Rekan Agam, si Otol Ceritakan Ngerinya Medan Evakuasi Juliana di Rinjani, Lengah Dikit Pindah Alam

[Musik] proses evakuasi jasad pendaki asal Brazil Yuliana Marins yang jatuh di Gunung Rinjani pada Sabtu 21 Juni 2025 berlangsung dramatis Tim membutuhkan waktu 5 hari 4 malam untuk mencari korban di tebing Gunung Rinjani sedalam 600 m [Musik] Juliana Marins pada akhirnya berhasil diangkat namun dalam kondisi meninggal dunia Proses evakuasi Juliana Marins tidak hanya dramatis dan menantang tapi juga diwarnai pro kontra selama proses evakuasi Tim SAR gabungan dari unsur Basarnas relawan polisi dan TNI bekerja di bawah tekanan Selain berpacu dengan waktu medan yang berbahaya mereka juga mendapat sorotan dunia internasional [Musik] Seandainya korban tidak bergerak malam itu saya temukan posisinya itu tidak memungkinkan kan di tebing kan
Iya kiri kanan tebing
Karena memang kan orang-orang terlalu banyak menonton e film Jadinya ini yang paling
paling sulitlah
sulit [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi
tribuners Sekarang saya berada di kantor unitar Lombok Timur bersama salah seorang superhero kita Bang Samsul Fadli
Siap
Asalamualaikum Bang
Waalaikumsalam warahmatullah
Terima kasih Akhirnya kita bisa ketemu
Siap Setelah drama penyela evakuasi ya Evakuasi
ee pendaki di Gunung Renjani kemarin dari asal Brazil Juliana Marin yang sempat
jadi sorotan dunia Bang Ya I
Dan gimana kabar Bang sudah sehat sekarang
alhamdulillah sehat aman
Tapi Abang sekarang jadi ini banyak saya lihat sesi wawancara di mana-mana sekarang Bang
Jadi artis dadakan
Artis dadakan ya Biasanya setiap ada kasus di Rinjani jarang sekali ya seperti ini ya Gak pernah Ini paling heboh ini
Gak pernah Ini paling heboh ya Oh iya Jadi karena memang kasusnya ini agak berbeda Kami juga di media tidak menyangka akan jadi benar-benar jadi sorotan dunia
dan penduduk Brazil begitu atensi khusus
ee untuk kasus ini ya kemarin dan
dan salah satu peristiwa yang ee menjadi sorotan kita bagaimana teman-teman di tim sar ggabungan saat melakukan proses evakuasi dan banyak sekali kontroversi kemarin Mbak I Bangsul Fadli ya
Siap Bang
Ee jadi saya pengin tanya banyak hal ke Bang Samsul hari ini Akhirnya saya bisa ketemu ya
Siap
Ee tapi sebelum itu saya pengin cerita dari awal dulu dari Bang Samsul bagaimana proses dari awal sampai akhir ee evakuasi berhasil dilakukan gitu kan Mas bisa diceritakan itu ee bagaimana ee kronologisnya dari awal
iya Kita ee menerima informasi dari Taman Nasional Gunung Ringani bahwa telah terjadi laka jatuh di tebing
ee
Juliana Marin saya jauh ee terperosok jauh 150 m sampai 200 informasi
sampai 200 ya Itu hari Jumat hari Sabtu Sabtu
Sabtu jam kita menerima informasi jam 09.00
Jam 09.00 malam
Jam 09.00 pagi
Pagi
pagi ya Kejadiannya kan ee jam kalau jam Jam 5 Katanya kurang
ya antara itu Terus kita ee nyampai informasinya jam dihubungi sama pihak Taman Nasional jam 09.00 kita persiapan peralatan
persiapan
e kita berangkat bersama tim e menuju ee Sembalun Resort Taman Nasional Gunung Renjani Kita sampai di sana jam 11.00 kita koordinasi dengan Kepala Resort dan ee tim-tim yang sudah berada di sana Ee setelah itu ee ee tim sudah bergerak tim pertama sudah bergerak dari Taman Nasional Porter Guide sudah membawa satu set peralatan PTK Rescue
He
Nah sisanya kita yang sisa sisa peralatan kita yang bawa Iya Iya
Ah kita dirop sampai Bukit Tiga Sampai sana kita jalan Dari Bukit 3 kita jalan jam 12.00 Kalau gak salah itu kita sampai di TKP saya jam 18.30 Nah sementara menunggu tim yang lain datang ee saya cek kondisi gitu apa Nah setelah ee semua kumpul tim ee saya kita briefing chat ada yang setelah itu bikin angkor tambatan untuk turun
Jam jam berapa tadi Bang sudah sore malam sudah magrib 18.30 ya Yang magrib e saya salat magrib di punggungan
Nah setelah itu salat is selesai salat isya saya langsung turun ke posisi ee terakhir ee terlihat korban dari putu dan podrone Iya Iya I
saya turun ee jam ee 19 berapa 19.30 30 atau 19 atau jam berapa sekitar
turun ke sana sampai di bawah sebelum sampai titik itu saya menemukan tracking pool-nya dulu tracking pool terus saya temukan senternya ee terus terus turun e sampai di titik ee foto video terakhir saya tidak menemukan korban
korban
saya Panggil teriak panggil tidak ada
Heeh
Eh sahutan terus senter Saya senter e
itu sendiri ya
sendiri sendiri Malam itu kenapa saya turun malam itu langsung karena kondisi koran Mas masih hidup
