Hubungan Iran – Israel – AS “PANAS” Ditengah Gencatan Senjata

di tengah proses gencatan senjata Israel kembali melanjutkan perang dengan kelompok Hamas di Zalur Gaza ledakan terlihat dari Israel Selatan yang mengarah ke jalur Gaza pada Sabtu malam saat perang antara Israel dan Hamas berkecamuk serangan ini terjadi di tengah gencatan antara Iran dan Israel israel belum mengendurkan serangannya ke Gaza kementerian Kesehatan Gaza mengatakan operasi militer Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 56.000 orang di tengah gencatan senjata antara Israel dan Iran Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus melontarkan pernyataan yang membuat Iran panas dalam pernyataannya di Gedung Putih Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalas pernyataan pemimpin tertinggi Iran yang mengatakan bahwa serangan balasan Iran ke pangkalan militer di Qatar telah menampar wajah Amerika Serikat trump dalam balasannya mengatakan bahwa serangan Amerika Serikat telah mengebom habis-habisan wilayah Iran dan fasilitas nuklirnya amerika menurutnya tak ragu untuk mengebom lagi Iran jika diketahui masih memiliki senjata nuklir lagi man who’s highly respected in you have to tell the truth you got beat to hell and Israel was beat up too they were both beat up and it was a great time to end it it was quick they got the hate out a lot of hate a lot of hate it would be great if they didn’t have that hate but the last thing they’re thinking about is nuclear weapons right now would you consider bombing the country again sure without question absolutely sebelumnya kemarin pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Kamenei mengatakan Iran telah menampar muka Amerika dan memperingatkan Amerika Serikat jika kembali ikut menyerang Iran pemimpin tertinggi Iran ini juga mengatakan Amerika Serikat hanya campur tangan dalam hal ini karena serangan Iran telah mengancam posisi Israel serangan Iran ke pangkalan Amerika Serikat di Qatar menurutnya telah menampar wajah negara tersebut [Musik] بهر نواختی ازها مهم در منقید و Sebelumnya Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat memamerkan kepada publik persenjataan yang digunakan dalam serangan akhir bakal lalu terhadap situs nuklir Iran amerika Serikat juga menunjukkan sejumlah kerusakan yang dikakibatkan serangan Amerika Serikat ketiga fasilitas nuklir Iran keep it going for a minute you’ll see inside the inside the mission space [Musik] [Musik] ribuan pelayan berjejer di jalan-jalan pusat kota Teheran menghadiri pemakaman kepala garda revolusi dan komandan tinggi lainnya serta ilmuwan nuklir yang tewas selama perang 12 hari dengan Israel peti jenazah Kepala Garda Revolusi Jenderal Husein Salami Kepala Program Rudal Balistik Garda Revolusi Jenderal Amir Ali Hazizadeh terlihat di bawah dengan truk di sepanjang utama kota Teheran jenderal Salimi dan Jenderal Haji Zadeh tewas di hari pertama perang pada 13 Juni lalu [Musik] kencatan senjata Iran dan Israel masih berlangsung namun pemimpin Iran Amerika Serikat dan Israel mengeluarkan komentar panas yang saling menyerang beberapa seberapa kuat komitmen Iran dan Israel dalam merawat gencatan senjata ini kita bahas bersama praktisi dan pengajar hubungan internasional Syergy Policis Dina Prapto Raharja selamat petang Mbak Dina
selamat petang Mbak Ilana
oke Mbak Dina apa yang Anda tangkap dari saling balas komentar perang Israel Iran antara Trump dengan Iran katanya gencatan senjata tapi kok saling balas kata-kata beberapa waktu lalu kan kemarin ya kalau enggak salah ya kita juga sudah ee melihat statement Trump yang intinya itu adalah dia enggak bisa menjamin situasi masih akan damai terus atau tidak hm artinya memang Amerika Serikat ini masih dalam proses uji coba sebenarnya dengan Iran ya untuk mendapatkan deal yang dia mau
eh 2 hari lalu sekitar 2 hari lalu kita dengar bahwa salah satu deal yang disampaikan oleh Donald Trump kepada Iran ee karena Israel juga sudah ibaratnya kena getahnya gitu ya dari serangannya terhadap Iran ee terhadap ee Iran ya supaya ini stop gimana caranya dia bilang kan akan ditarik sanksinya kan ee sanksi ee kepada Iran akan ditarik
