Berjuang Untuk Keluar Dari Rumah Ini – Out Of Sight Indonesia (END)

Hai guys, kembali lagi bersama gua si Miaw A. Langsung saja kita akan meneruskan untuk bermain game horor yang judulnya adalah Out of Side. Dan seperti yang kalian lihat di episode sebelumnya, karakter kita yang bernama Sofie lagi tersesat di sebuah basem ya, Teman-teman. Karena ada dua orang yang mencari dia di rumah ini. Apakah karakter kita bisa lolos dan bisa keluar dari rumah ini? Langsung saja kita akan lanjutkan lagi, Teman-teman, bermain game Out of Side yang satu ini. Dan terima kasih banyak buat kalian semua yang sudah komen di kolom komentar di bawah. Ada yang gua baca kalau misalnya kangen banget ngelihatin Kak Regi bermain game-game story seperti ini. Oh, thank you guys. Ini bajunya siapa? Ini seperti kostum laki-laki. Padahal kan yang ngejar kita ibu-ibu. Oke, [Musik] tempat ini aneh sekali. Kenapa ada banyak sekali lukisan di sini? Dan kenapa lukisannya anak kecil? Terasa seperti mereka memperhatikanku. So so dark. So dark. So dark. Gelap sekali. Iya emang gelap ini. Oh ini lucu banget, Guys. Painting anak kecilnya. Ya, kita taruh di sini terlebih dahulu. Teddy. Sebentar, Teddy. Aku mau nurunin tuas terlebih dahulu, Teddy. Ini di atas apaan sih? Oh, kayak frame. Oh, frame painting itu, Guys. Waduh. Terus ada orang yang harus duduk di sini gitu. Woh. Uh. Ada sesuatu yang terbuka di atas. Oh wow. Maksudnya apa ini? Apakah ini adalah ritualnya? Hah? Jangan-jangan teman-teman kalau anak kecil duduk di kursi ini dan habis itu sinar dari bulannya mengadap ke arah paintingnya, maka anak kecilnya bisa masuk ke dalam paintingnya. Makanya ada banyak suara-suara dari painting tersebut. Ya enggak sih, Guys? Ya enggak sih, Guys? Aku juga gak tahu sih. Udahlah daripada berteori kita mainin terus ya. Let’s go. Yes. Aku sudah berhasil membuka satu buah tempat dan kita akan ke atas. Dia pergi lagi. Clayon. Di mana kamu? Mr. Tuan Clayon aman. Itu dia elevatornya. Oh, di situ elevatornya. Iya dong, kita lihat, Guys. Ada si Clayon yang keluar dari elevator tersebut. Oh, namanya Lady Jen. Jen sama Clayton ya, musuh kita. Mereka membutuhkan cahaya bulan kayaknya. Tu kan. Oke. Dia membutuhkan apa? Sinar bulan. Temukan dia. Jadi ada beberapa. Oh. Katanya aku punya feeling dia ada di sekitar sini. Aha. Terus aku harus gimana nih, Teman-teman? Sekali aku akan prepare the canvas. Dia cari gua. Dia bisa cari gua, Guys. Oh [Musik] no. Ih. Wow. Apakah itu adalah sebuah pergerakan? Oh no. [Musik] Owan, aman, guys. Gua kirain dia akan nyari kita di sini. Gua kirain ada jalan ternyata buntu. Serem. Hm. Seram. Seram seram. Seram. Kamu dengar kan apa kata the lady? Duh, gak bisa nih, Guys. Gua gak bisa lurus sebelah kanan situ. Gua juga gak tahu apakah ada tempat untuk kita. Hmm. Kalau dia ke sini sih GG ya. Please, please jangan ke sini. Saatnya kah? Oke, aman aman guys. Aman, Guys. Aman, Guys. Aman guys. Loh, L ke mana kita? Ke mana kita? Ke sini, ke sini, ke sini. Let’s go, let’s go. Huh. Untung saja dekat-dekat sekali. Dia harusnya ada di sekitar sini katanya mau masuk ke situ aja. Sulit ya. Aha. Tunggu sebentar. Kalau kita ke sini apa? Sebentar ya, Teman-teman. Explore dulu sedikit. Oke, buntu. Ini juga buntu. Oke, berarti kita ke depan sana. Kayaknya itu adalah ke arah lift ya. Yes. Ayo cepat Sofi. Pokoknya tadi yang gua dengerin teman-teman ritualnya membutuhkan ada beberapa kategori ya. Salah satunya adalah e sinar dari bulan kayaknya ya. Karena bulannya katanya harus perfect. Berarti bulannya harus bulat. Full moon. Full moon. Aku pikir mereka tidak memperhatikan ini. Aku tidak mau ke bawah lagi. Oh, ada yang ngetawain kita, Guys. Dimatiin sesaat terus dinyalain lagi. Ya, aku harap ini bisa nyampai ke paling atas supaya kita bisa menemukan jendela itu lagi. Here we go. Sampai. Oh, katanya tidak sampai paling atas. Aku tidak tahu ini di mana, tetapi mari kita cari jalan untuk ke lantai paling atas. Permisi, punten. Wah, ada banyak jebakan, Guys. Hati-hati, ya. Bayangan bayangan ini lagi. Oh, tidak. Aku harus sneaky sneaky. Loh, bayangannya tiba-tiba menghilang, Guys. Siapa yang melakukannya? Apakah painting-painting itu yang melakukannya? Kita tidak sendirian di sini. Oh no. Ee oh lewat sini ya. Oke, hati-hati jangan sampai terkena perangkap. Kalau kita kena perangkap, takutnya salah satu dari mereka antara Clayton atau Jena akan