Iya Ya dikabarkan masih hidup ya Hidup masih hidup kan e di pintu kutup ya Nah setelah sampai sana tidak ada ah saya kontak ke atas ini korban tidak ada Tidak ada
Iya ee saya memutuskan malam itu berpling cam Playing cam di sana Saya cari posisi ee aman posisi aman dulu Setelah aman sekap hari atas saya ee ee bermalam di bawah playing cam Besok pagi saya akan lanjutkan pencarian Playing cam itu kan berarti tidur bergelantungan gitu ya
Iya gitu ya Di sana cari positif Saya ikat amankan diri Sudah aman saya tidur sendiri Saya hanya pakai jaket sama celan Gak nak saya nak tidak bawa membawa sleeping bed kan karena
ee ee karena saya kira
saya ee korban hari itu ada e biar akan cepat kita anu kan kita angkat gitu Ee akhirnya teruskan tidur ee playing cam di sana sampai pagi saya coba cek lagi Tidak ada
tidak ada
Tidak ada Akhirnya saya titik 200 m itu ya
Iya 200 sampai 300 m kan tidak ada Ee saya putuskan kembali naik ke atas Minggu pagi kan
Jam berapa itu jam
0.00 saya naik ke atas naik Iya Pagi sampai di atas
na
ee kita koordinasi lagi sama teman-teman e tidak ada Nah kebetulan ee pas ee udah baru selesai istirah sebentar turun pendaki dari Puncak Mbak Juke Mbak e YouTuber itu
dia bawa drone kan dia menawarkan
ee Mbak Purki Mbak Purki ya Mbak Purki
Dia menawarkan Bang bisa enggak saya bantu cari pakai drone alhamdulillah siap Terima kasih Bantu cari pakai drone entar ya dicari sampai ujung tebing tidak ada kosong kan ee terus turuni ee tebing tidak ada ee pencarian memang sebenarnya karena baterai baterai sisa hanya sisa kan sisa sisa akirnya akhirnya sudah habis dia gak tidak bawa baterai cadangan
iya iya
balik bang mohon maaf oh gak apa-apa entar nih drone lagi datang nih udah udah udah udah dekat Iya Iya
E tidak ada Keka hari itu kita istirahat dulu kan karena sudah ee tidak ada menunggu datang drone tapi cuaca
hm berkabut
Iya Iya
E tidak bisa menerbangkan dron hari itu
pagi ya Pagi itu
ee ee jam ee sekitar jam si anu sudah siang sampai
sampai sore itu sudah ee berkabut tidak ada dapat Nah akhirnya hari Ming hari Senin baru pagi ee terbangkan lagi drone cari e ketemu posisinya
Hm H
posisinya ketemu di sana di kedalaman
e di keda ee di belum kita tahu dulu kan ee itu di ee di sana sudah lengkap tim di sana ada dari Basarnas dari Brimop dari ee Unit Rombok Timur BPBD Damkar MAC terus Porter Guide kan ee kan ada yang bisa mengukur
Heeh mengukur jarak gitu kan
dari Brimop sama dari Basanas kan dia belajar kalau kita ya relawan gak tahuah diukur disejajarkan dulu sejajarkan posisi tempat kita itu ter sama pas pos ya ee korban
oke
h
terus nah kebutuhan ee
tali
tali berapa kan gitu kan itu
nah kebutuhan tali berapa apa ininya berapa turun dulu dua dua resquare dari Basarnas
Heeh
Bang Kapit ini dan Bang Jarqoi mencoba tapi tidak bisa karena ee apa namanya ee ee hanya kita membawa tali itu masih 400 m
400 m
400 m Nah di sana balik lagi karena kurang kan Nah kita minta drop ee ke atas itu hasil hitungannya itu 900 m Hasil hitungan ee drone ee drone itu Oh kita
posisi korban berarti ini 900 m kita berarti kita butuh tali sekitar 1.200 lah sama backup-nya kita informasi dari bawah ee di drop ee tali hari ee hari itu juga hari Senin
He
E kita kembali dulu kembali ke Pelawangan
Heeh
Kembali ke Pelawangan Nah malam itu datang ee tambahan personil juga Bang Agam
Heeh Bang Dio gitu dan ee teman-teman dari Basarnas tambahan datang
Heeh ya kita koordinasi ya begini apa untuk persiapan kita yang besok itu
Oke
Ee pagi kita berangkat naik lagi ke ee TKP kan angkat dengan membawa peralatan yang sudah e setelah itu setelah lengkap ee kita turun sekitar sianglah itu siang turun sampai
hari apa itu
hari Selasa hari Selasa
ya Terus turun ee di sana kita di posisi 400 itu
kita membuat angkor lagi
Angkar lagi
A kita bor kita bawa bor bawa
ee dan
pakai ini Bang
Ee iya dengan peralatan-peralatan ee ada lebih lengkap ada juga peralatan Heeh I
Eeah itu yang
itu berarti di posisinya waktu itu ee dari yang tadi 100
400
400 ee 400 di sana kita bikin angkor lagi
Angkor lagi
angkor lagi untuk turun ke menjangku ee korban Setelah itu kita turun ke ee
Heeh
sana kan kita sudah ee siapkan tali persiapan 600 m
Iya Iya Jadinya dengan tali di atas itu 400 m tambah tali yang kita bawa e 600 jadi 1000 dia kan
turun
Iya iya
Nah turun ternyata posisinya 200 m dari ujung ujung tebing itu Nah tuh
pasti belum nyampai talinya
Ee capek kan kita bawa 600 m