satu kita rumornya nih ada tambahan juga sebenarnya deal dari Amerika walaupun kita enggak pernah dengar eh statementnya secara terbuka itu adalah bahwa dalam kasus ee Israel dan Hamas
Iran akan punya akses untuk membantu orang-orang di Gaza
hm nah kita enggak tahu itu kejadiannya benar atau tidak tetapi faktanya di sini adalah Trump memang bermain api dan dia belum dapat deal berarti dengan ee Iran dan eh dia itu bermain apinya dengan cara apa dia melanggar yang namanya customer law kalau dalam hubungan internasional ada tata krama yang harus selalu dijaga apalagi kalau menciptakan satu proses menuju perdamaian he
yakni harus ada respek ya kepada negara lain hal-hal yang ee menunjukkan bahwa negara yang lain itu lebih rendah tidak setara bahkan mempermalukan negara lain itu jelas satu hal yang dalam customer law itu tidak boleh dilakukan kalau memang mau melakukan perdamaian nah ee Trump itu begitu mencari kredit ya ee poinnya itu adalah mencari kredit untuk Amerika dan juga untuk dirinya sebagai tokoh gitu ya
jadi itulah dia lakukan ya kalau kata Mbak Dina sebenarnya dia melanggar sebuah ketentuan tapi kemarin yang kita dengar bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump malah bilang yang seperti tadi Anda katakan tadinya saya mikir mau kasih mau mencabut sanksi kepada Iran tapi karena begini tampaknya dia ingin tunjuk unjuk gigi begitu ya kalau dia bisa saja menyerang Iran sanksi apa sih yang bisa diberikan seorang Donald Trump kepada Iran tadi ee spontanitas yang dia sampaikan ke media massa kan adalah ee kita bisa lagi ngebom Iran
ya
ya kan jadi artinya dia masih terus ee dalam posisi ee offensif sebenarnya terhadap Iran
dan ee kemarin juga ada statement kan dari beliau bahwa kalau Iran sampai berani lagi masih mengembalikan program nuklirnya maka konsekuensinya akan sangat berat gitu kan jadi sebetulnya berarti kedua belah pihak nih baik Israel maupun Amerika kan enggak tahu ya situasi di dalam negeri Iran kalau saya sih membacanya begitu h artinya dengan ini perang kata-kata ini sekaligus memudarkan bahwa rencana Trump ingin bertemu dengan pemimpin Iran pekan depan mungkin saja tidak akan terjadi
mungkin tidak akan terjadi dari pihak Iran tentu ee menyampaikan kata-kata yang menyerang dan bahkan mendiskreditkan pemimpin tertinggi mereka itu bukan satu cara yang tepat ya untuk berhadapan duduk bersama mencari satu solusi yang jelas ee saya sudah katakan di berbagai tempat ini situasinya sangat kompleks kan
i bukan melulu soal bilateralnya antara Israel sama Iran tapi ee Israel sendiri mau menarik ini ke garis yang lebih besar
stabilitas di Timur Tengah jadi Iran paham betul itu situasi itu jadi enggak mungkin dia ee mudah untuk diajak duduk bersama kecuali lagi-lagi ada rumor lain lagi ya yang ditawarkan oleh Trump tapi dugaan Trump ini orangnya enggak stabil mungkin kalau Iran merespon dengan jawaban yang tidak sesuai lagi dengan maunya dia seperti misalnya terima Donald Trump gitu kan bisa jadi hancur lagi itu ee apa
bertemu kalau Trump maunya didengerin maunya Iran patuh sama mereka tapi faktanya yang kita lihat Menl dari Iran Arakchi mengatakan kalau Trump mau genjatan senjata ini berlangsung dengan aman artinya tolonglah kalau ngomong yang sopan gitu ya kalau kita bicara soal ee perdamaian pertama-tama memang harus ada ee garansi dari negara major powers
kalau sekarang tetap aja yang masih dipandang itu adalah T5 ya
amerika Serikat sebagai ee negara anggota pemegang ee veto di PBB itu sebenarnya bisa menjadi garansi di sini garansi bahwa ini berhadapan dengan pihak yang equal gitu pihak yang setara sama-sama punya ee apa punya dignity ya punya martabat gitu untuk ee berdialog jadi kalau itu jadi kata sopan itu kita artikan tadi ya kesetaraan karena kalau dalam negosiasi setaraan itu enggak mungkin ada kesepakatan
h artinya sama-sama keras begitulah Mbak Dina ya dan membuat bisa saja perang ini berlangsung cukup panjang
betul
