[FULL] ‘Panggung Belakang’ Gencatan Senjata Iran-Israel, SBY Singgung Trump, Putin, & Xi Jin Ping
saudara selamat datang di Liputanam Talks bersama saya Reno Rexa kali ini saya masih membahas terkait dengan Timur Tengah Saudara karena ini yang masih hangat sekali diperbincangkan di publik utamanya terkait dengan konflik antara Iran dan Israel meskipun perlu saya garis bawahi di sini sudah terjadi gencatan senjata antara Hamenei dan juga Netanyahu tetapi banyak juga yang mengkhawatirkan mempertanyakan apakah ini betul gencatan senjata atau ini adalah sebagai genjatan senjata yang semu mengapa kita ingat gencatan senjata terjadi di tanggal 24 Juni 2025 sebelumnya tanggal 22 AS menyerang tiga situs nuklir Iran kemudian 22 sore Menlu Iran pergi ke Moskow Rusia kemudian tanggal 23 pagi Rusia eh Presiden Rusia Vladimir Putin menemui Menl Iran dan keesokan harinya AS meminta terjadi gencatan senjata apakah ini betul-betul murni gencatan senjata atau perang berikutnya bisa saja terjadi saya akan coba diskusikan di kesempatan kali ini bersama dengan Presiden keenam Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudoyono pak SB apa kabar alhamdulillah bagus Reno
alhamdulillah luar biasa ini suatu kesempatan luar biasa untuk bisa berdiskusi dengan Pak SB terkait dengan konflik di Timur Tengah kenapa sebetulnya saya ingin berdiskusi dengan Pak SB karena saya lihat di beberapa tulisan Bapak juga menyoroti
konflik antara Iran dan juga Israel
tetapi yang saya bahas tadi pertama kali soal terjadi gencatan senjata ini sudah terjadi antara Iran dan Israel bagaimana perspektif dari Pak SB soal hal ini pertama-tama ini good news ya saya kira dunia juga senang mayoritas bangsa-bangsa di dunia menghendaki ee tidak makin berkembang perang di Timur Tengah ini jadi ini berita baik nah yang kedua apakah ini akan sustain misalnya
atau faktor-faktor apa yang ee terkait dengan gencatan senjata ini memang banyak perspektifnya begitu tetapi yang jelas dengan gencatan senjata mengakhiri perang 11 hari sebetulnya dan ini baru berjalan 3 hari gencatan senjata masih harus kita lihat nanti ke depannya tapi yang jelas kalau orang terus berlanjut balas membembalas menggunakan peluru kendali drone canggih kerusakan jiwa dan harta benda real baik di Iran maupun di Israel mungkin perang ini akan bisa out of control meluas dan membesar ingat negara-negara teluh ya yang dulu tidak terjadi hal sekarang ini sekitar 67 negara itu memiliki pangkalan militer Amerika Serikat baik army Navy Air Force lah ini kalau perang meningkat eskalasinya intensitasnya saya khawatir ee akan banyak sasaran
yang bisa disasar oleh kedua belah pihak utamanya dari pihak Iran oleh karena itu dari kalkulasi militer menurut saya ini betul-betul bagus berita ini mudah-mudahan kedua-duanya konsisten dan punya kehendak yang kuat untuk mencegah perang meletus kembali
nah seperti yang tadi saya singgung di awal Pak SB proses gencatan senjata ini bisa dibilang relatif cukup singkat begitu untuk prosesnya sebagai mantan prajurit jenderal kemudian juga presiden dua periode Pak SBI saya yakin betul Anda memahami bagaimana kompleksitas yang mungkin saja terjadi yang mungkin saja muncul ketika upaya atau perundingan untuk gencatan senjata ini ee dilakukan apa saja sih kira-kira kompleksitasnya Pak
iya kompleks benar ya kalau kita pelajari sejarah perang dari masa ke masa itu ada hal yang delicate bagaimana memadukan antara tujuan politik dengan tujuan militer
apa yang dikehendaki oleh para politisi tentu puncak dengan para jenderal itu menjadi ujian sebetulnya dari ee elemen penting dalam memenangkan perang
misalnya genjatan senjata atau mengakhiri perang ingat dulu ini contoh saja ee perang Korea 1950 sampai 1953 seorang jenderal yang luar biasa kapabilitasnya dicopot oleh presiden yaitu Macarthur dengan yang mencopot Truman why dia berbeda pendapat dengan sang presiden padahal sistem politik mereka politisi itulah yang mengambil keputusan not the general sebetulnya Perang Teluk 1990 1991 1991 dulu itu juga ada dispute
