Netanyahu Halal Dihukum Mati “Dunia Mulai Muak dgn Genosida Zionis” Trump nyesel Bantu ISRAEL

[Musik] Meski sudah diperingatkan oleh Donald Trump untuk tak lagi menyerang Gaza, tapi lihatlah apa yang dilakukan oleh Benjamin Netanyahu. Dia masih memerintahkan pasukannya untuk menyerang beberapa wilayah bahkan para penduduk sipil Palestina. Dan hal itu terlihat jelas dalam sebuah tayangan video di atas di mana dia orang warga Palestina terkena bom dari Israel. Melihat apa yang dilakukan oleh Israel pada penduduk Gaza hingga detik ini jelas membuat dunia makin muak. Di mana terbaru Presiden Prancis Emmanuel Macron juga memberikan tekanan besar pada PM Israel tersebut. Dalam sebuah diskusi bersama siaran televisi di Prancis atau TF1, Macron menganggap bahwa apa yang dilakukan pemerintah Benjamin Netanyahu di Gaza tidak dapat diterima dan memalukan sekaligus menggambarkan sebagai salah satu yang terburuk yang pernah ia lihat. Selain itu, tekanan makin besar pun mengarah pada Israel dengan Eropa mulai meninggalkan sekutunya tersebut. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Iya. Saat Israel dan Amerika harus mengeluarkan miliaran dolar untuk mendukung propaganda mereka di media yang menggambarkan Hamas sebagai teroris yang kejam yang harus dihanguskan karena mengancam Israel. Namun baru-baru ini Hamas kembali sukses melawan propaganda itu dengan cara yang mimin bilang epik banget. Gimana tidak? Jadi dalam sebuah momen upacara yang memang sudah biasa Hamas lakukan saat menyerahkan Sandra Israel dalam pertukaran, seorang tawanan Israel nampak mencium kening dari dua pasukan dari Hamas. Lihat deh momen ini. Nampak senyum di wajahnya melambaikan tangan seperti kebanyakan yang lain. Ya Hamas menang dalam hal ini saat mereka benar-benar mempermainkan media propaganda Israel selama ini. [Musik] Sebagai informasi, banyak media-media Barat memang dikendalikan oleh Inggris, Amerika, dan juga Israel. Sebagai contoh, baru-baru ini BBC bahkan harus menghapus sebuah video dokumenter tentang anak Gaza yang mereka buat dan publikasikan. Video ini sebenarnya bagus dan netral menunjukkan kehidupan seorang anak Gaza di tengah perang. Tapi karena duta besar Israel marah, mereka sekarang menghapusnya. Di sini mereka jelas memegang kendali besar untuk memastikan berita apa yang bisa tayang dan tidak. Terkhusus saat bicara soal Gaza. Ini adalah propaganda miliaran US dolar. Tapi sekali lagi itu telah menghancurkan propaganda dengan dunia melihat seperti apa Hamas memberikan perlakuan pada para tahanan. Hal yang membuat Israel marah yang kemudian mengkhianati gencatan senjata saat mereka menolak untuk membebaskan tawanan dari Gaza sebagai imbalan pembebasan yang telah dilakukan. Tak sampai di situ saja, pada saat peperangan 12 hari melawan Iran kemarin, rudal Iran sebenarnya telah banyak memakan korban di Tel Afif dan juga Haifa. Tapi Israel seolah menutup-nutupi dan hanya melaporkan beberapa korban saja. Padahal aslinya mah lebih banyak dari Iran yang selalu terbuka untuk media dan dunia. Ya, intinya negara Zionis ini memang problematik banget dan suka sekali ingkar janji dan menelan ludahnya sendiri. Hal yang wajar, Klau Dunia sudah muak dengan kepemimpinan Benjamin Netanyahu selama 20 tahun ini. Bahkan enggak hanya dunia, para penduduknya juga sudah muak dan menghalalkan untuk menghukum mati pemimpinnya yang maniak perang tersebut. [Musik] Sementara itu, akibat keras kepala dari Benjamin Netanyahu yang masih menyerang hingga detik ini membuat Gaza telah mencapai titik krit kritis saat genosida yang dilakukan Israel telah menghancurkan hampir seluruh infrastruktur Gaza mulai dari rumah, sekolah, gedung gedung hingga rumah sakit. Di mana menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 52.000 orang telah kehilangan nyawa hingga April 2025 dengan sebagian besar adalah warga sipil. Terbaru, blokade bantuan kemanusiaan yang diberlakukan Israel sejak Maret 2025 juga memperparah situasi sekaligus memicu kelaparan akut terutama di kalangan anak-anak. Laporan dari World Food Program menyebutkan gudang bantuan kosong. Sementara dapur umum di Gaza kehabisan stok makanan. Di mana selain itu stok obat juga membuat banyak orang sakit tak mendapatkan perawatan yang maksimal. Ini adalah kegagalan dunia pada kemanusiaan. sebuah tragedi yang kemudian memicu kemarahan global dengan demonstrasi pro Palestina merebak di berbagai penjuru dunia menuntut gencatan senjata dan keadilan dan terbaru banyak pemimpin dunia juga mulai menyerang Netanyahu. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Trump nyesal bantu Netanyahu. [Musik] Beberapa hari terakhir, Trump tampak kesal dengan Benjamin Netanyahu saat dirinya susah sekali dikasih tahu. Bahkan seiring berjalannya waktu, hubungannya dengan Netanyahu kini retak. Terbukti dalam banyak negosiasi di Timur Tengah telah memilih untuk menyingirkan Israel dan tak melibatkan mereka. seperti pembahasan nuklir dengan Iran, pembahasan gencatan senjata dengan hoti, Yaman, pembebasan sandra Amerika dengan Hamas hingga terbaru dalam kunjungan terbarunya ke Timur Tengah. Trump lagi-lagi meninggalkan Israel di Arab. Trump tak membahas normalisasi Israel dan Arab Saudi seperti yang diharapkan negara Israel. Saat sebaliknya, Trump justru mencabut sanksi pada Suriah yang tak disukai Israel. Di Qatar, Trump juga mengatakan bahwa Gaza dan rakyat Palestina layak mendapatkan masa depan yang aman. Meski dengan catatan Trump masih menilai buruk para pemimpin di Gaza. Melihat hal-hal itu, Trump jelas telah menunjukkan perubahan sikap pada Netanyahu. di mana menurut laporan foreign policy, Trump kesal dengan sikap Netanyahu yang menolak gencatan senjata di Gaza dan dianggap menghambat upaya perdamaian. Trump ingin dikenang sebagai pembawa damai dan sikap keras kepala Netanyahu menjadi beban tersendiri. [Musik] Netanyahu dicemooh Israel. Baru-baru ini berdasarkan laporan dari TRT World, keluarga Shiribas, seorang warga Israel yang tewas bersama kedua anaknya saat dijadikan Sandra menjelaskan jika mereka menolak kehadiran pemerintah Israel dalam pemakaman. Sebagai info, Shiri Bibas dan dua anaknya adalah bagian dari Sandra yang ditahan oleh Hamas dan jenazah mereka dikembalikan oleh Hamas dalam proses pertukaran tawaran beberapa waktu lalu. Menurut Hamas, mereka tewas akibat serangan bom Israel sendiri di Gaza selama perang dan itu membuat keluarga Bibas menyalahkan pemerintah Netanyahu dengan menilai bahwa Israel telah gagal mengamankan pembebasan Sandra dan harus bertanggung jawab atas kematian mereka. Sebagai info, selama 15 bulan Israel memang telah mengirimkan bom-bom besar ke Gaza yang mengakibatkan 46.000 orang jadi korban dengan sebagian besar merupakan anak-anak. Sedangkan salah satu tawanan yang baru saja dibebaskan Israel baru-baru ini menjelaskan jika mereka lebih takut meninggal terkena bom daripada takut karena Hamas saat ditawan. [Musik] Sekarang lihatlah reaksi tawanan Israel lain yang berada di dalam mobil saat menyaksikan rekan-rekannya sedang di atas panggung. Ia mengatakan pada Netanyahu untuk berhenti menyerang cukup dan memastikan gencatan senjata terjadi sehingga mereka bisa hidup dan kembali ke rumah. Dan terlepas dari apapun pelan-pelan dunia mulai dibuat sadar dengan perlakuan para Zionis kepada penduduk Gaza yang makin hari makin enggak manusiawi. Gencatan senjata hanya omon-omon belaka. Mereka bisa saja mengkhianati kapan saja. Sehingga Iran kini juga waspada dengan Israel usai melakukan genjatan senjata karena mereka bisa saja diserang kembali oleh Israel kapan saja. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Yeah.

Kunjungi toko kami di Shopee!
FigureArt.idn : https://shope.ee/5fGtDrTmRm

{judul} Netanyahu Halal Dihukum Mati “Dunia Mulai Muak dgn Genosida Zionis” Trump nyesel Bantu ISRAEL

skrip:
editor:
dubber:

======================================
GL Media
Website: https://glnews.id/
ig: https://www.instagram.com/glnews_ig/
tiktok: https://www.tiktok.com/@glnewsofficial
fb: https://www.facebook.com/glnewsfootball/