TANGGAPAN MENOHOK DR.TOGAR SITUMORANG TERKAIT LAPORAN ROY SURYO CS KE KOMNAS HAM
[Tepuk tangan] Advokat sekaligus praktisi hukum, Dr. Toger Situmorang kembali komentar atas polemik ijazah Jokowi yang masih berlanjut. Walaupun ijazah Jokowi dinyatakan asli oleh pihak Bares Krim Polri. Rais Suryo datangi Komnash HAM dan lanjut untuk membuat laporan. Dr. Toger Situmorang pun memberikan tanggapan atas berita itu. Mari simak video berikut ini. Oke, saya advokat Dr. Toga Situmorang. Shalom. Di hari Kamis ya, di hari Kamis ini di bagi kami umat Kristiani selamat hari kenaikan Isa Almasih dulu. Nah, terkait tadi pertanyaan tersebut kita bersyukur karena dari pihak Barisk Krim sudah clear and clean menyatakan dokumen berupa ijazah Joko Widodo adalah asli dan beliau adalah Presiden Republik Indonesia sah ketujuh. Jadi itu tidak terbantahkan. Nah, terkait juga adanya laporan Bapak Presiden ketujuh kita Bapak Joko Widodo ke Polda Metro di mana sudah ada pemanggilan-pemanggilan dan terutama juga tadi pertanyaan adanya beberapa orang yang datang ke Komnash lah Pak i itu terkait katanya ada ABCD lah pihak mereka. Perlu juga kita tegaskan di sini bahwa yang dilaporkan Bapak Joko Widodo itu adalah terkait dugaan tindak pidana ya, dugaan tindak pidana yang dialami oleh Bapak Joko Widodo sendiri bukan orang lain. Nah, kalaupun orang-orang tersebut kepada Komnasham itu perlu kita tegaskan, perlu kita kasih knowledge ataupun edukasi. Komnasham itu adalah terkait masalah Komisi Nasional Hak Asaziasi Manusia di mana lembaga tersebut adalah lembaga mandiri yang bertugas mengkaji, meneliti, maupun menyuluh serta memantau melakukan mediasi terkait pelanggaran hak asasi manusia yang ada di Indonesia. Nah, jadi kalau terkait orang-orang tersebut datang ke Komnashham, hak azazi apa yang dilanggar oleh orang yang memang diharapkan atau dikhawatirkan sehingga orang-orang yang datang ke Komnasham itu patut meminta perlindungan Komnasam. apa yang dilanggar kepada mereka. Sementara cuitan itu kan dari pihak mereka. Ini ini agak lain ini ya. Jadi dari awal saya lihat pantau gerakan-gerakan orang-orang ini agak lain karena yang dilaporkan Bapak Joko Widodo itu adalah terkait dirinya ya yang merasa dirugikan sehingga melaporkan dugaan tindak pidana di Polda Metro. Nah, kenapa orang-orang itu harus ke Komnashham gitu loh. Jadi, Komnashham itu adalah lembaga yang mandiri terkait pelanggaran hak asasi manusia. Nah, kalau memang orang itu melapor hak asasi dia yang mana yang dilanggar? Bang, kat mereka bilang dikriminalisasi Jokowi katanya, Bang. Prak-rak itu, Bang. Nah, ini jadi berbeda lagi. Kriminalisasi itu ada di dalam pidana, bukan ada di dalam Komnas saham. Nah, kalau kriminalisasi kan dia sudah dilaporkan di Polda Metro, silakan dikriminalisasinya dibuktikan saja kenapa dia komentar cuit-cuit sana sini gitu loh. Jadi hal yang agak lain. Kalau orang itu berarti salah tempat atau gimana, Bang? Bukan salah tempat agak lain. Justru e ada yang bilang loh justru yang melanggar HAM itu mereka karena nanyakan hak ijazahnya Jokowi itu benar seharusnya begitu Bang. Jadi Jokowi mempunyai hak asasi, mempunyai hak otoritas, mempunyai hak otonomi terkait ijazahnya. Kepada siapa dia menunjukkan. Itu adalah haknya Joko Widodo sebagai orang yang memang mempunyai hak otonom. Nah, kenapa orang lain repot? Ini yang kita bingung. Indikator mereka terkait yang memang