ke sini dan menangkap kita. Hm. Tetapi kenapa setiap kali kalau kita ketangkap eh perban dari mata kita tuh dibuka? together. Kita harus melakukan ini, Teddy. Bersama-sama. Aha. Taruh. Sini dulu, Teddy. Sini dulu, ya, kamu, ya. Aku coba cari jalan dulu, Teddy. Apakah ini jalan yang benar? Nice. Tunggu dulu siapa tahu aja, ya. Kan adakah sesuatu di sini? Enggak ada ya? Siapa tahu, Guys. Siapa tahu. Tunggu dulu. itu kalau gua dorong nyangkut dong. Iya nyangkut guys. Yah terus harus gimana? Entar kalau gua masuk ke dalam sini yah. Yah, buntu, Guys. Oke. Eh, kalau gua ke sini, ruangan sebelah. Oke, oke. Sebentar, sebentar, sebentar. Emm, kayaknya gua perlu Teddy gua deh. Teddy, sini dulu. Teddy. Kita cek dulu. Oh, ini ruangan yang tadi ya. [Musik] Mm. Harus gimana kita, Guys? Oh, ada kuning-kuning. Oke, oke, oke, oke. Bentar, kita coba ikutin arah kuning-kuning. Kalau kalian lihat di pinggir mejanya ada warna kuning-kuning. Berarti mungkin saja kita bisa ke atas sana mungkin ya. Nice. Coba dulu apakah bisa. Yes, of course. Ambil Teddy. Ayo kita jalan-jalan lagi, Teddy. How we get across? Bagaimana caranya kita bisa nyebrang? Oh, tali. Ada apa dengan tali tersebut, Teman-teman? Oh no. Aku tidak melihat apa-apa, Guys. Bentar. Kalau ada hubungannya dengan tali ini, kayaknya ada sesuatu deh. Harus ditinggiin. Buset. Dia gerak, dia gerak, dia gerak, guys. Kekunci, kekunci, kekunci, kekunci. Dia gak bisa masuk. Yes, dia kekunci. Dia gak bisa masuk. Wow. Teka-teki di dalam game yang satu ini lebih membutuhkan kita explore ya. Wi hampir aja dia ada di situ. Kok kalau dia yang lewat enggak bunyi? Duh, Guys. Gua diganggu sama nyamuk. Bentar. Kok tiba-tiba saja ada nyamuk di kamarku? Oh, hati-hati. Situ tidak bisa. Jadi, kita harus ke sini ya, Teman-teman. Hati-hati. Kita harus berhati-hati. Wow. Wow. Mmm. Emang enggak boleh kita lurus? Kenapa kita disuruh ke sini, Guys? [Musik] Hm. Tikus. Jangan pernah bermain-main dengan imajinasinya Jena. Nyonya Nyonya Jena. Waduh. Waduh. Apaagi ini, Teman-teman? The play room. Apakah kamu sering main di sini? Oh, jadi seperti ini kelihatannya. Di situ ada sesuatu, Teman-teman, yang sepertinya aku harus mencari tuas. Emm, apakah aku harus ke bawah sini? Sepertinya. Let’s go. Eh, ini tempat apa lagi, Teman-teman? Oh, how do we get a handle out? Oh, itu handle-nya. Bagaimana caranya kita mengambil handle-nya? Oh no. Coba ke sini. Oh, wow. Dari ujung kah kita? Benar-benar dari ujung, Guys. The ritual. Halo Teddy. Ayo sini ikut aku. Wah, ini game keren ya mekaniknya itu loh, Teman-teman. I like it. Nah, kayaknya kotak yang ini akan gua taruh di situ atau enggak? Oh, enggak enggak enggak enggak enggak. Bentar, gua taruh di paling ujung terlebih dahulu. Terus ini gua taruh ke kamar sebelah kanan. I enggak sih? Taruh sini. Nah, udah tuh akhirnya gua bisa mengambilkan handle-nya. Sip. Thank you so much. Yeay, kamu pintar, Sofie. Terus sekarang apa yang kita bisa lakukan? Eh, jadi kayaknya gua akan ke sini. Tapi kalau gua ke sini gimana caranya gua entar mengambil Teddy-nya lagi? Ah, ini cuma bisa naik turun doang. Oke. Mm. Hah. Dari sini kali ya, Teman-teman. Tedd-nya taruh di sini. Entar entar entar dedi. Find us ya. Ya ya ya sabar ya. Eh apaan tuh? Mainan kah? Gangsing. Aku dapat gangsing, Guys. Let’s go. Thank you. Sini sebentar. Aha. Turung dulu dikit. Sip. Ambil. Sini, Teddy. Kamu bersamaku dulu ya. Nah, kayaknya gua harus masukin sini nih, Guys. Bisa enggak? Yah, engak bisa. Oh no. Harus gua dorong. Harus gua dorong, Guys. Nah, ambil dulu tednya. Kita taruh di sini tednya. Terus kita dorong. Aduh. Wah, sulit nih. Bentar, bentar, bentar, bentar, bentar, bentar, bentar. Teddy ini susah sekali. Nah. Loh, kok dia enggak bisa lewat? Tadi kita bisa lewat, Guys. Loh, enggak bisa lewat. Oke, kita kita dorong-dorong aja. Uh, bisa bisa bisa. Bisa enggak ya, Guys? Coba ambil dulu Teddy-nya. Ya udah, taruh sini dulu, deh. Nah. Haduh, ini susah banget. Jadi, gua harus ke sini. Naik terus ke atas. I enggak sih? I kan ke atas. Oh, giniin dulu kah? Oh, oke. Hah? Repot-repot. Repot-repot. Astaga. Miaw auk. Miawa auk. Nah, gini kan lebih enak toh. Hah, terlalu kreatif nih. Miaw. Oh, ini juga nih yah, Guys. Kurang gua dorong. Nah, menyebalkan. Menyebalkan. Harusnya bisa nih. Let’s go, let’s go, guys. Astaga. Astaga. 