Ya Allah Nah di sana kita bikin di pas posisi terakhir tebing ujung tebing itu kita bikin angkor dari sana kita ee repling lagi
Cuma 200
Nah ya cuma 200 Ternyata posisinya 600 m lah dari ee posisi punggungan sampai di anu 600 m Yang pertama turun ke menjangk ee sampai korban itu Bang Kapit dari Pasar Heeh
Terus kedua Bang Tio Ketiga saya
terus keempat Bang Agam
Heeh
Setelah itu kita amankan diri dulu Kita amankan
karena apa ee posisi di sana itu batu lepas kan
Iya Iya
Batu lepas
Nah kita amankan diri Ee korban memang kita lihat e cek korban sudah aman Kita saya sampai sana jam .00 lebih itu dalam
itu itu ee ketemu langsung jasadnya itu hari apa Bang
hari Selasa
Hari Selasa ketemu hari Senin dulu pakai drone
Hari Senin pakai drone sudah ketemu titiknya titiknya
langsung fisik ketemu itu hari Selasa
Hari Selasa ee itu kondisi di kedalaman 600 m berarti ya itu kondisi
ee korban itu seperti apa Bang
ee kondisinya sudah di ee anu di batu di atas ee nyangkut di batu Hm
Kalau los lagi itu udah 300 m lagi
Oh masih ada lagi
Iya itu
masih
berarti dia nyangkut gitu ya Jadi saya kira itu sudah paling bawah Masih masih bawah hitungannya sekitar tinggal 700 m baru kita sampai di posisi Gunung Baru dah itu
Oh berarti masih jauh berarti berarti ini masih nyangkutlah istilahnya
Nyangkut ya Nyangkut di batu Untung masih nyangkut Kalau udah ke bawah lagi udah kalau nyampai ke bawah itu
susah lagi itu mahal
gak bisa diangkut atau susah
ya susah menjangkunya kan lagi itu susah menjangkana kondisi di sana banyak bantuan lepas
bantuan lepasnya banyak Ah bicara soal itu Bang Kondisi ee tebingan itu ada pasir kan yang vulkanik aktif kan Kemudian batunya itu
kadang kan kalau dia digambar nih yang netizen yang terhormat kan
melihat ah itu cuman 200 m dekat sekali kelihatannya kan misalnya Nah Nah apalagi yang nonton tidak paham di alam misalnya kan Nah maksudnya kondisi kontur tebingan itu seperti apa Bang
ee bantu pasirnya itu kayak gimana karakternya
pasir pasir pasirannya kan pasir-pasir lepas itu kita p tergerus dia gitu kan ke puncak
Heeh Terus tergerus dia gitu terus ada batuanya juga yang anu lepas gitu Itu yang menyebabkan kita harus berhati-hati kan Bahaya
Terus kondisi di sana juga kan berkabut He
banyakan berkabutnya cerah sebentar berkabut nanti
jarak pandang
itu yang 3 m nanti dapat 5 m dapat 10 m gitu
habis itu kabut ya kabut terus gerimis
gerimis nah berarti itu yang membuat medannya sangat berbahaya Bang ya
iya
di kalau di karena banyak ee batuan lepasnya juga ya batuan apakah batu itu setiap waktu ada yang menggelinding Iya sih kan bergeser tali itu udah geser kan kena dia kena batu sebesar apa ya dari kecil sampai besar kan ada itu teman dari e basana hampir kena itu kena untung aja cepat menghindar batu
oh gitu makanya setiap kita anu kan teman-teman bawa hati terus teriak jatuh sudah siapkan itu harus persiapan mana cerita yang yang perpas bahaya Ya itu pas berkabut paduh jatuh cara jadi menduga-duga ya
Iya Aduh jarak pandang kita nih mana kita dengar tu yang juga dialami kemarin
Iya
Oh jadi pas berkabut malam itu ya Jadi ketika geser tali bergerak itu gitu
Tapi ada yang kena Bang Ee kalau yang kecil-kecil ya kena sih yang kecil-kecil yang besar-besar alhamdulill ya segini gini
ini
gini tapi kalau biar kecil kan tapi jatuhnya ada kan ya sakit dia
yang kita biasa aja kalauangannya yang kecil gini yang lebih kecil aja sakit
apalagi gunung
iya untung kita pakai step kan pak helm sana semuanya lengkap sudah peralatan tapi udah wajah sudahungi semua Ya
Abang sempat kena apa aja itu Bang
ee kena batu
kena yang bagian apa
ee ya di tangan e sempat luka sedikit kan tangan sama di dengkul pasti kena ya karena kita bisa menghindar ya yang kecil-kecil
Iya
Tapi enggak ada yang sampai terluka parah Tapi dirilis itu saya lihat ada yang sempat terluka gitu
Ee tempat lecet sedikit aja Nah biasaah namanya itu biasa ya H itu yang membuat prosesnya lama atau memang apa Bang kamu
karena posisinya yang membuat kita lama jauh juga Nah terus medannya kan bantuannya ya kita itu berhati-hatilah gitu
Ee keselamatan yang lebih utama kan
Korban tetap korban kan
Iya
Seberapa persen Abang misal ketika turun kemarin tuh ya berdoa kembali dengan selamat misal gitu ya
E pokoknya kita yakin saja Insyaallah Nah
kita berniatkan ini kerjaan baik ya Insyaallah dah kita di kita
dengan peralatan yang kita punya kita yakin aman sempat kemarin pas turun itu ee merasa ini apa istilahnya akan sangat sulit dan tidak mungkin untuk ditemukan itu kalau di ee sulit tapi ee tidak mungkinnya tidak e tidak