meskipun tidak terlalu keras ya ee presidennya Bush Bush Senior itu Jenderal Swarskop sebetulnya dia ingin bablas sampai masuk ke jantung Irak tidak berhenti di Kuwait begitu tetapi dia segera minta maaf kepada presiden ada juga negara kita kalau kita kembali ke sejarah ee 1940-an dulu itu kan Bung Karno Bung Hatta ee memilih diplomasi dengan tujuan untuk mempertahankan kemerdekaan panglima Sudirman memilih mengapa harus berhenti operasi militernya operasi gerelanya sempat ada mungkin salah pengertian tetapi manis akhirnya e Panglima Sudirman tetap loyal kepada Bung Karno keputusan politik di atas segalanya tetapi justru gerakan militer yang dipimpin oleh Panglima Sudirman dulu itu menyadarkan dunia bahwa Indonesia masih punya kekuatan militer itulah yang mendorong akhirnya diplomasi yang lebih menguntungkan Indonesia kembali ke Middle East ini ya kalau misalnya ee dilihat apakah ini klop antara tujuan militer dan tujuan politik sementara klop
begini Bung Reno ya
he mungkin ada salah hitung miskalkulasi baik pada Netanyahu pada Ali Kameni dan pada Trump kalau kita lihat kemarin itu ya ee mungkin tidak menyangka ee Israel berani betul menghajar Iran dengan cara seperti itu kemudian juga Netanyaho tidak menyangka bahwa ee peluru kendali Iran itu menghujam Israel tel avia yang Haifa yang tidak mudah ditangkis oleh
ada irendom di situ ya Iron Dom tapi lumpuhlah menghadapi itu ya mungkin miscalculate juga kemudian Trump dia pikir dengan dihantam sekaligus itu selesai not yet jangan cepat-cepat begitu kata dunia oleh karena itulah mungkin tiga-tiganya merasa ada kesalahan hitung meleset dan gencatan senjata itu melihatnya ke depan kalau berlanjut kira-kira siap enggak Israel siap tidak Iran siap tidak Amerika amerika super power tetapi kan ada hitung-hitungannya cost benefit analysis-nya oleh karena itu menurut saya ee kompleksitas itu sementara bisa diatasi kecuali kalau kemudian ada tujuan politik yang baru tujuan militer yang baru tetapi yang saya lihat memang itulah yang mesti apa namanya dipilih sementara ini
oke berarti Pak SB mencoba mengatakan ee mungkin bisa Pak SB koreksi jika saya salah menyimpulkan gencatan senjata ini bisa tercipta bisa terwujud karena mungkin ya ini kita semua bisa katakan serba mungkin baik itu Benjamin Netanyahu maupun Ali Hameni maupun juga Presiden Donald Trump mereka sama-sama kaget ee antara apa yang ingin mereka bayangkan ternyata tidak sesuai dengan realitas sehingga mereka memutuskan untuk sementara ini oke we’re out of the war for a while
ya itu pandangan saya oke
setelah mengikuti apa yang terjadi
my own analysis tapi menurut saya sulit mencari sebab lain kecuali tiga-tiganya merasa mungkin sedikit salah hitung tidak menyangka ada balasan yang kuat juga he tapi ketika setelah terjadi gencatan senjata Pak SB saya membaca eh dan juga mendengarkan bahkan statement yang disampaikan oleh Ali Hamenei Donald Trump kemudian Benjamin Netanyahu mereka masing-masing mengklaim bahwa dirinyalah yang menang kemudian Donald Trump bilang “Oh enggak kok serangan ee Amerika ketiga situs nuklir Iran berhasil dengan total begitu meskipun ada berita juga mengabarkan kabar intelijen ternyata serangan Amerika Serikat tidak tidak membuahkan hasil apapun apakah saling klaim ini wajar terjadi normal terjadi di pos ee apa pasca genjatan senjata ini
sangat wajar
ee perang itu juga ada unsur psychological warfare di situ ya
dan perang psikologis perang urat saraf itu selalu terjadi begitu ee oleh karena itu tidak heran misalnya begitu serangan dilakukan
Heeh di tiga lokasi nuklir Iran di Bordol di Nathan dan Ispaham ya itu kan ada yang mengatakan hancur total Trump antara lain
