegak hukum di baliknya. Abi Manyu pun menekankan bahwa ia bukanlah teman dari Roi Suryo. Meskipun memang beberapa kali juga dalam kesempatan yang sama memang berbincang atau misalnya dalam sebuah podcast begitu ya, Tribuners ya, yang mana Abi Manyu ini juga menganggap bahwa teman memiliki intensitas bertemu dan komunikasi yang tinggi ini bukan hanya sebatas kenal saja. Ia juga bercerita bahwa selama ini cara penelitian yang dilakukan oleh Abi Mayu dan juga Roy Suryo CS ini berbeda. Satu hal yang membedakan adalah soal etika publikasi dari hasil penelitian ini. Tribunars. Keterangan soal hasil penelitian yang diberikan oleh Abimanyu ini hanya pada penegak hukum yang berkaitan dengan objek yang memang diminta untuk diteliti. Sementara itu untuk kepentingan media biasanya Abimanyu hanya menjelaskan secara umum dan tidak masuk ke detail atau inti dari perkara yang memang sedang diselidiki dan masuk ke ranah kepolisian. Hal ini diakui ee Abimanyu dilakukan memang untuk menjaga ketenangan publik begitu ya Tribuners ya. Sehingga Bimanyu ini menegaskan hal ini sangat berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Roy Suryoc yang memang benar-benar detail menunjukkan setiap part dari penelitian yang juga sudah dilakukan terhadap ijazah maupun skripsi dari Pak Jokowi. Abimanyu ini juga mempertanyakan cara Roy Suryo dan Rismon untuk mendapatkan foto skripsi dari Universitas Gadjah Mada. Karena menurut Abimanyu kalau Roy Suryo dan Rismon memfoto skripsi Jokowi secara diam-diam ini juga masuk ke ee menyalahi aturan. Sehingga menurutnya hasil penelitian skripsi dan ijazah Pak Jokowi ini juga bukan untuk dipublikasikan ke masyarakat. Download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia. Yeah.
TRIBUNJAKARTA.COM — Meski sama-sama sebagai pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat tegaskan bukan teman Roy Suryo dan Rismon Sianipar.
Abimanyu mengatakan cara ia melakukan penelitian dan uji digital forensik berbeda dengan yang dilakukan Roy Suryo Cs.
Menurutnya tindakan Roy bersama Rismon dan Dokter Tifa terhadap ijazah juga skripsi Jokowi sudah melanggar hukum.
Sebab kata Abimanyu, sebagai pakar telematika mestinya penelitian dilakukan atas dasar permintaan penegak hukum .
Diketahui bersama Roy Suryo mengaku diminta Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) meneliti ijazah dan skripsi Jokowi.
Abimanyu pun menekankan bahwa ia bukanlah teman Roy Suryo.
“Saya bukan teman Roy Suryo maupun Rismon Sianipar yah. Kami hanya saling kenal,” katanya Abimanyu di akun TikToknya.
Ia bercerita bertemu Roy hanya ketika menjadi narasumber talkshow.
“Sama Roy sering di talkshow,” katanya.
Dia juga satu klub mobil dengan Roy tapi berbeda kelompok.
“Walau kami juga sama-sama klub di Mercedes tapi dia serinya beda. Dengan yang kelompok saya yang jalan-jalan juga beda chapter-nya. Beda sama dia yang jalan-jalan, jadi bukan teman jalan,” katanya.
Pun dengan Rismon Sianipar yang hanya bertemu saat menjadi saksi ahli sidang kopi sianida.
“Begitu juga Rismon cuma kenal waktu saat kita sama-sama diminta keterangan ahli saat terkait kasus sianida, jadi bukan teman,” katanya.
Abimanyu menganggap teman memiliki intensitas bertemu dan komunikasi yang tinggi, bukan hanya sebatas kenal.
“Tapi kenal kan. Cuma saya bilang bukan teman. Kalau teman kan teman kuliah, sekolah, jalan, sehobi kemudian sering ketemu nongkrong, tapi kalau ketemu say hello tahu kiprah masing-masing ya udah itu saling kenal. Saya tetap respect, kiprahnya juga baik,” katanya Abimanyu.
Ia bercerita soal beda cara meneliti dengan Roy Suryo Cs.
Satu hal yang membedakan yakni soal etika publikasi hasil penelitian.
“Penjelasan pada masyarakat juga dibatasi, mana yang jadi konsumsi, mana yang jadi ulasan ke hukum. Hal itu yang sering selalu saya ungkapkan,” katanya.
Keterangan soal hasil penelitian yang diberikan okeh Abimanyu hanya pada penegak hukum yang berkaitan dengan objeknya.
Sumber: https://bogor.tribunnews.com/2025/05/28/ogah-disebut-teman-roy-suryo-cs-pakar-telematikan-ungkap-cara-analisis-jangan-bikin-resah?page=all
Video Production: Ignatius