Purn Aryanto: Roy Suryo CS Gunakan Teknologi ELA | AKIP tvOne
Kami lanjutkan perbincangan Pak Rianto yang langsung hadir di sana begitu ya. Sebenarnya seberapa intens kedua belah pihak ini saling membuktikan di gelar perkara khusus kemarin Pak. Iya. Kemarin satu pihak yang dari sini pihak sini menghadirkan sembilan kan memang dibatasi yang enggak datang 8 88 tapi yang sini dari pengadu ternyata mengacukan sembilan princiipel sama kuasa hukum dan kalau kuasa hukum waktu itu kalau gak ada pakai surat kuasa suruh keluar akhirnya yang ada cuma yangang pakai surat kuasa hukum tetapi untuk dua saksi ahli itu karena memang sudah diperbolehkan datang he boleh datang cuman di situ tidak ditanya apakah dia punya kompetensi ataupun surat-surat suratnya dan sebagainya. Enggak enggak ditanya seperti di persidangan itu. Yang di situ ditanya hanya apa karena bukan untuk pembuktian ya, Pak ya. Iya. Hanya ditanya apa pembuktiannya yang akan Anda sampaikan gitu. Sama juga dengan saksi ahli yang didatangkan oleh apa yang perut Pak Jokowi I itu juga ketika dia mempertanyakan kompetensi 2 ini dipotong enggak? Jangan itu ada apa yang menurut Anda pembuktiannya yang enggak benar menurut teknik ini ya disampaikanlah ini. Jadi kemarin sementara si ee sibon itu ngomong saya telanjangi bares krim itu kalau menurut saya justru dia yang ditelanjangi di situ. Itulah jadi e susahnya sekarang ini ya apa yang tercetak di dalam publik itu kan apa yang didengungkan oleh mereka di media gitu. Nah, ini kasus ini tadi ya saya saya ingin ratakan mengenai ee menggunakan membuat ya itu tadi ya. Jadi itu Pak yang dilaporkan oleh Dumas itu ya. Woh lengkap Pak. Satu menyuruh menggunakan itu jadi Pak bukan ya. Jadi jadi membuat menyuruh menggunakan menyuruh keterangan-keterangan palsu pada itu yang terkait dengan itu disampaikan oleh dia laporannya begitu Pak. Kalau laporannya begitu kan penyedik otomatis mencari bukti-bukti itu dong. Iya. Nah, karena dari si pihak itu tidak sampaikan ini buktibukti awalnya penyidik otomatis langsung mencari sumber daripada ijazah itu asli apa tidak. Karena ijazah itu analog maka ya pakai sumbernya itu tadi. Menurut saya sudah benar itu. Oke. Yang cukup menarik adalah ee Roy Storyo berkali-kali mengatakan soal ee Ela itu ya itu kan digunakan ee pengujiannya secara digital padahal analog begitu ya. Tapi pihak dari Roy Suryo juga mengatakan mana pembuktian ee pengecekan secara analog juga dari bukti kertasnya, tintanya dan segala macam itu sempat dibahas kemarin Pak ya. Mereka mereka kan tidak tidak menanyakan itu. Cuma hanya karena kan di situ kan dia menyampaikan pakarnya itu kan Pak Roi Surya mengatakan pembuktian dia pakai gitu ya. Wah membawa fotokopian itu. Jadi bukti materiil yang kemarin dibawa itu cuman fotokopian yang disampaikan di dalam pres rilis itu oleh dia kan gitu. Ini Ela ini kalau ini begini ini jadi gambarnya kabur gitu dibantas sama si Senabela itu kan Pak yang namanya teknik itu saya selaku saya Pak saya pakar betul saya ketua pakar forensik di Indonesia punya kompetensi punya organisasi dan sebagainya gitu yang namanya Ela itu hanya bisa dipakai katanya ahli untuk membuktikan barang yang di digital fotolah kalau foto itu kalau pakai Ela itu bisa dilihat ini difoto jebret itu ini tulisan yang pertama apa Kemudian kalau dihapus kelihatan kalau dari dari produk produk digital enggak bisa berarti ya dari dari scenan kalau kalau yang sudah scanan itu ya saya enggak ngerti saya apa yang diuraikan si itu kan kemarin kan yang di ini kan ini ngefoto hasil foto kan iya iya katanya logikanya sama seperti membuktikan e uang palsu ya Pak ya jadi uangnya harus dilihat dipegang baru bisa membuktikan ini asli atau palsu bukan dari foto yang masalahnya kan gini ya Pak ini ya kalau saya ya melihat ya selama ini ya mereka Pak Ris maupun si Roi itu dia apa? Yakin bahwa dengan teori yang dia pakai forensik perbandingan itu adalah benar. I yang dia tutup-tutupi adalah saya terpaksa