5 menit gua geser sana, geser sini, geser sana, geser sini. Sulit banget tuh. Sampai kita bisa melakukan ini. Mantap. Oke, sekarang kita jalan-jalan lagi. Ada play games never. Oh, dia dikunci sebelumnya. Oh, guys, jangan bilang dia akan ke sini. Oh, no. Please, please, please, please, please, please. Eh, eh, eh. Ditutup sama si bayangan. Ditutup. Kamu ke mana, anak kecil? Hah? Aku di sini sebelumnya. [Musik] Katanya bagian ke atas kayaknya dekat deh dari sini. Oke, ada painting anak kecil lagi, Guys. Oh no. Jauh sekali dari si Teddy. Jauh banget, Guys. Kaget gue. Ya ampun. Eh eh, eh, eh. Jangan diambil. Boleh enggak kamu taruh di bawah? Wah. Aduh. Waduh. Wuh. Lari Teddy. Ow. Ow. Ow. Ow. Hati-hati Sofie. Jangan sampai tertangkap. Oh no. No, no, jangan jatuh juga. Berikan tedy kembali. Wah, wah, wah, wah. Aku butuh dia. Gak mau. Kamu jahat. W. Kenapa dia? Kenapa dia? Please, please, please. Kita teman, teman. kita teman. Uh, hampir aja, hampir aja. Oke. Hm. Gua kirain, gua kirain dia udah pergi. [Musik] Let’s go. Gua kira ini udah kelar belum? Pleas tedy, teddy, teddy, teddy. Ambil teddy, ambil teddynya. Ke mana? Ke mana? Ke mana? Ke mana? Ke sini, ke sini, ke sini. Kamu akan keluar dari sana harusnya. [Musik] Wow, kejar-kejaran yang sangat seru. Wow, gua masih bingung sama bayangannya, Guys. Apakah mereka? Kenapa dia mengambil kamu, Teddy? K kira mereka mau membantu kita. Bisa jadi memang membantu, bisa jadi Oh, bulan lagi. Oh, itu ya. Buset, cahaya. Bulannya gede banget. Cahaya bulannya cantik sekali katanya. Nah, itu pertanyaan yang bagus. Kamu kan cuma anak kecil yang tidak bisa melihat ya. Kita akan pikirkan ketika kita sudah keluar dari jendela tersebut. Aha. Hm. Oke, banyak pintu yang ditutup. This is it. Ini adalah tangga untuk pergi ke bagian atas loh. Oh, iya betul juga. Tapi di depan sana. Jadi kayaknya kita ke depan tangga situ ya, cuman gua penasaran. Jadi gua pengen ke sini terlebih dahulu. Ada apakah di sini? Ada tangga lagi. Oh, sama aja dari kanan dan kiri, Guys. I recn how. Y. Hei, kalian jangan ganggu gua, ya. Bantu gua, please. Aduh, ada suaranya si Jena lagi, [Musik] Guys. C. Kita harus sneaky sneaky. Hei. Oke, dia menghilang. Si Jena jangan bilang di lantai atas lagi. Sepertinya dia di lantai atas. Aku tidak merasa enak tentang ini. Sama kita belum kejar-kejaran aja sama si Jena ini, Guys. Kalau nanti kita udah kejar-kejaran sama si Jena, wah GG. GG Gaming. GG Gaming. Kayaknya pintu tersebut penting, tetapi kuncinya di mana? Oke, kayaknya kita harus mengambil kunci baru ke situ ya. Cari dulu tempat lain. Kita cari kunci dulu, Guys. Lalabay. Dia mau nyanyi sama siapa? You siapa? Oke. Oh no. Lollipop. Banyak sekali di sini lollipop. Em. Oh no. Dikunci kita, Guys. Jadi ini adalah sebuah teka-teki lagi yang harus aku apakan? Tikus. Harus diapain? Emang harus begitu? Aha. Eh, kok jatuh? Oh, ya ampun. Oke, oke, oke, oke. I get it, I get it. I get it. Kita isi terlebih dahulu kekosongannya, ya. Nah, gini kan yang kamu mau baru make sense ya. Kenapa teka-tekinya seperti itu. Let’s go Teddy. Teddy kita pergi lagi. Teddy. Diam-diam ya would. Nope. Aku mau pergi dari sini. Si Jenda bertanya, “Dia tidak akan meninggalkanku, bukan? Jangan takut, Ibu ada di sini. Bukan kamu, bukan ibuku. Ibuku sudah tiada. Hei, is that the key? Apakah itu kuncinya? Uh, aku melihat ada sesuatu. Apakah itu adalah sebuah mainan? Taruh dulu. Oh no. Y ya to be careful. Kita harus hati-hati katanya. Eh ini nyamuk nyebelin. Mau ngapain dia ke ruangan sebelah? Oh no. Kuncinya dibawa. Y back. Kita harus mengambil kuncinya tersebut dari dia out kalau misalnya kita bisa keluar dari sini hidup-hidup. Sebentar, Teman-teman. Uh, what is this? Umur 5, 6, 7, 8. Apakah umur ideal untuk diitualin umur 8? Bisa jadi ya. Wah, ini sih teka-tekinya kayaknya GG nih, Guys. Habis ini nih teka-tekinya GG nih habis ini nih. H entar gua dorong terlebih dahulu. Nah, kan itu mainan tuh bisa kita ambil, Guys. Let’s go. Let’s go. We get it. Emma Dogs. Oh, ada namanya. Ema siapa Ema? Di sini juga kayak ruangan kertas surat-menyurat ya. Oke, kita ambil dulu si Teddy. Teddy sini dulu Teddy. Teddy. Nah, pertama-tama gua taruh sini untuk bonekanya. Kita cari tahu terlebih dahulu. Ini kan ada beginian nih. Cuma bisa naik turun. Hmm. Et. Oh. Oh, I see. Oh, I see. Oke. Oke. Kayaknya gua ngerti, Guys. Kayaknya gua ngerti. Jadi, gua beginiin. Nah, kenapa gua ngerti? Karena gua melihat lantainya, ya. Kalian