dituduhkan kepada Joko Widodo, indikatornya apa? Untuk apa keberadaan mereka seperti itu, Bang? Bahkan mereka di sana minta bantuan internasional, Bang. PBB lah atau apa. Saya malah tambah terkejut lagi mereka itu adalah katanya akademis, praktisi kok kejauhan sampai hak apa ke komite ke internasional. Nah, ini kita bicara letterl hukum di Indonesia. Mari kita hormati, mari kita hargai, mari kita ikutin proses sebagai warga negara yang baik hukum Indonesia. Bukan lari ke sana lari ke sini ujung barat ujung timur ini agak lain berarti benar apa kata izin keblinger k bang ya bukan keblinger agak lain bar yang yang baru nih Rismipar Bang kemarin juga diperiksa Bang sama bawa rombongan Bang ini gimana Bang ada pernyataan sosi kemarin Bang nah terkait pernyataan daripada yang diperiksa kemarin di Polda Metro Jaya itu kembali ikutin aja proses. Karena yang namanya proses ee hukum itu kan diawali dengan klarifikasi, diberikan undangan. Nah, kalau memang nanti sudah terpenuhi, mereka akan melakukan satu gelar. Nah, kalau memang sudah ada gelar ditingkatkan menjadi LP atau dinaikkan menjadi sidik, ya otomatis kalau memang diperlukan keterangan daripada siapapun ya wajib dipanggil dan wajib datang. Tidak bisa mereka menolak panggilan pihak kepolisian. Bang, katanya ee kemarin kan dicar 97 pertanyaan Bang katanya bilang ee kalau peneliti itu harus minta izin kepolisian. Gimana, Bang? Nah, kalau seorang ilmuwan atau seorang peneliti itu bukan membuat suatu ocehan di media ataupun di publik. yang namanya peneliti ataupun ahli ataupun pakar itu membuat suatu kajian-kajian tertentu dan apa yang diteliti langsung kepada sumbernya. Ingat ya, kayak saya mengadakan riset ya dengan cara misalnya empiris ya kepada orang yang bersangkutan ya. saya datang ke orang bersangkutan bukan malah dieksploitasi, malah diumbar-umbar di depan publik. Yait bukan riset, bukan akademis, bukannya tentang apa istilahnya untuk kepentingan ee penelitian gitu loh. Penelitian itu kalau memang kita empiris ke narasumbernya bukan ke media. Oh, begitu. Berarti salah tu, Bang. Ya salahlah. Jangan ngaku-ngaku kita melakukan satu akademis, suatu penelitian, tapi mengumbar-umbar seseorang. Menjelek-jelekan bagaimana? Iya. Mengumbar-umbar nama orang, menjelek-jelekkan orang, menyerang kehormatannya, mengatakan ini palsu, ini benar, ini salah. Itu enggak benar namanya. Kalau memang kita seorang praktisi, seorang akademis, seorang peneliti dengan menggunakan metode yang namanya ada empiris, ya kan. Nah, otomatis kepada narasumber gitu loh. Bukan diumbar kepada media atau diumbar ke mana-mana di depan publik gitu. Iya. Salah kapra itu agak lain, Bang. agak lain ditir kan eh yang kasir itu bar sudah mulai apa mulai katanya sih sudah ee membangunlah mereka baris tentang ee jasa aslinya Pak Jokowi gitu Bang antara apa yang yang lagi viral itu antara otentik dan identik itu apa nih? Jadi kalau kita lihat antara otentik dan identik itu yang menentukan adalah pihak daripada yang memang diamanahkan oleh undang-undang dalam hal ini dari pihak laboratorium di bares krim. Nah, apa yang sudah dikeluarkan oleh Barisk Krim itu wajib kita taat, wajib kita tunduk. Karena kenapa? Barisk krim itu kan memang mengurusi daripada laporan dari pihak mereka. ya dikatakan bahwa ada dugaan menggunakan ijazah palsu. Nah, ternyata setelah diselidiki, setelah diteliti kan tidak ada. Kenapa