sekarang pakai tutup-tupi. Heeh. Sampel yang dia pakai itu, Pak, yang mestinya itu adalah sampel ijazah yang benar, yang analog. He. Fisik ya. Iya. Dibandingkan dengan yang lain-lain itu apakah asli apa tidak. He. Dia enggak kan enggak pernah dapat, Pak. H. Makanya dia nyuruh Pak Jokowi suruh tunjuk tukang-tunjukan itu kan berarti dia enggak pernah pegang itu. Jadi dia ngomong kar-kar di mana-mana mengatakan bahwa ini sudah membuktikan pakai teknologi tinggi. Tapi sampel yang dibandingkan itu adalah sampelnya yang diunggah oleh Sandi. Sandi itu adalah fotokopi dari kan dia upload kemudian oleh si Pak Ro itu diprint kemudian printnya itulah dibandingkan. Itu kan apa penyesatan itu kalau itu dianggap itu sebagai suatu pembuktian yang val di situlah letaknya saya kemarin baru terbuka. Wah, ternyata ini analisis yang selama ini di anu enggak benar gitu. Mas boleh enggak saya tambah lagi yang yang yang skripsi katanya skripsi kan ini kan enggak ada lembar ini berarti pengasaan ternyata dari Gama mengatakan Pak yang seperti itu Pak dari 80 alumni di situ itu itu hampir 50% ada yang kayak gitu karena waktu zaman itu mahasiswa disuruh ketik sendiri Pak itu enggak ada ada harus diprint sama satu profesor doktor gelar itu I kok ada enggak ada I karena Pak itu profesor itu dulu mendapatkan ini tahun ini pengukuhannya pengukuhannya baru belakang. Jadi di data itu ya masih berubah-rubah dan orang yang menggunakan ijazah pakai SOE sama SU itu hampir itu juga persentasenya gede bukan hanya Pak Jokowi doang gitu loh Pak gitu. Oke. Kayak gitu. Jadi yang dianalisis oleh Pak Rowi itu ternyata ada ada tangkisannya git dari hasil bares krim dari hasil gelar perkara khusus ini nampaknya terpatahkan lah ya. Kalau estimate saya apa yang disampaikan oleh Pak Pak Pengadu ini dengan bukti-bukti itu ya terpatahkan dengan kesaksian dari Gaza Mada maupun dari itu saksi yang diajukan itu kayaknya gitulah nilai berarti tidak terbukti ada tindak pidana di sana dari hasil pengamatan Bapak kemarin i hasil pengamatan saya tidak bisa membuktikan adanya pemalsuan ataupun membuat surat palsu kira-kira gitu oke Mas jadi kayak benang kusut Mas mungkin juga dari sisi Roy CS ini kemarin sempat kita berbincang juga kalau misalnya nantinya hasilnya ternyata tidak ada unsur pidana bisa diperkirakan akan ada laporan lagi nantinya. Jadi tidak akan selesai ini sebenarnya. Iya. Karena itu membacanya harusnya ee di roadmap dengan baik ya. Pertama kita akan menguji fisiknya terlebih dahulu. He. Siapa yang memegang fisik? Kemudian akan kita uji dari admisibilitasnya kelayakan terhadap fisik tadi. Benar apa enggak? baru kita bicara di poin itu. Nah, persoalannya dalam banyak ee peristiwa pidana yang diajukan ke muka pengadilan atau di ee proses penyidikan, akses itu kan kadang limitatif sifatnya, tidak dibuka seluas-luasnya. I maka yang jadi kesulitan adalah misalnya pihak yang pelapor mendalilkan bahwa ada dugaan jasa palsu, tapi jasa palsunya dia enggak pernah pegang yang aslinya. Sedangkan menurut yang diduga melakukan tindak pidana ijazah palsu itu mengatakan, “Ya lah, ijazahnya masih sama saya.” Iya. Anda bisa dapatkan dari mana? Jangan-jangan yang palsu yang Anda peroleh kan begitu. Ini kan jadi silang sengkarut yang enggak kunjung usai. Maka memang dalam perkara ini yang kita melihat fenomena yang terjadi saat ini memang harus ada pihak yang benar dan salah. Karena dalam hukum pidana itu ketika masuk ke proses yang lebih serius lagi bukan menang kalah. Menang kalah di perdata kita bicara. Tapi ini benar salah. Maka harus diuji di mana? di pengadilan menurut saya karena sudah ee sudah tidak bisa lagi di di apa di diminimalisir dengan langkah-langkah yang sebelumnya dilakukan. Jadi jalan keluarnya hanya di pengadilan. Hanya menurut saya hanya di pengadilan tempat satu-satunya. Sehingga bukti yang ee walaupun unsur pidana dari Pak Rianto kayaknya enggak mungkin nih baris krim hasilnya akan berbeda dibandingkan. Begini, bukan berarti kita tidak mengatakan, kita tidak melihat kutub mana yang akan diajukan, Barisk Krim atau Polda Metro Jaya, tapi hasil dari gelar perkara yang kemarin menentukan ee juga laporan yang ada di ee tempat yang lain, kan. Nah, dengan demikian kalau si A melaporkan seseorang tidak kemudian terbukti, di tempat lain dia juga posisinya sebagai terlapor dan ternyata dalil yang ini diruntuhkan kemudian ini memperkuat ee hasil. Belum lagi proses-proses sebelumnya mungkin di keperdataan yang sedang diuji juga dan kemudian ada hasilnya, maka alat bukti tadi itu dari putusan tadi bisa dipakai. Ya, menurut saya itu untuk memperkuat sehingga tinggal ditentukan nih ee siapa pihak yang sebenarnya lemah dalam pembuktiannya. Walaupun memang ee dalam banyak perkara ada kekurang setujuan saya juga bahwa ee seakan-akan orang yang melaporkan itu diberikan beban pembuktian yang besar. He. Bagaimana kalau dalam tindak pidana yang sebenarnya serius, tapi dia tidak punya ee akses terhadap hal itu. Nah, maka kalau kita dalam posisi netral melihatnya ee harus ada ee netralitas dalam melihat hal ini, kemudian profesionalitas. Nah, saya yakin dan percaya kalau itu dibuka seluas-luasnya karena ini sudah terlanjur ya menurut saya enggak bisa dibatasi lagi, enggak bisa ditutupi lagi. Karena hampir setiap stasiun TV bicara ini, media sosial bicara ini, orang di luar sana juga bicara ini. Ee ee lambat laun kan ini jadi isu yang strategis dan nasional dan itu menurut saya harus cepat momentumnya untuk diselesaikan. Maka hasil dari gelar perkara kemarin itu enggak boleh ditunda lagi. Jangan sampai nanti ditunggu 2 minggu lagi nunggu ini ada sinyal apa nih ee lihat di media oh enggak ribut misalnya enggak ada yang berisik ya sudah berarti aman-aman saja. Menurut saya langkahnya harus tegas. Maka blunder ini enggak boleh dilakukan lagi. Ee seperti misalnya kemarin mohon maaf sedikit koreksi kita ketika ee ada press conference mendahului dari ee proses runtutan gelar yang harusnya dijalankan terlebih dahulu. saya tindakan itu dulu yang disempurnakan baru kemudian tambahannya informasi ke publik. Karena yang paling penting ini kan para pihak yang saling menyoal ini. Kalau kita kan sebagai masyarakat hanya butuh siapa yang sebenarnya ee berbohong atau tidak sesuai dengan transparan tidak sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya karena mungkin hanya Tuhan dan mereka yang tahu hasil dari gelar perkara khusus ini penting untuk informasi dari masyarakat termasuk juga kedua belah pihak. Pak Haranto. Ee dari hasil pengamatan Anda kira-kira berapa hari yang dibutuhkan untuk ee menyampaikan hasil dari gelar perkara khusus ini? Iya, seperti estimate saya yang lalu ya, pasti besok ini akan menampung ini gitu ya, menampung bukti-bukti. Setelah itu bukti itu pasti akan digodok pendalaman. Rupanya kemarin ya seksi itu adalah penyampaian penampungan, seksi dua itu adalah pendalaman. Sudah kemarin itu gitu. Tetapi kemudian sampai saya tunggu sampai sore kemarin belum sempat membikin ada suatu keputusan yang ada kesimpulannya. Tapi saya ingin menjelaskan begini aja supaya enggak orang tanda tanya ya. He. Kalau barakim itu menghentikan masalah bahwa ijazah itu dinyatakan asli itu bukan berarti kasusnya ini berhenti. H pembuktian mengenai ijazah itu palsu asli atau tidak itu nanti akan dibuktikan kembali di proses yang ada di Polda Metro. Iya. Seperti dulu saya katakan kan ini kasusnya satu ini sebenarnya yang satunya melaporkan tapi diragukan yang satunya dianggap apa memang memang palsu kan gitu kan. Jadi ada dua jadi besok hasil-hasil daripada bariskrim ini penyidikan yang tadinya apa sudah mengumpulkan banyak bukti itu pasti akan dipakai di Polda Metro untuk diteruskan. Tapi di sana langkahnya sudah pakai langkah untuk penyidikan. I penyikan nanti di yang dibuktikan di anu di hakim nanti akan pasti hakim akan menilai melihat dulu nih prosesnya apakah ijazah ini asil atau palsu. Nah, hasil hakim kan berkesimpulan kalau itu asli asli ya berarti ujaran kebencian dan sebagainya itu nanti akan oleh hakim akan dihukum itu berarti memenuhi syarat tapi kalau ininya tidak pasti ah ini bebas demi hukum kira-kira gitu. Jadi bukan jangan khawatir berarti ini kuncinya juga ya berarti untuk menentukan bagaimana progres dari kasus yang serupa karena itu kasus gitu. Oke saya ke Bang Heri Bang Heri ee yang cukup menarik adalah ini kan saling berhubungan satu sama lain tapi ee pada pemeriksaan hari Senin kemarin Roy Suryo bilang ada enam saksi yang diperiksa dan mereka tidak punya legal sending untuk memeriksa Roy Suryo. Tanggapan Anda gimana ini? E saya konfirmasi dulu nih saksi atau ahli yang dimaksud ya? Ahli ee yang diperiksa kemarin hari Senin ahli ya mungkin ahli. Kalau gini, karena ada poin yang kadang jadi ee perdebatan tuh adalah ahli misalnya apakah harus bawa surat tugas atau enggak. Ini saya mengalami sendiri ketika ee diminta menjadi ahli pernah satu kali ee dan berapa kali juga saya mengikuti dalam persidangan itu ee ahlinya enggak bawa surat tugas. itu juga enggak masalah sepanjang ee diperkenankan oleh para pihak dan hakim juga menanyakan hal itu. Dan yang ee yang penting itu adalah kemampuan apa pengetahuan dia terhadap suatu hal yang khusus tadi yang itu bisa dibuktikan track record-nya dia gitu ya, output atau produk yang dia e hasilkan itu bisa kemudian dia dikatakan sebagai seorang ahli dalam perkara tersebut. Tapi apakah surat tugas itu kemudian harus menjadi wajib? Memang di KUHAP juga enggak mengatur ya. He. Karena pada prinsipnya keterangan ahli itu pun tidak misal saya dihadirkan oleh Taruman Negara bukan berarti ee pandangan saya ketika saya menyampaikan dalam keterangan ahli itu adalah pandangan Taruma Negara. Bukan begitu memandangnya, tapi bisa saja sifatnya pribadi begitu. Maka sebenarnya surat tugas itu kalau orang yang berpikiran besar dan banyak pengalaman ee bersidang, dia tidak akan menyerang orang dengan hal-hal semacam itu menurut saya. Karena yang dihat substansinya, kelayakan dia sebagai seorang ahli itu yang diuji di awal gitu ya, bukan surat tugasnya begitu. Oke, ini sebenarnya masih menarik sekali ya saya ya, tapi waktu kita sudah habis dan kita juga akan menantikan bagaimana hasil atau keputusan dari para scrim polri dinantikan oleh masyarakat apakah memang hasilnya akan sama saja atau ternyata ada hasil lainnya yang mudah-mudahan naik sidik jadi biar jelas anu arahnya itu kalau diangk yang penting kalau masyarakat transparan begitu ya Pak ya. Terima kasih banyak Mas Heri kemudian juga Pak Haranto. Sehat selalu. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. kita akan jeda terlebih dahulu. Saya jeda ada simulasi sekolah rakyat di beberapa daerah yang sudah mulai dimulai dijalankan. Tapi ini kira-kira apakah ini akan menarik ee masyarakat begitu ya? Karena fasilitasnya cukup ee luar biasa begitu. Ini rencananya akan mulai dilaksanakan pada 14 Juli mendatang. Seperti apa kami hadirkan usaha kita tetap bersama kami.
AKIP, https://www.tvOnenews.com – Purn Aryanto: Roy Suryo CS Gunakan Teknologi ELA | AKIP tvOne
Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo memasuki babak baru. Bareskrim Polri dijadwalkan melakukan gelar perkara khusus kasus dugaan ijazah palsu Jokowi pada hari ini, Rabu (9/7). Gelar perkara ini untuk menentukan apakah kasus ini layak atau tidak dinaikkan ke tahap penyidikan. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, permohonan gelar perkara khusus ini diajukan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) pada Senin, 30 Juni 2025.
#ijazahpalsu #jokowi #roysuryo
AKIP01
TOM01
AML01
Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live
Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:
Facebook – https://www.facebook.com/tvOnenews
Instagram – https://www.instagram.com/tvOnenews
Twitter – https://twitter.com/tvOnenews
TikTok – https://www.tiktok.com/@tvOnenews
Website – https://tvOnenews.com