lihat ada bekas apa tuh di lantai. Ada bekas geser. Jadi, kemungkinan besar gua harus menggeser. Nah, terus gesernya dari sini. Yap. Betul kan? Geser. Eh, mentokar. Nice. Nah, dengan begitu ini udah bisa kita tarik. Terus ini kita tarik lagi kah? Kayaknya soalnya ada tempat boneka di situ. Enggak mungkin, enggak penting. Yuk, naik dulu. Wow. Oh, GG sih teka-tekinya GG, Guys. Let’s go. Taruh di atas. Let’s go. Kita taruh. Lihat ke arah kanan kita ke sini. Terus kita ke sini dulu baru kita tarik. Aha. Turun dulu. Aduh. Naik. Ambil bonekanya. Kita taruh di atas. Semoga aja benar ya. Oh, baru kita ke sini nih. Uh, let’s go. Ye, got it. Wow, teka-tekinya luar biasa. Tapi seru, seru, seru, seru, seru. I like it. I like it. Saatnya kita jalan-jalan lagi. Mari kita menemukan kuncinya. Harus sneaky sneaky dulu ya sebentar. Jir mother bilang dia mau ke atas mau melakukan sesuatu. Aku tidak mau memanggil dia ibu, tapi dia menyuruh aku. Ketika kita keluar dari sini kita pasti bisa melakukan apa yang kita mau lagi kan Teddy? Astaga, kaget. know you’re stuck. I will find a way to get you down, Teddy. Oke, sebentar si Teddynya stuck. Aku harus memelukan cara supaya aku bisa Ini buat apa nih? Oh, wow, ada sesuatu itu. Oh, tuas. Buat apa ini tuas? Oh, tedynya stuck di rail. Hmm. Itu ada lever atau tuas lagi ya? Bentar gua cek-cek dulu nih. Loh. Loh, kok balik lagi? Entar. Nah. Look, a handle. A handle. Yes, yes, yes. Aku sudah melihat ada handle di situ. Jadi, oh, oh. Itu dia. Oke, gua bisa dorong ke sini. Kan setelah kita dorong terus gua bisa ke sini. Ini ada kuning-kuning. Apakah itu petunjuk atau bukan? Tuh, suara siapa itu? Suara Jena kah? Handle. Ya, kita ambil dulu, Guys, handle-nya. Tapi kalau kalian lihat itu kayak ada topeng tuh, ada foto dan juga ada topeng. Kenapa ada hal-hal seperti itu? Terus tuasnya kita harus taruh di mana? Don’t know. Yuk, lagi. Oh, ada lubang sama ini, Guys. Kalian lihat tuh. Oh, tingginya 7 tahun tadi 8 tahun, ya? Ini ada lubang. Gua bisa masuk. Gua bisa masuk, Guys. Ada sesuatu. Ada sesuatu. Sister blanket. Kita mendapatkan blanket. Oke, kayaknya gua harus ke atas deh. Ke paling paling paling atas. Oh, itu dia tuasnya. Oke, pertama-tama kayaknya gua mentokin dulu deh. Nah, nih kita bisa lihat ke arah situ. Terus ee perlukah satu aja yang ini? Kok ada buku tentang kedokteran tuh? Apakah dia ingin menjadi dokter? Oke, taruh bawahin. Aha, pasti itu membuka sesuatu. Open. Yes, of course. Sekarang kita arahin ini. Oke, semoga di sini udah benar. Udahlah ya. Semoga benar sekarang ini. Oke, putar dulu. Wow. Oke, semoga aja bisa. Let’s go. Eh, jatuh kan? Kurang, kurang, kurang maju. Kurang maju loh. Tapi udah enggak bisa maju lagi. Ya udahlah kayak gitu harusnya bisa sih. Yuk. Nice Teddy. Let’s go. Kita bertualang lagi Teddy. Finally dapat Teddy lagi. Kita dorong. Terus apa lagi yang harus kita temukan ini? Astaga guys. Hmm. Ada bunyi pintu yang terbuka. Siapa itu? Dia dekat. Dia sangat dekat. Bagaimana caranya kita mendapatkan kuncinya? Kalau dia punya, mungkin saja itu akan penting. [Musik] Jangan sampai dia melihat. Oh, dia taruh di situ. [Musik] Oh, dia tidur ya. [Musik] Dia memang terlihat sepertimu saat kamu waktu kecil, Guys. Kita menunggu dia tidur tuh gimana tuh? Jadi gua lihat tadi ada e lemari yang bisa [Musik] kita dorong-dorong. Tapi gua harus mencari di mana tempat untuk kita taruh si boneka ini. Oh, itu si [Musik] [Musik] tunggu sabar. Kayaknya perasaan gua gak enak nih kalau gua move ya. Harus pelan-pelan, Guys. Harus pelan-pelan, [Musik] [Musik] Guys. I will help you. I’m here with you, Lucille. Telepon. Eh, eh, eh, jangan. Could it be? Baru kali ini gua lihat mukanya dia, Guys. Why do they whisper about us, my love? Gone. You’re not gone. They don’t know what it feels like. Ya ampun. My seal. Oke, oke, oke, oke. Susah ya napas ya, Guys. Dikit lagi, dikit lagi, dikit lagi, dikit lagi, dikit lagi, dikit lagi. Sabar, sabar, sabar, sabar. Kita enggak boleh ceroboh, ya, Teman-teman. Bisa belum? Ah, bisa. Yes, sudah bisa guys. Soon I will preserve her. Mother is here. Sa kayaknya dia terobsesi sama anaknya dia sih yang mungkin sudah tidak ada ya, Teman-teman. Dan ya sebagai gantinya mungkin dia mencari anak-anak kecil dan membuat sebuah ritual yang ritualnya mungkin saja untuk mengembalikan anaknya. apapun itulah gua gak tahu. Pokoknya sekarang kita