sementara Iran klecet pun tidak gitu i don’t believe dua-duanya menurut saya pasti ada kerusakan separah apa don’t know sampai dengan investigasi di situ ee dengan eviden dengan bukti bahwa ini rusak berat atau rusak sedang tapi yang jelas pasti ada kerusakannya tinggal yang betul bagaimana tentulah memerlukan waktu di Amerika juga berbeda antara Presiden Trump dengan White House dengan sumber intelligence dari militer mereka
tetapi ini bukan urusan kita
yang jelas ee
kalau kita melihat jauh ke depan ya mungkin sis fire itu bisa kita jagar tetapi in the long run saya agak ragu tetapi nanti e kita lihat bareng-bareng tapi yang jelas kalau yang ditanyakan khusus ee saling mengklaim satu menang yang lain kalah itu sangat biasa dalam dunia peperangan in the long run ini yang akan saya akan tanyakan berikutnya sebetulnya Pak SBY ketika melihat karakter eh negara ya Benjamin eh Israel Iran dan juga Trump kemudian pada saat jelang detik-detik akhir sebelum kejatan senjata itu berlaku baik Iran maupun Israel sama-sama menyerang ee seperti Iran menyerang pangkelan militer AS di Qatar dan seterusnya sehingga memicu ee apa ya protes dari negara-negara Arab juga apa yang membuat Pak SBW meragukan bahwa gencatan senjata ini akan bertahan cukup lama begitu begini ee perseturuan antara Iran sama Israel itu sangat dalam jadi ibaratnya akan saling menghancurkan h
retorika dan narasi yang dibangun pun juga seram iran mengatakan Israel harus hapus dari peta bumi begitu Netanyahu kita hancurkan Tehran kita hancurkan pusat nuklir mereka dan sebagainya jadi ini dalam sekali berbeda misalkan rivalitas Tiongkok sama Amerika Serikat begitu dalam perang pun ada yang limited objective
H
dihantam dulu tujuannya tercapai selesai kalau ini tidak jadi menurut saya sangat dalam ee sangat ideologis dan memang ya saling mencegah dihancurkan terlebih dahulu
h
ya ee mengapa tentu ada akarnya ee semua tahu bahwa ee Israel sendiri mengatakan kalau mau dibuang ke laut itu kan survival interests
h
menyangkut kelangsungan hidup Israel sebagai bangsa dan negara tidak mungkin dia merelakan dirinya dihapus demikian juga Iran israel melihat Iran tuh sepertinya harus dihancurkan sebelum Iran menghancurkan Israel tidak akan tenang
ee pikiran mereka oleh karena itu ee ini panjang ceritanya dalam oleh karena itu kalau ada insiden apapun ada sebab baru mungkin orang tidak terelakkan tapi khusus eh kelanjutan dari siswer ini quite some time menurut saya eh mereka akan pikir-pikir lagi untuk memulai perang kembali
oke Pak SB tadi kita sudah membahas tiga nama sudah ada tiga nama yang termention di sini ada Benjamin Etanyahu ada Haminei dan ada juga Donald Trump di tulisan yang saya baca Pak SB juga menyebut dua nama lain ada Presiden Sinping dan juga Presiden Vladimir Putin bahkan Pak SB mengatakan kelima nama ini adalah e orang kuat begitu apa basisnya apa pondasinya Pak SB mengatakan hal itu Pak
lima itu kalau connected to Middle East jadi sebetulnya the real strong man itu ada tiga eh Trump Amerika Serikat Siinping Tiongkok dan Putin Rusia tetapi mengapa Ali Kameni dan Netanyahusa masukkan orang kuat di ee Timur Tengah karena seperti kemarin saja tidak mungkin ada genjatan senjata without approval baik Benjamin Netanyahu maupun Ali Kameni
yang memulai perang juga tidak mungkin mereka tidak involved di situ jadi akan ditentukan oleh dua orang itu masa depan Iran Israel ataupun to degree masa depan Timur Tengah
h
nah kalau menyangkut tiga orang yang lainnya saya melihat ketika pemimpin itu punya ambisi punya dream punya goal goalnya apa kalau Trump ingin mempertahankan superasi Amerika sebagai pemimpin dunia