diteriak-teriakin lagi? Enggak semuanyaalah bisa memenuhi hajat atau keinginan orang-orang tersebut. Polisi itu kan harus netral. Itu loh. Janganlah polisi malah nanti diserang-serang dengan katakan itu apa? Identik, berbeda dengan otentik. E jelas saja otentik itu terkait hal-hal tertentu, identik terkait dengan satu yang memang pasti. Nah, ini menarik terakhir terakhir yang kemarin juga bilang ee minta apa ee penelitian apa independen gitu, Bang kemarinnya. Jadi, Bang jadi yang namanya penelitian itu yang ee apa yang tentang jasa posisi tapi minta yang dari orang luar gitu, Bang. Jadi terkait di aturan hukum kalau kita di laporan suatu pidana maka proses hukumnya di kepolisian. Nah, karena prosesnya di kepolisian berarti kita menggunakan laboratorium yang ada di pihak kepolisian. Bukan dengan menarik-narik dari luar. Seolah-olah ingin independen. Bagaimana tidak independen? Kan polisi sudah bekerja secara maksimal. Polisi tidak diintervensi. Polisi itu bekerja sesuai porsi atas permintaan pelapor. Pihak pelapor itu kan yang minta ya kan sudah diperiksa ternyata semuanya asli. Asli tidak asli? Asli. Jadi apaagi yang mau diperdebatkan? Tak perlu lagi independen lagi temu. Mau independen kek, mau mandiri kek, mau apa istilahnya aduh itu agak lain kalau gitu. Oke, Bang. Terakhir, Bang. Pesan buat CS ni, Bang. Jadi, bagi kita adalah terkait permasalahan Bapak Joko Widodo, Presiden ee kita ketujuh terkait ijazah itu sudah hilah. Karena kenapa? Dengan dikeluarkannya statement dari pihak Bariskri bahwa menyatakan ijazah Joko Widodo adalah asli itu sudah selesai dan yang di Polda Metro Jaya hanya tinggal menindaklanjuti. Nah, ini akan berpotensi orang-orang yang memang dilaporkan atau orang-orang yang telah dipanggil dalam bentuk klarifikasi itu akan dimintakan pertanggungjawabannya di mata hukum. Itu aja. Kebenaran akan menemukan jalannya. Saya advokat Dr. Togasumang. Tuhan memberkati.
Law Firm Togar Situmorang Kantor Bali (Main Office)
Alamat : Jl. Raya Gumicik Gg. Melati No.8, Ketewel, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. (https://maps.app.goo.gl/LPFpoib3BV8ahg1k7)
Law Firm Togar Situmorang Kantor Jakarta (Branch Office)
Alamat : Jl. Pejaten Raya No. 78, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (https://maps.app.goo.gl/xSRDBkgEGiA3oTdZ6)
Sosial Media Law Firm Togar Situmorang.
Instagram : https://www.instagram.com/ts.lawfirm/
Youtube : https://www.youtube.com/@lawfirmtogarsitumorangofficial
TikTok : https://www.tiktok.com/@lawfirmtogarsitumorang
Social Media PBH Panglima Hukum Bali.
Instagram : https://www.instagram.com/pbh_panglimahukum/
TikTok : https://www.tiktok.com/@pbh.panglimahukum
YouTube : https://www.youtube.com/@pbhpanglimahukum
Social Media Brand Counselor.
Instagram : https://www.instagram.com/brand.counselor/
TikTok : https://www.tiktok.com/@brandcounselor
Salam Keadilan. Fiat Justicia.
#roysuryo #jokowi #ijazahjokowi #togarsitumorang #beritaterkini #beritahariini #beritaupdate #beritahariiniterbaru #news #viral #beritaviral #jokowidodo #hottopic #infoharini #breakingnews #newsupdate #bareskrimpolri #komnasham #heboh #netizen #netizenindonesia #heboh #geger #voxpopuli #voxpops #ijazahpalsujokowi #jokowi #live #breakingnews #hotnews #newsupdate #viral #trending #trendingtopic #infotainment #info #infoterkini #artis #news #beritaviral #komnasham #poldametrojaya #doktertifa #rismonsianipar