kabur. Kita kabur. Let’s go. Yes. Oh, oke. Aku tahu tempat ini. Aku tahu lorong ini. Gua taruh situ terlebih dahulu bonekanya. Habis itu kita buka pintunya. Udah mau story time dia mau. Oke, sudah, sudah, sudah, sudah. Apakah ini adalah ruangan anaknya atau sebuah lorong untuk kita keluar? Aku, aku pikir dia tidak mendengarkan kita. Aku pikir di belakang kita pasti ada sesuatu. I thought that was only one. Oh, ada another elevator. Gua kira cuma satu kok yang ini terlihat lebih tua elevatornya. We must have fallen really far. Kayaknya kita udah jatuh ke tempat yang sangat sangat sangat jauh. Eh eh eh. Bukan bukan bukan di sini kah? Where is it? The gate is closing. Cepat and just like cepat cepat. Gua bukan Lucy. Yes, of course. Dekat banget. Hampir aja kita ketangkap. Sini, Teddy. Teddy. Hah, tangan gua sampai basah, Guys. Iya. Ibu Jena terkadang memang menakutkan kadang-kadang. Ruangan apa lagi ini? Kenapa ada banyak sekali bayangan? Kita harus lebih cepat. Kalau enggak dia akan menyusul. Ada banyak painting-painting anak kecil. Gimana caranya kita akan bersembunyi situ? Tapi aku masih memegang teddy bear. Oh no. Oh, itu itu t itu. Oke oke oke. Kita harus cepat katanya, Guys. Kita harus cepat. We go. Faster faster. What do you hope to accomplish, darling? Kayaknya enggak mungkin deh. Oh no. Oke, untung aja benar dugaan gua ya. Kamu hanya menunda sesuatu yang tidak bisa dihindari. Teddy, Teddy, hampir aja kita ketangkap Teddy. Untung saja kamu dia tidak menemukanmu, Teddy. Tikus-tikus ini nih. Kayaknya kita udah sampai di lantai paling atas sekarang. Yap, perjalanan kita masih belum selesai. Did you find her? No, Mr. Clayon you. She’s up here somewhere. I’m sure of it. If she’s here, I’ll find her, Mal. Kalau dia di sini, aku akan menemukan. Aku masih mempunyai trik untuk menemukan dia, katanya gitu, Guys. Kita harus berhati-hati. Jangan sampai tertangkap. Dia tahu kalau kita di dalam lubang. Buset bisa. Buset, buset, buset, buset, buset. Kepalanya dia bisa masuk begitu. Oh no. Hati-hati ya. Hati-hati, hati-hati Sofie. Can’t make any noise now find us. Kita tidak bisa membuat suatu suara kalau enggak mereka akan menemukan kita. Merayap, mengendap-ngendap. Oh no. Gimana caranya tidak membuat suara kalau kita begini? Oh no. Tempat apa lagi ini, Teman-teman? Kita harus membuka opening. Maksudnya apa tuh? Oke. Gua enggak tahu nih, Guys, harus bagaimana. Tidak ada yang terjadi. Teddy, sini dulu. tadi. Wah, masih banyak painting. Berapa banyak anak kecil yang dikorbaniin sama dia, Guys? Oh no. What should I do? Di sini semuanya kosong. [Musik] Hmm. Itu membuka sesuatu yang ada di situ sih. Cuma gua harus ke atas, Guys. I can’t. I can. I can lift you up, daddy. Oh, dari sini. Can you see anything? Oh, let’s go. [Musik] Ditutup pintunya sebelah belakang ditutup lagi ya. Dia masih ada sekitar sini. Kita harus lebih hati-hati. Oke, Teddy. Good job, Teddy. Untung aja anak kecilnya kasih tahu kalau misalnya kita harus me-left up the teddy bear-nya. Kita harus angkat teddy bear-nya supaya kita bisa menemukan sesuatu. We go. Oh, wow. Sebuah jalan rahasia. Eh, ayo ambil ambil gitu tuh, Guys. Jalan rahasia untuk ke atas. Ada lagi. Tidak ada, ya. So, mari kita ke atas. Hah? Kamu pemberani sekali, Sofie. Kamu hebat. Ayah ibumu pasti bangga padamu. Tapi sekarang kita fokus untuk keluar terlebih dahulu ya. Oh no. What is this? Oh wow. Oke keren ya. Keren ya. What? What was that? Apa? Apa itu? Katanya kayaknya tadi ada pemberat yang jatuh, tetapi gua gak bisa lewat sini dong berarti. Oke, mungkin aja itu untuk mengalihkan perhatian si Clayton. Jadi sekarang kita bisa turun dan pergi ke tempat lain. Maybe yes and maybe no. Oh, kita ke situ. Kamu tidak bisa bersembunyi selamanya. Ini akan berakhir, katanya malam ini. Oh, kok gua mendengarkan ada suara suara-suara pintu terbuka ya? Ini bahaya sekali ini, Guys. Let’s go. Oh, tegang sampai pegal gua. Mereka tidak berhenti mencari kita. Jadi, ini tikus-tikus juga keluarnya dari mana? Kenapa ggak mereka melepaskanku saja? Kita harus kembali lagi ke jendela tersebut dan kita harus keluar. Tady. Dan setelah itu cuma kamu dan aku Teddy. Enggak ada lagi orang yang mau aku temenin. Oke, kita ke mana? Kayaknya kita ke kiri. But sini buntu. Hmm, saving lagi, Guys. Waduh, kalau saving berarti tanda-tanda sesuatu yang tidak baik. What is this? tempat yang sangat besar sekali