sulit dengan pasti ada jalan jalan kan
iya
ada jalan pas kalau kita susuri pasti ada oh ini tempat kita membuat angkor lagi untuk pengamankan kita bagaimana pokoknya gimana supaya kita aman ya kan yang lebih safety yang utama kan itu
makanya tim solid alhamdulillah tim bekerja luar biasa
he
kita sukses mengevakuasi
nah tim-tim ini kan dari orang yang
banyak iya dari Pasar dari
bukan jadi satu tim k
kita jadi satu tim it
iya tim maksudnya tidak sebelumnya tidak apa istilahnya apakah sebelumnya sudah apa jadi
sering ketemu
sering ketemu
iya sering ketemu di medan medan-medan yang begini di tempat-tempat evakuasi
Tapi hari itu baru apa istilahnya ee tidak menjadi satu unit ini berangkat ke situ ada pasukan khususkah apa istilahnya
ee kan karena kita ya udah begitu bukan pasukan sering kita lakukan ya
Iya iya
iya Kita ee di sana kerja tim
kan gak semua orang boleh bisa turun kan ya ya kan ee kita yang turun tuh yang agak kecil-kecil juga jangan terlalu besar nanti pas nariknya kan kita lihat e yang oh ini posis kecil ee punya kemampuan
ya setelah ketemukan e di bawah proses untuk menemukan juga lumayan
ee ekstra kemudian medan yang cukup berbahaya juga tapi yang menjadi PR sekarang itu ketika sudah menemukan dan
angkat ke atas nah itu kan jadi sorotan kan juga kan
kenapa Kenapa enggak pakai helikopter biar tinggal cepat terbang angkut langsung selesai gitu Kemudian coba tapi sebelum jawab soal helikopter ini gimana ee proses pengangkatan itu Bang ee prosesnya ee pas malam itu ee malam rebuh atau
malam iya rebuh rebuh sore sore yang pertama itu e bang kapit sampai itu jam 6 atau eh kita genapkan aja jam .00 terus saya jam
ee terus Bang Tio saya pokoknya saya itu sampai sana itu magrib dah
jam .00 lebih
Iya iya Bang Agam itu jam .00 sampai di posisi korban Setelah itu kita amankan dili dulu kan amankan bikin anu di ee kita bor e bikin hangar pasang kostil amankan diri dulu cek terus ee korban aman e kita putuskan besok pagi
e kita packing
playing cam dulu ber
iya kita playing cam di sana dulu berempat besok pagi kita ee packing korban
i ya itu yang videonya beredar itu direkam sama
Bang Kapit Bang Kapit Bang Kapit ya Bang Kapit yang ngerekam kita direkam Bang bertiga
Iya iya iya
Bang anu Bang Kapit yang yang dari PasarNAS Iya dia yang ngerekam kita Kita
ya ada Bang saya tidur di sampingnya Bang Agama itu ya Iya iyaat Nah terus berarti itu posisinya itu batu-batu itu Bang
Batu batu-batu
Nah itu enggak jatuh itu
Nah makanya kita posisikan sudah aman itu tempat kita tidur juga tuh batuan-batuan lepas banyak di dekat itu Makanya kita bikin tempat
ee angkor yang bagus cari batu yang besar yang kokoh itu di anu
di sana kita buat apa
itu di menggelantung atau gimana
iya kita kostil kita ee ee ikat ke
he
sama-sama saling anu dah ee saling kil kaitkaitkan gitu
Iya Iya Lah itu bercanda dulu kita esoklah rencana
pas malam bagaimana Bang Rasnya kalau posisi jenazah berarti di situ juga
eh di situ 3 m di jarak kita
di bawah
nah kita agak di atasnya di posisi anu di bawah di 3 m car j caranya
nah yang belum ter pernah diekspos sebenarnya ketika bermalam ada playing cam di situ kan sampai menunggu besok pagi kan
nah berarti apa yang dilakukan Bukan ketika tidur itu benar istirahat ngobrol ke di sana
ah ngobrol sebentar mencoba untuk istirahat nyenyak tapi kan tidak bisa
Tidak bisa
Iya Karena posisi ee kita kan
pegang HP kah nelepon
gak bisa gak ada sinyal
Gak ada sinyalnya Tidak ada sinyal di sana Terus akhirnya kita berdoa supaya cepat pagi saja supaya cepat kita cepat cepat kita pulang kan gitu Ini gak cemas nanti batu melayang tiba-tiba jatuh
Eh makanya alhamdulillah kita udah posisinya aman betul gitu Tempat kita itu posisi aman betul
Udah kita
ee kita amankan diri dulu Kita yang
sebagai penyelamat harus selamat dulu ya
Iya Karena terus terang ee ya mungkin bagi para petualang atau pendaki atau yang SAR sudah terbiasa playing cam itu ya Tapi ternyata kami banyak bertanya gimana cara bikin kemudian itu kemiringannya itu berapa derajat sekitar curam atau
curam
70 apa berapa dia sekitar
oh gini tadi bukan yang
bukan gini agak beginilah 9
bisa bisa rebahan lah ya
iya bisa i
ada tempat bagus di sana bisa
oke
bisa anu rebahan sip nah setelah pagi proses ngangkatnya ada kendala waktu itu
ee ee setelah pagi kita packing dulu
kita masukkan kantong mayat kita masukkan ke stretcher tandu yang itu