betul nah kalau kita kembali kepada ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan akan mengembom lagi Iran kalau masih mengembangkan fasilitas nuklir apakah ini memungkinkan memicu tensi di kawasan itu lagi ya ini masih sangat mungkin jadi kalau diperhatikan ee situasinya itu masih ee kemarin ya terutama habis pertemuan Donald Trump juga ke NATO kita tahu ternyata Amerika Serikat juga mengocok situasi panas global ini bukan hanya di kawasan Timur Tengah
jadi ada aktor-aktor lain yang di framing juga itu berpotensi untuk masuk ke dalam panasnya siasana di Timur Tengah seperti misalnya Tiongkok dan Rusia he
jadi kalau kita nanti mendengar narasi-narasi seperti itu kita mudah-mudahan tidak terlalu terkejut ya karena ini memang satu cara dari Amerika Serikat untuk menata situasi sedemikian rupa untuk benefiting atau menguntungkan eh deal dari Amerika Serikat itu
hm tapi apakah mungkin saja Iran yang akan mendekati Rusia dan juga Tiongkok untuk terlibat dalam menghadapi kemungkinan perang lagi turun gunung gitu mereka tapi di pihaknya Iran komunikasi antar pihak itu sudah dikonfirmasi memang terjadi ya jadi ee dalam situasi yang seperti sekarang itu sebenarnya antar pihak termasuk Uni Eropa bahkan dengan Rusia itu sebenarnya tetap terjadi karena memang demikianlah eh customer law atau kebiasaan di dunia diplomasi he
tapi juga sudah bilang di momen yang lain bahwa Rusia itu punya satu kepentingan juga untuk menjaga em suasana apa perlindungan untuk warga negara Rusia yang ada di Israel
hm
jadi saya menduga ee Rusia itu juga pasti hati-hati supaya jangan sampai kemudian terjadi serangan yang merugikan orang-orang Rusia di sana apalagi 2 juta soalnya orang ee Rusia yang ada di Israel kemudian dari sisi Tiongkok tiongkok ini sekarang sedang diframing ee melakukan satu gerak-gerik yang ee apa memancing Amerika gitu ya di Taiwan jadi ee padahal ee dalam konteks yang sama
Tiongkok itu masih mencari deal untuk ee apa perdagangan dia
soal tarif dan Amerika benar-benar masih ngayun ya masih ngayun di sini soal tarifnya kemudian terutama industri rare earth apa namanya mineral ya mineral ee tanah jarang kemudian juga aluminium dan steel atau baja jadi kalau kita lihat ini semua sebenarnya fungsinya adalah mendukung Amerika Serikat untuk mendapatkan apa yang dia mau di industri persenjataan jadi ee situasinya tuh kayak orang main ee anu ya apa main catur ya kalaupun ada yang digerakkan kita harus lihat konsekuensinya juga buat ee negara tersebut saya kira Cina juga pasti berpikir berkali-kali supaya kalaupun membantu Iran suasananya tidak memperburuk ee dirinya sendiri
iya ee China maupun ee Rusia tengah berpikir dan kembali kita lihat kemarin pas pertemuan di NATO ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta adanya kenaikan anggaran untuk pertahanan tampaknya juga enggak semua negara juga setuju kita berakhir kita berharap jangan sampai ini melebar terima kasih Mbak Dina telah bergabung di Kompas Petang makasih saudara penyidik Kejaksaan Agung mencegah mantan Mendikbud Ristek Nadim Karim untuk bepergian ke luar negeri terhitung sejak 19 Juni 2025 hingga 6 bulan ke depan kejaksaan Agung berencana kembali memeriksa Nadim dalam kasus korupsi pengada laptop Rp9,9 triliun di kemenek tahun 2019 hingga 2022 kan lima tiket nonton langsung Yeah

JAKARTA, KOMPAS.TV – Hubungan Iran – Israel – AS “PANAS” Ditengah Gencatan Senjata

#viral #berita
#makassar #kompastvnetwork #kompastv
#tvlivestreaming #kompastvlivestreaming
#videoviral #hotsnews #hardnews
*****
Sahabat Kompas TV Makassar, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Makassar, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Media sosial Kompas TV Makassar :
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv.mks.official/
Facebook: https://www.facebook.com/kompastv.makassar.official/
YouTube: https://www.youtube.com/@KompasTVMakassar1/

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

#makassar #beritamakassar #beritaindonesiatimur
#KSS
#KompasSulsel
#SapaSULSEL

#KompasTVMakassar