Rumah Yuta Mio Di Dalam Aquarium Isi Tralalelo Tralala 3 Warna Raksasa ๐ฑ | Dunia Hara Sakura
Halo teman-teman semuanya. Welcome back to Dunia Hara. Hari ini kita mau main game Sakura ya. Uh, berenang. Berenung. Yey. Kita mau berenang. Iya, Kak. Ayo kita berenang. Tapi berenangnya kita naik mobil. Yey. Eh, kenapa malah sepedaku ketinggalan? Soalnya enggak bisa dibawa, Kak. Kita sudah penuh, Kakak aja di atas. Ya udah deh, ayo Mio. Ngebut Mio. Kita akan ke pantai. Yeay. Mio belok kiri. Mio belang kiri. Mio. Mio. Ya ampun Mio. Ah, Kakak terlambat Kak ngomongnya. Kamu sih terlalu ngebut yang penting kan sampai. Hore hari kita sudah sampai. Kita mau bermain-main di pantai. Kakak kita mau santai-santai dulu atau langsung masuk ke laut aja ya, Kak? Bagusnya kita emm masuk ke laut aja deh. Wuhu. Aku suka kalau kita langsung main-main. Oh, ya. Mio. Baby hara. Baby Challin, kalian enggak pakai bnya? Enggak dong, Kak. Ngapain pakai ban? Nanti kalau tenggelam gimana kalau hanyut? Enggak, enggak. Kami kan bisa berenang. Oh, mereka sombong sekali. Aku tidak bisa berenang. Aku tidak bisa berenang. Aku sebenarnya bisa sih, tapi aku kan takut hanyut. Wah, Kak Yuta semangat sekali. Eh, mereka cowok-cowok aja, Kak Mio. Oh, iya, mereka di sebelah sana cowok-cowok aja. Kita sama-sama di sini ya yang cewek-cewek. Eh, iya iya kita mau belenang sama-sama. Wah, airnya hangat sekali seperti permandian air panas. Ayo kita berenang. Berenang. Berenang. Kita berenang seperti mermaid. Eh, iya alah cama challenging jadi mermaid ya, Kakak Mio? Iya, mermaid mermaid. Kita jadi putri duyung yang cantik sekali. Seandainya tadi kita bawa kaki seperti putri duyung ya. Eh, tapi Hala sama Cering juga. Ini kayak gini kan kayak melm kan belenang. Eh, itu apa ya, Kakak Mio? Hah? Apa? Apa itu? Di situ ada yang warna hitam-hitam. Itu apa ya? Hmm. Apa yang ini? Jangan-jangan ini batu ya? Eh, ada batu. Iya. Gimana kalau kita coba duduk di atas sini ya? Eh, kayak putri duyung kok Kakak Mio. Iya, kayak putri duyung sedang duduk di batu. Oke, ayo kita duduk sama-sama. Oh, bisa mengapung. Lihat bannya bisa mengapung seperti ini. Wuhu, mengapung. Mengapung. Mio baby hara. Baby challin, kalian di mana? Coba lihat nih. Aku bisa mengapung nih. Kayak terbang nih. Kayak aku sedang lagi berjalan di atas air. Woi, mana mereka ya? Tadi mereka di sebelah situ, sebelah situ. Oh, apa itu? Wah, hilang. Sepertinya tadi aku udah melihat hitam-hitam. Kok hilang ya? Miu, Baby Celin, Baby Hara, kalian di mana? Wah, mana mereka ya? Kok enggak nampak sama sekali? Mobil juga masih ada. Mereka sepertinya enggak pulang deh. Huh, mana mereka? Mungkin mereka nge-prank. Mereka nge-prank. Oh, nge-prank. Maksudnya mereka bersembunyi ya, Mio. Baby Hara, baby challengin, kalian di mana? Jangan bersembunyi. Mungkin mereka hanyut. Apa hanyut? Oh. E, Mio Baby Hara, baby challenge. Kalian di mana? Apa mungkin mereka malah terikut arus pantai ini ya? Waduh, gawat tuh. Mereka tadi enggak mau pakai ban sih, jadinya mereka hanyut. Aku coba lihat ke dalam gak ada nampak sama sekali nih. Di bawah gak ada nampak mereka sama sekali. Wah, pemerintahannya sudah sampai dalam. Mio, Baby Ara, baby Celin, ke mana kalian? Jangan hanyut dong. Wi Yuta, ayo kembali nanti kita ikutan hanyut. Oh, iya ya deh kalau gitu kita kembali. Aduh, enggak ada nampak si Baby Hara, Baby Cherin, dan juga Mio. Mereka padahal tadi baru sekejap mata aja loh, aku tidak lihat. Tiba-tiba sudah hilang aja. Ayo kita bilang sama