PERLAWANAN GAZA MENGGANAS !! RUDAL 107 & 105 Hantam Markas Israel Tentara Tew4s, Hamas Lanjut Serang

Allah ledakan jeritan dan suara tembakan menyatu di langit Kanonis. Roket ditembak dari ganggang sempit. Tank-tank Israel yang dulu tampak tak terkalahkan kini jadi sasaran empuk. Gaza kembali bergetar, tapi bukan karena ketakutan, melainkan karena perlawanan yang makin menggila. Dalam waktu bersamaan, dua roket berpemandu melesat cepat menghantam markas komando Israel di Kanionis Utara. Tak lama berselang, sebuah rumah tempat pasukan khusus Zionis bersembunyi ikut dihancurkan. Semua terekam, semua disebar, semua jadi pesan. Gaza belum tunduk. Dan itu belum semuanya. Hari-hari ini perlawanan tidak hanya melawan, mereka memburu. Memburu tank, memburu kendaraan militer, bahkan memburu prajurit yang melarikan diri dari alat beratnya. Ketika kabur mereka langsung dieksekusi di tempat dan senjatanya diambil sebagai bukti kemenangan. Inilah babak baru perlawanan Gaza. Serangan makin terarah, intel makin tajam, dan para pejuang tak lagi bertahan. Mereka menyerang. Sebelum video serangan-serangan terbaru ini, Gaza sudah lebih dulu menunjukkan bahwa mereka belum menyerah. Dalam beberapa hari terakhir, Hamas bersama Saraya Al-Quds mempublikasikan video-video operasi militer yang mengguncang moral militer Israel. Mulai dari peledakan tank Mercava, penyergapan tentara dengan sniper elit Hamas di timur Gaza hingga penjebakan 30 tentara Israel sekaligus di kawasan Sujaiyah. Tidaknya itu, Saraya Alqus juga merilis momen penghancuran kendaraan militer di timur Kanyonis serta aksi dramatis saat mereka merebut drone intelijen Israel yang sedang menjalankan misi pengintaian. Kita sedang menyaksikan sesuatu yang berbeda. Gaza tidak hanya bertahan. Mereka kini menyerang, menyergap, dan merebut. Bahkan sebuah serangan kombinasi dari berbagai faksi perlawanan berhasil menewaskan lima tentara dan melokai 14 lainnya di Gaza Utara. Semua ini hanyalah pembuka dari serangan brutal yang akan terjadi di Kanyonis. Dan inilah momen yang menggetarkan seluruh markas komando Israel. Terbaru, sayap kanan Hamas Alqus mempublikasikan operasinya di Kanyonis Utara. Tengah suasana kanyonis yang porak-poranda, sebuah markas komando dan pengendalian milik militer Israel yang baru dibangun diam-diam jadi target pengintaian. Lokasinya berada di sekitar Masjid Kadra wilayah Alsar Algarbi di bagian utara kota. Pasukan dari Saraya Alqus, sayap militer jihad Islam Palestina melakukan pemantauan ketat. Mereka mencatat satu hal penting. Musuh telah berkumpul. Tank pasukan infanteri hingga kendaraan taktis semuanya berada di satu titik. Setelah waktu yang tepat tiba, dua roket berpemandu jenis 107 diluncurkan langsung menghantam pusat markas itu dengan presisi tinggi. Ledakan besar terjadi. Terekam dalam video, tentara dan kendaraan militer Israel terpukul dalam satu kali serangan. Allahu Akbar. Ya, serangan ini bukan hanya tentang kehancuran fisik. Ini adalah pesan keras bahwa perlawanan tahu di mana para komandan Israel berada dan mereka bisa menghantam jantung komando pasukan lawan kapan saja. Belum usai dentuman roket di utara Kanonis, serangan berikutnya langsung menyasar jantung kota. Kali ini targetnya lebih spesifik dan lebih mematikan. pasukan khusus Israel yang tengah berlindung di dalam rumah sipil. Pasukan elit ini mengira mereka aman sembunyi di sebuah rumah di Jalan Almars. Bangunan itu mereka jadikan markas sementara untuk operasi. Tapi ternyata mereka sudah lama dalam bidikan pasukan Saraya Alqus. Tawan telah dilakukan, posisi dikunci, roket disiapkan. Dalam video yang dipublikasikan terlihat jelas. Pertama mereka menargetkan sebuah pintu masuk rumah tempat pasukan khusus Zionis berlindung di dalamnya. Kemudian pasukan Hamas melakukan koordinasi untuk peluncuran roket. Lalu roket 107 diarahkan tepat ke titik persembunyian dan dalam hitungan detik ledakan mengguncang. Rumah yang tadinya jadi perlindungan berubah jadi puing-puing panas. Serangan langsung tepat tanpa peringatan. Ya, serangan ini bukan sekedar melewat askan tentara. Ini meruntuhkan ilusi bahwa pasukan elit Israel bisa berlindung di tengah kota tanpa terlacak. Pesan Saraya Alqu sangat jelas. Kalian bisa bersembunyi di rumah, tapi kami akan tetap menemukan kalian. Dan serangan ini terekam sempurna bukan untuk sekedar dokumentasi, tapi untuk memperlihatkan bahwa kini Gaza tidak lagi hanya bertahan. Gaza menyerang balik