HOTEL INI CUMAN BUAT YANG PUNYA DUIT – Roblox Indonesia My Hotel
Yo. Hai kawan, bertemu lagi dengan KB cream. Aku tidak rasis, tapi orang yang boleh nginp di hotelku cuman orang yang mau bayar. Itu namanya bukan rasis, kawan. Itu namanya berbisnis. Di sini ada banyak banget orang yang sudah mengantri pengen nginp di hotel kita, kawan. Hotel bintang bintang nol nih, coy. Maksudku lihat atapnya aja gak ada. What is this? Oh, mungkin konsepnya outdoor gitu ya, Guys, ya. Bisa memandang langit. bisa memandang bulan sambil tiduran. Keren. Ini mahal nih, Bos. Hotel elite nih, Bos. Nah, tapi sebelum kita mulai menerima tamu, kawan, mungkin kita bisa membuka ruangan pertama kita dulu. Karena kalau belum ada ruangan mereka mau tidur di mana? Di karpet, di lobi. Kan enggak mungkin gitu, Guys. Nah, sekarang karena udah punya kamar, kawan, kita bakal mulai menerima tamu, kawan, di sini. Jadi, langsung tinung. Ye, silakan masuk. Dia bakal langsung tidur, kawan di sini. dan yang lain disuruh nunggu dia tidur kah? Woi, ini hotel, woi. Bahkan gak ada atapnya. Kenapa dia bisa tidur dengan lampu mati? What? Oke deh. Nah, kalau udah selesai nginp kita bisa langsung rapiin aja semuanya, Guys. Mulai dari kasurnya, mejanya, sampai jendelanya, kawan. Nah, kalau udah beres baru layak ya, kawan ya untuk menerima tamu selanjutnya. Ning, ning kalau yang ini aku ikut sih. Kalau yang ini aku ng ikut ngin kawan, sebelum kita lanjutin boleh kali kawan tinggalkan like di video ini, Sean juga like-nya. Dan yang belum subscribe jangan lupa subscribe. Subscribe itu gratis kok. Bersama Krim Team kita bakal coba untuk rapihin ini dan punya hotel terkeren di Roblox ya kawan ya. Let’s go. Nah, aku rasa ini sudah saat yang tepat kawan, untuk membuka ruangan kedua. Aku sudah siap kawan. Let’s go. Nah, sekarang kita bisa menerima dua tamu langsung ya, kawan ya. Silakan. Nah, sekarang semuanya disuruh Bang, tidurnya enggak di sini Bang. Please, please, Bang. Kamarnya salah. Iya. Kenapa malah pulang? Apaan sih dia bikin kamar sendiri. Tidur di karpet beneran, coy. Weh, kamarnya dalam. What? You know what? Ayo kita rapiin ya, kawan ya. kasurnya di sini semuanya rapiin. Jangan bilang ruangan kedua juga mesti kita rapiin. Iya dong. Tadi kan dia tidurnya di karpet depan. Kenapa kamarnya bisa berantakan? What? Astaga tamu kita agak aneh, kawan, di sini. Loh, kenapa yang tidur di ruangan kedua pasti tidurnya di karpet, Guys. Mereka gak suka tidur di kamar. Mereka lebih suka tidur di lobi. What? Yah, aku gak ngerti, ya, kawan. Ya, selera mereka aneh. Tapi walaupun mereka tidur di lobi, tetap aja ruangan di sini berantakan, kawan. Mesti kita rapiin. Mereka ngapain sih, Guys? Kenapa setiap tidur itu bisa berantakan? Maksudku sampai jendelanya itu bisa miring loh, kawan. Lihat nih, lihat nih yang ini tuh. Oh, yang ini jendelanya enggak kenapa-napa sih. Maksudku ini kenapa sampai laci-lacinya dibuka? Kepo nih yang nginp kawan. Orang gak ada apa-apa dalam laci. Kenapa mesti dibuka-buka? Ya kalau kasurnya ya udahlah kawan, emang berantakan. Wajar kan dipaki tidur, coy. Aku kalau nginp di hotel kan