Potret Demo Sejumlah Alumni UGM: Desak Kampus & Jokowi Transparan Soal Ijazah
[Musik] Kembali bersama kami, Saudara. Sejumlah relawan alumni Universitas Gadjah Mada bergerak berunjuk rasa menuntut UGM terbuka soal ijazah Jokowi. Dalam orasinya, sejumlah alumni UGM ini meminta pihak kampus terbuka soal status akademik Presiden ke RI Joko Widodo saat menempuh pendidikan strata 1 di Fakultas Kehutanan. Mereka juga meminta Jokowi terbuka menunjukkan keaslian ijazahnya kepada publik. Selain aksi orasi, mereka juga menandatangani spanduk hingga menunjukkan ijazah sebagai alumni UGM. Rektor UGM beserta staf rektor terkait, Dekan Fakultas Kehutanan beserta staf dekan terkait untuk bersama-sama memberikan keterangan resmi kepada publik secara jujur dan transparan tentang riwayat pendidikan saudara Joko Widodo di UGM hingga status ijazahnya. Dua, meminta kepada Saudara Joko Widodo dengan sukarela itikat baik dan gembira untuk menunjukkan ijazah sarjananya atau S1 kepada publik secara apa adanya. Kabit Humas Polda Metro Jaya Kombus Pol Arisam Indradi menegaskan kasus ijazah Presiden ketujuh Joko Widodo yang sedang bergulir masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik masih mengumpulkan bukti dengan memeriksa sejumlah saksi seperti Roy Suryo, Rismanianipar, dan Egi Sujana terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Penyidik menyebut ada dua objek perkara yang didalami terkait dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan. Salah satunya adalah laporan yang diajukan Joko Widodo. Tujuh orang saksi yang rencana akan dilakukan klarifikasi. oleh Subdit Kamnek. Enam di antaranya telah hadir. Saksi-saksi yang diambil keterangannya dalam tahap penyelidikan kali ini dalam proses pendalaman dilakukan klarifikasi adalah terkait dengan peristiwa-peristiwa yang sedang didalami ya. Dari mulai dugaan pencemaran nama baik hingga dugaan penghasutan. Ya, sebagaimana ada beberapa dasar laporan polisi. Rismanianipar bersama empat saksi terlapor dipastikan akan hadir dalam gelar perkara khusus atas tuduhan ijazah palsu Presiden ketujuh Joko Widodo yang akan dilaksanakan Bareskrim pada Rabu, 9 Juli. Rismon menyebut ia diundang sebagai ahli untuk membuktikan kebenaran ilmiah ijazah Jokowi dari Universitas Gajah Mada. Rismon meminta saksi ahli dari pihak Jokowi hingga UGM juga dihadirkan untuk sama-sama membuktikan keaslian ijazah Jokowi. Kami diajukan nama kami saya, Pak Roy, Bu Tifa dan lainnya itu diajukan ee untuk menjadi ahli di e gelar perkara khusus di Bades Krim tanggal hari Rabu 9 Juli 2025. Kami ingin men-challenge karena kebenaran ilmiah itu kan perlu apa? Repeatable ya. Dapat diulangi, dapat diverifikasi, dapat direkonstruksi. Oleh karena itu ya kami ingin bahwa eh setiap pihak itu membawa ahlinya baik Bares Krim maupun dari pihak Pak Jokowi maupun dari pihak TPUA juga kalau bisa ya UGM dan Pak Jokowi hadir dalam gelar perkara khusus tersebut. Pakar hukum pidana dari Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto Hipnu Nugroho menilai dalam gelar perkara khusus harus ada informasi baru yang harus dibuktikan. gelar perkara khusus ini selain melibatkan orang toh kemarin itu ada informasi-informasi baru harusnya sebagai pengungkapan perkara dalam tingkat prajudikasi informasi kaitannya dengan pasar pramuka kemudian Pak Surya ini harus juga dimintai pendapatkan sebagai bentuk klarifikasi jadi jangan mengulang yang kemarin ditambahkan karena dalam suatu ilmu kriminalistik suatu pengabean informasi dalam penguapan itu suatu yang fatal. Di satu sisi kuasa hukum presiden ketu Joko Widodo menilai gelar perkara khusus tak perlu dilakukan karena Bareskrim tidak menemukan bukti ijazah Jokowi palsu sehingga menghentikan penyidikan atas laporan ijazah palsu Jokowi. Proses e penyelidikannya di Mabispori karena tidak ditemukan unsur pidana di situ. Mbak Cindi dan Bung Rei juga. Nah, ee mengenai keaslian suatu dokumen itu, itu jelas bahwa ketika dokumen dianggap palsu, barulah harusnya pengadilan yang menentukan ada terbukti atau tidak palsu atau kepalsuan dokumen tersebut. sudah dihentikan penyelidikan dari oleh Mabespori karena memang tidak ada sama sekali ee bukti-bukti yang mengatakan ee atau yang mengarah bahwa ijazah Pak Joko itu adalah palsu. Sementara kemarin Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah saksi terlapor, salah satunya Roy Suryo, terkait kasus pencemaran nama baik terkait ijazah palsu Presiden ketu Joko Widodo. Dalam pemeriksaannya, Roy Suryo mengaku banyak bungkam saat dicecar 85 pertanyaan penyidik. karena dinilai tidak cukup bukti. Tim liputan Kompas TV. Barrim Polri akan menjalankan gelar perkara khusus terkait kasus ijazah Jokowi esok hari 9 Juli 2025. sejumlah ahli dari pihak
KOMPAS TV- Potret Demo Sejumlah Alumni UGM: Desak Kampus & Jokowi Transparan Soal Ijazah
#ugm #demo #ijazah #jokowi
Sahabat Kompas TV Jawa Timur jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Timur, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.