mata terbuka dengan senjata siap tembak. Operasi ini berlangsung di Abbas Alkabirah, Timur Kanyonis 9 Juli 2025. Ketika malam merayap sunyi di Kanyonis Timur, suara langkah-langkah senyap dari pejuang Hamas mulai mendekati. Sasaran mereka malam itu, konvoi militer Israel yang tengah melakukan aktivitas teknik dan logistik, Tank Merkava, kendaraan pengangkut personel, dua alat berat milik militer Zionis. Semua itu berada di satu titik tanpa tahu bahwa mereka telah diawasi. Dengan rudal-rudal anti tank Yasin 105, Hamas membuka serangan. Satu persatu kendaraan dihantam, ledakan menggema, asap menutupi pandangan. Dan di tengah kekacauan itulah seorang tentara Israel terlihat kabur dari dalam alat berat. Video yang dirilis menunjukkan momen paling mendebarkan dari seluruh operasi siang itu. Pejuang Hamas berusaha mengejar dan menangkap tentara tersebut hidup-hidup. Tapi situasi lapangan tidak memungkinkan. Akhirnya beberapa tembakan mengakhiri segalanya. Tentara itu dieksekusi di tempat dan senjatanya berhasil direbut. Tanda bahwa kita menang dalam duel jarak dekat. ya rabislam Yaab yaab I didn’t know Ya ya, aksi ini bukan sekedar aksi balasan. Bagi Hamas, penangkapan hidup-hidup adalah nilai strategis tinggi. Bisa dijadikan alat tukar tawar atau simbol kekalahan lawan. Tapi jika gagal, mereka tidak akan membiarkan musuh kembali hidup-hidup ke barak. Aksi ini juga menjadi bagian dari eskalasi besar operasi perlawanan Hajar Daud yang diluncurkan untuk membalas operasi Israel Arab Gideon. Dan hari itu satu nyawa mungkin gagal ditangkap, tapi satu pesan besar berhasil dikirim. Bahkan prajurit yang kabur pun tidak akan lolos dari perlawanan Gaza. Setelah rangkaian serangan yang mematikan dari roket 107, ledakan Yasin 105 hingga eksekusi langsung di medan tempur, militer Israel tidak tinggal diam. Namun yang menarik bukan serangan balasan mereka, tapi pengakuan yang mereka keluarkan sendiri. Menurut media Aljazirah, militer Israel menyebut ini sebagai peristiwa keamanan besar. Satu istilah yang tidak biasa mereka gunakan kecuali jika mereka benar-benar terguncang. Menurut laporan media Israel seperti Yediot, Ahronot, dan Wala News yang dikutip dari Aljazirah nyoroti beberapa peristiwa yang terjadi seperti sebuah bangunan runtuh menimpa pasukan militer Israel di Kanyonis dan terjadi baku tembak sengit di beberapa titik. Namun bukan hanya serangan balik yang mereka soroti, para analis militer Israel mulai bicara soal yang lebih menakutkan, kemampuan Hamas dalam mengumpulkan intelijen. Mereka menyebut Hamas kini memiliki struktur komando baru yang lebih disiplin menggunakan model perang Grilla yang terorganisir manfaatkan kelelahan pasukan Israel akibat cuaca ekstrem untuk melancarkan serangan kejutan yang efektif. Dan semua itu terjadi berulang kali, bukan kebetulan. Dilaporkan Aljazirah, sejak perang dimulai kembali pada Maret 2025, lebih dari 39 tentara dan perwira Israel tewas. 98 lainnya terluka hanya dalam beberapa bulan terakhir. Namun jika dihitung sejak awal invasi besar Israel pada 7 Oktober 2023, 887 tentara dan perwira Israel telah tewas. Lebih dari 6.000 lainnya terluka. Hingga hari ini puluhan bahkan ratusan warga Palestina gugur atau terluka dan hampir seluruh warga Gaza terpaksa mengungsi dan bahkan Netanyu dan Trump berencana memindahkan warga Gaza dari Palestina. Bahkan tingkat kehancuran disebut tidak tertandingi sejak perang dunia 2 oleh sejumlah laporan internasional. Namun di balik kehancuran itu ada video, strategi, perlawanan, dan tekad yang tidak padam. Gaza tidak lagi. Gaza tidak hanya hancur secara fisik, tapi justru menunjukkan perlawanan paling terorganisir sejak invasi dimulai. Dan inilah yang membuat Israel bahkan dengan semua senjatanya mulai kehilangan kendali atas perang yang mereka mulai sendiri. Gaza tidak diam. Gaza membalas. Dari reruntuhan mereka bangkit dengan roket, sniper, dan keberanian yang tidak bisa dihancurkan. Hari ini satu markas dihantam, besok bisa lebih besar dan dunia akhirnya mulai memperhitungkan perlawanan ini. Apa yang terjadi di satu bagian dunia? bisa berdampak ke seluruh dunia. Terima kasih telah menyimak. Terus suarakan kebenaran karena masa depan ditentukan oleh mereka yang tidak tinggal diam. Terus ikuti video kami untuk mendapatkan informasi terbaru. Saya Mega dari JL Report melaporkan. Yeah.

PERLAWANAN GAZA MENGGANAS !! Roket 107 & Rudal 105 Hantam Markas Israel, Tentara Tewas, Hamas Serang Lagi