pasti aku berantakin semuanya sampai sampai-sampai sabunnya ku ambil. Oke, ya udah kita terima lagi enggak sih, kawan tamunya di sini? Kur rasa kawan, sekarang duitnya udah cukup untuk membuka ruangan ketiga. Sekarang kita bisa menerima tiga tamu. Let’s go. Nah, kalau udah kita bakal rapiin aja langsung, Guys. Kita tidak ada waktu yang kita buang-buang ya, kawan. Ya, bentar. Kalau misalnya kita berhasil ngumpulin dolar, kita bisa sewa tukang bersih-bersih cleaner di sini, Guys. Oke, kalau misalnya ada cleaner, kita gak usah bolak-balik lagi, ya, kawan, ya. GG, cuy. Oke, please, please. Come on, come on. Jangan nge-lag, ya. Ini tombol bersih-bersihnya. Please, sedikit lebih cepat, ya, kawan ya. Bisa sedikit lebih cepat. Tidak, kita speed run bro. Terima terima terima terima. Habis itu ikut, ikut, ikut. Yang cewek ikut, yang cewek ikut, susu, sus, ya, kawan ya. Anyway, di sini ada hadiah gratisan kawan yang bisa kita ambil ya, kawan ya. Jadi, kenapa tidak kita klaim aja semuanya. Terus di sini juga ada shop di mana kita bisa lihat-lihat ya kawan ya. Game Pes apa aja yang menarik guys? Seperti double cas ini. Siapa yang gak suka double cash guys? Dua kali penghasilan. Let’s go. Kalau gajiku bisa dikali dua pun juga gas gitu loh, Guys, ya. Bawa game PES ke dunia nyata. E ngayal terus. Oke, langsung aja kawan kita bersih-bersihin semuanya termasuk yang di sini. You know what? Aku malas. Kita mending bayar cleaner aja di sini. Nah, sekarang kita udah punya tukang bersih-bersih, Guys, di sini. Let’s go. Jadi, kita enggak usah kayak bolak-balik lagi ke kawan, ya, untuk bersihin ini semua. Walaupun dia bersihinnya agak lama sih, tapi gak apa-apa. Aku punya kesabaran untuk gitu. Atau enggak kita bisa punya Vester Staff kawan di sini. Let’s go, guys. Kita bakal beli vester staff, ya supaya staff kita lebih cepat kalau daripada biasanya. Ngebut anggap bersih-bersih ini seperti ikut Olimpiade ASEAN. Ngerti enggak? Ah, oke. Kita bakal bayar resepsionis juga, kawan di sini. Jadi, kita enggak usah pencetin satu-satu, ya. Ini tamunya, ya. Capek, coy. Biarkan mereka masuk sendiri, de. Oke, biarkan mereka tidur di karpet, ya. Sumpah aku masih enggak ngerti kenapa mereka suka tidur di karpet. Tapi aku tidak peduli kawan. Yang penting di sini kita bakal coba upgrade room dulu, gak sih? Let’s go. Jadi level 2. Bentar, kita bisa pilih warnanya. Aku lebih suka warna biru sih, Guys. Let’s go. Kenapa dengan warna biru harganya jadi lebih mahal? Ei, keluar woi, keluar. Eh, sus banget woi. Ini dipakai orang tidur nih ya. Jangan bersih-bersih kamu. Kalau udah ada orang tidur jangan bersih-bersih. Keluar Sus. Oke, sekarang kita bakal coba expand dulu, kawan, di sini. Let’s go. Dan kita bisa speed upgrade di sini supaya lebih cepat, gak sih, kawan? Supaya lebih cepat bersih-bersihnya. Nah, kalau udah kita bakal nunggu lagi nih tamu-tamunya pada masuk supaya duit kita makin kencang. Oke, let’s go. Aku bantu bersin deh. Soalnya dia agak lama ya, kawan ya. You know, kawan. Di sini kita bisa upgrade room. Saatnya kita upgrade room menjadi warna hijau. Ah, warna-warni lah ya kawan