kan begitu tidak rela ada negara manaun menandingi atau apalagi melampaui ingat TCD trap yang terkenal itu kalau ada negara baru ingin menyaingi apa apalagi melampaui pasti akhirnya perang gitu eh kemudian si Chin Ping eh dia merasa Tiongkok sekarang big kuat secara militer kuat secara ekonomi kuat secara teknologi dia juga punya kemampuan untuk mempengaruhi negara-negara di kawasan Asia dia juga punya dream menjadi new global leader yang ketiga Putin putin ini menurut saya sangat kecewa merasa di merasa dipermalukan ketika perang dingin berakhir boleh dikatakan Uni Soviet kalah fakta Warsawak bubar Rusia dianggap lost dalam peperangan itu dia punya keinginan yang luar biasa kembali meraih supremasi Rusia seperti dulu nah kemudian ee ketiga-tiganya dengan karakter seperti itu memiliki resources political resources and other resources apa itu amerika Serikat Tiongkok dan Rusia memiliki hak veto
ya
di perserikatan bangsa-bangsa
jadi apapun yang mereka lakukan
masing-masing negara itu tidak ada yang bisa menghentikan because hak veto yang dipegangnya dengan demikian dia punya potensi nasional hampir semua ee militer ekonomi kemudian teknologi pengaruh dalam geopolitik di kawasan masing-masing dengan demikian apa yang akan dilakukan mereka atau tidak akan dilakukan oleh mereka atau salah satu saja dari tiga orang itu akan berpengaruh pada konstelasi geopolitik pada situasi perdamaian dan keamanan dunia dan bagaimana bangsa-bangsa bisa mengatasi persoalan global misalnya menghadap memerangi perubahan iklim ee mengatasi kemiskinan sejagat memastikan bahwa setiap kawasan itu teduh dan damai itu menurut pandangan saya pribadi akan sangat dipengaruhi oleh tiga orang kuat itu tidak berarti pemimpin yang lain juga tidak punya peran tentu punya berbicara soal tiga nama yang tadi Donald Trump kemudian Vladimir Putin dan juga eh Siinping di perang Iran Israel kemarin kita lihat yang dalam tanda kutip mencemplungkan diri ke perang itu adalah Donald Trump dengan menyerang tiga situs nuklir di Iran tidak dengan Vladimir Putin padahal sudah ditemui oleh Menlu Iran pada tanggal 23 Juni 2025 dan juga Presiden Siinping ini juga tidak masuk padahal banyak sekali saya membaca dugaan atau apa ya prediksi jangan-jangan Rusia dan Cina juga akan masuk ke dalam perang ini tapi itu tidak terjadi kalau menurut Pak SB kenapa hal itu bisa terjadi
mak sense tapi saya mulai dari begini dulu ya ee biasanya kalau satu kekuatan besar h
entah Amerika entah Tiongkok entah Rusia sudah masuk ke dalam peperangan yang lainnya stay off stay out tidak mungkin Amerika masuk ke Ukraina dia tidak ingin bertabrakan langsung dengan Rusia waktu perang Vietnam Rusia Tiongkok tidak masuk di situ meskipun membantu pihak Vietkong dan Vietnam Utara dulu jadi mereka sepertinya ada gentleman agreement tidak nyemplung bareng-bareng karena itu bisa mengakibat gesekan langsung dan perang besar tidak mungkin dihindari tetapi yang lain juga begini ee yang paling berkepentingan itu kan sebetulnya Amerika Timur Tengah putin mengatakan it’s not Russian war
si Jinping saya kira juga begitu meskipun saya tahu mereka lebih berpihak kepada Iran mengapa di samping tidak ingin Amerika menang Barat menang tetapi Rusia cukup juga punya kepentingan itu banyak sekali ee expert yang ee mengembangkan nuklir di Iran itu coming from Russia kemudian juga kalau dari economic interest ya itu minyak yang diproduksi oleh Iran minyak dan gas pembeli utamanya juga Tiongkok jadi tetap ada kaitannya sikap itu fungsi kepentingan begitu nah apa benar kemarin ee Rusia tidak masuk betul ee kemudian sijin bingti tidak masuk kalau dalam konteks memasukkan militernya tentu tidak
tidak pernah terjadi di medan manapun di Mandala manapun ee mereka saling mencegah untuk tidak bertabrakan secara langsung tetapi statement si Jinbing juga jelas eh lebih berpihak pada Iran statement ataupun beberapa kali manuver politik Putin juga jelas sebetulnya juga tidak tidak menghendaki dan keras ketika Amerika melaksanakan serangan udara atas Iran itu yang perlu saya jelaskan dari perspektif yang saya pahami tetapi menurut saya bagus bagus karena kalau bayangkan kalau tiga-tiganya masuk
