AAUUWW! Janji 19 JUTA Lapangan Kerja Dimana Ya? Penerimaan Pajak Turun Sampe E-Commerce Kena Pajak
selamat malam Aumia
selamat malam jumpa lagi di Midnight Live episode 44 ye masih dengan jambul saya yang tinggi ini iya buat seluruh Aumia yang beragama Islam saya dan tim Midnight Life mengucapkan selamat tahun baru Islam 1447 Hijriah semoga iman kita semua tambah kuat
betul dan dompet penonton juga semakin kuat amin
enggak sekarat
iya
yang pasti semoga koruptor cepat disikat
iya oke tunggu apa lagi kita langsung saja mulai inilah Midnight Live [Musik] berita pertama malam ini saya mau kasih informasi untuk para pencari cuan-cuan cuan yang masih berjuang mencari kerja
karena di negara ini cari kerja itu mirip kayak jomblo pengangguran nyari cinta di usia 40-an susah
iya
banyak saingan
iya ya mentok-mentok buka Tinder
iya
swipe kanan swipe kiri
iya
ganti foto pakai foto masa muda
iya
dipoles lagi fotonya pakai filter TikTok
iya
dan beraninya pacaran online
iya
giliran diajak nge-date banyak alasan iya i
sor ya hari ini aku udah ada janji kuda nilku minta diajak jalan sore bisa aja alasannya pelihara kudail iya jadi di tengah janji manis pemerintah yang katanya bakal ngasih 19 juta lapangan kerja buat rakyat Indonesia tapi di mana ya menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding malah blak-blakan nyuruh rakyat nyari kerja ke luar negeri [Musik] bukan omongan ngelantur tapi saran serius di depan mahasiswa dalam acara talk show dan peresmian Migrant Center di Undip
oh ya miriplah kayak seminar motivasi MLM iya mana semangatnya luar biasa
luar biasa kerja di luar negeri biasa di luar semangat semangat semangat
i
liburan dengan kapal pesiar ada di depan mata katanya di Jateng ada 1 juta pengangguran yang belum terserap maka segeralah berpikir ke luar negeri iya dan saat mahasiswa nanya kenapa enggak nyari solusi di dalam negeri
Pak Menteri malah bilang “Itu bukan wewenang saya.” Itu urusan Kemnaker [Musik] enggak cuma omongannya yang mirip seminar MLM tapi tanggung jawabnya juga multilevel ada tuh ya
tanggung jawab multilevel mirip driver ojol yang bilang “Maaf Bang saya cuma ngantar aja.”
Iya urusan kamu ditinggal nikah sama mantan itu bukan urusan saya bang bayar dulu Bang dan kalimat pamungkas Pak Menteri kerja ke luar negeri sekarang bukan alternatif tapi pilihan utama
udah kayak si Otong kaos utama
iya tapi belum pernah jadi perhatian utama yang penting kan kesayangan mertua
iya dan yang bikin publik makin jengkel Karding juga ngaku kalau jumlah pengangguran secara nasional tembus 70 juta orang waduh waduh
kalah tuh jumlah BTS Army di seluruh dunia yang masih sekitar 40 jutaan iya iya
nah pengangguran Indonesia tinggal bikin komunitas aja nganggur army armi anggota rakyat masih yakin
yakin ada 19 juta lapangan kerja
yakin bisa dapat panggilan kerja heeh tapi cuma yakin kejadian belum tentu padahal rakyat sudah percaya janji kampanye
yang waktu itu semangat banget ngomong soal 19 juta lapangan kerja di dalam negeri ingat ya 21 Januari 2024 lalu sempat dibilang kalau hilirisasi UMKM transisi energi hijau ekonomi kreatif jalan
bakal buka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan perempuan
betul
tapi sekarang lowongannya susah oh
yang nganggur puluhan jutauh dan yang dibuka malah agen TKI aduh waduh waduh