ya. Beda-beda, cuy. Oke, setelah kesuksesan kita sebelum-sebelumnya, kawan memiliki banyak kamar guys di sini. Mungkin ini saatnya aku berinvestasi di toilet. Kasihan mereka nginp gak bisa kencing, kan? Jadi, mending kita buka toilet, ya, kawan ya, di sini. Dan ini apa ini? Ada tisu-tisunya. Oh, butuh tisu toilet raw, Guys. Kita mesti reveal. Oh my God. Gimana tuh caranya? Aku enggak ngerti, kawan. Kita coba ke gudangnya dulu. Ternyata ada gudang, Kawan. Di sini kita bisa ambil. Oh, ini mesti ambil satu-satu kah? Bisa ambil banyakan gak? Ah, langsung tiga biji ya, kawan ya. Dan kita bakal langsung taruh aja guys di sini. 1 2 3 let’s go. Jadi mereka kalau berak atau kencing ada tisunya bisa bersih-bersih. Ih, kalau di luar negeri emang bersih-bersihnya ceboknya itu pakai tisu ya, Guys, ya. Kalau di Indonesia pakai air, pakai sabun. Ya enggak sih, Guys? Biar bersih. Oke, selanjutnya room 4 kawan. Kita buka ruangan keempat. Let’s go. Oh, jangan lupa kita upgrade juga nih ruangan ketiga ya. Nah, kita pilih warna biru aja lah. Aku lebih suka warna biru, Guys. Let’s go. Kalau udah kita buka ruangan nomor lima, enggak sih? Nice. Itu dia. Emm, kalau bisa aku punya cleaner juga di sini, Guys. Supaya nanti kita bisa restock tisu toiletnya enggak ribet gitu loh, Guys. Nah, ini apa ini? Kenapa ada kayak logo tempat sampah? Kita bisa buang kah? Oh, kita bisa buang tisu toiletnya di sini. Oke, aku paham sekarang. Oke, ini saatnya kita punya cleaner kedua kita, kawan. Nice. Sekarang yang bersihin daerah sini adalah cleaner kedua kita, ya, kawan. Ya, mungkin termasuk tisu toilet. Aku gak ngerti. Oh my God. Aku boleh ikut gak? A, e santai. Ye, kok hilang, Guys? Eis eis. Gak boleh gitu ya, Guys, ya. Ini lagian kenapa toilet cowok sama toilet ceweknya enggak dipisah gitu loh, Guys? Kenapa satu toilet doang? Aneh banget, kawan. Oh, di sini ada restocker seharga 350. Kayaknya restocker ini deh yang bantu kita ng-restock tisu toilet kalau habis ya. Oke deh, ya udah kita ambil hadiah gratis dulu deh kawan di sini supaya cases lebih cepat lagi. Nah, kalau udah daripada kita upgrade room aku lebih pengen beli restocker aja guys. Jadi kita gak usah kerja. Yes, semuanya otomatis oleh restocker kita. Go, go, go, go, go ke toilet. Aku gak usah kerja, Guys. Ye, pengangguran. Itu dia cita-cita kita. Tidak sih pengangguran tapi menghasilkan. Wow. Oke, saatnya kita upgrade room lagi, kawan. Di sini uh kita bisa upgrade ke yang lebih mewah. Warna merah. Let’s go. Sekarang cas kita bakal kali 3 kalau misalnya ada yang nginp di sini ya, Guys. Ya, you not aku bantu beresin dah. Agak kelamaan nih cleaner. Ah, supaya duit kita ngalir ya, Bos. Ternyata terlalu gabut itu kurang enak ya, Guys ya. Ya udahlah kadang-kadang kita bantuin gitu loh, kawan. Kayak kita pencetin ini kan. Ah, biar lebih cepetan dikit. Sumpah ini ngapain? Oke, kita upgrade room lagi, kawan. Di sini kita jadiin warna kuning. Let’s go. Kita bikin magicu hibini ya. Dan kurasa ini saatnya kita membuka room nomor 6, ruangan keenam. Oke, ini kita mau buka berapa ruangan sih? Ya maksudku ini hotel sih. Jadi wajar aja