HAIFA BAK NERAKA! Kilang Minyak Terbakar, Israel Usir Jurnalis Asing yang Siarkan Serangan Iran!

serangan rudal Iran ke Haifa menyebabkan kobaran api besar melalap kilang minyak terbesar di Israel langit Haifa memerah suara ledakan menggelegar membuat warga panik dan lari ke tempat perlindungan kampus Institut Sains Wisman juga terkena dampak serangan fasilitas laboratorium dilaporkan mengalami kerusakan parah petugas kepolisian Israel terlihat sibuk menghalangi jurnalis asing yang mencoba meliput dampak kehancuran haifa lumpuh kilang minyak bazan terbakar hebat pipa dan jaringan distribusi rusak dihantam rudal balistik perusahaan menyatakan kilang utama masih beroperasi terbatas tapi fasilitas lainnya ditutup hingga waktu tidak ditentukan warga Haifa khawatir dampak lingkungan akibat kebakaran besar bisa membahayakan kesehatan mereka dalam jangka panjang polisi Israel menggelar swipping dan penyekatan untuk cegah bocornya informasi visual ke media internasional

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Serangan rudal yang ditembakkan dari Iran menyebabkan kerusakan pada kilang minyak utama di Haifa dan kampus Institut Sains Weizmann di Rehovot, Israel.

Tidak ada laporan mengenai korban dalam kedua serangan itu, yang terjadi saat Teheran menembakkan puluhan rudal balistik pada Sabtu (14/6/2025) malam dan Minggu (15/6/2025) dini hari, sebagai respons terhadap tindakan militer yang dilancarkan Israel terhadap program nuklir Iran.

Haifa adalah rumah bagi kilang minyak, pelabuhan utama, dan pangkalan angkatan laut.

Namun, polisi Israel mengatakan petugas telah berupaya membersihkan jurnalis media internasional yang telah menyiarkan langsung dampak rudal di wilayah Haifa.

“Kendaraan polisi Distrik Pesisir dikerahkan untuk melakukan pencarian dan menangani insiden tersebut,” kata seorang juru bicara, Senin (16/6/2025), dilansir The Times of Israel.

Kilang minyak Bazan, yang telah lama menjadi incaran musuh-musuh Israel, mengalami kerusakan pada jaringan pipa dan saluran transmisi yang menghubungkan fasilitas-fasilitas di kompleks besar Haifa, kata perusahaan itu dalam pengajuan ke Bursa Efek Tel Aviv.

“Saat ini, fasilitas penyulingan minyak masih terus beroperasi, meskipun fasilitas lain di kompleks tersebut telah ditutup,” kata perusahaan tersebut.

Kini, pihaknya tengah mengkaji dampak serangan rudal terhadap operasinya di kilang minyak terbesar di negara itu, serta kemungkinan konsekuensi finansialnya.

Tidak jelas kapan fasilitas yang terkena dampak akan kembali beroperasi atau apa dampaknya.

Pernyataan perusahaan itu juga tidak menyebutkan kemungkinan dampak lingkungan terhadap penduduk Haifa.

Setelah pengumuman tersebut, saham Bazan turun 2,8 persen di Bursa Efek Tel Aviv.

Sebuah video yang dibagikan di media sosial setelah serangan tersebut tampak memperlihatkan dua kebakaran besar yang terjadi di lokasi industri tersebut.

Fasilitas tersebut, yang menjadi rumah bagi menara pendingin khas yang menjulang di atas Teluk Haifa yang padat penduduk, telah bertahun-tahun diancam akan diserang oleh musuh-musuh Israel, termasuk proksi Iran, Hizbullah.

Fasilitas tersebut tidak pernah diketahui pernah mengalami serangan langsung di masa lalu.

Serangkaian rudal dan pesawat tanpa awak atau drone baru telah diluncurkan ke sejumlah target di Israel, di tengah berlanjutnya agresi Israel terhadap Iran.

Seperti pada putaran sebelumnya, dan meskipun ada sensor ketat dari Israel, rekaman mulai bermunculan yang menunjukkan rudal Iran mengenai sasaran yang dituju.

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Dampak Serangan Rudal Iran di Haifa Bak Neraka, Polisi Israel Halangi Jurnalis Asing Menyiarkan, https://aceh.tribunnews.com/2025/06/16/dampak-serangan-rudal-iran-di-haifa-bak-neraka-polisi-israel-halangi-jurnalis-asing-menyiarkan?page=2.

Editor Video: Ilham Bintang Anugerah