seperti tempat perjamuan. Apa yang lagi dijamu? Kita akan turun kah? Y, sepertinya kita akan turun, Guys. Karena di sini gelap sekali. Oh no. Eh, hello. Kok gelap banget? Kita harus berhati-hati. Oke. Oke. Kita harus main sneaky sneaky di sini ya, Teman-teman. Cara terbaiknya adalah Kaget gua y gua harus berputar. Show yourself. Cepat cepat cepat cepat cepat cepat cepat cepat cepat. Mumpung bisa. Mumpung bisa. Mumpung bisa. Gak mau. Oke, gua menukan sesuatu, Teman-teman. Masih sempat-sempatnya kamu. Miawa auk. Miaw auk. Ya lumayanlah. Item number one. Yo, lagi tegang-tegangnya, Guys. Here we go. Untung aja ini karpet sehingga dia tidak tahu kalau kita dorong ini enggak bisa. Kamu bukan orang yang pertama untuk berlari. Banyak yang sudah lari dan aku menemukan mereka sama seperti aku menemukan [Musik] kamu. It’s not going to make you whole again. Sneaky, sneaky. Let’s go. Harus sneaky sneaky, guys. You belong to the lady. Kamu punya nyonya sekarang semua dari kalian. Dia harus punya anak kecil di sini. Kayaknya di situ sebenarnya ada sesuatu, Guys. Cuma ya sudahlah ya karena kita sudah dalam sini. Aku rasa kita sudah pergi dari dia. Hm. Banyak sekali tuh yang harus gua lakukan, guys. Guys, nih. Enggak bisa ya? Oke, ini kalau gua tarik maka itu akan jatuh. Ini enggak bisa itu. Gua harus Oke, harus pakai ini dulu. Sudah kudu tetapi kut teruskan juga. Bagaimana nih kamu? Mia kan Sofi jadi mening ya. Maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf. Emm. I get it. So that’s where [Musik] you left to run. Cepat cepat cepat cepat cepat cep cep cep cep cep cep cep untung aja kita udah gak di situ ya aman aman guys aman di atas dia. Dia di atas oh. Bagaimana caranya dia selalu pergi dari sini? Wah, ini game, Guys. Walaupun horornya gak horor banget ya, tapi tegangnya tuh dapat. Teddy, aku tidak akan bisa melakukan ini semua tanpa kamu, Teddy. Semuanya menjadi gelap semenjak mereka mengambil mataku, Guys. Matanya diambil. Seram banget. Wah, ini kenapa nih lorongnya panjang banget ini? Pasti ada sesuatu nih. Jump scare kah? I have you. Tapi sekarang aku mempunyai kamu. Taruh dulu. Kayaknya ini ada sesuatu yang bisa gua tarik. Enggak bisa. J mungkin aku harus ke sana. Oke, nice, mantap. Ambil. Pergi lagi dari sini. Oke. Bagaimana caranya kita bisa keluar dari sini? Hmm. Hmm. [Musik] Wow. Taruh dulu bentar. Masih bisa enggak gua dapat dominonya? Tadi ada sekitar sini nih. Nice banget. Dapat, dapat, dapat, dapat. Oke, sekarang kayaknya gua harus ke atas. Cuman gua butuh robak. Oh, nice. Ternyata bisa buat seperti itu. He kita dorong sampai mentok baru kita jalan ke sini. Nah, terus dorong. Setelah dorong, apa yang bisa gua lakukan setelah dorong, Guys? Hm, tidak ada yang bisa gua lakukan. Oh, wow. Oke. Wow, ternyata kita pindah dimensi, Guys. Kita ke atas ini. Astaga, hampir aja jatuh katanya. Jangan sampai kamu yang jatuh [Musik] ya. Teddy. Jangan jatuh Teddy. Itulah yang ku bilang Sofie. Bertahan ya. Oke sudah menemukan sesuatu. Mari kita lihat dengan jelas. Hm. Hm. Hm. There we go. Yap, there we go. Tapi kayaknya sampai di bawah sana banyak yang hancur deh. Sofie, kamu banyak menghancurkan sesuatu, Sofi. Aduh. Oke, sampai di sini. Eheh. Taruh sini lagi, ya. Ya udah tip lagi ya, Teddy. Keren, keren. Teka-tekinya I like it. Mantap. Eh, eh, eh, ini dulu dong. Nah, bawahin. Sip. Kita ambil teddy bear-nya baru kita pergi dari sini. Oh. Wiw. Aduh. Hati-hati. Uh, gua kena lagi, Guys. Maaf, maaf, maaf, maaf. Kena jebakan. Kena jebakan tikus. Kita sampai ke bagian yang tua, sayap tua. Itu sebutan rumah tua ya, Teman-teman. Area-areanya kenapa? Harus berhati-hati katanya jendelanya harusnya ada di sekitar sini. Aku cuma harus menemukannya. Mana ku tahu, Teman-teman. Disuruh balik badan langsung. Haduh. Oke, oke, oke, oke. Nyebelin juga ini game ya. Ya, tahu. Oke. Oke. Kita udah di paling atas nih. Dan tempat ini tuh kayak gampang banget jatuh ya. Jadi, gua harus berhati-hati. Oh, coba. Hm. Jatuh enggak dia nanti? Dam all these holes. Dia bakal jatuh enggak, [Musik] Guys? Oh, enggak enggak ggak enggak ggak. Oke, dia masuk ke dalam pintu sebelah kanan situ dan dikunci sama dia. Ibu, kita udah di paling atas. Aku harap bisa menemukan jendela itu dengan cepat. Oke, udah malam katanya. Ayo kita percepat tentang ini supaya aku bisa tidur katanya. Dan habis itu Nyonya akan melakukan sisanya. Aku cuma