itu perang dunia ketiga sulit dicegah terjadinya he alasan Israel menyetujui gencatan senjata karena mereka ingin lebih fokus atau mungkin kata-kata yang tepat adalah kembali fokus ke jalur Gaza kalau kita berbicara jalur Gaza berarti di situ ada Hamas israel ingin fokus di eh di Gaza berhadapan dengan Hamas tapi kita tahu behind Hamas there is Teheran that is Iran apakah ini artinya hanya pindah tempat perang saja Pak sw
e nomor satu permusuhan antara Isra Israel dan Iran permanen
hm
kapan pun sangat mungkin perang terjadi lagi tetapi battleground memang di Palestina utamanya di jalur Gaza oleh karena itu kalau Israel akan fokus kepada penyelesaian Gaza itu yang paling mengancam he
satu negara ibaratnya dua entity nah kalau kembali ke business as usual perang di Gaza itu bagi Iran lebih sedikit tenang war by proxy menggunakan proxinya tidak terlibat langsung dalam peperangan itu nah kalau Israel seperti to finish the job cara pandang dia begitu meskipun saya tidak setuju menurut saya yang dilakukan Israel di Gaza itu sudah cross the line cross the red line apakah tidak punya hati sudah 60 hampir 60.000 Ibu-ibu korban jiwa belum extreme human suffering kemudian seperti enggak dipedomani tidak diindahkan hukum perang hukum humaniter konvensi jenewa begitu saja berdarah dingin menurut saya sudah saatnya dunia lebih bersatu dan lebih bersuara say something do something hentikanlah yang digasa juga bukan hanya perang antara Israel dengan
Iran
ee Iran oke setuju ee terkait dengan e perang antara Iran dan juga Israel kita berarti kembali ke tanggal 13 Juni ketika pertama kali Israel melancarkan serangannya ke
ke Iran memang serangan itu bisa terjadi anytime tetapi kalau kita melihat karena tadi Pak SB mengatakan Israel dan Iran itu permanen banyak pihak juga mengatakan mereka cukup terkejut apakah ini artinya serangan Israel pertama kali 13 Juni itu tidak terprediksi sebelumnya atau sebetulnya sudah mulai ada gejala-gejala atau tanda-tandanya dua-duanya ya serangan Israel ke
Iran
iran dan kemudian serangan Amerika ke Iran
itu sudah dalam prediksi banyak pihak termasuk saya
h jadi ketika Tron mengatakan “Saya perlu waktu 2 minggu to make my decision apakah attack atau do not attack?” Begitu he
saya sempat bicara di tempat ini dengan para staf lihat aja perkiraan saya Amerika akan tetap menyerang tapi yang diserang pasti pusat nuklir Iran ya dan kemudian hopefully ini dari saya kalau ini bukan bukan yang saya analisis kalau Amerika betul-betul menyerang segera pilihkan exit strategy berhenti di situ jangan move ke yang lebih jauh lagi kalau bergerak lebih jauh lagi Amerika punya pengalaman panjang salah hitung lagi di Irak di Afghanistan di Vietnam contohnya begitu itu yang kita harapkan dan mengapa akhirnya Amerika tetap menyerang sebagaimana yang saya prediksikan dan saya sampaikan di ruangan ini dengan staf saya amerika melihat syok juga Israel ketika Tel Afib dan kota-kota di Israel dibegitukan
iya
israel itu kan thin state kan
iya kecil kan dibandingkan Iran yang besar
itu kalau dihujani dengan hipersonic e eh peluru kendali mau jadi apa oleh karena itu saya melihat sepertinya ada gentar juga dalam kalau saya melihat wajah gitu ya oleh karena itu benyaminetan Yahoo memerlukan bantuan
hm
secara psikologis nampak ini dari dari mata batin saya dan kemudian Trump datang menurut saya itulah yang meningkatkan moril kembali Israel moril kembali pemimpin mereka Benyamin Netanyahu jadi dari itu semua sudah bisa diprediksi saya yakin bahwa akan menyerang yang saya takutkan kemarin kalau Amerika menyerang membabi buta cross the line terus tidak punya exit strategy itu dangerous juga itu tapi alhamdulillah sudah lewat dan sekarang genjatan senjata menurut saya agak berkurang kecemasan dunia he oke Pak SB tadi kita sudah diskusi soal perang yang terjadi bagaimana nah sekarang saya ingin lebih memfokuskan ke dampaknya dan dari perspektif Indonesia ini harus melakukan langkah seperti apa nah yang pertama saya bahas