Ee setelah itu saya ber tiga naik dulu ke ee agak atas di ee dekat ee dinding dinding tebing
Nah kita naik bertiga ee terus Bang Agam mendampingi korban
Nah kita tarik terus dulu sampai menempel di Heeh ee ee dinding tebing Nah setelah itu kan kenapa ee harus di korban didampingi entar kalau ada tempatnya nyangkut batu nah diangkat Nah gitu diangkatnya terus kita atas Heeh
Berarti beban yang bawah juga dihitung juga jenazah sama ini
Itu prosesnya paling sulit kah atau dari semua proses semua perasaan yang saya ikuti di Rinjani ini yang palingpinglah Pernah kan Israel saya pertama menjangu korban masih kelihatan itu
masih kelihatan itu i
eh 180 terus belum yang di Torean belum yang di punggungan juga yang
dari Jakarta Iya
Terus di Senaru yang dari Surabaya yang lokal yang dari Mas Bage di Jaro Selatan di gua susu yang dari orang lokal juga banyaklah
Ini yang paling
ini yang paling sulitlah sulit
karena posisinya posisinya di
punggung kemudian langsung ke
Iya posisi 600 ee meter
berarti untuk ngangkat itu berapa jam
6 jam sampai punggungan
6 jam sampai punggungan Ee setelah ee pertama udah nempel di ee diding kita naik bertiga Naik dulu bertiga membantu
ya tiga tim tiga di atas ada Gunawan sana ada
Sopil sama ada Randi Pauzan
Nah itu yang dari Damkar dan Unit Saromba Timur Nah dia yang kita bantu Ah narik Bang Tio dulu naik ee naik dulu duluan terus Bang Kapit terus saya naik ee naik ketiga E yang kedua nyampai di tempat teman yang tiga ini saya di terasan ee terasan satu du terasan ketiga di terasan ketiga dari bawah
Iya Iya di sana saya bantu Nah setelah sampai di terasan kedua eh saya naik membantu ee teman ee yang lima
Akhirnya dari sana kita tarik bank ee Agam bersama korban
Itu yang terlihat di video-video yang beredar itu
Nah itu memang butuh sangat ekstra ya I 6 jam untuk ngangkatnya
dari pagi jam
ee pagi jam
8 pagi sampai 9 10 11 12 i sampai jamah
jam adinya memang medannya sangat sangat sulit Bang ya
Ee
pertanyaan yang tadi itu yang dari awal sejak gembar-gembor itu kenapa enggak cepat diangkut kan masih hidup tinggal bawain kirim helikopter yang angkut bahkan dua helikopter diediakan oleh gubernur nah posisinya itu tidak memungkinkan kan teb di tebing kan
iya
kiri kanan tebing karena memang kan orang-orang terlalu banyak menonton ee film jarinya nah itulah
kan dia entar kalau dia mendekat posisi keduang habis dia sama
betul yang yang ber ee habis jatuh dong batu yang dari atas menimpa helingnya kan gitu
Iya Iya Iya
Terus posisi cuaca juga berkabut Hanya sebentar terang tunggu
berdatang kabutnya
Hmm I
kabut yang jarak
ya artinya bebaduan itu cekung gitu ya posisinya cekung
Iya posisi cekung di tebingkan kiri kanan itu
posisi kita jadinya gak bisa Tidak bisa
Tidak bisa Say itu pasir juga kan
Iya pasir
Kan kalau ada helikopter itu kan kencang gitu
Kalau masuk malah justru bisa ini ya
Iya Bahaya itu bunuh diri kan gitu Bahaya bunuh diri Iya iya ya Itu memang sudah sering dijelaskan medannya sulit Tetap aja kenapa
dianggap kurang canggih itu selain helikopter hanya itu jalan satu-satunya satu-satunya itu
tidak ada cara lain ada cara dan kalau segara anak masih jauh lagi kan
ya masih itu andainya di posisinya lapang ya bisa helikopter itu ya
bisa ini ini memang sangat-sangat sulit yait
oke
Bang berarti tadi memang butuh 3 sampai 4 hari ya
ee emp 4 malam 5 hari 4 malam
5 hari 4 malam
itu lumayan banyak dan itu yang membuat ini juga menjadi heboh gitu kan Bang
iya Ee kok lama sekali
iya Seandainya korban tidak bergerak malam itu saya temukan
Hm Malam itu saya ketemukan karena ya korban melakukan pergerakan kan
He melakukan pergerakan
Apa waktu itu masih hidup dia
pingsan kemudian terguling atau dia jalan atau ada bagaimana kemungkinan kung dia jalan karena posisi video itu kan dia terus bergerak kan kemungkinan dia
ee mencari tempat berlindung yang padahal di sana kan di dekatnya itu ada di dekat tebing itu ada cerukan di sana juga aman tempatnya berlindung sama di posisinya itu aman udah agak ee anu sana ee ada batu batu
ada batu setelah itu terguling lagi Itu yang membuat
kemungkinan dia
jauh sekali itu Bang Ya
kemungkinan berjalan untuk karena dilihat kan Gunung Baru kan dekat itu mungkin dia mencari jalan untuk turun menjangkau ke sana mungkin
Tapi W posisinya di situ kelihatan dekat kelihatan dekat Oh dekat kan itu dekat itu J
Apalagi yang kita lihat dari video dekat sekali
Oh dekat kan lah rupanya jauh
Iya iya
Terus jalan ke sana kan tidak ada
Heeh survive orang kan beda-beda
Iya sih kalau yang dulu ada Irlandia Irlandia itu
dia diam di sana
pas di posisinya baru diam dia menunggu
tim datang ya kebetulan kita juga itu melakukan evakuasi yang dari Jakarta itu
Iya iya yang jatuh
cepat ya Heeh
Dan memang ya ini yang perlu Tribunas dijelaskan sedetail-detailnya ya Memang tidak mudah melakukan posisi Gunung Renjani
iya
ee pasir dengan bebatuan yang
posisinya itu juga sangat tidak memungkinkan untuk helikopter kan Iya
Alhamdulillah respon semua masyarakat dan pemerintah luar biasa terhadap kami tim evakuasi Kami berterima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang telah memberikan kami doa dan dukungan hingga proses evakuasi berjalan lancar Kritik membangun untuk kami untuk terus-terus berbenah
Nah Bang ee tidak hanya Abang kan yang di situ
Iya banyak kita tim banyak
dan apa namanya ada yang viral juga setelah itu Mas Agam Oh iya itu teman-teman sendiri itu gimana tuh Bang ee chemistrinya Kemudian kalau di lapangan bagus kita misteri kita bagus
Saya sering
ee ee sama dia berapa kali evakuasi itu Israel ee sebelum itu juga dari Padang itu Mbak apa Mbak Ika apa namanya pegawai pajak itu
Terus Israel terus yang dari Jakarta terus yang dari Malaysia
Heeh Heeh Nah karena dia ee apa namanya banyak dikenal mungkin Makanya dia viral kan Bang
Iya Iya iya Nah ee bahkan sampai ada sumbangan 1 1,3 miliar
Nah itu
itu donasi itu
kita tidak ya tidak ee tidak itu a urusan masa-masa yang itu kan tidak Nah ini yang air ini berkembang kan
isu liar kan di
netizen itu Nah
tapi Bang yang apa yang ingin Abang ingin sampaikan dalam proses evakuasi yang sangat dramatis yang mata abang tadi yang paling berat yang pernah ditangani bagi masyarakat ini dengan isu tadi itu ee kira-kira apa pesan yang ingin disampaikan ee pesannya sih kalau mendaki gunung ya
siapkan mental fisik fisik dulu kan mentalnya Terus ee seandainya kondisinya tidak memungkinkan saat kita istirahat atau kembali
Iya Iya Utamakan keselamatan
Iya Iya
Jangan paksakan dirilah Gunung Rinjani tidak akan pernah pindah Iya iya iya Ketika gak mampu stop dulu Stop balik saja nanti balik lagi gitu Iya iya iya Dan memang kalau boleh tahu bisa dijelaskan enggak ke Tribunas karakter Gunung Rinjaan ini kalau pendakian
ee ee Rinjan itu kan dari ada bebatuan ada pasir ada tanah ya lengkap karakter ee rinjan itu ya danunya pokoknya gunung terindah gunung paling ee banyak juga memakan korban kan gitu Heeh Eh itu setelah kita baru turun kan ada juga yang Malaysia yang tergelincir di di anu itu kan itu makanya harus berhati-hati ya kalau ee banyak tempat-tempat licin soalnya kan banyak licin di sana ya banyak ee jarinya harus tetap berhati-hati ya jangan paksakan diri
di balik keindahannya
ya tersimpan
tersimpan bahaya yang resiko
bahaya risiko yang tinggi ya dan nah Nah ini kan kemudian jadi pertanyaan dengan Rinjani yang sangat indah Kemudian hampir seluruh pendaki dari seluruh penjuru dunia ingin mendaki ke situ gitu kan Yang jadi perdebatan karena peralatan-peralatan yang dipakai sama tim SAR ini menurut Abang itu sudah pro sudah lengkap sudah cukup atau belum sih
sudah lengkap sudah cukup Nah ke depannya kita minta sama pihak Taman Nasional Gunung Dinjani lah
Nah di Pelawangan itu disiapkan alat vertical rescue
Oke
ya Di sana supaya mempermudah ee aksesnya kan
nanti disapkan di sana Ee nanti kalau ada musibah kayak gini pasti ada pengunjung ada porter yang bisa
Iya Iya
Jadi cepat ee pertolongannya dulu sebelum menunggu kita
Iya Iya
Kalau menunggu kita dari bawah jalan kita aja jauh Jauh Benar Berapa jam dari pos kejalan
dari Bukit 3 aja sampai TKP saya ngejos itu 6 jam seteng
6 jam seteng Kalau normalnya orang jalan bisa
ya sampai 8 9 10 jam itu Tapi kan namanya masih hidup nyawa kan ini
ya kita jos aja
Jos itu lariah gak sih jalannya cepatlah E
itu yang masih ini ya yang
kalau itu disiapkan di sana peralatan pasti aksesnya cepat aksesnya cepat mengambil itu akan bisa
di pos berapa Bang
di Pelawangan
Di Pelawangan
Di Pelawangan ya
Oh perlu ada semacam
Iya perlu di sana
perlu dijaga atau bagaimana ya harus dijaga sih kalau bisa ada e yang apa namanya yang standby di sana kan karena alat gak mungkin hanya alatnya aja dilepas di situ
Iya
harus sama petugas kan
harus di standb di sana minimal ya satu oranglah yang bisa nanti dibantu sama pengunjung sama banyak kan di sana ya Kalau peralatan Bang kata tadi itu peralatan dipakai yang dikritik kok orang Indonesia ee peralatannya masih belum proper gitu menurut Abang gimana Pak y kita
sudah
sudah itu kita memakai larkin udah e karmantelnya baru standar itu sampatnya termasuk yang terbaik di Asia juga kan tim
nah eh kita saya lihat terbaik Basarnas tim SAR ee Indonesia itu terbaik melakukan alhamdulillah kan
selama ini luar biasa tapi peralatan tinggal dibenahi beberapa yang kurang Bang ya untuk kecepatan aja berarti ee ditempatkan di anu peralatannya di pelawangan aja pelawangan untuk mempermudah
mempermudah itu mempercepat
ee ee penyelamatan gitu Penyelamatan
entar juga kalau kita bawa peralatan dari bawah tali 200 m aja beratnya minta ampun Nah gitu Belum belum yang lain
Berapa orang ini ini tali apa namanya Bang
ee mereknya apa nih belga kah ini setali statis
Kalau untuk rescue itu statis kalau untuk panjat tebing tu dinamis itu iya iya sudah kurang paham soal tali Jadi jadi memang khusus peralatan khusus Jadi intinya isu soal peralatan dan sebagainya itu itu sebenarnya tidak apa ee sudah sudah standar semua lah Bang ya Standar semua gitu
Iya Cuma kemarin memang medannya yang
medan sama untuk men-dropnya dari bawah ke atas kan butuh waktu
Iya I
gitu
Karena berat berat malat-malatnya berat
Iya Iya Gitu
Iya Bang Jadi kasus Juliana ini yang paling berat dan paling heboh
Paling heboh Sebenarnya Abang ee sendiri sudah sama tim SAR di sana sudah sering kan mengevakuasi
Iya
Bukan yang pertama kan bukan yang pertama kali Sudah berapa kali kalau Abang seingat-ingatnya Abang lah ya
Kalau di Tebing ee pertama Jaro Selatan
Heeh
Terus Puncak Rinjani di punggungan dua kali ini Juliana sama yang dari Jakarta
H
Terus di Senaru yang dari Surabaya yang gua susu yang lokal juga yang Korean Malaysia yang di Tebing ini
Iya I yang sama di dalam gua ya I
tujuh lah Tujuh ee tujuh Kalau evakuasi yang biasa biasa banyak juga di e yang meninggal juga Pak
Iya I di Malaysia di torean
eh Iya Jalur torean itu Malaysian
dia kepeleset kayaknya
Ya Kepleset
Iya Iya I ini yang Juliana yang paling berat dan paling
heboh justru
Iya Sip Oke Bang Nah yang saya menarik sini Bang juga apa istilahnya ee bagaimana kita kan penasaran Abang sendiri bukan latar belakangnya Turgaid Bang ya
ee saya seharga
Turga ya Awalnya saya kan ee pencinta alam
Pencinta alam
Pencinta alam Di pencinta alam itu kan kita dilatih juga
Dilatih Terus kayak saya di EPTI Federasi Panjat Tebing Indonesia Saya atlet mantan atlet Pancat Tebing dulu ini ya Makanya saya saya pelajari kemarin yang beberapa tim SAR ini ternyata bukan cuma dari Basarnas yang dinas di situ kan
Bang Agam ternyata ya pencinta alam yang
dia dari Suad ee Rinjani Squad D
Bang Dio di dari Rinjani Squad itu
iya mak orang-orang ini kan orang khusus yang sudah terbiasa di situ Bang sudah terlatih Nah kalau Abang sendiri mulai selain jadi itu mulai berani turun itu sejak kapan tuh Bangsa saya masuk di unit SAR ee itu tahun 2007 2007
2007 karena dengan modal sebagai atlet panjat tebing
Ee gak dulu ada ee diklat diklat SAR nasional ya
Nah di sana sebelumnya itu 2003 atau 2004 itu saya jadi panitia Iya Iya
Itu pertama kali diadakan di Lombok Timur tuh Diklat Sarional Nah anunya di rumah basecam-nya di dulu di rumah kan saya anunya pencinta alam Basecam pencinta alam di rumah terus rumahnya di mana
di Pancor Di Bermir Pancor Iya Iya
Ee di sana basecamp Ee terus tempat panitia juga untuk pas acara di klatar nasional tahun 2023 24 itu
di rumah
Heeh
Saya jadi panitia
Iya Iya
Nah ikutlah Nah Nah jadi setelah itu 2027 Dinas Perhubungan mengadakan diklatar nasional juga di sana saya ikut
Iya Iya Diklat
Diklat
itu e yang daftar 50 yang lulus kita 22 orang
H Jadi dari situ
seleksi fisik seleksi tulis baru
sudah dibekali ilmu ya Itu sudah pengalaman sebagai atlet panjat tebing Heeh Kemudian
ikut di sana adalah dasar kita kan juga
dasar dan cinta sama kemanusiaan
kemanusiaan dan juga bergerak di apa wisata juga Bang ya
ya Saya ee tour guide di
to guide-nya
tur guide di tur lobo Tur
bukan hanya di Rinjani ya Gaet Rinjani juga pernah itu
ee terus sailing komodum ee tracking Tambora Rinjani
Iya iya Sumbawa
Siap-siap berarti memang pengalaman itu yang membuat
Abang berani Saya kira ya kami pikir semua itu dari tentara dari polisi ya Abang ini ternyata sipil juga Bang ya Sudah terlatih
Oke Bang Ee mungkin sesi terakhir Bang Soal ini kan tadi sempat tadi Abang sempat sempil soal hati-hati di Renjani gitu Mungkin ee bagaimana supaya tribuners di rumah ini bisa mengenal karakter Rinjani lebih utuh Kemudian tipsnya lah ee supaya mendaki itu aman di sini kan Dan dan dari ribuan wisatawan kan gak semua juga jatuh kan
iya Dan sebelum ee
dijelaskan karakter Rinjani lah mungkin sebagai
karakter Rinjani itu lengkap di masuk semua gunung-gunung itu di Rinjani karakternya itu bebatuan bertanah pasir medannya itu Nah terus yang kita hadapi dari diri kita sendiri itu kita siapkan fisik mental pengetahuan kita tentang
ee alam bagaimana untuk
ee untuk
survival gitu survive kita gimana belum ee eksternal dari cuaca bencana nanti kan siapa tahu di pas kita mendaki
cuacanya gimana terus e bencana ada longsor gimana Nah gitu Itu cuc
kalau di renjani cuacanya biasanya yang tadi yang sering terjadi tantangan
sering terjadi itu memang berkabut
kabut ya
itu jarak bukan jarak pandang
jarak pandang kita terus licin juga kan anya ee ee jalurnya kan banyak licin ada yang longsor Apa yang buat unik apa medan yang berbeda daripada gunung lain di Indonesia Rjan salah satu aja karakter yang ee
menonjol dibanding gunung-gunung lain di dia lengkap ya ada danunya air panasnya ada
kelihatan kayak landai gitu ya
E nah gunung Nah tempat kalau ke puncak itu tempat ee anunya di liter itu
liter itu memang
ee di sana sudah tertinggi Iya ee tantangannya oh kalau udah kita kita lihat bawah balik jauh naik masih tapi itulah uniknya mendaki kan terapkan intinya ee fisik dan mental itu
titik yang paling krusial atau paling berbahaya di pas pendakian itu di ee puncak atau sama
di karena di sana sih Banyak titik ya Banyak titik Ee di sana ada kecil
ee sebelum setelah punggungan itu ada jalur kecil pinggir udah cuma
12 meter kalau gak salah tuh Terus
kiri kanannya tebing Pokoknya kita harus fokus malam jalan kan kita ke puncak itu jam
Kita jam malam kan berangkat ke Puncak Karena kan masih gelap cuma ada penerangnya senter saja kan Harus kita fokus
perjalannya fokus harus fokus
Iya Jadi memang
kalau ngantuk capek istirahadah dulu
soalnya banyak tempat yang
ee sempit juga di sana kan Terus licin Licin
Kiri kanannya jurang kan gitu
Iya Nah berarti memang ee bagi pemula kan itu
sangat penting kan
Iya Iya harus ee kalau bisa didampingi sama yang pernahlah
Iya
Yang mendaki Dulu kita ee di alam juga yang pernah mendaki senior kita kita ikuti Ayo siapa kan
iya
Dia yang menjadi guide kita gitu
Iya yang selain itu kan katanya enggak boleh sombong kalau daki Iya memang ya namanya gunung kan ya gak boleh semua gunung itu ee punya tantangan tersendiri kan
Iya
di gunung jadinya kita tidak boleh som
Iya Iya Oke Jadi istilahnya tidak boleh mengabaikan
ya keselamatan keselamatan yang utama
Siap Siap Siap Baik Bang Samsul Fadli
terima kasih atas waktunya Sama-sama
sudah diterima di kantornya ini Akhirnya kami mampir ke markas yang alhamdulillah terima kasih banyak
Oke Bang Ramli ee semoga teman-teman tetap semangat jalankan tugas
Amin
Ee dan tidak ada lagi kecelakaan di Rinjani kita
Amin Amin Amin
Oke Baik Eh Tribuners itu dia ngobrol-ngobrol kita bersama Bang Samsul Fadli ee salah satu superhero di dalam penyelamatan ee pendaki asal Brazil Juliana Marin ee di yang pekan lalu Dan kita doakan semoga ee tidak ada lagi kecelakaan
yang serupa dan alam memang menyajikan pemandangan yang indah Tapi seperti pesan Bang Samsul Padli tadi kita tidak boleh abai terhadap faktor keselamatan Terima kasih Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warama Yeah

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

Proses evakuasi jasad pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang jatuh di Gunung Rinjani, pada Sabtu 21 Juni 2025, berlangsung dramatis.

Tim membutuhkan waktu lima hari empat malam untuk mencari korban di tebing Gunung Rinjani sedalam 600 meter. Juliana Marins pada akhirnya berhasil diangkat, namun dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasi Juliana Marins tidak hanya dramatis dan menantang, tapi juga diwarnai pro kontra selama proses evakuasi.

Tim SAR gabungan dari unsur Basarnas, relawan, polisi, dan TNI bekerja di bawah tekanan. Selain berpacu dengan waktu, medan yang berbahaya, mereka juga mendapat sorotan dunia internasional.

Program: Trilogi
Host: Sirtupillaili
Editor Video: Dzul Fikri
Uploader: Dzul Fikri

#Tribunnews #tribunLombok #viral #video #trending #beritahariini #Lombokupdate #beritaLombokhariini #beritaterkini #beritanasional #warganet #hottopic #beritakriminalhariini #beritaviral #Shorts