netizen langsung nyamber oh 19.8 kerja tuh maksudnya disuruh nyari sendiri saya pikir 198 kerja itu dibikin di sini ternyata lowongannya di luar negeri dan lucunya saat ada mahasiswa yang sempat protes soal 19 juta lapangan kerja di Blitar
malah dipiting pas pampres iya enggak cuma aspirasinya yang dibungkam tapi lehernya juga iya kalau kata polisi itu cuma dihalau
tapi kalau dilihat dari video yang viral
Heh kok malah mirip Drock lagi Smackdown if you smell I
di rock bottom padahal rakyat kita itu sempat bikin gerakan kabur aja dulu tapi dibilang enggak nasionalis sekarang ditagih kerjaan malah disuruh ke luar negeri
ini mah udah kayak disuruh ikut Squid Game dua kali iya cobaan mulu isinya enggak habis-habis iya iya iya
jangan salahkan rakyat yang menganggap kalau janji kampanye itu mirip mantan yang suka bilang aku serius kok sama kamu
iya
terus seminggu kemudian nikah sama yang punya mobil sport nikah sama Calek kayaknya tuh sementara rakyat yang belum dapat kerja masih stay di rumah nganggur
nungguin hilirisasi yang katanya mau nyerap tenaga kerja
padahal nyerap kesabaran warga ingat rakyat enggak minta banyak enggak minta digaji tinggi kayak pejabat enggak minta fasilitas mewah rakyat cuma minta bisa kerja layak di negeri sendiri tanpa harus ngemis visa tapi kalau tiap krisis pengangguran solusinya nyuruh rakyat pergi
Heeh
maka yang harusnya pindah itu bukan rakyat heeh
tapi mereka yang gagal kasih kerja harusnya minggat [Tepuk tangan] oke kita lanjut lagi ke berita selanjutnya kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak sampai akhir Mei 2025 cuma 683,26 triliun atau setara 31,2% dari target dan kalau dibandingkan dengan tahun lalu angka ini turun 10,13% secara tahunan aduh
jadi minggu lalu dalam konferensi pers APBN kita yang kita enggak pernah tahu uangnya di mana
Iya menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa penerimaan negara totalnya Rp995,3 triliun dan baru 33,1% dari target APBN 2025 coba kita dengar laporannya berikut ini apatan negara kita sampai akhir Mei mencapai Rp995,3 triliun ini artinya kita sudah mengumpulkan 33,1% dari target pendapatan tahun ini pajak dalam hal ini terkumpul Rp683,3 triliun atau Rp31,2% dari target tahun 2025 bea dan cukai dalam hak ini mengumpulkan Rp12,9 triliun atau 40,7% dari target tahun ini ini cukup bagus dari sisi pencapaian persentase terhadap target PNBP kita R8,7 triliun dalam hal ini adalah 36,7% dari APBN kita
ya dan defisit di Mei 2025 sudah Rp21 triliun atau setara 0,09% terhadap PDB
busri bilang masih kecil dari target defisit 616 triliun i ya memang kecil tapi ini mirip logika masih mending
kayak ada teman kalian yang cerita jatuh dari tangga
iya bukannya sedih atau prihatin malah bilang “Masih mending lu jatuh dari tangga lah gua dulu jatuh dari Monas.” [Tepuk tangan] Janganlah defisit dianggap normal padahal ini lonceng peringatan bahwa penerimaan negara lagi sesak nafas
iya kalau pajak segitu-gitunya pembangunan mau ngandalin apa lagi
iya
mau ngutang lagi
iya
atau mau naikin pajak lagi
iya jangan sampai nafas juga kena pajak
iya [Tepuk tangan] baik kita lanjut lagi ya
lanjut nah karena pajak turun pedagang online harus siap-siap kalau selama ini yang ditakutin cuma customer yang enggak transfer-transfer sebentar lagi bakal ditakutin negara yang ikutan nagi-nagi
oh
jadi Kementerian Keuangan sudah nyiapin rencana baru pedagang di e-commerce bakal kena pajak yang dagang bawang putih daging sapi sampai aroma terapi kena sapu rata pokoknya
