Panas! Waketum Jokowi Mania Pertanyakan S2 dan S3 Rismon dengan Bahasa Jepang | Rakyat Bersuara

Ajak tantang Joko Widodo kita bareng di Solo kita tunjukkan Anda dan Roni semuanya gak berani berani berani
enggak ada berani Anda. Kenapa Pak Paiman sempat mau disebut ngaku-ngaku orang Komnas HAM?
Saya mau tanyakan you punya S2 S3 Yama Guuchi Daigaku itu sudah mengatakan tidak mengenal yang namanya Rismon.
Mak gimana? Oke senar seru kan cuplikan raket bersuara barusan. Sebelum kita lanjut, jangan lupa comment, like, dan subscribe. Sekarang kita lanjut ya nonton lagi. Bagus
sor saya potong, Bang Eman. Silakan
Pak Iman ingin berbicara.
Oh, boleh di
speaker enggak?
Ah, itu bagus tuh Pak ini eksklusif.
Silakan, silakan silakan speaker lah. Coba Pak silakan Pak.
Besok ada pemeriksaan. Besok ada pemeriksaan. Silakan Pak Iman. Pak Iman.
Iya. Saya bicara aja sama Pak Aiman sebentar.
Oke, silakan Pak Aiman. Ini ee kita live ya, Pak Aiman ya. Silakan. Anda mau nyampaikan apa, Pak? Silakan, Pak.
Ya, Mas Andi
ya. Ya. Ini Pak
ini kita sedang live, Pak.
Selamat malam.
Selamat malam. Silakan, Pak. Pak Iman
ya. Jadi begini, saya terpaksa ikut bicara ya karena ini sangat merugikan saya. Keluarga saya, anak saya pun sudah tidak mau sekolah ya kan. Jadi gini, saya demi Allah sumpah mati enggak pernah yang namanya saya itu bikin ijazah Jokowi. Karena apa? Saya hidup selalu jujur. Saya itu orang kecil dari SMP kemudian berjuang. Kalau saya saya enggak hidup benar, saya enggak mungkin dapat keberkahan sampai sekarang. Jadi gini, sekarang buktikan aja kalau memang saya dituduh siapa yang bilang, terus kemudian ijazahnya bentuk yang dipasukan seperti apa dan siapa yang mengatakan saya di Matraman itu sampai 2017. Saya itu sampai 2002. 2003 saya itu sudah jadi kaprodi. 2017 saya direktur pasca dan Plt rektor. Jadi enggak mungkinlah saya itu membuat hal-hal seperti ini. Jadi tolong janganlah kalau benci dengan Jokowi ya jangan melibatkan yang lain gitu. Kalau saya benar ya demi Allah demi Rasul mati kalau saya melakukan hal-hal yang seperti dituduhkan. Jangan
Pakiman sebentar gini Pak Paan. Tadi ada pertanyaan dari Mas Roy. Kapan Pak Paiman terakhir halal bihalal? Di Pasar Pramukaal sama siapa?
Di Pasar Pramuka itu ada fotonya. Karena begini, kecurigaan dari Mas Roy dan kawan-kawan ini ingin mengondisikan karena sebelumnya enggak pernah halal bihalal. Tiba-tiba
halal bihalal
Mei 2025 melakukan halal bihalal dengan pedagang pasar silaturahmi.
Silahmi. Oh, jadi gini.
Oke, silakan Pak.
Itu pertanyaannya kapan terakhir halal bihalal, Pak? Selain 2025
saya enggak ingat. Seingat saya itu bulan April karena setelah lebaran seingat saya bulan April 2025 ya, Pak.
Tanggalnya Mei April.
Jadi belum ada yang namanya ee kasus saya dengan Mas Roi, saya juga belum WA. Mas Roi juga belum gitu loh. Jadi kalau kalau halal bialal itu saya juga sebenarnya juga enggak mau datang. Cuman karena dari toko yang diundang itu enggak ada, terpaksa saya datang. Saya datang dengan anak saya juga gitu loh. Jadi enggak ada kaitannya. Saya cuma datang juga cuma sebentar.