punya banyak ya. Bahkan kita bisa bikin lantai duanya nanti, tapi masih kekunci. Kita harus lebih sabar kawan. Ada baiknya sekarang kita upgrade- upgrade room dulu aja ya, Guys, ya. Ini jadi warna merah lagi. Sebenarnya kalau misalnya kita VIP, kawan, kita tuh punya kayak ruangan khusus, Guys, buat upgrade jadi VIP dan stage-nya itu lebih bagus, ya, Guys, ya. Tapi gak usah lah. Yap, kita pakai ruangan biasa aja, ya, K, ya. Buat kita upgrade-upgrade dan kita bersih-bersih. Let’s go. Sebentar, ini cleaner yang di sini udah cepat belum sih? Ini Ariana kerjanya sedikit lebih cepat lah, Ariana. Kita bakal upgrade semua nih. Soalnya nih tamunya lebih banyak. Pressure. Oh my God. You know what? Toilet dulu kali ya. Ah, kita beli toilet di sini. Dan room nomor 7. Gila, makin banyak ruangannya. Ini lama-lama aku beli instant clean nih, kawan. Supaya kayak bersihnya cepat ya enggak sih? Bisa enggak sih? Ini buat apa sih? Aku enggak ngerti ya. Tapi kita coba beli aja. Aku enggak tahu, kawan. Instant clean ini itu buat apa, tapi ya kita lihat apa yang berubah. Kayak kalau misalnya kita pencet gini. Oh, sekali bersihin langsung satu ruangan bersih, coy. Tapi itu bekerja buat staff kita enggak? Oh, bekerja buat staff kita juga, kawan. Oh my god. Satu kali pencet langsung tiga-tiganya bersih nih. Oh my God. Itu jauh lebih cepat. Sangat worth it, kawan. Kalau udah begini kan kita bisa fokus, kawan, ya, untuk meng-upgrade ruangan-ruangan, Guys. Let’s go. Soalnya duitnya jalannya jadi lebih cepat, ya. Oh, iya. Upgrade ruangan yang di sini juga nih. Jangan ketinggalan. Let’s go. Biar makin mantap lagi. Perasaan upgrade room-nya enggak habis-habis, Guys. Kayak kita mesti upgrade terus. Kapan maksimalnya ini? Kapan full upgrade ruangannya? Lihat, aku disuruh upgrade lagi. Gak ada habis-habisnya. Oke, kayaknya setelah ini kita bisa upgrade ruangan yang lain ya, kawan ya. Aku enggak ngerti kawan. Yang aku inginkan hanyalah membuka elevator ini. Kapan kita bisa ke Oh my God, ada 10 lantai. What is this, guys? Udahlah, mending kita buka basic crate dulu. Let’s go. Terus kita buka kah? Gimana caranya? Kan aku punya crate nih. Open. Oh my god. E, open. Open. Open. Semua kita equip. Gggak tahu, Guys, apa ini. Aku gak tahu, sumpah aku bingung banget. Udahlah, tambah-tambah aja. Cleaner, room, semualah kita beli, kawan. Mau cleaner, mau room, mau apa kek, mau speed upgrade juga gas. Semua ada, kawan. Yang penting cepat kebuka semua ya, kawan ya. Aku rasa ada baiknya kita tunggu dan diam saja. Biarkan uang kita bekerja, Guys. Biarkan kita ngumpulin duit di sini. Aku akan segera kembali ketika kita sudah kaya nanti. 2000 years later, Guys. Duit kita udah 6.220. Kita kaya dan terus bertambah, ya. Nah, kalau udah ini saatnya kita upgrade room gak sih di sini? Let’s go, kawan. Kita bakal upgrade. Pertanyaanku kawan, setelah aku lihat, kawan, di sini itu ada lanjutannya lagi, Guys. Aku penasaran hotel kita itu bakal seluas apa kalau begini terus, Guys? Mending kita upgrade dulu atau kita fokus luasin tempat dulu? Nah, itu dia, Kawan yang pertanyakan. Kayaknya aku bakal fokus buat