iya
mengutip routers pajak yang dikenakan 0,5% dari Omet pedagang yang sudah jualan R500 juta sampai Rp4,8 miliar
oh
jualan online apaan tuh Om Z segitu ya
jual tuyul dan yang disuruh nagi bukan petugas pajak tapi platform e-commerce-nya langsung jadi kalau kemarin kena ongkir sekarang kena ongpah i
ongkos pajak
ipah
kalau angpa beda lagi itu penonton yang ngarep ngarep angpow
angpu
alasannya mau menyamakan perlakuan antara tokoh online dan tokoh fisik i
iya benar biar adil semua dikenain pajak
iya
dan aturan ini sebenarnya mau diterbitin dari 2018
oh tapi ditunda karena penolakannya keras
w iya
mungkin negara nunggu momen pas
iya iya iya
nunggu rakyat yang capek
heeh baru diketok
heeh
biar enggak ada yang nolak
heeh
cuma bisa ngedumel ya kayak kita-kita ini enggak cuma kaos sama senter yang dicari di keranjang kuning
pajak dicari sampai ke keranjang belanja iya iya iya
cek keranjang kuningnya Kakak ada promo pajak [Tepuk tangan] kita masih punya berita lagi ya
iya belum kelar ngumpulin pajak dari luar sudah diprediksi bakal tekor
oh
bank Dunia bilang penerimaan pajak Indonesia di 2025 bisa-bisa turun lagi
katanya sih baru naik lagi tahun 2026 atau 2027 ya mirip gebetan toxic
heeh
janjinya manis
heeh tapi tiap anniversary cuma bikin nangis [Musik] belum lagi zaman sekarang ada monsery ada daysery bisa jadi ada minute versery sayang kita sudah jadian 127 menit loh sekarang sudah lewat 10 detik nih rasio pajak ke PDB diprediksi cuma 9,9% dari tahun lalu yang masih 10,1%
iya rasio pajak turun level stres pemerintah naik jadi dalam laporan Indonesia Economic Prosp Juni 2025 Bank Dunia kasih rapor merah
katanya rasio pajak turun terus dari tahun 2022 aduh
merosot terus
kayak main rank Mobile Legends iya
bareng bocil jam 2 pagi niatnya push rank dari Legend sampai Mythic
lanjut sampai siang
malah turun ke Epic penyebabnya gabungan ya gabungan antara faktor sementara dan faktor struktural yang enggak tahu kenapa sampai sekarang enggak beres-beres
aduh
contohnya kortex heeh niatnya mau modern tapi kayak nungguin postingan light post teman pas lagi liburan liburannya kayaknya udah setahun lalu baru diposting sekarang ngindarin siapa sih iya iya iya iya belum lagi tarif baru PPH pribadi yang bikin rakyat kelebihan bayar di 2024 terus dapat refund di 2025
iya
udah kayak orang beli barang online
dan harga komoditas turun daya beli rakyat ng-edrop he
terus batalnya PPN 12% yang juga bikin negara kehilangan potensi pemasukan kas negara sementara itu Deviden BUMN enggak masuk lagi ke kas negara karena dialihkan ke Danantara
yang sampai sekarang masih bikin rakyat bingung ini badan investasi apa celengan rahasia wo
MetroTV,
AAUUWW! Janji 19 JUTA Lapangan Kerja Dimana Ya? Penerimaan Pajak Turun Sampe E-Commerce Kena Pajak
#MeetNiteLive #ValentinusResa #SocialMedia #Trending #Viral #OtonkSetiabudi
#LapanganKerja #Gibran #SriMulyani #OlShop #Pajak #Pengangguran #ECommerce #Loker #SriMulyani #Pengangguran #Ekonomi
———————————————————————–
Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini!
Website: https://www.metrotvnews.com/
Facebook: https://www.facebook.com/metrotv/
Instagram: https://www.instagram.com/metrotv/
Twitter: https://twitter.com/metro_tv
TikTok: https://www.tiktok.com/@metro_tv
Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/