harus memberikan sebentar ya, biarkan aku cek dulu. Gak apa-apa kayaknya gua harus lari. Jadi gua harus mengejar si Teddy Bear. Dugaan gua sih seperti itu. Ya, itu dia kamu katanya. Come here you susah susah sambil lari guys sambil lari nih weh susah susah. Jadi tuh gua tuh harus begini guys nih ya begini begini dan juga begini kayak harus oke. Harus tiga ya. Harus tiga ya. Oke, oke, oke, oke. Tiga jari, Guys. Biasanya main tuh cuma dua jari aja gitu. Santai. Ini harus tiga jari. Harus kompe kah? Oke, again. Nice. Tuh kan jatuh dia. Eh, eh, eh, tunggu dulu. Alat pendengaran dia. Kita mendapatkan alat pendengaran dia, Guys. Oh, dia masih menghawatirkan si Clayton, Guys, yang mengejar-ngejar dia, ya. Di bawah sana gelap sekali. Apakah dia baik-baik saja? Oke, kayaknya si Clayton sudah selesai. Sekarang tersisa si Nyonya ya, Jen Jana. Tapi apa? Iya. Y, I know. Wah, harus tiga jari ya tadi ya, Teman-teman. Main iya, I know. Kamu udah ngomong itu berkali-kali, Sofie. Kita memang harus menemukan jendela tersebut, tetapi aku takut Ibu Jena ada di situ. Dia sudah menunggu kita di situ. Oh no. Ditutup, Guys. Oh no. Oh no. Oh no way, no way, no way. Oh, buka lagi. Oke, gua bisa taruh Ted di situ. Dan kita taruh kunci. Jadi, kita harus mencari kunci sekarang ya, Teman-teman. Lama juga game-nya. Satu ini. Gua kirain bentar lagi tamat. Ternyata lama guys tamatnya. [Musik] Clayon kamu di mana? Kasihan Clayton udah gak jawab, Guys. Mana gua tahu tiba-tiba dia masuk. Huh. Oh. Oh ya, by the way teman-teman sekalian ya, gua ngecek terlebih dahulu durasi contoh mate. Oke, ternyata waktunya masih cukup teman-teman. Let’s go. Mari kita coba lagi ya. Jadi kayaknya gua itu harus narik ini nih. Tuh, ada jalannya kan. Kita harus tarik ke situ. Kita bisa ke atas. Ini mungkin bisa didorong tapi gua gak tahu apa gunanya. Jadi kemungkinan besar itu tuasnya ya. Tuasnya. Siap, Guys. Let’s go. Ini jangan ke mana-mana. Sembunyi. Tidak ada satuun yang pernah se dekat ini. Katanya, bagaimana caranya dia bisa keluar hidup-hidup? Oke, aman, Guys. Aman. Sudah cukup kita naik naik ke puncak gunung. Tinggi-tinggi sekali kita taruh bagian bawah. Oh, boneka teddinya masuk. Masa iya dia gak lihat, Guys. Terus gimana ini? Penglihatan Teddy. Aku butuh penglihatan Teddy. Kita baru melihat dia dari dekat ya. Gua harus ke mana lagi nih? Sebelah situ ketutup. Cuma ada lubang doang ya, Teman-teman. Gak bisa ke mana-mana gua. Oh no. Oh no. Diambilkah bonekanya? Enggak. Enggak enggak. Sunah soon, itu dia kunci. Kau harus ke mana nih? Ya, Teman-teman. Kayaknya gua itu harus mengambil gerobaknya terus gua dorong ke sana. Terus kita masuk ke yang paling kanan itu ada lubang ke sana, Guys. Salah satu hal yang bikin Maxet cuma di situ doang. Yuk, coba lagi yuk. Ya, satu-satunya cara cuma itu doang soalnya. Sip. Maaf, Guys. Maaf, Guys. Nih. Wah, tangan gua bakal penuh banget [Musik] nih. Oke. Hah. Kita sembunyi dulu. Kita bikin dia ngelihat karas ini dulu. Nice. What? kayak gitu harusnya, Guys. Guys. Nah, kan tuh. Finally we made again. E, tapi sekarang aku harus ke mana, Teddy? Sebentar ya, Teddy. Oh, ini harus ditutup. Oh, dia tahu enggak, Guys? Loh, aku tidak suka ini. Dia bisa membuka itu pintu. Padahal kan dia di sekitar sini. Ke mana dia pergi? Oh. Oh, this is it, guys. Perasaan gua gak enak nih. Apa yang akan terjadi nih? Pasti jebakan. Dia tahu kalau gua mengincar kunci untuk membuka pintu yang ada di depan sana. Oh, let’s go. Wah, wah, wah. Wah, wah, wah, wah, wah, wah. Perasaan gua enggak enak. Perasaan gua enggak enak. Ready. Cepat. What is [Musik] this? Oke, di situ buntu emang. We going to make it. Kita akan berhasil. Tapi aku tidak akan membiarkan dia mengambilmu, Teddy. [Musik] Harusnya kita tidak jauh dari jendela tersebut. Andaikan aku tahu jalannya seperti apa. Jalannya ke mana? Oh no. Let’s go slowly. Slowly for what? Oh, dibuka, dibuka. [Musik] Nice. Apa gunanya? bersembunyi. It’s the middle of the night. Ini udah tengah malam. Stop running. Berhenti. Berlari. Come with me, love. Datang ke sini. Don’t me, do you? You had nothing. Hiing. Mana gua tahu menyebalkan. Oke oke oke oke. Coba lagi ya. I’m entar gua harus main pakai tiga jari lagi guys. I don’t want [Musik] any of the night to. Stop running. Come with [Musik] me. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. You had nothing before you got here. And you have nothing to go back to. [Musik] I will give you Oh, nice banget. know how to her. They always find us. Aku tidak tahu caranya untuk menghindari dia. Mereka selalu menemukanku. Kenapa mereka tidak mau meninggalkanku sendiri? Teddy, what if we don’t run? Teddy, bagaimana kalau misalnya kita tidak lari? Mungkin itu adalah jalan yang lain. Mother thinking up. Bagaimana kok kita tipu, Mother J? Mungkin saja dia akan stop untuk mencari kita. Gak gak gak jangan. Maybe you can. Aku mungkin tidak bisa keluar, tetapi mungkin kamu [Musik] kita harus mencobanya. Oh no, ini seru banget. Ini tegang banget. Bisakah kita keluar, Teman-teman, di depan sana jendelanya. Dan sekarang kita cuma one on with Miss Jena. Apakah kita berhasil? Y, dia pasti udah tahu kita ada di mana ya. Kalau kalau kita menemukan suatu opportunity kita akan ambil itu sih. Itu sih, Guys. Daddy, I trust you. Lah, suruh ngapain ini? Oh, ini. Eh, eh, lah. Oh, ini. Ya ampun. [Musik] Mother. Yes, Sophie. I’m right here. I know we can see you now. What? The bear? Now, Teddy, stop it, daughter. You know my mother. Of course I am. Seal. Lucy, that’s not my [Musik] name. Gua melihat, gua melihat si Sofie, tapi gua enggak melihat si Jena. Mother Jena. Suara Mother J masih ada. I am not your mother. I never was to love you into the seal was my plan, I suppose. I really tried because I love you in a way. When I am alone, when I can’t feel her presence, I kept very scared losing myself. Uh-oh. Forever. As long as you’re with me, Lucia will not be gone. No, no, no, no. If I can’t have my way, neither can you escap Teddy, how did you get here? Uh, ditahan. [Musik] You devils. Sopie Dy. Are you? Matanya hilang satu, Guys. She took your eye. What if we can’t see? Now masih bisa sih cuma satu. Papi, let’s get out of here for good. Oke, kelar sudah teman-teman gameennya. Akhirnya kita bisa keluar dari rumahnya si Nyonya Jonah. Clayton jatuh dari atap. Gua gak tahu dia selamat atau enggak. Nasibnya si Janah gua juga gak tahu ya, Teman-teman. Yang kita tahu sekarang si Sofi tersesat di hutan bersama Teddy Bear dengan mata satunya dia. Apakah Sofie akan hidup? Selamat. We will never know. Apakah si Ibu Jena akan selamat? We will never know. Tapi yang gua tangkap si mother Jenanya cuma pengen hidup bersama anaknya dia di dalam memori apapun itu. Wow, keren. Oke, Teman-temanku sekalian serial dari game Out of Side sampai di sini terlebih dahulu. I know, mungkin ada beberapa dari kalian yang protes kalau durasinya 1 jam lebih. Ada juga beberapa dari kalian yang mungkin kangen dengan durasi-durasi 30 sampai 40 menit. Tetapi y meta zaman sekarang seperti ini, Guys. Semakin kalian langsung tamatin, maka kalian akan move on ke yang lain yang akan semakin lebih ee baru lah. Kalau kita terlalu lama di satu game ini terus-menerus, maka kita akan ketinggalan meta terus-menerus. Istilahnya kayak begitu. Dan terima kasih juga buat kalian semua yang sudah komen. Banyak banget yang bilang komen. What’s this? Mata satu [Tertawa] lagi. Kok dia ketawa? Gua akan cari lagi game-game yang punya serial seperti ini, Teman-teman. Jadi enggak usah khawatir, nanti gua cari game serial yang horor atau yang zombie-zombie atau mungkin apapun itu. Nanti kita lihat saja ya teman-teman di next video gua akan mainin apa. Tetapi sampai di sini terlebih dahulu untuk game out of Side. Terima kasih banyak buat kalian semua yang sudah nontonin dan kita akan bertemu lagi di next video. Semoga kalian suka teman-teman dengan gameplay gua. Bye bye. W [Musik]

Kemarin kita masih terjebak di basement, dan sekarang kita mencoba berusaha untuk naik keatas sampai ke jendela kembali yah, tetapi ya memang makin susah dan puzzlenya mantap gw suka game seperti ini, nanti kita coba cari game yang lain yah semoga ketemu game yang menarik lagi hehehe
#miawaug #horror #horrorgame #gamehorror #OutOfSight

Subscribe : http://www.youtube.com/user/miawaug?sub_confirmation=1
Be a Member : https://www.youtube.com/miawaug/join

Game : https://store.steampowered.com/app/2526310/Out_of_Sight/

Mau Kepoin gw di Social Media ? Kesini aja, ada Link IG FB Tiktok DLL
https://msha.ke/miawaugyt

Untuk Email Bisnis kalian bisa masukan di
Email ► miawaug@ gmail [.]com

Thanks Guys….
Intro Music :
– Mark G – Never Let You Go
– Support Mark G:
https://fanlink.to/markgneverletyougo

https://www.instagram.com/markgtheartist