polisi, yo. Iya, ya. Ayo kita bilang nih. Ayo cepat buruan. Orang mana bisa tahan napas lama-lama dalam air. Kalau di dalam air lama-lama nanti bisa meninggoy. Aku tidak mau. Ayo kita cepat buruan selamatkan dia. Bahkan tidak nampak sama sekali loh. Polisi, polisio gawat nih. Gawat. Ada apa, Yuta? Ada apa? Ada monster ya? Bukan. Bukan. Tapi tadi kami kan sedang main di pantai sama si Mio sama Baby challeng baby Hara. Terus mereka hilang. Apa hilang? Iya mereka tiba-tiba tidak nampak sama sekali. Mobilnya aja ini. Mereka pasti tidak pulang karena kan tadi Mio yang nyetir. Kalau dia nyetir harusnya kan kalau dia pulang tadi dia pakai mobil tapi enggak ada. Mereka hilang sepertinya mereka hanyut. Polisi gimana dong ini? Mereka mana mungkin bisa tahan lama-lama di dalam air. Soalnya tadi aku udah suruh mereka pakai ban. Tapi mereka enggak mau pakai ban. Polisinya tolong bantu. Aduh, Yuta. Pelan-pelan, Yuta. Mungkin mereka sudah di rumah. Kamu sudah cek di rumah belum? Tadi aku bilang kan mereka enggak mungkin di rumah, polisi. Tapi aku belum cek sih. Coba cek dulu. Nanti kalau beneran hilang aku akan bantu kamu untuk mencarinya. Oke deh. Oke. Hah? Eh, apa itu? Rumahku. Rumahku kenapa jadi seperti ini? Iya, Yuta. Rumahmu jadi tenggelam. Tenggelam. Rumahku jadi ada air. Wah, ini kok kayak akuarium. Iya, Yuta. Di dalamnya akuarium, ada rumput-rumput, ada ikan-ikan. Iya, ada ikan-ikan, ada rumput laut. Rumahku kok jadi kayak mainan di dalam akuarium. Gawat nih. Apa yang terjadi, ya? Gimana caranya aku masuk ke dalam rumah air semua? Oh, gak ada nampak nih. E, coba aku lihat sebelah sini. Gak ada nampak sama sekali. Yuta, coba lihat ke depan. Lihat ke depan. Mungkin di dalam ada Mio. Oh, iya. Tiba-tiba rumah berubah menjadi aneh. Apa jangan-jangan si Mio, Baby Cell, dan Baby Hara yang buat ini jadi seperti ini ya? Wah, mereka ini aneh-aneh saja. Wow, ikannya besar sekali. Tuh, bahkan pohonnya juga warna-warni. Miu, apa kamu di dalam Miio? Baby hara. Baby challin. Oh, apa itu? Oh, ada tralalelo. Tralala. Oh, di dalamnya ada Baby Jelin. Baby Jelin mau digigit sama tralalelo. Tralala. Woi, kalian mendengarku? Baby Celin. Eh, Kakak Ota tolong tolong. Oh, itu dia suara Baby Challin. Coba aku. Oh, gak bisa masuk. Hah, ada tralalelo tralala lagi tadi yang warna pink dan ini yang warna biru. Ada babyara. Kali ini Baby Hareng di dalam mulut teral tralalanya. Uh, hampir digigit. Eh, Kakak tolong. Halah, nyangkutnyangkut. Aduh. Waduh, gawat nih. Gawat. Ayo masuk. Gak bisa nih. Enggak bisa masuk. Akuariumnya kaca semua. Waduh, gawat nih. Gimana dong? Oh, mereka kok bisa tahan dalam air? Jangan-jangan mereka dikasih sesuatu tuh sama si tralal tralalya. Yuta, ayo kita bantu. Kita bantu. Oh, iya Mio. Aku belum nampak Mio sama sekali. Teral teral. Woi, lepaskan Baby Jelin. Uh, mengerikan sekali dia besar. Wah, gawat ini. Aku harus lakukan sesuatu. Tapi sepertinya aku gak bisa tahan dalam air lama-lama. Apa yang harus aku lakukan, ya? Coba aku lihat sebelah sini deh. Oh, ada tangga. Tangganya bisa naik ke atas. Aku coba naik ke atas. Mungkin di sini ada jalan untuk masuk ke dalam akuariumnya. Wow. Iya akuariumnya atasnya kebuka jadinya bisa tinggal nyebur untuk masuk ke dalam. Tapi kan aku enggak bisa tahan napas lama-lama. Gimana ya? Nanti malah aku yang jadi santapan teral teralelanya nih. Waduh gawat nih. Aku harus lakukan sesuatu tapi apa ya? Oh iya, kemarin kat Buller ada pinjamkan aku baju ajaib bisa tahan dalam air. Oke, baiklah kalau