luasin tempat dulu ya, kawan ya. Baru nanti kita upgrade-upgrade. Upgrade-grade nanti aja guys yang penting luasin dulu tempatnya. Masalahnya kawan, ini kayak ada jalan lebih luas lagi nih. Nih bintang empat expand mulu guys. Gak ada habis-habisnya guys. Kita bisa tambah lagi cleaner. Kalau cleaner wajib lah ya guys ya. Sama speed upgrade bolehlah. Supaya ada tukang bersih-bersihnya di sini. Room nomor 12. Gelo. Ini banyak banget ruangannya, kawan. Maksudku kalau aku zoom out lebar banget. Ini hotel kita ya. Maksudku hotel sih. Belum lagi entar ada kayak berapa lantai? 10 lantai melakukan ini semua stres, Guys. Gu rasa yang buat game ini terlalu rajin ya, kawan ya. Kayak lantai satunya kamar, lantai duanya itu ada kayak game. Gila, banyak banget. Nah, buat perluas daerah sini kita perlu bintang lima, kawan. Sedangkan level kita baru bintang empat. Jadi, K rasa kita bakal upgrade room dulu aja, kawan. Terpaksa karena gak ada hal lain yang bisa kita lakukan di sini, Guys. Selain kita upgrade room, ya, Kawan, ya. Let’s go kita upgrade room lagi di sini karena duit kita juga udah banyak banget, Guys. Let’s go. Kita bakal upgrade room. Upgrade upgrade room. Pokoknya habiskan uang. Cepatkan bayar. Let’s go. Cepatkan bayar. Kita bakal bukan lebih banyak lagi tempat di sini. Kita naik level soalnya. Berarti kita udah bisa perluas daerah sana ya kawan ya. Let’s go. Aku akan datang expand bintang lima. Langsung aja kawan kita injak. bom dan buka ruangan bukan ruangan terus. Aduh duitku duitku habis lagi. Ini dia kawan problemnya ya kawan ya. Duit kita tuh sedikit tahu enggak? Sedikit mau nambah ruangan di sini tahu-tahu habis gitu loh guys sedikit. Aku butuh uang no. Semua butuh uang. Enggak di dalam game, enggak di luar game. Semua butuh uang guys. Bro sebenarnya di sini kita bisa upgrade cash boost kita sih, kawan. Jadi kayak bentar ini aku pencet apa barusan bisa skip upgrade pakai Robox guys. Oh my God kita coba skip upgrade guys. Apa yang terjadi? Cas boost kita jadi 20% jadi ke 30%. Gak tahu ini bacanya gimana sih. Nah, selanjutnya kalau pengen upgrade cash boost lagi kita perlu pakai berlian ya, which aku udah punya. Kita bakal upgrade lagi, Guys. Let’s go. Supaya duit kita kencang ya, kawan ya naiknya. Ya udahlah kawan. Kita bakal keliling dulu dan kita bakal coba upgrade ruangan yang bisa kita upgrade ya, kawan, ya. Ah, mahal mahal mahal mahal semua mahal. Lihat kawan, hotel kita sangat ram ya kawan ini seperti antri sembangko sampai ngantri segitunya woi what the heck man. Ya udah aku akan upgrade ruangan lagi kawan di sini semua demi pelanggan. Pelanggan aku tidak akan mengecewakan kalian. Pelanggan masalahnya kalau lihat dari karpet ya kayaknya kita bisa perlu lagi kawan ke sana. Kayak gak ada habis-habisnya coy. Ini hotel bro tolonglah. Kadang kalau kreator bikin game terlalu rajin. Ini lama-lama bukan hotel aku buka kos-kosan. Kayaknya kalau buka kos-kosan lebih cuan deh. Iya enggak sih? Ya udahlah gak usah dipikirin. Yang penting kita speed upgrade lagi. Kita upgrade-upgrade semua. Sumpah lihat nih suos apa nih? Luas banget. Ya udah aku bakal tinggalin lagi kawan. Begitu ya siklusnya ya. Ngumpulin duit habisin. Ngumpulin duit habisin. Sama seperti dunia nyata kawan. Habisin. 2000 years later. Oke, guys. Aku sudah kembali dan jujur ini kawan memakan waktu lebih lama daripada yang kau kira. Kita bakal expand lagi dan ya kita mengulangnya lagi guys. Kita akan membeli semua ruangan. What? Aku udah nabung lama dan aku tidak bisa membeli semua ruangan di sini. Apa-apaan ini? Dan hotel kita kapan selesai? Kenapa kayak enggak habis-habis? Ah, ini gak untung coy buka hotel yang ada malah rugi. Hei, Lidia, gaji kamu nunggak ya 10 bulan. Maaf ini gara-gara gameennya terlalu epik, bro. Terlalu banyak di sini. Come on, Bro. Seriously, minimal kita bisa dapat duit gratis, kawan, di sini. Membantu sedikit walaupun enggak bantu-bantu amat juga sih. Aku tuh bingung apa yang harus kita lakukan. Kita upgrade semua kah di sini? Ya, supaya sedikit lebih cepat semua ya. mungkin faster customer supaya jalannya lebih cepat juga mungkin. Aku juga enggak ngerti ya, kawan ya. Supaya duit kita makin kencang. Dah, udah kita upgrade aja kawan di sini. Ini permasalahannya sebenarnya di mana sih? Di resepsionisnya kah atau di mananya kah? Stop. Aku tidak ingin membeli pakai Robux. Apakah permasalahannya di resepsionisnya? Coba ya kita pencetin. Permasalahan di resepsionis ya kah? Oh my god. Kita harus pencetin. What? Astaga. Apa-apaan ini? Skibidi, Bro. Astaga, lebih cepat Jeremia cepat. Kita harus klik klik klikin dan selesaikan dengan lebih cepat. Cepat. You know kita upgrade lagi nih faster resepsionisnya supaya lebih cepat lagi ya kawan ya. Soalnya kelamaan gue lakukan penghargaan sih guys yah hilang. Intinya aku barusan dapat penghargaan kayak dapat 1000 customer ya guys ya. Jadi ya oh my god kita populer hotel kita maksudku. Jadi ayo kawan, kita berangkat dan kita perluas lagi daerah sini. Kamar-kamarnya semua kita perluas. Nah, udah udah mentok belum masti kita upgrade lagi. Pemerasan, Bro. Aku lelah. Please, kenapa hotel lantai 1 ini tidak pernah selesai, Guys? Help me. Ah, stop. Kita upgrade aja lah, Guys. Kita upgrade terus kita upgrade juga mungkin yang di sini. Apa yang bisa kita upgrade? Gem chance kah? I don’t know. Upgrade. Nice. Gggak tahu itu berguna atau enggak, tapi ya yang penting upgrade. Upgrade. Nah, habis ini mungkin kita bakal perluas lagi. Feelingku kita bakal terus perluas ya kawan ya. Karena ini tidak ada ujungnya. Oh my God, kenapa hotel kita begitu luas? W kalau dibandingin sama hotel orang lain kita cukup lebar sih hotelnya. Yang lain tuh hotelnya gak ada apa-apa, kawan. Kita tuh udah cukup super, Guys, di sini. Jadi, ya apalagi yang kita harapkan, kawan? Kita bakal upgrade aja semua yang bisa kita upgrade. Kalau ada yang bisa kita upgrade. Ngomong-ngomong sekarang kita udah level 7, kawan. Ini saatnya kita pergi dari lorong satu ke lorong selanjutnya untuk perluas lagi. Yap, ini bukan berbisnis, kawan. Ini namanya penyiksaan sinis. Astaga terlalu melelahkan, Bro. Udah tutup aja L hotelnya. Enggak sih? Setuju ggak sih, Guys? Oh my God. Bahkan aku bisa jalan di atas sini gak usah muter-muter. Kan kita bisa motong jala. Makan aku bisa ngintip toilet, Sus. Woi, woi, santai santai. Jangan ngintip beneran. Aku gak lihat. Aku gak lihat, coy. Di sini itu zero privacy ya, kawan ya. Terus ini ngapain? Lu tidur atau ngapain, Bro? Ini kasurnya mau kamu apa? Astaga, capek-capek dia bakal tidur di lantai. Ngapain, Bro? Aneh banget. Kamu niat nginp enggak sih, Bro? Astaga. Ya udah kita berikan dia privasi ya, kawan ya. Jangan ganggu dia. Yang akan kita lakukan hanyalah upgrade room satu demi room lainnya lagi guys. Kita upgrade jadi warna biru. Mahal-mahal ini harganya naik mulu, Guys. Astaga. Astaga. Gak tahu, Guys. Kehabisan kata-kata kok. speechless kayak hotel kita makin luas bukannya makin kaya. Kenapa kita jadi rasanya kayak makin miskin, Guys? Enggak kaya-kaya kita ini. Kapan kita kayaknya kalau begini kalau misalnya disuruh upgrade room terus sedangkan kalau upgrade room dapat duitnya juga enggak sebanyak itu, kawan. Wait, kawan. Customernya mulai sepi. Kita mulai kehabisan customer. Mulai melambat, Guys, di sini. Berarti itu artinya kita harus upgrade ini enggak sih, Guys? Kayak nge-spawn-nya. Nge-spawn customernya. Nah, ini customer spawningnya mesti kita upgrade ya, kawan, ya. Supaya dia nge-spawnya lebih cepat supaya ngantri lagi. Oke, tetap aja lambat ini, Guys. Come on. Aduh, kepencet lagi kan. Stop, Bro. You know what, kawan? Aku mulai frustasi. Aku ikut ngantri aja, kawan. Di sini aku ingin kamar. Aku pelanggan. Aku mau tidur. Terima kasih. Kita langsung cari kamar sendiri. Aku tidur di sini, Man. Ei, ei, ini kamar gua. Lu ngapain di sini? Ya udah, kita cari kamar lain lah, kawan. Kita cari kamar lain yang merupakan kamar kita. Ah, ini kayaknya nih. Stop, stop. Ambil kamarku, aku lelah. Biar kan aku dapat kamar, kawan. Nah, ini dia, kawan kamar kita. Kita bakal bersantai, kawan. Kita bisa meminum secangkir kopi. Bersantai memandangi langit ya kawan ya. Dengan bulan yang begitu indah kawan. Nice. Ini enggak ada privasi apa minimal pintu gitu ya, kawan, ya. Kenapa enggak ada pintu? Woi, astaga. Ini kan game Roblox bukan game yang lain. Kalau misal kalian paham. Astaga, stop. Sekarang diambil katak. Kenapa semuanya mengambil kamar? Oke, ini dia kamarku sekarang. Sekarang kamarku adalah toilet. Aku tidak peduli. Ya udahlah, ini kamar. Oke, jangan. Yang ini kamar. Oke, jangan. Yang ini kamarko. You know what, kawan K? Rasa sampai sini dulu ya, kawan ya. Kita main Roblox My Hotel, Guys. Ternyata rasanya punya hotel itu enggak enak. So, boleh kalian tinggalkan like di video ini dan boleh kalian share video ini. Dan yang belum subscribe, jangan lupa subscribe. So, aku bikin Krim. Thank you. See you next time. Goodbye. [Musik]
Join CreamTeam Membership: http://youtube.com/beaconcream/join
Game: Roblox My Hotel
Hai kawan!
Hari ini aku bakal main Roblox My Hotel. Di hotelku yang boleh nginep cuman yang punya duit aja.
Semoga kalian enjoy videonya!
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Ikuti aku di social media lainnya!
https://linktr.ee/BeaconKarim
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
#CreamTeam