Nasib Dika Pacu Jalur Viral Jadi Tren Aura Farming, Dikenal Dunia dan Rezeki Berdatangan

Nasib bocah bernama Ryan Arkandika alias Dika ini mendadak jadi sorotan warga net sebab video. Tariannya di pacu jalur viral. Ia kemudian dijuluki sebagai di Aura Farming on boat. Setelah viral, kini nasib mujur pun menghampiri Dika. Usut punya usut. Dika merupakan putra daerah asli dari Kuantan Singinge, Provinsi Riau. Video dika yang menari di atas perahu Pacu Jalur merupakan momennya saat mengikuti perlombaan tahun 2024 di tepian Narosa. Buah dari keviralannya, Dika dapat rezeki nomplok. Ternyata gara-gara video tariannya viral. Keluarga Dika sampai dihubungi pihak dari Dubai dan Jerman. Dua negara tersebut mengajak Dika untuk berkolaborasi. Sejauh ini sudah ada tapi belum datang ke rumah. Baru berhubung kemarin dari Dubai sama Jerman, ujar ibunda Dika Ridawati. Tak hanya itu, pihak dari Dubai dan Jerman juga mengaku hendak mengenal lebih dalam budaya pacu jalur di Kuantan Singingi.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

BANJARMASINPOST.CO.ID – Nasib bocah bernama Rayyan Arkandika alias Dika ini mendadak jadi sorotan warganet dunia sebab video tariannya di Pacu Jalur viral

Ia kemudian dijuluki sebagai The Aura Farming on Boat.

Setelah viral, kini nasib mujur pun menghampiri Dika.

Usut punya usut, Dika merupakan putra daerah asli dari Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Video Dika yang menari di atas perahu Pacu Jalur merupakan momennya saat mengikuti perlombaan tahun 2024 di Tepian Narosa

Buah dari keviralannya, Dika dapat rezeki nomplok.

Ternyata gara-gara video tariannya viral, keluarga Dika sampai dihubuni pihak dari Dubai dan Jerman.

Dua negara tersebut mengajak Dika untuk berkolaborasi.

“Sejauh ini sudah ada, tapi belum datang ke rumah, baru berhubung. Kemarin dari Dubai sama Jerman,” ujar ibunda Dika, Ridawati

Tak hanya itu, pihak dari Dubai dan Jerman juga mengaku hendak mengenal lebih dalam budaya Pacu Jalur di Kuantan Singingi. (Tribunjabar)

Program: Short
Editor: Mahathir Muhammad

#pacujalur #dika #nasib #aurafarming