gitu aku akan menolong mereka memakai baju itu. Baby challenge, baby hara pertahanlah. Aku akan datang sebentar lagi. Eh, Kakak Ota cepat cepat. Iya ya. Ayo Yuta tolong mereka. Tolong mereka. Oke, aku men tolong mereka. Hup. Aku datang. Uh. Tuh, sekarang aku sudah pakai pakaian yang bisa tahan air nih. Sekarang aku sudah bisa bernafas lama dalam air. Aku sudah tidak takut sama air lagi. Yuhu, aku datang. Mana dia mereka? Itu dia. Aku nampak. Eh, ada tralela tralala lagi yaitu warna kuning. Ternyata tralalelo tralalanya ada tiga ya. Warna pink, warna biru, dan kuning. Aku loncat. Wop. Wow, beneran. Ah, gampang sekali. Aku bisa bernapas dalam air nih. H. Aku akan menyelamatkan si siapa dulu ya? Bibihara dulu deh. Itu tral-teral yang warna biru. E, gimana caranya ya? Takutnya nanti tralel-teralnya malah gigit pbihara. Eh, Kakak Uta tolong tolong. Iya, aku datang. Aku akan menolongmu. Teralela teralala cepat lepaskan si babyara. Tidak aku tidak mau. Apa tidak mau? Iya, aku akan memakan dia. Rasakan ini. Jurus maut. Te aku kenakan ke matamu. Cuc cucuk matanya. Cucuk matanya. Satu lagi. Rasakan ini. Jurus cucuk mata. Aduh. Aduh. Duuh. Sakit mataku. Oh, mataku pedih. Jangan, jangan, jangan dicuk. Rasakan ini. Ayo, Babi Hara keluar. Eh, lepas, lepas. Kakak Ota. Halah, bisa lepas. Halah, kaget. Oh, Fabi Hara, syukurlah kamu tidak apa-apa. Ih, tak apa-apa. Tapi tadi pantat ala sakit sedikit. Nak tucuh. Sakit sedikit untunglah. Tapi tidak berdarah kan. Eh, Nak, nak. Kakak Ota, ayo sekarang kita selamatkan si Baby Celin yah. Kakak Ota, Baby Celin. Eh, Kakak Ota tolong, tolong. Wah, kalau gitu sekarang kita akan cucuk matanya juga nih. Terel terku tidak akan melepaskannya. Apa tidak mau? Baiklah kalau gitu kita akan cucuk lagi. Cucuk hidungnya atau matanya ya, Baby? Jelin. Eh, cucuk mata aja Kakak Ota. Oke, baiklah kita cucuk matanya nih. Rasakan jurus cucuk mata. Cuc c. Eh, eh, aku sakit sakit sakit sakit. Wow, rasakan emang enak. Baby challenge, ayo keluar. Wow, dapat, dapat. Sekarang kalian berdua bebas. Hore. Kita selamat. Mio mana? Kamu nampak Mio enggak? Eh, Kakak Mio tadi di belakang. Kakak Ota di belakang. Aduh, aduh, waduh. Ah, kakinya besar sekali. Ayo kita lewat sini. Bisa-bisanya ikan malah pakai sepatu. Wuhu. Oh, itu dia. Aku tadi nampak nih yang warna kuning ini. Apa jangan-jangan dia gigit Mio ya? Eh, iya, Kakak Ota. Kakak Mio kan pakai baju warna kuning kan? Oh, iya tadi sesuai warna baju ya. Berarti karena warna baju kalian sama dia tangkap. Tapi kok enggak tangkap atom sama atom aja sih? Malah tangkap kalian. Woi, teral-teral kuning tadi. Yang biru itu kan laki-laki, yang pink itu perempuan. Terus yang kuning ini apa? Kakak Yuta, tolong Mio. Kak, tolong Kak Yuta. Mio sekarang sudah enggak kuat lagi untuk menahannya. Oke. Oke, Mio. Baiklah, tahan sebentar lagi Mio. Kali ini akan aku cucuk nih matanya. Woi, rasakan ini. Ccat. Woi, woi, woi, woi. Lepaskan si Miu cepat. Buruan. Lepaskan. Sakit. Tidak, tidak, tidak. Wuh. Ah, Kakak berhasil, Kak. Mio berhasil lepas. Ha, syukurlah bau sekali mulut teral terlalelanya. Dia bau mulu dia. Miu. Iya, Kak. Miu ayo segera bawa Baby Jelly dan Baby Hara keluar dari akuarium ini. Baby Jelly, Baby Hara tidak apa-apa. Eh, gak apa-apa. Kakak Mio. Oke, baiklah kalau gitu sekarang ikut Mio ya. Kak Bia pantatnya sakit gak? Kena cucuk? Kak kamu kena cucuk ya, Bibihara Hara? Eh, iya tadi kena cucuk sedikit. Wah, ini dia jalan untuk naik ke atas. Ayo kita naik ke atas pakai batu