adalah soal Selat Hormus ini ee rawan sekali kalau misalkan langkah penutupan itu betul-betul dilakukan dan kita tahu selat hormus itu adalah bisa dibilang jalur jantungnya minyak dunia apa yang sebaiknya dilakukan atau dipersiapkan oleh Indonesia untuk mengantisipasi hal itu pertama kalau itu betul terjadi ya itu kan sempit hanya 33 km ya untuk ukuran straight di perairan internasional termasuk sempit itu saya juga was-was kalau betul-betul Iran nekad untuk menutup itu meskipun kalkulasi saya tidak akan ya tapi okelah kalau betul-betul ditutup itu armada angkutan baik crut maupun LNG H
maupun Fels itu akan sangat terganggu dan yang di sebelah barat Hormus itu kan Saudi Arabia misalnya United Arab Emirat eh Kuwait dan negara-negara lain bisa dibayangkan berarti akan adah shortage supply ke seluruh dunia kalau tidak salah sekitar 15 sampai 20% coming from Middle East untuk dunia
betul jadi berapa puluh juta barel per day itu 15 sampai 20% datang dari sana kalau ditutup pasti harga-harga akan melonjak baik itu krut
ee gas maupun BBM ee itu yang pertama nah kalau itu terjadi for Indonesia ya siap-siap Indonesia sekarang bukan ee netorter loh ya we are net importer h
jadi kita lebih banyak mengimport sekarang dibandingkan memproduksi saya mantan menteri ESDM ya dulu waktu saya 1,5 juta barel
ee minyak bumi per hari sekarang hanya R00.000 drop sedangkan kebutuhan dalam negeri untuk kilang-kilang kita termasuk BBM dan gas juga meningkat dan kalau itu coming dari negara-negara yang melewati Selat Hormus ya berjaga-jaga berjaga-jaga siap untuk mencari tempat pembelian yang baru kalau kenaikan harga itu memukul seluruh dunia tapi untuk kepentingan kita security of supply kalau enggak ada supply-nya lagi kan kilang-kilang enggak bisa memproduksi kurang kita punya energi kurang kita punya gas kurang kita punya BBM oleh karena itu segera cari ee cadangan tentu diplomasi gerak cepat ee ke mana kita bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri kita itu yang mungkin bisa dilakukan kalau itu terjadi tapi insyaallah tidak akan terjadi karena Iran juga akan terpukul dan saya kira dunia akan menuding ramai-ramai Iran sebagai sumber malapetaka dunia karena ekonomi akan mengalami krisis yang dahsyat kira-kira begitu kalau kita melihat kondisi Timur Tengah yang masih terus hangat sampai dengan saat ini eh apa yang sebaiknya dilakukan oleh Indonesia dalam rangka memperkuat strategi ekonominya atau bahkan juga terkait dengan strategi pertahanannya dari perspektif Indonesia iya ya kita itu punya namanya threade assessment h
dalam intelligence strategis kita akan ee memprediksi 5 10 15 tahun ke depan ada enggak ancaman terhadap Indonesia
itulah yang disebut dengan strategic threat assessment menurut pandangan saya tidak ada ya oleh karena itu eh don’t worry
kalau dari sisi pertahanan bahwa akan kita akan menghadapi ancaman ee lantaran Timur Tengah seperti ini kita baru menghadapi ancaman meskipun tidak mudah-mudahan tidak terjadi kalau terjadi perang besar di Asia Asia Timur maupun Asia Tenggara ingat kita ini punya eh overlapping claim teritori kita dengan Tiongkok nah kalau Southeast Asia menjadi medan perang Mandala perang apakah kita beradab-hadapan dengan Tiongkok karena kita punya ee sengketa itu atau kita tidak sama-sama tahu e dan kalau itu tidak terjadi insyaallah kita aman dalam arti there is no single country yang akan melakukan agresi terhadap Indonesia dari kacamata ee perkiraan strategis saat ini nah kalau ekonomi begini knowing bahwa geopolitik seperti ini perang besar setiap saat bisa terjadi maka Indonesia harus memperkuat ekonominya kalau ekonomi kuat GDP harus naik terus mudah-mudahan diimbangi dengan kenaikan income per kapita supaya lebih adil lebih inklusif rakyat yang miskin bisa berkurang begitu nah kalau GDP naik ekonomi terus terus tumbuh mudah-mudahan 6% seperti era dulu atau lebih tinggi lagi agar bantalan ekonomi kita kuat kalau ada perang ekonomi kita lemah susah tapi kalau ekonomi kuat mesin perang bisa kita hidupi kita biayai dengan kemampuan ekonomi kita yang kedua saya setuju dengan Presiden Prabowo meningkatkan ketahanan energi dan ketahanan pangan karena itu kalau dalam keadaan genting dalam peperangan itu yang menentukan harus ditambah satu lagi ee persenjataan militer tuh ada yang sopicated tapi ada yang paysage munisi kemudian peralatan tempur yang bisa kita produksi di dalam negeri kita harus memiliki kekuatan yang lebih mandiri oke overall kemandirian ekonomi perlu terus ditingkatkan
dan resilience artinya menghadapi goncangan harus punya ketahanan ingat 2008-2009 tergoncang tapi kita punya e ketahanan yang tinggi akhirnya hanya setahun drop tahun berikutnya lagi tumbuh lebih tinggi lagi itu dari perspektif ee pertahanan dan perspektif ekonomi jika ee geopolitik terus seperti ini oh lebih buruk lagi
Indonesia harus siap oke nah sebagai dalam tanda kutip penganut ya penganut kebijakan politik luar negeri bebas aktif dan juga nonblok menurut seorang Bapak SBY ini Indonesia harus mengambil dan memainkan peran seperti apa utamanya dalam respons eh yang terjadi di Timur Tengah saat ini
ya begini ee banyak sekali keinginan saudara-saudara kita rakyat Indonesia tolong Indonesia mengambil peran yang signifikan tolong Indonesia ee betul-betul do something untuk membantu Palestina untuk mencegah ee membaranya peperangan di Timur Tengah apalagi tragedi kemanusiaan yang begitu tinggi saya senang dengan semangat itu dengan kepedulian itu dengan harapan itu tapi pada saat yang sama saya harus memberitahu kepada saudara-saudara saya rakyat Indonesia indonesia itu punya kemampuan
tapi cukup juga punya batas kemampuan karena pertama Timur Tengah itu bukan hanya soal Palestina
ya
tapi rivalitas konflik yang sudah mengakar dan ditambah dengan ee anatomi permusuhan yang baru yang lebih kompleks lebih rumit dan lebih ruwet dibandingkan dulu
kalau dulu kan namanya perang di Timur Tengah Israel lawan negara-negara Arab iya
tahun 48 tahun ‘7 tahun ‘3 seperti itu sekarang tidak
he
sudah sudah betul-betul berubah total anatomi konflik yang ada di ee Timur Tengah itu nah yang kedua meskipun it’s not our war tentu kita peduli
oleh karena itu diplomasi untuk berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat harus terus gigih indonesia di depan saya tahu sekarang juga di depan and I love it oleh karena itu paling banter kita diplomasi all out di PBB di organisasi kerja sama Islam di Timur Tengah sendiri atau forum yang lain seperti G20 di mana Indonesia menjadi anggota harus tidak boleh berhenti diplomasi kita untuk Palestina merdeka untuk kedamaian dan keamanan di Timur Tengah yang paling penting itu dan di masa damai kita selalu membantu Palestina misalkan untuk penguatan ee apa istilahnya itu governance mereka itu kita bantu cukup sering dulu yang begitu-begitu menurut saya dilanjutkan tetapi yang jelas two stage solution itulah yang menurut Indonesia realistik dan perlu kita perjuangkan kalau one state solution itu kan hanya satu negara misalnya Israel Palestina dikemanakan
ya
tapi juga ada yang setuju dengan one state tulusan hanya Palestina Israel mau dibuang ke mana begitu menurut saya kurang realistik saya termasuk yang mendukung penuh konsep A2 State Solution cuma kalau secara internal Palestina tidak kompak Hamas dan Fatah berbeda tempat berat demikian juga di Israel kalau garis kerasnya saya kira netan Yahud di situ itu yang lebih dominan enggak akan terjadi two stage luen nah kalau enggak terjadi apa ya saya terus terang ya mesti dipikirkan bareng-bareng tetapi for me kalau belum terwujud negara Palestina merdeka status seperti ini tidak buruk asalkan dijamin dilindungi
h
apa keamanan dan keselamatan bangsa Palestina di sana mungkin itu yang realistik dan mungkin itu yang bisa dilaksanakan sekarang ini sebelum terwujud betul berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat itu pandangan saya
baik Pak SB sebetulnya daftar pertanyaan saya sudah habis karena saya sudah menutup tab saya tetapi kalau kita berbicara soal konflik perang begitu kita berbicara soal pesan perdamaian ini menjadi suatu hal yang penting begitu saya membayangkan pesan perdamaian itu datang dari Indonesia dan di kesempatan kali ini karena saya sedang bersama dengan eh Presiden keenam Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudoyono bolehkah saya meminta pesan perdamaian itu disampaikan oleh Pak SBD kesempatan kali ini pak dengan senang hati saya kira bangsa-bangsa sedunia harus memiliki kesadaran yang tinggi bersatu bekerja sama untuk menghadapi musuh yang sebenar-benar musuh yang akan membikin nasib kita di bumi ini ee tidak aman apa itu perubahan iklim jadi kalau combating climate crisis ini tidak dilaksanakan karena semuanya senang geopolitik semuanya arahnya ke perang semuanya mengalokasikan sumber daya keuangannya untuk memodernisasi kekuatan pertahanan lantas siapa yang memikirkan untuk mencegah terjadinya kiamat eh memburuknya global warming dan climate eh climate crisis atau climate change itu yang pertama musuh yang lain adalah untuk justice di dunia ini masih banyak orang-orang yang miskin dan sangat miskin itulah adanya SDGs itulah adanya kerja sama untuk membuat ketimbangan berkurang dan kemiskinan sedunia berkurang dua itu menurut saya jauh lebih penting dibandingkan peperangan di masing-masing tempat tolonglah para pemimpin dunia terutama yang gemar perang turunkan egonya turunkan ambisinya ingatlah bahwa dunia yang damai akan selalu lebih baik dibandingkan dunia yang tidak damai yang terus-menerus ada konflik dan peperangan itu harapan pribadi saya dan mudah-mudahan dari bumi Indonesia ini seruan untuk itu bisa didengar oleh mereka-mereka yang sedang memimpin bangsa dan negaranya masing-masing
amin baik Presiden Kenam Republik Indonesia Bapak Susilo Babang Yudoyon terima kasih sudah meluangkan waktu sudah berdiskusi sudah menyampaikan bagaimana perspektifnya di kesempatan kali ini pak SBY sehat selalu thank you terima kasih terima kasih Pak juga begitu amin terima kasih Pak SBY dan saudara itu tadi diskusi kita di kesempatan kali ini liputan AMT talks membahas terkait dengan bagaimana dinamika konflik di Timur Tengah satu kata tadi atau satu hal tadi di ujung sekali disampaikan oleh Pak SB sangat penting bagaimana pentingnya bagaimana ee krusialnya para pemimpin negara-negara untuk bisa menahan diri menahan ego bukan untuk tampak lemah tapi untuk menciptakan kedamaian dunia dan menimbulkan kehidupan yang aman untuk masyarakatnya saya Reno Rexa pamit saudara sampai jumpa di lipat tanam Talks berikutnya
Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono menganalisis sejumlah hal di balik gencatan senjata Iran dan Israel. SBY juga turut menyinggung keputusan Putin dan Xi Jin Ping yang tidak masuk ke perang iran-Israel secara langsung seperti Trump. Selain itu SBY juga menyarankan sederet hal yang perlu dilakukan Presiden Prabowo dan jajarannya dalam menghadapi dinamika di Timur Tengah.
Follow WhatsApp Channel Liputan 6 SCTV untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029Va5j89g1yT2Bu5Eafo0Y
Simak berita lainnya di: https://www.youtube.com/channel/UC1QpnGo11epfexw1bIiTHTg/videos
Liputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.
Ikuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya.
Liputan 6 SCTV Official Instagram: https://www.instagram.com/liputan6.sctv/
Liputan 6 SCTV Official Tiktok: https://www.tiktok.com/@liputan6.sctv
Liputan 6 SCTV Official Facebook : https://www.facebook.com/Liputan6SCTV
SCTV Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/SCTV
SCTV Official Twitter: https://twitter.com/SCTV
#perangiranisrael #gencatansenjatairanisrael #perangtimurtengah #ceasefire