Oke. Pak Iiman Nirohi Suryo. Pak Paiman difoto itu jelas tanggal 1 Mei. Satu lagi Pak Paiman jujur Pak Paiman siapa yang kont siapa
lah ya? Itu ada kredit saya banyak tuh youtuber-youtuber ceboker Nusantara itu clear banget itu Pak Mas ya buktikan aja saya enggak saya bukan orang Komnasam saya orang dosen kok saya
lah. Iya ya sudah tapi Bapak itu disebut di situ Komnasam
Pakiman. Sebentar Pak Paiman. Pak Peman berarti enggak ada hubungannya dong dengan masalah ini. Saya tanya Pak Paeman saya regen. Berarti enggak ada Pak Paeman dalam hubungan melakukan ijazah palsu ini membuat
i mau ya nanti diperiksa ya. Benar ya Pak Peman ya
dulu silakan aja mau ya sudah Pakiman ya hadir yaar bagaimana mau mengatakan ijazah palsu orang sudah mengakui kok. Iya. Halal bihalal itu tidak pernah dilakukan sebelumnya. Tapi 2025 Pak Paiman kumpul di sana dengan alasan karena
sekarang tanyakan tanyakan sama yang ngadakan yang ngadakan al bialal. Saya kan hanya diundang.
Oke. Baik. Baik.
Gitu loh. Jadi tidak ada kaitannya gitu loh. Jadi jangan inilah janganlah kita hidup ini sesuatu yang tidak ada dibikin. Kasihan dong keluarga saya. Saya tuh merintis dari bawah sekali kok. Sekarang nama saya dihancurkan begitu.
Baik, baik. Enggak bolehlah gitu.
Baik, baik baik. Terima kasih, Pak Paiman. Terima kasih sekali
Pak Paiman. Ditunggu, ditunggu nanti live ya. Enggak cuman Pak ditunggu ya laporannya Pak Paiman ya. Makasih Pak makasih Bung Andi. Oke. Baik, makasih. Kita berikan tepuk tangan untuk Pak Paiman karena akhirnya muncul. Terima kasih sekali lagi. Luar biasa ini Pak Paiman akhirnya muncul berani untuk menyampaikan klarifikasinya. Terima kasih. Ini kami apresiasi sekali.
Tapi masih ditunggu tuh, Mas. Iya.
Baiknya Pak Paiman
ini ini kayaknya ada sesuatu. Oh enggak memang
ini ada sesuatu Bung Roy. Ini
ada ada data yang harus dikejar dari Pak Paiman
ya tadi Bung dari YouTuber youtuber yang dipercaya sama dia.
Enggak gini karena YouTuber itu teman-teman Anda semua itu ceboker Nusantara itu itu narasnya nyerang-nyerang kami semua dan itulah ngangkat Pak Iman sebagai seolah-olah komnasem. Jadi gini,
beliau ini ya terganggu ya ini keluarganya terganggu ya apa itu
dia kan sahabat beliau, sahabat Anda terganggu keluarganya karena masalah ini.
Iya. Kalau di terganggu saya lebih terganggu Pak
ya semua terganggu adalah gitu. Jadi kalau ada yang itu ada yang buat.
Oke.
Sekali lagi sekali lagi gini. Jadi sekali lagi ee kita mengharga nanti Mas Roy saya berikan pasangan untuk closing statement. Oke nanti respon dulu silakan closing statement. Baik. Ini kan tadi itu kita konteksnya adalah seorang presiden, mantan presiden yang enggak mau secara gentleman menunjukkan memegang ijazah S1 UGM itu loh. Kalau dia benar alumni UGM justru bangga seperti saya coba atau saya perlu datang ke rumah Pak Jokowi untuk menunjukkan ijah satu game saya sama-sama kita. Saya enggak presiden aja berani begitu loh. Jadi sekali lagi makanya saya bilang semua ini kegaduhan ini bermula dari ya pengecutnya Joko Widodo ya
dan pengecutnya Dirtipidum yang diakui mereka itu asli tapi hanya berani menampilkan fotokopinya dan memaksa rakyat harus percaya karena laboratorium forensik. Kalau memang Anda percaya dengan penelitian Anda, tampilkan yang asli. Bang nanti saya kasih satu closing ya buat saya bentar. Iya. Makanya saya bilang kalau orang awam yang sekarang sudah mulailah kita munculkan saya UGM #UGM. Ayo kita tunjukkan ijazah UGM kita. Itu baru alumni UGM. Alumni UGM bukan malu sebagai alumni UGM. Ijazah UGM bukan aib. Masa kita punya presiden yang enggak berani menunjukkan ijazahnya sudah 10 tahun di biaya negara ini. Sudah R juta per bulan dikasih Alpart, dikasih 12.000 m apa itu ee rumah rumah apa itu rumah dinas pensiun
itu semua kita yang bayarin gitu. Tunjukkan sekarang tadi Pak jangan marah-marah suaranya enggak usah kencang-kencang budek saya lama-lama. Ah iya juga saya juga
ngacau ini kacau benar
saya takut leu ini stroke lama-lama karena terlalu marah-marah terus gitu.
Oke baik makasih Pak
sudah cukup.
Nah semua kan tadi Pak Widodo tadi di dirugikan Pak apa Pak apa tadi Pak Paiman dirugikan apalagi kami dilaporkan
hanya karena seorang presiden yang enggak berani menunjukkan ijazahnya. Ah
oke.
Tapi Pak Pandi Pandi gak mau kan menunjukkan ijazahnya kan. Silakan
begini
enggak Pak Andi mau enggak menunjukkan ijazah? Enggak mau kan? Mau mau bang. Oke, saya tanya gini.
Saya tanya buat Anda.
Anda sudah mengatakan Jokowi dengan kalau person enggak usah kalau pejabat ya. Yamaciigaku suen yuchciigaku ya. Anda bisa tunjukkan Anda bisa dengan Roni Teguh. Oke. Adantri makan untuk makanya saya bentar dulu Mas [Tepuk tangan] menuntut tak seayah. Oke. Anda bisa enggak menuntut Joko Widodo untuk menunjukkan ijazahnya?
Saya tanyakan dia. Anda mengatakan Joko Widodo dengan nada marah dan gerak. Saya mau tanyakan, you punya S2, S3 Yama Guuchi daigaku itu sudah mengatakan tidak mengenal yang namanya Rismon.
Mak begini Pak, ajak tantang Joko Widodo kita bareng di Solo kita tunjukkan Anda dan Roni engak berani Anda gak berani engak ada berani Anda. Ayo dipertanyakan.
Oke. Oke. Oke. Baik. Yeah.

Perdebatan memanas antara Andi Azwan, Waketum Jokowi Mania, dan Rismon Sianipar, ahli digital forensik, saat membahas isu ijazah Presiden Jokowi.
Rismon menantang Jokowi menunjukkan ijazahnya ke publik, namun tantangan itu dibalas oleh Andi dengan permintaan serupa kepada Rismon.

Di tengah diskusi yang tegang, suasana mendadak berubah ketika Andi berbicara dalam bahasa Jepang, membuat Rismon sempat terdiam sejenak.

Baca selengkapnya klik di sini:
https://news.okezone.com/

Yuk Subscribe: https://www.youtube.com/@officialokezone
Wa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5JRZrJf05lWWpeQO3n
Facebook : https://www.facebook.com/OkezoneCom
Instagram : https://www.instagram.com/okezonecom/
Twitter : https://twitter.com/okezonenews

#Ijazah #RakyatBersuara #AndiAzwan #RismonSianipar #Debat #IjazahJokowi