ini. Oke, baiklah mereka semuanya sudah selamat. Sekarang saatnya kita untuk melawan. Tralalelo tralala. Rasakan ini. Wuhu. Perutnya, mulutnya, semua akan kita hancurkan supaya dia t tidak bisa untuk mengganggu kita. lagi rasakan. Aduh. Oh, salah. Maafkan aku. Ikan. Ikannya malah jadi telancang tuh gara-gara aku. Maafkan ikan ya. Ikannya malah jadi sasaran nih gara-gara ikan hiu ini nih. Si tral tralala nih. Rasakan. Wuhu. Kakinya juga, perutnya, ekornya, giginya, semuanya. Nah, yang ini juga nih yang warna yellow. Rasakan nih hancur-hancur, berkeping-keping. Kita panggang deh atau kita goreng sekalian badannya. Enak-enak ikannya. Wow. Wow. Rasa kan ini. Yey. Oh iya. Ini juga giginya. Giginya hancurkan giginya. Dada. Rasa kan nih? Ih, sepatunya juga. Ah, masa sepatunya bisa bagus sih? Ini merek apa ini? Merek Nike ya? Uh, ada lagi nih giginya. Giginya ompong-ompong aku buat supaya kamu gak bisa gigit-gigit lagi. Teralela tralala. Wow, ini juga sepatunya hancur semuanya. Yeay. Udah berapa ya aku hancurkan? Tadi aku sudah hancurkan yang warna biru, terus aku sudah hancurkan yang warna kuning. Oh iya, masih ada satu lagi tuh yang di depan yang warna pinknya. Wow, mana dia tralela tralala yang warna pink? Itu dia. Eh, Kakak Ota, cepat kalahkan kalahkan. Yah, akan aku kalahkan ini. Teralelay warna pink ini. Tralalelo teralala betina nih. Hoi. Tralalelo teralala betina. Rasakan ini jurusku. Wuhu. Nah, matanya copot, Guys. Copot matanya. Yuhu. Eh, kita hancurkan lagi. Terus perutnya, ekornya, badannya. Wow, ini kakinya. Terus ini juga badan-badannya semuanya kita hancurkan dia. Wow. Rasa kan ini, eh. Wow. Lagi. Lagi. Wuh, kena lagi kakinya. Wah, yang tajam-tajam ini juga rasa kan ini ya. Wah, giginya sekarang yang atas sudah ompong semua, tinggal yang bawah. Hancur, hancur, hancur berkeping-keping. Yuhu. Wah, Kayuta kita berhasil ya. Sekarang dia sudah ompong. Sudah jadi tralelo teral ompong. Jadinya tidak bisa gigit-gigit lagi giginya. Tinggal dua. Eh, tralel-tralanya udah tak ada. Ayo kita berenang-benang. Kakak Ota. Woi, Baby Hara, tunggu-tunggu. Baby Hara, kamu ngapain? Baby Hara, tunggu. Ya ampun, Baby Hara. Kita berenang, Kakak Ota berenang. Oke deh kalau gitu kita berenang aja, Mio. Ayo kita berenang di sini, Mio. Kita berenang di akuarium rumah kita, Mio. Yey, rumah kita sekarang sudah masuk ke dalam akuarium, Kak. Tidak apa-apa, deh. W masih ada kakinya. Terlal-teral. Wah, kenapa malah tinggal kakinya? Wadnya sudah hilang. Ayo kita mengapung aja nih. Jurus mengapung. Berenang sambil mengapung gini menyenangkan loh. Wuh, wuh. Kita berenang. Kita jadi ikan. Kita jadi ikan. Oh. Iya. Kita sekarang seperti jadi ikan di dalam akuarium nih. Lucu sekali. Rumah kita tenggelam di dalam air. Yey. Kita jadi ikan berenang. Eh, tapi daripada jadi ikan kok aku malah jadi mirip ubur-ubur ya? Kita jadi ubur-ubur nih. Eh, jelly fish, Kakak Eta. Iya, kayak jelly fish. Eh, jelly fish. Jelly fish. Halo, Teman-teman semuanya. Sampai di sini dulu video horor. Sampai jumpa di video selanjutnya ya. Ingat subscribe, like, dan share ya. Dadah. Eh, mirip gak? Halah, jadinya mirip ikan ini nak? Coba lihat. Wah, hampir Bara hampir. Wah, kamu lucu sekali. Mirip sama ikannya. Eh, kalau gini mirip gak? Coba lihat mulut. Ala ya, ya. Kita baru mirip. Sekarang kamu jadi ikan cupang. Yeah.
#sakuraschoolsimulator
#sakura
#duniahara
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
minecraft
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia